Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
725
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57f76a78dbd770074b8b456f/the-last-assassin-hikayat-legenda-sang-bhayangkara
Perebutan kekuasaan di singosari yang berlarut-larut telah membuat kepanikan dan menghilangkan rasa aman pada setiap rakyat singasari. Raja Tohjaya, yang sedang berkuasa saat itu. dihantui kecemasan akan kutukan yang dilontarkan Mpu gandring kepada penguasa singasari membuat Raja Tohjaya menjadi phobia. terutama kepada keturunan tunggul ametung. disisi lain. ketenangan Ranggawuni/Sminingrat yang s
Lapor Hansip
07-10-2016 16:27

The Last Assassin (Hikayat Sang Legenda Bhayangkara)

Past Hot Thread
THE LAST ASSASSIN


The Last Assassin (Hikayat Legenda Sang Bhayangkara)

Kisah Sejarah Perjalanan Assassin Di Nusantara

Hai agan-agan semua. apa kabar??
Perah ga main game Assassin Creed?? mungkin diantara agan-agan sekalian ada yang pernah memainkanya. gimana? suka ga? mungkin agan-agan sekalian ada yang suka karena grafiknya. ada yang suka karena keseruan game nya. ada juga yang suka karena ceritanya. ts juga suka gan. karena ceritanya.

hal ini yang melatar belakangi ts untuk menyelidiki tentang sejarah assassin. hingga pada suatu hari. ts terpaku pada sebuah naskah kuno berbahasa arab. yang isinya pernah ts dengar dari cerita salah seorang teman ts yang pernah kuliah di timur tengah.
berbekal ketertarikan ts dengan asal usul assassin. dan isi dari naskah kuno tersebut. maka ts kian giat untuk terus menggali lebih dalam. dan ternyata jejak assassin juga ditemukan di nusantara gan.

berawal dari pemusnahan sekte assassin pada rahun 1256 di lembah alamut oleh invasi mongol. ternyata sebelum sekete tersebut benar2 lenyap. sang pemimpin tertinggi sekte assassin saat itu menuliskan sebuah pesan kepada satu-satunya anggota assassin yang tersisa. yaitu mpu sasi. assassin dari tanah jawa. sebuah surat perintah untuk membunuh assassin yang berkhianat dan bersekutu dengan pasukan mongol (kubhilai khan). namun saat itu. mpu sasi sudah terlalu tua untuk melaksanakan tugas tersebut. sehingga ia mengangkat seorang murid. ya seorang murid yang diramalkan oleh begawan lohgawe sebagai ksatria piningit titisan para dewa. untuk menjalankan misi tersebut.

bagaimana kisah selengkapnya?????

mohon maaf beribu maaf. ts bukan ahli sejarah. ts hanya penikmat cerita sejarah. ts bukan penulis profesional. jadi nantinya kalau ada salah eja atau kata2 atau susunan kalimat yang tidak sesuai kaidah bahasa yang baik dan benar. mohon di maklumi gan. kalau agan berkenan memberi masukan. ts akan sangat berterimakasih. ts akan terus memperbaiki tread ini gan. baik update cerita secara rutin maupun meng edit thread atas masukan agan. sehingga agan bisa lebih nikmat membaca thread ini...

mohon emoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Star dan kirim emoticon-Toastemoticon-Toast emoticon-Toast ya gan... kalau agan merasa terhibur.... dan pada akhirnya..... selamat menikmati cerita ini....emoticon-Jempol



INDEX




Part 1 (Sang Pewaris)

sinopsis

Part 1 perebutan kekuasaan di singosari yang berlarut-larut telah membuat kepanikan dan menghilangkan rasa aman pada setiap rakyat singasari. Raja Tohjaya, yang sedang berkuasa saat itu. dihantui kecemasan akan kutukan yang dilontarkan Mpu gandring kepada penguasa singasari membuat Raja Tohjaya menjadi phobia. terutama kepada keturunan tunggul ametung. disisi lain. ketenangan Ranggawuni/Sminingrat yang saat itu berada di padepokan mpu Krama di kaki gunung kelud terusik. belakangan Raja Tohjaya yang mengetahui ada darah tunggul ametung di tubuh Ranggawuni berencana untuk melenyapkanya. Namun, takdir berkata lain. Ranggawuni berhasil lolos dari penyergapan di kaki gunung kelud. dan dalam pelarianya itu. Ranggawuni mengetahui kebenaran yang sesungguhnya akan dirinya. dari situlah ranggawuni/sminingrat akan menuntut balas kepada Raja Tohjaya. di sisi lain. sang assassin tanah jawa yaitu mpu Sasi. juga berniat untuk membuat perhitungan kepada orang2 Raja Tohjaya. atas meninggalnya Mpu krama. yang tidak lain adalah saudara seperguruan mpu sasi. . setelah membalaskan dendam pribadinya. mpu sasi mendapat kabar bahwa lembah alamut. lembah suci para assassin telah dibumihanguskan oleh bangsa mongol. dengan bantuan assassin yang berkhianat. namun, sebelum semua benar2 lenyap. sang imam tertinggi terlebih dahulu menulis pesan kepada assassin terahir yang berada di bumi jawa yaitu mpu sasi. setelah menerima kabar tersebut. mpu sasi berniat menunaikan dendam kaum assassin. namun, usia senja nya tidak lagi mendukung. sehingga mpu sasi mengangkat seorang murid dan mewariskan seluruh ilmunya untuk mengemban misi tersebut... bagaimana kisah selengkapnya???

# Prahara Di Langit Singasari
# Firasat
# Desas Desus
# Tan Amukti Rajapati
# Teman Lama
# Terror Rajapati
# Bhayangkara
# Asal Usul
# Harimau Dari Selatan (Seorang yang hidup dalam dendam)
# Janji
# Sepenggal Kisah Dari Masalalu (Mapanji Sminingrat)
# Siasat Pranajaya
# Dia Yang Tidak Ingin Dikenang (Shindu Wanala, Sang Naga Emas dari Selatan)
# Nuswantoro (Nusantara) hot update!! plus mulustrasi dan jejak sejarah armada shindu wanala
# Takdir Sang Kuasa
# Semua Dalam Genggamanku
# Rencana Yang Disusun Matang
# Kejadian Yang Menentukan
# Kesempatan Terakhir
# Kesaksian

# The Emperror extra chapter!!
mulainya invasi mongol dan munculnya sosok assassin yang berkhianat

# Kemeriahan Kotaraja
# Kebenaran Akan Menemukan Jalanya Sendiri
# Kenyataan
# Dua Sisi
# Menyibak Tabir Ranggawuni part 1
# Penghakiman Sang Assassin
# Serahkan Sisanya Padaku
# Rencana Tersembunyi
# Resimen 17
# Cinta Yang Tulus
# Sebuah Pesan
# Menyibak Tabir Ranggawuni part 2
# Pertemuan Dua Pendekar Legenda. Harimau Selatan dan Rajawali Timur
# Sketsa Mahabharata
# Situasi Sulit
# Sekutu
# Reputasi
# Jalan Ksatria
# Pembalasan Setimpal
# Sebuah Rencana
# Muslihat Pranajaya
# Kisah Pelarian
# Aliansi Wangsa Airlangga
# Keberanian Yang Matang
# Pesan Rahasia
# Kebenaran Yang Menipu

# Mengejar Penghianat ekstra chapter part 2!!

# Huru - Hara Kota Raja
# Kematian Lembu Ampal
# Senjakala Kotaraja (part 1)
# Pertaruhan
# Masa-Masa Genting
# Titah Dewata new update 25/11/2019!!
# Senjakala Kotaraja (akhir sebuah peperangan)

Part 2 (Ekspedisi Pamalayu) 1275-1286





Part 3 (Pertempuran Bach Dang) 1287-1288

The Last Assassin (Hikayat Legenda Sang Bhayangkara)

sinopsis
menceritakan bagaimana pemeran utama sebagai seorang assassin terahir. sekaligus sebagai salah satu pasukan bhayangkara singosari, membalas dendam kepada penghianat assassin (yang bekerja sama dengan bangsa mongol/dinasti yuan). atas kematian seluruh asassin di lembah alamut. dan pemeran utama juga ikut serta tentara amman meredam invasi mongol (dinasti yuan) yang berkuatan 500.000 pasukan mongol bersenjata lengkap. kepada negara Amman (vietnam utara) di muara bach sungai dang. daerah dekat halong bay vietnam sekarang
Diubah oleh kartawawing
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lombokjowo dan 9 lainnya memberi reputasi
10
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 25 dari 37
The Last Assassin (Hikayat Legenda Sang Bhayangkara)
04-09-2017 04:43
Baca pranajaya jadi inget pronojiwo emoticon-Ngakak
0 0
0
The Last Assassin (Hikayat Legenda Sang Bhayangkara)
08-09-2017 21:30
lgi cari inspirasi ya mas...
kok blm lanjut kisahnya...
0 0
0
The Last Assassin (Hikayat Legenda Sang Bhayangkara)
09-09-2017 07:42
Mungkin udah tamat gan
0 0
0
The Last Assassin (Hikayat Legenda Sang Bhayangkara)
13-09-2017 18:55
MENGEJAR PENGHIANAT ekstra chapter part 2

Perjalanan shindu membawa mereka ke sebuah kerajaan kecil di pulau tumasik (singapura). Adalah kerajaan bintan dengan rajanya dharmadatu. Saat itu, sang raja sedang berada di sebuah teluk kecil sebelah selatan pulau tumasik. Saat shindu dan rombonganya datang dari bagian timur pulau tersebut.

Quote:

"kabarkan kepada raja kalian. Saya hendak berkunjung." kata shindu kepada penjaga gerbang istana

"siapakah tuan dan apakah tuan sudah membuat janji sebelumnya?" tanya balik penjaga

"aku adalah kepala kumpulan peniaga. Namaku shindu. Dan aku belum membuat janji dengan paduka raja." terang shindu

"shinduu?? Seperti tidak asing nama itu di telingaku." batin pengawal. Sesaat kemudian ia melihat serta memastikan shidu dan rombongan "ah tidak seperti shindu yang aku dengar." lanjutnya "tuan ini shindu siapa. Banyak orang yang mengaku shindu datang kemari untuk berjumpa tuan raja. Lagipula tuan raja sedang tidak berada di istana." kata penjaga

"lalu kemana dia pergi?" tanya shindu

"ke teluk selatan tuan." jawab penjaga

Teluk selatan pulau tumasik. Saat itu sang raja sedang berada di dalam menara pengawas sembari mengawasi kapal2 yang bersandar di pulau lingga (batam-maaf ts belum tau persis penyebutan pulau batam di abad ke 13. Setau ts pulau lingga).

"maaf paduka raja. Ada orang yang mengaku bernama shindu ingin bertemu dengan paduka." kata prajurit memberikan laporan

"shinduuu??? Lagiii??? Bagaimana ciri2 fisik orang itu. Apakah pengawalnya ada yang membawa pedang kecil, kaku. Berwajah kuning dan bersorot mata tajam." tanya sang raja

"orang yang mengaku shindu memiliki wajah bersih. Berperawakan tegap dengan tinggi sedang. Wajahnya penuh kharisma. Sorot mata sayu dannn...." si prajurit mengingat2 "ah benar. Ada salah seorang pengawal yang ciri2nya serupa dengan apa yang paduka utarakan."

"ah ternyata benar. Dialah shindu wanala sang Kaisar dunia bawah dengan julukan Naga Emas dari selatan."



Istana kerajaan bintan. Mengetahui tamu yang berkunjung adalah shindu yang asli. Maka sang raja mengadakan jamuan yang sangat meriah. Bukan hanya karena menyambut orang penting. Namun lebih dari itu. Kerinduan seorang sahabat lama yang akhirnya bisa bersua kembali.

Ruang jamuan dihias semeriah mungkin. Makanan2 dihidangkan. Para pembesar kerajaan berjajar di sebelah kiri ruangan. rombongan shindu berjajar di sebelah kanan. Sementara shindu duduk bersebelahan dengan sang raja.

Quote:

Sang raja memberi isyarat agar penari, dayang2 dan gadis2 tercantik di kerajaan bintan keluar dan menampilkan kebolehan mereka menari dan menyanyi.

"adakah diantara mereka yang engkau cari." ledek dharmadatu kepada sahabatnya. Sembari menepuk paha shindu.

Shindu tersipu dan tersenyum "apa cuma seperti ini saja kecantikan puan2 (gadis2) swarnadwipa yang tersohor itu." balas shindu

"ohohoho seleramu tinggi juga rupanya." ledek sang raja "apakah kau masih belum mendapatkan yang serupa dengan wanita itu?"

"wanitaaa??" kata shindu bingung

"wanita anak gurumu yang ternyata 7 tahun yang lalu malah dinikahkan dengan seorang putra mahkota kerajaan jawadwipa. Hahahahahaha"

"ssst jaga bicaramu. Anak kecil itu adalah anaknya." ujar shindu tersipu malu

"ehhh." sang raja terkejut

"aku hanya singgah sementara saja. Sebelum melanjutkan perjalanan ke champa dan ke song."

"eehh ehh ehh. Kita bahkan lama tidak bertemu. Kenapa kau tidak bisa tinggal disini lebih lama lagi?"

"shiranti" shindu menyebut sebuah nama

brruurrr uhuk uhuk sang raja terkejut mendengar ucapan shindu sehingga makanan yang tengah ia kunyah tersembur keluar dan ia juga batuk karena tersedak "shiranti?? Putri gubernur wilayah champa yang kecantikanya tersohor bak dewi bulan??? Jadi kau pergi ke champa untukkk???"

[b]"iya benar. Sang gubernur telah mengirimkan sebuah surat lamaran kepadaku untuk putrinya. Secara politik dapat diartikan dia meminta perlindungan dariku."


Sang raja tersenyum lebar "akhirnya kawan. ." sang raja mengangkat cawan "bersulang untuk tamu kita. Yang Mulia Shindu Wanala."

Semua hadirin bersulang "untuk kejayaan paduka raja dan yang mulia shindu wanala."

"pantas saja banyak orang menyamar menjadi dirimu. Jadi ikhwal perjodohanmu dengan shiranti sudah tersebar luas. Jadi apa alasanya sang gubernur meminta perlindungan? Bukankah champa sendiri dikatakan negara dengan stabilitas politik yang bagus. Bahkan sebagai negara tetangga. Hubungan mereka juga baik. seperti ayyotaya (thailand kuno), amman (vietnam utara kuno) dan yang lainya."

"mongol telah memulai invasinya?"

"bukankah hanya di dataran tengah?"

"tidak. Laporan dari orangku yang di barat dan di timur. Bahkan kampanye invasi mongol dibawah mongke khan telah dimulai. Di wilayah barat menyasar ke khalifahan islam. Di sebelah utara mereka hampir mencapai dataran siberia. Wilayah arya (india) pun tidak luput dari kampanye mereka. Wilayah timur tempat matahari terbit. Sampai nanti di wilayah selatan. Dan pada akhirnya tanah kita pun tidak luput dari serangan mereka."

Sang raja berkeringat dingin. Keceriaanya berubah menjadi ketakutan

"ada apa kawanku."

"apakah kau bersedia memberikan perlindungan kepadaku."

"tentu saja. Tanpa perlu kau minta. Belum sampai sejauh itu kawanku. Di selatan masih ada negara song. Ke khalifahan islam juga negara yang kuat." shindu kemudian membisikan "mereka juga mempunyai sebuah klan yang berisikan orang2 berkemampuan luar biasa. Salah satu dari mereka bahkan sepadan dengan panglima pasukanku. Kabar yang kudengar jumlah mereka di kisaran 10rb an pasukan."

"kau yakin song belum ditaklukan?"

"ya."

"Setelah jamuan ini ikutlah denganku." pinta sang raja



Menara pengawas teluk selatan. Dari atas menara itu tampak jelas pulau lingga (batam). Sebuah pulau/daerah yang disepakati raja2 terdahulu sebagai zona netral. Daerah yang bebas disinggahi siapapun kapanpun. Dan tiada yang berhak mengklaim kepemilikan tanah tersebut. Saat itu.

Malam hari, sang raja Dharmadatu mengajak Shindu wanala melihat ke arah pulau lingga. Melihat cahaya lentera kapal2 yang bersandar di dermaga pulau lingga.

Quote:

"lihatlah kapal2 besar di sebelah sana shindu. Bukankah kapal2 itu lebih mencolok dari yang lainya."

"ya. Itulah cirikhas kapal2 negara song."

"faktanya tidak demikian. Jika kau melihat kapal2 itu di siang hari maka kau akan dapati bendera jing di atas kapal2 tersebut."

"jing?" jawab shindu kaget "bukankah negara itu sudah jatuh ke tangan mongol?"

"ehhhhh... Benarkah??"

"sudah berapa lama mereka bersandar disana."

"kira2 sebulan yang lalu."

"aku pinjam kapalmu." kata shindu bereaksi dan begitu juga para pengawalnya mengikuti arahan shindu. Lalu mereka kemudian berlayar menuju dermaga tempat bersandarnya kapal2 jing itu



Setibanya shindu di perairan dekat bersandarnya kapal2. Ia kembali dikejutkan dengan sebuah keributan besar.

Quote:

"benar kapal berbendera jing. Tapii... Ah prajurit yang berada di atas kapal. Zirah mereka seperti zirah pasukan mongol." batin shindu

"tuan lihatlah kesana." kata pengawal shindu

Mereka melihat seorang tengah mengamuk diatas sebuah kapal. Mayat2 para awak kapal dan para prajurit yang ada di atasnya jatuh bergelimpangan ke laut. Setelahnya orang itu membakar kapal yang telah ia amuk tadi.

Sekitar beberapa jam orang itu mengamuk dan sekarang hanya menyisakan sebuah kapal besar yang bersandar tepat di depan kapal shindu.

Suara pedang beradu terdengar nyaring sampai ke telinga shindu. Teriakan dan jeritan para prajurit terdengar pilu. Dan setelah itu mayat2 korban berjatuhan dari atas kapal

"tidakkk... Jendral omar tidak berada disini. . . dia tidak bersama kamiii. . . " teriak seseorang yang sepertinya ia adalah orang terakhir di kapal itu

Sesaat setelah teriakan terakhir terdengar. Sang penyerang misterius kemudian membakar kapal terakhir tadi. Dari balik cahaya api yang berkobar. Sesosok bayangan meloncat dan jatuh tepat di hadapan shindu. Sang rajawali timur, atau kepala pengawal shindu pasang badan melindungi tuanya.

Ternyata sesosok bayangan yang meloncat tadi adalah seorang pria berpakaian hitam dengan penutup wajah.

"apa yang kau lakukan disini?" tanya orang bertopeng

"siapa kau. Kenapa kau mengenalku."

"disaat sekutumu membutuhkan bantuan. Kau malah berada jauh darinya. Dan bahkan kau tidak mengetahui keadaanya sama sekali."

"sekutu apa. Apa maksudmu?" tanya shindu bingung

"bukankah tohjaya adalah sekutumu. Kau bahkan menjadi tamu agung di acara peringatan kenaikan tahtanya."

"hmmh rupanya kau harimau tua. Tidak kusangka diusiamu sekarang ini. Kau masih bisa melakukan hal gila seperti ini dengan mudah."

"mpu sasi?" kata shindu kaget "salam hormat mpu sasi."

"tidak perlu berbasabasi. Aku tidak ada urusan denganmu."

"apakah jika aku memberikan informasi tentang omar khan. Kau akan bersedia 'berurusan denganku'..??" tanya shindu bernegosiasi

"darimana kamu mengetahuinya."

"ada apa antara kamu dengan panglima kuat dari mongol itu."

"tidak ada urusan untuk menjawab pertanyaanmu. Lebih baik kau segera pergi"

"jika kau menjawab pertanyaanku maka aku akan memberimu informasi."

"dia adalah seorang penghianat. Dan aku ditugaskan membunuhnya."

"ohhh.. Rupanya dia penghianat klan. Segera kabarkan kepada klanmu. Omar khan berada di wilayah barat bersama hulagu khan dan kitkurba."

"penghianat itu. . . kurangajar." umpat mpu sasi geram

"mereka bersama 2jt pasukan akan bergerak ke arah barat. Menghancurkan kekhalifahan. Dan mungkin akan menyerang lembah alamut terlebih dahulu. Oh iya aku bukan sekutu tohjaya. Jadi tak ada urusan jika akhirnya ia tumbang."





bersambunggggg......


Nyang mau lihat mulus shiranti istri shindu ninggu part 2. Hehehe
1 0
1
The Last Assassin (Hikayat Legenda Sang Bhayangkara)
14-09-2017 06:39
akhirnya bisa di index juga
0 0
0
The Last Assassin (Hikayat Legenda Sang Bhayangkara)
14-09-2017 10:08
Quote:Original Posted By kartawawing
akhirnya bisa di index juga


lama bnget kisanak updatenya skrg
0 0
0
The Last Assassin (Hikayat Legenda Sang Bhayangkara)
14-09-2017 10:59
edanlah gan, kenapa mpu sasi uda ada d sgapore aja? naik Li*n air ya gan?😂
0 0
0
The Last Assassin (Hikayat Legenda Sang Bhayangkara)
14-09-2017 11:15
Quote:Original Posted By 99wangisurga
lama bnget kisanak updatenya skrg


Mulai minggu depan rajin update. Target pas setahun ini trit. Part 1 kudu tamat. Masih ada berapa chapter lg sih. Kudu dikebut

Quote:Original Posted By malikadi
edanlah gan, kenapa mpu sasi uda ada d sgapore aja? naik Li*n air ya gan?😂


Ane pernah naik perahu layar dari bali sampe batam kurang dr 2 minggu. Pas angin bagus sih
0 0
0
The Last Assassin (Hikayat Legenda Sang Bhayangkara)
14-09-2017 17:29
Dharmadatu ini semacam adipati dibawah kerajaan dharmasraya ya gan? Dharmasraya sendiri setahu saya kabupaten di propinsi Sumbar, lokasinya jalan lintas Padang-Jambi. Apakah memang disitu pusat kekuasaannya?
1 0
1
The Last Assassin (Hikayat Legenda Sang Bhayangkara)
15-09-2017 05:53
Quote:Original Posted By shafanya
Dharmadatu ini semacam adipati dibawah kerajaan dharmasraya ya gan? Dharmasraya sendiri setahu saya kabupaten di propinsi Sumbar, lokasinya jalan lintas Padang-Jambi. Apakah memang disitu pusat kekuasaannya?



Bukan adipati gan. Tapi raja bawahan dharmasraya.

Selain adanya wilayah bawahan (propinsi dan kadipaten). Wilayah kerajaan yang di taklukan atau yang mengakui dan bersedia menjadi bawahan kerajaan sriwijaya. Maka kerajaan tersebut menjadi wilayah kerajaan sriwijaya. Untuk kemudian menjadi wilayah suksesornya (dharmasraya).

Tadinya di jambi. Sebelum pindah ke padang.. peninggalan sejarahnya juga masih ada dan disimpan bahkan oleh pewarisnya. Ane kemaren hari wawancara sama keturunanye langsung. Makanya kemaren2 lama update
1 0
1
The Last Assassin (Hikayat Legenda Sang Bhayangkara)
15-09-2017 10:23

Luar Biasa

Di tengah gempuran cerita horor dan 17++, ada sebuah kisah yg tertutur dengan baik menjabarkan sejarah nusantara..
Salam kenal dr tanah sunda..
1 0
1
The Last Assassin (Hikayat Legenda Sang Bhayangkara)
15-09-2017 12:53
menunggu lagi emoticon-Embarrassment


.
0 0
0
The Last Assassin (Hikayat Legenda Sang Bhayangkara)
15-09-2017 16:38
Quote:Original Posted By kartawawing



Bukan adipati gan. Tapi raja bawahan dharmasraya.

Selain adanya wilayah bawahan (propinsi dan kadipaten). Wilayah kerajaan yang di taklukan atau yang mengakui dan bersedia menjadi bawahan kerajaan sriwijaya. Maka kerajaan tersebut menjadi wilayah kerajaan sriwijaya. Untuk kemudian menjadi wilayah suksesornya (dharmasraya).

Tadinya di jambi. Sebelum pindah ke padang.. peninggalan sejarahnya juga masih ada dan disimpan bahkan oleh pewarisnya. Ane kemaren hari wawancara sama keturunanye langsung. Makanya kemaren2 lama update


wow gan wow... keturunannya kerajaan Dharmasraya? jelas lama, lokasinya lumayan jauh heheheh. Agan sendiri di Jakarta?
0 0
0
The Last Assassin (Hikayat Legenda Sang Bhayangkara)
15-09-2017 20:36
Keep update gan
Nubie setia menunggu
emoticon-2 Jempol
0 0
0
The Last Assassin (Hikayat Legenda Sang Bhayangkara)
16-09-2017 02:19
referensi tentang shindu wanala dari mana ya gan? nyari nya susah banget.. apa mungkin tokoh fiksi kah?
1 0
1
The Last Assassin (Hikayat Legenda Sang Bhayangkara)
16-09-2017 05:54
Quote:Original Posted By kartawawing



Bukan adipati gan. Tapi raja bawahan dharmasraya.

Selain adanya wilayah bawahan (propinsi dan kadipaten). Wilayah kerajaan yang di taklukan atau yang mengakui dan bersedia menjadi bawahan kerajaan sriwijaya. Maka kerajaan tersebut menjadi wilayah kerajaan sriwijaya. Untuk kemudian menjadi wilayah suksesornya (dharmasraya).

Tadinya di jambi. Sebelum pindah ke padang.. peninggalan sejarahnya juga masih ada dan disimpan bahkan oleh pewarisnya. Ane kemaren hari wawancara sama keturunanye langsung. Makanya kemaren2 lama update


Wah, apdetan akan mengalir deras nih emoticon-Leh Uga
0 0
0
The Last Assassin (Hikayat Legenda Sang Bhayangkara)
16-09-2017 06:25
HURU-HARA KOTARAJA


Konflik horizontal antara penduduk kotaraja dan para pendatang semakin meruncing. Terlebih perseteruan warga lokal dengan pendatang dari daerah daha.

Orang2 yang sengaja mahesa susupkan. Terus saja memprovokatori kedua pihak untuk lebih saling bermusuhan. Puncaknya, Orang2 mahesa menyamar sebagai pendatang dan membunuh salah satu orang terpandang di kotaraja. Disisi lain, ada juga orang2 mahesa yang menuntut balas dan menbunuhi pendatang yang dicurigai. Pembagian derma telah berubah menjadi perang sipil

Quote:

Salah satu prajurit bhayangkara melapor kepada lembu ampal

"ampun gusti, kerusuhan dikota raja terus meluas dan semakin memprihatinkan. Bahkan semakin mendekati kedaton."

Lembu ampal terlihat melamun. Bahkan ketika prajuritnya melapor keadaan genting.

"ampun gusti!!" prajurit meninggikan nadanya

"emmmhh.. Iya iya." lembu ampal tergagap. Rupanya ia tengah merenungi isi surat sminingrat yang ditujukan kepadanya "kerahkan pasukan bhayangkara. Terutama di wilayah sekitar kedaton."

"sendiko gusti." jawab prajurit yang terus pergi untuk melaksanakan perintah lembu ampal




Sminingrat, mahesa dan adipati jayasabha telah berada di sebuah dusun. Yang jaraknya cukup dekat dengan kotaraja. Sementara patipati dan raganata beserta pasukanya telah bersiap di dalam hutan. Dalam jarak ideal dengan kotaraja

Quote:

"lapor gusti. Kerusuhan di kotaraja sudah mengarah kepada bentrokan fisik. Bahkan beberapa hingga menimbulkan korban jiwa di masing2 pihak." kata mata2 mahesa melapor

"bagaimana reaksi istana?" tanya sminingrat

"sampai saat ini belum ada titah resmi dari gusti prabu."

"lalu bagaimana dengan pranajaya dan lembu ampal?" tanya mahesa

"ampun gusti. Sampai dengan saat ini kami belum bisa mencari informasi mengenai gusti pranajaya. Beliau tidak pernah keluar kompleks kedaton. Dan gusti lembu ampal lah yang selama ini bertanggung jawab menangani kerusuhan di kotaraja." jelas mata2 mahesa

"emmmm" mahesa berpikir

"apa yang kau pikirkan rayi?" tanya sminingrat

"kerusuhan semakin menjadi dan paman lembu ampal seperti tidak mengambil tindakan yang berarti. Mungkinkah dia telah membaca surat kakang?"

"jikalau benar begitu. Maka apalagi yang kita tunggu." kata adipati jayasabha

"kejadian seperti ini lembu ampal dan pranajaya belum bereaksi. Jangan2 ini adalah pancingan pranajaya agar kita keluar menyerang paman adipati."

"masihkah perlu kita menunggu rayi. Bahkan 7 hari lagi pesta akan berakhir."

"suruh paman patipati dan raganata untuk memblokade jalur distribusi makanan dari daerah ke kotaraja. Rampok dan bakar semua hasil bumi yang akan dibawa ke kotaraja."

"gila kamu!! apakah kau hendak menjadikan seluruh penghuni kotaraja kelaparan rayi." sminingrat dengan tegas memprotes

"yang kelaparan adalah mereka para penggede istana yang taunya hanya hidup dari gaji hasil memeras pajak para petani dan wong cilik. Mereka para saudagar2 yang taunya hanya mempermainkan nasib petani dan wong cilik demi perut mereka sendiri. Mereka para petani dan wong cilik biasa memakan daun2 muda dan pasti mereka bisa bertahan setidaknya untuk beberapa hari.

Para adipati di daerah pun gelisah lantaran ketiadaan makanan di lumbung2 mereka. Kemarau panjang dan hama yang menyerang bersamaan telah banyak melukai negeri ini. Ditambah lagi kebijakan gusti prabu yang tidak dapat diterima akal."
mahesa menulis sebuah pesan di daun lontar

"prajurit mendekatlah." kata mahesa

Mahesa memberikan sebuah pesan dan instruksi khusus kepada mata2 nya tersebut.




Beberapa hari berturut2. Patipati beserta pasukanya dan juga raganata dan pasukanya telah merampok hasil2 bumi yang akan dibawa ke kotaraja. 1-2 kali terjadi perampokan, istana berpikir wajar. Dikarenakan kelangkaan pangan muncul berbagai tindak kriminal. Istana pun memerintahkan daerah untuk mengeluarkan isi lumbung yang tersisa. Meskipun hampir semua berberat hati dan bahkan ada yang melayangkan surat resmi menolak peemintaan sang prabu. Tapi toh mereka akhirnya tak berkutik. Mereka akhirnya merelakan persediaan makanan mereka dibawa ke kotaraja. setiap gerobak hasil bumi untuk dikawal pasukan bersenjata lengkap.

Tapi toh patipati dan raganata beserta pasukan mereka. Berhasil merampok dan membakar semua hasil bumi hingga hangus tak bersisa.

Quote:

"apaaa!!! Bedebahhh!!!" umpat sang prabu "utus bhayangkara untuk mengawal pembawa logistik."

"ampun gusti, lumbung2 hasil bumi daerah telah kosong. Pengiriman yang gagal kemarin adalah pengiriman terakhir yang bisa dikirimkan daerah untuk kotaraja." kata salah seorang bembesar singosari

"panggil pranajaya kemari!!" tegas gusti prabu

"sendiko gusti."

Beberapa saat kemudian

"ampun gusti. Adakah gusti memanggil hamba." kata pranajaya

"sudahkah paman tahu keadaanya." kata gusti prabu

"ampun gusti hamba sudah mengetahuinya."

"apa pendapat paman."

"sebaiknya kita hentikan pesta ini dan menghentikan derma. Atau gusti bisa dengan hanya memberikan derma saja."

"menghentikan derma katamu! Apakah kau ingin rakyat singosari berfikir kalau di negeri ini sudah tidak ada lagi makanan. Mereka datang dari daerah hanya demi sesuap nasi paman."

"ampun gusti, tapi memang faktanya demikian. Jumlah hasil bumi di lumbung kita sudah tidak cukup untuk diberikan sebagai derma."

"arrgh!! Jika masyarakat kembali ke daerah asal mereka. Kerusuhan akan semakin meluas. Bukankah dengan berkumpulnya mereka disini justru memudahkan kita untuk mengawasinya paman."

"ampun gusti, apa yang gusti katakan memang benar. Namun hemat hamba. Semakin lama mereka (pendatang) berkumpul di kotaraja. Maka kerusuhan akan terus terjadi. Dan maaf, jika mereka sampai tahu di kotaraja saja sudah tidak ada makanan. Maka ditakutkan kerusuhan horizontal akan berubah dan mengarah menjadi huru hara. Mereka yang tadinya saling bertikai akan bersatu dan menyerang kita."

"suruh lembu ampal bertindak lebih tegas. Jika perlu, para perusuh dan provokator langsung dibunuh ditempat. Sebagai pelajaran untuk yang lainya."

"ampun gusti. Beberapa kali hamba melihat lembu ampal. Sekembalinya dari blambangan. Dia jadi sering melamun." pranajaya menarik nafas panjang dan memberanikan diri "3 hari kedepan akan menjadi waktu yang sangat lama gusti. Sudah tidak ada lagi makanan yang bisa didermakan. Ada baiknya pesta ini kita hentikan saja."

"bawa sminingrat hidup atau mati dan pesta akan berakhir saat itu juga!!!!."



2 hari terakhir.
Kotaraja, jumlah makanan derma yang dibagikan kian hari kian berkurang. Penduduk asli kotaraja pun kesulitan membeli bahan makanan. Pasar2 tutup karena tidak ada lagi barang akan dijual. Miskin kaya, pendatang maupun warga asli semuanya kesulitan mengisi perut mereka. Tak jarang penduduk kotaraja dari kalangan terpandang rela menanggalkan rasa malu mereka dan memilih untuk menanti derma berupa nasi lauk ikan asin

Quote:

"kabarnya ini adalah derma terakhir dari gusti prabu." kata mata2 mahesa yang menyamar sebagai pendatang

"cuih! Ini semua karena kalian para pendatang yang bisanya meminta derma dan menghabiskan lumbung kotaraja." kata orang mahesa yang menyamar sebagai penduduk kotaraja

"cuih! Justru hasil bumi dari lumbung2 kami yang habis karena dibawa ke kotaraja. Bukankah kau orang kaya. Kenapa masih ikut mencari derma???"

"kalau dipasar ada hasil bumi yang bisa dibeli. Sudah pasti haram untuku mencari derma dan duduk bersebelahan dengan orang susah seperti kalian."

"jadi kenapa kau tidak makan saja uang dan perhiasanmu itu. Hahahahaha...."

Seluruh pendatang yang mendengar percakapan itu pun tertawa terbahak. Namun tidak demikian dengan penduduk asli kotaraja. Mereka yang malu akhirnya memilih pulang dan mengambil senjata tajam. Sementara orang2 mahesa yang berhasil memercik api. Setelahnya mereka bersembunyi

"hey kalian pergi dari kotaraja. Tanah ini diharamkan untuk gembel2 seperti kalian." hardik penduduk kotaraja asli yang tersulut emosinya sembari mengacungkan senjata tajam

"ternyata orang kaya lebih cepat marah. Hahahaha" celotehan salah seorang pendatang asli disambut gelak tawa yang lainya

"kami tidak takut walau harus mati disini." kata pendatang lain sembari menenteng kayu

Perkelahian pun akhirnya kembali pecah. Dan kerusuhan kali ini adalah kerusuhan terbesar dikotaraja. Hampir di setiap sudut kotaraja ada perkelahian dan korbanpun berjatuhan dimana2. Pintu gerbang kedaton dibuka. Para bhayangkara keluar untuk menetralkan situasi.

"ada pesan dari gusti mahesa?" kata mata2 mahesa kepada mata2 lain yang baru datang

"ada. Gusti mahesa memerintahkan agar mengarahkan masa ke kedaton. Beliau juga telah memerintahkan patipati dan raganata beserta pasukanya untuk mengepung kotaraja." kata mata2 pembawa pesan

"gerbang kedaton telah dibuka. Kami akan mengerahkan semua mata2 untuk berdemo di dalam kedaton. Perintahkan para pembawa tameng untuk bersiap di depan gerbang kedaton. Beri pesan kepada mata2 di lapangan untuk menyebarkan opini dan mengarahkan masa agar berdemo di depan kedaton. Serta kabarkan kepada gusti mahesa dan pati2. Sekarang adalah waktu yang tepat. Sebelum bhayangkara berhasil memadamkan kerusuhan hebat ini." kata mata2 yang bertugas di sekitaran gerbang kedaton

"baiklah. Ciptakan kerusuhan di depan kedaton hingga gusti lembu ampal keluar. Itu adalah pesan pribadi gusti mahesa kepadamu" kata mata2 pembawa pesan





bersambuuungggg........
Diubah oleh kartawawing
1 0
1
The Last Assassin (Hikayat Legenda Sang Bhayangkara)
16-09-2017 06:26
Quote:Original Posted By shafanya
wow gan wow... keturunannya kerajaan Dharmasraya? jelas lama, lokasinya lumayan jauh heheheh. Agan sendiri di Jakarta?


ane dari jawa bagian selatan
0 0
0
The Last Assassin (Hikayat Legenda Sang Bhayangkara)
16-09-2017 06:41
Quote:Original Posted By black00000007
referensi tentang shindu wanala dari mana ya gan? nyari nya susah banget.. apa mungkin tokoh fiksi kah?


Ane juga belon menemukan Sumber sejarah langsung tentang shindu wanala di negeri ini.

Nama shindu wanala sendiri ane dapet dari temen ane yang di yaman. Jadi ada kemungkinan nama aslinya bukan itu.

Ane dapet cerita tentang shindu dari tmn ane yang di yaman. Dapet cerita juga dari tmen ane yang traveler sejarah. Pas doi singgah di tiongkok selatan, kamboja, thailand, vietnam. Dll

Dikalangan pemburu harta karun. Lokasi karamnya armada el temur dan shindu saat perang sangat terkenal. Bisajadi china ngotot menguasai laut china selatan karena ngebet pengin harta karunya kali. Cmiww hehe
1 0
1
The Last Assassin (Hikayat Legenda Sang Bhayangkara)
16-09-2017 13:20
Quote:Original Posted By kartawawing


ane dari jawa bagian selatan


sip gan, salam kenal ya, ane dari area pantura. sempet kepikiran bantu2 kalo misal trilogi ini mau publish

0 0
0
Halaman 25 dari 37
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
cerita-di-kobessahkopi
Stories from the Heart
inilah-jalan-spiritualku
Stories from the Heart
penghuni-villa-putih
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia