alexa-tracking
Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
4.67 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5a3a1268d44f9fb52e8b456c/indigo-pair
Lapor Hansip
20-12-2017 14:34
INDIGO PAIR
Past Hot Thread
INDIGO PAIR

Prolog

Quote:Inara dan Kenan memiliki kelebihan yang tak biasa. Dapat melihat sesuatu yang gaib adalah hal yang berbeda bagi kebanyakan orang.

Inara sempat dijauhi oleh teman sekolahnya karena hal itu. Namun di SMA ini, ia tak lagi dijauhi. Ia akhirnya mendapatkan teman yang tak memandang kalau kelebihannya itu menjadi pengganggu. Inara tak menyangka kalau akhirnya ia mendapatkan teman. Mungkin pandangan orang terhadapnya sudah jauh lebih baik.

Kenan juga sama seperti Inara. Tetapi ia tak pernah sampai dijauhi oleh teman sekolahnya. Entahlah, pandangan orang akan hal itu pasti berbeda.

Dan karena mereka yang memiliki kesamaan, membuat mereka dekat. Dan kedekatan mereka itu pula membuat mereka membongkar rahasia yang selama ini terpendam.


Jika Berkenan Memberikan emoticon-Rate 5 Star Yaa...emoticon-Maaf Aganwati
Dan Jangan Lupa Memberikan Komentar Kalian yaa..emoticon-Salam Kenal
2
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 2 dari 2
22-12-2017 17:26
Lanjut om. Minimal 1 part/hari lah emoticon-Ngakak
0
22-12-2017 18:53
lah barusan udah gw baca sampe tamat..

ternyata bikin dimari juga
Diubah oleh komodoterbang
0
23-12-2017 00:57
Halo halo halo salam kenal agan agan semua emoticon-Matabelo
0
23-12-2017 17:30
Quote:Original Posted By mkap13.id
Halo halo halo salam kenal agan agan semua emoticon-Matabelo


salken juga
0
23-12-2017 17:36
Masih sepi apdetannya
ini sitante bukan?emoticon-Ngakak
0
23-12-2017 18:25
bagus keknya
0
24-12-2017 01:08


Quote:Original Posted By rarana05
Masih sepi apdetannya
ini sitante bukan?emoticon-Ngakak

Ane juga nunggu apdetnya gan emoticon-Matabelo
0
24-12-2017 21:35
Kenan Naladhiva
Quote:Kenan.

Begitu nama sapaannya dirumah dan di sekolah. Ia menyukai olahraga basket.

Indigo.

Ya, ia juga indigo. Sudah biasa baginya melihat hal gaib disekitarnya. Kenan memiliki perbedaan yang tak biasa bagi orang awam.

Banyak orang yang mengomentari kelebihannya itu, tetapi Kenan menanggapinya masa bodo. Awalnya pun Kenan dijauhi para temantemannya ketika tahu bahwa ia indigo.

Tetapi hal itu terjadi sebentar saja. Karena Kenan memberi pengertian kepada teman-temannya bahwa ia juga manusia, bukan setan atau iblis yang patut dijauhi. Ia menapak tanah, tidak melayang. Ia nyata, tidak kasat mata. Anak indigo tidak semenyeramkan apa yang selama ini orang pikirkan.

Ia mencoba mengatakan semuanya agar ia juga bisa diterima dikhalayak orang banyak. Karena apa yang dimiliki itu berasal dari Tuhan, bukan manusia yang menciptakan. Bedanya Kenan dengan yang lain adalah, ia bisa melihat dua alam, nyata dan gaib.
Sedangkan yang lain hanya melihat dunia nyata.

Tetapi Kenan juga tak memaksakan seseorang untuk berteman dengannya, ia hanya ingin menyatakan apa yang seharusnya orang pikirkan untuk menilai dirinya. Ia tak seburuk apa yang teman-temannya pikirkan.

Kenan anak yang humble, bergaul dengan siapa saja. Ia juga humoris walaupun terkadang garing. Dengan sifatnya yang humble dan cepat akrab, membuat ia mempunyai banyak teman.

Tahun ini ia masuk sekolah menengah atas sebagai siswa baru. Kenan berharap di sekolah ini ia dapat diterima dengan baik oleh teman-temanya. Meskipun ia tahu, tak semua orang beranggapan biasa saja ketika tahu ia anak indigo.


Thanks yang sudah membaca dan memberi rate emoticon-Rate 5 Star nya ohya sebelumnya aku mau ngasih tau karakter yang ada di dalam cerita ini dan terima kasih yg sudah berkomentar dan yang belum subscribe silahkan di subscribe karena cerita ini akan terus di update emoticon-Maaf Aganwatiemoticon-Angpauemoticon-Cipok
0
24-12-2017 21:41
Lanjut ya,usahakan aktif nyapa para reader
0
25-12-2017 06:30
Quote:Original Posted By rarana05
Masih sepi apdetannya
ini sitante bukan?emoticon-Ngakak

Sabar yaaa

Quote:Original Posted By dodyrestgoth
bagus keknya

Terima kasih
Quote:Original Posted By rarana05
Lanjut ya,usahakan aktif nyapa para reader


Okee
0
26-12-2017 02:19
Updatenye ngirit bener, keknye TS pake esia hidayah emoticon-Wakaka
0
26-12-2017 09:00
Quote:Original Posted By torro212
Updatenye ngirit bener, keknye TS pake esia hidayah emoticon-Wakaka


hihihi kok tau emoticon-Ngakak
0
26-12-2017 09:22
°IP 3 - Olahraga Basket
Quote:Setelah istirahat pertama, ada dua kelas yang akan berolahraga. Yaitu kelas X 4 dan X 5. Semua murid tersebut berbaris dengan rapi sesuai kelas masing-masing. Setelah barisan terlihat rapi, pak guru lalu menjelaskan materi apa yang akan mereka praktekan kali ini.

Para siswa memperhatikan dengan seksama penjelasan dari guru mereka. Di rasa penjelasannya cukup, mereka pun diminta untuk pemanasan terlebih dahulu untuk terhindar dari cedera serius saat berolahraga.

Pemanasan dipimpin oleh ketua kelas masing-masing. Ketua kelas memberi intruksi gerakkan agar teman-temannya mengikuti. Setelah pemanasan selesai dengan ditambah lari keliling lapangan 2 kali, mereka pun memulai praktek.

Sesuai yang diperintahkan oleh guru olahraga mereka, yang akan duluan prakteKlk adalah laki-laki terlebih dahulu. Jadi yang perempuan dapat duduk dipinggir lapangan sambil tetap memperhatikan teknik-teknik yang akan di ajarkan.

Dalam olahraga kali ini, materi yang akan diajarkan yaitu bola basket. Sebagaimana mestinya materi tersebut harus dipraktekan langsung di lapangan. Saat ini mereka berada di lapangan indoor khusus basket.

Siswa laki-laki dari kelas X 4 telah rapi berbaris memanjang ke belakang. Berurutan sesuai nomor absen yang ada. Sedangkan siswa laki-laki dari kelas X 5, untuk sementara berada dipinggir lapangan menunggu giliran kelas mereka.

Pak Agus terlihat sedang mengajarkan teknik men-dribble bola yang baik dan memasukkan bola ke ring. Kemudian di serahkannya bola itu kepada anak lelaki yangr berada di barisan pertama. Dengan gesit ditangkapnya bola itu dan men-dribble bola hingga memasukkannya ke ring. Dilanjutkan dengan teman yang di belakangnya, dan seterusnya.

"Eh itu tuh si Kenan." seru Fira ketika melihat giliran Kenan yang mendribble bola.

Inara yang duduk di samping Fira pun dengan jelas mendengar apa yang dikatakan gadis itu. Ia memperhatikan lamat-lamat lelaki yang dimaksud oleh Fira, yang kini tengah men-dribble bola basket dan men-shootnya ke ring.

"Lemparan yang bagus!" seru pak Agus ketika melihat Kenan me-shoot bola dengan bagusnya.

Kenan hanya mengangguk, kemudian berjalan untuk mengambil tempat dipinggir lapangan bersama teman-temannya yang sudah duluan selesai.

Sementara Fira yang sedari tadi memerhatikannya menggigit kukukukunya melihat Kenan yang berada di seberang sana.

"Astaga gue bisa diabetes liatin dia lama-lama. Cakepnya subhanallah." pekiknya tertahan.

"Lebay amat lu." Ucap Dilla kepada temannya itu.

Inara yang sedari tadi juga memerhatikan Kenan membetulkan perkataan Fira barusan. Tampang Kenan yang tampan ditambah rambutnya yang membahana membuat tingkat ketampanannya bertambah. Inara akui itu. Baru kali ini Inara memuji lawan jenisnya, biasanya dia hanya memuji tokoh-tokoh dalam novel yang sering ia baca dengan karakter tak terduga.

Asya yang menyadari jika Inara yang terus memperhatikan Kenan itu pun langsung memukul pelan pundak gadis itu. Inara tersentak menoleh ke arah Asya dengan tatapan bertanya.

"Lo ngeliatin Kenan juga dari tadi?" pertanyaan itu membuat Inara menggeleng cepat. Asya hanya ber"oh" padahal ia tahu saja kalau Inara memperhatikan Kenan.

Kini giliran kelas X 5 yang praktek men-dribble dan men-shoot bola ke ring. Siswa lelaki itu pun dengan segera berbaris rapi menghadap ring basket. Pak Agus tak lagi menjelaskan bagaimana caranya, karena siswa sudah melihat X 4 tadi.

Tak terasa waktu pelajaran olahraga telah habis. Pak Agus segera memberikan intruksi kepada siswa untuk kembali ke kelas masing-masing. Tadi hanya siswa lelaki yang sempat menyelesaikan praktek, sedangkan
yang perempuan akan dilanjutkan minggu depan.

"Sya!" panggil seseorang membuat Inara dan Asya yang berjalan beriringan untuk keluar gedung pun menoleh.

"Gue pulang telat. Lo pulang sendiri oke?" ujar Kenan ketika ia sudah tepat berada di hadapan gadis itu.

"Loh kok gitu sih? Gue kan berangkat sama lo, jadi lo harus anter gue pulang,“ ucapnya.

Kenan mendengus lalu melirik Inara yang juga ada di sana. Kenan
tersenyum padanya, Inara dengan kaku membalas senyum Kenan.

"Ya lo pulang sama siapa kek, gue ada ekskul basket ntar pulangan." Ucap Kenan, pandangannya kembali ke sepupunya itu.

"Kan bisa lo anter gue dulu, baru balik lagi." Asya tak mau mengalah. Asya memang berangkat sekolah dengan Kenan, karena lelaki itu semalam menginap dirumahnya. Karena ayahnya tak bisa mengantarnya ke sekolah karena harus cepat sampai di kantor, jadilah ia berangkat bersama Kenan.

"Lo-"

"Yaudah, lo ikut sama gue aja Sya." Ucap Inara menengahi.

"Tapi kan rumah kita gak searah Na. Ntar gue nge-"

"Udah ikut aja. Masih syukur ada yang baik sama lo." Potong Kenan sebelum Asya menyelesaikan kalimatnya.

Tak mau lebih lama disana dan mendengar ocehan Asya, Kenan buruburu berlari keluar meninggalkan dua gadis itu.

Asya mendengus kesal. Ia dan Inara pun meneruskan jalan mereka untuk ke ruang ganti baju. Karena setelah ini masih ada pelajaran selanjutnya.

~~~


"Makasih ya Na, makasih Om." ucap Asya begitu sampai di depan rumahnya.

"Sama-sama." Kemudian Asya keluar dari mobil yang mengantarnya pulang itu.

"Dah, Inara." Ucapnya sembari melambaikan tangannya.

Di perjalanan pulang, Inara masih sedikit membayangkan wajah Kenan. Entah mengapa ia tiba-tiba membayangkan cowok itu.

"Banyak dapat teman ya Na?" tanya Varrel, ayah Inara.

Inara mengangguk. "Iya, Yah. Inara seneng dapet temen banyak. Akhirnya Inara bisa punya teman juga." Ucapnya lega. Ia menyandarkan punggungnya ke kursi mobil.

"Kamu jangan minder sama apa yang kamu punya. Harus tetap berinteraksi sama sekitar supaya orang mikir tentangmu itu tidak seburuk apa yang mereka pikirkan." Ucap ayahnya masih fokus ke jalan raya.

Inara membuang napas pelan sambil memejamkan matanya. Sebenarnya dulu ia sangat ingin bergabung dengan teman-temannya, ingin sekali mengobrol dengan yang lain. Tapi mau bagaimana, ketika ia mendekat pasti satu persatu temannya itu akan menjauh dengan perlahan. Kedatangannya itu seperti pengganggu, membuat orang risih. Itu yang membuatnya juga susah berinteraksi dengan teman sebayanya.

Tapi ia sangat bersyukur, kali ini ia mungkin takkan sendiri lagi di sekolah. Sudah banyak yang mau berteman dengannya. Pandangan orang terhadap kelebihannya itu mungkin kini telah berbeda karena orang disekitarnya pun bukan orang yang sama seperti dulu.

Ia tak apa jika memang mempunyai satu teman. Itu lebih dari sekedar kata baik. Karena mempunyai satu teman lebih berharga, daripada punya seribu teman yang hanya mementingkan diri sendiri.


Thanks for comment

Tunggu part selanjutnya ,See you emoticon-Kiss (S)
0
26-12-2017 13:02
Quote:Original Posted By lostidea.


hihihi kok tau emoticon-Ngakak


Gan ni crite latarnye thn brp?
0
26-12-2017 14:02
Quote:Original Posted By torro212
Gan ni crite latarnye thn brp?


Zaman Adam dan hawaemoticon-Ngakak
Diubah oleh lostidea.
0
26-12-2017 15:25
Quote:Original Posted By lostidea.


Zaman Adam dan hawaemoticon-Ngakak


Etdahh kyak judul thread sebelah emoticon-Cape d...
0
26-12-2017 17:14
Cerita nya terlalu datar bre kebanyakan narasi
0
26-12-2017 18:06
Quote:Original Posted By torro212
Etdahh kyak judul thread sebelah emoticon-Cape d...

Hehehe
Quote:Original Posted By doyanoncom
Cerita nya terlalu datar bre kebanyakan narasi

Maaf masih Newbie
0
14-01-2019 20:57
indigo lagi nih
yuk sis dilanjutkan
0
23-01-2019 03:46
ceritanya gantung ga tuntas kurang greget, kurang menarik, cerita indigo yang ditunggu pengalaman horornya 😊
0
Halaman 2 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
prekuel-sebelum-karma
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.