alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a4768a91854f79f0e8b4567/langka-iran-diguncang-demonstrasi-anti-pemerintah
Lapor Hansip
30-12-2017 17:21
Langka, Iran Diguncang Demonstrasi Anti Pemerintah
Aksi protes meletus di Iran sejak hari Jumat kemarin. Para demonstran frustasi atas situasi ekonomi dan dugaan korupsi di Teheran dan kota-kota besar lainnya.

Dikutip dari Al Araby, Sabtu (30/12/2017), ribuan orang turun ke jalan dalam demonstrasi yang dianggap sebagai pertunjukkan besar dari pembangkangan publik sejak 2009 lalu.

Protes tersebut terjadi sehari setelah demonstrasi menolak kenaikan harga pangan dan inflasi dimulai di kota Masyhad. Pihak berwenang menahan 52 pemrotes atas aksi tersebut.

Sekarang, tampaknya topik demonstrasi telah beralih ke keterlibatan Iran dalam perang mahal di wilayah tersebut termasuk Suriah dan Irak dan lambannya pertumbuhan ekonomi di bawah Presiden Hassan Rouhani. Padahal sejumlah sanksi internasional telah dicabut menyusul kesepakatan nuklir 2015.

Polisi membubarkan demonstran anti-pemerintah di kota barat Kermanshah saat demonstrasi menyebar ke Teheran, kantor berita semi-resmi Fars mengatakan. Seorang pejabat mengatakan beberapa pemrotes telah ditangkap di ibukota tersebut.

Rekaman yang diposkan di media sosial menunjukkan kehadiran polisi berpakaian lengkap saat orang-orang meneriakkan "Death to Rouhani". Beberapa rekaman, yang tidak dapat diautentikasi, menunjukkan sebuah meriam air dan gas air mata digunakan untuk melawan pemrotes.

Demonstran lain berteriak "bukan Gaza, bukan Lebanon, hidupku untuk Iran" yang mencerminkan kemarahan bahwa pemerintah terlalu memusatkan perhatian pada politik regional daripada mengatasi masalah domestik.

Ada juga nyanyian "Kami tidak menginginkan sebuah Republik Islam" karena kerusuhan tersebut bersamaan dengan pelonggaran kode pakaian Islami yang dikenakan perempuan pada tahun 1979 - yang tampaknya merupakan upaya untuk meredakan ketegangan.

Protes politik secara terbuka jarang terjadi di Iran, di mana pasukan keamanan bersenjata lengkap. Kerusuhan terakhir yang signifikan secara nasional terjadi pada tahun 2009 ketika terpilihnya kembali Mahmoud Ahmadinejad sebagai presiden memicu delapan bulan demonstrasi jalanan. Saingan pro-reformasi mengatakan pemungutan suara itu dicurangi.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) telah menyatakan dukungannya untuk demonstrasi tersebut dan mengecam penangkapan demonstran yang melakukan aksi dengan damai.

Sebuah pernyataan keras pada hari Jumat mengatakan: "Para pemimpin Iran telah mengubah sebuah negara kaya dengan sejarah dan budaya yang kaya menjadi negara nakal yang kaya ekonomi yang ekspor utamanya adalah kekerasan, pertumpahan darah dan kekacauan."

Pernyataan itu menambahkan: "Seperti yang Presiden Trump katakan, korban terpanjang dari pemimpin Iran adalah rakyat Iran sendiri."

"Kami mendesak semua negara untuk secara terbuka mendukung rakyat Iran dan tuntutan mereka akan hak-hak dasar dan mengakhiri korupsi," demikian bunyi pernyataan itu.

https://international.sindonews.com/read/1269817/43/langka-iran-diguncang-demonstrasi-anti-pemerintah-1514616283
0
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 2 dari 3
31-12-2017 01:32
Quote:Original Posted By setankepo
Astajim... warga IRAN mulai insaf dan dengan keras menolak negara IRAN menjadi republik islam. Karena sudah terlihat jelas bahwa republik islam hanya membawa kesengsaraan dan kesusahan untuk masyarakat.
emoticon-Wakaka

Tapi kog malah disini belum insaf2 juga ya ?
Yang ada malah nambah kesurupan
emoticon-Cape d...

belom kejadian sampe kayak di iran aja gan emoticon-Angkat Beer
0
31-12-2017 01:33
hayoloh...
take beer
emoticon-Angkat Beer
0
31-12-2017 01:37
Quote:Original Posted By first.travel


Emang negara nya bentuknya apa? Kotak? emoticon-Smilie


Republik islam
0
31-12-2017 04:20
Quote:Original Posted By hebatpart16
"kami tidak menginginkan republik islam"
emoticon-Wkwkwk

tuh dengar wahai kaum jidat gosong manusia goblok..
islam hanya menimbulkan kesengsaraan
emoticon-Wakaka


Lah tolol lu kaum jidat gosong mah seneng kalau iran ancur,konsep islam syiah kok disamain sama wahabi emoticon-Wakaka

Haduhh beberapa bulan gak main kaskus ternyata makin banyak aja orang bodoh emoticon-Najis (S)
Diubah oleh ernestjeremiah
0
31-12-2017 05:35
haiyaaa ciilaaka luuwa weelas waaa

Negara2 yg pernah besar dan jaya macam Afghanistan,Bangladesh,Iraq,India,Mesir,Nusantara,Suria etc bahkan Persia negara bangsa Arya Cyrus the Great juga hancur berantakan sejak orang tua mereka banyak baca buku Dongengan Sahibul Hikayat1001 Malam krn mereka jd Toowlool,Oowtak jd Cacad sampe tdk bise Cuci Kulup sendiri waaa!!!emoticon-Takut (S)


Neither was the Arabs newly formed religion Islam spiritually more advanced or better in any way than the other existing religions.

In fact the Koran address a backward people, people with no knowledge, and forbids them from acquiring any knowledge for it says “God is all knowing and has planned the past and the future and your knowledge is limited to what he desires you to know.”hmmmmm pantas pade toowlool2 waaa


Discrimination by the Arabs continued against the Iranians even when they converted to Islam.

Iranian Muslims were called Mavalis and were considered second grade to Arabs.



They were not allowed to sit in the presence of an Arab and they had to walk one step behind an Arab.


The Iranian Muslims were given unique Arabic names to distinguish them from Arabs.

We still have among Iranian Muslims the name Gholam Reza, Gholam Ali, Abdul Reza etc.

These names are not used among Arabs for they know the meaning.


Gholam means a young slave who is used for homosexual purposes.

Gholam Hussein means the boy who belongs to Hussein.

Similarly, Abd means slave but a regular one.

Among Arabs you will only find Abdallah meaning slave to Allah, but among Iranians it is Addul Hamid, Abdul Reza etc, meaning the slave belonging to Hamid and Reza.


Persian resistance against the Arabs was a continuous affair.

The people of Tabarestan, Gillan and Dailaman on the shores of the Caspian Sea resisted the Arabs forces, who were never able to conquer that part of Iran.

In fact, they were forced to accept Islam long after the fall of the Arabs, by the Safavid dynasty in 1587.


The Safavids made Shiaism the official religion of the Iranians.

In 697 CE Arabic was made the official language of Iran.

Any one found speaking Persian was hanged by the tongue, or their tongue was pulled out of their mouth.

In the revolt against the Arabs there were many famous leaders who lead the Iranians in their fight.

The Behzadans sons of Vandad Hormoz also known as Abu Moslem Khorasani were among the early leaders.

In 814 CE an Iranian by the name of Taheri killed Amin the Khalifa (the Arab ruler) of Bagdad.

Later there were leaders like Babak-e-Khoramdin who engaged the Arabs in guerilla-warfare for 21 years from 816 to 837 CE but finally an Iranian by the name of Afshin, who in his own way was serving the resistance, betrayed him.

Babak was taken as a prisoner to the Khalifa in Baghdad who ordered the Arab henchman cut his limbs.

Babak is said to have drenched his own face with his bleeding arms to deprive the Arabs from seeing his face turn pale due to loss of blood.

BACA lanjutan nyee disini

Langka, Iran Diguncang Demonstrasi Anti Pemerintah







0
31-12-2017 06:14
Hebat memang itu yg menghancurkan peradaban persia.. sistematis, ampe ampe rakyat persia pada jaman itu membenci kebudayaannya sendiri..
emoticon-Leh Uga
0
31-12-2017 06:27
Quote:Original Posted By aztec.wannabe
Hebat memang itu yg menghancurkan peradaban persia.. sistematis, ampe ampe rakyat persia pada jaman itu membenci kebudayaannya sendiri..
emoticon-Leh Uga


Pdhl dulu persia itu begitu maju , unggul saat tidak kaku dogma membatasi akal sehat mrk berinovasi teknologi terbaru.
0
31-12-2017 07:21
Quote:Original Posted By ernestjeremiah
Lah tolol lu kaum jidat gosong mah seneng kalau iran ancur,konsep islam syiah kok disamain sama wahabi emoticon-Wakaka

Haduhh beberapa bulan gak main kaskus ternyata makin banyak aja orang bodoh emoticon-Najis (S)


Bukannya sama aja cuy? Cewe disuruh berjubah, cewe ga boleh nonton bola, cuma Iran mendingan cewe boleh nyetir.
0
31-12-2017 07:30
Mulai rame nih negara.
0
31-12-2017 07:37
suriah kedua ini
kalo iran g bs ngatasi bakalan ditumpangi banyak kepentingan dr negara lain
bakalan muncul ISIS dan AQ emoticon-Big Grin
0
31-12-2017 07:44
hmm kok jadi gini ya
0
31-12-2017 08:22
Ayo Iran, kembalikan kejayaan Persia, gulingkan rezim tiran Republik Islam.
1
31-12-2017 08:24
Baru kali ini saya liat warga iran membenci mullahnya dengan caci maki dan pembakaran bendera sendiri. Banyak di twittland videonya. Pembakaran bendera dikatakan bukan bendera iran asli gak tahu mana yg benar
0
31-12-2017 08:43
Quote:Original Posted By ernestjeremiah


Lah tolol lu kaum jidat gosong mah seneng kalau iran ancur,konsep islam syiah kok disamain sama wahabi emoticon-Wakaka

Haduhh beberapa bulan gak main kaskus ternyata makin banyak aja orang bodoh emoticon-Najis (S)


emang yg samain dgn wahabi siapa?
ente ngerti apa itu wahabi?
jidat gosong emang hanya wahabi?

wahabi/salafi dgn syiah itu sama sama islam gak, sama sama baca quran gak?

bahlul
apa wahabi saja pasti adek gak ngerti?
0
31-12-2017 08:57
semoga iran kembali ke jaman old

Langka, Iran Diguncang Demonstrasi Anti Pemerintah
0
31-12-2017 09:00
Yahh mau gimana lagi kalau udh kena demam "dongeng"
0
31-12-2017 09:40
Quote:Original Posted By Arzal


Bukannya sama aja cuy? Cewe disuruh berjubah, cewe ga boleh nonton bola, cuma Iran mendingan cewe boleh nyetir.


klo ga salah sih gara2 beda nabi doang.... padahal yg penting kan tuhannya sama... knp musti gontok2an ya...

mungkin itulah yg namanya ajaran agama samawi sukanya memaksakan diri paling bener.... emoticon-Ngacir

summon kokoh mabok uclim komunis
Diubah oleh batigols
0
31-12-2017 10:17
Quote:Original Posted By batigols


klo ga salah sih gara2 beda nabi doang.... padahal yg penting kan tuhannya sama... knp musti gontok2an ya...

mungkin itulah yg namanya ajaran agama samawi sukanya memaksakan diri paling bener.... emoticon-Ngacir

summon kokoh mabok uclim komunis


Nabi mah sama cuy, cuma beda pandangan politik aja pas setelah wafatnya nabi.
0
31-12-2017 10:41
Kondisi ekonomi memburuk dgn tingkat inflasi yg sangat tinggi meskipun sanksi ekonomi sdh dicabut, demokrasi tidak berjalan, juga sering ada eksekusi terhadap 180 ribu orang oposisi sejak thn 1980 karena dianggap sangat membahayakan terhadap Supreme Leader. (sumber: https://www.amnesty.org/download/Doc...30211990en.pdf ), dan sebagainya.. Jauh sekali perbedaannya dgn kondisi sebelum Revolusi 1979...
emoticon-Toast



Kondisi perekonomian Iran yg buruk disebabkan oleh:
- Harga minyak yg turun
- Semua hal di Iran mulai dari politik, ekonomi, militer, dan sebagainya dikuasai oleh Revolutionary Guard (Pasdaran) yg berada dibawah pengaruh imam-imam yg dipimpin oleh Supreme Leader (Ayatollah Ali Khamenei)..Kalau ingin berhasil di Iran maka berusahalah agar bisa menjadi Imam dan tdk perlu capek-capek mengejar ilmu pengetahuan dan teknologi..Sangat miris, wajarlah Iran begitu terpuruk..
- Keterliban dalam perang di Syria dan Yaman, uang negara banyak habis utk membiayai militan2 di sana..

Sementara itu, System Ketatanegaraan Iran juga memang terlihat terlihat sangat ruwet dan aneh sehingga mengakibatkan munculnya diktator, otoriter, kolusi dan korupsi..Sebagai contoh:
1. Adanya Supreme Leader (Pemimpin Tertinggi) --> kekuasaannya sdh melebihi seperti Ketua Partai di negara Komunis..Meskipun Presiden dipilih oleh rakyat Iran namun semua kebijakannya tdk boleh bertentangan dgn Supreme Leader ini..
2. Adanya Revolutionary Guard (Pasdaran):
Setelah Revolusi Islam pada 1979 dan Shah Reza Pahlevi terjungkal dari tahta, Imam-imam (Clerics) yg dipimpin oleh Ayatollah Ruhollah Khomeini kemudian membentuk Revolutionary Guard, padahal di Iran sdh ada regular Militer (Artesh)..Tugas dari Guard ini memproteksi system negara Islam di Iran namun pada prakteknya sering overlap dgn tugas regular Militer, bahkan mereka memiliki Angkatan Darat (AD) sendiri, AL, AU, pasukan khusus, dan intelijen..Guard ini sangat loyal terhadap imam-imam dan Panglima Tertingginya yaitu Supreme Leader (Ayatolah Khamenei)..
Adapun fakta seputar Revolutionary Guard ini:
- Sangat dominan di Iran meskipun memiliki personel 200 ribu lebih sedikit dari militer Iran..
- Berada di belakang semua operasi militer penting Iran..
- Memiliki staf di seluruh kedubes Iran di seluruh dunia, melakukan operasi intelijen, mengorganisasi training camp, dan mengirimkan persenjataan ke group-group militan di luar Iran yg di-support oleh Iran, seperti Hezbollah, dan Hamas.
- Memiliki paramiliter Basij Resistance Force, sebuah milisi yg beranggotakan 90 ribu lelaki-perempuan..Milisi Basij ini lah yg sering diturunkan ke jalan-jalan bila terjadi demonstrasi.
- Memiliki power yg luar biasa dan di-support kuat oleh Supreme Leader (Ayatollah Ali Khamenei) membuat banyak anggota dan mantan anggotanya menduduki berbagai posisi penting di politik seperti Ahmadinejad yg kemudian menjadi Presiden Iran (2005-2013)..
- Memiliki pengaruh yg sangat kuat dibidang ekonomi dan memiliki saham-saham di perusahaan Iran termasuk pernah membeli saham mayoritas sebuah perusahaan telekomunikasi terkemuka di Iran
- Revolutionary Guard menguasai hampir 1/3 ekonomi Iran dgn cara memiliki unit-unit usaha dan perusahaan-perusahaan..
- Perusahaan Khatam-ol-Anbia (GHORB) yg merupakan Perusahaan Konstruksi dan Engineering dari Revolutionary Guard diberi beberapa kali kontrak bernilai milyaran US Dolar termasuk pengoperasian Tehran's new Imam Khomeini international airport..
- Memiliki dan mengontrol beberapa laboratorium universitas, perusahaan senjata, sebuah perusahaan mobil, dan sebagainya..



emoticon-Traveller emoticon-Ngacir
Diubah oleh snipertarget
0
31-12-2017 11:00
Quote:Original Posted By Arzal


Nabi mah sama cuy, cuma beda pandangan politik aja pas setelah wafatnya nabi.


oic gan... thx atas koreksinya...

mudah2an iran bisa kembali ke jaman dulu...
0
Halaman 2 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.