News
Batal
KATEGORI
link has been copied
24
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/591e36ab94786828358b4567/kapolri-akui-ada-ancaman-perpecahan-bangsa
Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa Rabu, 17 Mei 2017 16:47 WIB Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma) Medan (ANTARA News) - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengakui potensi perpecahan selalu ada dan senantiasa mengancam bangsa Indonesia yang terdiri multietnis dan agama. Dalam dialog pada Rakornas Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Asrama Haji Medan, Rab
Lapor Hansip
19-05-2017 07:04

Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa

Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
Rabu, 17 Mei 2017 16:47 WIB

Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Medan (ANTARA News) - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengakui potensi perpecahan selalu ada dan senantiasa mengancam bangsa Indonesia yang terdiri multietnis dan agama.

Dalam dialog pada Rakornas Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Asrama Haji Medan, Rabu, Kapolri mengatakan, rakyat Indonesia layak merasa beruntung karena tidak mengalami masalah serius setelah 71 tahun merdeka.

Namun kondisi yang tenang itu tidak boleh dianggap sepele (underestimate) dan mengangap potensi potensi dan ancaman perpecahan tersebut tidak ada.

"Potensi itu ada, baik eksternal mau pun internal," katanya dalam dialog yang dihadiri Gubernur Sumut Erry Nuradi, Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, dan Ketua Umum IMM Taufan Putra itu.

Dari aspek internal, kata Kapolri, potensi itu muncul karen belu terciptanya pemerataan hasil pembangunan sejak Indonesia merdeka pada tahun 1945.

Kondisi itu dapat menimbulkan kerawanan, apalagi secara demografi, kehidupan berbangsa di Indonesia masih didominasi masyarakt "low class".

Kemudian, masih kuatnya ketimpangan kesejahteraan dalam hidup bermasyarakat dengan munculnya perbedaan yang cukup terasa antara yang kaya dan kelompok miskin.

Kondisi itu semakin diperparah dengan adamya perilaku yang memanfaatkan dan memanipulasi demokrasi dengan memanfaatkan kelompok low class tersebut untuk kepetingan elite tertentu.

Sedangkan dari aspek eksternal, ancaman tersebut selalu ada karena politik internasional itu bersifat anarki yakni ketidakteraturan akibat tidak adanya yang mengatur.

Dalam politik anarki tersebut berlaku hukum rimba. "Siapa yang kuat, dia yang menang," katanya.
http://www.antaranews.com/berita/629...pecahan-bangsa


Jokowi Kumpulkan Tokoh Agama Redam Gejolak Politik
2 days ago

Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa

JAKARTA | duta.co – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali bertemu dengan para tokoh lintas agama di Istana Merdeka. Pertemuan mendadak tersebut dilakukan setelah Jokowi kembali dari Palu, Sulawesi Tengah.

Seperti sebelumnya Jokowi mengadakan pertemuan dengan ulama dan tokoh agama lain untuk meredam gejolak politik yang memanas akhir-akhir ini ditandai dengan aksi demo meluas pasca vonis Ahok dan ada pula aksi penolakan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di Manado. Selain itu juga isu pembubaran HTI.

Sedikitnya delapan tokoh dari organisasi keagamaan datang ke Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (16/5/2017). Jokowi didampingi oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.
Mereka yang hadir dalam pertemuan itu antara lain Ketua Wali Gereja Indonesia Henriette T. Hutabarat Lebang, Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini, Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah Syaiful Bakhri, Ketua MUI KH Ma’ruf Amin, dan empat pemuka agama lain.

Pertemuan dilakukan secara tertutup. Namun pembukaan pertemuan masih bisa diliput oleh wartawan. Suara Jokowi terdengar sayup-sayup karena tak menggunakan pengeras suara.

“Apa pun agamanya, apa pun sukunya, apa pun golongannya, untuk menjaga kebhinekaan, membangun solidaritas,” kata Jokowi.

Dalam pengantar singkat itu, Jokowi juga menegaskan bahwa dasar negara Republik Indonesia adalah Pancasila. Selain itu, ada konstitusi yang mengatur kehidupan bernegara.

Jokowi juga menjamin kebebasan berserikat dan berorganisasi. Tetapi semua harus disesuaikan dengan konstitusi yang telah diatur.
Jokowi juga memberi pernyataan agar tidak ada lagi saling menghujat atau berbagai gesekan di antara masyarakat.

“Jika dalam beberapa waktu terakhir ada gesekan, mulai saat ini saya minta hal-hal tersebut segera dihentikan,” ujar Jokowi dalam pernyataan pers di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

“Jangan saling menghujat karena kita bersaudara, jangan saling jelekkan karena kita bersaudara, jangan saling fitnah karena kita bersaudara, jangan saling menolak karena kita bersaudara, jangan saling mendemo, habis energi kita untuk hal-hal seperti itu, karena kita bersaudara,” tutur Jokowi.

Jokowi dan para tokoh lintas agama tidak ingin ada perpecahan bangsa yang berdasarkan agama. Dia berharap semua pihak sama-sama menjaga persatuan.

“Kita adalah saudara sebangsa dan setanah air,” ungkap Jokowi.

Jokowi senang dengan komitmen semua tokoh agama untuk terus mempertahankan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI serta Bhinneka Tunggal Ika.
Dia kemudian mengucapkan terima kasih kepada para tokoh agama tersebut. “Saya senang mendengar komitmen semua pihak untuk mendukung demokrasi yang sehat dan mendukung penegakan hukum,” ujarnya.

Peta Paham Anti-Pancasila
Sebelum bertemu dengan Jokowi, Sekjen PBNU Helmi Faisal Zaini mengatakan, akan menawarkan konsep yang terkait dengan menggalang persatuan kesatuan bangsa. Pertama-tama, katanya, harus ada pemetaan terhadap sebaran paham-paham yang mengganggu Pancasila.

Hal tersebut dia katakan dengan merujuk kepada hasil penelitian The Pew Research Center yang menyebutkan, 4 persen dari seluruh penduduk Indonesia, ditengarai mendukung atau setuju dengan ISIS. Mengambil contoh penelitian tersebut, dia mengatakan, bisa dibuat menjadi pijakan untuk melakukan pemetaan.

“Jadi, daerah-daerah yang memang memerlukan penanganan, itu memang harus ada terapinya,” ujarnya.

Perbanyak Dialog
Menanggapi hasil pertemuan dengan Jokowi, Ketua MUI Ma’ruf Amin mengatakan, sepakat untuk menguatkan rasa kebangsaan Indonesia. Juga menguatkan persaudaraan sebangsa dan setanah air.

Ia mengimbau masyarakat agar dalam menyampaikan aspirasi, tetap dilakukan dalam koridor hukum, kesantunan dan keadaban. “Kami akan berusaha memperbanyak dialog kebangsaan di kalangan masyarakat. Supaya rasa kebangsaan kuat, dan keutuhan bangsa semakin dapat terjalin,” katanya.
https://duta.co/jokowi-kumpulkan-tok...jolak-politik/


Jokowi Kumpulkan 30 Pemred Media Massa di Istana, Ada Masalah Apa?
Mei 17, 2017 17:24

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta pemerintah melakukan peninjauan terhadap Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik. (ilustrasi/aktual.com)

Jakarta, Aktual.com – Presiden Joko Widodo berbicara fokus pemerintah tetap pada pembangunan infrastruktur kepada 30 pimpinan redaksi media massa, baik cetak, “online” (daring), radio dan televisi yang diundang ke Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (17/5).

Presiden yang didampingi Menteri Sekretaris Negara menerima para pimpinan redaksi tersebut di ruang oval Istana Merdeka pada pukul 14.00 WIB.

Dalam kesempatan ini, Presiden berbicara mengenai fokus pemerintah saat ini membangun infrastruktur, terutama pembangunan di luar Pulau Jawa.

“Terutama pembangunan pelabuhan baik pelabuhan lama atau ekspansi, juga pembangunan ‘airport’ (bandara) baru maupun perluasan, juga jalan baik trans Papua, tol di Sumatera serta beberapa lokasi menambah pembangkit listrik,” kata Presiden di depan para Pimpred.

Presiden mengaku setiap melakukan kunjungan kerja ke daerah selalu dilaporin tenntang kurangnya pasokan listrik, sehingga fokus pemerintah tetap pada pembangunan infrastruktur.
http://www.aktual.com/jokowi-kumpulk...a-masalah-apa/


Mendadak, Jokowi Kumpulkan Tokoh Lintas Agama di Istana
16 Mei 2017 - 16:28 WIB

Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma'ruf Amin (kedua kiri), Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siraj (ketiga kiri), Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (kiri) dan sejumlah undangan lainnya melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/11). - Antara/Widodo S. Jusuf
Kabar24.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara mendadak menggelar pertemuan tokoh lintas agama di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (16/5/2017).

Presiden baru saja merampungkan kunjungan kerja ke Palu, Sulawesi Tengah sekitar pukul 11.00 WIB.

Pada sekitar pukul 12.00 WIB kemudian diumumkan agenda terbaru Presiden Jokowi yakni pertemuan tokoh lintas agama pada pukul 14.00 WIB.

Pertemuan tersebut digelar di Istana Merdeka dan tampak dihadiri oleh delapan tokoh lintas agama di antaranya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin dan Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini.

Presiden sendiri pada kesempatan itu didampingi Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Pertemuan dengan tokoh lintas agama tersebut diduga terkait salah satu upaya Presiden untuk menghimpun masukan atas situasi yang berkembang dalam beberapa waktu terakhir.

Presiden ingin merespons situasi yang berkembang dengan melibatkan para tokoh lintas agama mengingat isu yang sedang hangat di Indonesia erat kaitannya dengan isu SARA.

Hingga pukul 15.00 WIB atau satu jam sejak dimulainya, pertemuan tersebut masih berlangsung.
http://kabar24.bisnis.com/read/20170...gama-di-istana

---------------------------------

mampu nggak kalian, hai elit pennyelenggara Negara, terasuk elit parpol pemenang pemilu, mengatasi masalah krusial ini?
Janganlah hanya gara-gara nila se titik, hancur susu NKRI sebelanga!


emoticon-Takut:

Diubah oleh chayanku
0
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 2
Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
19-05-2017 07:06
2017: Waspada “Proxy War”
JUMAT, 30/12/2016

Pada setiap kesempatan ceramahnya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo selalu menyampaikan ada bahaya nyata yang sedang dihadapi bangsa Indonesia. Bahaya itu adalah perang yang tidak terlihat, yaitu “proxy war”.

Arti “proxy war” dalam teori militer adalah, peperangan dengan menggunakan tangan pihak ketiga sebagai pengganti berkelahi satu sama lain secara langsung. Sementara kekuasaan kadang-kadang digunakan pemerintah sebagai proksi, aktor non-negara kekerasan dan tentara bayaran.

Harapannya adalah, kelompok-kelompok ini bisa menyerang lawan tanpa menyebabkan perang skala penuh. Panglima TNI mengingatkan, bahwa proxy war saat ini mengancam Indonesia, sehingga semua pihak harus bersatu dalam mencegah dan melawannya. Menurut Panglima TNI, proxy war (perang tanpa bentuk) telah mengancam Indonesia karena negara-negara luar, berlomba lomba ingin menguasai Indonesia karena kaya akan sumber daya alam (SDA).

Perang tersebut tidak bisa dilihat siapa lawan dan siapa kawan, tetapi perang itu dikendalikan oleh negara lain. “Proxy war” dalam teori perang modern telah menjadi semacam cara dan upaya pihak-pihak ketiga untuk mengendalikan, mengambil dan menguasai negara tertentu melalui cara-cara yang tidak terlihat. Namun dampaknya nyata dirasakan.

Contoh kasus yang sudah terbukti, adalah lepasnya Timor timur dari NKRI karena di sana ada kekayaan SDA berupa Greater Sunrise (Celah Timor) yang di dalamnya terdapat sumber minyak. Penguasaan sebuah negara dan sumber-sumber kekayaan alamnya merupakan target negara-negara luar.

Sejalan dengan apa yang disampaikan Panglima TNI itu, bangsa ini perlu mewaspadai hal-hal tersebut. Karena Indonesia dengan jumlah penduduk yang sangat besar dan terdiri atas ribuan pulau dengan memiliki kekayaan SDA yang melimpah, merupakan target dan sasaran empuk negara-negara luar yang ingin menguasai Indonesia.

Beberapa isu kekinian yang sedang meresahkan bangsa ini yakni masuknya imigran-imigran gelap asal China dalam jumlah yang sangat besar. Sementara ini menurut data ada sekitar 12 ribu orang, dan ada kemungkinan akan terus bertambah. Para imigran ini menempati rumah susun di Jakarta dan rumah-rumah serta areal pesisir pantai Jawa dan kemudian menjadi tenaga kerja pada proyek-proyek besar di negeri ini.

Tidak hanya itu. Bahkan mereka terang-terangan menaikkan bendera negara China di Ternate. Dan masih ada beberapa daerah lainnya yang kemungkinan terjadi hal yang sama. Ini sesuatu yang sangat membahayakan. Karena para imigran gelap dari China ini masuk ke Indonesia karena kebijakan pemerintah yang sangat longgar atas ketentuan AFTA, NAFTA dan tren globalisasi yang tidak diproteksi secara serius oleh para pengambil kebijakan di negeri ini.

Kita tentu mengingatkan, bahwa hal ini sangat membahayakan bagi keberlangsungan bangsa ini. Kita lihat di media dan pemberitaan sehari-hari, banyak para imigran gelap tersebut telah menguasai sejumlah pekerjaan yang semestinya dilakukan oleh anak bangsa ini. Ini menjadikan ancaman bagi bangsa ini, yang akan terjadi pengangguran dalam skala besar.

Sejumlah lapangan pekerjaan sudah dikuasai oleh para imigran gelap tersebut. Belum lagi dengan berbagai macam keahlian yang dimiliki, mereka mampu masuk dalam berbagai sektor, baik dalam bidang industri, teknologi, buruh kasar, kelautan dan perikanan bahkan sampai ke sektor pertanian dan menguasai lahan lahan pertanian. Selain itu mengutip apa yang disampaikan Panglima TNI bahwa dengan strategisnya wilayah NKRI juga menjadi pemicu rawan konflik, karena akan diperebutkan oleh negara-negara lain, seperti konflik atau perang dalam perebutan pangan, air dan energi.

Hal ini menjadi jelas bagi kita bahwa ada ancaman nyata bagi kelangsungan hidup kita sebagai sebuah bangsa dan dampak yang kemungkinan terjadi akan berpotensi menjadi chaos bila keadaan seperti itu tidak segera diproteksi. Untuk itu, pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat bangsa saatnya harusnya sadar bahwa mempertahankan harkat, martabat dan derajat sebagai sebuah bangsa melalui ketahanan pangan dan keadilan sosial yang merata. Semoga di Tahun 2017 semua itu dapat diatasi secara bijak oleh pengambil keputusan di negeri ini!
http://www.neraca.co.id/article/7919...pada-proxy-war
0 0
0
Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
19-05-2017 07:09
CIVIL WAR.

hadeuh apes bener kalo ributnya di jakarta atau jabar
0 0
0
Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
19-05-2017 07:09
bukan perpecahan lagi tapi udah aksi makar dari kaum bani sampah, payah nih pak toti.....emoticon-thumbdown: emoticon-thumbdown:
profile-picture
.co.cc17baik memberi reputasi
1 1
0
Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
19-05-2017 07:11
sebenarnya kan mudah
apa penyebabnya
siapa yang memulai
tujuannya apa
gitu aja kok repot
0 0
0
Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
19-05-2017 07:13
nastaik ngepet mang sampah negara, jorokin ke jurang aje tot emoticon-Recommended Seller
0 0
0
Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
19-05-2017 07:14
Panglima TNI: "Proxy War" Mengancam Indonesia
19/05/2016, 14:10 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.com - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan, perang tanpa bentuk atau "proxy war" saat ini mengancam Indonesia, sehingga semua pihak harus bersatu dalam mencegah dan melawannya.

"Perang tanpa bentuk mengancam Indonesia, karena negara-negara luar berlomba-lomba ingin menguasai Indonesia karena kaya akan SDA (sumber daya alam)," kata Gatot saat menyampaikan orasi ilmiahnya pada Dies Natalis ke-57 Untan Pontianak, Kamis (19/5/2016), seperti dikutip Antara.

Dia mengatakan, dalam "proxy war" tidak bisa dilihat siapa lawan dan kawan, tetapi perang tersebut dikendalikan oleh negara lain.

Ia menjelaskan, perang tanpa bentuk tersebut sudah terbukti, dengan kasus lepasnya Timor-Timur dari NKRI. Timor-Timur diperebutkan oleh negara lain, karena di sana ada kekayaan SDA berupa "greater sunrise" yang letaknya antara Indonesia dan Timor-Timur.

Menurut dia, ada beberapa cara dalam mengatasinya, yakni modal NKRI yang mempunyai geografi daratan dan lautan yang kaya akan SDA agar dikelola dengan baik dan bermanfaat.

"Kemudian kita punya demografi, yakni kearifan lokal, yang juga harus dibarengi dengan revolusi mental, Pancasila sebagai pedoman hidup, serta dibutuhkan peran civitas dan akademika, serta mahasiswa dalam mencegahnya perang tanpa bentuk tersebut," kata Gatot.

Gatot mengatakan, solusi dalam mencegah perang tanpa bentuk, yakni Indonesia harus menjadi negara agraris, negara maritim, dan negara industri.
http://nasional.kompas.com/read/2016...ncam.indonesia


Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
source:
http://batampos.co.id/2016/11/17/pan...an-teori-lagi/

Siap, Jenderal!
0 0
0
Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
19-05-2017 07:14
hahahaha...maren2 kmna pak totti, baru bangun dri mimpi ape.
emoticon-Blue Guy Bata (L)
0 0
0
Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
19-05-2017 07:14
Ah elahh... sumber google apa youtube pak? emoticon-Ngakak .. dah jelas siapa yg suka pecah belah..

Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
Diubah oleh xinophobia
0 0
0
Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
19-05-2017 07:17
0 0
0
Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
19-05-2017 07:18
0 0
0
Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
19-05-2017 07:18
culunnn ... yai .. lulusan lokal .. vs lulusan impor ... yg import teduuuhhh ... in lokal ... ponggahhh ....
0 0
0
Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
19-05-2017 07:20



Wuih.... kliping2 pada dikeluarin semua. emoticon-Matabelo
0 0
0
Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
19-05-2017 07:20
totti baru ngomong sekarang ? kemarin kemana aja waktu demo ahoker itu ?
0 0
0
Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
19-05-2017 07:21
makanya yg teges tolol..emoticon-Traveller
0 0
0
Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
19-05-2017 07:22
Yg ada perpecahan politisi
0 0
0
Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
19-05-2017 07:22


Perpecahan dimulai sejak dipakainya cara pecah belah untuk kepentingan politik.


Sesama muslim diadu domba demi jadi gubernur.........

Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa

Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa


Penistaan terhadap ulama....

Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
emoticon-Matabeloemoticon-Mewek
Diubah oleh qavir
0 0
0
Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
19-05-2017 07:28
Desa Tiongkok di Bogor Digerebek, Lokasinya di Tengah Hutan

JawaPos.com - Kantor Imigrasi Kelas II Bogor kembali mengendus keberadaan tenaga kerja asing (TKA) ilegal asal Tiongkok di Bogor, Jawa Barat. Petugas menyisir keberadaan TKA di kawasan tambang Emas dan Galena, Cigudeg, Kabupaten Bogor. Di wilayah perbukitan itu, puluhan bahkan diduga ratusan TKA membangun "Desa Tiongkok" kecil di sana.

Dua wartawan Radar Bogor (Jawa Pos Group) Zaenal Abidin dan Muhammad Aprian Romadhoni turut bersama petugas saat penggerebkan, kemarin (10/1). Pagi pukul 08.00 WIB, 20 anggota tim yang dipimpin langsung Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Bogor Herman Lukman, bergerak ke perbukitan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Menggunakan 10 kendaraan 4x4 dan minibus, tim didampingi beberapa petugas polisi bersenjata. Misinya, menggerebek perkampungan TKA asal Tiongkok di perbukitan Cigudeg, wilayah barat Kabupaten Bogor. Sekitar pukul 11.00 WIB, tim tiba di kaki bukit, beberapa kilometer dari lokasi sasaran.

Udara cukup sejuk, sedikit tertutup kabut. Sebelum melanjutkan perjalanan, ketua rombongan menggelar briefing dan membagi petugas ke dalam dua tim. Mereka akan bergerak terpisah ke dua lokasi berbeda. Selang 15 menit kemudian, tim pertama melanjutkan perjalanan melalui Kampung Cipangaur, Desa Centamanik.

Medannya cukup berat, jalanan berliku dan tikungan curam. Minibus yang ditumpangi tim beberapa kali nyaris terperosok ke jurang. Hingga terpaksa menyusuri tepian hutan. Perjalanan masih jauh, namun medan tak memungkinkan lagi dilewati kendaraan.

Meminta bantuan warga sekitar, sekitar tujuh anggota tim kemudian meminta bantuan warga sekitar meminjam sepeda motor. Tapi lagi-lagi, sepeda motor pun tak mampu menembus jalanan berlumpur. Tim memutuskan untuk berjalan kaki menuju lokasi. Samar terdengar dari radio panggil salah satu petugas, tim kedua juga sudah tiba di lokasi sasaran.

Kepala Kantor Imigrasi Herman Lukman turut di tim pertama, didampingi Kasi Pengawasan dan Penindakan pada Kantor Imigrasi Kelas II Bogor, Arief Haizirin Satoto. Herman sejenak mengatur strategi. Setelah tiga jam menembus semak belukar, tampak di kejauhan atap sejumlah bilik menyerupai asrama.

Semakin mendekat, terlihat jelas kertas tempel berwarna merah bertuliskan bahasa Mandarin. Bangkai traktor pengangkut batu tergelak tak keruan. Satu komando dari sang ketua, petugas menyebar dan menyisir satu persatu bilik yang ada. Seorang perempuan yang mencoba bersembunyi di kubangan air raksasa (bekas tambang) menarik perhatian mata. Ada lainnya, wajah nonpribumi lari bersembunyi di balik semak belukar.

“Ada sembilan orang kabur. Kita berhasil tangkap,” kata Herman terengah. Belum tuntas menyambung napas, dua TKA kembali berulah. Buru-buru petugas bersenjata memborgol salah satu di antaranya. Sedangkan yang satu lagi berusaha menyuap petugas dengan segepok uang lembaran bergambar soekarno-hatta.

Ulahnya itu kembali membuat petugas naik pitam hingga hampir adu jotos. “Kita sisir sampai Kampung Cihideung (Desa Centak Manik), di sini ada bosnya,” ucap Herman. Di lokasi itu pula, kata dia, turut diamankan seorang perempuan berdandan menor bernama Shi Tian (37). Perampuan itu mengaku sebagai juru masak.

Di bagian lain, tim kedua tiba di lokasi sasaran sekitar pukul 12.00 WIB. Jalur yang dipilih melalui perkebunan sawit, Kampung Wates, Desa Banyuwangi, Cigudeg, Kabupaten Bogor. Medan yang ditempuh tak kalah seru dengan tim pertama. Tim harus melalui dua bukit, jalanan yang sempit serta perkampungan padat penduduk. Jalur ini dipilih untuk membendung TKA yang berusaha lari.

Setelah melalui perkebunan teh, tim juga harus menyusuri hutan di kawasan milik Perhutani. Suguhan pemandangan air terjun sempat meredakan lelah, sebelum menuju puncak lokasi bangunan sisa penambangan. Setibanya di sana, bangunan sudah tak perpenghuni. Namun di dalamnya, tampak barang-barang tertata rapi. Di halaman bangunan ini terlihat jejak baru, kendaraan roda dua. Sepertinya sang pemilik tak lama pergi.

Tim kemudian melanjutkan perjalanan ke lokasi penambangan PT Bintang Sindai Mineral Geologi (BCMG). Di lokasi ini, terlihat asrama yang sudah kosong. Di sana tim menemukan satu orang asing bernama Yang Xiao Yui (53). Ketika diinterogasi, ia menyebut sedang berkunjung ke kerabatnya yang bekerja di tambang.

Namun keterangan WNA asal Tiongkok itu berganti-ganti. Terakhir ia mengaku datang ke perbukitan Cigudeg untuk mensurvei lokasi menggunakan visa bisnis. Petugas pun langsung mengamankan Yang. Dari sini, tim menuju asrama ke dua, namun kosong tak berpenghuni. Begitupun dua asrama setelahnya. Hanya tampak warga lokal sibuk memecah batu.

Barulah di asrama kelima, petugas menemukan Yanti (25), warga Nanggung yang bekerja sebagai juru masak bagi WNA. Dia tampak ketakutan saat dimintai keterangan. Curiga dengan gelagat Yanti, petugas lantas menggeledah isi asmara. Di sana ternyata ada WNA bernama Chen li zhe (52), bersembunyi di dalam kamar yang digembok dari luar.

“Yang ini ngakunya sedang sakit,” kata salah satu petugas. Saat melihat penggeledahan itu, Yanti tiba-tiba histeris dan berontak dari genggaman petugas. “Saya pokoknya mau minta gaji sama mami,” teriaknya diiringi menangis. Yanti juga meminta petugas tidak membawanya. Dia mengaku hanya digaji Rp1 juta sebulan, menyajikan makanan bagi para WNA.

Tak berapa lama, warga sekitar, Riski (28) menghampiri petugas. Menurut pengakuannya, hari ini tak seperti biasa, suasana di asrama sepi. Padahal tadi (kemarin, red) pagi, masih banyak WNA berkumpul di lingkungan asrama. “Tadi banyak orang. Tapi nggak tahu kemana, kabur ke atas (bukit) atau ke bawah,” ungkapnya dengan bahasa Sunda. Petugas menduga razia kali ini bocor dan puluhan TKA berhasil kabur.

Masih di lokasi yang sama, petugas meneliti sayur-mayur yang ditanam secara acak. Sejenis daun bawang dan seledri namun tak mirip dengan yang umumnya dikenal di Indonesia. “Itu bibitnya dan resepnya dibawa dari sana (Tiongkok). Hemat juga,” tutur Riski.

Selama penggerebekan, petugas sempat menaruh curiga dengan kawasan yang banyak dipasangi plang milik Perum Perhutani itu. Di lokasi ini pula, terdapat puluhan bangunan sarat kertas tempel merah bertuliskan huruf Mandarin. Informasi yang dihimpun, di lokasi ini sedikitnya ada 80 TKA yang berhasil sembunyi. Petugas kesulitan menemukan tempat persembunyian mereka. “Di sini kami menangkap 20 TKA, sisanya kabur,” kata salah satu petugas.

Ketua tim Herman Lukman mengatakan mayoritas para TKA masuk dari jalur resmi namun menyalahgunakan izin tinggal. Sehingga mereka bisa dikenai pelanggaran sampai dideportasi ke negara asal. “Ada belasan tanpa paspor, sisanya punya kelengkapan. Rata–rata mereka pekerja tambang. Bisa dikenai Pasal 116 tentang penyalahgunaan dokumen,” kata Herman.

Dia menambahkan, keberadaan TKA Tiongkok ini tidak tercium keluar karena lokasi tambang yang berada di tengah hutan. Herman menduga dari penggerebekan kali ini dapat dikembangkan untuk menjaring TKA ilegal lainnya. (nal/don/yuz/JPG)

http://www.jawapos.com/read/2017/01/11/101409/desa-tiongkok-di-bogor-digerebek-lokasinya-di-tengah-hutan



Rezim chinesenisasi emoticon-Busa:


Heboh! Kwik Gian Gie Tantang PDIP Bantah Peran 9 Naga Dibelakang Jokowi

Gema Rakyat – Ekonom senior, Kwik Kian Gie, menilai kabinet pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla sesungguhnya tidak layak disebut Kabinet Kerja. Namun, lebih tepat disebut Kabinet Saudagar.

Karena faktanya, menurut Kwik, dalam mengelola kebutuhan hajat hidup orang banyak, pemerintah selalu saja mencari untung.

Terjebaknya pemerintahan Jokowi jadi Kabinet saudagar menurut mantan Kepala Litbang DPP PDIP ini, disebabkan karena di belakang Jokowi-Jusuf Kalla ada sekelompok pengusaha yang dari awal memback-up Jokowi-JK saat kampanye pilpres 2014 lalu.

“Jauh sebelum Jokowi-JK jadi presiden dan wapres, masa-masa kampanye pasangan ini jelas-jelas didukung oleh sembilan Taipan. Informasi tersebut tersebar demikian luasnya,” ungkap Kwik.

Targetnya lanjut Kwik, jika Jokowi-JK menang, maka presiden bisa didikte oleh sembilan Taipan tadi.

“Karena itu, saya menantang PDIP agar membantah informasi sembilan Taipan yang memback-up Jokowi-JK itu dengan sekuat-kuatnya,” saran Kwik.

Kalau tudingan tersebut tidak dibantah, lanjutnya, berarti PDIP membiarkan Jokowi melanggar konstitusi. [GR/ti]

http://www.gemarakyat.id/heboh-kwik-gian-gie-tantang-pdip-bantah-peran-9-naga-dibelakang-jokowi/#

Diubah oleh sniper2777
0 0
0
Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
19-05-2017 07:29
Quote:Original Posted By chayanku
Mereka sebenarnya menyadari bahwa gap kaya-miskin itu sudah parah di negeri ini dan memasuki tahap bahaya ...

Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
source: https://finance.detik.com/berita-eko...a-orang-miskin

Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
source: http://bisnis.liputan6.com/read/2886...a-orang-miskin

Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
source: http://www.rmol.co/read/2016/07/18/2...makin-Melebar-

Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
source: https://kumparan.com/angga-sukmawija...l-di-indonesia

Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
source: https://finance.detik.com/berita-eko...-dan-si-miskin


makanya. ente kerja ma usaha keras. biar jadi member 1% emoticon-Leh Uga
ane jamin,kalo ente dah masuk 1%, ente bakal lupa ma 99% emoticon-Ngakak

MENTAL INLANDER
sukanya nginyir mulu :

Diubah oleh khloekarmike
0 0
0
Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
19-05-2017 07:30
PERHATIKAN SEJARAH INDONESIA MODERN!

  • Revolusi 1945
  • Perang Saudara 1965
  • Reformasi 1998


Sebelum peristiwa diatas itu meledak di tanah air ... ditandai dengan situasi sosial-ekonomi rakyat yang sangat buruk. Akibat kemiskinan yang parah. Akibat pembagian pendapatan antar golongan masyaraka yang sangat timpang. Dan akibat prilaku elit dari rezim yang berkuasa sebelum itu yang sudah kebablasan tidak adilnya. Mereka hidup dalam gelimang kemewahan di tengah ituasi ekonomi rakyat yang buruk.

Indonesia di zaman penjajahan Jepang, kondisi rakyat saat itu sangat-sangat menerita melebihi penderitaan saat di jajah Belanda sebelumnya. adanya mement kekosongan kekuasaan akibat Jepang kalah dari Sekutu , kemudian dimanfaatkan oleh rakyat yang sudah tak sabar lagi karena menderita untuk merdeka selamanya!

Zaman Orde Lama juga begitu. Salah urus dalam menangani masalah ekonomi menyebabkan Indonesia di bokiot negara asing/maju,Dan produksi nasional serta inflasi terus menggila. Kehidupan rakyat saat itu sangat menderita, sampai-sampai makan bulgur (makanan kuda yang di impor dari AS karena murah) untuk menggantikan kelanggkaan beras. Peristwa G30S/PKI adalah pemicu terjadi kemarahan rakyat pada rezim yang berkuasa saat itu, dan PKI yang dituding sebagai biang kerusakan NKRI.

Lalu Reformasi 1998. Di awalai krismon 1997 yang menyebabkan ekonomi rakyat terpuruk. Hidup sangat sulit,, bahkan untuk membeli beras sekali un saat itu. Demo-demo mahasiswa di seluruh penjuru tanah air pun mulai marak. Penembakan mahasiswa Trisakti saat demo-demo itu di Jakarta, kemudian menjadi pemicu atau "casus beli" untuk melengserkan rezim Soeharo yang sudah berkuasa selama 32 tahun.

itu sejarah. itu fakta. Bukan teori, Atau angan-angan dan sekedar prediksi!

emoticon-Angkat Beer

Diubah oleh chayanku
0 0
0
Kapolri akui ada ancaman perpecahan bangsa
19-05-2017 07:32
baru nongol ini polisi, ribut2 kemarin ngilang.

sekarang ngomongin beginian

emoticon-Leh Uga
0 0
0
Halaman 1 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia