Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
21
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58f1b73cdc06bd5d258b456c/minta-pendapat-sista-tentang-sikap-keluarga-si-doi
Jadi pertama saya sebagai cowo selalu serius dalam menjalin hubungan tidak mau maen-maen sudah bukan jaman sma dulu. Kami sudah berpacaran hampir 2 tahun mei ini anniv. Keluarga kami sudah saling kenal dan sama-sama ya istilahnya "menerima" hanya tinggal tunggu saya lebih matang paling engga punya pekerjaan tetap. Awal pacaran, cewe saya ini memang spesial..sebelum jadian cewe saya sudah
Lapor Hansip
15-04-2017 13:01

Minta pendapat sista tentang sikap keluarga si doi

Jadi pertama saya sebagai cowo selalu serius dalam menjalin hubungan tidak mau maen-maen sudah bukan jaman sma dulu.
Kami sudah berpacaran hampir 2 tahun mei ini anniv. Keluarga kami sudah saling kenal dan sama-sama ya istilahnya "menerima" hanya tinggal tunggu saya lebih matang paling engga punya pekerjaan tetap.

Awal pacaran, cewe saya ini memang spesial..sebelum jadian cewe saya sudah mau dijodohkan oleh orang tuanya karena calon besan merupakan pejabat daerah dan ortu cewe gw adalah pemborong. alhasil kalo menikah pasti proyek lebih lancar lah...tapi ternyata dari pihak cowo tersebut selingkuh 2x dan dilihat oleh ortu cewe gw sendiri. Cewe gw marah dan ga mau melanjutkan hubungan mereka padahal keluarga dia terancam tidak ada pemasukan.

Setelah beberapa bulan ane denger mereka gagal tunangan saya mulai pdkt (maklum saya juga jones lama banget hampir ga pernah pacaran serius). Banyak kompetitor tapi ya mungkin karena saya orang punya (bawa mobil dan cbr) dan doi sekelas jadi lebih gampang. Padahal di kampus saya terkenal jones,gendut dan ga gaul lah (nerd) dan doi merupakan istilahnya primadona di fakultas teknik, setelah pdkt 2 mingguan saya akhirnya nembak dan diterima. Pada saat PDKT saya sudah memberi peringatan kalo saya orangnya agak obsesif dan ga mau pacaran gonta ganti kaya baju tapi katanya dia terima apa adanya dan penilain doi ke ane kalo ane baik dan jelas bibit bobot bebetnya.

Yah banyak ups and down pada saat kami menjalani hubungan di kampus, mulai dari di jauhin dari temen2 gara2 kami lebih suka pacaran sendiri terutama kompetitor yang ga kepilih. Tapi kami jalanin berdua, pada saat itu keuangan keluarga doi masih baik jadi kami kalo date pasti gantian bayar bahkan kami sempat membuat tabungan bersama untuk pengeluaran sebulan, dari bensin mobil,makan,nonton dll di bayar dengan uang bersama. Karena ane gendut, ane sempet minder dan akhirnya mulai diet dan olahraga rutin. Doi lebih mengerti karena doi juga pernah gendut dan tidak disukai sama sekali.

Terlebih dari hal positif kami, karena dari 2 keluarga ini sangat berbeda, ane asli jawa dan doi asli palembang. Setiap kami cek cok selalu tidak terkontrol dan bahkan ane lebih takut pada saat doi marah mulai dari banting barang2 dsb. Prinsip ane sebagai laki2 itu pantang main tangan kalo lagi emosi tapi ane sering bentak doi yang menurut ane juga salah karena ane bukan ortu doi tidak punya hak sama sekali. Tapi kami bisa menerima kekurangan kami masing-masing.Mungkin masalah terselesaikan... tapi tidak ini baru di mulai..

Keluarga calon besan yg dulu gagal mulai mengancam dan memaksakan untuk dijodohkan lagi dengan cewe ane. Bahkan semua proyek dihentikan dan mulai keuangan keluarga doi terganggu. Mulai ane yg mencover kebutuhan doi kalo kurang (sejak kapan di jkt 700rb cukup untuk sebulan) Doi sering bohong ke ortunya kalo ga perlu trf karena doi masih ada tabungan padahal tidak ada karena doi merasa keuangan di sana lagi ga baik. Bahkan doi yg biasa sering belanja sempet disindir nyokap ane karena boros, jadi berubah bisa ngirit dan memanage uang lebih baik. Karena doi nurut dan selalu sopan kepada ortu ane, doi jadi disayangin ama ortu ane. Tiap kali ada acara keluarga pasti ikut (arisan,makan rekreasi) bahkan doi sempat menginap di rumah ane agak lama pada saat doi kena typus dan pada saat benar2 ga ada biaya.

Ane sendiri sempat diundang ke sana dan menginap di rumah doi selama seminggu. Ane sendiri merasa di perlakukan seperti anaknya sendiri bahkan dikenalkan ke keluarga besar mereka.Tapi disini mulai aneh adalah walaupun keluarga kami sudah dekat bahkan kedua keluarga bertemu pada saat kami wisuda bareng. Tidak pernah sekalipun keluarga doi menganggap ane sebagai calon menantu sedangkan keluarga kami sudah fix dengan cewe ane asalkan ane sudah punya pegangan kerjaan yg tetap. Bahkan kami sempat hampir putus pada saat bokap doi memaksa doi untuk putus dengan ane dan bertemu dengan anak pejabat daerah itu lagi. Lebih parah lagi ane sempat diancam dengan pejabat itu lewat telpon (well ancaman gitu mungkin work kalo ama keluarga biasa tapi tidak kepada kami karena kami dari keluarga militer). Doi sempet berantem dengan bokap doi dan tentunya keluarga kami merasa tersinggung dengan keluarga doi. Tapi badai sudah berlalu dan kami berpacaran seperti biasa hingga lulus kuliah dan keluarga kami bertemu secara langsung pada saat waktu wisuda (seperti yg disebutkan sebelumnya). Ane sendiri selalu berusaha untuk terlihat baik dan perhatian pada keluarga doi.

Masalah yang ane takuti mulai terjadi sekarang. Dimana ane dan doi baru lulus kuliah dan belum dapat rejeki mendapat pekerjaan. Doi harus balik ke palembang. Bokap doi juga menyetujui untuk doi cari kerja di Jakarta sehingga barang2 masih di rumah ane. Pada saat LDR mulai ane agak bertingkah karena tidak terbiasa selama seminggu tidak bertemu sama sekali padahal dulu pada saat di kampus hampir tiap hari bertemu. Tiap kali telpon selalu ribut dan cek cok hingga bulan kedua ane mulai tenang dan berusaha adaptasi dengan keadaan. Tetapi lambat laun komunikasi kami mulai meredup, tiap kali telpon tidak ada yg dibicarakan bahkan ane minta untuk basa-basi aja tapi doi malah marah "males buat apa ga ada gunanya" malah kadang telpon tapi hanya diam saja. Tapi kalau masalah chat doi masih agak sering bahkan selalu chat duluan dan ping kalau saya tidak jawab. Dulu mungkin doi selalu transparan masalah keluarga mereka tapi sekarang doi tidak pernah mau cerita keadaan disana. Ane yang mau kesana aja tidak diperbolehkan, "ngapain kesini udah tunggu aku ada panggilan interview ke Jakarta nanti ketemu".

Kemudian masalah menuntut ane kerja di perusahaan yg "wah". Memang ane lulus dengan ipk lumayan hampir cumlaude tapi menurut saya mencari pekerjaan sekarang tidak semudah itu. Tidak hanya nilai, background education dan skill melainkan koneksi dan hoki juga menjadi faktor. Doi yang nilai lebih tinggi aja sampai sekarang belum bekerja. Ane yang merasa frustasi dan down karena punya pacar pasti paling engga minta supportnya tapi karena doi merasa doi juga belum bekerja yang ada emosi juga. "Ya kalo misal aku sudah kerja dan masalah selesai kamu boleh ngeluh ke aku tapi aku juga blom kerja." Akhirnya bom meledak, ga ada angin tiba2 doi bilang di chat kalo setelah adeknya selesai UN akan ke Jakarta ngambil barang2 dan bekerja bantu bokapnya memborong dulu serta karena ada saudara yg kerja di Pemda Lubuk Linggau doi akan jadi honorer disana dulu sampai menunggu CPNS buka. Tentunya ane merasa "wah ini udah mulai bener-bener tambah jauh dari rencana awal kalo doi akan tinggal di Jakarta" Ane agak bersikeras tidak terima dengan rencana itu dan doi bilang "lah hak kamu apa kan itu perintah papa aku" jelas saya kaget dengan reaksi tersebut dan minta bantuan nyokap ane untuk klarifikasi dengan ortu doi. Tentunya kalo ortu pasti lebih bijak dengan tutur katanya ane sendiri mendengarkan kalo nyokap ane berbicara dengan baik-baik. Tetapi reaksi mereka malah negatif "Urusannya apa sih ikut campur? Terserah kami dong mau nikahin anak kami dengan siapa." Gila cuy keluarga kami yang sudah dekat gitu dengan gampangnya dibuang begitu saja. Doi bilang di chat "Ngapain ibu itu ngurusin urusan orang lain yang pacaran kita apa mereka? " lah menurut ane setiap kali ada sesuatu pasti bokapnya intervensi dengan hubungan kami, Mulai disuruh putus sepihak dan disuruh deketin anak pejabat itu lagi. Sekarang yang kemaren kasih janji bakal di jakarta aja malah disuruh balik dan ambil barang2 semua ke palembang. Untuk apa? biar ga ada yg ditahan? Sayangnya kami ribut sebelum barang2 diambil jadi dak tau nasib barang2 itu gmn sekarang. Tentunya ane sendiri masih sedih tiap kali ngeliat baju, make up, buku skripsi masih di kamar tamu semua.

Ane sudah minta pendapat dari mata pandang laki-laki yang menganjurkan untuk menyelesaikan hubungan yang sudah ga sehat karena menurut mereka keluarga mereka terlalu materialistis, menuntut hal yang menurut mereka harus "wah" dimata orang lain dan ortu doi yang sudah brainwash anaknya sendiri untuk berkorban demi ortu (pernikahan bisnis)

Bagi pendapat sista bagaimana? Menurut ane wajar beberapa cewe itu materialistis tapi dalam batas wajar dan ane sendiri sanggup dengan situasi keluarga ane tapi mungkin ini sudah berlebihan. Bahkan menyepelekan keluarga ane yang istilahkan bermartabat dengan tidak pernah menganggap ikatan silahturahmi yang sudah terjalin. Apakah masih pantas untuk dipertahankan? Karena jujur ane masih sayang dan kasihan doi harus diperlakukan selayaknya objek untuk bisnis keluarga mereka. Untuk doi, ane belum bisa tau perasaan doi karena terlalu banyak external pressure dari ortu mereka. Hubungan kami sedang gantung hampir seminggu, doi dan ane blom chat lagi dan sosmed tidak ada yg berubah. Mohon sarannya ya sis.

*Maaf cerita panjang dan mungkin kurang lengkap dan janggal, tetapi ini secara garis besar saja. Terima kasih
0
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 2
Minta pendapat sista tentang sikap keluarga si doi
15-04-2017 15:40
Relain saja gan. Tahu kapan waktunya utk berhenti berjuang itu termasuk sifat bijaksana.
0 0
0
Minta pendapat sista tentang sikap keluarga si doi
15-04-2017 16:42
Begini ya, pertama qm harus bisa memaafkan dia dulu, kemudian qm harus kuat merelakan dia pergi. hubungan kalian memang sudah erat dan lama dan pastinya susah melepaskan dia begitu saja. tapi ingat, setiap orang berhak untuk bahagia. termasuk kamu. hubungan kalian sudah nggak bikin qm bahagia, jadi jangan lagi diteruskan. kalau qm kasihan sama dia, kasihani dulu qm dan keluargamu yg sudah disepelekan sama dia.

Saya ga tau qm orangnya gimana, saya anggap aja qm nggak terlalu ngungkit soal materi ya... Jadi, walaupun sudah cukup banyak materi yg qm keluarkan buat dia di masa2 sulitnya dulu, jangan jadikan itu beban yg bikin qm ga rela buat melepaskan dia. Biarkan saja yg sudah berlalu, rezeki akan digantikan oleh Yang Maha Kuasa.

Saat ini yg paling penting adalah menata hati, mempersiapkan hati buat mengakhiri hubungan qm sama dia. Tidak ada gunanya lagi qm mempertahankan hubungan yg tidak menghargai qm. Move on! qm pasti bisa!!!
0 0
0
Minta pendapat sista tentang sikap keluarga si doi
16-04-2017 00:40
Ini kondisinya si cewe ga bisa kukuh dengan pendapatnya plus ortunya juga ga minat jadiin ente menantu. Baiknya disudahi aja gan. Dilanjutin juga percuma, tambah ruwet tar.
0 0
0
Minta pendapat sista tentang sikap keluarga si doi
16-04-2017 13:26
Quote:Original Posted By Mecha_post
Begini ya, pertama qm harus bisa memaafkan dia dulu, kemudian qm harus kuat merelakan dia pergi. hubungan kalian memang sudah erat dan lama dan pastinya susah melepaskan dia begitu saja. tapi ingat, setiap orang berhak untuk bahagia. termasuk kamu. hubungan kalian sudah nggak bikin qm bahagia, jadi jangan lagi diteruskan. kalau qm kasihan sama dia, kasihani dulu qm dan keluargamu yg sudah disepelekan sama dia.

Saya ga tau qm orangnya gimana, saya anggap aja qm nggak terlalu ngungkit soal materi ya... Jadi, walaupun sudah cukup banyak materi yg qm keluarkan buat dia di masa2 sulitnya dulu, jangan jadikan itu beban yg bikin qm ga rela buat melepaskan dia. Biarkan saja yg sudah berlalu, rezeki akan digantikan oleh Yang Maha Kuasa.

Saat ini yg paling penting adalah menata hati, mempersiapkan hati buat mengakhiri hubungan qm sama dia. Tidak ada gunanya lagi qm mempertahankan hubungan yg tidak menghargai qm. Move on! qm pasti bisa!!!


Makasih sis atas masukan dan sarannya. Kalo dipikir2 emang ane yg selalu berusaha mempertahankan hubungan ini ya mungkin karena faktor takut kehilangan, pacar pertama dsb. Bener kata sis sepertinya ane sudah tidak bahagia dan selalu merasa tertekan akan tuntutan doi dan keluarganya. Ya mungkin ini petunjuk dari Yang Maha Kuasa.

Tapi jujur emang its hard to forget about her.. walaupun seperti ini dulu dia tulus sayang kepada ane. Padahal ane sendiri berusaha untuk tidak percaya kepada stereotype suku dan marga tapi semakin kesini semakin sadar 😭
0 0
0
Minta pendapat sista tentang sikap keluarga si doi
16-04-2017 13:29
Quote:Original Posted By archaengela
Ini kondisinya si cewe ga bisa kukuh dengan pendapatnya plus ortunya juga ga minat jadiin ente menantu. Baiknya disudahi aja gan. Dilanjutin juga percuma, tambah ruwet tar.


Iya ane juga bingung kalo misal emang ane tidak minat sebagai bahan menantu kenapa masih berusaha dekat? Kenapa masih minta bantuan kepada keluarga kami? Haiz sudahlah memang ane yg terlalu cinta buta.
0 0
0
Minta pendapat sista tentang sikap keluarga si doi
16-04-2017 13:50
Quote:Original Posted By A.V.A.Extremist


Iya ane juga bingung kalo misal emang ane tidak minat sebagai bahan menantu kenapa masih berusaha dekat? Kenapa masih minta bantuan kepada keluarga kami? Haiz sudahlah memang ane yg terlalu cinta buta.


Karena test the water. Kalau air dalam ya bisa jadi bisa buat bahan sumber air. Kalau kurang dalam, ya mungkin dianggap ga bisa jadi sumber airnya.
0 0
0
Minta pendapat sista tentang sikap keluarga si doi
16-04-2017 14:10
ane abis baca trid HT ilustrasi org ga bisa bohong..
jd msh berpengaruh dlm komen ane nih emoticon-Peace

dr awal dkt aja udh kagak sehat, agan blg bisa jadian krn selevel alias krn ekonomi alias krn duit

ortunya kgak mau lah, agan lvlnya msh dibawah dia walau hampir setara
dia pemborong cuy, mau dinikahin sm ank pejabat cuy
walau kelakuannya minus tp ttp ngarep lah gila

sering diforum curhat ini yg masalahnya mirip agan, krn ekonomi cowonya selevel sedikit dbawah cewenya apalgi ditambah cwenya mau dinikahin sm yg lvlnya jauh diatas..

solusinya ya agan cari yg lvlnya dibawah emoticon-Wink

ane ga mau komen jujur lagi masalah fisik emoticon-Smilie hak agan emoticon-Wink
0 0
0
Minta pendapat sista tentang sikap keluarga si doi
16-04-2017 16:04
Quote:Original Posted By 3770372
ane abis baca trid HT ilustrasi org ga bisa bohong..
jd msh berpengaruh dlm komen ane nih emoticon-Peace

dr awal dkt aja udh kagak sehat, agan blg bisa jadian krn selevel alias krn ekonomi alias krn duit

ortunya kgak mau lah, agan lvlnya msh dibawah dia walau hampir setara
dia pemborong cuy, mau dinikahin sm ank pejabat cuy
walau kelakuannya minus tp ttp ngarep lah gila

sering diforum curhat ini yg masalahnya mirip agan, krn ekonomi cowonya selevel sedikit dbawah cewenya apalgi ditambah cwenya mau dinikahin sm yg lvlnya jauh diatas..

solusinya ya agan cari yg lvlnya dibawah emoticon-Wink

ane ga mau komen jujur lagi masalah fisik emoticon-Smilie hak agan emoticon-Wink


Haha kurang tepat sis diantara ketiga keluarga yg involved yg paling well off keluarga ane secara aset (jelek2 gini ane anaknya jendral 😞) Btw pejabat yg mau dijodohin itu sekelas sekda atau kadin hanya saja mereka biasa maen proyek 😌 Kan enak dapet proyek tanpa tender opps 😋

Tapi menurut keluarga ane tidak ada kewajiban untuk kami membantu urusan ekonomi keluarga besan. Contoh : bokap ane mau beliin mobil dan rumah untuk ane dan doi. Wajar untuk anak tapi tidak mungkin bokap ane beli mobil atau rumah untuk orang tua doi. Itu sudah diluar tanggung jawab kami IMO.

Kalo masalah faktor ekonomi ataupun jabatan kami jauh diatas hanya saja Kekayaan itu bukan untuk diumbar-umbar dan harus disikapi secara bijaksana kalo hubungan hanya dibatasin dengan ekonomi berarti ya semakin jelas kalo keluarga doi sangat materialistis. Ane sudah bilang sebelumnya cewe itu wajar matre asalkan tau batasan dan ane sanggup mengatasinya.

Lastly. Ane tidak terlalu suka sebenernya melihat pasangan dari segi ekonomi karena dapat berdampak 1 pihak lebih merasa tinggi. (Aka untung lo dapet gw kalo ga mana bisa kayak gini). Boleh lah misal cewe itu cakep, banyak kebutuhan tapi pasti ane sudah perhitungkan sejak awal pdkt. Selama cewe itu berpenampilan menarik, sayang dgn ane, menghormati keluarga ane serta tulus dan setia. Kenapa harus liat segi ekonomi? Benar cinta ga bisa buat makan atau bayar listrik tapi masalah ekonomi tidak bagi ane saat ini asalkan ane dan keluarga ane masih diberikan rejeki dari Yang Maha Kuasa.
0 0
0
Minta pendapat sista tentang sikap keluarga si doi
16-04-2017 16:10
Quote:Original Posted By archaengela


Karena test the water. Kalau air dalam ya bisa jadi bisa buat bahan sumber air. Kalau kurang dalam, ya mungkin dianggap ga bisa jadi sumber airnya.


I know. Tapi itu yang membuat stereotype orang sono "matre". Ortu ane hanya mempunyai kewajiban membantu keluarga ane nanti bukan membantu calon mertua. Mau ane pikir panjang2 tetep itu ga logis. Mungkin ane sebagai menantu iya boleh membantu tapi pasti semua ada batasnya.
0 0
0
Minta pendapat sista tentang sikap keluarga si doi
16-04-2017 16:24
Quote:Original Posted By A.V.A.Extremist


I know. Tapi itu yang membuat stereotype orang sono "matre". Ortu ane hanya mempunyai kewajiban membantu keluarga ane nanti bukan membantu calon mertua. Mau ane pikir panjang2 tetep itu ga logis. Mungkin ane sebagai menantu iya boleh membantu tapi pasti semua ada batasnya.


Ane sih cuma menarik kesimpulan dari data yang ente tulis ya. Ga ada asumsi apa pun karena ya faktanya ortu cewe ente menyuruh anaknya balik pacaran ama mantannya yang udah 2x selingkuhin dia. Plus menyuruh putus ama ente. Jadi dari fakta itu udah bisa ditarik kesimpulan yang sangat jelas.

Makanya udah tau begitu, ente ga perlu ngotot lagi ama cewe itu. Soalnya ga bakal disetujui. Plus kalaupun ngotot sampai nikah pun, ga bakal bahagia dengan kondisi begitu bakal merongrong ente dan kel ente.
0 0
0
Minta pendapat sista tentang sikap keluarga si doi
16-04-2017 17:34
Quote:Original Posted By A.V.A.Extremist


Haha kurang tepat sis diantara ketiga keluarga yg involved yg paling well off keluarga ane secara aset (jelek2 gini ane anaknya jendral

ga bisa kebaca emot android di browser ane, jd cmn sampai sini..

ane berpendapat dr cara agan menyampaikan loh..

hati manusia siapa yg tau, bahkan terkadang manusia tersebut malu untuk mengakui pikirannya itu emoticon-Smilie

klo cewenya bnr2 cinta ya pasti ngomong lah ke ortunya dia
klo ortunya sayang dia ya pasti lbh milih pendapat anknya ketimbang lolos tender *eh emoticon-Shutup

sorry klo ane ga etis, tp ane selalu mencoba memecahkan dr akar masalah
0 0
0
Minta pendapat sista tentang sikap keluarga si doi
16-04-2017 18:11
Quote:Original Posted By 3770372

ga bisa kebaca emot android di browser ane, jd cmn sampai sini..

ane berpendapat dr cara agan menyampaikan loh..

hati manusia siapa yg tau, bahkan terkadang manusia tersebut malu untuk mengakui pikirannya itu emoticon-Smilie

klo cewenya bnr2 cinta ya pasti ngomong lah ke ortunya dia
klo ortunya sayang dia ya pasti lbh milih pendapat anknya ketimbang lolos tender *eh emoticon-Shutup

sorry klo ane ga etis, tp ane selalu mencoba memecahkan dr akar masalah


Masalah keributan antar ortu ane dan doi sudah terjadi 2x

Adapun doi udah pernah ngelawan ortunya untuk tetep kekeh dengan pilihannya tapi malah dibentak2 ampe doi nangis pas pertama kali diputus sepihak. Tapi kami mencoba untuk bertahan hingga akhirnya keadaan membaik setelah hari raya tahun kemaren.

Nah hal sama terjadi lagi di bulan2 ini dan berhubung doi sudah LDR tentunya tiap hari pasti sudah di hasut bahkan pada saat nyokap ane telp secara baik2 saja malah ortunya yg punya reaksi kaya anak kecil dan ditambah ane merasa doi berubah banyak semenjak LDR yg biasanya pada saat masih ngampus doi tiap pulang ke rumah masih sering telp dan chat sekarang kaya doi harus sembunyi2.

Jadi intinya itu ortu doi hanya menganggap anaknya ya harus nurut mau ortu apapun permintaan dan keputusan mereka karena merek sudah membesarkan mereka dari kecil....bukan ortu deng diktator... bahkan ortu ane ga pernah intervensi langsung dengan masa depan ane mulai dari ane mau sekolah di mana, pilih pacar yg mana dan kerja dimana. Ortu ane hanya memberikan pandangan mereka tapi keputusan terakhir ada di ane.
0 0
0
Minta pendapat sista tentang sikap keluarga si doi
16-04-2017 18:56
Quote:Original Posted By A.V.A.Extremist


Masalah keributan antar ortu ane dan doi sudah terjadi 2x

Adapun doi udah pernah ngelawan ortunya untuk tetep kekeh dengan pilihannya tapi malah dibentak2 ampe doi nangis pas pertama kali diputus sepihak. Tapi kami mencoba untuk bertahan hingga akhirnya keadaan membaik setelah hari raya tahun kemaren.

Nah hal sama terjadi lagi di bulan2 ini dan berhubung doi sudah LDR tentunya tiap hari pasti sudah di hasut bahkan pada saat nyokap ane telp secara baik2 saja malah ortunya yg punya reaksi kaya anak kecil dan ditambah ane merasa doi berubah banyak semenjak LDR yg biasanya pada saat masih ngampus doi tiap pulang ke rumah masih sering telp dan chat sekarang kaya doi harus sembunyi2.

Jadi intinya itu ortu doi hanya menganggap anaknya ya harus nurut mau ortu apapun permintaan dan keputusan mereka karena merek sudah membesarkan mereka dari kecil....bukan ortu deng diktator... bahkan ortu ane ga pernah intervensi langsung dengan masa depan ane mulai dari ane mau sekolah di mana, pilih pacar yg mana dan kerja dimana. Ortu ane hanya memberikan pandangan mereka tapi keputusan terakhir ada di ane.


krn agan cowo, cowo mah emng lbh bebas

ane ga mau ksh masukan yg ga etis lg di trid agan, walau ga melanggar hukum atau rules forum..
klo cewe ya tau sndiri lah....

klo ane jd agan sih mending cari yg lain, emng bkn jodoh kali, tak bisa dipaksakan..
mugkin Tuhan telah menyiapkan jodoh lain tp akan kekeh sm yg bkn jodohnya emoticon-Wink
jrg dkt ya sm cewe lain? dktnya cmn sm dia aja ya? emoticon-Wink
0 0
0
Minta pendapat sista tentang sikap keluarga si doi
16-04-2017 20:09
Quote:Original Posted By 3770372


krn agan cowo, cowo mah emng lbh bebas

ane ga mau ksh masukan yg ga etis lg di trid agan, walau ga melanggar hukum atau rules forum..
klo cewe ya tau sndiri lah....

klo ane jd agan sih mending cari yg lain, emng bkn jodoh kali, tak bisa dipaksakan..
mugkin Tuhan telah menyiapkan jodoh lain tp akan kekeh sm yg bkn jodohnya emoticon-Wink
jrg dkt ya sm cewe lain? dktnya cmn sm dia aja ya? emoticon-Wink


Bener sis ane tidak deket dengan cewe lain kecuali temen deket doi. Mungkin karena backlash dari ane yg melimit doi ketemu cowo lain ane juga ga ketemu cewe lain. Bener2 pacaran hanya untuk berdua dan paling ke temen sekelas.

Emang sifat ane juga kalo udah 1 yg dipilih ya focus only 1. Padahal dulu ya sering sih sebelom pacaran hang out ama cewe2 yg ane kenal. Maklum ane juga anak rumahan bukan sosialita
0 0
0
Minta pendapat sista tentang sikap keluarga si doi
16-04-2017 20:46
Quote:Original Posted By A.V.A.Extremist


Bener sis ane tidak deket dengan cewe lain kecuali temen deket doi. Mungkin karena backlash dari ane yg melimit doi ketemu cowo lain ane juga ga ketemu cewe lain. Bener2 pacaran hanya untuk berdua dan paling ke temen sekelas.

Emang sifat ane juga kalo udah 1 yg dipilih ya focus only 1. Padahal dulu ya sering sih sebelom pacaran hang out ama cewe2 yg ane kenal. Maklum ane juga anak rumahan bukan sosialita


krn ane sering nemu org yg ga mau move on krn emng ga ada gantinya, adanya cmn pasangan yg skrg doang..
ane juga pernah sih, makanya bisa ngerti emoticon-Hammer (S)
tp setelah nemu yg lain jd ngerti..
klo agan msh maunya sm dia yaudah lah, mau diapakan lg.. tp inget, setiap org punya pilihan jalan hidupnya sndiri, trmasuk ortu pasangan agan..
0 0
0
Minta pendapat sista tentang sikap keluarga si doi
16-04-2017 22:36
Quote:Original Posted By 3770372


krn ane sering nemu org yg ga mau move on krn emng ga ada gantinya, adanya cmn pasangan yg skrg doang..
ane juga pernah sih, makanya bisa ngerti emoticon-Hammer (S)
tp setelah nemu yg lain jd ngerti..
klo agan msh maunya sm dia yaudah lah, mau diapakan lg.. tp inget, setiap org punya pilihan jalan hidupnya sndiri, trmasuk ortu pasangan agan..


Sebenernya sekarang berusaha untuk move on karena doi sepertinya memang sudah berubah drastis apalagi dengan doi ngejelekin nyokap ane dan ane di sosmed doi yang jadi bahan omongan keluarga besar doi. Memang easier said than done tapi ini harus dilakukan karena menurut ane cewe yang sudah ga hormat dengan calon mertua buat apa masih dipertahankan. Yah ambil positifnya
"Demi menyelamatkanmu dari orang yang salah, Tuhan mematahkan hatimu" 😭

Mungkin memang harusnya sudah menata hati dan fokus ke masa depan ane. Terima kasih saran2nya
0 0
0
Minta pendapat sista tentang sikap keluarga si doi
16-04-2017 22:55
Quote:Original Posted By A.V.A.Extremist


Sebenernya sekarang berusaha untuk move on karena doi sepertinya memang sudah berubah drastis apalagi dengan doi ngejelekin nyokap ane dan ane di sosmed doi yang jadi bahan omongan keluarga besar doi. Memang easier said than done tapi ini harus dilakukan karena menurut ane cewe yang sudah ga hormat dengan calon mertua buat apa masih dipertahankan. Yah ambil positifnya
"Demi menyelamatkanmu dari orang yang salah, Tuhan mematahkan hatimu"

ok, cari di lingkungan sekitar pasti ada lah cewe2 kece dan lbh sopan.. serta org tua yg merestui~
0 0
0
Minta pendapat sista tentang sikap keluarga si doi
17-04-2017 00:21
Btw agan TS jawa mana toh ? wong jowo timur an ta ?
Kayaknya apa yg agan omongin diatas mirip2 dengan apa yg gw diajarin dr ortu (gw jg org jawa timur)..
kl boleh tau nih ya, ortu agan dl pernah menasehti agan ga dalam memilih pacar ? kalau iya coba dong dijabarin disini.. Apakah kl misalnya ortu nasehatin dlm memilih pacar dianggep lewat aja ato bebas dlm memilih ? Kalau saya pribadi pasti ada doktrin2 dr ortu soalnya ortu lebih byk pengalaman dlm hubungan..
Gw jg ada pengalaman cerita mirip kayak kasus agan.. Bedanya dia udh mau tunangan, tp gara2 ortu pihak cowo ga sopan ke ortu pihak cewe, pihak cewe BERANI lho lgsg putusin cowonya gara2 dia ga hormatin ortu cewenya.. kl mnrt gw pribadi, kl ortu aja ga dihormatim ama pihak sana, gmn ama pacarnya sendiri.. ribet jadinya.. apalagi ortu nya "materialistis" yg pengen dpt tender.. gw background teknik jg jujur emang rada ribet dpt tender apalagi pemerintah tp ya saran saya, coba agan ngomong ke ortu doi, blg kl masalah keuangan, agan bisa memenuhi kebutuhan TAPI untuk si cewenya, BUKAN ortunya
Kalau ortu yg "baik" dan sayang anaknya harusnya anaknya dikasih bebas pilih ya,, apalagi ortunya jg udh tua, kerja jg buat mereka sendiri, anaknya aja udh lulus, knp ortu pihak doi masih memikirkan uang

itu yg saya heran emoticon-Wink
Diubah oleh bigmomsb
0 0
0
Minta pendapat sista tentang sikap keluarga si doi
17-04-2017 08:35
Quote:Original Posted By bigmomsb
Btw agan TS jawa mana toh ? wong jowo timur an ta ?
Kayaknya apa yg agan omongin diatas mirip2 dengan apa yg gw diajarin dr ortu (gw jg org jawa timur)..
kl boleh tau nih ya, ortu agan dl pernah menasehti agan ga dalam memilih pacar ? kalau iya coba dong dijabarin disini.. Apakah kl misalnya ortu nasehatin dlm memilih pacar dianggep lewat aja ato bebas dlm memilih ? Kalau saya pribadi pasti ada doktrin2 dr ortu soalnya ortu lebih byk pengalaman dlm hubungan..
Gw jg ada pengalaman cerita mirip kayak kasus agan.. Bedanya dia udh mau tunangan, tp gara2 ortu pihak cowo ga sopan ke ortu pihak cewe, pihak cewe BERANI lho lgsg putusin cowonya gara2 dia ga hormatin ortu cewenya.. kl mnrt gw pribadi, kl ortu aja ga dihormatim ama pihak sana, gmn ama pacarnya sendiri.. ribet jadinya.. apalagi ortu nya "materialistis" yg pengen dpt tender.. gw background teknik jg jujur emang rada ribet dpt tender apalagi pemerintah tp ya saran saya, coba agan ngomong ke ortu doi, blg kl masalah keuangan, agan bisa memenuhi kebutuhan TAPI untuk si cewenya, BUKAN ortunya
Kalau ortu yg "baik" dan sayang anaknya harusnya anaknya dikasih bebas pilih ya,, apalagi ortunya jg udh tua, kerja jg buat mereka sendiri, anaknya aja udh lulus, knp ortu pihak doi masih memikirkan uang

itu yg saya heran emoticon-Wink


Iya ane orang jawa timur ngalam. Sebenernya ortu ane selalu memberikan kebebasan dalam memilih pacar mau dari kalangan manapun (kecuali keluarganya ada unsur PKI pasti ditolak langsung karena bokap ane TNI)tapi tentunya ortu ane juga pasti menilai doi selama ane pacaran melalui gesture mereka.

Ane sudah pernah cerita dengan ortu doi masalah tersebut bahkan keluarga besar ane pernah mencetuskan untuk tunangan dulu karena kami terlalu dekat dan lebih dari pacaran. Tetapi malah diketawain ama ortu doi (Doi juga pernah maksa ortunya untuk tunangan karena takut dijodohkan lagi) Jadi seperti yg dikatakan sebelumnya seperti keluarga ane dan ane sendiri itu dianggap sebagai cadangan atau jaminan. Bahkan ane sempat berbincang lagi "Sudahlah kalian ini masih pacar saja, belum ada ikatan apa2 ya kalo jodoh pasti ga kemana." Okay memang jodoh ada yg ngatur tapi semua kan ada usaha. Terus buat apa ane dan keluarga ngurusin doi dan keluarganya. Ngapain kami berusaha dekat dan serius kalo ujung-ujungnya tidak ada bedanya dengan pacaran anak sma. Trus masalah keuangan aja ane dan doi pernah diamuk gara2 ikut campur dan yang paling mengerikan pada saat insiden pemaksaan dijodohkan lagi doi disalah-salahkan terus oleh ortunya karena ga dapet proyek. Mau bagaimanapun ane tidak bakal bisa mengerti keadaan mereka karena keluarga kami tidak bergantung pada seseorang untuk mencari sesuap nasi.

Ane tidak bisa menilai ortu doi sayang atau tidak dengan doi terlebih cara mereka sangat berbeda dengan cara ortu ane. Yang ane masalahkan itu ortu doi yang dengan gampangnya melupakan jasa atau bantuan dari orang lain kalo tidak ada butuhnya. Bahkan teman2 ane kalo ane ceritain aja kesel dan marah kenapa bisa dengan gampangnya membuang kami.

Masalah keuangan untuk doi itu sudah lebih dari cukup lah istilahnya ane sendiri emang masih menunggu cari kerja tapi per bulan ada tambahan dari kos-kosan ane di ngalam yang tidak sedikit menurut ane bagi anak fresh grad sekarang ini. Cuman ya itu doi sebagai anak pertama pasti lebih berat ke ortu mereka. IMO menurut ane agak ga suka kalo ortu harus nuntut banget ke anak sendiri padahal level keuangan mereka ya lumayan tapi ya itu hak mereka dan mungkin tradisi orang sono seperti itu CMMIW.
0 0
0
Minta pendapat sista tentang sikap keluarga si doi
17-04-2017 09:05
Ya sudahlah, move on aja dari dia. Jelas bukan yang terbaik buat lo, baik dari perilaku cewe nya, situasi lingkungan keluarganya. Hal-hal ini udah diluar kendali lo. Yang bisa lo lakukan sekarang adalah menggembangkan diri, perbesar lingkaran sosialita. Apa udah dapat kerja ? Kalau sudah, pasti ada wanita-wanita yang lebih menarik dan baik yang bisa lo ditemui. Yang jelas pikiran lo harus lepas dari dia, kalau ga lo bakalan terus berada dalam situasi seperti sekarang ini.
0 0
0
Halaman 1 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
antara-hijrah-dan-cinta
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Heart to Heart
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia