News
Batal
KATEGORI
link has been copied
117
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b43070b642eb6c97c8b4567/effendi-ghazali-presidential-threshold-sarat-kebohongan
RMOL. Pakar komunikasi politik dari Universitas Indonesia Effendi Ghazali selaku pemohon sidang uji materi pembatalan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) di Mahkamah Konstitusi (MK) menilai PT yang diatur dalam Pasal 222 UU 7/2017 sarat dengan kebohongan. "Yang penting itu kami tidak ada kaitannya denga capres atau partai manapun, dan kedua ketika MK tidak mengajukan per
Lapor Hansip
09-07-2018 13:56

Effendi Ghazali: Presidential Threshold Sarat Kebohongan

Quote:RMOL. Pakar komunikasi politik dari Universitas Indonesia Effendi Ghazali selaku pemohon sidang uji materi pembatalan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) di Mahkamah Konstitusi (MK) menilai PT yang diatur dalam Pasal 222 UU 7/2017 sarat dengan kebohongan.

"Yang penting itu kami tidak ada kaitannya denga capres atau partai manapun, dan kedua ketika MK tidak mengajukan permohonan kami jangan sampai nanti masyarakat menilai Pilpres 2019 bertentangan dengan Pancasila," terang Effendi kepada wartawan di gedung MK, Jakarta, Senin (9/7).

Menurut dia, bertentangan dengan Pancasila karena pada Pemilu 2014, tidak pernah ada sosilasasi terhadap adanya PT sehingga warga negara telah dibohongi.

"Itu membohongi warga negara dan memanipulasi hasil hal pilih warga negara, tapi kalau untuk 2024 tidak bertentangan dengan Pancasila karena kami sudah dikasih tahu," bebernya.

Dengan logika jernih tersebut, maka pemohon menyatakan bahwa pasal itu bertentangan dengan Pancasila karena mengandung kebohongan.

"Kalau bohong itu dengan sila mana saja di Pancasila bertentangan, di Pembukaan UUD 45 juga, di pasal-pasal di bawahnya dalam UUD 45 mungkin bisa dicari nanti, misal pasal 28," pungkas Effendi. [rus]

http://politik.rmol.co/read/2018/07...at-Kebohongan-


Ah rezim ini kan emang jago tipu2emoticon-I Love Indonesia
0
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 4 dari 6
Effendi Ghazali: Presidential Threshold Sarat Kebohongan
09-07-2018 15:48
sebenarnya presiden treshold tdk masalah asal tidak terlalu tinggi..karena ini trade off keputusan politik...angka 20% adalah terlalu tinggi dan terkesan menyempitkan pilihan rakyat dg arogansi rezim penguasa yg didukung partai penjilat jokoui
0 0
0
Effendi Ghazali: Presidential Threshold Sarat Kebohongan
09-07-2018 15:51
oposisinya aja yg dongok....cm gedein ego ga bs berkoalisi akhirnya pngin ngerubah sistem. itu sm aja elo bawa mobil masuk kampung trus masuk gang sempit yg ga bs d lalui mobil. solusinya klo ga jalan kaki aja tinggalin mobil ato cari rute lain.....

lah klo ini malah minta gangnya d bobok supaya lebar. ambang batas 20% dr multi partai begini mah pdhl bs smpe 5 capres...
0 0
0
Effendi Ghazali: Presidential Threshold Sarat Kebohongan
09-07-2018 15:54
Quote:Original Posted By duratmokoo


Mau bilang uu ini ga ada urusan sama donkowi? Kalo emang mau bilang itu, siap gue untuk menjelaskan
emoticon-Blue Guy Cendol (L)



yawda jelasin
0 0
0
Effendi Ghazali: Presidential Threshold Sarat Kebohongan
09-07-2018 15:55
Lahh, Yg Di DPR pd setuju? Kenapa waktu bahas nih UU Partai2 Oposisi diem2 ajah...Waktu nyusun nih UU masih yakin bisa ngusung, skarang udh mentok aja baru dah ribed.....Tipikal banget Gerindra ma PKS sih...
Diubah oleh Doedoeng108
0 0
0
Effendi Ghazali: Presidential Threshold Sarat Kebohongan
09-07-2018 15:57
Quote:Original Posted By den88kuskus


UU ini awalnya dulu menghindari kejadian naeknya gusdur dan turunnya gusdur. jangan sampai karena ga punya koalisi kuat dan dominan semua programnya dihambat dan berujung ke impeachment. yang secara langsungnya sih udah ada UUnya sendiri, presiden bisa diturunkan klo melanggar UU atau berbuat kriminal. mau ga mau ya partai penyokong pemerintah harus dominan. jamannya SBY kan udah memperlihatkan contoh yang baik, klo di dpr dan pemerintah sejalan pemerintahan bisa berjalan lancar tanpa gonjang ganjing. meskipun politik transaksional jaman SBY malah bikin blunder fatal dengan banyaknya menteri dari partai yang kena garuk KPK, akibat menteri parpolnya punya agenda masing masing. kebayang ucril yg partainya ga punya kursi di DPR jadi presiden, kebayang politik transaksional yang harus dilakukan ucril buat mempertahankan kebijakan pemerintahannya. sekarang juga politik transaksional masih ada, tapi karena kekuatan dominan dan partainya banyak yang seirama dalam koalisi ya jalan aja kebijakanya, ga tau nanti siapa yg kena keukeup KPK, atau bakalan jadi rekor menteri jokowi ga ada yang kena keukeup emoticon-Big Grin

tapi ane ya ngerti.. klo org yang udah kalah opsinya cuma ngedumel, merengut nyap nyapa ga jelas, sama kyk partai mbokde yang dulu garang, sekarang banyak yang jilat ludah sendiri emoticon-Ngakak

persoalan gugatannya kan karena ketidak puasan hasil sidang DPR, secara hukum ga ada yang dilanggar, la wong itu keputusan politik lewat DPR dan udah berapa kali Mk nolak soal threshold ini, alesannya ini juga, ga tau celah yang dibidik EG ini, masih bisa diterima sama MK ga, klod iliat liat sama aja dengan gugatan PT yg dulu dulu


Gw quote ini aja. Penjelasan paling rasional. Bukang kayak TS yg sok2an bela rakyat padahal kita tau siapa dibelakang mereka.

Wong PT 20% ini kan keputusan politik yg dikeluarkan secara sah sesuai Undang-Undang lewat DPR. Ya sudah sah. Dilihat dari UUD Pasal 20 juga ya sudah sah. Kan DPR mewakili rakyat. Ini sama halnya kayak wacana PILKADA ga langsung. Kalau nanti DPR memutuskan PILKADA jadi ga langsung dan via DPRD, ya mau protes ke MK juga ga bisa dianulir MK. Wong tidka melanggar konstitusi dasar dan prosedurnya sudah sah kok.

Intinya kalau emang ga setuju, ntar Pemilu 2019 pilih lah anggota DPR/Partai yg programnya menganulir pasal PT ini.

Gitu aja kok susah. Hakim juga paling mikirnya begitu.
0 0
0
Effendi Ghazali: Presidential Threshold Sarat Kebohongan
09-07-2018 15:58
Quote:Original Posted By duratmokoo


Bagus, jadi emamg orang2 yg punya nalar itu cuma nasbung, beda ama nastak yg mingkem ketika ada treshold irasional, karna emang ga ngerti alias otak kopong..
emoticon-I Love Indonesia



Ini sarkas apa lagi pamer bego?
0 0
0
Effendi Ghazali: Presidential Threshold Sarat Kebohongan
09-07-2018 16:01
Quote:Original Posted By duratmokoo

Mau bilang juga kalo jokuwi ga ada urusan sama uu ini, kalo iya, gue siap menjelaskan, kalo cuma mau nyampah, ya gue skipemoticon-Nyepi



ya monggo dijabarkeun,biar ndak dikira gagal colay
0 0
0
Effendi Ghazali: Presidential Threshold Sarat Kebohongan
09-07-2018 16:03
Quote:Original Posted By wiseman14
sebenarnya presiden treshold tdk masalah asal tidak terlalu tinggi..karena ini trade off keputusan politik...angka 20% adalah terlalu tinggi dan terkesan menyempitkan pilihan rakyat dg arogansi rezim penguasa yg didukung partai penjilat jokoui

presiden treshold itu udah sejak 2009, lalu pemilu 2014, giliran 2019 diributin, padahal waktu ketok palu setuju semua, sekarang di JR, itupun lbh byk elemen masyarakat yg maju judicial review, padahal sesuai UU mrk ngga bisa mengusulkan capres kecuali pilkada, yg berhak mengusulkan capres ya parpol, pada kemana itu parpol? emoticon-Leh Uga klo semisal 10 parpol ajukan capres, apa iya bakal maju semua? pasti ujung2nya koalisi juga... jadi yg bikin UU mereka sendiri lalu ribut sendiri emoticon-Leh Uga
0 0
0
Effendi Ghazali: Presidential Threshold Sarat Kebohongan
09-07-2018 16:08
Quote:Original Posted By boregasm
Effendi Ghazali: Presidential Threshold Sarat Kebohongan
dpr yg bikin ... eh yg disalahkan malah rezim


setuju gan. DPR buat UU nggak butuh presiden, setuju baik nggak setuju jalan terus. DPR memang stroooong
0 0
0
Effendi Ghazali: Presidential Threshold Sarat Kebohongan
09-07-2018 16:10
Quote:Original Posted By eskavis


Astaghfirullah.

Jangan bicara kasar dan kotor. :nyantai


Jangan berikan mutiara kepada babi emoticon-Nyepi

0 0
0
Effendi Ghazali: Presidential Threshold Sarat Kebohongan
09-07-2018 16:11
Quote:Original Posted By azirma.ayrus


Gw quote ini aja. Penjelasan paling rasional. Bukang kayak TS yg sok2an bela rakyat padahal kita tau siapa dibelakang mereka.

Wong PT 20% ini kan keputusan politik yg dikeluarkan secara sah sesuai Undang-Undang lewat DPR. Ya sudah sah. Dilihat dari UUD Pasal 20 juga ya sudah sah. Kan DPR mewakili rakyat. Ini sama halnya kayak wacana PILKADA ga langsung. Kalau nanti DPR memutuskan PILKADA jadi ga langsung dan via DPRD, ya mau protes ke MK juga ga bisa dianulir MK. Wong tidka melanggar konstitusi dasar dan prosedurnya sudah sah kok.

Intinya kalau emang ga setuju, ntar Pemilu 2019 pilih lah anggota DPR/Partai yg programnya menganulir pasal PT ini.

Gitu aja kok susah. Hakim juga paling mikirnya begitu.


emoticon-Leh Uga lagian, yg ajukan judicial review kok masyarakat murni? padahal rakyat sesuai UU dlm pilpres cuma berhak memilih, tapi tak punya hak untuk mengusulkan calon, yg berhak ya parpol, dgn ktentuan presidential treshold yg mereka sepakati itu emoticon-Ngakak ini ada yg takut kalah sebelum berperang lalu coba nyebok. pinjem tangan emoticon-Leh Uga
0 0
0
Effendi Ghazali: Presidential Threshold Sarat Kebohongan
09-07-2018 16:12
Pilih DPR yang mau anulir UU pilpres
Diubah oleh lutfa.04
0 0
0
Effendi Ghazali: Presidential Threshold Sarat Kebohongan
09-07-2018 16:34
Quote:Original Posted By azirma.ayrus


Gw quote ini aja. Penjelasan paling rasional. Bukang kayak TS yg sok2an bela rakyat padahal kita tau siapa dibelakang mereka.

Wong PT 20% ini kan keputusan politik yg dikeluarkan secara sah sesuai Undang-Undang lewat DPR. Ya sudah sah. Dilihat dari UUD Pasal 20 juga ya sudah sah. Kan DPR mewakili rakyat. Ini sama halnya kayak wacana PILKADA ga langsung. Kalau nanti DPR memutuskan PILKADA jadi ga langsung dan via DPRD, ya mau protes ke MK juga ga bisa dianulir MK. Wong tidka melanggar konstitusi dasar dan prosedurnya sudah sah kok.

Intinya kalau emang ga setuju, ntar Pemilu 2019 pilih lah anggota DPR/Partai yg programnya menganulir pasal PT ini.

Gitu aja kok susah. Hakim juga paling mikirnya begitu.

napa mesti nunggu 2019. Gugat ke MK ga boleh gitu
manipulasi hukum untuk mempertahankan kekuasaan..
PT 20% dari pileg 2014 memangnya bakal sama ama PT 20% pileg 2019.
Napa yg basi dipake.
0 0
0
Effendi Ghazali: Presidential Threshold Sarat Kebohongan
09-07-2018 16:40
Yg ribut2 pasti yg berkepentingan...

Monggo....
0 0
0
Effendi Ghazali: Presidential Threshold Sarat Kebohongan
09-07-2018 16:44
Quote:Original Posted By eskavis
Ependi Gazali kan memang terkenal nasbung.
Pendukung fanatik si kebo.

Cek aja track recordnya dari 2003-2004.

Gitu aja kok repot. emoticon-nyantai


emoticon-Wakaka
0 0
0
Effendi Ghazali: Presidential Threshold Sarat Kebohongan
09-07-2018 16:44
Quote:Original Posted By tukangbeling7

presiden treshold itu udah sejak 2009, lalu pemilu 2014, giliran 2019 diributin, padahal waktu ketok palu setuju semua, sekarang di JR, itupun lbh byk elemen masyarakat yg maju judicial review, padahal sesuai UU mrk ngga bisa mengusulkan capres kecuali pilkada, yg berhak mengusulkan capres ya parpol, pada kemana itu parpol? emoticon-Leh Uga klo semisal 10 parpol ajukan capres, apa iya bakal maju semua? pasti ujung2nya koalisi juga... jadi yg bikin UU mereka sendiri lalu ribut sendiri emoticon-Leh Uga


waktu sidang uu jg tarik ulur lama, akhirnya menang partai koalisi pemerintah krn emang mrk mayoritas, mau ga ttd jg tetep berlaku itu uu. dan parpol yg tdk setuju itu secara legal standing ga bs ngajuin JR krn mereka terlibat dlm pembahasan uu. itulah knp yg ngajuin skrg adalah wakil masyarakat yg merasa hak berdemokrasinya terhambat dgn aturan ini.
0 0
0
Effendi Ghazali: Presidential Threshold Sarat Kebohongan
09-07-2018 16:45
Quote:Original Posted By duratmokoo
Kalo koalisi fuckde emang jelas ga membela rakyat, terbukti dgn uu ini, uu ini hanya sarana untuk mempertahankan kekuasaan..kalo partai lain belum tentu sebusuk koalisi dongokwi...
emoticon-Shakehand2

Ini bukan cuma kalo, tapi gugatan dah ada..tolong bahas itu mbok yg nyambung ama topik, ini bahas gugatan yg sedang berjalan kok ngomongnya masih berandai2 kalo ga puas nyuruh gugat...gimana sih tak..paham topik kagak?
emoticon-Ngakak

Note: emang, makanya kedepan jangan pilih partai koalisi fuckde ya, karna terbukti bikin uu akal2an demi kepentingan kelompok semata

emoticon-Imlek


Post gw cuma heran kenapa bukan parpol yg gugat ke MK karena parpol yg paling berkepentingan sama PT.
Lo quote gw pake ngata ngatain jokowi.

Yg nggak nyambung siapa, lo apa gw emoticon-Stick Out Tongue
0 0
0
Effendi Ghazali: Presidential Threshold Sarat Kebohongan
09-07-2018 16:47
ane lebih pro ke PT agar tidak banyak ribut di belakangnya lha wong yang kmaren paslonnya cuman 2 aja udah ribut banget nggak di MK dan di masyarakat umum....apalagi kalo banyak paslon emoticon-Hansip
0 0
0
Effendi Ghazali: Presidential Threshold Sarat Kebohongan
09-07-2018 16:50
Quote:Original Posted By GayusTambunan.
terus terang nih emoticon-Big Grin
gw berharap, PDIP, PKS, PAN, GERANDONG, BEMOKRAT, PKB ,GOLKAR
NYUNGSEP semua emoticon-Leh Uga

mendingan anura atau nasdem aja dah emoticon-Leh Uga


Gw seh pengen yg bikin mata adem kalo liat anggota dewan di DPR..emoticon-Betty
0 0
0
Effendi Ghazali: Presidential Threshold Sarat Kebohongan
09-07-2018 16:50
Quote:Original Posted By hachioji


waktu sidang uu jg tarik ulur lama, akhirnya menang partai koalisi pemerintah krn emang mrk mayoritas, mau ga ttd jg tetep berlaku itu uu. dan parpol yg tdk setuju itu secara legal standing ga bs ngajuin JR krn mereka terlibat dlm pembahasan uu. itulah knp yg ngajuin skrg adalah wakil masyarakat yg merasa hak berdemokrasinya terhambat dgn aturan ini.

mau tarik ulur atau ngga nyatanya mereka setuju & tanda tangan, itu sudah.... klo yg mengajukan masyarakat ya otomatis pasti ditolak, lha dlm UU masyarakat gak bisa ngajukan capres kok, kecuali lewat Parpol... jd sejatinya yg dirugikan parpol krn pencapresan ini haknya parpol, bkn masyarakat langsung ...yg pny legal standing utk JR adalah Parpol... masyarakat bisa menggugat? bisa...tp dlm hal ini ngga pny legal standing yg kokoh...ngerti ngga? emoticon-Cool
0 0
0
Halaman 4 dari 6
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia