Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
1878
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5864c2a31ee5df73608b456d/kisah-seorang-marinir---lifehorror-based-on-true-story
Pada tahun 1999 aku di tugaskan di aceh utara,,desa lancang kecamatan jeunib kabupaten aceh utara,,6 truck mengantarkan kami ke desa tersebut, kami 1 pleton (33 orang) kami berbekal logistik dan perlengkapan militer, jalanan yang begitu mulus dan aspal yang sangat hitam membuat perjalanan kami terasa cepat, walaupun kewaspadaan tetap tinggi namun,, memasuki desa lancang pikiranku sedikit gelisah,,
Lapor Hansip
29-12-2016 15:00

kisah seorang marinir - (life,horror) BASED ON TRUE STORY

Past Hot Thread
salam bagi para kawan kaskus, mimin/momod dan sesepuh forum SFTHsemoga ada hikmah yang di ambil dari cerita ini.

Quote:cover by agan Pandamania80

sebelumnya saya sudah meminta ijin kepada pemilik cerita untuk share kisahnya di forum ini, dan alhamdulillah beliau mengijinkan, dan mohon maaf jika ada tokoh, tempat, karakter yang agak sedikit di sensor demi kenyamanan semua.

dengan mengucap bismilahirrohmanirrohim, mari kita simak ceritanya.

"semua kisah yang aku ceritakan ini adalah nyata,,semua berdasarkan pengalaman pribadi yang selama ini mengusikku,,,aku adalah seorang anggota marinir yang tidak percaya dengan tahayul atau sejenisnya,,namun,,dari kecil peristiwa2 aneh dan ganjil selalu lengket dengan kehidupanku,,semua itu aku anggap hanya sebuah ilusi,,hingga aku dewasa,,peristiwa ke peristiwa lainnya makin menjadi jadi,,hampir tiap hari selalu terjadi penampakan,,bahkan sekarang yang paling parah begitu aku bersentuhan dengan orang lain selalu nampak gambaran sebuah peristiwa dengan begitu jelas ataupun sekelebat,tetepi bukan gambaran,,,,bahagia.

pada tahun 1999 aku di tugaskan di aceh utara,,desa lancang kecamatan jeunib kabupaten aceh utara,,6 truck mengantarkan kami ke desa tersebut, kami 1 pleton (33 orang) kami berbekal logistik dan perlengkapan militer, jalanan yang begitu mulus dan aspal yang sangat hitam membuat perjalanan kami terasa cepat, walaupun kewaspadaan tetap tinggi namun,, memasuki desa lancang pikiranku sedikit gelisah,,desa itu seperti memiliki aura mistik yang amat dalam,,tengkukku bergidik,,tanpa ada alasan yang jelas,,pos kami berapa di tepi muara, beratapkan rumbia berdindingkan kayu papan, di depan pos kami ada beberapa pelbok yang harus segera diperbaiki, karna karung berisi pasir itu sudah mulai jebol di sana sini, kami segera menurunkan perbekalan dan perlengkapan kami, waktu sudah menunjukkan jam 5 sore, sekelebat bayangan hitam hampir menabrakku, aku terhenyak, mundur 1 langkah, namun mataku tetap menatap bayangan hitang menyeriangi hilang dan meninggalkan bau anyir, aku bertanya pada temanku;

"Tor,, kamu melihat bayangan tadi?"

"aaah bayangan apa,, aku gak melihat bayangan apa2"

mungkin itu adalah perkenalan dari mahkluk sini pikirku.

tanpa terasa penugasanku sudah berjalan 2 minggu,,beberapa penduduk sudah banyak yang mengenaliku, apalagi anak kecil, adalah amir, anak seorang ibu rosmiyati yang sering keluar masuk pos kami,, pada suatu waktu amir berlarian sambil menangis,

'paak,,,pak redy,,,!!!' dia memanggilku dengan kerasnya, aku yang lagi membersihkan perahu karet terkejut di buatnya.

'tolong mak saya pak!,,,toloong pak!!' dia amat histeris juga gelisah.

'kenapa mukamu mir?'tanyaku menenangkan.

'cepat pak!cepaat,,,!!

tanpa bertanya lagi aku segera berlai ke rumah amir,,dan tak lupa aku mengajak 2 orang temanku tuk menemani,, rumah amir hanya berjarak sekitar 100m dari pos, tiba aku di depan pintu rumaj kak rosmiyanti, aku seperti memasuki alam lain, yang bukan alamku, aku buka pintu rumah itu ,,dan,, astaghfirllh hal adzim,, aku meliat sesosok wanita merangka di dinding rumah, rambutnya awut2an,,matanya merah nanar,,dan mulut menyeriangi,, liurnya menetes di ujung bibirnya, sorot matanya amat tajam, bunyi gigi2 yang saling bertemu, sambil mengeram, 'hhhhhrrrmmmmmm,,,,,hhhrrmmmmm,,' nafasnya ngos2an tak beraturan, aku memberanikan diri melangkah memasuki rumah itu,,namun bau anyir segera menyebar menusuk hidungku,,persis bau yang tercium waktu itu,, aku nyalakan lampu rumah yang dari tadi mati, ya Allah,,ternyata sosok merangkak di dinding adalah kak rosmiyanti,,ibunya amir, aku beringsut sedikit menggapao tangan kak ros(begitu kami memanggilnya) namun teriakan kak ros makin kencang.

Posisi kami sekarang berhadap hadapan, kak ros makin menjadi dengan teriakannya, hingga orang kampung ramai di luar menonton kami,,"hheeee,,,kluar kau dari tubuh kak ros" hardikku,, namun mulut kak ros tak menjawab sepatah kata pun, aku meminta temanku untuk masuk dan memegangi kak ros,, namun dengan sekali hentakan, dua temanku terpelanting beberapa meter, akhirnya,, 4 orang warga desa membantu kami memegangi kak ros,, ketika aku menyentuh tangannya,,sontak aku merasa berada diluar desa itu,, aku sedikit bingung, namun aku mencoba menguasai diriku, karna aku sudah pernah mengalaminya, seperti melihat bioskop, tapi gambar di tepinya samar aku melihat seorang anak perempuan yang sedang bermain di tepi sungau, sambil bersenandung bahasa aceh yang tak ku pahami.


Diubah oleh Debby33
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vinceleroux dan 13 lainnya memberi reputasi
14
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 72 dari 95
" kisah seorang marinir - (life,horror) BASED ON TRUE STORY
03-06-2017 19:10
jejak dulu gan emoticon-Ngamuk
0 0
0
" kisah seorang marinir - (life,horror) BASED ON TRUE STORY
03-06-2017 22:12
subhanallah...
mohon maaf atas keterlambatan yg sangaaat lama ini..
ada beberapa hal di RL yg gak bisa ane tinggalin, jadi terlantar, maaf ya gan

dengan ini, saya nyatakan crita ini akan berjalan kembali..
i'm back 😁

note:
sesok lek ngetik ya, mari malem mingguan
🙏
0 0
0
" kisah seorang marinir - (life,horror) BASED ON TRUE STORY
04-06-2017 02:28
mantap kali nih, bbrp part ada yang ane simpen kata-katanya sebagai nasihat di kala gundah gulana datang emoticon-Big Grin
semoga kita semua selalu terhindar dari jalan keburukan

Slogannya dong, jalas veva jaya mahe!
0 0
0
" kisah seorang marinir - (life,horror) BASED ON TRUE STORY
04-06-2017 04:36
Quote:Original Posted By Debby33
subhanallah...
mohon maaf atas keterlambatan yg sangaaat lama ini..
ada beberapa hal di RL yg gak bisa ane tinggalin, jadi terlantar, maaf ya gan

dengan ini, saya nyatakan crita ini akan berjalan kembali..
i'm back 😁

note:
sesok lek ngetik ya, mari malem mingguan
🙏


bos ayo ngopi lah nang kodam
0 0
0
" kisah seorang marinir - (life,horror) BASED ON TRUE STORY
04-06-2017 12:13
Quote:Original Posted By Debby33
subhanallah...
mohon maaf atas keterlambatan yg sangaaat lama ini..
ada beberapa hal di RL yg gak bisa ane tinggalin, jadi terlantar, maaf ya gan

dengan ini, saya nyatakan crita ini akan berjalan kembali..
i'm back 😁

note:
sesok lek ngetik ya, mari malem mingguan
🙏


Semangat mbah deb
0 0
0
" kisah seorang marinir - (life,horror) BASED ON TRUE STORY
04-06-2017 12:33
Quote:Original Posted By Debby33
subhanallah...
mohon maaf atas keterlambatan yg sangaaat lama ini..
ada beberapa hal di RL yg gak bisa ane tinggalin, jadi terlantar, maaf ya gan

dengan ini, saya nyatakan crita ini akan berjalan kembali..
i'm back 😁

note:
sesok lek ngetik ya, mari malem mingguan
🙏


alhamdulillah. lanjutkan !!!

semoga ts diberikan kesehatan biar bisa namatin ceritanya
0 0
0
" kisah seorang marinir - (life,horror) BASED ON TRUE STORY
04-06-2017 13:53
Jejak gan
0 0
0
" kisah seorang marinir - (life,horror) BASED ON TRUE STORY
04-06-2017 14:13
Quote:Original Posted By Debby33
subhanallah...
mohon maaf atas keterlambatan yg sangaaat lama ini..
ada beberapa hal di RL yg gak bisa ane tinggalin, jadi terlantar, maaf ya gan

dengan ini, saya nyatakan crita ini akan berjalan kembali..
i'm back 😁

note:
sesok lek ngetik ya, mari malem mingguan
🙏


Lanjuutttt
0 0
0
" kisah seorang marinir - (life,horror) BASED ON TRUE STORY
04-06-2017 14:46
Quote:Original Posted By Debby33
subhanallah...
mohon maaf atas keterlambatan yg sangaaat lama ini..
ada beberapa hal di RL yg gak bisa ane tinggalin, jadi terlantar, maaf ya gan

dengan ini, saya nyatakan crita ini akan berjalan kembali..
i'm back 😁

note:
sesok lek ngetik ya, mari malem mingguan
🙏


Lanjut gan emoticon-Keep Posting Gan
0 0
0
" kisah seorang marinir - (life,horror) BASED ON TRUE STORY
04-06-2017 17:18
Quote:Original Posted By Debby33
subhanallah...
mohon maaf atas keterlambatan yg sangaaat lama ini..
ada beberapa hal di RL yg gak bisa ane tinggalin, jadi terlantar, maaf ya gan

dengan ini, saya nyatakan crita ini akan berjalan kembali..
i'm back 😁

note:
sesok lek ngetik ya, mari malem mingguan
🙏


mantapp lanjutkeun gan. lempar kopi nih😁
profile-picture
ronal1717 memberi reputasi
1 0
1
" kisah seorang marinir - (life,horror) BASED ON TRUE STORY
04-06-2017 21:16
Pertarungan Terakhir 8


Para arwah itu menutupi gerbang, menghadang dan menghalang-halangi langkahku ada raut sedih yg mendalam di wajah mereka, seakan meminta bantuan, seakan memelas padaku, semua mulutnya menganga dengan mata hitam yg dipicingkan

" maaf...saya belum bisa... maaf.. mungkin lain kali.. " kataku sambil menyeruak menerobos menuju gerbang pemakaman, aku kembali ke motor bysonku, kunyalakan tapi tak kujalankan, karena ada yg aneh dengan kuburan ini, para arwah itu tak bisa keluar dari area itu, mereka terpental beberapa kali ketika menyentuh pagar pemakaman, seperti di bentengi oleh kekuatan ghaib yg tinggi dan kuat, membuat mereka terpenjara tak bisa kemana-mana, apakah ini juga yg menyebabkan mereka tak bisa ke alam lain?? alam di kumpulkannya para ruh.. untuk melakukan sebuah perjalanan dan menunggu sebuah keputusan??. aku mengangguk pamit, dan meminta maaf belum bisa membantu kali ini, aku berbalik arah dan melambai kepada mereka, hingga mereka hilang satu persatu, dalam perjalanan pulang fikiranku tak berhenti bertanya dan berprasangka, siapa dan apa... kenapa juga mengapa.. hingga tiba di Babat, aku mampir ke nasi nasi pecel stasiun, nasi pecel yg sederhana tapi memiliki rasa yg melegenda.

Di tepi stasiun Babat itu aku berhenti, di sebuah warung tua di bawah pohon waru, tak perlu kusebutkan nama warungnya, ntar di kira promosi,, tapi itulah warung nasi pecel stasiun Babat yg melegenda, dengan di pincuk daun pisang, bumbu kacang yg gurih dan pedas, peyek kacang sebesar telapak tangan menutupi pincuk yg berisi makanan, di depan sudah dihidangkan beberapa piring gorengan jeroan sapi, aku lebih memilih lidah sapi goreng, makanan ini penuh arti, menjadi makanan yg istimewa di awal bulan ketika mama menerima uang pensiunan dari ayah, sebulan sekali, kenangan2 tentang mamaku segera hadir kembali, teringat ketika aku sakit demam tinggi, berbagai obat tak bisa membuat suhu tubuhku turun, begitu mama bertanya padaku
" minta apa to nak..biar kamu sehat "
pecel stasiun yg kuucapkan, mama berangkat jalan kaki padahal waktu itu hujan sangat lebat di malam hari, setelah pecelnya datang dengan lauk lidah sapi goreng, seketika suhu tubuhku turun, kalau mengingat masa itu hatiku makin sedih, merasa bersalah melihat mama basah kuyub kedinginan kala itu, sungguh masa yg sulit, masa penuh perjuangan untuk seorang janda beranak satu, semua itu aku rasakan sekarang, betapa rasa sayang itu butuh pengorbanan, ketika asyik memakan nasi pecel itu, tiba2 ada seseorang yg menepuk bahuku, Assalamualaikum....

Waalaikum salam.. aku menoleh, kudapati seorang tua renta dengan pakaian kumal dan compang camping, tangannya ditengadahkan padaku, tapi wajahnya menunduk memelas, aku bangkit dari dudukku, aku ajak beliau makan di sampingku, "monggo pinarak mbah..disekecak aken", karna bau badannya yg menyengat tamu disampingku pergi menjauh
" minum e nopo mbah? "
" kopi le lek onok "
" bu karti.. kopi kapal api dua ya..? "
kami makan bersama, si embah sampai makan dua kali, beliau terlihat lahap sambil manggut2, setelah makan selesai, aku ajak beliau ngopi dan ngerokok di belakang, aku sodorkan rokokku, tapi beliau malah menolak, beliau mengambil slepi di belakang perutnya, tembakaunya terasa wangi, di bungkus kertas klobot yg dilinting kecil, "si embah mau kemana?" dia tersenyum, " monggo mbah di unjuk kopine" kopi panas itu di sruput hingga mengeluarkan suara, tarikan rokok yg dalam seperti orang yg sedang bahagia sendal jepit beda warna digoyang goyangkan diantara kakinya, di bawah kakinya di letakkan sebuah barang yg di bungkus dengan sarung tua, di ikat di ujung2nya, hingga seperti tas jinjing bentuknya, di atas bungkusan itu tergeletak tongkat bambu kuning, begitu mengkilat, pertanda bambu ini sering di pegang dan di gunakan.

setelah makan, kakek itu berlalu begitu saja, tanpa basa basi atau mengucapkan apapun,
aku hanya tersenyum, kakek yg aneh bathinku, akupun melanjutkan perjalanan pulang ke arah Surabaya, karena sudah malam, motorku kukebut dengan kencang, malam yg begitu sepi, di langit terdapat beberapa bintang, rembulan redup di tutup sebagian awan, hewan2 kecil tertabrak dan menempel di kaca helmku, membuatku sering kali menyekanya biar pandanganku jelas, tiba2.. ccccciiiiiiiiiiittttt......gruubyyaaaakkkkkkk!!!!! aku tersungkur beberapa meter karna menabrak sesuatu, motorku berputar2 di kiri jalan, masuk sawah tak berair, tubuhku lebam sana sini, aku berusaha berdiri, meraih senter police di tas eigerku, eerrrhhhhh kepalaku terasa pening terbentur di aspal, pandanganku sedikit kabur, aku terduduk menenangkan diri, lalu ku coba berdiri lagi, aku mencari siapa yg kutabrak tadi, di jalan propinsi tak nampak siapapun, tapi tadi aku ingat betul ada sekelebat bayangan melintas di depanku, dimana dia...

aku celingukan mencari, ku arahkan senterku ke berbagai sudut, tapi tak kudapati siapapun saat itu, aku turun kesebelah kiri dimana sepeda motorku terhempas, kuberdirikan, lampu motor yg masih menyala menangkap sesosok tubuh telentang beberapa meter disebelah sungai kecil, aku bergegas menghampirinya, seorang pemuda sekitar 25 tahunan dengan muka penuh darah tergeletak, sebagian tubuhnya di tutupi lumpur nafasnya tersengal-sengal dengan sedikit batuk bercampur darah, tas berwarna krem masih menyelempang di tubuhnya, aku mengangkat bagian kepalanya, sedikit kuguncang agar dia tersadar, darah mengucur deras di pelipis kanannya, aku tak mau ambil resiko, kugapai HP dan kuhubungi rumah sakit terdekat meminta bantuan, "mas...mas...mas... sadar mas.. " dia tetap diam, tak berapa lama terdengar suara meraung ambulan memecah malam, aku kembali ke jalan memberi tau lokasi korban.

setelah tiba di rumah sakit di desa Waru Kulon kecamatan Pucuk, laki2 itu segera di tangani, aku isi data sebagai wujud tanggung jawab kelalaianku, Morhan Riyadi Hamzah, kutulis namaku di formulir paling atas, di luar rumah sakit aku mencoba mencari identitas lelaki itu, di dalam tasnya hanya kutemukan buku dan alat tulis, tak ada nama, tak ada identitas lain yg kutemukan, jarak rumah sakit dan kejadian tidak begitu jauh, aku bertanya pada securiti rumah sakit barangkali mereka tau dimana alamatnya,,

Tiba2 seorang perawat menghampiriku,

" selamat malam bapak "

" malam ibu, bagaimana kondisi korban bu? " perawat itu seperti kebingungan, dari wajahnya ada kepanikan,

" sebentar pak, kita keruangan dokter jaga " kamipun segera kesana

" maaf pak silahkan duduk "

" terima kasih pak, gimana kondisi korban pak? " tanyaku

" sebentar ya pak, anda tunggu di sini " kata dokter itu

akupun menunggu di ruangan itu, perawat dan dokter tadi berjalan cepat, seakan ada sesuatu yg disembunyikan dariku, sesekali mereka melirikku, aku berada di ruangan yg banyak kaca, jadi aku tau persis apa yg mereka lakukan, sekuriti di panggil pak dokter, mereka berkumpul lalu menyebar, beberapa menit kemudian mereka berkumpul lagi, dan menggeleng sambil melihat kearahku, apa yg sebenarnya terjadi, apa maksud percakapan mereka yg sesekali melirik ke arahku, ada apa dengan orang yg kutabrak tadi, apakah meninggal atau bagaimana... kubuka dompetku, kulihat uang 8 lembar ratusan ribu jaga2 apa yg terjadi, iseng2 aku cek saldo M-banking BRI, semoga cukup bathinku..

lalu mereka memasuki ruangan dimana aku duduk,

" maaf ya bapak, pasien yg bapak bawa tadi sudah *tidak ada* ..... "

" inalillahiwainailaihirojiun... "

" loh..loh... bukan itu yg saya maksud, pasien tadi bener2 tidak ada " kata dokter Raditya

" maksud dokter? " aku bertanya seperti orang bodoh

" iya.. pasien yg bapak bawa tadi hilang atau menghilang, bahkan bekas darahnyapun lenyap begitu saja, infus yg sudah kami suntikkan tertata rapi seperti belum digunakan, spraynya putih bersih, bahkan formulir yg bapak isi lenyap entah kemana, kami sudah mencarinya pak, para securiti sudah kami suruh untuk mencari, tapi hasilnya nihil "

" sebentar dok, tadi ada tas berisi buku yg saya tinggal di meja resepsionis " kamipun buru2 ke sana, dan jawaban mengejutkan yg kami terima, katanya tak ada tas apapun yg tertinggal di sana,

" saya sudah dinas selama 10 tahun pak Ready, tapi kasus bapak yg diluar nalar "

" terus bagaimana dok? "

" anda boleh meninggalkan rumah sakit ini, tak ada biaya yg harus bapak tanggung "

" makasih dokter, maaf sudah saya bikin repot "

" sama2 pak Ready, tak perlu meminta maaf "

akupun kembali ke motorku, kulihat para dokter dan perawat masih berbincang, membicarakan kejadian yg aneh malam ini....
profile-picture
profile-picture
Bolangtelmi dan Titikhitam198 memberi reputasi
2 0
2
" kisah seorang marinir - (life,horror) BASED ON TRUE STORY
04-06-2017 23:50
Quote:Original Posted By Debby33
Pertarungan Terakhir 8


Para arwah itu menutupi gerbang, menghadang dan menghalang-halangi langkahku ada raut sedih yg mendalam di wajah mereka, seakan meminta bantuan, seakan memelas padaku, semua mulutnya menganga dengan mata hitam yg dipicingkan

" maaf...saya belum bisa... maaf.. mungkin lain kali.. " kataku sambil menyeruak menerobos menuju gerbang pemakaman, aku kembali ke motor bysonku, kunyalakan tapi tak kujalankan, karena ada yg aneh dengan kuburan ini, para arwah itu tak bisa keluar dari area itu, mereka terpental beberapa kali ketika menyentuh pagar pemakaman, seperti di bentengi oleh kekuatan ghaib yg tinggi dan kuat, membuat mereka terpenjara tak bisa kemana-mana, apakah ini juga yg menyebabkan mereka tak bisa ke alam lain?? alam di kumpulkannya para ruh.. untuk melakukan sebuah perjalanan dan menunggu sebuah keputusan??. aku mengangguk pamit, dan meminta maaf belum bisa membantu kali ini, aku berbalik arah dan melambai kepada mereka, hingga mereka hilang satu persatu, dalam perjalanan pulang fikiranku tak berhenti bertanya dan berprasangka, siapa dan apa... kenapa juga mengapa.. hingga tiba di Babat, aku mampir ke nasi nasi pecel stasiun, nasi pecel yg sederhana tapi memiliki rasa yg melegenda.

Di tepi stasiun Babat itu aku berhenti, di sebuah warung tua di bawah pohon waru, tak perlu kusebutkan nama warungnya, ntar di kira promosi,, tapi itulah warung nasi pecel stasiun Babat yg melegenda, dengan di pincuk daun pisang, bumbu kacang yg gurih dan pedas, peyek kacang sebesar telapak tangan menutupi pincuk yg berisi makanan, di depan sudah dihidangkan beberapa piring gorengan jeroan sapi, aku lebih memilih lidah sapi goreng, makanan ini penuh arti, menjadi makanan yg istimewa di awal bulan ketika mama menerima uang pensiunan dari ayah, sebulan sekali, kenangan2 tentang mamaku segera hadir kembali, teringat ketika aku sakit demam tinggi, berbagai obat tak bisa membuat suhu tubuhku turun, begitu mama bertanya padaku
" minta apa to nak..biar kamu sehat "
pecel stasiun yg kuucapkan, mama berangkat jalan kaki padahal waktu itu hujan sangat lebat di malam hari, setelah pecelnya datang dengan lauk lidah sapi goreng, seketika suhu tubuhku turun, kalau mengingat masa itu hatiku makin sedih, merasa bersalah melihat mama basah kuyub kedinginan kala itu, sungguh masa yg sulit, masa penuh perjuangan untuk seorang janda beranak satu, semua itu aku rasakan sekarang, betapa rasa sayang itu butuh pengorbanan, ketika asyik memakan nasi pecel itu, tiba2 ada seseorang yg menepuk bahuku, Assalamualaikum....

Waalaikum salam.. aku menoleh, kudapati seorang tua renta dengan pakaian kumal dan compang camping, tangannya ditengadahkan padaku, tapi wajahnya menunduk memelas, aku bangkit dari dudukku, aku ajak beliau makan di sampingku, "monggo pinarak mbah..disekecak aken", karna bau badannya yg menyengat tamu disampingku pergi menjauh
" minum e nopo mbah? "
" kopi le lek onok "
" bu karti.. kopi kapal api dua ya..? "
kami makan bersama, si embah sampai makan dua kali, beliau terlihat lahap sambil manggut2, setelah makan selesai, aku ajak beliau ngopi dan ngerokok di belakang, aku sodorkan rokokku, tapi beliau malah menolak, beliau mengambil slepi di belakang perutnya, tembakaunya terasa wangi, di bungkus kertas klobot yg dilinting kecil, "si embah mau kemana?" dia tersenyum, " monggo mbah di unjuk kopine" kopi panas itu di sruput hingga mengeluarkan suara, tarikan rokok yg dalam seperti orang yg sedang bahagia sendal jepit beda warna digoyang goyangkan diantara kakinya, di bawah kakinya di letakkan sebuah barang yg di bungkus dengan sarung tua, di ikat di ujung2nya, hingga seperti tas jinjing bentuknya, di atas bungkusan itu tergeletak tongkat bambu kuning, begitu mengkilat, pertanda bambu ini sering di pegang dan di gunakan.

setelah makan, kakek itu berlalu begitu saja, tanpa basa basi atau mengucapkan apapun,
aku hanya tersenyum, kakek yg aneh bathinku, akupun melanjutkan perjalanan pulang ke arah Surabaya, karena sudah malam, motorku kukebut dengan kencang, malam yg begitu sepi, di langit terdapat beberapa bintang, rembulan redup di tutup sebagian awan, hewan2 kecil tertabrak dan menempel di kaca helmku, membuatku sering kali menyekanya biar pandanganku jelas, tiba2.. ccccciiiiiiiiiiittttt......gruubyyaaaakkkkkkk!!!!! aku tersungkur beberapa meter karna menabrak sesuatu, motorku berputar2 di kiri jalan, masuk sawah tak berair, tubuhku lebam sana sini, aku berusaha berdiri, meraih senter police di tas eigerku, eerrrhhhhh kepalaku terasa pening terbentur di aspal, pandanganku sedikit kabur, aku terduduk menenangkan diri, lalu ku coba berdiri lagi, aku mencari siapa yg kutabrak tadi, di jalan propinsi tak nampak siapapun, tapi tadi aku ingat betul ada sekelebat bayangan melintas di depanku, dimana dia...

aku celingukan mencari, ku arahkan senterku ke berbagai sudut, tapi tak kudapati siapapun saat itu, aku turun kesebelah kiri dimana sepeda motorku terhempas, kuberdirikan, lampu motor yg masih menyala menangkap sesosok tubuh telentang beberapa meter disebelah sungai kecil, aku bergegas menghampirinya, seorang pemuda sekitar 25 tahunan dengan muka penuh darah tergeletak, sebagian tubuhnya di tutupi lumpur nafasnya tersengal-sengal dengan sedikit batuk bercampur darah, tas berwarna krem masih menyelempang di tubuhnya, aku mengangkat bagian kepalanya, sedikit kuguncang agar dia tersadar, darah mengucur deras di pelipis kanannya, aku tak mau ambil resiko, kugapai HP dan kuhubungi rumah sakit terdekat meminta bantuan, "mas...mas...mas... sadar mas.. " dia tetap diam, tak berapa lama terdengar suara meraung ambulan memecah malam, aku kembali ke jalan memberi tau lokasi korban.

setelah tiba di rumah sakit di desa Waru Kulon kecamatan Pucuk, laki2 itu segera di tangani, aku isi data sebagai wujud tanggung jawab kelalaianku, Morhan Riyadi Hamzah, kutulis namaku di formulir paling atas, di luar rumah sakit aku mencoba mencari identitas lelaki itu, di dalam tasnya hanya kutemukan buku dan alat tulis, tak ada nama, tak ada identitas lain yg kutemukan, jarak rumah sakit dan kejadian tidak begitu jauh, aku bertanya pada securiti rumah sakit barangkali mereka tau dimana alamatnya,,

Tiba2 seorang perawat menghampiriku,

" selamat malam bapak "

" malam ibu, bagaimana kondisi korban bu? " perawat itu seperti kebingungan, dari wajahnya ada kepanikan,

" sebentar pak, kita keruangan dokter jaga " kamipun segera kesana

" maaf pak silahkan duduk "

" terima kasih pak, gimana kondisi korban pak? " tanyaku

" sebentar ya pak, anda tunggu di sini " kata dokter itu

akupun menunggu di ruangan itu, perawat dan dokter tadi berjalan cepat, seakan ada sesuatu yg disembunyikan dariku, sesekali mereka melirikku, aku berada di ruangan yg banyak kaca, jadi aku tau persis apa yg mereka lakukan, sekuriti di panggil pak dokter, mereka berkumpul lalu menyebar, beberapa menit kemudian mereka berkumpul lagi, dan menggeleng sambil melihat kearahku, apa yg sebenarnya terjadi, apa maksud percakapan mereka yg sesekali melirik ke arahku, ada apa dengan orang yg kutabrak tadi, apakah meninggal atau bagaimana... kubuka dompetku, kulihat uang 8 lembar ratusan ribu jaga2 apa yg terjadi, iseng2 aku cek saldo M-banking BRI, semoga cukup bathinku..

lalu mereka memasuki ruangan dimana aku duduk,

" maaf ya bapak, pasien yg bapak bawa tadi sudah *tidak ada* ..... "

" inalillahiwainailaihirojiun... "

" loh..loh... bukan itu yg saya maksud, pasien tadi bener2 tidak ada " kata dokter Raditya

" maksud dokter? " aku bertanya seperti orang bodoh

" iya.. pasien yg bapak bawa tadi hilang atau menghilang, bahkan bekas darahnyapun lenyap begitu saja, infus yg sudah kami suntikkan tertata rapi seperti belum digunakan, spraynya putih bersih, bahkan formulir yg bapak isi lenyap entah kemana, kami sudah mencarinya pak, para securiti sudah kami suruh untuk mencari, tapi hasilnya nihil "

" sebentar dok, tadi ada tas berisi buku yg saya tinggal di meja resepsionis " kamipun buru2 ke sana, dan jawaban mengejutkan yg kami terima, katanya tak ada tas apapun yg tertinggal di sana,

" saya sudah dinas selama 10 tahun pak Ready, tapi kasus bapak yg diluar nalar "

" terus bagaimana dok? "

" anda boleh meninggalkan rumah sakit ini, tak ada biaya yg harus bapak tanggung "

" makasih dokter, maaf sudah saya bikin repot "

" sama2 pak Ready, tak perlu meminta maaf "

akupun kembali ke motorku, kulihat para dokter dan perawat masih berbincang, membicarakan kejadian yg aneh malam ini....


ninggalin jejak gan
0 0
0
" kisah seorang marinir - (life,horror) BASED ON TRUE STORY
05-06-2017 00:47
kalo dihitung Icut sekarang umurnya 22 tahun ya gan? kalo boleh tau kabarnya gimana emoticon-Big Grin
0 0
0
" kisah seorang marinir - (life,horror) BASED ON TRUE STORY
05-06-2017 04:59
2 hari marathon baca trit ini..
Kisah di Aceh pas tsunami itu sangat mengharukan. Smoga ndan ready selalu dilindungi Allah SWT. Aamiin
Smoga kegiatan RL agan debby jg dilancarkan n sehat selalu.. Aamiin
0 0
0
" kisah seorang marinir - (life,horror) BASED ON TRUE STORY
05-06-2017 05:01
Quote:Original Posted By akbarrnld
kalo dihitung Icut sekarang umurnya 22 tahun ya gan? kalo boleh tau kabarnya gimana emoticon-Big Grin


Icut jd calon dokter di Unair gan..
0 0
0
" kisah seorang marinir - (life,horror) BASED ON TRUE STORY
05-06-2017 08:28
Alhamdulillah update juga, gak rugi mantengin thread saban hari. Walau gak update sesekali nongol di thread Om Debb, hehe
0 0
0
" kisah seorang marinir - (life,horror) BASED ON TRUE STORY
05-06-2017 10:00
Hurraaaa update...
Makasi gan...
0 0
0
" kisah seorang marinir - (life,horror) BASED ON TRUE STORY
05-06-2017 12:59
Mantap!!
0 0
0
" kisah seorang marinir - (life,horror) BASED ON TRUE STORY
05-06-2017 14:45
Quote:Original Posted By nonanoz


Icut jd calon dokter di Unair gan..


Lah info dari mana sis emoticon-Bingung
0 0
0
" kisah seorang marinir - (life,horror) BASED ON TRUE STORY
05-06-2017 14:52
Kirain udah tamat, masih lanjut toh, semoga cerita om ready bs sampe kelar. Masukan sedikit, tanda baca seperti titik, koma, tanda seru, tanda tanya sebaiknya digunakan. Apalagi cerita awal, cerita bagus tp penulisan nya kurang. Coba baca sfth lain, dan ambil contoh penulisan nya. Anyway thanks for share. :nyantau
0 0
0
Halaman 72 dari 95
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
unwanted-pregnancy
Stories from the Heart
cerpen-pesan-di-atas-nisan
Stories from the Heart
salam-dari-surga
Stories from the Heart
jerat-iblis-cerbung
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Stories from the Heart
Stories from the Heart
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia