Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
35
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ac5a53f9e740431048b4568/broken-hearted-woman
Ola termenung. Masih lekat benda dengan layar 5.5 inch itu dipegangnya. Air matanya mulai menggenang di matanya, ditahannya supaya tidak jatuh ke pipi.
Lapor Hansip
05-04-2018 11:25

Broken Hearted Woman

Past Hot Thread
Broken Hearted Woman


Quote:
RULES

Mengikuti General Rules di SF SFTH aja ya, Gan Sis. Selebihnya kita kondisikan aja.


Quote:
Note :

Ane bakal usahain update ceritanya serajin mungkin. Kebiasaan buruk ane sih, ini nanti cerita bakal mulai selow pas tengah-tengah.

Ane nggak akan nulis -BERSAMBUNG- atau apapun, karena ane yakin Gan Sis udah paham kalo ini emang bersambung. Bahkan endingnya gimana aja, ane belum tau. Hehe. Kembali lagi karena cerita ini sebagian besar mengambil dari true event (yang diedit sana sini sehingga layak buat dikonsumsi pembaca), yang ane sendiri nggak tau kedepannya bakal gimana. Tapi ya, nanti bakal ada endingnya kok, tenang aja.


Quote:
Bantu Rate ya Gan Sis
Sukur-sukur kalo mau bantu share, ane lebih bahagia
emoticon-Kiss

Diubah oleh who..am..i
profile-picture
anasabila memberi reputasi
1
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 2
Broken Hearted Woman
05-04-2018 11:26
Broken Hearted Woman

Dalam hidup wanita, konon ada 3 masa di mana wanita akan benar-benar merasa jatuh cinta. Masa pertama adalah dengan cinta pertamanya. Masa kedua adalah dengan pria yang bisa saling menerima satu sama lain tanpa syarat. Dan masa ketiga adalah dengan pria yang mau menjalani segala kesulitan bersama-sama.

Ola, wanita usia 28 tahun, dengan segudang pengalaman jatuh cinta dan patah hati, selalu mencoba bertahan untuk terlihat kuat di depan orang-orang yang melihatnya. Setelah 3 masa benar-benar jatuh cinta dialaminya, masihkah ia akan kembali merasakan patah hati? Apakah ia mampu melewati masa-masa sulit dengan caranya sendiri?

Bagaimana akhir kisahnya? Apakah bahagia? Atau justru kisah patah hati tanpa ujung? Semua masih misteri.
Diubah oleh who..am..i
0 0
0
Broken Hearted Woman
05-04-2018 11:26
Diubah oleh who..am..i
0 0
0
Broken Hearted Woman
05-04-2018 12:36
Broken Hearted Woman

Sean <3 : Ola, maaf. Aku nggak bisa lagi sama kamu.

Ola termenung. Masih lekat benda dengan layar 5.5 inch itu dipegangnya. Air matanya mulai menggenang di matanya, ditahannya supaya tidak jatuh ke pipi.

Kira-kira setahun yang lalu, Sean, kawan baik Ola sejak lama, yang diam-diam juga sudah disukai Ola sejak lama, akhirnya menyatakan perasaannya pada Ola. Meskipun Sean hanya menyatakan perasaannya lewat chat, hati Ola bergemuruh kencang saat itu. Ya, tentu saja. Bukan hal yang mustahil, karena pernyataan cinta itulah yang telah lama dinantikannya. Ya, Ola seketika menerima pernyataan cinta Sean pada saat itu juga.

Sean, usianya setahun lebih muda dibandingkan Ola. Tapi bagi Ola, Sean adalah sosok laki-laki yang dewasa. Sean yang selalu perhatian dan penuh kasih sayang kepada Ola. Ola benar-benar jatuh cinta pada Sean.

Bukan, Sean bukanlah cinta pertama Ola. Cinta pertama Ola terjadi pada kelas 1 SMA, dengan teman seangkatannya waktu itu. Kisah cinta yang singkat dengan kisah patah hati yang cukup lama. 2 tahun kemudian baru Ola mau membuka hatinya. Kisah cinta masa SMA, mungkin orang bilang sekedar cinta monyet. Tapi bagi Ola, saat itu bukan sekedar cinta monyet.

Kini, di usianya yang menginjak 25 tahun, akhirnya Ola merasakan lagi patah hati. Kemarin, Ola dan Sean masih baik-baik saja. Tidak ada pertengkaran. Tapi tiba-tiba pagi ini, pesan singkat datang dari Sean. Ya, Sean memutuskan hubungannya dengan Ola.

Ola membuka kunci layar handphonenya. Dibukanya pesan dari Sean.

Ola : Aku salah apa, Mas? Kenapa tiba-tiba minta udahan?
Sean <3 : Nggak ada yang salah sama kamu, La. Ini aku yang salah. Maaf.
Ola : Kenapa nggak dijelasin aja alesannya?
Sean <3 : Maaf, La. Aku nggak tau harus njelasin apa dan gimana ke kamu. Aku cuma bisa berdoa kamu dapat yang lebih baik dari aku.


// Blokir kontak.
// Hapus chat.


Ola sudah tidak bisa menahan diri. Tangisnya pecah. Bahkan saat Sean memutuskannya tiba-tiba, Ola tidak bisa membencinya. Bagaimana bisa hubungan yang selama ini baik-baik saja, meskipun jarak jauh, tiba-tiba berakhir begitu saja tanpa alasan yang jelas?

:::::::

Sayup-sayup adzan dzuhur terdengar dari mushola. Ola bangkit dari keterpurukannya selama 5 jam terakhir, setelah menerima pesan putus dari Sean. Perutnya mulai keroncongan, mungkin karena lelah menangis. Ia bergegas ke kamar mandi, lalu mengerjakan ibadahnya, menenangkan hatinya yang masih kacau.

Selepas itu, Ola beranjak ke dapur. Melihat isi kulkas, membuat makanan, makan dengan perasaan hancur. Iya, Ola sadar, dia tak boleh berakhir hanya karena patah hati. Ola tidak tau apa yang akan terjadi nanti atau esok hari. Ola masih punya banyak hal dalam hidupnya, bukan hanya Sean semata. Maka ia mendorong dirinya sendiri untuk bangkit dari rasa patah hatinya, sekalipun itu sulit.

:::::::

// 3 Missed Call.
// 4 Messages.


Ian : Heh, Ola.
Ian : Lu di mana?
Ian : Gw di Jogja nih sekarang.
Ian : Ketemuan yuk.
Diubah oleh who..am..i
0 0
0
Broken Hearted Woman
05-04-2018 12:42
Hola Gan Sis.

Selamat datang di thread ane.

Maaf ya kalo bahasa dari cerita yang ane bikin cenderung formal. Emang begitulah gaya ane kalo bercerita.

Semoga cerita ini bisa diterima & dinikmati oleh Gan Sis semua ya.

Btw kalo ada yang nanya, apakah ini kisah nyata atau bukan? Sesungguhnya cerita ini bukan kisah nyata. Tapi beberapa kisahnya memang terinspirasi dari apa yang selama ini ane & orang-orang sekitar ane alami.

Ane sangat berharap kritik dan saran dari Gan Sis sekalian supaya cerita ini bisa tetep berlanjut sampai endingnya.

Makasih sudah mampir.

emoticon-Big Kiss



Diubah oleh who..am..i
0 0
0
Broken Hearted Woman
05-04-2018 14:46
Broken Hearted Woman

// Call Ian.

Ola : "Heh, Ian! Lu di Jogja?"
Ian : "Assalamu'alaikum. Iya, La. Lu di mana? Ketemuan yuk. Kangen gw sama lu."
Ola : "Hehe, wa'alaikumsalam, lupa nyalam gw. Lah, untung gw lagi kosong. Ntar malem dah ya, ketemu di Malioboro apa?"
Ian : "Oke dah, ini gw juga baru nyampe sih, baru kelar check in di penginepan."
Ola : "Lu nginep di mana?"
Ian : "Di daerah Prawirotaman sih."
Ola : "Lah, deket dong, gw samperin aja apa?"
Ian : "Gw ada ngerental mobil sih, apa gw aja yg nyamper?"
Ola : "Ya deh, boleh. Ntar gw kirim lokasi kosan gw yak."
Ian : "Sip. Ya udah, sampe nanti ya, La."
Ola : "Oke, bye."

// Call ended.


:::::::

// Share Location to Ian.

Ian : Ok, La. See you. Gw jemput abis Isya deh biar nyantai ntar.
Ola : Sip.


:::::::

Jam 5 sore. Sebenarnya Ola masih enggan beranjak dari tempat tidurnya. Patah hatinya hari ini sudah menguras banyak tenaga. Tapi ia tentu tidak ingin mengecewakan teman sejak masa kecilnya, Ian, yang kebetulan sedang singgah di kota tempatnya bekerja. Maka segera saja sebelum gelap, Ola membersihkan diri dan bersiap-siap untuk dijemput.

2 jam berlalu. Belum juga ada kabar dari Ian. Adzan Isya sudah lewat. Ola pun sudah menyelesaikan kewajibannya.

Perut Ola mulai keroncongan. Ia sengaja tidak makan lagi semenjak siang karena ingin makan bersama Ian saja.

// 2 Messages.

Ian : La, lu dah siap?
Ian : Gw dah di depan kosan elu.

Ola, mengambil tas dan sweaternya. Lalu bergegas turun ke bawah, menemui Ian yang sudah menunggu. Di bawah, mobil picanto berwarna biru sudah menanti. Di dalamnya Ian berusaha membukakan pintu untuk Ola.

Ola : "Ian, gila. Apa kabar lu? Ke sini nggak ngabarin dulu, kek."
Ian : "Haha, kayak yang lu liat lah, baik-baik aja gw. Sengaja aja, biar surprise."
Ola : "Sok-sokan surprise. Ya untung bisa ketemu."


Ian mulai melajukan mobilnya.

Ola : "Lu gegayaan banget sih pake rental mobil segala."
Ian : "Iya, besok kan weekend. Pengen ngajakin lu jalan-jalan sih."
Ola : "Boleh dah, gw juga lagi sumpek, butuh piknik juga."
Ian : "Ya udah. By the way ini kita jadi ke Malioboro?"
Ola : "Iya lah, pengen jajan gw, laper."
Ian : "Siap, Tuan Putri."


Ola membuka kunci layar handphonenya. Dibukanya aplikasi kamera, dipotretnya Ian yang sedang menyupir.

Ian : "Apaan coba tiba-tiba motoin gw?"
Ola : "Haha, iseng aja. Cakep lu kalo lagi konsen."


Ian merasa beruntung mobil dalam keadaan gelap. Setidaknya Ola tidak bisa melihat wajahnya yang mulai bersemu.
0 0
0
Broken Hearted Woman
05-04-2018 18:26
Broken Hearted Woman

Malioboro di malam hari selalu ramai pengunjung. Tua muda berkumpul jadi satu di tempat ini. Aneka jajanan dan makanan pun dijual di daerah sini.

Ola dan Ian turun dari mobil, berjalan menyusuri sepanjang Jalan Malioboro. Sesekali mereka bertanya kabar tentang keluarga mereka atau berbagi candaan receh yang hanya dimengerti mereka berdua.

Ian : "Mau makan apa, La."
Ola : "Gw lama ga makan sate. Pengen makan sate."
Ian : "Boleh deh. Yuk."


Mereka berjalan mencari penjual sate yang tidak terlalu ramai pengunjung.

Ola : "Pak, sate ayam kalih nggih." ("Pak, sate ayam dua ya.")
Penjual Sate : "Nggih, Mbak. Ndamel lontong mboten?" ("Iya, Mbak. Pakai lontong nggak?")
Ola : "Nggih, Pak. Pedes sedanten nggih, Pak. Maturnuwun." ("Iya, Pak. Minta pedas semua ya, Pak. Terimakasih.")


Ian sudah menemukan tempat yang nyaman untuk duduk mereka berdua. Ola menghampiri Ian dengan membawa dua gelas es teh dari penjual lain dan satu dari tangan kanannya diberikan pada Ian.

Ian : "Makasih ya, La." (Sambil menerima es teh dari Ola.)
Ola : "Iya, Yan." (Duduk di sebelah Ian.) "Oh ya, lu jadi nikah bulan depan?"
Ian : "Emmm, gw malah kepikir buat ga jadi, La. Sebenernya gw malah udah ngomong ke keluarga Tiara buat batal."
Ola : "Lah, kok tiba-tiba gitu? Emang lu ada masalah sama dia?"
Ian : "Ya, makin deket sama pernikahan, gw ngerasa Tiara ini makin ga baik deh buat gw. Gw pikir daripada nanti udah terlanjur nikah, malah berantakan. Gw nggak mau aja sih."
Ola : "Ya, gw nggak mau kepo juga sih masalah lu sama dia. Kalo menurut lu, itu yang terbaik sih, gw cuman bisa ngedukung, Yan."
Ian : "Hmm." (Sambil menyeruput es tehnya.)
Ola : "Jadi keluarga Tiara akhirnya gimana? Mereka nggak apa-apa?"
Ian : "Keluarga Tiara sih bisa terima, La. Justru orang tua gw yang saklek parah, marah besar ke gw. Ya, secara segalanya udah disiapin dan kurang dari 2 bulan, gw tiba-tiba mutusin buat ngebatalin. Makanya gw ke sini juga pelarian sih. Gw besok Senin ada interview kerja di sini."
Ola : "Lah, lu mau kerja di sini?"


Akhirnya, sate mereka siap. Mereka menyantap makanan mereka. Hening di antara mereka. Hanya terdengar sekali-kali suara penyanyi jalanan mondar-mandir menghampiri mereka berdua dan hiruk pikuk orang-orang di sekitar mereka. Hingga santapan mereka pun tuntas. Bersih.

Usai sudah urusan perut, Ola dan Ian mencari tempat duduk yang bisa mereka duduki berdua.

Ian : "Apa kabar lu sama Sean? Kapan nikah?"

Ola terdiam sebentar. Mencoba kuat menjawab pertanyaan Ian. Ditariknya nafas panjang lalu dihembuskannya keras.

Ola : "Kami udah putus tadi pagi."

0 0
0
Broken Hearted Woman
05-04-2018 18:27
Gaya penulisanya enak gan!!! emoticon-thumbsupemoticon-thumbsup
Spasinya juga pas!!
Enak dibaca gan!!!!! emoticon-thumbsupemoticon-thumbsupemoticon-thumbsupemoticon-thumbsupemoticon-thumbsupemoticon-thumbsupemoticon-thumbsup
0 0
0
Broken Hearted Woman
05-04-2018 18:40
Quote:Original Posted By slametfirmansy4
Gaya penulisanya enak gan!!! emoticon-thumbsupemoticon-thumbsup
Spasinya juga pas!!
Enak dibaca gan!!!!! emoticon-thumbsupemoticon-thumbsupemoticon-thumbsupemoticon-thumbsupemoticon-thumbsupemoticon-thumbsupemoticon-thumbsup


Makasih gan, udah sudi mampir & komen.
Semoga alur ceritanya bisa bikin nagih ya, Gan. Hehe.
emoticon-Big Kiss
0 0
0
Broken Hearted Woman
06-04-2018 00:12
numpang pejwan dlu sis emoticon-Keep Posting Gan emoticon-Cool
0 0
0
Broken Hearted Woman
06-04-2018 00:41
Tempat nongkrong baru... emoticon-Big Grin
Ngupi dulu ngupi....

0 0
0
Broken Hearted Woman
06-04-2018 00:45
ijin ngadem disini ya gan emoticon-Big Grin
0 0
0
Broken Hearted Woman
06-04-2018 06:59
Quote:Original Posted By sanglamerkaskus
numpang pejwan dlu sis emoticon-Keep Posting Gan emoticon-Cool

siap gan emoticon-Big Grin

Quote:Original Posted By pm01
Tempat nongkrong baru... emoticon-Big Grin
Ngupi dulu ngupi....


siap, jangan lupa kuehnya sekalian emoticon-Big Grin

Quote:Original Posted By ghuz46
ijin ngadem disini ya gan emoticon-Big Grin

silakan gan emoticon-Big Grin

makasih semua sudah mampir emoticon-Salam Kenal
0 0
0
Broken Hearted Woman
06-04-2018 07:02
Broken Hearted Woman

\\ Ian's POV

Putus? Ola sama Sean putus? Apa gw nggak salah denger?

Sebenernya gw penasaran kenapa mereka putus. Tapi ngeliat wajah Ola, gw nggak yakin buat nanyain lebih jauh. Gw kasian ngeliat Ola yang selalu berusaha keliatan kuat di depan siapapun. Bahkan di depan gw, temen dia sejak kecil. Yang udah paham banget gimana rapuhnya dia sebenernya.

Gw bingung harus seneng atau sedih. Gw merasa akhirnya punya kesempatan buat ngungkapin perasaan gw ke Ola. Perasaan yang sebenernya udah lama banget gw simpen sendiri. Karena gw selama ini ngerasa Ola ya emang cuma nganggep gw sebatas temen dia sejak kecil, nggak lebih dari itu. Tapi ngeliat dia patah hati lagi buat kesekian kalinya ini, gw ngerasa sedih juga. Apalagi gw tau, Ola udah sejak lama juga suka sama Sean, nunggu Sean, sampe akhirnya Sean ngungkapin cintanya ke Ola.

Gw masih inget banget betapa senengnya suara Ola di telepon waktu dia ngabarin perihal pernyataan cinta Sean ke dia. Gw seneng, dia percaya ke gw sebagai orang pertama yang tau tentang hal itu, dan gw ikut seneng karena dia seneng. Sesimpel itu gw suka sama dia. Dan ngeliat dia patah hati kayak sekarang, gw juga ikut ngerasain patah hati, mungkin lebih patah hati dari yang dia rasain.

Klise banget, saat lu berfikir kalo cinta nggak harus memiliki. Tapi seperti itulah gambaran perasaan gw ke Ola selama ini. Gw sebenernya juga nggak yakin, suka seperti apa yang gw rasain ke Ola. Apakah bener-bener as a lover atau murni karena pertemanan kita yang udah lama banget? Tapi gw sedari dulu pengen bisa ngelindungin Ola, pengen selalu di samping dia, di saat dia lagi senang, atau lagi sedih. Bahagia pas ngeliat dia ketawa dan terluka waktu ngeliat dia nangis. Gw nggak pernah pengen memiliki Ola lebih dari sekedar temen, karena bagi gw udah cukup dia selalu ada buat gw, begitupun sebaliknya. Terkadang malah gw mikir, andai gw maksain diri gw buat memiliki Ola, bakal banyak kemungkinan yang bikin gw kehilangan dia.

Gw sekarang merasa ada kesempatan. Ya, di umur gw yang gw rasa gw udah pantes buat punya pendamping hidup, gw rasa gw harus berani ngungkapin perasaan ke Ola, temen gw sedari kecil. Sejujurnya, gw pengen Ola jadi yang terakhir di hidup gw, buat jadi pendamping gw, sampe abis umur gw. Tapi gw paham, sekarang bukan waktu yang tepat. Mungkin biar sekarang gw ngejaga dia sebagai temen gw, sebelum akhirnya gw mutusin buat ngungkapin perasaan gw, sesegera mungkin.
Diubah oleh who..am..i
0 0
0
Broken Hearted Woman
06-04-2018 07:07
Judulnya ngena banget. gaya penulisannaya mudah di mengerti jadi ngak kerasa udah baca semua

emoticon-tempted
Diubah oleh rasyidenaboy
0 1
-1
Broken Hearted Woman
06-04-2018 07:07
Broken Hearted Woman

Ian : "Oh, maaf, La."
Ola : "Nggak apa-apa, Yan. Maaf juga gw nggak ada cerita sama lu. Jujur gw seharian ini kalut banget."
Ian : "Kalo lu bilang daritadi, gw bakal kasih waktu buat lu."
Ola : "Kalo gw sendirian terus, yang ada gw bakal sedih-sedih mulu, Yan. Gw malah seneng kok, tanpa gw minta, lu ternyata malah ada di samping gw."


Ola tersenyum, sekalipun matanya memancarkan isyarat patah hati. Ian hanya bisa balas tersenyum, lalu menepukkan tangannya dua kali di punggung tangan Ola.

Ian : "Lu sabar ya. Lu pasti bisa dapet laki-laki yang lebih baik daripada Sean."
Ola : "Iya. Lu juga."


Hening sementara di antara mereka. Mata mereka sibuk mengamati orang-orang yang berlalulalang di depan mereka, sambil sesekali ikut menyenandungkan lagu yang dibawakan para penyanyi jalanan.

5 menit...
10 menit...
15 menit...

Mereka terlalu sibuk dengan pikirannya masing-masing, hingga lupa kalau mereka sedang bersama.

Sadar dari lamunannya, Ola memulai lagi pembicaraan.

Ola : "Besok rencananya ke mana, Yan?"

Ian hening. Masih sibuk dengan pikirannya sendiri. Ola menepuk pundak Ian. Ian akhirnya sadar.

Ian : "Iya, La?"
Ola : "Lu mikirin apa sih?"
Ian : "Hehe, nggak penting kok."
Ola : "Besok kita ke mana?"
Ian : "Ke mana aja deh, La. Lu pengennya ke mana?"
Ola : "Hmm. Gw kangen main ke pantai sih. Ke pantai aja apa?"
Ian : "Mau ke pantai doang?"
Ola : "Besok ke pantai aja dulu, gimana? Nanti kalo masih ada waktu, kita main ke tempat lain."
Ian : "Siap, Nona. Gw ngikut lu aja deh, yang udah paham sekitaran sini."

Ian menengok jam tangannya. 21.23.

Ian : "Kosan lu nggak ada jam malam?"
Ola : "Enggak sih. Gw ada kunci gerbang kok."
Ian : "Lu belum pengen pulang?"
Ola : "Jujur hari ini gw berasa capek sih. Tapi kalo lu masih pengen jalan, gw temenin."
Ian : "Ya udah, pulang aja yuk. Kan besok masih bisa ketemu lagi."
Ola : "Baiklah. Yuk!"


Mereka berdua berjalan ke parkiran mobil. Meninggalkan hiruk pikuk Jalan Malioboro malam itu.

:::::::

Ola : "Ian, makasih ya, udah ajak gw jalan-jalan." (Sambil membuka pintu mobil.)
Ian : "Okay, La. Sama-sama udah nemenin gw."
Ola : "Siap. Ntar kabarin ya kalo lu udah sampe penginepan."
Ian : "Sip. Gw balik dulu ya."


Ola bergegas ke depan gerbang kosnya yang belum terkunci. Masih terdengar suara riuh di atas, di kamar lain. Maklum, malam Sabtu.

Perlahan Ian melajukan mobilnya, kembali ke penginapan.
0 0
0
Broken Hearted Woman
06-04-2018 07:22
Quote:Original Posted By rasyidenaboy
Judulnya ngena banget. gaya penulisannay mudah di mengerti jadi ngak kerasa udah baca semua

emoticon-tempted


thanks sudah mampir gan emoticon-Maaf Aganwati
0 0
0
Broken Hearted Woman
06-04-2018 07:43
ijin ngekost dimari ya ts emoticon-Embarrassment
0 0
0
Broken Hearted Woman
06-04-2018 07:54
cucok nih ceritanya emoticon-Embarrassment
0 0
0
Broken Hearted Woman
06-04-2018 08:07
Okarin numpang nenda ya sis emoticon-Peace
0 0
0
Broken Hearted Woman
06-04-2018 21:08
Quote:Original Posted By bocahdepresi
ijin ngekost dimari ya ts emoticon-Embarrassment


Quote:Original Posted By non.artemisia
cucok nih ceritanya emoticon-Embarrassment


Quote:Original Posted By okarin89
Okarin numpang nenda ya sis emoticon-Peace


Makasih sis semua udah mampir & nenda emoticon-Big Kiss
0 0
0
Halaman 1 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
kematian-cahaya-harapan
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Stories from the Heart
Stories from the Heart
Stories from the Heart
firasat-kematian
Stories from the Heart
lika-liku-kehidupan-nina
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia