alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
4.44 stars - based on 16 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5a83d8fd2e04c8eb728b4567/mengapa-investor-tak-melirik-aceh
Lapor Hansip
14-02-2018 13:36
Mengapa Investor tak Melirik Aceh?
TENGGELAM pada cerita kemajuan di masa lalu, namun tak memiliki strategi jitu untuk menjadikan Aceh sebagai kawasan tujuan investasi, adalah sebuah candu, yang justru akan membuat kita tidak akan pernah beranjak dari titik pijak saat ini. Aceh yang gilang-gemilang, baru akan tercapai bila pembenahan dilakukan secara serius, bukan sekadar pencitraan.

Saya terkejut ketika mengetahui bahwa Aceh berada di peringkat terbawah dari 34 provinsi di Indonesia, yang menjadi daerah tujuan investasi pada 2017. Apa yang membuat para investor tak kunjung melirik Aceh? Padahal negeri ini memiliki kekayaan yang sudah dikenal sampai ke ujung dunia. Konflik yang melanda kawasan ini juga merupakan bagian tidak terpisahkan, karena pengerukan kekayaan Aceh secara tidak adil oleh pemerintah pusat.

Sejatinya saya tidak boleh terkejut dengan data tersebut. Bukankah selama 13 tahun perdamaian, kita dapat meraba bahwa Aceh belum dibangun secara serius. Banyak proyek-proyek yang awalnya direncanakan sebagai modal untuk memulai pembangunan ekonomi di Aceh, namun pada akhirnya tidak satu pun yang tuntas dan mampu bergerak. Berbagai pabrik yang dibangun, mulai pabrik minyak jarak sampai pabrik keramik, tapi tak ada satu pun yang beroperasi.

Sempat berharap
Banyak pihak yang sempat berharap bahwa pasca-berakhirnya masa tugas Badan Rehabilitasi dan Rekontruksi (BRR) NAD-Nias, Aceh bisa memanfaatkan momentum untuk bangkit. Sebagai satu kawasan yang sudah diketahui oleh seluruh dunia, daerah ini memiliki segalanya untuk segera memandirikan diri. Apalagi bila memanfaatkan buble economy yang ditinggalkan oleh lembaga setara kementerian itu. Namun lagi-lagi, Pemerintah Aceh seperti tidak terkoneksi dengan program BRR. Semua kemewahan yang ditinggalkan BRR menjadi tidak bermakna. Aceh tetap berjalan sendiri, seperti yang sudah-sudah.

Iklim politik yang masih terkesan “bar-bar” dan acuh tak acuh, hanya fokus pada pemilu, serta berkembangnya rent seeking economy membuat Aceh benar-benar tidak menarik bagi calon investor. Hingga 2014 lalu, dari 170 kesepakatan investasi yang masuk ke Aceh, hanya tiga atau empat yang berhasil direalisasikan. Selebihnya, nihil. Di sisi lain, serapan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) juga selow dari tahun ke tahun.

Hal itu menunjukkan bahwa kapasitas Pemerintah Aceh dalam membangun daerahnya patut dipertanyakan. Ini, tentunya, juga menjadi catatan bagi investor luar. Fakta lainnya, tidak kunjungnya Aceh menjadi tujuan investasi karena infrastruktur yang kurang memadai, korupsi yang tinggi, serta ketidakpastian hukum.

Kala kita berbicara sejarah kehebatan Aceh masa lalu, yang selalu menjadi perbincangan hangat adalah perihal hebatnya Aceh di mata dunia. Cerita tentang ramainya bandar di Aceh dikunjungi oleh pedagang dari berbagai belahan dunia, dijadikan pelabuhan Aceh sebagai tempat menjual hasil bumi, serta banyaknya produk Aceh yang dibutuhkan dunia.

Tapi kita lupa satu hal, bagaimana ekonomi Aceh dibangun oleh nenek moyang kita? Apakah semua kehebatan masa lalu itu datang sekonyong-konyong hanya karena Aceh ini memiliki karomah yang semata dianugerahkan Tuhan? Ataukah semua itu datang berkat kerja keras dan kerja cerdas pemerintah Aceh di era lampau?

Aceh masa lalu --ketika sedang jaya-jayanya-- tidak dibangun dalam semalam, tidak sim salabim avra cadavra. Tetapi diawali dengan perencanaan yang sangat bagus. Sebelum membuka diri kepada dunia luar, Aceh telah menyiapkan sumber daya termasuk infrastruktur yang sangat memadai. Kualitas menjadi perhatian penguasa Aceh kala itu. Sehingga produk pertanian yang dibutuhkan dunia, ada di Aceh dengan kualitas yang super. Itu sebabnya pedagang luar berbondong-bondong datang ke Aceh.

Apa yang harus dilakukan?
Lalu, apa yang harus dilakukan oleh Pemerintah Aceh sekarang? Pertama, menyiapkan SDM yang mumpuni dan dibutuhkan oleh dunia kerja. Rakyat Aceh harus disiapkan sebagai tenaga terampil dan terlatih, sehingga sesuai dengan kebutuhan pasar dan memiliki kemampuan bukan sekedar sebagai pekerja, tapi juga memiliki sertifikasi untuk mengolah sumber daya alam Aceh dari sekedar bahan baku, menjadi baarang yang dibutuhkan oleh pasar internasional.

Kedua, memutus mata rantai rent seeking economy. Pola rent seeker yang telah mendarah daging di Aceh, membuat minat penanam modal menjadi lemah. Bagi mereka, pola rent seeker economy merupakan gangguan serius bagi upaya pengembangan konsep ekonomi bagi pemilik modal.

Ketiga, memutus mata rantai korupsi. Satu penghambat majunya ekonomi Aceh adalah adanya “kerajaan korupsi” dari atas hingga bawah. Semua pihak yang memiliki kewenangan memberikan “izin” selama ini kerap menjadikan para bisnisman sebagai sapi perah yang bisa dijadikan “lumbung” pemasukan ilegal.

Keempat, menyiapkan kawasan investasi yang strategis. Menyiapkan kawasan, semacam zonasi ekonomi menjadi penting, karena akan mempermudah tumbuhnya investasi. Dalam pembentukan zonasi ini, pemerintah harus benar-benar menyiapkan kawasan yang tidak berbenturan dengan kepentingan pelestarian lingkungan dan kepentingan rakyat kecil (tidak menghilangkan kedaulatan rakyat atas lahan).

http://aceh.tribunnews.com/2018/02/05/mengapa-investor-tak-melirik-aceh?page=2


kenapa?

KENAPA?

0
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 7 dari 9
15-02-2018 09:38
Quote:Original Posted By xaruduy

lah gue kerja nyari duit nafkahin itu masuknya jihad, belajar lagi sana definisi jihad..!!
Kalo trump ga narik bacotnya klaim jerusalem ibu kota zionis anjing pasti ummat islam marah, murka, bahkan siap berjihad di medan tempur sana..karna desakan negara2 lain dan pbb akhirnya jiper tuh si trump sob.


Nyari sempak sista kaskus masuk jihad juga bukan duy emoticon-Leh Uga
0
15-02-2018 09:41
Quote:Original Posted By BMAGLY
jujur kadanf gw bingung sama aceh

propinsi serambi Mekah

vassal ottoman

tapi pahlawan wanita aceh semacam Cut Nyak Dien ,

di fotonya malah gak pakai Hijab



edit :

menurut gw , aceh kudu KONSISTEN

jika mengklaim diri sbg serambi Mekah , harusnya aceh fokus pada investasi wisata Syariah

kalo bikin event marathon internasional , ya malah repot sendiri

mana mau peserta non Muslim pakai baju Syarii

ya konsisten aja lah



Yoi, juga serambi mekkah tapi produsen ganja terbesar Indonesia
0
15-02-2018 09:42
Sapa yg mau investasi ke propensi model aceh ? Mau u bawa uang ber milyar2 buat tanam saham kepropensi gak jelas... pengusaha nekat nama nya sedang diluar negeri banyak negara yg siap nampubg dengan stahilitas terjamin..jaminan hukum yg jelas.. dan gk dikit2 bawa sentimen agama .suku. dan warna kulit.. hello. 2018 coyy otak orang yg masi ngetem dizaman perang mamat akan ke gilas kemajuan zaman cepat tau lambat
1
15-02-2018 09:51
Rempong gan. emoticon-Traveller
0
15-02-2018 09:51
Quote:Original Posted By roberthw
Gimana investor tertarik ke sana, lha wong isinya dilarang ini-itu mulu.

Taun baru Masehi dilarang, pohon cemara ditebangin, Valentine digerebek, sampe ngerayain ultah sendiri aja uda mulai dilarang juga kabarnya.

Gak usah jauh2 deh, Raja Saudi ke Indonesia aja gak sedikitpun mampir ke Aceh, malah extend liburan di Bali.

emoticon-2 Jempol emoticon-Leh Uga


Logika nya orang liburan mau happy nyeningin diri .. bukan dibatasin dengan hukum yg nyeleneh gak jelas dr laki2 pake celana pendek aja kena hukum kanun... propensi ter cacat seindonesia..tu propensi kl dilepas kemarin dr indonesia mubgkin nasib nya lebih nyunsep dri pada timur leste... tau mau jd colombia jualan ganja narkoba jadi penghasilan utama emoticon-Ngakak
0
15-02-2018 09:52
Pemdanya yg diisi mantan gam sangat korup
Orang2nya malas
Ump yg tinggi
Sdm rendah
Produktivitas rendah
Operational cost sangat tinggi
Beneran kombinasi menjadi shithole kalo kata trump
0
15-02-2018 09:54
Quote:Original Posted By xaruduy
sekolah buat menuntut ilmu, yang dipakai buat jihad menafkahi keluarga, anak istri sob..
Beda sama bersekutu dengan kafir/aseng asing


Lah elo ngapain disini tong, ini semua buatan kafir.. kalo ga kaskus ato main internet emangnya lo mati???

berhentilah menikmati karya kafir bahkan mungkin menjadikannya darah daging seolah2 lo ga bisa hidup tanpa karya kafir..

tdk cukupkah nikmat yg diberikan tuhan sama ente tong???
0
15-02-2018 09:56
Mau komen tp takut salah ah
0
15-02-2018 09:59
jelas donk daerah rawan konflik lo bgn bagus2 tb2 minta merdeka lagi.gigit jari mending dibego begoin trs dgn mendukung aturan dlm negrinya yg menutup diri dari asing dan aseng. emoticon-Malu
0
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 03
15-02-2018 10:11
Quote:Original Posted By snackbar


terbukti juga di real life uclimin udh rada segan bahas agama gan emoticon-Recommended Seller:


gak taulah ya gan kalau di real life. kalau di lingkungan ane alhamdulillah fine2 aja. mitra usaha ane juga macam2. ada batak, jawa dan cina. kami gak pernah bahas soal keyakinan. kadang pas ane puasa malah nitip beliin makan buat buka puasa. no problem at all.
emoticon-Salaman
0
15-02-2018 10:14
invest ganja aja bray tw gk jilb0b
0
15-02-2018 10:19
Orang aceh bela-belain naik mobil/bus selama 12 jam ke medan cuma buat cari hiburan kayak bioskop.

Paham sendiri lah kenapa gk mau investasi disana. Kalo mau investasi sektornya terbatas banget, paling sawit wkwkwkkw.
0
15-02-2018 10:25
Ditolongin nangkep buaya aja biar selamet, pemdanya malah dimintain duit karna nangkep itu buaya. Gimana propinsi cem bgitu mau lu majuin emoticon-Big Grin
0
15-02-2018 10:28
Quote:Original Posted By gundullla


Logika nya orang liburan mau happy nyeningin diri .. bukan dibatasin dengan hukum yg nyeleneh gak jelas dr laki2 pake celana pendek aja kena hukum kanun... propensi ter cacat seindonesia..tu propensi kl dilepas kemarin dr indonesia mubgkin nasib nya lebih nyunsep dri pada timur leste... tau mau jd colombia jualan ganja narkoba jadi penghasilan utama emoticon-Ngakak


Ane lebih condong ini propinsi lepas aja. Klo diliat Dari sistem pemerentahan kan doi syariat Islam ya, beda sama propinsi2 laen di indo. Kita Latin aja gimana ntar jadinya
0
15-02-2018 10:33
Harga diri orang sana gede2 gan, mana mau jadi buruh
0
15-02-2018 10:37
Quote:Original Posted By r.quint


Lah elo ngapain disini tong, ini semua buatan kafir.. kalo ga kaskus ato main internet emangnya lo mati???

berhentilah menikmati karya kafir bahkan mungkin menjadikannya darah daging seolah2 lo ga bisa hidup tanpa karya kafir..

tdk cukupkah nikmat yg diberikan tuhan sama ente tong???


Kagak perlu ngomongin produk kafir bray ama ni malih, skrisut malih maen ke forum lendir aja dah cukup bust bikin doi balik tiarap...
0
15-02-2018 10:41
Buat apaa?
Pariwisata?
Lokasi n pemandangan sih oke.
Tp org2nya ga bgt.
0
15-02-2018 10:52
Quote:Original Posted By gunliejack
Mau nya masyarakat aceh begitu... Kembali ke abad 14.


abad dimana orang2 Eropa masih tidur dg ternaknya, dan kota Bagdhad sdh terang benderang d mlm hari...

0
15-02-2018 10:54
internal mereka pun saling bercokol untuk memperebutkan pengaruh di masyarakat dan kekuasaan. gimana orang luar tertarik untuk investasi karena pasti khawatir investasinya nanti terganggu dengan situasi yang berkembang di sana.

emoticon-Toast
0
Halaman 7 dari 9
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.