- Beranda
- Berita dan Politik
China hingga India, 5 Negara Bermasalah dengan Kotoran
...
TS
eksanpobtc1
China hingga India, 5 Negara Bermasalah dengan Kotoran

Liputan6.com, Ahmedabad - Setiap
negara di dunia punya permasalahan
sendiri. Mulai dari krisis, korupsi,
bencana dan lainnya. Namun, ada
masalah tak biasa yang rupanya jadi
ancaman besar bagi kehidupan
penghuninya.
Sejumlah negara-negara ini harus
berkutat dengan kotoran . Ketika Anda
mengunjungi lokasi ini, bisa jadi Anda
akan menemukan kotoran , baik itu
milik manusia ataupun hewan.


1. China
Ilustrasi bau (iStock)
Kotoran manusia kerap ditemukan di
sejumlah tempat umum di China.
Balita dan anak kecil bebas buang air
besar di tempat umum, meski
kebiasaan ini tidak baik.
Bahkan beberapa orang dewasa
melakukan hal yang sama. Tak ada
keraguan bagi anak-anak untuk buang
air kecil atau air besar di tempat
umum.
Seperti contoh, pada Agustus 2016
seorang wanita kedapatan buang air
besar di sebuah lift. Dalam rekaman
CCTV, awalnya wanita itu mungkin
berusaha menahan rasa mulas di
perutnya. Namun karena lantai yang ia
tuju masih jauh, ia akhirnya menyerah.
Perempuan berambut panjang itu lalu
menurunkan roknya, berjongkok, dan
mulai buang air besar di lantai lift
tersebut. Setelah selesai, ia memasang
kembali roknya sambil melihat ke
sana-ke mari. Mungkin mencari
kamera yang merekam aksinya.
Wanita itu lalu berdiri dan merapikan
lagi pakaiannya. Setelah lift terbuka, ia
melangkah keluar dan mengabaikan
tumpukan kotoran yang ia buang di
belakangnya.

2 of 6
2. Gunung Everest -
Nepal
Ilustrasi Gunung Everest (iStock)
Ada begitu banyak kotoran di Gunung
Everest. Para pendaki memang kerap
meninggalkan kotorannya. Sebab, tak
ada fasilitas buang air besar di lokasi
tersebut.
Efek sisa kotoran itu akan terasa ketika
tumpukan salju mencair, di mana
airnya akan bercampur kotoran dan
turun ke bagian bawah gunung.
Masyarakat di kaki gunung lah yang
terkena damnpaknya. Pasokan air
bersih mereka terkontaminasi dengan
kotoran manusia.
Efeknya sudah jelas. Meminum air
yang terkontaminasi kotoran akan
menimbulkan sejumlah penyakit.
3 of 6
3. Ahmedabad - India
Ilustrasi bau (iStock)
Lebih dari separuh penduduk India
buang air besar di tempat terbuka.
Jumlah ini hampir mencapai 600 juta
orang. Hasilnya pun sudah terbukti.
Lebih dari 200 ribu anak kehilangan
nyawa karena diare setiap tahun dan
setengah dari anak-anak di bawah usia
lima tahun kurang berkembang di usia
mereka.
Meskipun India punya cukup banyak
toilet, penyebab masalahnya sedikit
mendalam.
Sebagian besar orang India lebih suka
buang air di tempat terbuka. Ada
beberapa alasan untuk ini. Di
antaranya, banyak orang India tak
terbiasa menggunakan toilet.
Sementara alasan lain karena masalah
takhayul.
Ada keyakinan bahwa penyihir
bersembunyi di toilet. Anak-anak bisa
diculik hantu apabila mereka buang air
besar di toilet.
Salah satu lokasi yang mempercayai hal
itu adalah Ahmedabad. Di mana
warganya masih buang air besar di
ruang terbuka seperti sepanjang rel
kereta api.
4 of 6
4. Bulawayo - Zimbabwe
Ilustrasi bau (iStock)
Bulawayo adalah kota kedua terbesar
di Zimbabwe. Dua dekade lalu, kota ini
mengalami kekeringan yang
menyebabkan kurangnya air.
Warga tak mendapat cukup air
untuk sehari-hari, termasuk untuk
menyiram toilet mereka. Alahasil
kotoran tidak mencapai saluran
pembuangan.
Pemerintah akhirnya buka suara dan
mengambil keputusan yang cukup
membuat kaget. Pemerintah
memerintahkan agar toilet baru bisa
disiram secara bersamaan pada pukul
19.20 waktu setempat.
Jadi, buat siapa saja yang ingin buang
air besar akan melihat kotoran orang
lain terlebih dahulu dan tak perlu
disiram karena akan dibersihkan secara
berbarengan.
5 of 6
5. New Taipei City
https://m.liputan6.com/global/read/3459621/china-hingga-india-5-negara-bermasalah-dengan-kotoran
selamat makan



0
4K
16
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
696KThread•59.4KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya