alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
3 stars - based on 8 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/59fdacecd675d43a738b456e/reklamasi-jakarta-menteri-luhut-saya-cium-tangan-kalau-salah
Lapor Hansip
04-11-2017 19:05
Reklamasi Jakarta, Menteri Luhut: Saya Cium Tangan kalau Salah

TEMPO.CO, BANDUNG - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan kementeriannya membuka diri untuk menerima masukan mengenai reklamasi Jakarta. “Kami terbuka pada semua masukan. Kita juga manusia, bisa juga salah. Oleh karena itu, saya minta pada tim berkali-kali kaji detil. Dan kita kaji detail dan kita tidak menemukan. Masak, kita mau karena tekanan, omongan sana sini, terus lantas mundur? Ya, enggak bisalah. Kita harus yakin bahwa kita sudah melakukan kajian yang benar,” katanya saat mengisi Studium Generale di kampus Universitas Padjadjaran, Bandung, Jumat, 3 Oktober 2017.

Simak: Alumni ITB Marah dengan Klaim Luhut Soal Reklamasi

Luhut mengklaim sudah meminta semua yang mengkritik rencana reklamasi menemuinya. “Saya juga diberitakan di media macam-macam. Saya beri tahu, siapa yang di luar bilang begini, datang ke saya, bawa masalahnya. Malah saya bilang, saya cium tangan kalau saya salah. Karena kadang kesal juga, Pak Rektor. Karena menurut saya sudah di luar kepatutan ngomongnya, seakan saya enggak punya nurani,” ujarnya.

Selepas mengisi Studium Generale itu, Luhut enggan bicara soal reklamasi lagi. Dia mengklaim urusannya dengan reklamasi sudah selesai. “Saya kalau itu sudah, kan saya sudah, moratorium sudah dicabut. Terserah pemerintah DKI itu, biarkan mereka berproses sendiri,” ucapnya.

Luhut juga enggan mengomentari pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengenai reklamasi Teluk Jakarta. “Saya tidak mau berkomentar mengenai itu, lagi sibuk mengurusi Kawasan Ekonomi Khusus Bekasi-Karawang-Purwakarta,” tuturnya.

Soal reklamasi menjadi pertanyaan salah satu mahasiswa saat sesi tanya-jawab dalam studium generale kampus Universitas Padjadjaran. Luhut meminta anak buahnya, Deputi III Bidang Koordinasi Infrastruktur Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Ridwan Djamaluddin, yang menjelaskan. “Reklamasi ini di mana-mana menjadi topik hangat dan cenderung menjadi komoditas politik. Pertama, kalau bicara reklamasi, ini bukan barang baru. Sejak 1300 sudah terjadi reklamasi. Orang bisa berdebat teknis reklamasi sehari semalam, dan bisa apa saja kesimpulannya, tergantung teknisnya seperti apa, kita mau keluar uang berapa,” kata Ridwan, Jumat.

Ridwan berujar reklamasi teluk Jakarta sudah menjadi rencana sejak 1995 dan prosesnya sempat dihentikan dengan penerbitan moratorium oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 19 April 2016. “Setelah itu, kami bekerja mengevaluasi apa yang menjadi dasar moratorium dilakukan. Memang ada pelanggaran di sana. Keluarlah surat sanksi dari Ibu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” ujarnya.

Menurut Ridwan, timnya di Kementerian Koordinator Kemaritiman baru masuk membahas soal itu sejak moratorium. Di tengahnya, pada 23 Agustus dan 2 Oktober 2017, Gubernur DKI mengirim surat guna meminta peninjauan moratorium tersebut. “Gubernur DKI mengatakan mohon moratorium dicabut atau ditinjau kembali karena semua kewajiban sudah dipenuhi. Kemudian Ibu Menteri LHK mengeluarkan surat sanksi dicabut. Kemudian Pak Menko Maritim mencabut perintah moratorium yang dikeluarkan 19 April 2016. Itu cerita (reklamasi) teluk Jakarta,” ucapnya.

Ridwan menuturkan soal reklamasi itu sempat dibahas dalam rapat terbatas kabinet. “Presiden mengatakan dalam ratas kabinet, perhatikan aspek regulasi, aspek lingkungan, dan aspek sosial,” tuturnya.

Dia mengklaim semua aspek yang diminta Presiden sudah dipelajari. “Regulasi sudah kita runtut, semua tidak ada kesalahannya. Aspek lingkungan yang disebut itu, bagi kami komisi amdal (analisis dampak lingkungan) yang menilai, sudah tidak ada masalah. Kalau masih ada yang menimbulkan masalah, kasih tahu saya. Kalau ada yang bisa membuktikan saya, kasih tahu, nanti saya akan proses ulang,” katanya.

Ridwan mengklaim rencana reklamasi juga tidak berimbas pada nelayan di teluk Jakarta. “Ketika ada pembangunan yang menghambat mobilitas nelayan, sudah tidak kita rekomendasikan. Misalnya, ada kekhawatiran tentang membangun tembok untuk menghalangi air panas bagi pembangkit listrik, kita tidak setujui karena akan menghambat lalu lintas nelayan,” ujarnya.

Dia mengklaim kawasan yang kini menjadi lokasi pulau reklamasi di Teluk Jakarta juga bukan areal tangkap nelayan. “Kawasan yang ada di pulau-pulau reklamasi yang direncanakan itu tidak ada lagi fishing-ground, tempat ikan hidup, di situ kualitas airnya tercemar dan tercemar berat,” tuturnya.

Ridwan mengungkapkan proyek reklamasi itu tidak akan menggusur nelayan. “Nelayan tidak ada yang digusur, nelayan tetap di rumah masing-masing. Kalau toh nanti ditempatkan lebih bagus, sudah dipikirkan untuk menyediakan salah satu pulau khusus untuk bermukim nelayan,” katanya.

Saat ini, pemerintah juga berencana membangun tanggul pesisir untuk melindungi permukiman nelayan dari ancaman banjir rob. “Pemerintah saat ini membangun tanggul pesisir sepanjang 20,1 kilometer untuk melindungi permukiman nelayan agar tidak terkena rob, limpasan air laut,” ujarnya.

Ridwan mengatakan ada dua hal yang selalu diserang terkait dengan reklamasi. Pertama, soal kajian lingkungan hidup strategis (KLHS) yang dituding tidak pernah dibuat. Kedua, serta Peraturan Daerah tentang Zonasi. “Itu salah. KLHS itu ada dan dilakukan Pemprov DKI. Kedua, selalu dipersoalkan belum ada Perda Zonasi. Ini undang-undang baru, tahun 2014, jadi di belakang keluarnya. Apa kemudian seluruh pembangunan di republik ini berhenti menunggu semua perda keluar,” ucapnya. “Kalau semua nunggu Perda Zonasi, tidak akan ada pembangunan pelabuhan, tidak akan ada pembangunan pariwisata, karena semua di pesisir itu harus tunggu dulu itu.”

https://bisnis.tempo.co/read/1030569/reklamasi-jakarta-menteri-luhut-saya-cium-tangan-kalau-salah

Sabar...ngebet amat sihemoticon-Leh Uga
Pencabutan moratorium kok dilakukan bbrp saat sebelum AB dilantik, knp ya kira2...emoticon-Malu (S)
0
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support17
04-11-2017 19:18
Kalau orang berani pasang badan dan tidak mengubris aspirasi rakyat................Bohong !!!! saya berani taruhan potong kuping Ruhut Sitompul kalau luhut nggak terima apa apa.................taik aja disimpan masih kecium
0
04-11-2017 19:24
mulai ciut ... 💩💩💩💩
0
04-11-2017 19:25
Tuh di tantangin...

Klo dia gak salah cium tangan opung yah...
0
04-11-2017 19:26
ana berharap kaum intelek advokat aktivis penolak reklamasi membawa ini keranah hukum guna membuktikan yg dikatakan luhut benar atau tidak
0
04-11-2017 19:31
Quote:Original Posted By napibautai
nih orang udh disuap ratusan M..udh siap matiemoticon-Ngakak


ada bukti ?? kenapa gk dilaporkan ke polisi ?? atau buka ke media massa biar pada tau masyarakat kalo pak luhut itu udh disuap ratusan M , jadi jgn cuma berani bacot di balik akun nama gk jelas ... giliran disuruh pembuktian tar belaga gk tau kabur gk tau kemana emoticon-Leh Uga
0
04-11-2017 19:33
Quote:Original Posted By alexanderson


ada bukti ?? kenapa gk dilaporkan ke polisi ?? atau buka ke media massa biar pada tau masyarakat kalo pak luhut itu udh disuap ratusan M , jadi jgn cuma berani bacot di balik akun nama gk jelas ... giliran disuruh pembuktian tar belaga gk tau kabur gk tau kemana emoticon-Leh Uga


nasbung satu itu nda usa didebat emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

Suda banyak idnya kena banned disini.

Senannya lemoar batu ditinggal dah, takut reply emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
0
04-11-2017 19:33
Mmuaach.. emoticon-Kiss
0
04-11-2017 19:37
Saya Yakin Pak Luhut di Jalan Yang Benar
Opung Luhut itu orang yang baik
Ayo pung tegakkan kebenaran
Tetap berjuang untuk kesejahteraan Rakyat NKRI
emoticon-Smilie emoticon-Smilie
0
04-11-2017 19:39
Kebakaran jembut.
0
04-11-2017 19:43
Nunggu endingnya aja dah
0
04-11-2017 19:43


Quote:Original Posted By dawner
Kebakaran jembut.


Waduh panas itu gan emoticon-Big Grin
0
Post ini telah dihapus oleh gembaladomba13
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support17
04-11-2017 20:04
bullshit, gertak sambal aja sama seperti yg ngomong mau gantung di monas
tanda2 bentar lagi mau nemenin ahok, bareng sama setan novanto
0
04-11-2017 20:16
dimana2 peraturan dulu baru pembangunan karena ini negara hukum bukan negara pengusaha

mana ada logikanya hukum menghambat pembangunan ??
0
04-11-2017 20:19
Marking dolo di trit enigh emoticon-Cool paling kek politikus2 laen... abab doang kenceng.. giliran kebukti lgsng amnesia.. ta i emoticon-Mad
Diubah oleh victimaye
0
04-11-2017 20:42
Quote:Original Posted By napibautai


Polisi kan lagi usut..tggu aja..fakir info kau ituemoticon-Big Grin


usut sapa ?? LBP ?? mana link sini kasih tau yg ad berita kalo LBP jadi terduga penerima suap .... emoticon-Malu
0
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support17
04-11-2017 20:50
Hmmmmmm i smell SHIT here
0
Halaman 1 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.