Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
536
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/587cfd761ee5dfef3a8b4567/life-story-horor-drama-kisah-keluarga-perantau-tamat
ada sdikit cerita horor dalam proses kelahiran ane, dimana berdasar penuturan kedua orang tua, mobil yang ngebawa ibu ane ke RS, diikuti sama kuyang, untungnya Allah masih melindungi kami, dimana bersama mobil itu juga ada seorang warga dayak pribumi yg membantu menghalau makhluk tsb. bahkan ketika ibu ane beserta ane yg masih bayi kembali ke camp pasca menerima perawatan medis, makhluk itu masih
Lapor Hansip
17-01-2017 00:05

Life story: horor, drama, kisah keluarga perantau (end)

Past Hot Thread
Assalamualaikum

selamat malam buat kaskuser, utamanya pembaca forum ini,
ane mau sdikit berbagi kisah hidup aja, dimana kisah ini asli dari perjalanan hidup ane .
tujuan ane bercerita kisah ini, tak lain hanya ingin berbagi, siapa tahu banyak hal yang bisa dijadikan pelajaran untuk kedepannya.

langsung aja ya:

nama ane Tio (bukan nama panggilan sehari hari, cuma sempalan dari nama panjang).
Ane terlahir dari keluarga yg senang merantau. kelahiran ane aja menurut penuturan orang tua, ada didalam mobil hard top yang membawa ibu ane dari camp (kalo menurut penuturan bapak, dulu beliau kerja di camp pembukaan lahan di pedalaman kalimantan timur, dimana dari camp sampe ke ibukota propinsi memakan waktu sampe hampir 6 jam, dimana yang 3 jam adalah jalan hutan yg belum diaspal).

ada sdikit cerita horor dalam proses kelahiran ane, dimana berdasar penuturan kedua orang tua, mobil yang ngebawa ibu ane ke RS, diikuti sama kuyang, untungnya Allah masih melindungi kami, dimana bersama mobil itu juga ada seorang warga dayak pribumi yg membantu menghalau makhluk tsb. bahkan ketika ibu ane beserta ane yg masih bayi kembali ke camp pasca menerima perawatan medis, makhluk itu masih kembali meneror camp tempat kami tinggal. bapak bercerita jika setiap malam, laki2 yg bekerja disitu selalu begadang untuk berjaga2, dan bapak2 warga pribumi tadi jugalah yang banyak membantu selama proses penjagaan dari teror kuyang tadi. (ane gak kebayang gimana horornya ditengah belantara kalimantan tahun segitu (1990), di camp hanya ada 8 keluarga dan beberapa pekerja yang masih bujang) emoticon-Takut

ane bener2 harus banyak berterimakasih sama keluarga bapak tadi yang menurut ibu ane juga, istrinya sempat juga menjadi ibu persusuan bagi ane karena dalam beberapa kesempatan ibu ane harus meninggalkan ane yg masih bayi merah untuk menunaikan kewajiban berbelanja ke kota dalam waktu yg cukup lama. (bapak dan ibu yang bahkan ane nggk mengenal sama sekali siapa anda, ane sangat berterimakasih atas bantuan bantuan kepada ane yang masih amat sangat lemah dulu) emoticon-Mewek
semoga Allah selalu melindungi kalian dimanapun saat ini.


singkat cerita ibu sama ane yg masih bayi harus pulang kembali ke tanah jawa, karena tugas bapak ane berganti tempat, beliau dimutasi kepedalam irian (dulu masih familiar disebut irian). ane tumbuh hanya dalam didikan seorang ibu, dimana bapak ane sama sekali nggk pulang dalam kurun waktu 3 tahun. (komunikasi masa itu masih via surat menyurat karena ditempat bapak ane kerja juga belum ada fasilitas telepon kecuali di kantor cabangnya.)
walhasil ane tumbuh menjadi laki2 yang berperasaan halus (ane anak pertama), cenderung introvert dan nggk percaya diri.
ane bener2 nggk punya sosok bapak selama 3 tahun pertama fase kehidupan ane, yang ane tau waktu itu, anak2 ketawa2 sambil digendong pas main sama bapaknya, dan tiap ane nanya tentang bapak, ibu ane cuma ngasih penjelasan "bapak kerja jauuuuuuh banget".
(setelah ane dewasa, ane bongkar2 memori lama, baik itu kumpulan surat2 dari bapak ke ibu, maupun foto2 masa kecil ane, ane nangis gan, ane baru paham gimana rasanya jauh dari anak istri, dan cuma bisa memandang pertumbuhan anak dari selembar foto yang datangnya beberapa bulan sekali) emoticon-Sorry


pertama kali bertemu bapak


pertama kalinya merantau dalam fase sadar


Horor di rumah tua



gangguan tak kasat mata



sementara ini dulu gan ya, insyaAllah kesempatan berikutnya ane apdet lagi kelanjutan cerita ini, masih ada bagian2 dimana ane ngalamin horor dirumah itu, kemudian bagian ane balik ke tanah jawa, mengalami pasang surut kehidupan dan banyak cerita horor yang juga mengikuti kehidupan ane.
selamat menikmati pembukaannya dulu ya. . .emoticon-Toast

biar nyaman, updatenya ane taro dimari yak

1. kembali ke rumah itu
2. pakde ane yang iseng
3. sekelumit kisah tentang rumah itu
4. adikku kenapa???
5. Kebenaran yang samar
6. perkenalan tentang kakek ane
7. benda itu apa kek?
8. si manis kucing kakek
9. kucing dengan tingkah ganjil
10. beliau adalah mbah kakung kami
11. dini yang keras kepala
12. dini yang membingungkan
13. Ruqyah
14. back to java
15. 1st meeting, perkenalan, hihi
16. misteri yang belum terpecahkan
17. pengalaman bapak.
18. puberity was started!
19. gelombang mulai datang
20. metamorfosis
21. part tambahan (pakdhe)
22. akhir masa SMP
23. SMA atyau SMK?
24. Menjaga lisan dan perbuatan
25. pindah lagiii
26. rumah kosong, kandang dan pohon waru
27. keberanianku
28. 2nd year
29. Yunita (part 1)
30. mengampu itu tak mudah
31. Yunita (part 2)
32. jerit malam
33. dendam
34. riko
35. damainya wajah beliau
36 part sisipan ( mudik tempo hari )
37. prakerin-perantauan-pertamaku-seorang-diri
38. konflik!!!
39. akhir dari perselisihan
40. kontrakan kurang nyaman
41. berita duka
42. seleksi
43. O2SN!
44. pengalaman-berharga
45. akhir masa sekolah

NEXT: disini
Polling
335 Suara
menurut reader, apakah cerita hidup ane ini menarik? 
Diubah oleh prestant18
profile-picture
profile-picture
profile-picture
padasw dan 17 lainnya memberi reputasi
16
Tampilkan isi Thread
icon-close-thread
Thread sudah digembok
Halaman 21 dari 27
Life story: horor, drama, kisah keluarga perantau [TAMAT]
09-02-2017 17:32
monggo dilandjoetkeun. ceritanya ngene mas emoticon-thumbsup
0 0
0
Life story: horor, drama, kisah keluarga perantau [TAMAT]
09-02-2017 19:07
Quote:Original Posted By prestant18
q di kota gan

Hayuu ngopi mas, omahku cedak karo omah sampean emoticon-Big Grin
Diubah oleh ctur.saputra
0 0
0
Life story: horor, drama, kisah keluarga perantau [TAMAT]
09-02-2017 19:07
Ada cerita horror lg nih, baca part 1 kayaknya seru...
Izin mantengin ni thread yah bang Tio, pokoknya jgn sampe kyk thread horror yg kuliah-kuliahan itu emoticon-Cape deeehh emoticon-Shakehand2
0 0
0
Life story: horor, drama, kisah keluarga perantau [TAMAT]
09-02-2017 20:11
wah udah update emoticon-Betty
Kenapa selalu di nampakin sih mas? Haha emoticon-Big Grin
Gak tenang banget kayanya .. padahal mau mudik bukannya seneng atau gimana, malah ketemu demit lagi hahaha emoticon-Big Grin

Di tulungagung ya mas? emoticon-Big Grinemoticon-Embarrassment
Aduh deket sama tempatnya pph emoticon-Big Grinemoticon-EEK!emoticon-Malu (S)
0 0
0
Life story: horor, drama, kisah keluarga perantau [TAMAT]
09-02-2017 20:52
Gelar tiker dulu sambil ngopi, nunggu update..
0 0
0
Life story: horor, drama, kisah keluarga perantau [TAMAT]
09-02-2017 21:09
Mita potonya dian boleh ga gan ?
Hehe...pengen tau aja manisnya kayak apa.
0 0
0
Life story: horor, drama, kisah keluarga perantau [TAMAT]
09-02-2017 21:56
Mumpung malem jumat update Om, biar horornya makin dapet emoticon-Hammer2
0 0
0
Life story: horor, drama, kisah keluarga perantau [TAMAT]
09-02-2017 22:03
barusan anee udaah ngetiik ampe karakternya abiisss, tapi past di posting malah error, dan ane coba back,ternyata hilaangg :emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek

biasanya ane copy dulu baru ane coba posting, lhaa barusan lupaa
emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek
0 0
0
Life story: horor, drama, kisah keluarga perantau [TAMAT]
09-02-2017 22:25
Quote:Original Posted By prestant18

ora mas, ketok e nagih tapi emoticon-Mewek


Hmm sakjane aku mbak emoticon-Mewek tapi yowes lah
0 0
0
Life story: horor, drama, kisah keluarga perantau [TAMAT]
09-02-2017 22:35
Quote:Original Posted By gfm17
Hmm sakjane aku mbak emoticon-Mewek tapi yowes lah


Eh, maaf mbak, , 😂😂
Pardon me yah emoticon-Sorry
0 0
0
Life story: horor, drama, kisah keluarga perantau [TAMAT]
09-02-2017 22:38
Life story: horor, drama, kisah keluarga perantau [TAMAT]
Ni yg maljum ane kasih bonus,
Barusan dibelakang dapur ane lagi masak mi, , dibelakang tembok ada something ngintip ngintip, jelas bukan orang karena dimari cuma ada ane, 2 satpam di pos, sama temen di ruang kontrol, ,
ane jepret aja, kali ada yg punya mata batin bisa liat. . .
emoticon-Takut
0 0
0
Life story: horor, drama, kisah keluarga perantau [TAMAT]
09-02-2017 22:38
Quote:Original Posted By prestant18
barusan anee udaah ngetiik ampe karakternya abiisss, tapi past di posting malah error, dan ane coba back,ternyata hilaangg :emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek

biasanya ane copy dulu baru ane coba posting, lhaa barusan lupaa
emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek

Laaah gan.. Emane...
Ntar klo mood updet lg aja gan

0 0
0
Life story: horor, drama, kisah keluarga perantau [TAMAT]
09-02-2017 23:39
Jgn menyerah gan ketik lagi gas poll ketik mode touring ae... Hehehe
0 0
0
Life story: horor, drama, kisah keluarga perantau [TAMAT]
10-02-2017 01:40
ceritane CPP kie...
0 0
0
Life story: horor, drama, kisah keluarga perantau [TAMAT]
10-02-2017 02:06

PRAKERIN; perantauan pertamaku seorang diri

warning, post kali ini agak berbau BB, jika ada yang masih dibawah umur, tolong lewati saja



sekarang telah memasuki akhir semester empat,
itu artinya aku akan segera melaksanakan prakerin/pkl . .
aku sendiri saat ini belum memiliki tujuan akan prakerin dimana, ,
sebab aku belum punya gambaran dan tempo hari baru saja berkonsentrasi di popda basket.
kami kalah di partai pertama oleh sang juara bertahan, SMA 7, dengan skor tipis, 48 - 50.
kami memang tidak berhasil mengubah kenyataan bahwa kami selalu gugur di babak pertama, ,
tapi setidaknya dari pertandingan kemarin, kami berhasil membuat sang juara bertahan harus menceploskan 3 point di sisa 10 detik pertandingan untuk menghindarkan mereka dari malunya kekalahan.
ya, kami sempat memimpin 48 - 47 hingga kuarter 4 tersisa 10 detik. . .
namun dalam basket, 1 detik pun adalah waktu yang berharga. . .
sebuah pengalaman besar bagi kami, yang walaupun kalah, tetap bisa pulang dengan kepala tegak. .
(SMA 7 kembali menjadi juara tingkat kabupaten untuk tahun ini)

aku didatangi gun dan toro, dua sahabatku. . .

gun: " yo, kamu udah dapat tempat PKL blum? "
aku: " belum e, dari kemarin sibuk sama tim basket "
gun: " kita PKLnya ikutan tempat omnya sammy aja bro "
aku: " kemaren si sammy sempet nawarin aku PKL bareng dia di tempat omnya, tp belum kujawab "
toro: " kita ketempat sammy aja sekarang "

sammy adalah sahabatku yang lainnya.
dia sering memberikan tebengan jika aku tidak bersepeda sampai sekolah.
anaknya sangat baik, walau mukanya serem, , ,
dia tempo hari sudah menawarkan aku untuk ikut pkl di tempat omnya di cikarang.
namun belum kujawab, karena kemarin aku masih sibuk dengan tim basket.
akhirnya siang itu kami menemui sammy yang sebenarnya juga masih sekelas dengan kami.
disana sudah ada wiwid, temanku yang juga ikut bantara, dan abror.

aku: " sam, tawaranmu kemarin aku ikut deh, soalnya aku belum dapat tempat PKL "
sam: " oalah, yowes, tak kabarin om q ae dulu, , berarti aku, koe, gun, toro, wiwid, sama abror "
gun: " nanti piye sam kita disana? "
sam: " wes masalah itu beres, nanti dibantu sama omku "
toro: " okelah, aku pokoknya ikut "

sam lalu menelpon om nya yang bekerja dicikarang untuk mendaftarkan kami semua.
berdasarkan info awal, sam berkata jika kami akan PKL di salah satu PT besar di kawasan MM2100 tempat omnya bekerja.
kami hanya mengiyakan karena sama sekali belum pernah sampai sana. .
namun ternyata, pada hari terakhir pendataan siswa prakerin,
ketika guru menanyakan kepada kami berenam dimana kami PKL karena belum masuk data2nya.
barulah saat itu kami tau jika PT tempat om sam sudah tidak menerima anak PKL lagi.
jadilah hingga detik2 terakhir kami berenam belum ada tujuan.
tapi tak lama, HP sam berbunyi, dia ditelepon oleh omnya lagi.
beliau mengabarkan jika ada PT kecil dekat kontrakannya, yang berada didalam kawasan jababeka menerima anak PKL,
namun PT nya kecil.
walhasil karena kepepet, jadilah kami mau.
namanya adalah PT KO***C, entah PT apa itu.

akhirnya hari yang ditunggu2 tiba, aku akan berangkat ke cikarang bersama kelima rekanku diantar oleh bapak sammy.
sebelum berangkat, aku meminta izin kepada ibu dan bapak untuk pergi PKL di cikarang.
ibu dan bapak berpesan kepadaku agar menjaga diri sebaik baiknya saat berada ditanah orang.
aku mengiyakan dan memeluk beliau berdua.
aku diberi uang saku sebesar 200 ribu, dimana nanti yang 75 ribu kuberikan kepada bapak sammy sebagai ganti uang tiket keberangkatan.
dengan diantar bapak, aku menuju rumah sammy.
disana sudah menunggu wiwid dan abror, sedangkan gun dan toro belum nampak.
kami bercanda sambil menanyakan barang bawaan masing2. .
abror membawa dua tas berukuran besar, sedangkan wiwid membawa ransel yang biasa dia gunakan untuk sekolah.
tak lama toro dan gun muncul, ,
toro diantar oleh bapaknya, sedangkan gun datang sendiri, katanya bapaknya hanya mengantar sampai depan STM, lalu dari STM dia melanjutkan dengan angkot.
setelah berpamitan kepada ibu sammy, kami menuju pool bus yang akan membawa kami menuju cikarang. .
tanah tujuan yang bahkan belum pernah kami bayangkan sebelumnya.

kami sudah ada didalam bus Sinar jaya,
ternyata dalam bus itu juga ada beberapa anak dari kelas sebelah yang akan melakukan PKL di cikarang juga, termasuk nina teman satu pengurus dewan ambalan.
kami bercanda didalam bus, seakan itu adalah bus dharmawisata sekolah.
kami tidak mempedulikan jika sebenarnya itu adalah bus umum yang juga berisi penumpang umum lain.
mereka sebenarnya nampak terganggu oleh candaan kami, namun kami cuek saja.
toh juga tidak lama ketika kami merasa bosan, kami kembali terdiam.
aku dan gun memilih tidur, sedangkan sammy, toro dan abror bermain dengan HPnya.
wiwid tampak akrab dengan penumpang wanita disebelahnya.
(wiwid ini sosok yang supel, sehingga dia mudah akrab dengan orang asing)
aku sendiri tidak tahu menahu apa yang terjadi selanjutnya, karena aku tertidur pulas hingga akhirnya terbangun ketika bus berhenti didaerah cijeungjing untuk beristirahat.
setelah beristirahat sekitar 30 menit, bus kembali melanjutkan perjalanan.
aku sendiri kembali tertidur dan tidak mengetahui apa yang teman2 lain perbuat.
(sampai sekarang, ketika bepergian jauh menggunakan moda transportasi umum, aku selalu terlelap sesaat setelah naik. emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin )

jam menunjukan pukul 03:15 WIB.
bus berhenti di sebuah pool besar. (dikemudian hari aku tahu jika namanya adalah pool cibitung)
kami menunggu dijemput oleh om hari, adik dari bapak sammy.
tak terlalu lama, seorang laki2 berusia sekitar 30 an datang menggunakan sepeda motor.
kami bersalaman dengannya.
setelah berbincang sebentar, om hari dan bapak sammy menghampiri supir mobil carteran dan bernegosiasi harga.
kami akhirnya naik mobil carteran menuju rumah kontrakan om hari yang terletak didalam kawasan jababeka 1.
sesampai disana kami disambut istri dari om hari.
namanya mbak wulan (nama2 kembali aku samarkan).
mbak wulan ini perkiraanku masih muda, sekitar 25an lah.
orangnya juga manis. namun sedikit jutek.
dan setelah berbasa basi sebentar, kami meneruskan beristirahat dikontrakan om hari yang tidak begitu luas itu.

siangnya, om hari mencarikan kami kontrakan yang terletak tak jauh dari kontrakan beliau, hanya berjarak 50 meteran kearah belakang.
suasannya sedikit kumuh karena kontrakan tsb berimpit2an satu sama lain.
jalan setapak didepannya juga sempit, hanya memungkinkan untuk berjalan kaki saja, ,
aku sempat tidak nyaman dengan kondisinya,
kontrakan tersebut hanya terdiri dari dua ruangan, dengan ruang tempat kami tidur berukuran 3 x 3 meter, lalu ruang dibelakangnya berukuran 2 x 1.5 untuk dapur dan kamar mandi.
namun mau bagaimana lagi, sebab inilah kontrakan yang terjangkau secara finansial oleh kami.
akhirnya kami ber5 minus sammy yang tidur ditempat omnya, tinggal disitu.

===========================================================

hari pertama di kontrakan kami lalui dengan adaptasi.
disebelah kontrakan kami, ditempati oleh dua orang wanita yang bekerja di PT sekitar situ.
yang satu namanya teh weny, yang satunya teh usy, ,
teh weny orangnya cantik dan kulitnya putih khas wanita sunda, badannya padat berisi dan gemar mengenakan kaos ketat.
orangnya suka bercanda, namun candaannya kadang2 sedikit nakal, ,
membuat kami yang abege baru puber ini sering curi2 pandang dan salah fokus jika berbincang2 dengannya.
sedangkan teh usy tidak terlalu cantik, namun manis dan kulitnya juga putih khas wanita sunda.
berbeda dengan teh weny yang candaannya nakal, teh usy lebih sopan dan keibuan. .
usia mereka kira2 sepantaran, 24 tahun jika berdasarkan cerita teh usy.

awalnya kami mengira PKL kami disini akan menyenangkan karena memiliki tetangga2 cantik dan baik.
namun kami salah,
sebab kata pepatah, disetiap taman bunga yang indah, beterbangan pula serangga2 disekitarnya.
hal ini juga berlaku disini.
ditempat kami juga tinggal warga asli situ.
yang mana anak laki2 mudanya ternyata kurang welcome dengan kami berenam.
ketidaksukaan itu semakin menjadi ketika mereka tahu jika teh weny dan teh usy akrab dengan kami yang notabene tetanggaan.
setiap mereka lewat didepan kontrakan, mereka selalu menatap kami dengan tatapan benci, kemudian meludah dihadapan kami.
aku sudah membaca ini dari awal aku bertemu mereka ketika membeli sabun di warung.
ditambah nasehat dari adik perempuan bapak yang tinggak didaerah bekasi, aku menjadi menjaga jarak dengan mereka.
tante menasehatiku agar menjaga sikap dengan baik didaerah situ, karena daerah yang aku tempati termasuk daerah rawan.

hari kedua, kami datang ke perusahaan tempat kami akan melaksanakan prakerin.
perusahaan itu ternyata perusahaan kecil dekat tempat tinggal kami.
dengan berjalan kaki, kami hanya perlu menempuh waktu 5 menit.
pemiliknya adalah orang korea.
bergerak dibidang produksi part kecil2 menggunakan mesin press, maka kami setiap hari disuguhi oleh mesin press berukuran besar yang mampu mencetak plat baja setebal 1 cm menjadi sebuah bentuk.
yang mengerikan, sensor pengamannya banyak yang mati, sehingga ada juga karyawan yang cacat akibat kehilangan beberapa ruas jari tangan.
emoticon-Takut
kami melaksanakan prakerin dengan diperbantukan di lini inspeksi untuk memeriksa hasil produksi dan mensortirnya.
awalnya aku tidak setuju karena ternyata dalam prakerin kami tidak ada ilmu yang bisa diambil.
namun apa daya, nasi sudah menjadi bubur, maka mau tidak mau untuk mendapatkan nilai, aku harus tetap prakerin disini.

seminggu setelah itu, kami benar2 sudah terbiasa dengan suasana disekitar sini.
apalagi teh wenny dan teh usy baik kepada kami.
beberapa kali gun bercerita jika dia sering diajak masuk kedalam kontrakan oleh teh wenny, namun dia tolak karena takut.
sebab teh usy tidak ada.
jika teh usy ada, maka teh wenny tidak bertingkah senakal ketika teh usy pergi.
aku juga pernah dipancing oleh teh wenny.
jadi ketika itu jam sudah menunjukan pukul 21:00.
wiwid, abror dan toro sudah tidur didalam, rupanya kegiatan siang tadi amat melelahkan sehingga selepas isya mereka memutuskan untuk tidur.
aku masih menemani gun bercengkerama bersama teh wenny dan teh usy.
namun tak lama, pukul 20:55, teh usy berangkat kerja karena dia shift malam.
teh usy berpamitan berangkat kerja dan menyuruh aku (gun juga) untuk masuk saja karena sudah malam.
akhirnya aku mengajak gun masuk dan berpamitan pada teh wenny.
ada sedikit gurat kecewa di wajah gun ketika kuajak masuk, namun aku tetap memaksanya.
tak lama lampu ruangan kumatikan dan aku berusaha tertidur.

tak lama, aku terbangun kembali karena nyamuk terasa lebih banyak daripada biasanya.
aku menengok kearah gun yang nampak sedang membuka HP, ,

aku: " jam berapa gun? "
gun: " sek jam setengah 10 "
aku: " nyamuknya banyak banget ya? "
gun: " emang, untung aku wes pakai lotion "
aku: " masih ada nggak? "
gun: " habis yo "
aku: " yowes, aku tak beli dulu lah, "

akupun akhirnya bangkit dan mengambil uang receh dari saku celana panjang yang kugantung.
aku kemudian keluar dan menuju warung,
dari kontrakanku kewarung, aku harus melewai kontrakan teh wenny.
nampak pintunya masih terbuka sedikit.
ketika melewatinya, aku melirik dan melihat teh wenny sedang tiduran didepan TV,
dia tersenyum kepadaku dan kubalas dengan senyuman pula.
akupun melanjutkan perjalanan ke warung untuk membeli lotiaon anti nyamuk.

ketika aku kembali, teh wenny memanggilku.

teh W: " yo, tiyo? bisa bantuin teteh sebentar?? "
aku: " ada apa ya teh? "
teh W: " ini yo, TV teteh kok gambarnya tiba tiba hilang ya? "
aku: " masa teh? "
teh W: " iya, sok sini masuk kalau nggk percaya "

akupun masuk kedalam kontrakan teh wenny.
didalam berbau harum, berbeda dengan kontrakanku yang apek karena isinya bujang2 males emoticon-Big Grin
aku segera melihat TV teh wenny, ,

aku: " oooh, ini colokan antenanya lepas teh, tinggal dicolokin aja " (kataku sambil meraih colokan kabel yang lepas)
teh W: " apanya yang dicolokin? "
aku: " ini, kabel yang dari antena, dicolokin ke TVnya " (sambil memasang kembali kabel antena)
teh W: " kirain teteh yang mau tiyo colok "

aku yang kaget oleh perkataan teh wenny menengok kearahnya, dan tiba2 teh wenny langsung memelukku dari belakang,
sambil meniup tengkukku dia berbisik, ,

" main yuk tiyo, , teteh ajarin deh "

aku yang kaget buka kepalang sempat terkesima oleh gerakan teh wenny. apalagi dipunggungku terasa ada yang mengganjal.
namun itu tak lama, karena setelah aku berhasil menguasai pikiranku kembali,
aku segera melepaskan pelukan teh wenny sesaat sebelum dia berusaha menciumku.

aku: " teh, istighfar teh, istighfar, malu atuh, , , "
teh W: " alaaah, tiyo malu malu mau "
aku: " enggak teh, istighfaar, , demi Allah, saya takut malahan, " (aku berusaha mundur menjauh dari teh wenny, nampak dia sudah tidak mengenakan dalaman karena tercetak jelas dikaosnya yang ketat)
teh W: " udahlah yoo, jangan munafik loo, "
aku: " astaghfirullah teeh, saya bener2 minta maaf, tapi ini nggak bener teh, ya udah, itu TV nya udah bagus lagi, saya pamit dulu "
teh W: " Tiyooo! jangan pergi, sini loo! "

aku tidak mempedulikan kata2 teh wenny lagi, sebab aku benar2 benar takut.
sebagai laki2 normal, adegan barusan benar2 membuatku tergoda, namun akal sehatku berkata itu tidak benar.
aku malah lebih takut jika sampai tetangga2 mendengar teh wenny dan kemudian menuduhku hendak melakukan pencabulan.
bisa tamat riwayatku.
aku segera berlari masuk kedalam rumah dan menguncinya.
gun yang keheranan memperhatikanku.

gun: " kenopo elu yo? "

aku tak menjawab. aku berusaha menenangkan debaran jantungku dan juga nafasku yang ngos ngosan.
karena tidak mendapat jawaban, gun kemudian bangun dari tidurnya dan mengambil minum, lalu memberikannya kepadaku.

gun: " kenapa sob? "
aku: " gun, , ,hh hh hh, lebih baik kita jangan terlalu dekat sama teh wenny "
gun: " emang kenapa? "
aku: " barusan teh wenny ngajakin "gitu" gun "
gun: " gitu gimana? " (kali ini gun memperhatikan sepenuhnya emoticon-Big Grin )
aku: " yaa itu, begituan, masa tadi TVnya nggak muncul gambar, pas tak benerin malah meluk dari belakang, mana nggk pake BH lagi "
gun: " wiiiih,,, rejeki doong, , bagi bagi laah "

aku memukul kepala gun agar pikiran sehatnya muncul

gun: " weeh, asyem, kok mukul kepalaku? "
aku: " heeh, pikiren dengan kepala dingin, jangan dengan kepala mesum! "
gun: " lha kan enak mbok, hehehee "
aku: " enak si enak, lha kalo ada apa2 piye?, emang kamu lupa gimana nggak bersahabatnya anak2 sini sama kita gara2 akrab sama teh wenny? "

gun hanya cengengesan dan mengiyakan kata kataku. dia juga sebenarnya takut dengan teh wenny, takut jika sampai khilaf .
akhirnya aku berusaha tidur malam itu dan gun masih sesekali menggodaku atas kejadian barusan. . .

(bersambung)

preview post berikutnya
aku kira kejadian dengan teh wenny itu tidak menimbulkan efek apa apa, namun ternyata membawa petaka yang lebih besar lagi!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
padasw dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Life story: horor, drama, kisah keluarga perantau [TAMAT]
10-02-2017 02:17
Quote:Original Posted By ctur.saputra

Hayuu ngopi mas, omahku cedak karo omah sampean emoticon-Big Grin

boleeh boleeh, PM aja gan emoticon-Toast
Quote:Original Posted By akagaminorahmat
Ada cerita horror lg nih, baca part 1 kayaknya seru...
Izin mantengin ni thread yah bang Tio, pokoknya jgn sampe kyk thread horror yg kuliah-kuliahan itu emoticon-Cape deeehh emoticon-Shakehand2

moga2 bisa ampe terupdate yah gan, soalnya ini real story dari ane,
Quote:Original Posted By alyh88
wah udah update emoticon-Betty
Kenapa selalu di nampakin sih mas? Haha emoticon-Big Grin
Gak tenang banget kayanya .. padahal mau mudik bukannya seneng atau gimana, malah ketemu demit lagi hahaha emoticon-Big Grin

Di tulungagung ya mas? emoticon-Big Grinemoticon-Embarrassment
Aduh deket sama tempatnya pph emoticon-Big Grinemoticon-EEK!emoticon-Malu (S)

iya ni sist, nagih beneran kayaknya, , emoticon-Mewek duh jadi malu deket2 sama papahnya sista emoticon-Malu (S)
Quote:Original Posted By jaran.pengkor
Mumpung malem jumat update Om, biar horornya makin dapet emoticon-Hammer2

udah ane update om, bener2 "maljum" emoticon-Betty
Quote:Original Posted By jirochan
Jgn menyerah gan ketik lagi gas poll ketik mode touring ae... Hehehe

finally done for today emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By iyant84
ceritane CPP kie...

hehehe iyo gan emoticon-Malu (S)
0 0
0
Life story: horor, drama, kisah keluarga perantau [TAMAT]
10-02-2017 04:12
keesokan paginya, ketika akan berangkat PKL, aku kembali bertemu teh wenny. .
aku jadi agak kikuk, , namun tidak dengannya.
dia nampak biasa saja seperti tidak pernah terjadi apapun.
bahkan masih bisa menyapaku seperti biasa.
abror dan sammy yang ada disebelahku nampak terkesima oleh penampilan teh wenny pagi itu.
sebab dia berangkat kerja mengenakan seragam PT nya yang mirip jaket, model kemeja lengan pendek dengan resleting.
resletingnya sengaja diturunkan dan didalamnya teh wenny mengenakan kaos ketat dengan belahan leher rendah.
beberapa kali wiwid nampak menelan ludah ketika memperhatikan teh wenny yang duduk diteras sambil memakai sepatu dengan posisi membungkuk.
aku hanya menepok punggungnya dan mengingatkan agar tidak meneruskan pandangannya.
wiwid nyengir dan kemudian kami berangkat PKL.

hari itu pekerjaannya masih seperti kemarin.
kami disuruh memindah mindahkan barang kedalam truk pengiriman.
sebenarnya barang tersebut tidak terlalu berat, namun karena jumlahnya banyak, jadi ya sama melelahkannya.
aku sendiri pada siang harinya setelah makan siang, diajak ke jababeka 1 untuk mengirimkan barang tsb.
lumayan kuanggap sebagai refreshing dan pengenalan wilayah.

pukul 16:00 kami meninggalkan PT.
sammy mengajaku membeli bola sepak untuk bermain di lapangan dekat kontrakan.
aku hanya mengiyakan saja.
maka sore itu aku menemani sammy menuju keluar kawasan untuk membeli bola sepak.
setelah kami pulang, kami lantas bermain sepakbola bersama para supir yang sering mangkal disekitar lapangan.
cukup seru karena kami tidak mempunyai hal lain untuk dilakukan.
ketika adzan maghrib berkumandang, kami membubarkan diri.

aku pulang melewati sekumpulan anak muda yang sedang nongkrong.
kulihat mereka sudah melirik dengan tidak suka ketika aku hampir sampai.
aku berusaha ramah dengan menyapa dan meminta izin permisi.
namun mereka tidak menjawab dan hanya terus melirik kearahku dan teman2 yang lain.

ba'da isya, kembali wiwid dan abror sudah merasa mengantuk dan akhirnya tertidur pulas.
toro menyusul tak lama kemudian, dan aku akhirnya ikut terlelap meninggalkan gun yang masih mendengarkan radio dari HP nokia 2300 milik abror.

" yo tiyo, bangun!! "
aku membuka mata dan berusaha mengembalikan kesadarabku.
" yo bangun, kita kemalingan! "
kali ini aku segera sadar sepenuhnya.
kulihat gun, abror dan toro mwncari cari sesuatu.

aku: " nyari apaan bro? "
gun: " HP kita ilang yo "
aku: " ah masa? coba dicari dulu "
gun: " udah, tadi hp q sama toro jadi satu disebelahku, trus HP abror tadi dideket kardus. ini juga barusan pas abror bangun, pintunya kebuka "

aku segera bangun dan memeriksa pintu.
benar, ada bekas congkelan didaun puntu dan kusennya.
aku keluar dan memeriksa sekitar.
suasananya sepi. tak ada siapapun
semua pintu juga tertutup rapat.

aku: " tadi siapa tidur terakhir, trus siapa yang bangun pertama? "
gun: " aku yang tidur terakhir tadi, jam setengah 12 an, , "
abror: " aku bangun pertama, sekitar 10 menit yang lalu "
aku: " sekarang jam berapa? "
wiwid: " jam setengah empat " (wiwid memeriksa jam tangannya)
aku: " ya udah, kita ketempat om hari dulu, kita laporan "

maka akhirnya kami menuju kontrakan om hari.
setelah mengetuk pintu, tak lama sammy membuka pintu dan kamipun menyampaikan berita ini.
om hari terbangun dan juga merasa ikut bertanggung jawab karena beliaulah yang membawa kami kemari.
beliau menyarankan kami kembali istirahat dulu dan besok akan diurus.
akhirnya kami kembali kekontrakan dan berusaha tertidur.
tak lama adzan subuh berkumandang. . .
inilah pengalaman pahit kami yang pertama, ,
karena setelah itu, hp kami tidak pernah ditemukan.
berdasarkan info dari teman yang juga anak perantauan, namun sudah biasa berkumpul dengan anak2 situ,
HP kami diambil oleh salah satu dari mereka dan digunakan untuk mabok2an.
kami hanya geram bukan kepalang tanpa bisa melakukan apapun karena tidak terbukti.
kami berharap semua akan baik2 saja setelahnya.

hingga beberapa minggu kemudian, pada suatu hari dibulan agustus 2007, aku tergolek sakit dikontrakan.
badanku panas, persendianku nyeri dan perutku mulas2 diare. nampaknya gejala tipusku kumat.
aku beristirahat selama beberapa hari hingga rada baikan.
pada malam ke5 setelah aku sakit, tepatnya pada malam minggu, sammy mengajak kami untuk menonton panggung dangdut 17an dikampung sebelah.
awalnya gun dan toro mengiyakan hendak ikut, namun aku melarang mereka, karena pastinya para berandalan itu ada disana.
aku tidak mau sampai terjadi kejadian apapun.
gun dan toro akhirnya menolak. namun sammy tetap berangkat dengan mengajak tama, anak pekalongan dari kontrakan yang tak jauh dari tempat kami.
aku akhirnya memilih untuk tidur lagi setelah badanku kembali terasa panas dingin.

pukul 23:05, pintu kontrakanku diketuk.
aku membukanya dan sammy masuk kedalam kontrakan.
wajahnya lebam lebam.

aku: " wajahmu kenapa sam? "
sam: " yo, tiyo, aku barusan dicegat sama anak2 yang biasa ngeliatin kita dengan wajah nggak enak itu yo, mereka mabok diujung jalan "
aku: " trus? "
sam: " mereka malakin aku, duitku diminta semua, untung aku cuma bawa 40 rb, sama hp q juga untung nggk dirampas "
aku: " lha itu wajahmu? "
sam: " aku dihajar gara2 mereka maksa ngrampas HP "
aku: " lha tama mana? (tama anak pekalongan tadi)
sam: " tama disandra yo, mereka juga nyuruh nyiapin uang kalo masih mau tinggal dikampung ini katanya "

mendengar penuturan sammy, dasar karena kepalaku pusing dan rasanya panas dingin tidak karuan, aku hilang akal.

aku: " sam, kamu sekarang pulang ke rumah om hari, anak2 kayaknya disana pada main PS, suruh nyusul aku! "
sam: " koe mau kemana yo? "
aku: " aku mau bikin perhitungan sama mereka. biar mereka nggak sewenang wenang! "
sam: " yo jangan yo, mending bareng bareng aja, jangan sendiri "

aku sudah tidak mempedulikan kata2 sam.
aku berjalan kedapur mengambil sebilah cutter milik wiwid yang biasa kami gunakan untuk memasak.
kemudian cutter kumasukan kepinggang bagian belakang,
setelah mengunci pintu kontrakan, aku segera berjalan tempat para pemalak itu berada.
sammy yang melihat kenekatanku segera berlari pulang, aku tak tahu lebih detail karena pada saat itu aku sudah benar2 emosi.

dari kejauhan aku melihat mereka duduk2 dibawah tiang lampu yang mati.
kuperhatikan didalam keremangan ada 6 orang disana.
salah satunya ada yang memperhatikan kedatanganku.
dia bangkit dan menghampiriku.

BM (bocah mabok) : " woy lo jawa, udah bawa duitnya? "

aku tak menjawab dan hanya menghampirinya, ,
setelah dekat dia menahan pundakku.

BM: " lo budek ya? ditanyain kaga jawab! "
aku: " siapa yang tadi mukul temen saya? "
BM: " guee, lo mao apa jawa? mao sok jagoan? "

aku tak menghiraukan kata2nya lagi dan yakin kalau dia mabuk dari aroma miras dimulutnya.

"DUAKKK!!"

satu pukulan telak dariku bersarang di pelipisnya.
dia langsung ambruk.
begitu dia ambruk, aku langsung menghajar ulu hatinya dengan tumitku sekuat tenaga.

melihat temannya dipukul, kelima temannya yang duduk tadi beramai ramai bangkit dan mendatangiku.
jika dalam kondisi normal, aku pasti memilih kabur,
namun hatiku saat itu dipenuhi emosi sehingga yang kuinginkan hanya menghajar mereka.
satu yang berlari paling depan melemparkan tinjunya, namun aku lebuh cepat melompat dan menendang hidungnya dengan tendangan depan.
"krek"
terasa ada yang patah diujung kakiku yang tak beralas kaki.
dia langsung roboh dengan muka berdarah.
aku menyarangkan satu lagi injakan kemulutnya yang terbuka karena berteriak kesakitan.
"duak"
injakan tumitku tepat menghajar rahangnya.
dia langsung nampak tak sadarkan diri.

"DUAKKK!"

kepalaku terasa dihajar oleh benda keras dari belakang.
kontan aku terjatuh karena pukulan itu.
kepalaku yang sudah pusing, semakin pusing oleh pukulan itu.
aku terjatuh dan disusul oleh injakan dan pukulan bertubi tubi.
perutku, wajahku, dadaku, menjadi sasaran pukulan dan tendangan.
aku sebisa mungkin melindungi organ2 vital, , seperti leher, belakang kepala, ulu hati dan kemaluanku.
satu pukulan keras balok kayu menghajar tulang kering kaki kananku.
aku mengaduh kesakitan, namun jika aku membuka tanganku yang melindungi wajah, akan ada pukulan yang langsung menghajar masuk.
disaat kritis, aku teringat cutter yang kubawa,
aku sudah benar2 hilang akal dan mengeluarkannya.
kusayatkan membabi buta kekanan dan kekiri.
terasa beberapa kali cutter itu menyobek sesuatu.
mereka menjauhiku sehingga memberikan kesempatan bagiku untuk berdiri.
aku sudah tak bisa melihat dengan jernih lagi karena mata kananku bengkak dan mata kiriku pedih oleh sesuatu berwarna merah.

" AYO BANG***!!! KENE MAJU KOE KABEH!! AKU RA WEDI MATI! SOPO DISEK SING AREP HAH?! NEK ORA AKU YO KOE KABEH BAKALAN MATI!!! OJO MENTANG2 AKU PENDAANG TRUS AREP KOK IDAK IDAK!!"

(AYO BANG***!!! SINI MAJU LO SEMUA!!! GW GK TAKUT MATI! SIAPA DULUAN YANG MAU HAH? KALO GK GW YA LO SMUA YANG BAKALAN MATI!!! JANGAN MENTANG2 GW PENDATANG LALU MAU LO INJAK2!! )
// jangan ditiru, ini bukanlah sesuatu yang benar, nyawa kita nggak seharusnya dipertaruhkan dengan hal semacam ini ya, ini hanyalah cerita masa lalu TS yang sangat tidak patut dicontoh //

mereka mundur kembali beberapa langkah dan mengatakan sesuatu, namun aku tak mendengarnya dengan jelas, , ,
dalam pengelihatanku yang mulai kabur, masih ada 4 yang berdiri.
dua diantaranya membawa balok kayu, satu tangan kosong dan satu lagi nampak mencari sesuatu untuk dijadikan senjata.

aku yang sudah tidak sabar dengan mereka yang menunggu, bersiap maju menghampiri yang paling dekat, namun tiba2 seseorang memelukku dari belakang.

" WOOY!! BUBAR LO SEMUA BUBAR!! "

aku mendengar suara om heri, ternyata om hari yang memelukku.

"gun, ambil cutter ditangan tiyo! " perintah om hari lagi.

gun lalu merampas cutter dari tanganku.

"tiyo! istighfar kamu, ayo istighfar " perintah om hari kepadaku.

aku yang barusan diselimuti emosi hingga pikiranku gelap, perlahan lahan kembali normal.
aku kemudian lemas dan terduduk bersama om hari. aku menangis, ,
menangisi diriku yang lepas kendali, menangis atas perbuatanku.
aku melihat jika anak2 tadi nampak diusir oleh warga, sopir truk, dan para penduduk penghuni kontrakan, juga para pedagang disekitar lapangan.
mereka menyuruh bubar dan ada yang mengusulkan agar kami dikumpulkan dirumah pak RT.
dua orang yang tak sadarkan diri setelah menerima tendanganku tadi nampak dipapah warga menuju tempat yang terang.
aku dipapah oleh gun dan juga toro.

gun: " gemblung koe yo, nggolek perkoro! " ( gila kamu yo, cari perkara! )

aku hanya diam dan merasakan sakit disekujur tubuhku.

aku kemudian dibawa kekontrakan om heri dan diobati oleh mbak wulan.
mbak wulan ngomel2 kepadaku karena tingkahku yang membahayakan, sampai bawa2 cutter lagi.
dalam kondisi yang mulai sadar ini, aku merasakan jika wajahku bengkak diskitar mata, bibirku pecah, pelipisku sobek tergores, namun kecil dan tidak dalam, sobekan inilah yang membuat mata kiriku kemasukan darah.
lalu kaki kananku rasanya nyeri tepat di tulang kering tempatku dipukul dengan balok kayu.
om hari memarahiku karena tingkahku yang sembrono dan tanpa tendeng aling aling.
kalau tadi sampai ada yang terbunuh gara2 cutter, tentu aku bisa dipenjara.
aku yang membayangkan kejadian tadi hanya bergidik ngeri dan terbayang wajah ibu yang khawatir dirumah.
aku menangis saat om hari memarahiku lagi.
mbak wulan akhirnya memberikan isyarat kepada suaminya agar berhenti memarahiku.
om hari menyuruh kami untuk tidur dikontrakannya saja malam itu.
besok baru diurus dengan para pengurus desa.

keesokan harinya, aku libur PKL, dan ketika kami pulang siangnya (kami diijinkan pulang awal karena masalh ini)
kami dipanggil kerumah pak RT, bersama kami, ada om hari dan juga pedagang yang jadi saksi mata.
disana sudah ada kelima anak yang semalam mengeroyokku.
hanya ada lima karena satu lagi katanya sedang ada dirumah sakit karena hidungnya patah plus dislokasi rahang.
yang kupukul pertama kali nampak lebam keunguan pada pelipisnya.
sedangkan dua anak yang lain nampak diperban pada bagian kaki dan tangan (nampaknya mereka yang terkena sayatan cutter)
aku sendiri tak lebih baik karena wajahku bengkak dan bibir pecah, belum lagi jalanku pincang.

pak RT membuka pembicaraan dan meminta kejelasan untuk duduk masalah ini.
awalnya pihak keluarga para berandalan meminta ganti rugi karena merasa saudara mereka diancam diancam dengan senjata tajam.
namun ketika sammy memberikan kesaksian tentang kejadian sebelumnya, mas hari lantas mengancam untuk melaporkan berandalan itu ke polisi atas kasus pemerasan, penganiyayaan dan pengeroyokan.
mereka lantas terdiam dan pak RT mengajak om hari yang sudah mulai terpancing juga emosinya untuk mengambil jalan damai.
om hari akhirnya menyetujui dan mengancam jika mereka kembali membuat keributan, maka akan dipolisikan.
para pedagang yang mayoritas juga pendatang dan sering dipalaki oleh berandalan itu juga ramai2 mendukung usulan om hari.

akhirnya setelah bernegosiasi dengan alot, diputuskanlah kami harus pindah dari kontrakan kami yang sekarang, sebab kedekatan kami dengan dua wanita sebelah, bisa memicu konflik berkepanjangan.
om hari pun menyetujui karena sudah mendengar tentang kelakuan teh wenny yang mencoba merayuku.
maka mulai hari itu, kami akhirnya dipindahkan kekontrakan yang masih sederet dengan om hari.
om harilah yang menanggung biayanya untuk satu bulan ini.

setelah mediasi itu selesai, aku disuruh bersalam dengan mereka.
nampak masih ada sisa2 dendam kepadaku melalui jabat tangan itu.
aku hanya diam dan membalas jabatan tangan itu.
kutunjukan dengan jabatan tanganku bahwa aku tidak takut dan tidak kalah oleh intimidasi mereka.
setelah dirasa cukup, kami membubarkan diri disertai permintaan maaf pak RT atas kelakuan warganya.
aku menerima permintaan maaf pak RT dan selanjtnya kamu pulang untuk mulai memindahkan barang2 ke kontrakan yang baru.

(bersambung)

ternyata mereka masih menyimpan dendam, , , emoticon-No Hope
profile-picture
profile-picture
profile-picture
padasw dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Life story: horor, drama, kisah keluarga perantau [TAMAT]
10-02-2017 06:49
Quote:Original Posted By prestant18

iya ni sist, nagih beneran kayaknya, , emoticon-Mewek duh jadi malu deket2 sama papahnya sista emoticon-Malu (S)


"Tending aling aling" apaan mas? Huahahaemoticon-Big Grin
Gak ada artinya disitu emoticon-Confused

sebenernya sih rumah mbah di daerah sana. Kalau pphnya mah disini mas emoticon-Malu
Diubah oleh alyh88
0 0
0
Life story: horor, drama, kisah keluarga perantau [TAMAT]
10-02-2017 07:54
Quote:Original Posted By alyh88
"Tandeng aling aling" apaan mas? Huahahaemoticon-Big Grin
Gak ada artinya disitu emoticon-Confused

sebenernya sih rumah mbah di daerah sana. Kalau pphnya mah disini mas emoticon-Malu


Tending aling2 tu maksudnya udag ga ba bi bu lagi, main hajar aja tanpa pikir panjang, ,
Contohnya: seorang wanita melabrak selingkuhan suaminya tanpa tending aling2 emoticon-Malu (S)

Ooh, , mbahnya disini emoticon-Malu (S) emoticon-Malu (S)
0 0
0
Life story: horor, drama, kisah keluarga perantau [TAMAT]
10-02-2017 08:05
Quote:Original Posted By prestant18
Tending aling2 tu maksudnya udag ga ba bi bu lagi, main hajar aja tanpa pikir panjang, ,
Contohnya: seorang wanita melabrak selingkuhan suaminya tanpa tending aling2 emoticon-Malu (S)

Ooh, , mbahnya disini emoticon-Malu (S) emoticon-Malu (S)


Aduh mana salah nulis lagi emoticon-Big Grin harusnya tending malah tandeng emoticon-Cape d... (S) hahah
Maaf emoticon-Malu

Terus cerita yg mudik itu kapan di terusin lagi emoticon-Ngakak
Diubah oleh alyh88
0 0
0
Halaman 21 dari 27
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
bab-24--kalah
Stories from the Heart
nameless
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Heart to Heart
Heart to Heart
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia