alexa-tracking
Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
4.67 stars - based on 79 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5992764c92523347358b4576/kisah-klasik-menunggu-dirinya
Lapor Hansip
15-08-2017 11:19
Kisah Klasik Menunggu Dirinya
Past Hot Thread
Kisah Klasik Menunggu Dirinya


PERJUANGAN SANG PEMUDA DALAM MENUNGGU SESEORANG YANG AKAN MERUBAH HIDUPNYA
MENUNGGU ATAUKAH MENCARI CAHAYA BARU
Diubah oleh endless.d
0
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 19 dari 42
11-09-2017 15:24
gw puyeng sama alur ceritanya, tapi seru buat diikutin emoticon-Shakehand2
0
11-09-2017 15:54
ah senja, jadi kebayang orang nya emoticon-Leh Uga
0
11-09-2017 21:10
Bangg... Bangg Rangga...
Gimana kabarnya ??? emoticon-Wakaka
0
12-09-2017 01:10
Mantep mas rangga, ayo kita mandi bareng mas emoticon-Genit
Hahahaha
0
12-09-2017 09:23
kentang kentang kentang di goreng dadakan limaratusan. halal
0
12-09-2017 13:32
kentang goreng, kentang bakar, kentang rasa keju rasa balado, ayo dibeli..

Bang Rangga mau beli ? emoticon-Big Grin
0
13-09-2017 13:09
update jangan kentang..
3.....5 emoticon-Wow
0
13-09-2017 18:00
Ahahahaha....beda wanita beda cara,semangat kaka,jgn sampe jebol..emoticon-Hammer (S)emoticon-Big Grin
Diubah oleh koplokmaneh
0
13-09-2017 20:46
Episode 19
Pertanyaan dari Pembaca


Quote:
Senin

"RANGGAAA..." Suara teriakan Senja dari dalam kamar mandi

"Apa ?"

"AKU LUPA BAWA BAJU GANTI.."

Gue yang mendengar itu, entah kenapa malah ketawa ngakak. "ini anak emang koplaknya ngga ilang ilang.."

"IHHH KOK MALAH KETAWA SIHH..."

"Ya terus aku harus gimana sayang ? kamu juga ngga bawa seragam sekolah kan ?"

"ASTAGA AKU LUPAAAAA..."

Gue malah tambah ngakak, karena lama juga ketawa gue sampai perutku sakit,
'duh duh.. terus gimana ? pakai aja baju mu yang tadi, kan ngga apa ?"

"BAJU KU BASAH, KENA AIR..."

"Yaudah bentar bentar..."
Gue buka koper milikku yang ada dipojok ruangan, dan mencari beberapa kaos yang mungkin bisa dia pakai,
"nah.."

"Nihh.." kata gue sambil menyodorkan kaos didepan pintu kamar mandi

"HADAP BELAKANGGG...."

"Apaan ?" gue masih ngga ngerti maksud dia

"AKU BILANG HADAP BELAKANGG..."

Gue menurutinya, dan langsung menghadap belakang, namun tanganku masih kearah depan pintu sambil membawa kaos untuknya.
Suara pintu sedikit terbuka,
"Awas kamu, balik sedikit aja, punggungmu tak patahin.."

"iyaa iyaa, cepet.. tanganku pegel nih.."
"Lagian tadi ngajak mandi bareng, katanya sudah jadi pacar, eh sekarang malah marah.. Gajelas kamu.."

Dia tak menjawab, namun ngomel ngomel ngga jelas sampai sampai gue ngga tau apa yang dia omelkan.

*

Senja selesai mandi, sekarang dia sedang memakai kaos ku. Namun karena kaos gue terlalu besar, jadi keliatan lucu saat dipakainya,
"Ihh gede banget ya badanmu"

"udah ngga usah ngomel, salah sendiri.. nginep ngga bawa baju ganti.."

Dia langsung cemberut..
"eh iyaa, kamu ngga sekolah ?"

"hmmm..."
"Enggak deh, males.." jawabku sambil cengengesan

Gue kira dia akan marah kepada ku, ternyata dia malah senang. Ekspresi mukanya seneng banget waktu itu,
"kok malah seneng kamu aku ngga masuk ?"

"iyaa, berarti aku bisa berduaan sama kamu seharian lagi.."

"Idihh.. ogah, aku bolos mau main sama temen kos, main futsal" jawabku berbohong

Dan ekspresinya langsung berubah, "kok gituuu.."

Gue menahan tawa,
"ini anak lucu, tadi muka nya girang banget, eh sekarang jadi melow banget.. bisa gitu yak."
Dan akhirnya, gue malah ketawa ngakak.

Senja ? dia masih bingung kenapa gue ketawa, "ada apa ?"

"Enggak.. Enggak, aku tadi cuman bercanda. aku ngga ada kegiatan kok."

"Beneran ?"

"Iyaa sayang.."
"Tapi kamu ganti baju dulu gih, ambil baju dirumah. aku temenin" kataku sambil tersenyum, karena kalau dia tetap memakai kaos ku yang kegedean dibadannya, bisa goyang imanku, bahaya..

Setelah mendengarku berkata seperti itu, Senja langsung menunduk, aku hampiri dia lalu kupeluk dan kepalanya kuarahkan ke dada ku sambil ku elus elus rambutnya yang panjang terurai,
"udah, kan ada aku. Sekalian minta izin juga ke Bi Inem, kan kasihan beliau khawatirkan kamu"

Raut muka nya langsung berubah, mungkin karena perkataanku tadi. Namun tiba tiba dia menundukkan kepalanya..
Aku angkat kepalanya dengan mendorong dagunya dengan lembut dan terlihat muka nya yang memerah sambil menggigit bibirnya,

Saat ini wajah kita saling berhadapan, dia memainkan jari nya ke badanku, memutar mutarkannya di perutku,
"oke, gue paham.."

"Tapi cuman hari ini ajaa.." kata gue pasrah

Dia langsung menatapku, lalu ku dekatkan bibirku dan CUPPP kita berciuman.. cukup lama.. akhirnya ku lepaskan bibirku.

Senja tersenyum, lalu memelukku kembali,
"Kamu memang satu satu nya orang yang mengerti aku didunia ini Rangga.. bahkan dari kecil pun kamu yang paling mengerti tentang aku dibandingkan orang tua ku sendiri.." air matanya menetes lagi, aku merasakan agak basah didada ku, ya dia menangis lagi.

Gue yang ngga tau harus ngomong apa lagi, akhirnya hanya bisa mengelus elus kepalanya, berharap bisa melegakan perasaannya sedikit,
"Eh bentar ya sayang.. Aku telfon kakak ku dulu, buat anter kita ke rumahmu.."

Dia mengangguk lalu melepaskan pelukannya, kini dia duduk sambil memeluk kakinya diatas kasurku.
Melihatnya seperti itu, perasaanku jadi ikut tersayat, betapa berat beban yang ditanggung oleh anak ini. Kalau gue di posisinya pun, belum tentu gue kuat.

Quote:
Gue: "Halo, mas."
Mas Adit: "Halo. iya ada apa ngga ?"
Gue: "mas, bisa jemput Rangga di kostan ngga ? Rangga lagi butuh bantuan nih."
Mas Adit langsung panik: "ada apa Ngga ? kamu sakit ?"
Gue: "yee enggak mas, udah tolong usahakan kesini ya."
Mas Adit: "tapi mas masih di kantor, gini aja. Mas kesana sama temen mas, nanti mobilnya kamu bawa, gimana ? bisa kan ?"
Gue: "oh ya ngga apa, Rangga pernah diajarin ayah bawa mobil kok mas."
Mas Adit: "oke sip kalau gitu."


"Mas Adit udah ku telfon, paling bentar lagi sampai."

"..."

Gue hampiri dia, dan langsung duduk disampingnya, tiba tiba posisi tubuhnya berubah dan sekarang kepala nya berada di paha ku, ku elus lembut rambutnya,
"Sudah ngga usah sedih, aku akan selalu berada disampingmu, apapun yang terjadi."

"Jangan pernah tinggalin aku yaa.." katanya, lalu menggenggam erat tanganku

Sekitar 20 menit kita seperti ini, tanpa ada kata yang terucap. Hanya saja saat aku mau cek keluar kamar, barang kali mas Adit udah dateng, tapi dia menolak untuk pindah dulu sebentar,
"nggak..."

"lha nanti kalau mas Adit udah nunggu diluar gimana ? ngga kasihan ?"

"ihh nanti kan pasti di klason dari bawah, atau ngga pasti mas datang kesini kan.."

"oalah, percuma juga debat sama ini anak" akhirnya gue hanya bisa pasrah, hingga

TINNN....

"itu mas Adit"

Senja langsung merubah posisinya, kini dia duduk dan gue langsung keluar kamar, turun tangga dan langsung menuju ke mas Adit,

"Ada apa Ngga ? kamu ngga sakit kan ?"

"Enggak mas, itu Senja kemarin kan nginep disini, terus dia lupa bawa baju ganti, jadi.." belum selesai gue ngomong

"GILA KAMU NGGA, NEKAT BENER KAMU BAWA ANAK ORANG KE KOSTAN INI, JANGAN JANGAN KAMU.. OH SEKARANG SUDAH BERANI YA BERBUAT SEPER.."

Gue hanya diam saja mendengarkan dia terbakar emosi dan sekarang dia tiba tiba berhenti sendiri,
"Udah marahnya ?"

Dan ekspresi nya tambah kesel sama gue,
"Senja lagi ada masalah sama keluarganya, dan dia ngga tau harus kemana. Lagian aku juga ngga se-brengsek itu sama dia, kalau pun aku mau, aku bisa melakukannya sama Nadine, Airish bahkan Senja, tapi apa ? aku tak pernah ada niatan sedikit pun kepada mereka."

Mas Adit langsung luluh, dan dia tersenyum, "Ok aku percaya dan tolong jaga kepercayaan mas.."

"Siap."

"nih kunci nya.."

"terus mas balik naik apa ?"

"tuh temen mas bawa motor" sambil menunjuk kearah temannya yang duduk diatas sepeda motor

"Ok kalau gitu, hati hati baliknya mas."

Mas Adit hanya tersenyum, lalu pergi.

*

"Yuk, mobilnya udah siap."

"..."
Dia masih diam

"waduh, jangan jangan ini anak.. masa iyaa Jin penunggu sini marah sampe masuk ke tubuhnya.."
Gue tiba tiba panik,

"Gendong.."
satu kata keluar dari mulutnya, yang membuat hati gue serasa disiram air dingin, "kampret ini anak, gue kira kenapa.. tau nya manja nya kumat.."

Akhirnya, dengan terpaksa ku gendong dia dibelakang punggung sampai ke mobil,
"ga malu kamu ?"

"malu kenapa ?" dia bingung

"kayak anak kecil gitu minta digendong"

"bodo amat, sama pacar sendiri aja kok." dia memeletkan lidahnya

Setelah sampai dimobil, langsung ku turunkan dia samping tempat duduk pengemudi,

TAKKK..

"aduhh.. ih kok digetok sihh" katanya sambil memegangi kepalanya

"bodo amat, sama pacar sendiri aja kok" kata ku meniru nya sambil memeletkan lidahku

Dan itu sukses membuatnya cemberut selama perjalanan menuju kerumahnya.

*

Sampainya dirumah Senja,
"Udah aku aja yang turun."

"lho kok gitu ?"

"udah, kamu nurut aja. INGAT ! Tunggu disini !"

"iyaa iyaa.."

Sekitar 30 menit menunggu, dia akhirnya kembali ke mobil,
"Lama amat neng.."

"Aku bingung, mau bawa bedak yang mana.."

"haduuh.. cewek.."

Ku nyalakan mobilnya dan langsung melaju pergi meninggalkan rumahnya,
"Cuman ada Bi Inem dirumah ?"

Dia mengangguk, "jalan jalan ke mall yuk ?"

"ogah ahh, langsung balik ke kost'an aja, ngantuk.."

"ihhh, kamu mah ngebo mulu.. Ayo dongggg ke mall, ya ya ya.. please..."

"oke okee.."

Dan tiba tiba semangatnya kembali, "Aku jadi ikut senang jika dia sepertinya. Ngga apa lah, sekali kali bikin dia seneng.."

Sampai di mall, dia langsung menarik tanganku dan kita langsung menuju ke tempat bermain, ngga lupa beli koin dulu,
"Aku mau nyoba itu.."
"Nyoba yang itu ah.."
"itu keren ih.."
Dan ya, dia keliling dan mencoba satu per satu permainan yang ada disini. Gue ? hanya bermain mobil dan tembak tembakan doang.

Setelah capek, kita langsung menuju ke resto Fastfood yang ada di mall, Senja langsung menuju ke kasir dan memesan makanannya, HP nya dia tinggal di meja,
"Eh Senja, aku pinjem hape mu bentar ya ? boleh ?"

"pinjem aja kali Ngga, kek sama sapa aja.." jawabnya sambil tersenyum dan kembali menunggu makanannya disiapkan oleh pelayan

Gue sedikit terkejut, karena di inboxnya banyak SMS. Yang kutahu, banyak dari mereka adalah cowok, dan rata rata mereka itu mengajak kenalan dengan Senja, lalu iseng ku buka Outbox / Pesan terkirim dan hanya ada 5.
Dia hanya membalas SMS dari: Nadine, Airish, dan 3 lainnya nama cewe yang keliatannya teman 1 kelas kita,
"what ? Jadi hampir lebih dari 10 cowok yang pernah sms dia, ngga ada satu pun yang dibalas ? gile kejam banget hidup ini ya.."

"Makanan sudah siapp" dia datang sambil membawa pesanan kita,
"Kamu pasti buka inbox yaa.."

Gue langsung terkejut dan seketika berbohong, "enggak kok, aku cuman nyari permainan.."

Dia lalu duduk dan tersenyum, "Aku ngga masalah kok kalau kamu memang buka privasi aku, entah itu dompet atau hp. Bahkan kalau kamu minta pun, aku akan berikan segala nya untukmu, because you are the only one that I have in this world, my hero.."

DEGGG...

Jantung ku berdetak kencang, baru kali ini aku dibikin seperti ini oleh wanita, benar benar baru kali ini.

Kupegang tangannya, "makasih ya, dan aku berjanji, aku akan selalu berada disampingmu, berada bersama mu, selamanya.."

Dia tersenyum, lalu membuka bungkus nasi dan mulai memakannya, "Selamat makan.."

sambil makan, kita sedikit mengobrol tentang masalah SMS itu, "aku tuh sebel tau Ngga. Baru pertama pindah sekolah dulu, udah buaaaannnyaaakk cowo yang ngeliatin aku, dan tiba tiba ngajak aku kenalan."

"terus kamu jawab gimana ?"

"ya aku tinggal lah mereka.." katanya sambil menyuap nasi ke mulutnya

"ini cewe aslinya jahat banget lho, gila.."

*

Setelah makan, kita ngga langsung balik. Kita masih duduk santai menikmati waktu berdua bersama disini, tiba tiba

DREETTT.... DRETTT....

"telfon kamu bunyi tuh.."

Senja masih santai menatapku, "udah, ngga usah di hiraukan. paling juga cowok kemarin.."

"what the.. masih ada cowok baru lagi yang ngajak kenalan ? sebenarnya ada berapa sih.. kok gue jadi penasaran ya."

Gak lama langsung gue lihat HP nya, "eh ini Nadine lho.."

Dia kaget, "hah ? angkat angkat Ngga.."

Langsung gue angkat telfonnya, "haloo.."

"Haloo.. ini siapa ?"
"eh ini Rangga ya.."

"RANGGA.. KAMU KOK NGGA MASUK SIH ? KAMU SUDAH JADI MALAS MALASAN YA SEKARANG.. RANGGA KAMU.. bla bla bla" aku jauhkan HP nya dari telingaku, Senja menatapku bingung. Hingga beberapa menit dia langsung paham, dan tertawa geli melihat kecerewetan Nadine.

"Halo.. halo.. Rangga kamu masih disana kan ?"

"eh iyaa iyaa Nadine.."

"JADI KAMU NGGA DENGERIN AKU NGOMONG DARI TADI ?"

"ehh, iyaa kok dengerin.."

"TUNGGU AKU DI KOSTAN MU, NANTI SEPULANG SEKOLAH AKU LANGSUNG KESANA.. !!"
dan telfon pun ditutup

"ada apa Ngga ?"

"Nadine mau ke kostan.."

Dia lalu ketawa

"kok ketawa ?"

"kamu pasti nanti kena ceramah Nadine, aku ngga ikut ikutan.. weekk emoticon-Wink "

Dan selama perjalanan pulang, gue berkali kali meminta tolong ke Senja untuk membantu ku kalau entar Nadine ngomel ngomel. Apa respon nya ? dia malah nyanyi ngga jelas di mobil tanpa menghiraukan ku, "kampret ini bocah.."
1
13-09-2017 21:18
Siap2 jadi bulan-bulanan bangemoticon-Ngakak
0
13-09-2017 21:26
kalau mau diceritain detail rada ngebut aja gan updetnya. soalnya timelinenya sekarang masih awal sma kan?
0
13-09-2017 22:35
ceritanya selow gpp kali gan, kan cara penyampaiaannya juga bagus
yg penting rajin update aja
itu suhu kadal sampe bikin 3 thread juga menarik kok ceritanya
0
13-09-2017 22:37
beh mau kena ceramah ilahi tuh emoticon-Ngakak
0
13-09-2017 22:51
2 gadis di dalam 1 kamar kosan lagiii emoticon-Leh Uga
0
14-09-2017 05:31
akhirnya, update jugaa 😂
0
14-09-2017 07:24
Quote:Original Posted By endless.d
Pertanyaan dari Pembaca




menurut ane cerita yang sekarang udah bagus, slow dan detil juga bagus tulis aja apa yang diinget gan, malah lebih seru dan terasa feelnya klo ane juga ada dalam cerita.
itu mas boy dan bang ezza juga alurnya lambat ampe ratusan episode, malah itu yang bikin cerita mereka rame, asalkan bisa ampe tamat aja sih.

==========

Senja ngegemesin banget sih, pengen ane karungin terus bawa pulang emoticon-Cipok
0
14-09-2017 07:36
Quote:Original Posted By endless.d
Pertanyaan dari Pembaca





manut abang ajalah...
asal jangan lama2 apdetnya, bikin lupa cerita part sebelumnya...

lanjooot dah.... emoticon-Toast


0
14-09-2017 07:42
Udah pernah ninggalin jejak belom disini yak..emoticon-Bingung (S)

Kalo blom ninggalin jejak ahh, sekalian masang tenda dimari Ganemoticon-Smilie
0
14-09-2017 08:57
Ceritanya kagak usah diskip gan, kalo diskip entar kagak seru emoticon-Big Grin Updatenya seingetnya masa lalu sama senggangnya waktu aja baru update
0
14-09-2017 09:29
ikut nyimak gan, mantep nih ceritanya...
0
Halaman 19 dari 42
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
catatan-yang-terbuka
Stories from the Heart
cinta-agama--mama
Stories from the Heart
topan-badai-di-alam-bunian
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.