Automotive
Batal
KATEGORI
link has been copied
281
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56499cc61854f71e2e8b4569/diskusi-exhaust-knalpot-dari-a-z
Kasi video suara knalpot dulu biar konsen Hasil tweaking lokal : POST 1 Disini kita mengupas tuntas masalah exhaust dari A ampe Z basa basi dulu pengenalan Exhaust System :) Exhaust System , Bagian-bagian Exhaust / Knalpot Knalpot pada kendaraan bermesin secara umum dibagi dari : 1. Header, downpipe atau manifold 2. Resonator, 3. Muffler, Dan keseluruhan bagian tersebut dihubungkan oleh Piping. Pa
Lapor Hansip
16-11-2015 16:07

[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z

Kasi video suara knalpot dulu biar konsen
Hasil tweaking lokal :





POST 1
Disini kita mengupas tuntas masalah exhaust dari A ampe Z


basa basi dulu pengenalan Exhaust System emoticon-Smilie
Exhaust System , Bagian-bagian Exhaust / Knalpot

[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
Knalpot pada kendaraan bermesin secara umum dibagi dari :

1. Header, downpipe atau manifold
2. Resonator,
3. Muffler,

Dan keseluruhan bagian tersebut dihubungkan oleh Piping.
Pada kebanyakan mobil modern, ditambahkan Catalytic Converter (cc), untuk meredam emisi gas buang agar tidak terlepas secara bebas ke atmosfir. Tujuannya demi terjaganya kebersihan udara yang dihirup makhluk hidup. Biasa ditempatkan setelah header, downpipe atau manifold.


[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z

1. Header , ialah bagian. pertama exhaust yang berhubungan langsung dengan mesin. Fungsinya menerima pembuangan pertama dari tiap silinder untuk disalurkan menjadi satu kepada bagian selanjutnya. Bila mesin memiliki 4 silinder, maka jumlah pipa header akan berjumlah 4 pipa, yang akhirnya akan menjadi 1 sebelum masuk ke bagian selanjutnya, yaitu resonator ataupun catalytic converter.
Yang tentunya dihubungkan oleh piping.
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
2. Resonator, ialah bagian yang berada setelah header ataupun catalytic converter, yang berfungsi sesuai namanya, meresonansi suara dari gas buang yang Cumiakan telinga karena berbenturan dengan atmosfir
Resonator
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
3. Muffler, ialah bagian yang meneruskan fungsi resonator dalam meredam suara. Sesuai namanya, Muffler atau peredam
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z

Penjelasan detail bagiannya dilanjutkan pada post selanjutnya


POST 2
Nah, Intro diatas pengenalan exhaust biar sesuai syarat udah.
Trit ini tujuannya
1. nyambung dr sumbangsih temen2 sesama modifikator lokal yg udah bikin trit edukasi tentang exhaust, ane cuma sekedar bantu ngelengkapin.
2. Kalo kita orang indonesia juga bisa koq jabanin produk2 luar. Asal semua sesuai dengan desain yang semestinya, yaitu scientific, mengikuti hukum physic.
3. Dan juga berbagi ilmu yang udah ane dapet, krn dengan berbagi ane pun bakal malah dapat tambahan ilmu lagi. Bener kan emoticon-Smilie

Beberapa tips tips knalpot / exhaust yg sudah ada sangatlah membantu buat para otomania Indonesia dalam memodifikasi knalpot mobil/motor nya. Ane disini cuma ngelengkapin dengan perhitungan yang lebih detail supaya lebih tau "How To"Nya. Dengan mengetahui secara saintifik apa yang terjadi pada system 4 stroke engine dan dinamikan gas yang keluar masuk melewatinya. Maka qt bs memiliki dasar yang kuat buat memodifikasi Exhaust System kendaraan kita.

Nah gimana Perhitungan Ultimate dari sebuah exhaust system? Mari kita jembreng disini
Eh, btw Kenapa disebut ultimate? Karena inilah sebenernya dasar dari pergerakan aliran udara dari 4 stroke engine, yang sesuai dengan hukum alam/ hukum fisika. Sebetulnya bagi ane ini justru malah ilmu dasar dari Exhaust dan 4 Stroke Engine.
Terserah kita mau gak percaya mau tolak mau bilang bullshit, tapi this is how it works.
Sama seperti kita bilang "Saya gak percaya teori Newton, Gravity is Bullshit. Gw bisa melayang diudara krn gw gak percaya teori Fisika Newton".
See ? emoticon-Smilie


POST 3
Exhaust Header Design

Semua hal dalam permesinan termasuk knalpot/exhaust , adalah scientific, eksak! Tidak bisa menggunakan sekedar, feeling, dugaan, atauoun teori umum yang tidak berlandaskan ilmiah sains. Kalaupun ada yang mendisain knalpot/exhaust yang tidak menggunakan proses perhitungan ilmiah dan hasilnya “bagus” , pastilah itu kebetulan atau telah melewati trial and error yang lumayan menghabiskan waktu dan biaya. Tentunya kita tidak mau kan mobil atau motor kita menjadi kelinci percobaan?

Nah, sebuah Header, Karena fungsinya yang bertanggung jawab menerima gas sisa pembakaran pertama kali, langsung dari mesin. maka Disain sebuah header sangat krusial . Panjang, diameter, sudut tekukan dan konfigurasi kolektor (421/41, etc) sangat berpengaruh terhadap karakter mesin dsn tenaga yang dihasilkannya. Tidak bisa sembarang ukuran.
Karakter mesin yang mempengaruhi desain sebuah header ialah, kapasitas (cc) dan powerband atau rentang tenaga yang menghasilkan tenaga optimal dalam satuan RPM (rotasi per menit). Kita tidak bisa menggunakan spec header untuk mesin 1000cc dipasang pada mesin 1800cc. Atau header mesin spec offroad low rpm pada mesin drsg rpm tinggi.

Panjang,
Panjang pipa primer (runner) sebuah header menentukan efek scavenging dari kerja mesin pada RPM dimana kita inginkan terjadinya area powerband optimum. Scavengging ialah proses dimana terjadi pantulan dari gelombang tekanan (presure wave) gas buang yang mengalir sepanjang pipa primer header (runner) hingga memasuki area kolektor.
Penentuan panjang runner tersebut sangat penting, orang bule bilangnya resonance tuning, tujuannya agar presure wave tersebut menghasilkan efek penyedotan/kevakuman tepat dimulut klep exhaust pada saat klep intake sedang terbuka saat overlapping yang terjadi pada proses siklus pengisapan selanjutnya. Parameternya dipengaruhi oleh RPM powerband, dan juga durasi bukaan klep exhaus
- Semakin panjang runner, semakin ideal untuk tenaga di low rpm.
- Semakin pendek runner, semakin ideal untuk tenaga di high rpm.
(tulalit khann, dengan teori2 umum yang “pendek buat street, panjang buat drag” emoticon-Big Grin , pasti banyak yang salah KAPRAH emoticon-Big Grin )

[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
Diameter,

Diameter pipa primer menentukan kecepatan aliran udara yang optimal pada area powerband yang kita inginkan. Simple rule of thumbnya : pada saat puncak horsepower terjadi, kecepatan aliran udara gas buang exhaust haru berada pada kisaran 220-300ft/ second. Dalam rumus dibawah di ambil konstanta 250ft/sec atau 76.2

- Bila kecepatannya terlalu rendah (kegedean diameter), efek yg dirasakan ialah torsi mesin yang loyo, atau “ngempos” dan juga boros.
- Bila kecepatannya terlalu tinggi (kekecilan diameter), efek yg dirasakan ialah power mesin seperti tertahan. Bakal boros juga! Karena banyak residu pembakaran yang tidak terbuang sempurna.

[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z

Sudut dan tekukan,
Sudut dan tekukan dari pipa header juga berpengaruh bagi performa exhaust. Gas buang merupakan fluida gas, dan fluida mengalir sempurna pada aliran yang laminer juga streamlie. Singkatnya, fluida suka pada jalur yang steady, pasti, tidak PHP. emoticon-Big Grin
- Jadi bilamana jalurnya lebih banyak lurus, ya bikin jumlah sudutnya seminimum mungkin dan dominan lurusnya.
- Namun bila jalurnya harus berbelok, ya bikin sudut berputar yang halus dan kontinyu.
- Tidak lurus, belok, lurus lagi, lantas belok, lantas lurus lagi.
Yang begini fluida akan kesulitan untuk mengalir. Tapi terkadang ruang mesin yang terbatas memang memaksa engineer untuk mengkompensasi keinginan fluida
Nah satu lagi, jenis proses penekukan pipa untuk exhaust biasa diketahui ada dua,
1. Tekukan biasa (yang biasanya jadi kempot),
Mandrell Bend (tekukan yang tidak kempot, biasa digunakan untuk High Grade Exhaust yang harganya pake dolar, macam DC-Sports dsb).
2. Ada pula yang menggunakan segmented elbow untuk menghindari kempot tersebut. So pasti Mandrell Bent ialah yang terbaik, tapi apakah jaminan mandrell bent lebih baik daripada tekukan biasa? Belum tentu.

Konfigurasi dan Kolektor,
Nah, pada mesin 4 silinder umumnya diketahui ada dua macam konfigurasi Header, 4-1 dan 421. Secara awam diketahui 4-1 Memiliki karakter yang baik buat putaran atas, sedangkan 421 putaran menengahnya yang strong.
1. 41, konfigurasinya bermula dari 4 pipa header/runner yang bergabung langsung menjadi 1 di kolektor. Simple but powerfull buat melepas debit udara yang terjadi pada RPM tinggi. Rumus perhitungan diatas langsung aplikatif bagi header 41.
2. 421, konfigurasi 4 pipa pipa runner primer pertama bergabung ke pipa kedua yang disebut secondary runner, disini menjadi sebuah kolektor yang berjumlah dua buah, pipa silinder 4 dengan silinder 1 bergabung menjadi satu kolektor, pipa silinder 2 dan 3 bergabung menjadi satu kolektor lagi. Dan selanjutnya 2 pipa secondary runner tersebut bergabung lagi di kolektor terakhir. Total ada 3 Kolektor yang terlihat seperti huruf Y. Makanya diluar sana disebut sebagai TRI-Y headers. Rumus perhitungan diatas dapat menjadi acuan untuk 421, untuk diameter inlet primer dan keseluruhan panjang runner (primarry + secondary) namun lebih detailnya lagi akan kita bahas pada kemudian hari.

Lho 421 kolektornya sampai 3 biji? Buat apa? Nah, kita ketahui tadi diatas, ada sebuah proses yang dinamakan proses scavenging, yang mana proses scavenging itu terjadi saat Pressure Wave memantul di kolektor, yang menghasilkan kevakuman yang baik bagi pembilasan sisa gas residu. Alhasil torsi semakin baik. Nahh, dengan adanya 3 kolektor Y tersebut, maka desain 421 akan memiliki efek scavenging yang sangat baik bagi torsi yang terjadi pada low dan mid rpm dibanding dengan 1 buah kolektor saja pada system 41. Jelas khaannn?
Nah selanjutnya ialah diameter kolektor, kolektor yang dimaksud disini ialah final kolektor yang menggabungkan seluruh pipa header menjadi satu. Seperti kita ketahui diatas, semua ini tentang flow dan air speed. Debit mencukupi dan air speed ideal, tidak turbulen, tidak pula lack of velocity
Prinsipnya idem sama runner / pipe diameter
- Bila kecepatannya terlalu rendah (kegedean diameter), efek yg dirasakan ialah torsi mesin yang loyo, atau “ngempos” dan juga boros.
- Bila kecepatannya terlalu tinggi (kekecilan diameter), efek yg dirasakan ialah power mesin seperti tertahan. Bakal boros juga! Karena banyak residu pembakaran yang tidak terbuang sempurna.
diameter kolektor

[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
Downpipe.
Nahh, satu lagi. “Koq mobil-mobil sekarang jarang yang pakai header? Gantinya namanya Downpipe?”. Sebenarnya, downpipe itu adalah bagian dari header yang mana primarry pipenya menyatu langsung pada cylinder head. So downpipe berfungsi sebagai Secondary Runner dan juga sekaligus Kolektor. Jadi desain perhitungan seperti header tetap berlaku, tapi fokus lebih pada desain kolektor yang akan kita bahas lebih detail dilain waktu.

BAB II berisi landasan teori, BAB III berisi Aplikasi rumus. Gak rugi deh downloadnya, isinya menyeluruh tentang mesin 4 tak, dan teradapat cara membuat mesin 1300cc NA 205HP emoticon-Smilie
Rumus-rumus diatas dicari di internet manapun gak akan ketemu, (sok pinter? bukan bro!) Karena yang beredar diinternet (Graham Bell, Jim Mcfarland, Bisimoto, Michael Delaney, etc) ialah rumus singkat bagi engineer motorsports, yang aplikatif dan ga mau pusing. Sedangkan rumus saya disini ialah rumus yang dituntut oleh Dosen saya sewaktu melakukan Skripsi atas hasil karya saya Civic Nouva yang menjadi juara nasional dari 2001-2003, beliau-beliau ini menuntut saya untuk menjabarkan secara detail , njlimet, dan puyeng. Bukan diminta shortcut rumus matengnya doank. Makanya saya bagi2 disini biar ikut ngerasain puyeng bareng emoticon-Big Grin . Dab perhitungan praktisi motorsports dunia tersebut dengan rumus penelitian ilmiah skripsi saya ending ketemunya bakal mirip emoticon-Smilie , tapi cuma penjabarannya saja dalam skripsi saya lebih detail (dan puyeng). Tapi worthed buat yang ingin berbagi diskusi pembelajaran. Dan ga usah takut bakal menyesatkan, karena sudah disahkan koq oleh para Guru besar universitas, dan juga terbukti juga donk di ajang Balap , “RACE PROVEN” emoticon-Smilie))))
Oh ya, artikel diatas baru opening tentang disain header, untuk lebih lengkapnya lanjut kemari : More Advance on Header Design


POST 4
Resonator dan Muffler Design

[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
Resonator adalah bagian setelah header yang berfungsi sebagai peredam suara. Ya, memang fungsinya hanya penghalus suara. Tapi, bilamana dimensi dari resonator tersebut asal-asalan. Hasilnya pun akan merugikan bagi mesin kendaraan, boros dan tenaga loyo, terkadang malah suara malah menggelegar macam angkot, bukannya teredam dengan manis seperti suara sports car.
Kriteria Resonator yang baik ialah :
- Mampu meredam suara yang baik (ini sebenarnya masalah selera, tapi yang jelas gak mau suara kayak angkot knalpot bocor kan emoticon-Big Grin ).
- Tidak restrictive, atau mampu mengalirkan debit udara sebesar yang dikeluarkan mesin, satuannya CFM. Oleh karena itu, kita harus bisa tahu atau paling tidak memperhitungkan estimasi debit udara yang dikeluarkan oleh mesin mobil kita. Namun tidak pula bisa menggunakan Resonator ber inlet sebesar-besarnya demi debit besar, karena akan terjadi Lack of Velocity atau aliran udara yang kecepatannya terlalu rendah. “Bigger CFM Not Always Better“. Dibawah ini ada perhitungan singkat untuk estimasi debit udara yang keluar dari mesin kita, dan juga tabel estimasi sebagai panduan singkat untuk memilih inlet dari sebuah resonator smooth perforated.
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
Oppsss,, salah, maksudnya rumus dan tabel pendekatan dibawah ini :
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z

Tabel Debit Udara Dari Berbagai Ukuran Inlet Resonator & Muffler Freeflow

Ukuran Inlet Debit ( CFM )

Mufler Freeflow 1 ½ Inch 200 CFM
Mufler Freeflow 1 ¾ Inch 315 CFM
Muffler Freeflow 2 Inch 500 CFM
Muffler Freeflow 2 ¼ Inch 625 CFM
Muffler Freeflow 2 ½ Inch 800 CFM
Muffler Freeflow 2 ¾ Inch 1030 CFM
Muffler Freeflow 3 Inch 1215 CFM
Tabel (pendekatan) From : PerformanceTrends, Inc.

Nb : Rumus diatas adalah pendekatan singkat, konstantanya menggunakan asumsi Volumetric Efficiency dari mesin yang digunakan sebesar 100%. Tiap kondisi mesin berbeda berbeda (Pnp, non Pnp, Stock Cam, Big Cam), volumetrik effisiensinya berbeda pula. Jadi rumus ini hanya pendekatan singkat yang bisa dijabarkan pada artikel ini, karena penjabaran mengenai parameter penentu volumetric effisiensi sangat banyak dan akan mencakup keseluruhan dari parameter yang bekerja dalam mesin 4 tak, dan akan keluar dari pembahasan exhaust. Namun bagi yang ingin mempelajari silahkan klik disini : http://www.4shared.com/rar/9CFL8MBSb.../skripsi.html?

- Kalau perlu dapat bekerja sebagai anti reversion. Karena letaknya ditengah, perjalanan gas buang masih panjang, dari sisa perjalanan sampai ke muffler dan lalu ke area open atmoshpere banyak sekali kemungkinan terjadinya restriction yang menimbulkan backpressure yang besar. Oleh karena itu dapat fitur antireversion digunakan untuk mengantisipasi backpressure, hal ini sangat membantu terutama mobil bertransmisi automatic yang membutuhkan torsi besar pada putaran mesin rendah
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
Antireversion

Nah, bentuk antireversion pun tidak hanya seperti yang ada pada gambar diatas. Wujudnya dapat berupa-rupa. Tapi memiliki fungsi yang sama, yaitu “Membuat lancarnya aliran flow searah dengan pembuangan, namun memiliki fitur yang dapat menahan tekanan negatif yang balik menuju ruang bakar“. Hayoooo, sudah di cek belum pemasangan resonator racing pada kendaraan qt?? Banyak lho yang salah kaprah malah memasangnya dengan cara terbalik, tenaga mesin jadi loyo, dan sudah pasti boros emoticon-Smilie

Muffler Design
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z

Muffler yang baik harus dapat mengalirkan debit gas buang secara optimum namun mampu meredam Presure Wave dengan optimum. Aliran gas buang dan Pressure wave adalah hal yang berbeda. Dimana aliran gas buang memiliki Debit/Flow yang harus selancar mungkin terbuang ke atmosphere, sedangkan pressure wave adalah gelombang tekanan yang mana bila berbenturan langsung dengan atmoshpere akan menimbulkan suara tumburan yang keras, inilah yang menghasilkan suara pekak.
Kebanyakan orang salah kaprah dalam melakukan peredaman suara dengan menggunakan hal yang malah mereduksi kemampuan mengalirnya Flow tersebut. Inilah yang membuat power mesin serasa loyo dan boros, karena flow yang tertahan membuat C02 yang seharusnya terbuang pada atmosphere malah tertahan dalam ruang bakar yang seharusnya hanya berisi Oksigen. Ada pula yang ingin mengatasa loyo nya mesin tersebut dengan membuat muffler yang mampu mengalirkan Flow sebesar besarnya, namun lupa bahwa Flow yang jauh melebihi kebutuhan mesin bisa jadi memiliki area yang terlalu besar dan menghasilkan Air Velocity yang rendah dan lemah, alhasil torsi berkurang dan juga boros.
Dibawah ini adalah salah satu contoh muffler straight thru atau dikenal dengan muffler freeflow terdapat tiga bagian yang perlu diketahui.
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z

Inner pipe ialah jalur dimana aliran gas buang mengalir didalamnya. Yang didalamnya terdapat lubang lubang kecil (perforated). Penentuan diameter inlet pipe dan perforated tersebut sangat berpengaruh terhadap performa kendaraan dan juga karakteristik suara yang dihasilkan. Diameter inlet yang terlalu kecil dapat membuat mesin susah untuk melepaskan debit gas buang kepada atmosphere bebas, namun diameter yang terlalu besar sebaliknya dapat mengurangi kecepatan aliran udara yang mengarah keluar. Kurang lebih seperti pada perhitungan debit pada resonator di post sebelumnya.

Nah perforated pada bagian Inlet pipe bila memiliki jarak yang renggang maka jumlahnya akan sedikit, dan hal ini membuat efek peredaman suara menjadi berkurang, namun dapat menyalurkan pembuangan dengan lebih baik. Sebaliknya, bila jaraknya rapat dan jumlahnya menjadi lebih banyak, peredaman suara dapat terjadi secara lebih optimum, namun penyaluran pembuangan menjadi berkurang. Diameter perforated tadi pun memiliki karakter tersendiri, bila terlalu besar diameter perforated tadi, aliran gas buang menjadi turbulen, hal ini tidak baik bagi proses lancarnya proses pembuangan. Sebaliknya diameter perforated yang kecil laminer dapat menghasilkan aliran gas buang yang laminer, semakin kecil semakin laminer, menjadikan lancarny proses pembuangan, namun proses peredaman menjadi berkurang.

Sound insulation chamber ialah ruang tempat bahan peredam suara berada. Disinal diserapnya suara pekak dari gas buang yang keluar. Semakin besar volume chamber semakin baik pula peredaman suaranya. Peredaman suara dibantu juga oleh glasswool yang terdapat pada Sound insulation chamber. Material glasswool yang baik harus tahan terhadap panas, karena glasswool berhadapan langsung dengan panas gas buang dari mesin, dan proses pengisian glasswool pun dapat mempengaruhi tenaga mesin lho! Koq bisa? Ya, karena glasswool yang terlalu longgar pada area yang bersentuhan langsung dengan inlet pipe dapat membuat lolosnya Exhaust Flow secara berlebihan kedalam chamber, ini pula yang membuat Flow turbulen. Glasswool seharusnya memiliki kerapatan tinggi pada bagian yang bersentuhan dengan inlet pipe, agar mencegah terjadinya aliran/Flow yang turbulen tadi. Dan memiliki kerapatan lebih rendah pada bagian yang mengarah pada housing agar meredam pressure wave yang membawa suara. Itulah kenapa salah satu produsen jepang (HKS atau Apexi, saya lupa) sampai menggunakan mesin macam pemintal benang untuk proses pemasangan glasswolnya.

KELANJUTAN BERIKUTNYA
Diubah oleh ordexhaust
0
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 12 dari 15
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
16-06-2018 06:38
Quote:Original Posted By ordexhaust
bisa bro pasang valvenya after downpipe terusin pipa kayak yg bro maksud kalp mau hardcore fokus sm hi rpm power. tp kall mau yg ga berisik sblm muffler terakhir jg bisa.


itu diamèter pipa nya dibikin sama spt standar aja atau di gedein gan?
terus kalau misalnya valve nya ga dibikin pipa sambung smpai blkg, maksudnya plong aja knalpot nya nyampe tengah gitu apa bedanya ya? itu ngaruh ke tenaga ga ya?
0 0
0
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
16-06-2018 06:43
Quote:Original Posted By ordexhaust
tentang power pasti gain power bro. mesin2 turbo sangat cinta akan bebas hambatan krn turbin nya tidak terhambat berputar. kalo konsumsi bbm masih blm tau ya. krn blm ada data detail di mbl crv turbo.


Kalau begitu dgn kondisi sudah mengganti downpipe dan resonator racing apakah sdh cukup gan? Penggantian frontpipe lbh besar diameternya pengaruh atau tidak? Krn fp stdnya crv tidak ada katalis

trims..
Diubah oleh blank200
0 0
0
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
19-06-2018 01:18
Quote:Original Posted By blank200
itu diamèter pipa nya dibikin sama spt standar aja atau di gedein gan?
terus kalau misalnya valve nya ga dibikin pipa sambung smpai blkg, maksudnya plong aja knalpot nya nyampe tengah gitu apa bedanya ya? itu ngaruh ke tenaga ga ya?


bikin sama ama std aja gan. krn mesin agan kan jeroan std juga. better pake pipa sambung belakang lg ga perlu sampe ujung .1 - 1.5m jg cukup. sekedar ada efek resonansi saja buat bantu midrange rpm
0 0
0
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
19-06-2018 01:21
Quote:Original Posted By blank200
Kalau begitu dgn kondisi sudah mengganti downpipe dan resonator racing apakah sdh cukup gan? Penggantian frontpipe lbh besar diameternya pengaruh atau tidak? Krn fp stdnya crv tidak ada katalis

trims..


cukup. tp flow dia tertahan di muffler std pasti saat rpm tinggi. nah dengan agan pasang cutoutvalve itu kan sama aja ngebypass fungsi muffler std. dan mesin turbo sangat suka sama bebas hambatan .. spool upnya akan lebih responsiv. enak tuh agan bs open valve pd saat mau pol2an di tol pas dailly mah offin aja kaya biasa
0 0
0
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
24-06-2018 15:29
selamat beraktifitas kembali otomania
0 0
0
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
25-06-2018 20:10
gan ada downpipe buat brio cvt? butuh torsi bawah menengah! klo bisa flat torsi hihihi.....soalny putaran bawah 1200- 2500 rpm agak lemot di D, klo di S 1200-3000 juga lama, tpi 3000keatas cepet bener
0 0
0
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
28-06-2018 13:45
Quote:Original Posted By fathoha
gan ada downpipe buat brio cvt? butuh torsi bawah menengah! klo bisa flat torsi hihihi.....soalny putaran bawah 1200- 2500 rpm agak lemot di D, klo di S 1200-3000 juga lama, tpi 3000keatas cepet bener


ada bos. sekalian sama reson antireversion bos. emang penyakit brio l12 begitu . belet bngt torso bawahnya makanya qt bikin khusus dp dan reson custom
0 0
0
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
30-06-2018 13:32
Quote:Original Posted By ordexhaust
Post 7
Boros BBM, Ngempos, Nahan, Tarikan Loyo. Ini obatnya


[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z

Nah sekarang qt bahas mengenai efisiensi exhaust, kenapa dia berpengaruh pada konsumsi BBM dan tenaga mesin. Exhaust yang ideal itu ialah yang sesuai kebutuhan penggunaan. Sesuai dengan powerband (penggunaan RPM) yang paling sering kita pakai dan kita inginkan. Jadi jangan salah desain, bila biasa cruising rpm 3000-6000 ngapain kita gunakan exhaust yang memiliki spesifikasi untuk rpm 8000rpm?

Dari post sebelumnya kita mungkin bertanya kenapa sih pembuangan exhaust gas harus dibikin lancar? harus ada pembilasan/scavenging dsb? Bukannya banyak dibuang pasti akan lebih banyak boros?

Waaahhh, beginiiii…….. Yang dibuang selancar – lancarnya dan perlu dibilas sebersih2nya itu adalah kotoran lho, Exhaust Gas! Gas yang sudah jenuh dan tidak mengandung O2 lagi. Kalo kotoran kotoran tersebut tersisa dijantung mesin (ruang bakar), hal ini yang bikin boros! Tenaga Loyo.

Sama aja tubuh manusia PUPnya kita tahan2 gak dibuang keluar, atau kita hirup oksigen lantas CO2 nya kita tahan dalam tubuh kita, mati bisa.

[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z

Itulah kenapa exhaust system ini perlu kita desain sebaik-baiknya sesuai dengan kebutuhan, tidak asal ganti RESING, Done. Penyakit penggunaan exhaust system yang salah itu biasanya bahasa orang kita ada dua : Ngempos, dan Nahan. Sebenernya sih ini istilah terhadap perasaan driver pada performa kendaraannya.

Nah apasih ngempos itu? “Ngempos banget mobil, kudu ngedennn ngegas dalem baru bisa ngedorong”. Ngempos itu biasanya bila driver merasakan torsi yang sangat kurang pada Low and Mid RPM. Lack Of Torque ini terjadi biasanya karena airspeed yang sangat rendah pada exhaust system, sehingga driver kudu ngeden menekan pedal gas lebih dari semestinya karena putaran mesin harus dibawa ke rpm tinggi baru tenaganya ideal buat ngebawa body kendaraan. Airspeed yang terlalu rendah akan menghasilkan volumetric effisiensi yang payah di Low and Mid RPM. Hal ini lah yang membuat konsumsi BBM menjadi boros.

Nah, lantas Nahan itu rasa yang bagaimana? “Mobil gw nahan nihhhhh, gak mau lepas atasnya“. Nahh, Nahan biasa nya terucap bila ada keluhan RPM atas yang terasa kurang bertenaga. Hal ini kebalikan dari Ngempos, biasanya airspeed dari exhaust system terlalu tinggi atau bahkan turbulen, sehingga mesin tidak menerima asupan oksigen yang cukup pada rpm tinggi. Karena kurva volumetric efficiency nya sudah turun drastis . Sudah ditampol gas dalam2, padahal mesin sudah teriak, tenaga tetap saja berasa kurang. CO2 yang tersisa diruang bakar terlalu banyak, Inipun hasilnya boros.

Sebetulnya adalagi Faktor Suggestif suara vs tenaga, hal ini terkait dengan suara yang dihasilkan setelah penggantian resonator maupun muffler. Terkadang (ada beberapa kasus), walaupun secara statistik tenaganya lebih besar menggunakan resonator dan muffler freeflow. Tapi karena besarnya suara yang didengar driver, secara tidak langsung driver akan berasumsi “Koq ngisian (torsi) waktu muffler dan reson standart?“. Hal ini menurut saya sebetulnya lebih ke arah sugestif. Perbadingan Suara per Tenaga yang dihasilkan lebih besar Suara muffler Freeflow. Tarolah dengan mesin standart kita dapatkan 150 db (desibel) dan torsi mesin 100NM, perbandingannya 1.5:1 . Nah sedangkan dengan muffler freeflow suaranya 200 db dan torsi mesin 125NM (contoh doank lho), perbandingannya 1.6:1. Otomatis kita akan berasumsi 200 db itu sebagai “mesin bekerja lebih keras” padahal tidak, suara exhaustnya saja yang lebih keras. Inilah faktor sugestif yang sangat sering terjadi. Banyak driver yang ingin suara jauh lebih halus walapun torsinya lebih berkurang, driver anggap sebagai lebih “ngisi”. Walaupun bila diukur secara statistic (dyno) powernya berkurang.

Nah ada pula yang kebalikannya ada yang senang suara teriak sejadi2nya driver anggap itu serasa power yang “lepas” (padahal mobil jalannya disitu2 aja x_x ).

Inilah faktor sugestif yang saya maksud. Hal ini saya bahas karena sewaktu obrolan dengan kawan saya. “Iya lhoo, walaupun di test time di Drag waktunya sama2 aja, tapi saat pake reson yang lama, mobil tu terasa ngisinya beda banget. Bawaannya ya beda aja. Pokonya gw lebih seneng reson yang lama“. Hehe, sugestif kan. bro “B” dan “R” ini obrolan qt sambil makan pecel emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin .

“Nah bro, saya udah pakai exhaust yang perhitungan sesuai request, power enak banget bro! Tiap bawa mobil ane tiban terus. Tapi koq tetep boros?????? Masih salah itungan???” Ya iyalah Kakinya gatel “ane tiban terus”
wkwkwkwkwk. Mobil mana pun juga bakal boros kalo gasnya ditiban terus FULL THROTTLE !

[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z

Nah, jadi jelas yaaaah. Kenapa desain exhaust itu mempengaruhi konsumsi BBM dan tarikan. Size Does Matters.

Ganti Hi-Performance Exhaust (Dengan perhitungan yang akurat) ternyata bisa jadi obat biar BBM irit , dengan bonus Performa kendaraan meningkat pastinya emoticon-Smilie

Kurang lebih demikian yang saya bisa share. Kalau ada yang perlu ditambahkan nanti akan saya update post ini emoticon-Smilie


Terus terang gan.... Ane sm sekali ga mudeng tentang knalpot hehehe... Mbl ane hyundai trajet cvvt... Bisa ga dr knalpot nya dibuat lbh irit bbm nya? Secara dalkot sh konsumsi bbm nya rata2 1:5.5-6,metode full to full.
0 0
0
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
18-07-2018 10:23
Quote:Original Posted By wenzhi81
Terus terang gan.... Ane sm sekali ga mudeng tentang knalpot hehehe... Mbl ane hyundai trajet cvvt... Bisa ga dr knalpot nya dibuat lbh irit bbm nya? Secara dalkot sh konsumsi bbm nya rata2 1:5.5-6,metode full to full.


matic ya bro? bisa di coba dr reson yg high airspeed venturi. dan muffler yg high velocity jg. buat increase torque. jd mbl lbh responsif dgn debit bahan bakar yg sama. alhasil akan lbh irit. krn gas dicolek dikit.. mbl speednya udah dapat
0 0
0
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
30-07-2018 20:28
Quote:Original Posted By ordexhaust
matic ya bro? bisa di coba dr reson yg high airspeed venturi. dan muffler yg high velocity jg. buat increase torque. jd mbl lbh responsif dgn debit bahan bakar yg sama. alhasil akan lbh irit. krn gas dicolek dikit.. mbl speednya udah dapat


Manual gan... Tp emng bawaan nya nh tj tarikan bwh lemot, trs bodi jg berat bngt. Makanya kl dalkot mungkin agak boros. Emng kl di modif knalpot bisa mempengaruhi tarikan bwh ya?
0 0
0
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
06-08-2018 00:41
gan ada foto mbl n ruang mesinnya? ane coba pikirin konfigurasi headernya yg ideal dan fit sama space ruang mesin.

bisa gan
qt bisa fokus desain knalpot buat tarikan bawah.
0 0
0
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
07-08-2018 08:56
Om mau tanya, sy pengguna nissan march 1.2 3cyl, kmrn beli header ORD dan muffler nya yg V2 dual. ( reson masih std )

Tarikan emang berasa joss bgt, apalagi pas mid rpm, cm ada sedikit mslh buat sy yaitu suara nya masih agak kenceng di kuping apalagi kl lg rpm nanggung gt jd dengung bgt.

Nah misal sy ganti jg reson nya apakah bisa mengurangi suara tsb? Maafkan pertanyaan sy yg nubie bgt ini yak 😂🙏
0 0
0
Lihat 1 balasan
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
07-08-2018 12:02
Balasan post hiro876
Quote:Original Posted By hiro876
Om mau tanya, sy pengguna nissan march 1.2 3cyl, kmrn beli header ORD dan muffler nya yg V2 dual. ( reson masih std )

Tarikan emang berasa joss bgt, apalagi pas mid rpm, cm ada sedikit mslh buat sy yaitu suara nya masih agak kenceng di kuping apalagi kl lg rpm nanggung gt jd dengung bgt.

Nah misal sy ganti jg reson nya apakah bisa mengurangi suara tsb? Maafkan pertanyaan sy yg nubie bgt ini yak 😂🙏


wuih mantap, langsung berasa naik HP ya berarti.
sori oot pertanyaan ane, march ente after ganti exhaust ord konsumsi bbm nya ada perubahan gak gan?

0 0
0
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
07-08-2018 12:04
Minat pasang, tapi nabung dulu sikit hhe

Ane baca2 bagian depan, mantap ini metode nya agan ORD. Dipampangin foto capture-an dari tugas akhir cuyy teruji ama om2 dosen penguji kurang scientific apalagi coba
Diubah oleh zahttu
0 0
0
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
07-08-2018 12:21


Quote:Original Posted By zahttu
wuih mantap, langsung berasa naik HP ya berarti.
sori oot pertanyaan ane, march ente after ganti exhaust ord konsumsi bbm nya ada perubahan gak gan?


Utk konsumsi bbm sih rasa2nya sama aja. Kl mau akurat harus di test dyno baru ketahuan. Tp tergantung kaki jg karena tarikan lbh enak bawaan nya mau nge gas mulu 😂😂😂
Diubah oleh hiro876
0 0
0
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
14-08-2018 06:50
morniiiing otomaniaaa
0 0
0
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
21-08-2018 01:19
test. selamat menyambul aidil qurban otomania yang merayakan
0 0
0
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
27-08-2018 19:23
happy new monday gaan
0 0
0
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
27-08-2018 23:34
Nice thread gan, menambah wawasan..
Kebetulan ane mau cari exhaust buat f30
0 0
0
Lihat 1 balasan
[DISKUSI] Exhaust knalpot dari A-Z
03-09-2018 16:15
Balasan post franco20
Quote:Original Posted By franco20
Nice thread gan, menambah wawasan..
Kebetulan ane mau cari exhaust buat f30

mantappppp gannnn............
0 0
0
Halaman 12 dari 15
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Kendaraan Roda 2
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia