others
Batal
link has been copied
9988
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56a31cc1d89b0916148b4569/clean-anda-bertanya-sufisalik-menjawab---part-1
Tasawuf Tasawuf atau Sufisme adalah ilmu untuk mengetahui bagaimana cara menyucikan jiwa, menjernihan akhlaq, membangun dhahir dan batin, untuk memperoleh kebahagian yang abadi. Sufi Sufi adalah istilah untuk mereka yang mendalami ilmu tasawwuf. Istilah sufi akhirnya dipakai oleh dunia secara luas, bukan saja untuk tokoh agama dari agama tertentu, tetapi bagi seseorang yang secara spiritual dan ro
Lapor Hansip
23-01-2016 13:25

[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab

Tasawuf

Tasawuf atau Sufisme adalah ilmu untuk mengetahui bagaimana cara menyucikan jiwa, menjernihan akhlaq, membangun dhahir dan batin, untuk memperoleh kebahagian yang abadi.


Sufi

Sufi adalah istilah untuk mereka yang mendalami ilmu tasawwuf. Istilah sufi [orang suci] akhirnya dipakai oleh dunia secara luas, bukan saja untuk tokoh agama dari agama tertentu, tetapi bagi seseorang yang secara spiritual dan rohaniah telah matang dan yang kehidupannya tidak lagi membutuhkan dan melekat kepada dunia dan segala isinya, kecuali untuk kebutuhan dasarnya saja.

Sufi dalam konteks ini diamalkan sebagai cara sejati untuk memurnikan jiwa dan hati, mendekatkan diri kepada Tuhan dan mendekatkan diri kepada SorgaNya [menjauhi dunia]. Di agama Budha, dikenal sebagai tahap arupadatu [berbeda dengan kamadatu/kamasutra], di agama Nasrani dikenal sebagai biarawan/ biarawati sebagai cara menjalani kehendak Tuhan secara full/penuh dan memerdekakan diri dari budak kesenangan dunia dst.

Salik

Seorang salik adalah seseorang yang menjalani disiplin spiritual dalam menempuh jalan sufisme Islam untuk membersihkan dan memurnikan jiwanya, yang disebut juga dengan jalan suluk. Dengan kata lain, seorang salik adalah seorang penempuh jalan suluk. Seorang salik yang mencapai tahapan makrifat disebut sufi.

Mursyid


Mursyid adalah sebutan untuk seorang guru pembimbing dalam dunia thoriqoh/tarekat, yang telah memperoleh izin dan ijazah dari guru mursyid diatasnya yang terus bersambung sampai kepada guru mursyid Shohibuth Thoriqoh yang musalsal dari Rasulullah SAW untuk mentalqin dzikir/ wirid thoriqoh kepada orang-orang yang datang meminta bimbingannya (murid)

Jiwa yang merdeka dari KHM.Luqman Hakim



Rule
1. Mohon santun dalam berdiskusi
2. Untuk pertanyaan mengenai Fiqih dan kesahihan hadist silahkan ke ABMM
3. Untuk pemahaman lebih lanjut mengenai ayat al-Qur'an silahkan ke ABQM
4. Semua kaskuser baik yang Theist maupun Atheist diterima di sini emoticon-Smilie
5. Mohon maaf jika saya maupun sahabat-sahabat salik/sufi lainnya lama dalam merespon dikarenakan kesibukan di RL
profile-picture
profile-picture
profile-picture
monkeydfarly dan 3 lainnya memberi reputasi
0
Tampilkan isi Thread
icon-close-thread
Thread sudah digembok
Halaman 202 dari 511
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 1
17-02-2017 20:59
Quote:Original Posted By exzca


Pake nano nano emoticon-Ngakak


Lu mau gw curhat leptop lg nih kyknya bray... emoticon-Leh Uga
0 0
0
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 1
17-02-2017 21:04
Quote:Original Posted By sidimangkhuto


Lu mau gw curhat leptop lg nih kyknya bray... emoticon-Leh Uga


Lah kenapa coba emoticon-Ngakak
0 0
0
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 1
17-02-2017 21:21
Quote:Original Posted By sidimangkhuto

Dalam hal apa sifat berkehendak itu berawal dan berakhir? Penciptaan zaid? Kamu pikir setelah zaid lahir,udah berakhir kehendak Allah pada si zaid? Kalau kamu menganalogikan penciptaan zaid spt pembuatan robot,betul berakhir. Masalahnya si zaid bukan robot. Padanya melekat asma',sifat,dan af'al Allah.

Jadi manusia ke Allah -> tdk ada rahasia.
Allah ke manusia -> ada rahasia.

Jd ga bisa teksbook atau teksweb atau teksblog dll...


Setelah proses penciptaan zaid berakhir, jika Allah menghendaki lagi sesuatu atas zaid berarti itu adalah awal kehendak yg baru yg juga akan berakhir. Berbeda dengan Allah mendengar dan melihat yg tidak punya awal dan akhir sama sekali. Tidak mungkin Allah melihat/mendengar zaid kemudian berhenti, dan melihat yg lainnya. Allah melihat/mendengar Zaid dan yg lainnya bersamaan tanpa henti.

Karena itulah Allah berkehendak tidak sama dengan Allah mendengar dan melihat.
0 0
0
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 1
17-02-2017 21:56
Quote:Original Posted By exzca


Lah kenapa coba emoticon-Ngakak

Ya kan sama aja kek pembicaraan kita temponhari yg soal keguguran emoticon-Ngakak

Quote:Original Posted By al.murtadho


Setelah proses penciptaan zaid berakhir, jika Allah menghendaki lagi sesuatu atas zaid berarti itu adalah awal kehendak yg baru yg juga akan berakhir. Berbeda dengan Allah mendengar dan melihat yg tidak punya awal dan akhir sama sekali. Tidak mungkin Allah melihat/mendengar zaid kemudian berhenti, dan melihat yg lainnya. Allah melihat/mendengar Zaid dan yg lainnya bersamaan tanpa henti.

Karena itulah Allah berkehendak tidak sama dengan Allah mendengar dan melihat.

Klo begitu analoginya,berarti pending namanya. Bukan berakhir bos...


Diubah oleh sidimangkhuto
0 0
0
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 1
17-02-2017 22:02
Quote:Original Posted By sidimangkhuto


emoticon-Ngakak


ambu luh itu artinya berhenti emoticon-Cape d...
0 0
0
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 1
17-02-2017 22:20
Quote:Original Posted By margono.sudibyo


ambu luh itu artinya berhenti emoticon-Cape d...

Kirain bauk lu..makanya tak cuci... emoticon-Hammer (S)

Salah nangkap sabda gw kira nya emoticon-No Hope
0 0
0
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 1
17-02-2017 22:22
Quote:Original Posted By sidimangkhuto

Kirain bauk lu..makanya tak cuci... emoticon-Hammer (S)

Salah nangkap sabda gw kira nya emoticon-No Hope


paya kacong emoticon-Cape d...

ambu cong! makle selamet be'en emoticon-Big Grin
0 0
0
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 1
17-02-2017 22:35
Quote:Original Posted By sidimangkhuto

Ya kan sama aja kek pembicaraan kita temponhari yg soal keguguran emoticon-Ngakak


Klo begitu analoginya,berarti pending namanya. Bukan berakhir bos...




Bukan pending, kalo pending itu ada dalam suatu proses, kalau prosesnya selesai ya berakhir bukan pending namanya.

Dan antara kehendak yg satu dengan yg lain pasti berbeda makna kehendaknya, tidak mungkin kehendak mencipta sama dengan kehendak mematikan, tidak mungkin kehendak menghukum sama dengan kehendak mengampuni dll.

Sehingga satu proses kehendak berbeda dengan proses kehendak lainnya. Kalau satu proses kehendak berakhir berarti berakhir kehendak itu, bukan pending.

Selain itu Allah melihat dan mendengar tidak mungkin pending, karena pending itu sifatnya sementara, tidak mungkin Allah pending melihat zaid, kemudian nanti dilanjutkan melihat zaid lagi. Jd pending/sementara bukanlah ciri keabadian.
0 0
0
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 1
18-02-2017 07:37
Quote:Original Posted By sidimangkhuto

Ya kan sama aja kek pembicaraan kita temponhari yg soal keguguran emoticon-Ngakak
hahahaha emoticon-Wakaka


Quote:Klo begitu analoginya,berarti pending namanya. Bukan berakhir bos...




Jaringannya gangguan kali makanya pending emoticon-Cape d...
0 0
0
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 1
18-02-2017 09:49
Quote:Original Posted By margono.sudibyo


paya kacong emoticon-Cape d...

ambu cong! makle selamet be'en emoticon-Big Grin

Alah taoh emoticon-Big Grin

Makle taoh ka ateh sesoceh,sedeh porak beih.. emoticon-Cools

Kan buleh tang kening epar cajeh emoticon-Big Grin
Yo ndak...emoticon-Big Grin
0 0
0
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 1
18-02-2017 10:10
Quote:Original Posted By al.murtadho


Bukan pending, kalo pending itu ada dalam suatu proses, kalau prosesnya selesai ya berakhir bukan pending namanya.

Dan antara kehendak yg satu dengan yg lain pasti berbeda makna kehendaknya, tidak mungkin kehendak mencipta sama dengan kehendak mematikan, tidak mungkin kehendak menghukum sama dengan kehendak mengampuni dll.

Sehingga satu proses kehendak berbeda dengan proses kehendak lainnya. Kalau satu proses kehendak berakhir berarti berakhir kehendak itu, bukan pending.

Selain itu Allah melihat dan mendengar tidak mungkin pending, karena pending itu sifatnya sementara, tidak mungkin Allah pending melihat zaid, kemudian nanti dilanjutkan melihat zaid lagi. Jd pending/sementara bukanlah ciri keabadian.


Oke bray... Kita cukup kan sampai di sini ya..banyak yg saya ndak tau ternyata.. Maklumin aja ya bray...org ga sekolah ini...
0 0
0
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 1
20-02-2017 17:19
Assalamu'alaikum.... Kok sepi sih... emoticon-Big Grin
0 0
0
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 1
20-02-2017 18:32
Quote:Original Posted By sidimangkhuto
Assalamu'alaikum.... Kok sepi sih... emoticon-Big Grin


Ramein yuk emoticon-Blue Guy Bata (L)
0 0
0
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 1
20-02-2017 23:06
Jadi sufi ini sama islam apa perbedaannya ?
0 0
0
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 1
21-02-2017 13:10
Quote:Original Posted By sidimangkhuto
Assalamu'alaikum.... Kok sepi sih... emoticon-Big Grin


Kalau mas ingin rame, silahkan bertanya emoticon-Smilie

Quote:Original Posted By adam.alamsyah95
Jadi sufi ini sama islam apa perbedaannya ?


Tasawuf adalah salah satu cabang dari ilmu Islam

Pengamal Tasawuf disebut salik

Salik yang telah mencapai makrifat disebut sufi emoticon-Smilie
0 0
0
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 1
21-02-2017 18:59
Quote:Original Posted By rimung13


Kalau mas ingin rame, silahkan bertanya emoticon-Smilie



Ada sebuah paradoks kemarin , " Bisakah tuhan menciptakan batu yang sangat berat sehingga ia tak mampu mengangkatnya?" emoticon-Ngakak
Diubah oleh exzca
0 0
0
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 1
21-02-2017 21:28
Quote:Original Posted By exzca


Ada sebuah paradoks kemarin , " Bisakah tuhan menciptakan batu yang sangat berat sehingga ia tak mampu mengangkatnya?" emoticon-Ngakak


“Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu. (QS.At-Thalaaq :12)

“Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya.” (QS. Al-Isra’: 36)

Kamu sekali-sekali tidak dapat bersembunyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan dan kulitmu kepadamu bahkan kamu mengira bahwa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang kamu kerjakan. Dan yang demikian itu adalah prasangkamu yang telah kamu sangka kepada Tuhanmu, Dia telah membinasakan kamu, maka jadilah kamu termasuk orang-orang yang merugi.” (QS. Fussilat : 22-23)

Sesungguhnya Allah berfirman: “Aku sebagaimana prasangka hambaku kepada-Ku. Aku bersamanya jika ia berdoa kepada-Ku.” [HR.Turmudzi]

Semua mahluk-Nya berada dalam kuasa-Nya agar semua tetap berada dalam keteraturan

Ini bukan masalah apakah Tuhan bisa atau tidak bisa namun tidak perlu

Pertanyaan seperti ini dapat menyebabkan timbulnya prasangka yang salah kepada-Nya sehingga dapat merusak kualitas doa

Dalam mendalami tasawuf, berpikir dengan analisa pertanyaan tidaklah salah namun hendaknya tetap memperhatikan Adab terutama Adab kepada-Nya emoticon-Smilie
0 0
0
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 1
22-02-2017 12:48
Quote:Original Posted By rimung13


Kalau mas ingin rame, silahkan bertanya emoticon-Smilie



Tasawuf adalah salah satu cabang dari ilmu Islam

Pengamal Tasawuf disebut salik

Salik yang telah mencapai makrifat disebut sufi emoticon-Smilie

Mas,abu lahab itu mesti dibunuh ya mas? Ga bisa gitu di jadiin kacung atau apa kek...


Quote:Original Posted By exzca


Ramein yuk emoticon-Blue Guy Bata (L)


[CLEAN] Anda bertanya SufiSalik menjawab - Part 1
Diubah oleh sidimangkhuto
0 0
0
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 1
22-02-2017 16:58
Quote:Original Posted By sidimangkhuto

Mas,abu lahab itu mesti dibunuh ya mas? Ga bisa gitu di jadiin kacung atau apa kek...


Kalo jadi kacung ntar saingan ama si kacung kampret emoticon-Ngakak
0 0
0
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 1
22-02-2017 18:57
Quote:Original Posted By sidimangkhuto

Mas,abu lahab itu mesti dibunuh ya mas? Ga bisa gitu di jadiin kacung atau apa kek...


“Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang. (QS. Yusuf : 53)

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At-Tahrim : 6)

“Adapun orang-orang yang menyimpang dari kebenaran, maka mereka menjadi kayu api bagi neraka Jahannam.” (QS. Al-Jinn : 15)

“Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak.” (QS. Al-Lahab : 1-3)

Lahab berarti api yang bergejolak

Di dalam diri manusia ada api yang harus dikendalikan yaitu api amarah yang disebut juga nafsu amarah

Api amarah adalah bahan bakar bagi api Neraka

Orang yang sudah dikendalikan nafsu amarahnya disebut juga Abu Lahab karena gejolak api amarah di dalam dirinya

Karena itu “Abu Lahab” pasti binasa karena “terbunuh” oleh perbuatannya sendiri emoticon-Smilie
0 0
0
Halaman 202 dari 511
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia