- Beranda
- Beritagar.id
Tiada bom di depan ITC Depok
...
TS
BeritagarID
Tiada bom di depan ITC Depok

Kepolisian menutup sebidang ruas Jalan Raya Margonda, Depok, Jawa Barat, Senin (3/7/2017), untuk memberi waktu kepada tim Gegana Brimob menyelidiki dua tas misterius.
Seketika publik, setidaknya masyarakat kawasan Jabodetabek, heboh kala kabar dugaan bom menyebar menjelang tengah hari, Senin (3/7/2017). Kabar menyebutkan lokasinya di antara pusat belanja ITC Depok dan Terminal Angkutan Kota Depok yang kebetulan bersebelahan.
"Jalanan di depan ITC Depok arah ke Margonda ditutup, jadinya macet banget," ujar Dian, seorang warga di lokasi, yang ditemui Republika.co.id.
Kabar itu juga disambut topik tren "ITC Depok" di Twitter sekitar pukul 11.00 WIB. Bahkan kata kunci tersebut masih bertahan di daftar tren Twitter saat artikel ini ditulis pada pukul 17.00 WIB.
Kronologis
Kepala Sub Bagian Humas Kepolisian Resor Kota Depok, Ajun Komisaris Rahmaningtyas, dikutip Tempo.co mengatakan kabar dugaan bom bermula dari penemuan tas ransel berwarna hitam mencurigakan di gerbang ITC Depok pada pukul 09.00 WIB. Seorang tak dikenal meninggalkannya.
Adapun lokasi sebenarnya, jika merujuk pada foto warga yang beredar di Twitter dan laporan Kompas.com, tas itu terletak di gerbang masuk Terminal Depok atau persis di sebelah batas pagar bangunan ITC Depok.
Karena dugaan bom, Polresta Depok pun menutup sebidang jalan di depan ITC Depok dan Terminal Depok di sisi Citayam menuju Jakarta. Maksudnya jelas; memberi kesempatan kepada tim Gegana Brimob untuk memeriksa tas tersebut.
Sementara saksi mata bernama Rahman (35) yang ditemui Beritasatu mengatakan bahwa tas tersebut ditinggalkan seseorang yang berjalan bersama seorang rekannya dari arah Terminal Depok.
"Terus orang tersebut lari ke arah Jakarta. Makanya, saya laporin ke polisi karena curiga," tukas Rahman. Perwira Pengawas Polresta Depok, Kompol Susi, membenarkan laporan warga itu.
Tim Gegana Brimob kemudian memeriksa tas tersebut. Menurut Liputan6.com, Gegana membutuhkan waktu tiga jam untuk memeriksa tas itu dan belakangan disebut ada dua tas berwarna hitam yang diletakkan dua orang berbeda.
Tiada bom
Dari pemeriksaan awal itu, polisi memastikan dua tas misterius itu tidak berisi bom atau bahan peledak. "Tasnya ada dua. Satu berukuran besar. Satu lagi kecil," ujar Kapolsek Pancoran Mas Depok, Komisaris H. Nadapdap.

Seorang penjinak bom dari tim Gegana Brimob (kiri, depan) menyisir lokasi tas misterius di depan Terminal Angkutan Kota Depok, Jawa Barat, Senin (3/7/2017).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, pun membenarkan bahwa tak ada barang terlarang --baik senjata tajam atau bahan peledak-- dalam tas dimaksud itu. Lantas apa isinya?
Argo menyatakan; 10 helai pakaian laki-laki, penutup kepala atau kupluk, satu botol air minum kemasan, satu buah kunci, dan buku catatan. Ada pula flash disk USB, ponsel, dan kabel cas. "...kita akan cek siapa pemilik," ujar Argo.
Lebih lanjut Argo menduga tas itu milik seseorang yang baru saja kembali dari kampung halaman dalam rangka kegiatan mudik. Yang jelas, kedua tas sudah dibawa ke Mapolresta Depok dan polisi pun langsung mencari serta memburu pemiliknya.
Argo juga mengimbau sang pemilik tas segera datang ke polisi dan menjelaskan kenapa meninggalkan tas. Namun polisi mengklaim sudah mengantongi ciri-ciri fisik dua orang pemilik tas tersebut.
Tinggi postur badan mereka sama-sama sekitar 165 cm dan berkulit sawo matang. Seorang berambut pendek mengenakan kaus lengan panjang hitam dan celana jins biru. Sementara seorang lagi berambut panjang, tapi dikuncir, dan mengenakan jaket hitam.
Bukan yang pertama
Depok bukannya tak pernah dihampiri isu seperti ini. Bahkan ITC Depok pernah menjadi lokasi ledakan bom pada Februari 2015 meski daya ledaknya cukup rendah (low explosive).
Lantaran itu, Pemkot Depok akan membuat regulasi pemasangan kamera pengawas (Closed Circuit Television/CCTV). Para pemilik usaha bakal diwajibkan memasang CCTV, terutama di sepanjang Jalan Margonda.
"Kami sayangkan tidak ada CCTV di depan pusat perbelanjaan besar itu," ujar Wali Kota Depok, Pradi Supriatna, yang menghargai dan memuji respon cepat kepolisian pada insiden hari ini.
Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...epan-itc-depok
---
Baca juga dari kategori BERITA :
-
Model bisnis 7-Eleven yang perlu jadi pembelajaran-
Seruan Barack Obama dari Jakarta-
Calon komisioner Komnas HAM dan rekam jejak yang mengejutkananasabila memberi reputasi
1
1.8K
10
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Beritagar.id
13.5KThread•916Anggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya