Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
493
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b5f0f7ea09a3997698b4567/serenade-senja
Semuanya telah ditakdirkan berpasangan. Dan inilah kisah hidup gua yang mendadak spesial karena hadirnya seorang bidadari tanpa sayap yang membuat hidup gua jadi lebih berwarna.
Lapor Hansip
30-07-2018 20:15

Serenade Senja

Past Hot Thread
Serenade Senja

Thanks for Amazing cover by agan blood.for.mercy



Serenade Senja

Thanks for Amazing cover by MAKEOUTHILL666




Hello, ini aku

Ingatkah kamu atas semua yang telah kita lakukan?

Atas semua yang telah kita capai?

Atas semua yang akan kita gapai?

Atas semua yang telah kita mimpikan?

 

Hello, ini aku

Apakah kamu bisa mendengarku?

Dengan jarak miliaran mil dari dunia ini?

Kamu telah lewati semua masa sulit

Kamu telah berhasil menjadi manusia sempurna

Kamu telah berhasil menjajaki tempat yang mulia

Tempat dimana semua manusia akan kembali kepada-Nya

 

Hello, ini aku

Bagaimana kabarmu?

Apakah kamu bisa beradaptasi dengan baik di tempat yang segalanya menjadi abadi?

Di tempat yang tidak akan pernah kamu jumpai rasa sakit

Di tempat yang tidak akan pernah kamu jumpai setetes kepedihan

Di tempat yang tidak akan pernah kamu jumpai sebuah tangisan

Di tempat yang tidak akan pernah kamu jumpai sebuah rasa lelah

Di tempat dimana senyum tidak dapat memudar

 

Hello, ini aku

Bagaimana harimu?

Jika aku punya satu kesempatan,

Aku akan menukar sedikit rasa sakit yang kamu rasakan, dengan seluruh kebahagiaan yang kudapatkan

Aku akan mengubah ribuan detik air mata dengan satu detik senyum kebahagiaan

Menjadikan setiap detiknya lebih berharga daripada seluruh emas di dunia

 

Hello, ini aku

Aku mohon, jangan pernah berubah

Aku tau kamu masih saja memperhatikanku jauh dari sana

Aku tau kamu masih saja menegurku jika aku melakukan kesalahan

Aku tau kamu masih saja membingbingku jika aku keluar arah

Aku tau kamu masih saja menemaniku jika aku sedang berduka

 

Lewat senja kita berkomunikasi

Lewat senja aku menyampaikan pesanku padamu

Lewat senja aku menyampaikan rinduku padamu

Lewat senja aku menyampaikan liku hidupku padamu

Dan lewat senja semua balasanmu tersampaikan kepadaku

Detik ini, menit ini, jam ini, hari ini, hari esok, lusa, dan sampai dunia ini telah habis masanya, serenade itu akan selalu menemani kita, di saat senja tiba


Quote:
FAQ Q & A :

Q : Ini Real Story atau Fiksi gan?
A : Anggap aja Fiksi gan biar semua nya mudah emoticon-Smilie

Q : Kenapa thread yang sebelum nya di delete gan?
A : Karena ada satu hal yang tidak dapat gua ceritakan disini. Namun yang jelas, itu sangat mengganggu Real Life gua

Q : Apa thread yang ini bakalan di delete juga nanti nya gan?
A : Insyallah engga. Asal Real Life gua aman, gua usahakan cerita ini pun akan aman hingga Tamat nanti emoticon-Smilie

Q : Kenapa cerita nya di lanjutin gan?
A : Karena gua sudah mempunyai janji kepada seseorang untuk menyelesaikan semua cerita ini emoticon-Smilie

Q : Jadwal update gan?
A : Gua usahakan satu hari atau dua hari ada update-an. Tergantung kesibukan emoticon-Smilie

Ps. Gua minta untuk tidak terlalu kepo ataupun mengganggu kehidupan gua di Real Life. Cukup nikmati saja semua cerita nya, dan anggaplah semua cerita ini hanya imajinasi TS semata. Gua anggap kalian mengerti, dan gua ucapkan terima kasih emoticon-Smilie


Ts masih newbie, jadi gua akan sangat berterimakasih jika reader semua memberi masukan terhadap tulisan gua ini, dan jangan lupa buat ninggalin jejak agar tidak tenggelam emoticon-Hammer (S)
Keep ngaskus and emoticon-coffee











Quote:PROLOG



Dulu seseorang pernah membuat gua melayang di angkasa, menikmati indahnya seni estetika malam di temani ribuan bintang dan senyum indah sang rembulan. Berkeliling dengan indah bersama seorang wanita hebat yang selalu hadir dalam hidup gua. Namun tanpa gua sadari kebahagiaan yang nyaris sempurna itu perlahan menghilang, lenyap di telan sang waktu. Hanya menyisakan serpihan kenangan yang sampai detik ini selalu bermain di bawah sadar imajinasi. Darisanalah gua sadar, kebahagiaan hanyalah sebuah ilusi semata. Cepat atau lambat semuanya akan hilang, meninggalkan kita yang tengah terbuai oleh kenikmatan semu yang di ciptakan oleh sang pencipta.
 
Semuanya telah di takdirkan berpasangan, ada siang dan juga malam. Ada panas dan juga hujan, ada laki laki dan juga wanita, ada bulan dan juga bintang, begitu pula dengan kebahagiaan. Ada kebahagiaan tentu saja ada kesedihan. Semuanya memang diciptakan berdampingan, dan seperti itulah mekanisme hidup bekerja. Kita boleh melupakan semua beban hidup saat kita berada di angkasa, namun jangan pernah lupa suatu saat nanti kita pasti akan kembali ke bawah. Dan yang harus kita lakukan untuk itu semua, mempersiapkan semuanya sebaik mungkin untuk menghadapi kemungkinan terburuknya.
 
Sebelumnya mohon maaf, mungkin kisah hidup gua ini tidak seindah parah sepuh SFTH dimari. Namun satu hal yang membuat hidup gua spesial adalah akan hadirnya seorang bidadari tanpa sayap yang tak pernah lelah untuk membuat hidup gua jadi lebih berwarna. Cerita ini gua persembahkan untukmu wahai bidadari senjaku. Dan biarkanlah tangan kotor gua ini menuliskan kisah hidup kita berdua dengan sepenuh hati gua.




Serenade Senja






Diubah oleh daisyfields
3
Halaman 1 dari 25
Serenade Senja
30-07-2018 20:18
Chapter 1

Perkenalkan nama gua Momo. Seorang laki laki yang dilahirkan di kawasan padat penduduk di kawasan ibu kota sana. Anak ke dua dari empat bersaudara. Tidak memiliki kelebihan fisik apapun, kecuali tuhan meng-anugrahkan gua dengan otak yang lumayan lebih baik daripada teman sebaya gua. Jadi jangan heran bila gua katakan gua tidak pernah mengenal apa itu “Pacaran” sampai umur gua 17th. Karena memang paras gua yang biasa saja dan juga sifat introvert gua yang lahir sejak kejadian meninggal nya bokap 10 tahun yang lalu.

Di umur 11 tahun, gua telah di tinggalkan bokap gua untuk selamanya. Berat memang, di saat teman sebaya gua yang lain sedang asyik bermain bercanda bersama bokapnya, gua hanya bisa memandang iri dengan senyuman getir yang selalu gua hadirkan. Yupp!! Ada rasa iri namun begitulah hidup. Tuhan selalu memiliki cara untuk membuat seseorang belajar dewasa. Sedangkan nyokap gua hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa. Namun dia lah seorang wanita terhebat bagi gua. Cukup sekian perkenalan tentang diri gua, gua harap kalian tidak akan pernah bosan untuk membaca tulisan absurd ini. Dan sebelumnya gua ucapkan terimakasih untuk kalian yang telah meluangkan waktu berharga kalian hanya untuk membaca tulisan gua ini.

---


12 September 20XX

Langit sore tengah cerah di kota kembang. Bahkan sang awan pun enggan untuk menutupi sinar indah mentari yang sebentar lagi menuju tempat peristirahatan di singgasana nya. Sinar jingga memancar, menembus dedaunan dan menyinari batu nisan yang ada di hadapan gua. Gua sedang membacakan ayat suci yang gua peruntukan untuk seseorang yang tengah tertidur indah di dalamnya. Ayat demi ayat gua bacakan. Memecah semua keheningan yang ada pada sore itu.

Quote:
“Heii apa kabar? Kamu pasti sedang bahagia disana kan?” ucap gua sambil mencabuti rumput liar yang tumbuh di halaman rumah peristirahatan nya

“Sebentar lagi abangku mau nikah lohh hehe.. dulu kamu kan ngebet banget tuh mau jadi pager ayu kalo abangku nikah hahaha”

“Tapi..” ucapan gua tercekat di tenggorokan.

“Tapi.. kenapa kamu gabisa nepatin janji kamu?” tanpa sadar ada butiran air mata yang mengalir dengan lembut di pipi gua

“Dulu kata nya kamu mau nemenin aku buat hadir di pernikahan abangku kan? Tapi kenapa? Kenapa?”

“Kenapa kamu ninggalin aku duluan? Kenapa kamu tega ngebiarin aku sendiri buat ngadepin semuanya?” tangis gua semakin tak terkendali.


Gua mencoba untuk menenangkan diri gua sejenak. Entahlah, sebagai laki laki gua rasa gua ini terlalu lemah! Gua hanya bisa menangis dan menangis. Sudah berapa kali gua menangis di hadapan nya. Dan bahkan saat dia sudah tenang pun gua masih saja menangis. Maafkan aku yah, maafkan aku yang cengeng ini.

Tanpa terasa senja pun kian memudar. Sang bulan pun telah keluar dari sarangnya, bersiap untuk melakukan tugas abadi nya. Sambil menyeka sisa air mata yang ada di pipi, gua pun bangkit dan bersiap untuk meninggalkan semua kenangan yang ada di hadapan gua. Sekali lagi. Gua pandangi dengan lekat batu nisan yang bertuliskan namanya.

Nama seorang wanita yang belakangan ini sangat berpengaruh bagi gua. “An***a N** A” Nama yang indah, sama seperti orangnya. Tiba tiba semua kenangan itu kembali berputar dalam imajinasi. Membuat gua kembali kehilangan kontrol akan emosi. Setetes demi tetes air mata kembali mengalir dalam pipi ini, yang kemudian menjadi sebuah isak tangis penyesalan akan sakitnya sebuah kenyataan. Tapi sayang nya air mata ini bukanlah air mata kesedihan. Melainkan sebuah air mata penyesalan. Yup! Sebuah penyesalan akan tingkah bodoh yang gua lakukan terhadapnya dulu. Kebodohan yang telah membuatnya menderita, bahkan di saat terahir ajalnya tiba.

Maafin aku, maafin aku, maafin aku! Hanya itulah kata yang dapat gua ucapkan atas semua kebodohan yang telah gua lakukan. Entahlah, sudah berapa ribu kali kata itu terucap dari hati gua. Namun yang jelas, berapa juta kali maaf pun tidak akan pernah bisa merubah takdir yang telah terjadi. Gua hanya bisa berharap dan berdoa yang terbaik untuknya.

Gua kembali menyeka air mata yang kian mengering. Dan akhirnya, gua melangkah kan kaki ini menjauh, keluar dari tempat peristirahatan nya. Namun beberapa detik kemudian kaki gua berhenti. Gua kembali menoleh ke belakang, namun sepersekian detik kemudian gua tersenyum. Aku pergi dulu ya, see you. Batin gua


Diubah oleh daisyfields
0 0
0
Serenade Senja
30-07-2018 20:48
Chapter 2



25 Agustus 2016

“Selamat Datang” setidaknya itulah kata yang pertama kali menyambut gua dalam sebuah keheningan yang ada dalam pikiran gua. Saat itu gua mungkin dalam kondisi terburuk. Semua beban terasa ada di atas pundak gua, membebani gua dengan semua problematika dunia! Gua tertunduk lesu, sambil mengingat kembali apa yang terjadi waktu itu. Tapi sayangnya pikiran gua ini tidak mengijinkannya. Sudah beribu ribu kali gua mencoba untuk mengingatnya, tapi hasilnya tetap saja sama! Sebenarnya gua hanya ingin mengetahui kebenaranya, apa yang menjadi beban hidup gua hingga semuanya pergi satu per satu meninggalkan gua di dalam dunia yang sudah termakan usia ini. “Andai tuhan tahu apa yang ku rasakan dan ku perjuangkan untuk melewati semuanya” pikir gua saat itu.


Quote:
“Silahkan ini menu nya, mau pesan apa kak?” kata seorang pelawan wanita yang datang sambil membawa sebuah menu di tangan nya

“Nanti kalo saya sudah siap untuk memesan saya panggil mbak” kata gua jengkel. Mood gua saat itu sedang hancur. GUA SEDANG TIDAK INGIN DI GANGGU! Namun tidak lama gua melamun tiba tiba

“Mo!!” suara yang tiba tiba menyadarkan gua dari gelapnya penderitaan yang tengah gua rasakan

“Ah elu ngagetin aja bil. Kalo gua jantungan gimana? Lu mau nelpon ambulance buat bawa mayat gua hah?!” *jawab gua dengan suara yang sedikit meninggi.

“Lah, abisnya bengong muluntar kesambet baru tau rasa lu. Udahlah ikhlasin bro.. dia udah tenang, gausah lu tambah lagi beban dia untuk menuju keabadian” kata billy bijak

“...” gua tidak menjawab

“Gua tau apa yang lu rasain. Gua ngerti. Lu boleh sedih, tapi jangan terlalu berlarut larut lahbro. Hidup lu masih panjang. Comeon! Wakeup boy, wakeup!”

“Lu ngerti apa yang gua rasain? Apa lu pernah ngeliat seseorang yang paling berarti dalam hidup lu meninggal di depan kepala lu sendiri? Karna kesalahan lu sendiri hah?! Kalo emang gapernah gausah nge bacot dah lu!” kata gua kehilangan kontrol emosi

“...” billy diam. Tidak menjawab semua perkataan gua. Hanya raut amarah yang nampak di wajahnya yang putih itu. Tangan kanan nya mengepal seperti siap untuk menghajar gua yang ada di depan nyakapanpun.



Namun sayang, belum sempat gua sadar akan keadaan billy tiba tiba.
BUGHHH!! Billy memukul gua tepat di pelipis sebelah kiri gua. Gua yang sebelumnya tidak siap pun ahirnya terhuyung kebelakang. BNGST! Gua matiin lu bil! Batin gua
Gua bangkit untuk kemudian bersiap membalas pukulan dari billy, namun sayang gua kalah cepat. Billy menendang gua dengan tendangan khas karate nya. Lagi lagi, gua terjatuh. Amarah gua semakin lepas kendali. Pandangan gua mendadak kabur, ada suatu hawa panas yang mengalir dalam darah gua.

Entahlah apa yang terjadi saat itu gua pun tidak tahu. Karena saat gua sadar gua sudah berada di luar restoran sambil di pegangi oleh bebrapa pegawai yang ada disana. Gua melihat billy sedang terduduk lesu di hadapan gua dengan tampang yang tidak karuan. Penuh dengan lebam dan darah di sekitar wajah nya. Lagi lagi. Sesuatu dalam tubuh gua yang mengambil alih tubuh gua. Memang saat emosi gua sedang berada di puncak nya, gua selalu tidak sadar apa yang gua lakukan setelahnya. Kalo kata orang tua gua sih, penjaga gua yang melakukan itu semua. Namun entahlah.


Quote:"Lepasin." kata gua tenang, mencoba untuk meredam emosi.

"Udah tenang mas? Kalo masih belom tenang saya gaakanlepasin" kata salah satu pegawai

"Udah" jawab gua singkat.



Dan tidak butuh lama para pegawai yang memegangi gua pun melepaskan pegangan mereka. Gua bangkit dan mencoba menghampiri billy di depan sana. Namun baru beberapa langkah, para pegawai itu langsung memegangi gua kembali



Quote:"Saya gapapa mas! Saya cuma mau ngeliat keadaan dia" kata gua geram

"Oh oke oke sorry mas" jawab mereka.
Dan sesampai nya di depan billy, gua melihat Billy yang tengah duduk sambil memegangi dada nya. Gua merasa bersalah! Goblok! Temen sendiri lu buat kaya gini! Umpat gua dalam hati

"Lu gapapa Bil?" tanya gua

"Engga.. gua cuma kagetaja kenapa lu bisa sampe lepas kendali kaya gitu" kata Billy

"Oh iya gua belom sempet cerita ya hehe" kata gua cengengesan

"Bukan ga sempet goblok. Cuma lu emang paling anti ngomongin tentang diri lu sendiri sama orang lain" jawab Billy

"Hehe.. oke sorry Bil, sorry. Lu beneran gapapa kan?" tanya gua kembali

"Engga udah gausah bawel. Cuma luka lecet doang nih muka gua, ilang kan kegantengan gua. Sialan lu emang!"

"Maaf bro maaf.. bntar" kata gua

"Mau kemana lu?" tanya Billy

"Udah tunggu bentar si" kata gua

"Mas, punya obat merah ga? Buat ngobatin temen saya" lanjut gua menanyakan obat ke pegawai restoran tersebut

"Ada mas di dalam. Silahkan bawa ke dalam dahulu temen mas nya" jawab salah satu pegawai


Setelah di bawa ke dalam, billy pun selesai di obati dengan sedikit perban di muka nya.. Hehe sorry bro



Quote:"Gua bener bener minta maaf Bil" kata gua merasa bersalah

"Udahlah, gua juga gatau kalo lu bisa sampe lepas kendali kaya gitu. Serem njir sumpah" jawab Billy

"Nanti deh gua ceritain" kata gua

"Ah nanti nanti. Kaga percaya gua mah"

"Hehehe.."

"Gua ngerti ko Mo apa yang lu rasain. Ya walaupun gua emang belom pernah kehilangan seseorang yang gua sayangi itu, tapi dengan ngeliat lu kaya gini aja itu udah bisa nge gambarin gimana rasanya kehilangan Mo. Gua temenan sama lu itu udah 3 tahun. Jadi gua bisa ngerasin penderitaan lu" kata Billy panjang lebar

"Oke oke sorry bil.. gua bener bener dalam kondisi terburuk. Hati gua masih belom bisa nerima semua kenyataan ini Bil, bagi gua semua ini hanya mimpi. Tapi gua gapernah bisa tau gimana cara nya untuk bangun"

"Mo! Sadar! Sampe kapan lu mau begini? Dia udah pergi, dan itu sebuah kenyataan Mo! Kalo lu masih aja kaya gini. Gua yakin dia pasti akan kecewa ngeliat lu!

"..." gua tidak menjawab. Hanya ada air mata yang mengalir deras di pipi gua

"Menangis lah kalo itu bisa buat lu lebih baik. Tapi gua minta, ini yang terahir. Lu harus bisa ikhlasin dia Mo"

"..." gua masih menangis

"..." Billy pun hanya diam memandang gua yang sedang menangis sesenggukan

"Thanks Bil" kata gua pada ahirnya

"Udahlah. Cuma itu yang bisa gua lakuin saat ini Mo" jawab Billy

"Eh.. tapi sebagai ganti rugi atas muka gua ini, lu harus traktir gua makan dua porsi disini" lanjut Billy

"Hmm.. Mesen lah sono" kata gua pasrah

"Eh Mo" kata Billy setelah ia telah memesan makanan nya

"Apa?" jawab gua singkat

"Ceritain dong gimana lu bisa ketemu sama dia? Ko dia bisa mau ya sama cowo yang model nya kaya lu gini? Hahahaa" kata Billy tertawa lebar

"Emang gua kenapa?" tanya gua

"Engga kenapa napa sih. Cuma jauh aja model nya sama dia yang kaya artis itu. Muke lu mah pas pasan. Jadi iri gua" lanjut Billy

"Sialan lu! Biar gini juga muka gua penuh pesona cuk!"

"Pesona apaan? Cih! Ngarang aja lu"

"Hahaha serah lu dah"

"Yaudah buru cerita.." kata Billy setengah memaksa

"Cerita nya panjang." jawab gua singkat

"Kita masih punya banyak waktu. Ini masih jam sebelas"

"Halahhh! Yaudah bentar gua narik napas dulu" kata gua

"Bngst lebay banget lu!" jawab Billy sambil melempar gulungan tisu

"Hahahaa.. Oke jadi gini cerita nya..."

Diubah oleh daisyfields
0 0
0
Serenade Senja
30-07-2018 21:31
keknya seru, ikut mejeng gan emoticon-Angkat Beer
0 0
0
Lihat 1 balasan
Serenade Senja
30-07-2018 21:52
Chapter 3





Suatu hari bulan Juni di tahun sekian


Saat itu gua sedang duduk di kelas sambil di temani novel yang gua bawa. Memang kelas saat ini sedang tidak belajar, alias bebas. Setelah menjalani Ujian Akhir Semester kelas 1, SMK gua mengadakan acara pentas seni dan PORAK. Yup seperti acara ritual kebanyakan sekolah. Namun gua sama sekali tidak tertarik akan acara seperti ini. Karna yang gua tau, acara seperti ini itu hanyalah ajang untuk mencari perhatian lawan jenis nya.



Quote:"Oi Mo" kata seseorang yang tengah berjalan menuju tempat duduk gua

"Apa Wok?" tanya gua kepada Bewok.



Oh iya perkenalkan salah satu temen akrab gua sampai saat ini. Namanya Bewok. Kita sudah berteman di sekolah ini sejak awal MOS dulu. Entahlah kenapa dia ingin di panggil bewok, padahal ia tidak memiliki bewok sama sekali. Dan nama aslinya pun jauh dari nama panggilan nya



Quote:"Ga ngeliat anak anak yang lagi pada PORAK Mo?" tanya Bewok

"Kaga ah males gua banyak orang. Mending disini gua"

"Iyee. Lu kan setan yang suka nya diem di tempat sunyi kek begini" kata Bewok

"Mana ada setan yang suka tempat sunyi? Ngarang aja lu"

"Ada. Lu ini salah satu nya hahaha" lanjut Bewok tertawa

"Yee kambing!" jawab gua

"Hahaha.. Lagian menyendiri mulu kerjaan lu. Noh di luar banyak cewe cakep bro dari kelas sebelah"

"Ah kaga minat gua Wok" kata gua singkat

"Hmmm.." kata bewok sambil mendekatkan muka nya ke depan muka gua. Gua pun otomatis memundurkan muka menjauhi muka nya bewok yang mesum itu.

"Lu normal kan Mo?" lanjut bewok bertanya

"Maksud lu Wok?" tanya gua heran

"Iyaa lu laki laki normal kan? Kaga MAHO kan?"

"Yee setan! Ya iyalah gua normal Wok! Lu liat nih punya gua kalo kaga percaya"

"Kaga kaga! Najis tujuh turunan gua ngeliat punya lu!"

"Hahahaha lagian enak banget lu bilang gua MAHO"

"Ya abisnya gua liat lu gapernah deket sama cewe manapun. Dingin banget lagi kalo di deketin cewe"

"Gua bersikap kaya gitu karna gua tau. Dibalik sifat nya cewe yang manis itu ada niat terselubung di balik nya"

"Halah! Ngeles aja lu bisa nya"

"Hahaha terserah lu Wok kalo ga percaya"



Yup. Begitulah perbincangan absurd antara gua dan Bewok. Dan memang, obrolan tentang para laki laki itu pasti tidak jauh dari yang nama nya wanita
Bewok banyak bercerita tentang cewe idaman nya. Dan gua mau gamau harus mendengarkan ocehan dari Bewok yang kaga jelas ini. Hingga ahirnya Bewok memaksa gua untuk ikut melihat pertunjukan PENSI dari tiap perwakilan kelas. Seengga nya kita memberi support ke temen kelas sendiri, alasan Bewok

Sesampai nya di lantai bawah, banyak sekali para murid yang ada disini. Ah Bewok sialan! Kalo emang bukan karna alesan nya yang tadi males gua harus ikut kumpul di kerumunan orang kaya gini

Gua mencari spot yang menurut gua nyaman untuk gua tempati. Dan sampailah gua di salah satu bagian tangga menuju ke lantai 1 yang mengarah langsung ke arah panggung tempat berlangsung nya PENSI. Tempat ini lumayan sepi, dan inilah yang gua suka. Hingga tiba tiba



Quote:
emoticon-mail "Dimana lu kmpret?" sms dari Bewok

emoticon-mail "Di tangga sebelah lab" jawab gua singkat.


Dan tidak lama berselang, Bewok datang dengan muka jengkel nya



Quote:"Beneran setan lu! Gua cari kemana mana tau nya mojok disini" cercah Bewok

"Males gua Wok banyak orang disono" jawab gua

"Ya banyak orang lah! Namanya juga acara rame ramean kunyuk."

"Iyaa itu yang gua males nya wok! Lagian lu make ngajak gua kesini. Udah tau gua paling anti sama keramaian"

"Halah serah lu dah. Yang penting lu liat anak kelas kita tampil nanti"

"Yaudah gausah bawel kalo gitu" jawab gua


Gua melihat satu persatu perwakilan kelas yang sedang menunjukan keahlian nya dalam memainkan alat musik. Ada yang biasa saja, namun ada juga yang membuat gua bertepuk tangan kagum karena nya. Dan ada salah satu band yang benar benar membuat gua terpana. Band itu terdiri atas 4 orang, 3 orang laki laki dan satu orang lagi perempuan di bagian vokal.

Nah sang vokalis inilah yang membuat gua terpana. Dari mulai ia menaiki panggung, gua sudah mulai terpesona dengan pesona yang dimiliki nya. Apalagi saat ia membawakan sebuah lagu dari band "Paramore" yang berjudul "Decode". Suara nya yang indah di tambah wajah nya yang benar benar menawan membuat pandangan gua tidak bisa lepas dari nya.



Quote:"Oi setan!" kata Bewok mengagetkan gua

"Ah anying ngagetin gua aja lu Wok" jawab gua jengkel

"Lu dari tadi gua panggil kaga nyaut. Asik ngeliatin ke arah si Annisa" kata Bewok menyebutkan nama "Annisa"

"Annisa siapa Wok?" tanya gua heran

"Itu yang daritadi lu liatin monyong! Yang lagi tampil bawain lagu barat di sono" kata Bewok.
Hoo.. Jadi nama nya Annisa yah, batin gua

"Ko lu bisa kenal Wok?" tanya gua kembali

"Siapa si yang ga kenal sama primadona nya kelas satu ini hahaha" jawab Bewok tertawa.
Hoo.. Jadi dia primadona kelas satu yah, lagi lagi gua membatin

"Lu suka ya Mo?" Lanjut Bewok bertanya

"Suka sama siapa?" tanya gua bego

"Sama bu kantin! Ya sama si Annisa lah dodol! Asli otak lu lemot kalo bahas beginian" kata Bewok geram

"Hehe.. Gua gatau Wok. Tapi jujur hati gua berasa tenang aja gitu ngeliat dia" jawab gua jujur

"Ciee temen gua udah mulai jatuh cinta cieee.. Huahahaha" kata Bewok ngakak

"Jangan ketawa lu Wok" jawab gua jengkel

"Lah? Emang ngapa" tanya Bewok polos

"Napas lu bau cuk hahaha" jawab gua

"Ye anying lu!" kata Bewok sambil menoyor kepala gua.

"Eh tapi hati hati bro" lanjut Bewok

"Hati hati kenapa Wok?" tanya gua

"Hati hati karna saingan lu itu ga sedikit. Bahkan sampe kelas tiga aja banyak yang deketin dia"

"Hahaha lagian siapa gua Wok yang berani deketin primadona nya sekolah ini" jawab gua putus asa


Jadi nama dia Annisa toh. Dan dia juga primadona nya kelas satu. Hmm.. Kalo bener gua suka sama si Annisa ini lebih baik gua mengubur dalam dalam perasaan ini. Gua sadar diri. Lagian apa hebatnya gua bila di bandingkan dengan deretan siswa terkenal di sekolah gua ini. Gua cuma seorang kutu buku yang ga ngerti sama sekali soal percintaan.

Lagipula entahlah, perasaan apa ini gua bener bener gatau. Gua bener bener baru pertama kali merasakan perasaan seperti ini. Seperti ada oksigen baru yang masuk ke dalam paru paru gua. Udara segar yang membuat semua indra gua berfungsi lebih baik. Yup, lebih baik gua mengubur semua rasa ini apabila gua benar benar suka kepada Annisa. Gua belom siap jika harus merasakan sakit hati. Gua belum belajar bagaimana cara menyembuhkan sakit hati. Gua belum siap untuk bersaing dengan para siswa terkenal disini untuk mendapatkan hatinya Annisa. Dan yang terpenting, gua belum merasa pantas untuk bersanding di samping bidadari seperti Annisa



Diubah oleh daisyfields
0 0
0
Serenade Senja
30-07-2018 21:54
Balasan post nothingnew
Quote:Original Posted By nothingnew
keknya seru, ikut mejeng gan emoticon-Angkat Beer


monggo gan.. makasih udah mampir emoticon-coffee
Diubah oleh daisyfields
0 0
0
Serenade Senja
30-07-2018 22:34
Numpang bikin tenda ya kaka emoticon-Wink jangan di delete kaya kemarin lagi kalo bisa hehe emoticon-Embarrassment
0 0
0
Serenade Senja
31-07-2018 05:37
kek gw gan elu, secret admirer doang ngoahaha emoticon-Ngakak
0 0
0
Serenade Senja
31-07-2018 08:52
finally, balik lagi masbroo emoticon-Big Grin :beer
0 0
0
Lihat 1 balasan
Serenade Senja
31-07-2018 12:40
Balasan post pandoe29
Quote:Original Posted By e1.glows
Numpang bikin tenda ya kaka emoticon-Wink jangan di delete kaya kemarin lagi kalo bisa hehe emoticon-Embarrassment

Silahkan kaka emoticon-Malu (S) insyallah engga hehehe
Quote:Original Posted By nothingnew
kek gw gan elu, secret admirer doang ngoahaha emoticon-Ngakak

Kadang lebih baik jadi seorang secret admirer gan. Bukan pengecut, hanya tau diri hehehe emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By pandoe29
finally, balik lagi masbroo emoticon-Big Grin :beer

Hello broo... Iya nih masih ada janji yang harus ane tepati emoticon-Angkat Beer
0 0
0
Serenade Senja
31-07-2018 13:59
Quote:Original Posted By daisyfields


Hello broo... Iya nih masih ada janji yang harus ane tepati emoticon-Angkat Beer


oya yg dulu kyke gak nyritain annisa ya? lupa2 inget sayah :|
0 0
0
Lihat 1 balasan
Serenade Senja
31-07-2018 14:48
Balasan post pandoe29
Quote:Original Posted By pandoe29


oya yg dulu kyke gak nyritain annisa ya? lupa2 inget sayah :|


Hahaha yang sebelumnya part khusus Anin broo.. Thread yang sekarang menceritakan tentang Annisa. Memang belum terlalu banyak part yang di post, keburu ane delete hehe emoticon-Peace emoticon-shakehand
0 0
0
Serenade Senja
31-07-2018 15:24
Okeh aku tunggu cerita selanjut nya hehehe emoticon-Malu (S)
0 0
0
Serenade Senja
31-07-2018 18:01
Ditunggu kabar update lanjutannya?
0 0
0
Serenade Senja
31-07-2018 18:12
pantes ngak update lama, ada tokoh dalam cerita yg keberatan kah sampe RL terganggu??
Diubah oleh kkaze22
0 0
0
Lihat 1 balasan
Serenade Senja
31-07-2018 18:52
Chapter 4






Quote:"Mo menurut lu gua ganteng ga?" tanya Bewok sambil membenarkan rambut nya dan berkaca pada cermin kecil yang ia pinjam dari wanita depan kursi gua

"Kaga" jawab gua singkat

"Kaga apaan? emoticon-Nohope Gitu amat jawaban lu kunyuk! emoticon-Mad " kata Bewok geram

"Males gua kalo bilang lu ganteng. Nanti ke GR an"

"Yee setan! Serius nih jawab jujur" lanjut Bewok

"Ya kalo gitu jangan nanya ke gua" jawab gua

"Lah terus siapa? emoticon-Roll Eyes (Sarcastic) " tanya Bewok

"Noh ke si amy" kata gua sambil menunjuk seseorang yang bernama amy menggunakan dagu

"Ah kaga! Di gampar gua yang ada emoticon-Nohope " jawab Bewok

"Hahahaha resiko lu itu mah emoticon-Big Grin " kata gua nyengir

"Lagian kenapa si lu tiba tiba nanya gua ganteng apa kaga? Aneh" lanjut gua

"Ehehehe.. Gua lagi deket sama cewe Mo! Dan bentar lagi gua pengen nembak dia" kata Bewok senyam senyum sendiri

"Lah parah lu Wok parah.. Lu udah gila ya?"

"Gila kenapa? emoticon-Roll Eyes (Sarcastic) " tanya Bewok heran

"Lu mau nembak cewe?" tanya gua kembali

"Hooh" jawab Bewok singkat

"Anak orang nanti mati gimana bego! Se enak nya aja lu tembak. Punya salah kaga"

"Ah anying ni anak beneran! Gua udah tegang gini!"

"Huahahahaha.. Lagian jangan curhat ke gua soal cinta Wok. Palak gua pengen pecah denger nya"

"Serah lu dah kunyuk!" kata Bewok sambil menoyor kepala gua

"Hahahahaha" gua ngakak.



Yup seperti yang Bewok ceritakan, bahwa ia sedang jatuh cinta dengan seorang wanita dan akan segera mengutarakan perasaan nya. Hebat! Gua akui Bewok hebat. Dalam waktu singkat setelah beberapa minggu kebelakang ia termehek mehek karena putus dengan pacar nya. Dan hari ini, hati ia telah kembali berbunga bunga karena merasakan indah nya dari sebuah nama yang bernama cinta.

Gua iri dengan Bewok. Jujur gua ingin punya keberanian seperti Bewok. Yang tidak keringat dingin saat menghadapi wanita. Berbeda dengan gua, gua ini di dekati oleh wanita malah keringet dingin, malah bisa sampe mules emoticon-Nohope aneh memang. Entahlah apa yang berbeda dari diri gua

Satu minggu telah berlalu, dan kabar yang gua dengar dari Bewok bahwa ia telah berhasil mendapatkan pujaan hati nya. Dan seperti kebanyakan orang yang sedang di mabuk cinta, ia sedang gila gila nya bersama pacar baru nya itu. Jadilah gua yang kembali sendiri setelah Bewok punya pacar. Gua memaklumi, mungkin hubungan mereka sedang anget anget nya.

Gua masih ingat, hari itu hari sabtu sore. Setelah jam pelajaran sekolah telah usai, gua masih di dalam kelas seorang diri sambil membaca sebuah novel kecil. Hingga tiba tiba suara gaduh terdengar dari luar yang membuat gua kehilangan fokus membaca



Quote:"Kamu itu egois tau ga?! Kamu selalu aja minta aku buat nemenin kamu, tapi kamu sendiri gapernah ada untuk aku!" kata suara wanita sambil menangis

"Aku itu kan punya kesibukan! Ga harus selalu ada buat nemenin kamu! Kamu harusnya ngerti dong. Aku sekarang udah kelas 3 dan bentar lagi mau persiapan buat Ujian!" balas suara laki laki dengan nada tinggi

"Iya tapi kamu gapernah mau ajak aku kalo lagi sama temen kamu! Kamu malu punya pacar kaya aku hah?!" suara wanita itu ikut meninggi

"Bukan begitu! Aku juga perlu waktu sama temen aku yang! Hidup aku itu ga selalu harus sama kamu! Kamu ngerti ga sih?!" balas suara laki laki kembali

"Iya tapi kapan kamu punya waktu untuk aku? Kapan?!" tanya wanita itu dengan tangis yang semakin deras

"Halah susah ngomomg sama kamu! Gapernah mau kalah! Udah aku pergi dulu" jawab laki laki itu

"Yaudah sono pergi aja! Sekalian hubungan kita juga berahir sampe disini!" kata wanita itu tegas

"Apa??! Kamu mutusin aku hah? Udah berani sekarang mutusin aku?!" jawab laki laki itu dengan nada yang tidak terima

"Iyaa! Mulai sekarang kita putus!" kata wanita itu. Namun selang beberapa detik kemudian terdengar suara tamparan keras

PLAKKKK!!!

"..." terdengar suara tangis yang semakin keras dari wanita itu.
Laki laki macam apa yang berani main tangan sama seorang wanita? Batin gua

"Dasar cewe gatau diri!" suara laki laki iti terdengar marah

"Iya aku emang gatau diri! Kenapa hah?!" jawab wanita itu dengan tangis yang semakin terisak

"Cewe murahan! Cihh!" kata laki laki itu kembali

"Iya aku emang cewe murahan! Apalagi? Kamu mau bilang apalagi?! Tumpahin aja semua nya sekarang! Karna abis dari sini jangan harap kita bisa ketemu lagi!" jawab wanita itu.



Gua yang memang sudah tidak tahan dengan keributan yang dibuat mereka berdua segera keluar dari kelas. Setidak nya untuk melerai sepasang kekasih yang tengah di landa emosi ini. Namun betapa terkejut nya gua ketika melihat tangan dari cowo itu hendak menampar wanita itu untuk kedua kali nya. Dan yang paling membuat gua terkejut itu wanita itu ialah ANNISA!



Quote:"Oi kak" teriak gua nyaring
Dan teriakan gua itu berhasil membuat tamparan yang hampir laki laki itu lancarkan berhenti sebelum mengenai pipi nya Annisa

"Siapa lu hah?! Berani banget ikut campur urusan orang" kata laki laki itu

"Ga baik cowo maen tangan sama cewe kak" kata gua mencoba ramah

"Gua tanya lu siapa goblok?!" tanya laki laki itu kembali dengan nada marah

"Saya cuma anak kelas satu kak" kata gua tersenyum

"Ohh.. Anak kelas satu sekarang udah pada jagoan ya.. Berani banget sampe ngurusin urusan orang!" kata laki laki itu menghampiri gua

"Saya ga bermaksud buat ikut campur urusan kakak.. Tapi gabaik kak cowo maen fisik sama cewe" kata gua masih mencoba ramah

"Trus mau lu gimana?!" bentak laki laki itu di depan wajah gua

"Semua masalah kan bisa di bicarain baik baik kak. Ga harus pake kekerasan" jawab gua

"Ah bacot lu! BUGHHH!!" kata laki laki itu sambil memukul wajah gua. Cih ga kerasa, batin gua

"Udah udah ris! Ini masalah kita, jadi kamu gausah bawa orang lain dalam masalah ini" kata Annisa pada ahirnya. Setelah dia asik menangis seorang diri.

"Kamu juga sama! Dasar per*k!" kata laki laki itu hendak menampar kembali wajah nya Annisa. Namun kali ini gua tahan tangan brengsek itu sebelum sempat menyuntuh pipi nya Annisa. Sekali lagi lu berani nyakitin dia, gua matiin lu! Batin gua

"Kan sudah saya bilang kak, jangan maen fisik sama cewe! Kalo emang kakak mau maen fisik, silahkan lampiaskan ke saya" kata gua dengan nada emosi

"Ohh.. Jagoan juga ternyata lu. Yaudah lu makan nih!" kata laki laki itu diikuti oleh pukulan pukulan yang menghantam perut serta wajah gua.



Gua hanya bisa pasrah akan serangan yang ia lakukan, karna ini kemauan gua. Gua paling gabisa nge liat cewe yang di kasarin sama cowo. Baik temen deket maupun orang asing yang ga gua kenal. Karna bagi gua sendiri cewe itu mahluk yang rapuh. Laki laki di ciptakan lebih kuat daripada wanita itu karna kewajiban laki laki untuk melindungi nya, bukan malah merusak!

Entah sudah berapa kali pukulan telak menghantam perut gua. Yang membuat gua mual seketika. Namun tiba tiba Annisa datang untuk melerai kami. Namun hal buruk terjadi. Laki laki itu kemudian mendorong Annisa hingga ia terjatuh dengan keras ke belakang. Hingga terdengar suara mengaduh dari mulut nya. Bngst! Bener bener gua matiin lu! Batin gua

Ia terus melancarkan pukulan demi pukulan. Namun kali ini gua tahan sebisa mungkin. Hingga gua mendapatkan satu celah untuk melancarkan pukulan yang kena dengan telak ke telinga kiri nya. Pukulan gua itu sukses membuat ia terhuyung ke belakang dan terjatuh. Baru juga satu pukulan udah jatuh? LEMAH! GA KAYA BACOT NYA! Batin gua kesal



Quote:"Saya udah bilang jangan maen fisik sama wanita kak! Dan kakak dengan sengaja mendorong dia sampe dia kesakitan kaya gitu? Kali ini kakak gaakan saya lepasin" kata gua sambil berjalan menghampiri laki laki itu. Namun baru beberapa langkah kaki gua melangkah tiba tiba Annisa menghadang gua

"Udah cukup. Jangan buat masalah ini makim runyam aku mohon" kata Annisa memelas

"..." gua tidak menjawab. Melainkan hanya memperhatikan wajah nya yang cantik itu.



Dari dekat wajah Annisa terlihat lebih cantik. Annisa memiliki mata yang sulit gua deskripsikan. Bulatan indah yang di buat sang pencipta benar benar mempesona. Hidung nya yang mancung di tambah bibirnya yang mungil itu menambah kesan magis yang di hasilkan oleh pesona nya. Benar benar ciptaan Tuhan yang sempurna.

Shit!! Bisa bisa nya gua terpesona sama dia di saat saat seperti ini?
Gua mengalihkan pandangan gua kembali kearah laki laki yang masih terduduk di depan sana. Sambil memegang telinga nya ia mencoba untuk bangkit dan berkata


Quote:"URUSAN KITA BELOM SELESAI BOY! LU LIAT AJA NANTI!"
kata nya mengancam





Diubah oleh daisyfields
0 0
0
Serenade Senja
31-07-2018 18:59
lagi dong bre wkwkw emoticon-Ngakak
0 0
0
Lihat 1 balasan
Serenade Senja
31-07-2018 19:01
Balasan post kkaze22
Quote:Original Posted By e1.glows
Okeh aku tunggu cerita selanjut nya hehehe emoticon-Malu (S)

udah di update kaka emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By brezze12
Ditunggu kabar update lanjutannya?

udah gan.. silahkan di bacaemoticon-coffee
Quote:Original Posted By kkaze22
pantes ngak update lama, ada tokoh dalam cerita yg keberatan kah sampe RL terganggu??

bisa di bilang gitu bro.. tapi alhamdulillah semuanya udah clear sekarang emoticon-coffee
profile-picture
exotic.frank memberi reputasi
1 0
1
Serenade Senja
31-07-2018 19:03
Balasan post nothingnew
Quote:Original Posted By nothingnew
lagi dong bre wkwkw emoticon-Ngakak


maleman dikit ya bree.. masih proses ngetik ini hehe emoticon-Big Grin
0 0
0
Serenade Senja
31-07-2018 19:36
Quote:Original Posted By daisyfields


maleman dikit ya bree.. masih proses ngetik ini hehe emoticon-Big Grin


Ditunggu breee emoticon-Big Grin
0 0
0
Lihat 1 balasan
Halaman 1 dari 25
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
surat-terbuka-untuk-mama
Stories from the Heart
kasih-tak-semampai
Stories from the Heart
3-gadis-di-seberang-pantai
Stories from the Heart
pertarungan-melawan-tulisan
icon-jualbeli
Jual Beli
Copyright © 2019, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia