News
Batal
KATEGORI
link has been copied
27
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a811f5a9e740410658b4567/msteri-ijazah-di-dalam-tas-penyerang-gereja-lidwina
Penyerangan terhadap rumah ibadah kembali terjadi di Indonesia. Setelah sejumlah serangan menimpa masjid-masjid dan ulama-ulama yang ada di dalamnya, serangan kini menimpa gereja yang ada di Kabupaten Sleman, DIY, daerah yang terkenal dengan keramahanya. Wajah penuh gelisah, pandangan mata yang kosong, menjadi pemandangan utama dari orang-orang yang berkumpul di sekitaran Gereja Santa Lidwina tamp
Lapor Hansip
12-02-2018 12:00

Msteri Ijazah di dalam Tas Penyerang Gereja Lidwina

Msteri Ijazah di dalam Tas Penyerang Gereja Lidwina

Penyerangan terhadap rumah ibadah kembali terjadi di Indonesia. Setelah sejumlah serangan menimpa masjid-masjid dan ulama-ulama yang ada di dalamnya, serangan kini menimpa gereja yang ada di Kabupaten Sleman, DIY, daerah yang terkenal dengan keramahanya.

Wajah penuh gelisah, pandangan mata yang kosong, menjadi pemandangan utama dari orang-orang yang berkumpul di sekitaran Gereja Santa Lidwina tampak selepas kejadian, kemarin pagi. Garis kuning Polisi seakan menjadi pemberi kabar pertama, ada peristiwa yang baru saja terjadi.

Misa pagi di Gereja Santa Lidwina yang biasanya berjalan khidmat hari itu berubah menjadi petaka. Diikuti hampir dua ratus jemaat, kegiatan rutin yang diselenggarakan umat Katolik itu mendapat serangan dari seseorang asing.

Panas matahari yang menyengat tampak tidak melunturkan rasa penasaran masyarakat sekitar, yang setia menanti di tembok-tembok sekitaran gereja. Bekas-bekas darah masih dapat pula terlihat di ubin-ubin merah yang ada di depan kapel.

Sejumlah jemaat perempuan di pelataran gereja tampak mengelus dada, berusaha menenangkan masing-masing mereka yang terlihat syok atas kejadian yang baru saja terjadi. Beberapa lainnya sibuk menelepon, memberikan kabar kepada kerabat-kerabat.

Ketua Gereja Santa Lidwina, Sukatno, tampak berusaha tenang menanggapi pertanyaan awak media. Ia pun menjelaskan serangan yang baru saja terjadi, mengakibatkan tiga jemaat terluka, termasuk Romo Edmund Prier.

Satu orang jemaat yang ada di pelataran gereja, Budiyono, menjadi korban pertama pelaku yang masuk melalui pintu gerbang depan. Korban menderita luka sabetan cukup parah di punggung dan belakang leher.

Setelah masuk, satu jemaat lainnya yang sedang berdiri, Martinus, menjadi korban kedua usai mendapat sabetan parang di bagian punggung. Kejadian itu sontak membuat jemaat berteriak dan berusaha menyelamatkan diri menjauhi pelaku yang masuk ke lokasi misa.

Pelaku melanjutkan aksinya dengan mendatangi altar, tempat Romo Prier tengah bersiap melaksanakan ritual-ritual misa. Romo Prier pun mendapat sabetan parang dan mengalami luka di bagian punggung.

Berdiri di depan altar, pelaku mengayunkan parangnya kepada setiap orang yang berusaha mendekat. Petugas Polsek Gamping, Aiptu Munir, sempat mendapat sabetan ketika mencoba mengamankan pelaku.

Berselang kemudian, dua tembakan yang diarahkan ke lutut kiri dan lutut kanan berhasil melemahkan pergerakan pelaku. Massa yang semula mengitari pelaku dan berusaha membujuk, langsung mengeroyok pelaku sembari mengamankan senjata tajam yang dipegangnya. "Pelaku dibawa ke Rumah Sakit UGM, tapi tidak tahu meninggal atau tidak, belum tahu perkembangannya," kata Sukatno.

Kepolisian kemudian melansir, penyerang bernama Suliyono (22 tahun), warga Krajan, Kandangan, Pesanggrahan Banyuwangi, Jawa Timur. Salah satu keterangan soal identitas itu diperoleh dari ijazah yang dibawa penyerang dalam tasnya punggungnya.

"Ada ijazah di tasnya yang kita amankan," kata Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dhofiri saat meninjau tempat kejadian perkara, Ahad (11/2). Namun, ia belum bisa memastikan status pelaku, termasuk lembaga pendidikan ijazah tersebut.

Menurut Dhofiri, untuk saat ini masih belum bisa dipastikan asal muasal ijazah itu. Walau kabar yang beredar pelaku merupakan mahasiswa, ia menekankan, status pelaku sampai saat ini masih terus didalami. "Status tersangka kalau dari identitas mahasiswa, tapi kondisinya belum stabil jadi kita belum tahu pasti," ujar Dhofiri.

Dhofiri meminta masyarakat untuk sabar menunggu penyelidikan yang dilakukan kepolisian sampai tuntas. Sampai saat ini, belum didapatkan pula informasi yang mengaitkan pelaku ke jaringan-jaringan tertentu. "Kita belum bisa mengait-ngaitkan itu semua, fokus ke sini dulu, latar belakang dan jaringan belum tahu," kata Dhofiri.

Buya Syafii Maarif bisa dibilang sebagai tokoh pertama dari luar Gereja Santa Lidwina yang datang ke lokasi yang tak jauh dari kediamannya di Yogyakarta itu. Amarah tampak jelas menyelimuti wajahnya. "Saya benar-benar kecewa berat, kok di sini itu lho. Motifnya apa, suasana setempat kondusif, selama ini tidak ada persoalan," ujar Buya sebelum berlalu meninggalkan lokasi usai menyalami petinggi-petinggi gereja yang ditemuinya.

Hujan cukup deras terjadi selepas kemarin Ashar. Masyarakat yang sejak pagi berkumpul di sekitaran gereja satu per satu mulai kembali ke rumahnya. Hanya petugas kepolisian yang terlihat masih menjaga tempat kejadian perkara.

Menjelang Mahgrib, satu unit kendaraan penjinak bom tiba di lokasi Gereja Santa Lidwina. Namun, belum bisa dipastikan tujuan kehadiran petugas penjinak bom ke lokasi, selain melakukan penjagaan tambahan terhadap gereja.

http://nasional.republika.co.id/beri...gereja-lidwina

mau ngelamar kerja apa ngelamar kerja? emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)
0
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 2
Msteri Ijazah di dalam Tas Penyerang Gereja Lidwina
12-02-2018 12:07
Siapapun yg design, saya doakan umur panjang tp hidup susah 7 turunan..
Aamiin..
0 0
0
Msteri Ijazah di dalam Tas Penyerang Gereja Lidwina
12-02-2018 12:07
mau ngelamar jadi penghuni surga..karyawan nya bidadari yg siap di tusmek emoticon-Ngakak
0 0
0
Msteri Ijazah di dalam Tas Penyerang Gereja Lidwina
12-02-2018 12:09
Quote:Original Posted By pop.pop.duar
Siapapun yg design, saya doakan umur panjang tp hidup susah 7 turunan..
Aamiin..


kalo memang pelakunya yang itu jangankan 7 turunan, kayanya 2 turunan aja susah. anaknya cuma satu dan model begono.
0 0
0
Msteri Ijazah di dalam Tas Penyerang Gereja Lidwina
12-02-2018 12:14
Quote:Original Posted By pop.pop.duar
Siapapun yg design, saya doakan umur panjang tp hidup susah 7 turunan..
Aamiin..


Sebaik nya jangan,
kemiskinan dan kebodohan justru akan mempermudah penyebaran paham radikal.
0 0
0
Msteri Ijazah di dalam Tas Penyerang Gereja Lidwina
12-02-2018 12:20
kegagalan pemuka agama dan pemerintah dalam mendidik generasi muda, dana untuk departemen agama itu terbanyak tapi hasilnya nihil, radikalisasi tidak menurun bahkan meningkat.
0 0
0
Msteri Ijazah di dalam Tas Penyerang Gereja Lidwina
12-02-2018 12:26
hari libur, waktunya orang istirahat setelah 1 minggu kerja, eh ini malah konser, berisik sih
0 0
0
Msteri Ijazah di dalam Tas Penyerang Gereja Lidwina
12-02-2018 12:30
Quote:Original Posted By V551
kegagalan pemuka agama dan pemerintah dalam mendidik generasi muda, dana untuk departemen agama itu terbanyak tapi hasilnya nihil, radikalisasi tidak menurun bahkan meningkat.


pemuka agama dan kementrian agama gagal dalam mendidik generasi muda.

kenapa orang tua ga disebut gan? emoticon-Ngakak
0 0
0
Msteri Ijazah di dalam Tas Penyerang Gereja Lidwina
12-02-2018 12:30
Quote:Original Posted By pop.pop.duar
Siapapun yg design, saya doakan umur panjang tp hidup susah 7 turunan..
Aamiin..


Itupun klo ad turunan
0 0
0
Msteri Ijazah di dalam Tas Penyerang Gereja Lidwina
12-02-2018 12:31
Quote:Original Posted By l4d13put
hari libur, waktunya orang istirahat setelah 1 minggu kerja, eh ini malah konser, berisik sih


ADa yg konser 5x sehari tiap hr..ganggu. bgt
0 0
0
Msteri Ijazah di dalam Tas Penyerang Gereja Lidwina
12-02-2018 12:31
astagfirullah apakah itu adalah ijasah alumni 212 dari monash university of south wales Australia cabang Gambir bray emoticon-Kagets
0 0
0
Msteri Ijazah di dalam Tas Penyerang Gereja Lidwina
12-02-2018 12:33
Quote:Original Posted By ..L.


pemuka agama dan kementrian agama gagal dalam mendidik generasi muda.

kenapa orang tua ga disebut gan? emoticon-Ngakak


karena anak ini tinggal di asrama sekolah agama, jadi orangtuanya sudah menyerahkan perihal pendidikan moral dan lainnya ke pihak sekolah
0 0
0
Msteri Ijazah di dalam Tas Penyerang Gereja Lidwina
12-02-2018 12:33
giliran agama lain kena serang udah dituduh play victim kongpirasi.
giliran agama sendiri kena belum tahu benar diserang atau tidak, sudah teriak2 salah pemerintah dan agama lain.

0 0
0
Msteri Ijazah di dalam Tas Penyerang Gereja Lidwina
12-02-2018 12:35
Quote:Original Posted By adnnin
kalo memang pelakunya yang itu jangankan 7 turunan, kayanya 2 turunan aja susah. anaknya cuma satu dan model begono.


mau bikin lagi udah gak punya kontoI..

emoticon-Turut Berduka
0 0
0
Msteri Ijazah di dalam Tas Penyerang Gereja Lidwina
12-02-2018 12:37
Biar kagak maintream gan ..... kejadian dulu dulu kan di seting meninggal kan KTP



Biar kaga terlihat sama .....sekarang meninggalkan ijasah





Hanya orang oon yg kagak ngerti setingan beginian
0 0
0
Msteri Ijazah di dalam Tas Penyerang Gereja Lidwina
12-02-2018 12:45
ya ya ya... settingan.. pengalihan isu... di kaskus ini empati manusia nya jeblok cuma sebatas panasbung vs panastak, kafir vs muslim, pro pemerintah vs oposisi...
Otak nya sm picik nya mau nasbung ato nastak.. Semoga aja indonesia ga jd suriah dl baru pd sadar...
0 0
0
Msteri Ijazah di dalam Tas Penyerang Gereja Lidwina
12-02-2018 12:47
Rezim apa ini? Kekerasan semakin meningkat
0 0
0
Msteri Ijazah di dalam Tas Penyerang Gereja Lidwina
12-02-2018 12:47
Quote:Original Posted By Rasuna
giliran agama lain kena serang udah dituduh play victim kongpirasi.
giliran agama sendiri kena belum tahu benar diserang atau tidak, sudah teriak2 salah pemerintah dan agama lain.


astagfirullah, minta kagak disholatin yah bangkek antum emoticon-Mad
0 0
0
Msteri Ijazah di dalam Tas Penyerang Gereja Lidwina
12-02-2018 12:49
Quote:Original Posted By victimofgip.414
Rezim apa ini? Kekerasan semakin meningkat


rezim yg kesurupan spirit 411 ya akhi emoticon-Recommended Seller
0 0
0
Msteri Ijazah di dalam Tas Penyerang Gereja Lidwina
12-02-2018 12:49
Fix,pelakunya ialah korban rezim jokowi..

Susah cari kerja akhirnye dendam ama pemerintah terus dimanfaatkan oleh kelompok berkepentingan untuk buat kekacauan...
Ada belasan juta yg kayak gini,dendam ama pemerintah,rela dibayar untuk buat kekacauan..
Dendam orang buangan,dibuang di negri sendiri,lalu melawan negara..



Mantap!!
emoticon-Cool
0 0
0
Msteri Ijazah di dalam Tas Penyerang Gereja Lidwina
12-02-2018 12:51
Quote:Original Posted By l4d13put
hari libur, waktunya orang istirahat setelah 1 minggu kerja, eh ini malah konser, berisik sih


Ad jg yg konser 5x shari pake pengeras suara ampe 2 komplek kedengeran emoticon-Leh Uga
0 0
0
Halaman 1 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia