Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
391
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/59ae8fd196bde6df5c8b456e/ritual-gadhimai-membantai-hewan-atas-nama-agama
Perayaan Gadhimai di Nepal –yang disebut-sebut sebagai ritual agama dengan mengorbankan hewan terbesar di dunia -menuai protes keras, tetapi sangat sulit
Lapor Hansip
05-09-2017 18:51

Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama

Past Hot Thread
HOT THREAD 3
Quote:Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama

Perayaan Gadhimai di Nepal –yang disebut-sebut sebagai ritual agama dengan mengorbankan hewan terbesar di dunia -menuai protes keras, tetapi sangat sulit dihentikan.


Quote:Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama

Tidak kurang dari 6.000 ekor kerbau dikorbankan dalam perayaan Gadhimai di Nepal tahun 2014 lalu. Tak hanya kerbau, berbagai jenis binatang ternak lainnya –kecuali sapi yang dianggap suci dalam kepercayaan Hindu– seperti kambing, babi, ayam, bebek, angsa, bahkan burung, yang jumlahnya lebih dari 200.000 ekor pada tahun itu, juga boleh dipersembahkan untuk Gadhimai, Dewi Kekuasaan dan Kesejahteraan.

Sebagian besar orang di sana percaya, mempersembahkan korban hewan untuk Dewi Gadhimai dapat mendatangkan kemakmuran dan menghapuskan dosa. Banyak pula yang berkorban lantaran permohonannya telah tercapai, atau berharap permintaannya dikabulkan setelah melakukan persembahan untuk sang dewi.

Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama

"Saya berjanji kepada dewi bahwa jika bisnis saya menghasilkan uang dengan baik, maka saya akan mengorbankan satu ekor kambing untuknya,” kata Rajesh Shah, warga Nepal yang turut ambil bagian dalam perayaan Gadhimai pada 2014 (The Guardian, 28 November 2014).

"Saya pernah mendengar keluhan tentang perayaan ini, tapi saya sudah berdoa agar bisnis saya membaik, jadi saya harus menepati janji kepada sang dewi," lanjutnya.


Quote:
Ritual Hewan Korban Terbesar


Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama

Upacara Gadhimai diadakan setiap 5 tahun sekali dan dipusatkan di kompleks candi atau kuil yang terletak kira-kira 160 km di selatan ibukota Nepal, Kathmandu, dan dekat dengan perbatasan India. Banyak media internasional yang menyebut Gadhimai adalah ritual pengorbanan hewan terbesar di dunia.

Antara 6.000 sampai 8.000 ekor kerbau dihabisi dalam upacara Gadhimai tahun 2014, itu belum termasuk ratusan ribu hewan korban lainnya (CNN, 1 Desember 2014). Namun, jumlah yang sudah sangat besar itu ternyata masih kalah jauh jika dibandingkan dengan perayaan 5 tahun sebelumnya.

Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama

Tahun 2009, sedikitnya 20.000 ekor kerbau disembelih hanya dalam sehari. Jumlah total berbagai jenis hewan korban saat itu tidak kurang dari 500.000 ekor (The Hindu, 24 November 2009). Namun, saking banyaknya, tidak pernah diketahui dengan rinci berapa jumlah pasti ekor binatang yang dikorbankan pada setiap acara Gadhimai.

Setidaknya butuh waktu 2 x 24 jam untuk menuntaskan prosesi penyembelihan seluruh hewan korban, biasanya hari Jumat dan Sabtu. Eksekusi kerbau selalu dilakukan di hari pertama, dilanjutkan terhadap jenis binatang lainnya pada hari berikutnya.

Hanya darah dan kepala hewan korban yang dipersembahkan, sementara dagingnya dibagi-bagikan kepada masyarakat. Maka tak heran, ritual ini selalu menyedot perhatian khalayak, seperti pada 2014 lalu yang diperkirakan dihadiri lebih dari 2,5 juta orang.

Mereka yang datang ke Gadhimai bukan hanya warga negara Nepal, banyak pula orang India. Ada juga peserta atau pengunjung yang datang dari wilayah-wilayah lain, terutama dari negara-negara yang pemerintahnya melarang ritual pembantaian massal terhadap binatang.

Peserta perayaan Gadhimai boleh menyembelih sendiri hewan korban yang dibawanya. Namun, panitia setempat juga menyediakan ratusan orang jagal. Tak hanya orang yang berkorban, para penjagal pun merasa sangat terhormat bisa turut ambil bagian penting dalam upacara suci ini.

"Saya sangat menantikan ini. Tuhan akan memberkati saya untuk itu,” ucap salah seorang jagal bernama Joginder Patel seperti dikutip dari The Guardian (28 November 2014).

Bagi pria yang sudah melakoni profesi jagal Gadhimai dalam 5 edisi terakhir ini, membunuh kerbau merupakan pekerjaan yang sangat mudah. “Semudah memotong sayuran. Pada festival terakhir (2009), saya memenggal 300 ekor kerbau, tapi tahun ini (2014), saya hanya membunuh 175 ekor,” sebutnya.

Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama


Quote:
Pro-Kontra Upacara “Pembantaian”


Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama

Pro dan kontra kerap menyertai pelaksanaan upacara Gadhimai. Pihak yang menentang perayaan ini tentu saja adalah para aktivis pecinta binatang, terutama dari Animal Nepal, Animal Welfare Network Nepal, juga Anti-Animal Sacrifice Alliance. Selain karena mengorbankan ratusan ribu hewan hanya dalam tempo 1-2 hari, disoroti pula tentang proses eksekusi yang lebih mirip pembantaian ketimbang penyembelihan.

"Kami keberatan dengan kekejaman terhadap hewan-hewan itu. Mereka mencincang hewan-hewan itu, dan beberapa di antaranya memakan waktu hingga 40 menit sebelum mati,” sebut Pramada Shah dari Animal Welfare Network Nepal (CNN, 1 Desember 2014).

“Setiap bagian tubuh (hewan) bisa dipotong. Kami pernah melihat kerbau berjalan dengan kepala menggantung,” sambung aktivis lainnya, Niraj Gautam.

Hari-hari terakhir yang dialami hewan-hewan korban menjelang dibunuh juga menjadi kecaman. Sebagian besar dari rombongan binatang tersebut diarak dari tempat asalnya yang jauh dengan berjalan kaki, tidak memakai alat transportasi angkut.

“Ketika hewan-hewan itu sampai ke tempat perayaan, kondisinya sudah setengah mati. Mereka dibiarkan dua atau tiga hari tanpa makanan setelah dibawa ke sini,” ungkap Pramada Shah.

Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama

Terkait proses pemotongan hewan yang dituding dilakukan dengan keji, seorang pendeta di Kuil Gadhimai, Chandan Dev Chaudhury, menyatakan pembelaannya. "Jika ada yang punya masalah, maka saya akan memotong tenggorokan binatang itu dan masalah akan terpecahkan,” tandasnya (BBC, 24 November 2009).

Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama

Walaupun disorot media-media internasional juga mendapat kecaman dari sejumlah pihak, namun pelaksanaan ritual Gadhimai barangkali sangat sulit dihentikan, bahkan oleh pihak yang berwenang di Nepal sekalipun. Agama dan tradisi menjadi alasan utamanya.

“Kami tidak bisa melakukan ini (melarang ritual Gadhimai). Kita tidak bisa menentangnya, ini ada kaitannya dengan budaya,” kata seorang kepala distrik di Nepal yang tidak disebutkan identitasnya dalam laporan CNN.


Ngeri Juga Ya Gan & Sist Ritualnya!
emoticon-Takut


[SUMBER]
Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama


[JANGAN LUPA BATA GAN]
Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama
Diubah oleh infidelpig
0
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 18 dari 20
Post ini ditandai sebagai spam
Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama
07-09-2017 22:24
kasian banget hewan-hewannya. termasuk genosida tuh
0 0
0
Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama
08-09-2017 01:15
dewa dewi koclok!
makan minum minta diladeni manusia...cacat?
0 0
0
Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama
08-09-2017 02:03
sadis sekali emoticon-Takut
0 0
0
Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama
08-09-2017 05:00
Quote:Original Posted By adrul.ah


silakan bandingkan sendiri emoticon-Big Grin https://m.kaskus.co.id/thread/57e097...halah-season-3


gak mau ah. nanti kalo ane nonton trs jadi pengen ngegituin, ane bingung nyari rumah lo emoticon-Wowcantik
0 0
0
Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama
08-09-2017 07:26
Quote:Original Posted By ArrKnightleigh
coba ya ane umpamain.
makhluk hidup dipenggal sama digorok.
dipenggal:
kepala putus, cepet mati? nggak juga. ane pernah baca (gak tau hoax apa nggak karena kejadiannya udah lama), ada orang yg dihukum mati pake guillotine tapi kepalanya masih bisa ngedip beberapa menit setelah putus. ada lagi yg dipancung dan masih bisa jalan beberapa meter sebelum mati beneran.

digorok:
ini dari beberapa orang agama dan beberapa orang yg pernah neliti, dengan memutus saraf apa gitu yg ada di leher, suplai oksigen ke otak berkurang drastis dan bagian otak yg nerima rangsangan sakit jadi gak berfungsi. tapi kenapa masih bergerak? sama kayak reflek otot gitu. coba lo perhatiin daging kurban yg udah dipotong, daging doang ya bukan masih nyatu sama tubuh, kadang kadang kayak masih berdetak gitu. hewan yg digorok masih nendang, atau keluar air mata, atau dll menurut gue pribadi gak bisa dijadiin patokan hewan itu ngerasain sakit.

intinya, buat proses pengurbanan kayak gini sebenarnya gak bisa dijudge sembarangan karena definisi sakit itu menurut gue masih ambigu. apakah orang yg saraf sakitnya gak berfungsi trs ditusuk tusuk trs luka, apakah luka tersebut dibilang sakit? gue tanya ke temen gue yg dokter, sakit itu apa. jawabannya adalah keabnormalan/kecacatan pada tubuh. intinya itu. jadi semua pemotongan itu semuanya bikin hewan sakit terlepas cepet mati atau nggak. masalah cepet mati atau nggak itu gak tergantung dari cara eksekusi. kalo mau bikin hewan sama sekali gak ngerasain sakit, ledakin aja langung pake bom.

sebenarnya bukan masalah rasa sakit yg diderita hewan yg dibahas, tapi bagaimana tata cara hewan dipotong secara manusiawi/hewani (?). mungkin kalo misalnya pengorbanan kayak diatas itu dipenggal dan dijauhin dari hewan lainnya, pandangan orang orang yg kontra akan berbeda.

bingung? ane juga


Saya mau tanya, anda bilang dengan di gorok, saraf yang membawa darah ke otak terputus sehingga otak kehilangan suplai darah dan kehilangan fungsi merasakan sakit? Now, secara logika...apa pemenggalan sekali tebas ga mutusin saraf yang anda sebut juga? Dan menghentikan suplai darah ke otak?
0 0
0
Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama
08-09-2017 08:03
yg sering emosional dan stres boleh nih dateng ikut serta biar plong emoticon-Traveller
0 0
0
Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama
08-09-2017 16:12
Quote:Original Posted By .hello.there.
ane turut prihatin gan..
emoticon-Sorry


santai gan emoticon-Sorry
0 0
0
Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama
08-09-2017 18:49
beda dengan idul Adha ini gan
0 0
0
Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama
08-09-2017 19:14
udah budaya ya susah
0 0
0
Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama
08-09-2017 19:17
Buset bantai hewan emoticon-Matabelo
Udah dibantai dikonsumsi gak tuh? emoticon-Hammer2
0 0
0
Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama
08-09-2017 19:19
Ko ane gemes ya bacanyaemoticon-Marah
Pengen ane bales juga deh sembelih kepala mereka dengan cara yang samaemoticon-Marah
Tega ? Yaa mereka aja juga tega sama hewan !emoticon-Marahemoticon-Mewek
Caranya itu loh ?!! Hihemoticon-Marah
0 0
0
Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama
08-09-2017 20:53
Quote:Original Posted By ernestta
Ko ane gemes ya bacanyaemoticon-Marah
Pengen ane bales juga deh sembelih kepala mereka dengan cara yang samaemoticon-Marah
Tega ? Yaa mereka aja juga tega sama hewan !emoticon-Marahemoticon-Mewek
Caranya itu loh ?!! Hihemoticon-Marah


Sabar bang tong
0 0
0
Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama
08-09-2017 20:59
Agama bikin orang jadi dongok 🖕
0 0
0
Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama
08-09-2017 21:04
Quote:Hanya darah dan kepala hewan korban yang dipersembahkan, sementara dagingnya dibagi-bagikan kepada masyarakat.


masih bemanfaat dagingnya buat manusia gan, wajar gak.nya persepsi masing-masing aja
0 0
0
Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama
10-09-2017 00:33
Quote:Original Posted By introvert.guy
ini yang lehernya langsung ditebas itukan
kampret anjir manusia sadis amat ya
terus kalo udah ditebas diapain gan ?
ditinggalin begitu aja kah?
mending idul adha ada manfaat buat warga yg gapernah makan daging


Yailah baca dl yg bener daging nya juga dibagi2 .. kl giliran agame orang aje cepet jeplak kl agame ny ditoel dikit kejang2 typikal uclim pk bangettt.. padahl kontek nya sama jagal makluk hidup juga.. yg jelas cm jagal hewan ada malah jagal manusia pake teriak name tuhan nya emoticon-Cool
0 0
0
Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama
10-09-2017 01:00
Makin geli sama kaum double standard..... Pindah planet aja kalian.... emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)
0 0
0
Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama
10-09-2017 01:31
Quote:Original Posted By imabizar
Ini kan abis begini kena musibah , di berita ntu ane liat jadi semacam kaya kualat emoticon-Bingung


bener gan, terakhir pembantain itu sekitar bulan november 2014. dan bulan april 2015 nya, nepal di guncang gempa hebat dengan total korban meninggal dunia kurang lebih 9000 orang cekidot sumber dibawah... Wallahu alam kalau kualat atau bukan...

https://en.wikipedia.org/wiki/Gadhimai_festival

https://en.wikipedia.org/wiki/April_...pal_earthquake
0 0
0
Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama
10-09-2017 04:37
wtf??? so many bigots and hypocrites, aduh indonesia lucu skali kapan ini negara mau maju isi otaknya cuma blind,absolute,superior faith. giliran idul adha no one bats an eye,giliran kepercayaan agama lain everyone loses their mind. kaskusker tambah lama isinya otak2 bumi datar semua. ada yg bilang idul adha lebih manusiawi???lu lebih pilih leher lu gw gorok pelan2 trus lu matinya lama dan perlahan, atau di qisas leher lu langsung putus mati dalam hitungan detik? klo punya otak coba dipikir jangan pikir pake pantat, percuma lu punya agama dan kepercayaan tapi ga punya otak.
0 0
0
Ritual Gadhimai, Membantai Hewan Atas Nama Agama
10-09-2017 05:23
Quote:Original Posted By infidelpig
Dagingnya dimakan juga gan.. tapi kepala sama darah di persembahkan gan.. emoticon-Big Grin


berarti sama aja dong gan dengan idul adha, toh daging hewannya dinikmati bukan dibuang sia sia
0 0
0
Halaman 18 dari 20
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia