alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
4.2 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5a5e81cb1cbfaafe768b4569/resmi-kemendag-keluarkan-izin-impor-beras-500000-ton
Lapor Hansip
17-01-2018 05:50
Resmi, Kemendag keluarkan izin impor beras 500.000 ton
Merdeka.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) secara resmi menerbitkan izin importasi beras sebanyak 500.000 ton yang diberikan kepada Perum Bulog. Izin impor sebagai bentuk upaya pemerintah untuk menurunkan harga komoditas tersebut yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami kenaikan.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Oke Nurwan mengatakan bahwa pihaknya telah mengeluarkan izin importasi tersebut dan berlaku hingga 28 Februari 2018.

"Sudah (dikeluarkan izinnya) sebanyak 500.000 ton, (berlaku) sampai dengan 28 Februari 2018," kata Oke seperti dikutip Antara, Selasa (16/1).

Rencana pemerintah tersebut dilakukan akibat harga beras medium di dalam negeri mengalami kenaikan lebih dari ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET). Kementerian Perdagangan menetapkan HET beras kualitas medium sebesar Rp 9.450 per kilogram untuk wilayah Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi.

Semula, pemerintah menetapkan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) sebagai pelaksana importasi beras. Namun, pada akhirnya sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 48 Tahun 2016 tentang Penugasan Kepada Perum Bulog Dalam Rangka Ketahanan Pangan Nasional menyatakan bahwa Bulog dapat melaksanakan importasi.

Importasi beras tersebut bisa masuk dalam kategori beras untuk kepentingan umum dan kepentingan lain. Importasi tersebut direncanakan berasal dari Vietnam dan Thailand.

Berdasar data dari Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, harga beras kualitas medium tercatat mengalami kenaikan. Pada Senin (15/1), harga rata-rata nasional beras kualitas medium sebesar Rp11.271 per kilogram dan pada Selasa (16/1) mengalami kenaikan menjadi Rp11.291 per kilogram.

Pemerintah menyatakan bahwa importasi sebesar 500.000 ton tersebut tidak akan mengganggu petani lokal. Beras impor tersebut nantinya akan memperkuat stok Perum Bulog, dan akan dipergunakan untuk melaksanakan Operasi Pasar (OP) beras.

Kementerian Pertanian mencatat, luas tanam (LT) padi pada Oktober hingga Desember 2017 mengalami penurunan. Penurunan tersebut kurang lebih seluas 413 hektare, dari periode yang sama tahun 2016 sebesar 5,2 juta hektar menjadi 4,8 juta hektare pada 2017.

Tercatat, stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) berkisar pada angka 30-32 ribu ton. Pada awal Januari 2018, stok beras yang ada sebanyak 35.292 ton dan pada Senin (15/1) berada pada angka 30.177 ton.

Baca juga:Bulog siapkan anggaran Rp 15 triliun untuk impor beras 500.000 tonSederet temuan mengejutkan di balik keputusan RI impor 500.000 ton berasOmbudsman heran Kementan sebut stok beras surplus, tapi malah impor 500.000 tonMendag Enggar sebut cukai rokok tingkatkan pemasukan negaraKemendag sebut impor beras khusus untuk kepentingan pengusaha

(mdk/idr)

https://m.merdeka.com/uang/resmi-kemendag-keluarkan-izin-impor-beras-500000-ton.html

Resmi, Kemendag keluarkan izin impor beras 500.000 ton

Dasar ga tau.....ahh sudahlahhemoticon-Leh Uga
Aku masiihhh seperti yang duluuu....
0
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 4
17-01-2018 05:57
beras vietnam = beras kapir
0
17-01-2018 06:04
anggaran 15T buat 500ribu ton jatuhnya 30ribu tiap kilo
0
17-01-2018 06:06
Quote:Original Posted By gil4ngdemonic
anggaran 15T buat 500ribu ton jatuhnya 30ribu tiap kilo


lah iya gan emoticon-Leh Uga
0
17-01-2018 06:08
Resmi, Kemendag keluarkan izin impor beras 500.000 ton

sedih cuk kalau di ceritain emoticon-Mewek
0
17-01-2018 06:10
mau ada polemik kyk gmn jg presiden ga akan batalkan, soalnya emang ada yg lg butuh duit dari komisi impor.
0
17-01-2018 06:36
Quote:Original Posted By gil4ngdemonic
anggaran 15T buat 500ribu ton jatuhnya 30ribu tiap kilo


ssstttt
bentar lagi pemilu
butuh income
0
17-01-2018 06:40
Quote:Original Posted By hachioji
mau ada polemik kyk gmn jg presiden ga akan batalkan, soalnya emang ada yg lg butuh duit dari komisi impor.


berasa maksain banget ya. apalagi kemaren pake pihak ketiga ngga langsung bulog. cuman karena ketauan rame di media aja jadi dibatalkan terus lewat bulog. tapi tetep aja kan rakyat udah dilemparin barang bau. cuman penguasa hebat juga buat menekan media supaya ngga ngabarin yg terlalu terbuka. dibuat lah polemik2 lain yg diangkat berita utama.
0
17-01-2018 06:41
Kebutuhan perbulan Indonesia sekitar 2,8 jt ton beras, jadi kalau impor 500rb ton ya paleng seminggu


kata pak Haji Yusuf Kalla impor nya buat nambahin stock,

http://ekonomi.metrotvnews.com/mikro/VNx3rEJK-jusuf-kalla-impor-untuk-tambah-stok-bulog

nah, trus gimana itu bung nasbung, Pak hajinya ternyata juga setuju impor beras. gimana?

emoticon-Leh Uga
0
17-01-2018 06:47
Nasib ...paling tidak sampe 2 tahun ke depan bangsa ini akan disuguhi kebohongan kebohongan hqq
0
17-01-2018 07:23
Quote:Original Posted By gil4ngdemonic
anggaran 15T buat 500ribu ton jatuhnya 30ribu tiap kilo


ongkirnya make JNE YES soalnya gan. wkak
0
17-01-2018 07:23
Hoax membangun bukan ini
0
17-01-2018 07:24
Nastak masih ada aja yg bela..
Tobat cuk!
0
17-01-2018 07:25
Apa ndak malu sama rakyat? Terutama rakyat nastak yg sudah dibohongi emoticon-Cool
Diubah oleh konco.dewe
0
17-01-2018 07:48
Mending gak usah impor deh, kalaupun harga beras yg kita beli mahal itung2 aja ngasih untung ke para buruh tani
Diubah oleh xrm
0
17-01-2018 07:50
Resmi, Kemendag keluarkan izin impor beras 500.000 ton
Resmi, Kemendag keluarkan izin impor beras 500.000 ton
Resmi, Kemendag keluarkan izin impor beras 500.000 ton
0
17-01-2018 07:56
apa pun masalahnya terkait pangan, impor solusinya.

awal tahun udah impor 500 ribu ton beras aje. emoticon-Big Grin
0
17-01-2018 08:02
Mainkan pak dhe.. Dawuh si mbok harus dilaksanaken selantjar2nya menjelang 2019 emoticon-Traveller
0
17-01-2018 08:07
RIP Indonesia emoticon-Turut Berduka

Nunggu hancurnya aza lg emoticon-Mewek
0
17-01-2018 08:22
Quote:Original Posted By smartmouth
Merdeka.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) secara resmi menerbitkan izin importasi beras sebanyak 500.000 ton yang diberikan kepada Perum Bulog. Izin impor sebagai bentuk upaya pemerintah untuk menurunkan harga komoditas tersebut yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami kenaikan.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Oke Nurwan mengatakan bahwa pihaknya telah mengeluarkan izin importasi tersebut dan berlaku hingga 28 Februari 2018.

"Sudah (dikeluarkan izinnya) sebanyak 500.000 ton, (berlaku) sampai dengan 28 Februari 2018," kata Oke seperti dikutip Antara, Selasa (16/1).

Rencana pemerintah tersebut dilakukan akibat harga beras medium di dalam negeri mengalami kenaikan lebih dari ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET). Kementerian Perdagangan menetapkan HET beras kualitas medium sebesar Rp 9.450 per kilogram untuk wilayah Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi.

Semula, pemerintah menetapkan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) sebagai pelaksana importasi beras. Namun, pada akhirnya sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 48 Tahun 2016 tentang Penugasan Kepada Perum Bulog Dalam Rangka Ketahanan Pangan Nasional menyatakan bahwa Bulog dapat melaksanakan importasi.

Importasi beras tersebut bisa masuk dalam kategori beras untuk kepentingan umum dan kepentingan lain. Importasi tersebut direncanakan berasal dari Vietnam dan Thailand.

Berdasar data dari Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, harga beras kualitas medium tercatat mengalami kenaikan. Pada Senin (15/1), harga rata-rata nasional beras kualitas medium sebesar Rp11.271 per kilogram dan pada Selasa (16/1) mengalami kenaikan menjadi Rp11.291 per kilogram.

Pemerintah menyatakan bahwa importasi sebesar 500.000 ton tersebut tidak akan mengganggu petani lokal. Beras impor tersebut nantinya akan memperkuat stok Perum Bulog, dan akan dipergunakan untuk melaksanakan Operasi Pasar (OP) beras.

Kementerian Pertanian mencatat, luas tanam (LT) padi pada Oktober hingga Desember 2017 mengalami penurunan. Penurunan tersebut kurang lebih seluas 413 hektare, dari periode yang sama tahun 2016 sebesar 5,2 juta hektar menjadi 4,8 juta hektare pada 2017.

Tercatat, stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) berkisar pada angka 30-32 ribu ton. Pada awal Januari 2018, stok beras yang ada sebanyak 35.292 ton dan pada Senin (15/1) berada pada angka 30.177 ton.

Baca juga:Bulog siapkan anggaran Rp 15 triliun untuk impor beras 500.000 tonSederet temuan mengejutkan di balik keputusan RI impor 500.000 ton berasOmbudsman heran Kementan sebut stok beras surplus, tapi malah impor 500.000 tonMendag Enggar sebut cukai rokok tingkatkan pemasukan negaraKemendag sebut impor beras khusus untuk kepentingan pengusaha

(mdk/idr)

https://m.merdeka.com/uang/resmi-kem...00000-ton.html

Resmi, Kemendag keluarkan izin impor beras 500.000 ton

Dasar ga tau.....ahh sudahlahhemoticon-Leh Uga
Aku masiihhh seperti yang duluuu....


uhuk uhuk uhuk SWASEMBADA uhuk uhuk uhuk emoticon-Kaskus Radio
0
17-01-2018 08:31
Cairr cairrrr emoticon-Ngakak
0
Halaman 1 dari 4
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.