News
Batal
KATEGORI
link has been copied
106
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a7299401854f7386b8b4572/tito-pastikan-akan-cari-penyebar-video-ceramah-yang-diedit-jadi-2-menit
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Mochammad Iqbal mengatakan, video pidato Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian soal ormas Islam yang viral sudah terpotong-potong. Pidato dalam video tersebut disampaikan di Pondok Pesantren Annawawi, Serang, Banten, 8 Februari 2017. Durasi aslinya selama 26 menit. Sementara video yang beredar hanya berdurasi sekitar 2 menit. “It
Lapor Hansip
01-02-2018 11:36

Tito Pastikan Akan Cari Penyebar Video Ceramah yang Diedit Jadi 2 Menit

Tito Pastikan Akan Cari Penyebar Video Ceramah yang Diedit Jadi 2 Menit


Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Mochammad Iqbal mengatakan, video pidato Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian soal ormas Islam yang viral sudah terpotong-potong.
Pidato dalam video tersebut disampaikan di Pondok Pesantren Annawawi, Serang, Banten, 8 Februari 2017.
Durasi aslinya selama 26 menit. Sementara video yang beredar hanya berdurasi sekitar 2 menit.
“Itu sudah dipotong-potong jadi kalimat tidak utuh. Bagaimana kalimat tidak utuh berarti pesan tidak utuh juga,” ujar Iqbal di rumah dinas Kapolri, Jakarta Selatan, Rabu (31/1/2018).

Iqbal mengatakan, potongan video itu menyebabkan beberapa pihak menginterpretasikan sendiri maksudnya.
Bahkan, tidak sedikit yang menyalahkan Kapolri atas pernyataan yang dianggap mengesampingkan ormas Islam selain Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama.
Kapolri telah bertemu dengan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Ma’ruf Amin selaku pemilik pondok pesantren tempat Tito berpidato.
Selain itu, ormas Syarikat Islam yang dipimpin Hamdan Zoelva juga telah menemui Kapolri dan meminta klarifikasi soal video itu.
“Setelah adanya silaturahim ini semua terbuka bahwa maksud Pak Kapolri di dalam video itu berbeda sekali. Tidak ada maksud menyudutkan pihak-pihak tertentu,” kata Iqbal.
Iqbal mengatakan, pidato itu disampaikan saat pilkada serentak tengah hangat-hangatnya.
Kapolri saat itu memotivasi dan menyampaikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk memperkuat silaturahim dengan ormas islam.
“Ingat, semua (ormas Islam) kecuali ada kelompok yang ingin merongrong NKRI,” kata Iqbal.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian sendiri menegaskan akan mencari tahu siapa yang menyebarluaskan video pidatonya yang menyinggung umat islam.
“Saya berusaha mencari tahu. Tetapi tidak melakukan langkah-langkah hukum,” tutur Tito, kepada wartawan, ditemui di Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.
Mantan Kapolda Metro Jaya tersebut berupaya berpikir positif terhadap penyebaran video tersebut.
Dia mencaritahu hanya untuk mengetahui apa motif penyebaran video.
“Saya berusaha merangkul semua pihak. Hanya sebatas ingin tahu. Tapi saya berpikir positif. Untuk apa motifnya apa,” tambahnya.
Dalam keterangannya, Tito mengaku kaget beredarnya video berdurasi sekitar 26 menit.
Dia mengetahui ada video itu saat posisi berada di luar kota.
Ketua MUI Ma’ruf Amin meyakini Tito tak bermaksud menarifkan ormas lain.
Ma’ruf Amin mengakui pernyataan Tito tersebut terlontar pada Februari 2017 lalu saat memberikan sambutan di pesantren Ma’ruf Amin di Banten.
Menurut Ma’ruf, konteks pidato yang disampaikan Tito saat itu terkait upaya menghadapi isu radikalisme dan isu khilafah yang pada waktu itu sangat kencang.
“Waktu itu Pak Kapolri benar benar keras tegas melawan kelompok-kelompok itu. Jadi merasa bahwa NU dan Muhammadiyah lah yang konsisten terus dalam rangka membela Pancasila dan negara tanpa bermaksud menafikan peran ormas-ormas setelah saya cross (check),” terangnya.
Penjelasan Kapolri
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siraj mengatakan, baik NU, Muhammadiyah, maupun ormas islam lainnya telah mendengar penjelasan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian soal video pidatonya yang viral.
Dalam video itu, pernyataan Kapolri seolah mengesampingkan ormas islam selaian NU dan Muhammadiyah.
Menurut Said, kini permasalahan tersebut sudah diselesaikan dengan baik.


http://wartakota.tribunnews.com/2018/02/01/tito-pastikan-akan-cari-penyebar-video-ceramah-yang-diedit-jadi-2-menit?page=all


siap2 kelen cuk kena cyduk

emoticon-Traveller
0
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 3 dari 6
Tito Pastikan Akan Cari Penyebar Video Ceramah yang Diedit Jadi 2 Menit
01-02-2018 12:37
Quote:Original Posted By tukangbomb
astagfirullah onta, lagi lagi nasbung goblok ngak kapok kapok emoticon-Leh Uga
ngak belajar dari kesalahan orang lain , malah ngikut jadi TOLOL emoticon-Leh Uga
Bangga pulak emoticon-Nohope


bangga coy ngoahahaha
0 0
0
Tito Pastikan Akan Cari Penyebar Video Ceramah yang Diedit Jadi 2 Menit
01-02-2018 12:38
Quote:Original Posted By premancukai
yg ngupload aninomos juga,orang yg sama yg nguplod rijik


yakin cuk?
0 0
0
Tito Pastikan Akan Cari Penyebar Video Ceramah yang Diedit Jadi 2 Menit
01-02-2018 12:39
jadi kangen budi yaniemoticon-Mewek
0 0
0
Tito Pastikan Akan Cari Penyebar Video Ceramah yang Diedit Jadi 2 Menit
01-02-2018 13:04
Quote:Original Posted By wahgabener212
habis dong nasbungoblok coy emoticon-Mewek


Ya emang gitu bray. Yang share ada pasalnya juga di UU ITE, makanya jari harus hati hati jangan asal share.

Yg cuma baca sih kaga



Peringatan! Hati-hati Ikut Sebar Hoax Kena UU ITE

Rico Afrido Simanjuntak

Sabtu 26 Agustus 2017 - 15:00 WIB



Ilustrasi hoax. Foto/SINDOnews/Dok

JAKARTA - Peringatan bagi masyarakat yang seringkali menyebarkan berita di media sosial (medsos) tanpa membaca isinya terlebih dahulu. Pasalnya, jika ikut menyebarkan berita bohong (hoax) bisa dijerat dengan Undang-undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Tolong dibiasakan membaca dulu. Jangan cuma membaca judul, lalu belum dibaca isinya, lalu disebarkan begitu saja. Ingat, hati-hati dengan Undang-undang ITE," kata Ketua Komite Fact 
Checker ‎Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) ‎Aribowo Sasmito dalam diskusi Polemik 
SINDO Trijaya Network bertajuk Saracen dan Wajah Medsos Kita di Warung Daun, Cikini, 
Jakarta Pusat, Sabtu (26/8/2017).

Dikatakan Aribowo, jangan sampai masyarakat yang ikut menyebarkan hoax mengaku tak tahu 
atau sekadar menyebarkan (Share). "Itu alasan yang sering dipakai, saya enggak tahu, cuma 
share, atau berita dari warung sebelah. Ingat ada namanya Undang-undang ITE," tuturnya.

Selain itu, kata dia, masyarakat juga harus bisa membedakan mana media kredibel, nonkredibel dan media opini. Dikatakannya, media online kredibel itu biasanya mencantumkan nomor telepon yang bisa dihubungi, alamat kantor maupun susunan redaksi.

"Sementara media nonkredibel misalnya mereka menyertakan email, emailnya pun providernya 
email gratisan," ungkapnya.

Dia menilai masih ada masyarakat yang belum bisa membedakan mana media kredibel maupun nonkredibel.

"Dan mana media opini, sempat disebut Seword.com, itu adalah media opini, yang namanya 
opini itu kan sesuatu yang belum bisa diterima kebenaran, opini belum tentu fakta," pungkasnya.

(maf)
Diubah oleh gr4mm4r.n4z1
0 0
0
Tito Pastikan Akan Cari Penyebar Video Ceramah yang Diedit Jadi 2 Menit
01-02-2018 13:15
wah pelakunya siap di-buniyani-kan

selamat tercyduk ... netizen kurang berotak populasinya berkurang lagi deh...
0 0
0
Tito Pastikan Akan Cari Penyebar Video Ceramah yang Diedit Jadi 2 Menit
01-02-2018 13:15
siap2 jink emoticon-Leh Uga
0 0
0
Tito Pastikan Akan Cari Penyebar Video Ceramah yang Diedit Jadi 2 Menit
01-02-2018 14:09
cyduk aja pak si nasbung tukang edit
entar mewek di penjara

emoticon-Ngakak
Diubah oleh ontapesek
0 0
0
Tito Pastikan Akan Cari Penyebar Video Ceramah yang Diedit Jadi 2 Menit
01-02-2018 14:20
Quote:Original Posted By tillian.pearson
jadi kangen budi yaniemoticon-Mewek


berkeliaran itu hewan coy
0 0
0
Tito Pastikan Akan Cari Penyebar Video Ceramah yang Diedit Jadi 2 Menit
01-02-2018 14:24
wah ternyata diedit, gagal coli kan nasbung emoticon-Marah

btw salah pilih lawan nih, siap-siap dikarungin emoticon-Wkwkwk
0 0
0
Tito Pastikan Akan Cari Penyebar Video Ceramah yang Diedit Jadi 2 Menit
01-02-2018 14:31
Siapa dia gan ..... emoticon-Big Grin
0 0
0
Tito Pastikan Akan Cari Penyebar Video Ceramah yang Diedit Jadi 2 Menit
01-02-2018 14:58
paling mereka2 juga
0 0
0
Tito Pastikan Akan Cari Penyebar Video Ceramah yang Diedit Jadi 2 Menit
01-02-2018 15:01
Si bunny beraksi lagi kali pak, kan masi berkliaran emoticon-Wakaka
0 0
0
Tito Pastikan Akan Cari Penyebar Video Ceramah yang Diedit Jadi 2 Menit
01-02-2018 15:05
waduh nasbung kena garuk lagi.

emoticon-Leh Uga
0 0
0
Tito Pastikan Akan Cari Penyebar Video Ceramah yang Diedit Jadi 2 Menit
01-02-2018 23:37
Quote:Original Posted By taikers
cepat amat postingannya udah 1000an aja
kebagian shift pagi ya

emoticon-Ngakak


wahgabener212
kaskus addict
Join date: 31-12-2017
Total posts: 1,179

Iya yah... speed postingan 1000 posting sebulan

emoticon-Ngakak emoticon-Recommended Seller


Gw 2300 posting aja 11 tahun
Diubah oleh tukangkredit
0 0
0
Tito Pastikan Akan Cari Penyebar Video Ceramah yang Diedit Jadi 2 Menit
01-02-2018 23:44
Quote:Original Posted By gr4mm4r.n4z1


Ya emang gitu bray. Yang share ada pasalnya juga di UU ITE, makanya jari harus hati hati jangan asal share.

Yg cuma baca sih kaga



Peringatan! Hati-hati Ikut Sebar Hoax Kena UU ITE

Rico Afrido Simanjuntak

Sabtu 26 Agustus 2017 - 15:00 WIB



Ilustrasi hoax. Foto/SINDOnews/Dok

JAKARTA - Peringatan bagi masyarakat yang seringkali menyebarkan berita di media sosial (medsos) tanpa membaca isinya terlebih dahulu. Pasalnya, jika ikut menyebarkan berita bohong (hoax) bisa dijerat dengan Undang-undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Tolong dibiasakan membaca dulu. Jangan cuma membaca judul, lalu belum dibaca isinya, lalu disebarkan begitu saja. Ingat, hati-hati dengan Undang-undang ITE," kata Ketua Komite Fact 
Checker ‎Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) ‎Aribowo Sasmito dalam diskusi Polemik 
SINDO Trijaya Network bertajuk Saracen dan Wajah Medsos Kita di Warung Daun, Cikini, 
Jakarta Pusat, Sabtu (26/8/2017).

Dikatakan Aribowo, jangan sampai masyarakat yang ikut menyebarkan hoax mengaku tak tahu 
atau sekadar menyebarkan (Share). "Itu alasan yang sering dipakai, saya enggak tahu, cuma 
share, atau berita dari warung sebelah. Ingat ada namanya Undang-undang ITE," tuturnya.

Selain itu, kata dia, masyarakat juga harus bisa membedakan mana media kredibel, nonkredibel dan media opini. Dikatakannya, media online kredibel itu biasanya mencantumkan nomor telepon yang bisa dihubungi, alamat kantor maupun susunan redaksi.

"Sementara media nonkredibel misalnya mereka menyertakan email, emailnya pun providernya 
email gratisan," ungkapnya.

Dia menilai masih ada masyarakat yang belum bisa membedakan mana media kredibel maupun nonkredibel.

"Dan mana media opini, sempat disebut Seword.com, itu adalah media opini, yang namanya 
opini itu kan sesuatu yang belum bisa diterima kebenaran, opini belum tentu fakta," pungkasnya.

(maf)


Kalo menyebarkan hoax membangun gimana bre..? Kena pasal ini ngga?
0 0
0
Tito Pastikan Akan Cari Penyebar Video Ceramah yang Diedit Jadi 2 Menit
01-02-2018 23:48
“Saya berusaha mencari tahu. Tetapi tidak melakukan langkah-langkah hukum,” tutur Tito, emoticon-Big Grin
0 0
0
Tito Pastikan Akan Cari Penyebar Video Ceramah yang Diedit Jadi 2 Menit
01-02-2018 23:50
yang hobi edit edit siapa lagi kalo bukan dari utusan laskar cinta michelin emoticon-Ngakak
0 0
0
Tito Pastikan Akan Cari Penyebar Video Ceramah yang Diedit Jadi 2 Menit
01-02-2018 23:55
tito mau di ahok kan emoticon-Traveller
0 0
0
Tito Pastikan Akan Cari Penyebar Video Ceramah yang Diedit Jadi 2 Menit
02-02-2018 00:02
kalo gak simpatisan pan , pks atau gerandong

taruhan id ??
yg pasti sih nasbung
0 0
0
Tito Pastikan Akan Cari Penyebar Video Ceramah yang Diedit Jadi 2 Menit
02-02-2018 00:26
lawan ni orang.....demo 70 jt orang kek nya....tapi seiman....jadi bingung
0 0
0
Halaman 3 dari 6
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia