News
Batal
KATEGORI
link has been copied
24
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a7a72415c77985e5b8b4571/pro-kontra-sunat-perempuan-dari-kebiri-seksual-hingga-tradisi
Jakarta, IDN Times – Sunat perempuan di Indonesia rupa-rupanya masih berlangsung hingga saat ini, meski pro dan kontra masih mewarnai budaya tersebut. Silang pendapat misalnya, terjadi antara Kementerian Kesehatan, Majelis Ulama Indonesia (MUI), hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM). Bahkan, sejak mengeluarkan hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas), Indonesia menjadi sorotan dunia lantaran
Lapor Hansip
07-02-2018 10:28

Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi

Quote:Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi

Jakarta, IDN Times – Sunat perempuan di Indonesia rupa-rupanya masih berlangsung hingga saat ini, meski pro dan kontra masih mewarnai budaya tersebut. Silang pendapat misalnya, terjadi antara Kementerian Kesehatan, Majelis Ulama Indonesia (MUI), hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Bahkan, sejak mengeluarkan hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas), Indonesia menjadi sorotan dunia lantaran praktik sunat perempuan yang dinilai membahayakan. Lantas apa saja pro kontra seputar sunat perempuan?


1. Sunat perempuan dianggap tak memiliki manfaat
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
Unsplash/Leo Rivas



Komisioner Komnas Perempuan Nina Nurmila mengatakan, tahun 2017 Komnas Perempuan berkolaborasi dengan Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) UGM melakukan penelitian lapangan di daerah tertinggi praktik sunat perempuan berdasarkan data riskesdas 2013, yaitu Riau, Jambi, Bangka Belitung, Jawa Barat, Banten, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Gorontalo, dan Sulawesi Barat.

Data Riskesdas 2013 yang diluncurkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan menunjukkan, ada 20 provinsi yang memiliki persentase sunat perempuan di atas rata-rata nasional.

Tertinggi adalah Gorontalo dengan persentase sunat perempuan mencapai 83,7 persen, disusul Bangka Belitung, Banten, Kalimantan Selatan, dan Riau. Secara nasional, persentase pernah disunat pada anak perempuan usia 0-11 tahun sebesar 51,2 persen. 

Jika dilihat dari karakter wilayah, persentase pernah disunat pada anak perempuan usia 0-11 tahun di perkotaan sebesar 55,8 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan di pedesaan, yakni 46,9 persen.

“Berdasarkan penelitian di wilayah-wilayah tersebut, mayoritas percaya bahwa pemotongan atau pelukaan genitalia perempuan (P2GP) menjadi bagian tradisi yang harus dipelihara turun-temurun. Kepercayaan agama masih menjadi alasan utama, misalnya untuk proses mensucikan hingga mengurangi nafsu seksual perempuan. Padahal, P2GP tak bermanfaat secara medis dan berbahaya. Sebab itu, praktik P2GP harus segera dihapuskan,” kata Nina kepada IDN Times, Selasa (6/2).

“Pada laki-laki dilakukan pemotongan daging yang menutupi lubang kencing, jika tidak dihilangkan akan sulit bagi seorang laki-laki untuk mensucikan diri. Namun, masyarakat menganalogikan, kalau sunat laki-laki penting maka penting juga untuk perempuan. Itu analogi yang salah, karena dari bentuknya saja kelamin laki-laki dan perempuan berbeda,” imbuhnya.



2. Hak perempuan atas reproduksi dan pemenuhan seksual harus dijamin
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
Unplash/Hannah Tasker



Nina lantas menceritakan hasil wawancaranya dengan salah satu dosen sekaligus bidan di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Bidan tersebut hidup di tengah tradisi praktik sunat perempuan yang sangat kuat. Sebelum anak perempuannya ditagih untuk dikhitan, dia lantas membaca banyak literatur mengenai anatomi perempuan.

“Karena dia kan terdidik. Dia mengatakan, pada kelamin perempuan itu tidak ada sedikit pun daging yang menghalangi lubang kencing perempuan seperti halnya laki-laki. Jadi, tanpa disunat pun secara medis tidak mempersulit untuk bersuci. Klitoris itu seperti penisnya laki-laki, di situ banyak saraf untuk menikmati hubungan seksual. Ketika dipotong, itu sama saja mengebiri atau memotong kelamin laki-laki,” kata Nina.

Menurut  Nina, setiap perempuan memiliki hak reproduksi dan pemenuhan seksual. Fakta yang ia saksikan di lapangan, para bidan banyak yang tidak benar-benar melakukan sunat perempuan saat diminta oleh pihak keluarga. Sebab, secara medis tak memiliki manfaat apa pun.

“Bidan yang sudah paham ya hanya membuang sedikit lendir saja, tak ada yang dilukai. Suatu hari ada pasien di Jambi yang mengeluh tak merasakan apa-apa ketika berhubungan seksual, suaminya juga mengeluh lantaran si istri susah diajak berhubungan seksual. Begitu diperiksa, ternyata klitorisnya sudah dipangkas habis (saat ia masih kecil). Inilah akibat dari ketidaktahuan dan sekadar menduga-duga,” ujarnya.


3. Berbagai macam mitos sunat perempuan yang salah kaprah
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
Unplash/Larm Rmah



Nina mengatakan, ada banyak mitos seputar sunat perempuan. Di Kalimantan Selatan, misalnya,  sunat perempuan dipercaya dapat mempermudah proses melahirkan, perempuan jadi mudah dididik, supaya akhlaknya bagus, kelihatan lebih cantik, sampai supaya bisa lebih menikmati hubungan seksual.

“Praktik sunat juga berbeda-beda dari satu wilayah ke wilayah lain, dari praktik cara memotong, ada yang dipotong habis, separuh dipotong, ada yang dikasih kunyit sebagai simbolis, ada yang syaratnya harus dilukai sampai berdarah, sampai dikerik pakai ujung pisau,” kata Nina.

Akibat mitos-mitos tersebut, lanjut Nina, di Banten pernah ada kejadian sunat anak perempuan yang berujung pada kematian. Usai dipotong habis (klitorisnya) oleh dukun, si anak mengalami pendarahan, lantas dilarikan ke Puskesmas terdekat. Pembuluh darahnya bermasalah, lantas dirujuk ke rumah sakit. Namun, nyawa anak tersebut sudah tak tertolong.


4.  Sunat perempuan adalah bentuk penghinaan
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
Unplash/Caroline Hernandez



“Walaupun dilakukan secara simbolis, itu dapat menimbulkan rasa tak nyaman pada si anak perempuan. Dari sisi ideologis, praktik sunat perempuan itu penghinaan pada perempuan. Kalau dikatakan seks perempuan harus dikontrol, itu sama saja menghina dan merendahkan martabat perempuan,” kata Nina.


5.  Kemenkes harus bersikap tegas
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
Unplash/Michael Mims



Nina tak menampik, alasan budaya memang tak bisa ditolak. Namun, Kementerian Kesehatan yang secara struktural berada dalam satu garis komando seyogianya harus tegas menghentikan praktik pemotongan alat genital perempuan.

“Kebijakan-kebijakannya perlu tegas, berikan informasi pada seluruh tenaga kesehatan bahwa memotong alat genital perempuan itu berbahaya. Kemenkes kan sebagai lembaga yang otoritatif mestinya bisa (mengeluarkan kebijakan tegas),” ujarnya.

Nina menambahkan, pihaknya perlu melakukan pendekatan pada MUI yang dominan beranggotakan laki-laki dan belum tentu tahu anatomi alat kelamin perempuan. MUI diharapkan dapat melihat fakta di lapangan.

“Di Mesir, ada kasus kematian akibat disunat sekitar tahun [URL="tel:20032005"]2003-2005[/URL]. Pemerintah lantas melarang tegas. Sebab itu, penghapusan praktik pemotongan alat genital perempuan harus multisektor, ada gerakan kultural dan pendekatan kepada para pemuka agama karena mereka didengar juga oleh umatnya. Sampaikan bahwa sunat laki-laki wajib dan sunat perempuan sebaiknya ditinggalkan karena tak ada manfaatnya,” kata Nina. 


6. Pasang surut regulasi Kemenkes
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
Unplash/Senjuti Kundu



Direktur Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat pernah mengeluarkan larangan medikalisasi sunat perempuan bagi petugas kesehatan, namun di penghujung 2008 terjadi protes dan penolakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap larangan tersebut. 

Kemenkes lantas  mengeluarkan Permenkes No. 1636/MENKES/XI/2010 tentang Sunat Perempuan. Bukan berisi pelarangan pelukaan terhadap genital perempuan, melainkan petunjuk pelaksanaan bagi tenaga kesehatan untuk melakukan sunat perempuan.

Saat ini, Permenkes tersebut sudah dicabut dan dinyatakan tidak lagi berlaku melalui Permenkes Nomor 6 Tahun 2014. Peraturan tersebut memberikan mandat kepada Majelis Pertimbangan Kesehatan dan Syara’ untuk menerbitkan pedoman penyelenggaraan sunat perempuan yang menjamin keselamatan dan kesehatan perempuan yang disunat serta tidak melakukan mutilasi pada genital perempuan.

“Ini kan lebih mengarah pada budaya dan beberapa kepercayaan tertentu. Selama dilakukan dengan higienis, ya, saya kira gak ada masalah. Di Jawa atau di Sumatera juga ada budaya seperti itu. Sebenarnya pengertian sunat perempuan itu sederhana, sebagai simbol saja, hanya penusukan di daerah klitoris itu saja. Dari sisi kesehatan, selama dilakukan dengan baik sesuai standar medis its okay,” kata Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Mohamad Subuh saat ditemui IDN Times.


7. MUI menilai sunat perempuan bersifat sunah
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
Unsplash/Rene Bernal



Anggota Komisi Fatwa MUI Aminudin Yakub menjelaskan, pada prinsipnya MUI sudah menetapkan fatwa tentang sunat perempuan. Hukum itu makrumah menurut hadis nabi, artinya seperti sunah.

“Dan sunat perempuan adalah bagian syiar Islam. Di dalam ketentuan hukum ada batasan dan cara khitan, dibatasi pada ketentuan dan batasan tertentu, bukan khitan firaun atau khitan ekstrem seperti di Afrika. Dalam fatwa dikatakan haram hukumnya melarang khitan perempuan karena bagian dari syariat Islam. Tak boleh ada pihak baik pemerintah atau lembaga yang melarang umat islam untuk melakukan syariat agamanya,” ujar Aminudin.

Aminudin menambahkan, praktik sunat perempuan tak dapat dipukul rata. Dalam agama Islam, sunat perempuan tidak diartikan memotong klitoris karena ada batasa dan cara-cara tertentu sesuai aturan.

“Memotong sebagian atau seluruh klitoris itu salah, dalam Islam tidak seperti itu,” ujarnya.



 



Sumber :
https://news.idntimes.com/indonesia/...mpaign=network
Diubah oleh matthysse76
0
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 2
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
07-02-2018 10:30
klitoris kok di mutilasi?!? mau titid kau dimutilasi?!? emoticon-Marah

absolutely barbaric!!! emoticon-Marah
0 0
0
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
07-02-2018 10:37
Quote:Original Posted By komodo.ipk.2.56
klitoris kok di mutilasi?!? mau titid kau dimutilasi?!? emoticon-Marah

absolutely barbaric!!! emoticon-Marah


MUI menilai sunat perempuan bersifat sunah emoticon-Stick Out Tongue
0 0
0
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
07-02-2018 10:43
di sunat biar ngurangi nafsu cewe
katanya..
tp klo salah nyunat bisa2 malah gag ada nafsu
katanya juga...
0 0
0
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
07-02-2018 10:43
Harus diluruskan paham ulama2 yang ga paham. Termasuk mamah dedeh tuh pernah ane denger perempuan mesti sunat, sedangkan menurut ilmu kedokteran malah bahaya
0 0
0
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
07-02-2018 10:43
Pdhal bini ane paling seneng kalo clit nya di play emoticon-Malu

Kalo dipotong bijimane bisa dpt Big O emoticon-Betty
0 0
0
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
07-02-2018 10:48
udh suratan nasib cewek2 yang ga punya pilihan lain dipaksa sunat karena sunnah/kebudayaan emoticon-norose
0 0
0
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
07-02-2018 10:51
Quote:Original Posted By komodo.ipk.2.56
klitoris kok di mutilasi?!? mau titid kau dimutilasi?!? emoticon-Marah

absolutely barbaric!!! emoticon-Marah


Quote:Original Posted By ridonculous
MUI menilai sunat perempuan bersifat sunah emoticon-Stick Out Tongue


Quote:Original Posted By mbahmomon
di sunat biar ngurangi nafsu cewe
katanya..
tp klo salah nyunat bisa2 malah gag ada nafsu
katanya juga...


Quote:Original Posted By Jalan Cinta
Harus diluruskan paham ulama2 yang ga paham. Termasuk mamah dedeh tuh pernah ane denger perempuan mesti sunat, sedangkan menurut ilmu kedokteran malah bahaya


Sharing doangan.. no offensive..

Ulasan Khas Sunat

Saat Perempuan Juga Disunat, Bagaimana Mekanismenya?


Erninta Afryani Sinulingga - detikHealth


Jakarta - Sunat pada perempuan sejak lama telah menjadi kontroversi. Jika sunat perempuan mengacu pada female genital mutilation (FGM), maka Majelis Umum PBB telah melarang praktik ini. Nah, di Indonesia bagaimana praktik sunat perempuan dilakukan?

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyebut sunat perempuan bersifat makrumah (ibadah yang dianjurkan). Tata cara pelaksanaan khitan perempuan menurut ajaran Islam adalah cukup dengan menghilangkan selaput yang menutupi klitoris. 

Ajaran agama Islam melarang praktik khitan perempuan yang dilakukan secara berlebihan seperti memotong atau melukai klitoris (inisisi dan eksisi) yang mengakibatkan bahaya. "Ada beberapa negara yang berlebihan, tapi yang kita lakukan tidak berlebihan. Karenanya menolak tegas adanya pelarangan khitan perempuan karena melanggar UU," ujar Ketua MUI Dr KH Ma'ruf Amin di awal 2013 lalu.

Sementara itu DR. dr. Nur Rasyid, SpU(K), Ketua Departemen Urologi RSCM, mengatakan selama ini praktik sunat perempuan yang dikenalnya adalah penyayatan penutup klitoris semata. Jangan dibayangkan penyayatan ini akan membuat organ genital anak perempuan jadi berdarah-darah. Sebab hanya dengan menggunakan jarum saja, lapisan penutup klitoris sudah bisa dirobek.

"Itu merupakan puncak atas dari vagina, jadi kulitnya disayat supaya klitorisnya semakin terekspos jadi justru wanita bisa menikmati rangsangan lebih baik. Tidak ada yang dibuang dari sunat wanita itu," terang dr Nur Rasyid dalam perbincangan dengan detikHealth, dan ditulis pada Rabu (26/6/2013).

Sementara itu menurut Priya Subroto, peneliti Perhimpunan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), pada awal 90-an sudah ada larangan melakukan sunat perempuan tetapi, Namun tiba-tiba banyak kasus khitan perempuan, sehingga pada November 2010 Kemenkes mengeluarkan Permenkes No 1636 yang mengatur tentang khitan perempuan. 

"Ini ada karena banyak kasus khitan seperti pemotongan atau perlukaan, tetapi ada kalangan LSM tidak setuju karena justru memandang dengan adanya peraturan tersebut jadi seperti menganjurkan khitan. Padahal sebelumnya sudah melarang kenapa jadi ada anjuran. Tetapi, sebenarnya surat tersebut hanya menyebut kalau mau melakukan khitan sebaiknya seperti cara-cara yang terdapat di dalam surat," tutur Priya.

Sunat perempuan menjadi kontroversi lantaran di Permenkes menyebut jika ada bidan atau dokter mau melakukan praktik ini, maka ada prosedurnya. Menurut PKBI yang terbaik adalah melakukan pembinaan pada dukun-dukunnya. Hal ini karena kejadian sunat yang bermasalah itu dilakukan oleh dukun. 

"Kalau bidan tidak ada. Tetapi dari penelitian PKBI hasilnya 8 persen penyunatan ini dilakukan oleh bidan. Takutnya, karena Permenkes ini khitanan perempuan dijadikan paket atau konsumsi masyarakat," sambung Priya.

Mulanya, terang dia, di klinik bersalin ada paket tindik. Nah, PKBI khawatir nantinya akan ada paket sunat perempuan di klinik bersalin.

"Kalau di Aceh ada tradisi beberapa hari setelah anak lahir harus dikhitan, tetapi tenaga medisnya nggak dilatih dan khitan jadi seperti dianjurkan. Padahal itu tidak ada dalam kurikulum untuk dokter dan bidan," tutur Priya.

Dia berpendapat sunat perempuan tidak diperlukan. Untuk menghormati tradisi sunat pada perempuan tetep dilakukan, namun caranya hanya dengan mengusapkan ke bagian tertentu di vagina. Akan tetapi ada daerah di Indonesia yang masih ditemukan adanya potong atau goresan klitoris. Bahkan ada yang memotong semua klitoris.

"Praktiknya ada yang memotong sampai habis labia minora, prepuce (lapisan penutup klitoris), klitoris. Kalau yang gores ada yang menggores labia, prepuce, dan klitoris juga," papar Priya.

(vit/vit)

https://m.detik.com/health/read/2013...a-mekanismenya



Dan... anak perempuan ane kaga akan disunat.. kalo bini ane dulu pernah disunat ato kaga.. entah.. ane ogah nanya.. emoticon-linux
Diubah oleh khayalan
0 0
0
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
07-02-2018 10:56
Biasanya udah dari bidannya langsung main sunat yak? Keluarga juga iya2 doang
0 0
0
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
07-02-2018 10:58
say no to sunat perempuan, gan........ :ceyem
0 0
0
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
07-02-2018 10:59
Bukan nya jengger ayam nya aja ya? Kok sampe klitoris emoticon-DP
0 0
0
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
07-02-2018 11:02
Nyimak gan
0 0
0
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
07-02-2018 11:12
Quote:Original Posted By khayalan
..
Dan... anak perempuan ane kaga akan disunat.. kalo bini ane dulu pernah disunat ato kaga.. entah.. ane ogah nanya.. emoticon-linux


trus gimana dengan keluarga besar ente?
pasti ada yg maksa² nanti emoticon-EEK!
0 0
0
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
07-02-2018 11:16
Quote:Original Posted By ridonculous
trus gimana dengan keluarga besar ente?
pasti ada yg maksa² nanti emoticon-EEK!


Maksa? Maksa anak gw disunat klitorisnya??
Jig we.. mun wani mah.. emoticon-Big Grin

Btw.. kalo anak gw ditepuk2 (usap) pas bayi sbg syarat sunat mah udah..
Diubah oleh khayalan
0 0
0
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
07-02-2018 11:35
sunat perempuan ga perlu ah, laki-laki aja yang sunat, itupun kalau mau
0 0
0
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
07-02-2018 11:49
Quote:Original Posted By mbahmomon
di sunat biar ngurangi nafsu cewe
katanya..
tp klo salah nyunat bisa2 malah gag ada nafsu
katanya juga...


nah, bener nih mbah. mitosnya emang gitu. tapi efek sampingnya katanya perempuan ga bisa ada nafsu lagi.
0 0
0
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
07-02-2018 11:49
Quote:Original Posted By khayalan


Dan... anak perempuan ane kaga akan disunat.. kalo bini ane dulu pernah disunat ato kaga.. entah.. ane ogah nanya.. emoticon-linux


Klo Bini ente doyan berarti ga sunat emoticon-Leh Uga *peace*

Sharing aja, anak ane 2 cowok, kata dokter anaknya malah klo cowok mesti cepet disunat, soale rentan infeksi saluran kemih (ISK). Ini yg bikin anak cowok susah gemuk, suka anget, pipis ga banyak, pipis merah (anak pertama ane tuh ISK), umur setahun dah kita sunat jadinya

Kebalikan Dari anak cewek, klo punya anak cowok lebih baik cepet disunat cem orang2 sunda
Diubah oleh Jalan Cinta
0 0
0
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
07-02-2018 13:24
biarkan nglewer
0 0
0
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
07-02-2018 13:39
Sunat biar Gak gatel
0 0
0
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
07-02-2018 13:40


Quote:Original Posted By zeledi
sunat perempuan ga perlu ah, laki-laki aja yang sunat, itupun kalau mau


Laki harus gan biar sehat anunya emoticon-Ngakak
0 0
0
Pro-Kontra Sunat Perempuan: Dari Kebiri Seksual Hingga Tradisi
07-02-2018 13:42
Sangat memuliakan perempuan yah

emoticon-Angel
0 0
0
Halaman 1 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia