Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
7701
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58024a4456e6af77198b4573/returning-sunset-tamat
Perjalanan hidupku masih berlanjut sampai akhirnya kubersamamu yang tercipta dari tulang Rusukku.ku Sayang Kamu ! Itu, Akan selalu Returning Sunset Bersamamu
Lapor Hansip
15-10-2016 22:24

Returning Sunset

Past Hot Thread
Returning Sunset [TAMAT]

Terimakasih Untuk Cover nya quatzcoatl


Returning Sunset [TAMAT]

Terimakasih untuk Cover nya derryradhitya


Returning Sunset [TAMAT]
Terimakasih untuk Cover nya tasberjalan



KAULAH BELAHAN HATIKU YANG TERANGI AKU DENGAN CINTAMU
KAU HANGATKAN JIWAKU DAN SELIMUTI AKU DENGAN KASIHMU



Perjalanan hidupku masih berlanjut sampai akhirnya kubersamamu yang tercipta dari tulang Rusukku

Aku Sayang Kamu ! Itu, Akan selalu


Returning Sunset

Bersamamu Menikmati Indah Nya Matahari Yang Terbenam


Returning Sunset [TAMAT]
Bagus sekali Cover nya. Terimakasih Vivi :* (Titik 2 Bintang)


Kisah ini lanjutan dari PELANGI SETELAH HUJAN

Untuk menanyakan sesuatu atau Chit-Chat bisa kesini Coffe Break

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Tak kenal maka tak Sayang, ada baik nya kita buka lagi dengan perkenalan. Mungkin sebagian sudah ada yang mengenal gw dari cerita sebelumnya.
Ada baik nya baca dulu cerita sebelum nya sebelum baca yang ini agar tidak bingung dengan alur nya.

Langsung aja.
Nama Gw Deritya & Ini kisah gw.


INDEX







Side Story



Terimakasih untuk kalian yang sudah mau membaca Cerita ini







-PDF-

Polling

Poll ini sudah ditutup - 937 Suara

Siapakah Wanita Yang Akan Menjadi Pasangan Hidup Deri ? 
16.97%
Citra
67.77%
Resti
15.26%
Putri
Diubah oleh justhaloo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jenggalasunyi dan 27 lainnya memberi reputasi
28
Tampilkan isi Thread
icon-close-thread
Thread sudah digembok
Halaman 312 dari 387
Returning Sunset [TAMAT]
25-11-2016 16:29
Quote:Original Posted By udhasingle
side story di Trit Pelangi Setelah hujan gan emoticon-Cool



kok ane cari2 side storynya kaga ada ya emoticon-No Hope emoticon-No Hope
0 0
0
Returning Sunset [TAMAT]
25-11-2016 16:52
Belum apdet juga emoticon-Mewek
0 0
0
Returning Sunset [TAMAT]
25-11-2016 17:04
Quote:Original Posted By koplokmaneh


Sae gan,meser dimana kang? emoticon-Big Grin


Sae emoticon-Big Grin
Itu meser artinya apaan kang?
Timpuk emoticon-Blue Guy Bata (L) dulu dah biar cepet di bales emoticon-Leh Uga
0 0
0
Returning Sunset [TAMAT]
25-11-2016 17:08
Quote:Original Posted By VictimMax


Sae emoticon-Big Grin
Itu meser artinya apaan kang?
Timpuk emoticon-Blue Guy Bata (L) dulu dah biar cepet di bales emoticon-Leh Uga


Meser = ngagaleuh
Meser = tumbas,tuku
emoticon-Wkwkwk
0 0
0
Returning Sunset [TAMAT]
25-11-2016 17:19
Quote:Original Posted By heero7
kok ane cari2 side storynya kaga ada ya emoticon-No Hope emoticon-No Hope

cek di pejwannya gan

0 0
0
Returning Sunset [TAMAT]
25-11-2016 17:24
Quote:Original Posted By koplokmaneh


Meser = ngagaleuh
Meser = tumbas,tuku
emoticon-Wkwkwk


Makin ga ngerti gw kang emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L)
Gw kira meser itu boker emoticon-Leh Uga
0 0
0
Returning Sunset [TAMAT]
25-11-2016 17:25
Quote:Original Posted By VictimMax
Makin ga ngerti gw kang emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L)
Gw kira meser itu boker emoticon-Leh Uga


mun sunda bogor mah meuli beul

0 0
0
Returning Sunset [TAMAT]
25-11-2016 17:35
Quote:Original Posted By arsene.bs
der....updatenya langsung tamat aja....jangan di bikin part.

gw udah ga kuat bacanya emoticon-Frown emoticon-Frown


SAKIT HATI ADEK BANG!!!!! SAKIITTTTTT!!!!!emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek


kasi betadin gan, kudu ekstra strong hati kita baca ini trit, TS nya pinter bgt bikin baperrr emoticon-Belo

0 0
0
Returning Sunset [TAMAT]
25-11-2016 17:36
Quote:Original Posted By VictimMax


Makin ga ngerti gw kang emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L)
Gw kira meser itu boker emoticon-Leh Uga


meser itu = beli/membeli max
ngagaleuh/meuli jga artinyh sama aza max emoticon-Cool emoticon-Leh Uga
0 0
0
Returning Sunset [TAMAT]
25-11-2016 17:39
gak sabar menanti final part
0 0
0
Returning Sunset [TAMAT]
25-11-2016 17:45
Quote:Original Posted By AbiEyzaArra


mun sunda bogor mah meuli beul



Ngomong naon sia paok... Aing makin teu ngarti emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L)
emoticon-Leh Uga


Quote:Original Posted By upiemoo


meser itu = beli/membeli max
ngagaleuh/meuli jga artinyh sama aza max emoticon-Cool emoticon-Leh Uga


Au ah elap :emoticon-Nohope
Yg gw tau cmn oge wae ceunah doank selama tinggal di cibinong emoticon-Leh Uga
Eh satu lagi
Heun.... Tau lah lanjutannya apaan bagi kelean yg otaknya mesum emoticon-Leh Uga
0 0
0
Returning Sunset [TAMAT]
25-11-2016 17:49
Quote:Original Posted By VictimMax


Makin ga ngerti gw kang emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L)
Gw kira meser itu boker emoticon-Leh Uga


Tuh tos diterangkeunnya,mangga ah dikantun heula gan ...permios emoticon-Big Grin
0 0
0
Returning Sunset [TAMAT]
25-11-2016 18:17
Quote:Original Posted By VictimMax


Heun.... Tau lah lanjutannya apaan bagi kelean yg otaknya mesum emoticon-Leh Uga


ari eta cungur asal calangap wae, koplok siah ngerakeun batur wae beul emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)



emoticon-Leh Uga

0 0
0
Returning Sunset [TAMAT]
25-11-2016 18:23
Sebelum finish & akhirnya di closed.
gw kirain bakalan bunuh diri si resti, semoga ending nya sama resti kalo gak sama resti berarti ada episode lain tentang vivi.
gw udah vote resti nih jangan bikin kecewa der...😎
0 0
0
Returning Sunset [TAMAT]
25-11-2016 18:25
kirain udah ada update,ternyata ada yg oot emoticon-EEK!
0 0
0
Returning Sunset [TAMAT]
25-11-2016 18:41
Quote:Final Part 1

Gw duduk di atas kasur dan menggenggam cincin yang kini juga sudah di kembalikan oleh Resti, lama gw terus memandangi cincin itu.

Permintaan terakhir siska adalah makein cincin ini ke Resti, itu sudah berhasil walau hanya beberapa hari aja.

Paling tidak gw udah mencoba.

Gw mengambil handphone dan mencoba menghubungi Resti, tapi itu percuma karena no nya sudah tidak aktif lagi. Gw meletakkan handphone di kasur dan mengambil Dasi yang sudah terikat dengan rapi. Cukup lama gw memandangi Dasi itu sampai gw tersadar saat handphone gw berdering, masuk panggilan dari ‘Garong’

-kenapa Rong..?-

-lo balik lagi kekantor gak..?- tanya Garong.

-enggak, sekalian tolong bikin surat sakit gw buat besok ya, gw lagi males keluar rumah..-

-kenapa lo..?-

Tut..tuut..tut..

Gw memutuskan sambungan telpon Garong.

Gw hanya duduk diam didalam kamar dan tidak tau harus berbuat apa, ini semua sudah jadi keputusan nya Resti.

.....


3 hari berlalu, gw hanya diam didalam kamar dan hanya keluar untuk makan siang, selebih nya hanya mengurung diri di kamar, gw tidak tau kabar nya Resti 3 hari ini, gw juga tidak mencoba untuk menghubungi Putri. Entah kenapa, rasa nya enggan sekali untuk memberitahu Putri hal ini.

Selama 3 hari ini gw tidakpernah tidur malam, gw hanya tidur di siang hari dan itu hanya beberapa jam aja.

Sampai di sore hari ke 3 gw tidak masuk kantor, Garong kembali menghubungi gw.

-kenapa Rong..?- tanya gw saat mengangkat telpon nya.

-oi, si Resti kenapa bisa sama Doni..?-

-lo tau dari mana..?-

-Doni barusan nelpon gw, kata nya dia mau kontrakan gw buat ngenalin Resti-

-yaudah..- jawab gw tanpa tertarik sedikitpun.

-lo kenapa Ri..? ada masalah apa..?-

-gw ke kontrakan lo sekarang-

Gw menutup telpon Garong dan beranjak ke kamar mandi karena gw belum mandi dari pagi.

Setelah mandi, dengan ogah-oghan gw meluncur ke kontrakan nya garong, gw tidak tau kenapa gw sama sekali tidak bersemangat, gw seperti tidak tertarik lagi dengan apa yang akan terjadi.

Sesampai nya di kontrkan Garong, gw melihat ada mobil nya Doni, dengan langkah gontai dan tanpa semangat gw berjalan ke kontrakan nya Garong.

Gw mengetuk pintu dan masuk kedalam rumah Garong.

“nah kebetulan lo dateng Ri..” ucap Doni.

Saat itu mata gw langsung tertuju ke Resti, dengan tatapan sayu gw terus melihat nya, begitu juga dengan Resti, dia tampak kaget saat melihat gw.

Kondisi gw yang sedikit acak-acakan, rambut yang tidak tersisir dan juga bagian bawah mata gw yang terlihat menghitam karena kurang tidur pasti langsung terlihat oleh orang yang melihat gw.

“lemes banget Ri..” ucap Doni lagi.

“kurang tidur..” jawab gw sambil nyelonong masuk kedapur. “gw minta air Rong, haus..”

Garong mengangguk dan melihat gw dengan aneh.

Saat gw didapur, gw mendengar suara Silvi yang baru datang, dan juga gw dapat mendengar suara Citra. Kenapa semua nya kumpul disaat yang tidak tepat seperti ini.

Gw kembali membawa segelas air dan langsung berjalan keluar rumah Garong dan duduk di teras kecil didepan Rumah nya.

“Ri, sini didalem aja, gw mau ngenalin tunangan gw..”

Gw tidak menghiraukan Doni, gw hanya duduk diam di teras depan rumah Garong dan sesekali meneguk air didalam gelas yang gw bawa tadi.

Citra keluar dan menghampiri gw.
“kenapa Ri..?” bisik Citra “kaya nya lagi ada masalah ya..?”

Gw menoleh melihat Citra yang berdiri disebelah gw.
“gapapa..” jawab gw.

“Ri, lo kenapa sih..” teriak Doni dalam rumah “sini bentar oi, gw mau ngenalin Resti ni..”

“itu kenapa Ri..?” tanya Citra.

Gw menggeleng dan menguk habis air didalam gelas lalu berdiri, gw melakukan sedikit gerakan merenggangkan otot kemudian berjalan masuk kedalam Rumah Garong.

“kenapa Don..?” tanya gw yang sudah berdiri didepan pintu masuk.

“ini tunangan gw yang dulu gw ceritain..” ucap Doni.

“ehhm.. terus..?” tanya gw.

“hari minggu nanti kan bokap gw mau ulang tahun, jadi sekalian gw mau ngundang lo semua buat hadir, nanti gw bakalan ngenalin dia ke orang-orang..” ucap Doni sambil megang tangan Resti.

Saat itu Resti berusaha melepaskan tangan Doni dari tangan nya.

“dimana acara nya..?” tanya gw.

“di Hotel..” jawab Doni, dia menyebutkan Hotel bintang lima yang sangat megah, untuk ukuran keluarga Doni mungkin itu adalah Hotel biasa.

“ooh..” jawab gw singkat.

“lo kenapa sih, ko kaya aneh baget..?” tanya Doni.

“lo tau gak arti kalung yang di pake tunangan lo itu apa..?”

“oi Ri..” Garong melotot dan melihat gw.

“ya nama gw sama nama dia..”

“bukan..” jawab gw.

Doni tertawa dan mungkin dia masih berpikir kalau gw lagi becanda.
“terus apa..? pasti lo mau bilang yang aneh-aneh ni, udah gw tebak isi kepala lo..” ucap Doni dengan tawa nya.

“Deri.. Resti..” ucap gw “gw mantan nya Resti yang foto nya di pajang satu kamar, gw yang selama ini ngumpetin dia di kontrakan gw..”

“maksud lo apaan..? tanya Doni masih menyisakan sedikit tawa nya karena dia berpikir gw lagi becnada “serius Ri, becanda mulu lo..”

“makan dulu yuuk...” Silvi sedikit teriak memecah suasana yang tadi mulai serius “gw laper ni..”

“yuk Don, makan dulu..” ajak Garong.

“bentar dulu..” ucap Doni, kali ini tersirat keseriusan pada wajah nya “yang tadi itu lo gak becanda Ri..?”

“sambil makan aja ngobrol nya..” ucap gw.

“pada mau makan apa..?” tanya Citra yang dari tadi hanya diam berdiri dibelakang gw.

“gw pingin ketropak ni..” sahut Silvi.

“kamu mau makan apa Res..?” tanya Doni.

Resti hanya menggeleng pelan. Dari tadi dia tidak berani menatap gw.

“lo mau makan apa Ri..? biar sekali di beliin..” tanya Garong.

“samain aja..” jawab gw.

“ketoprak itu pake tauge Ri..” sahut Resti.

Gw tersenyum.
“terus kenapa..?” tanya gw.

Doni langsung berdiri dan berjalan mendekati gw.
“berarti yang lo bilang tadi itu beneran..”

“iya..” jawab gw.

“gw sama Resti udah kenal 12 tahun lebih, dan karena bokap lo sama bokap dia, gw terpaksa ngalah kemarin dan ninggalin dia..” ucap gw sambil nunjuk Resti.

Doni berdiri didepan gw lalu dia melihat garong yang duduk didepan Tv.
“lo tau ini Rong...?” tanya Doni.

“gak ada yang tau, Garong juga gak tau soal ini..” ucap gw.

Doni menunjuk wajah gw.
“anj—ing lo emang..”

“terus kenapa kalau gw anj—ing..?” tanya gw “bisa apa lo..?”

“lo jangan main-main sama gw Ri, gampang buat gw ancurin lo..”

Gw tersenyum bermaksud menjawab omongan Doni.
“coba aja Don, yang jelas gw gak bakalan biarin Resti sama cowok kaya lo..” ucap gw “gw tau gimana bejat nya lo..”

Gw melihat Resti yang hanya duduk diam ketakutan.
“kalau kamu memang mau tinggalin aku, aku terima Res, tapi jangan sama dia..” ucap gw “gak ada guna nya cowok manja kaya gini..”

BUUUUUUG... Doni memukul wajah gw sehingga gw terdorong menabrak pintu.

“oi.. oi jangan ribut dulu, kita selesaiin baek-baek..” ucap Garong sambil menarik Doni.

Doni mendorong garong dan dia berjalan kearah Resti.
“kita pulang Res..” ucap Doni sambil menarik paksa Resti.

Mereka melewati gw yang berdiri didepan pintu. Saat tepat didepan gw, Doni menarik kalung Resti dengan keras hingga kalung itu putus. Leher Resti terlihat memerah karena tarikan kalung itu.

BUUUUUG gw langsung memukul wajah Doni dan dengan cepat gw menendang badan nya hingga doni terkapar keluar rumah.

“lo denger ya Don, lo mau mukul gw berkali-kali gak ada masalah buat gw.. tapi jangan coba-coba lo kasar sama Resti..”

Gw berjalan dan menarik kerah Doni.
“sekarang lo pulang kerumah, terus ngadu sama bokap lo..” ucap gw. “bilang kalau ada orang yang jahatin lo..”

Doni berdiri dan berusaha menarik tangan Resti tapi langsung gw tepis.
“lo cabut sekarang Don, lo gak bisa apa-apa kalau Cuma sendiri, mending jangan coba-coba..”

Doni menunjuk wajah gw.
“lo udah nodong senjata ke muka gw, lo ngerti akibat nya apa Ri..”

“gw tunggu akibat nya Don..” ucap gw sambil menggenggam tangan Resti yang berdiri disebelah gw.
Diubah oleh justhaloo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Epot014 dan 13 lainnya memberi reputasi
14 0
14
Returning Sunset [TAMAT]
25-11-2016 18:41
Amankan final part 1 emoticon-Cool
0 0
0
Returning Sunset [TAMAT]
25-11-2016 18:43
Quote:Final Part 2

Setelah Doni pulang, yang tersisa hanya keheningan di antara kami ber 5.

“sebenarnya ada masalah apa kak..?” tanya Citra pada Resti yang dari tadi hanya diam, kali ini Resti tidak menangis.

Resti menggeleng pelan.

“sekarang aku mau nanya sama kamu Res..” ucap gw “kamu beneran mau pergi ninggalin aku.?” Tanya gw.

“.....”

“jangan cuma ngomong lewat surat Res, aku mau dengar langsung dari kamu, kalau memang kamu beneran nyerah dan mau pergi, aku bakalan anter kamu sekarang juga kerumah, aku bakalan balikin kamu baik-baik ke orang tua kamu..”

Resti menggeleng pelan.
“maaf Ri..”

“maaf apa Res..?” tanya gw.

“aku tanya kamu mau akhirin ini semua atau masih mau lanjut sama aku..?”

Akhirnya Resti menangis, mungkin dari tadi dia sudah menahan tangis nya, airmata terus membasahi pipi nya. Gw merangkul Resti dan menarik kepala nya untuk bersandar di dada gw.

“please jangan nyerah Res, aku gak rela liat kamu sama Doni, kamu tau kan dia brengsek, kalau memang kamu mau nyerah tapi kamu sama cowok lain Res, jangan sama Doni..”

“aku gak mau Ri..” ucap Resti di tengah tangis nya “aku gak mau jauh dari kamu lagi.. maaf aku udah salah ambil keputusan kemarin, aku pikir dengan pergi dari kamu, semuanya bisa selesai..”

“gak akan selesai gitu aja Res..” ucap gw “kamu tunggu disini ya, aku mau kerumah kamu..”

“mau ngapain Ri..?” tanya Resti.

“aku mau ketemu sama Papa kamu..”

“jangan Ri, malam ini Papa mau ketemu sama orang tua nya Doni, kalau kamu kerumah bisa bahaya..”

“kebetulan Res, pas banget kalau gitu..”

“Ri jangan nekat Ri please sekali ini dengerin aku..”

Gw memegang kedua bahu Resti dan menatap matanya nya yang masih di basahi air mata.
“aku selesaiin sekarang ya..” ucap gw “percaya sama aku..”

“gak akan bisa Ri, mau kamu ngomong kaya gimana pun Papa gak akan restuin hubungan kita..”

Gw menatap Resti sejenak lalu mengalihkan pandangan melihat Garong, Silvi dan Citra yang dari tadi hanya diam ngeliatin gw dan Resti. Gw kembali menatap Resti.

“kalau memang Papa kamu gak ngasih Restu juga..” ucap gw “kita ka-win lari..”

Resti terbelalak dan terus menatap gw. Lalu dia mengangguk pelan.

“kamu hubungin Om kamu untuk omongin masalah ini, aku langsung kerumah kamu sekarang ya..”

“tapi Ri..” ucap Resti.

“gw titip Resti sebentar ya..” ucap gw ke yang lain, mereka hanya mengangguk.

“hati-hati Ri..” ucap Citra.

“lo yakin Ri..?” tanya Garong.

“yakin Rong..” ucap gw “oh iya, kaya nya si Doni gak tau lo terlibat Rong, jadi lo jangan terlalu ikut campur, takut nya nanti lo jadi kena imbas nya..”

Setelah di berikan alamat rumah Resti, gw melangkah keluar dari rumah Garong.
“hati-hati ya Ri..” ucap Resti.

Gw memacu Motor menuju ke alamat yang sudah di berikan oleh Resti. Kurang lebih satu setengah jam gw sudah tiba dirumah yang ukuran nya sanagat besar. Gw ngobrol sebentar dengan satpam yang menjaga rumah itu, gw berpura-pura menjadi orang suruhan nya Bokap Doni yang gw lihat Mobil nya sudah terparkir dipekarangan rumah.

Gw masuk dan berjalan pelan saat didepan pintu gw mengetuk pintu dan langsung masuk tanpa menunggu dipersilahkan, gw melihat Bokap Resti dan Doni, satu lagi gw melihat bapak-bapak yang gw perkirakan adalah Bokap nya Doni.

“loh siapa ini ko nyelonong..” ucap Bokap Doni.

“ini Deri, Pa..” ucap Doni yang kaget melihat gw.

“malam Om” gw menyalami Bokap Doni, dan beliau menyambut uluran tangan gw lalu gw berniat menyalami Bokap nya Resti tapi tangan gw di tepis.

“mau ngapain kamu..?” bentak Bokap Resti “mana Resti..?”

Gw menarik nafas.
“sebelum nya saya mau minta maaf sama Om..” ucap gw “dulu saya pernah janji akan ninggalin Resti kalau Om mau terus ada dan nemenin Resti..” ucap gw.

“kenapa sekarang kamu ngelanggar janji kamu, ngapain lagi kamu berhubungan dengan Resti..?”

“apa maksud nya ini..?” tanya Bokap Doni.

“jadi begini Om, dulu saya janji gak akan berhubungan lagi dengan Resti kalau papa nya mau terus ada buat Resti..” ucap gw.

“kamu laki-laki kan..?” sela Bokap Doni “kenapa melanggar janji..?”

“Maaf Om, saya melanggar karena papa nya Resti sudah melanggar janji nya juga...”

“apa maksud kamu..?” bentak Bokap Resti.

“Om janji bakalan terus ngasih perhatian untuk Resti kalau saya mau ninggalin dia kan, tapi mana bukti nya Om..? Om cuma sebentar dirumah itu lalu sering pergi lagi ninggalin dia.. Om udah ngelanggar janji yang Om buat, makanya saya juga terpaksa melanggar janji saya Om..”

“kamu anak-anak tau apa..?” tanya Bokap Resti.

“maaf Om, dulu saya memang Cuma anak SMA, sekarang saya bukan anak SMA lagi, saya sudah bekerja dan saya sudah bisa mencari uang sendiri..” ucap gw “sudah tidak bisa lagi di katagorikan anak-anak..”

“lo banyak ngomong ya Ri..” ucap Doni sedikit meninggikan suara.

“santai Don, ada yang lebih tua dari kita disini, tolong pelanin suara lo..” ucap gw.

“ooh jadi kamu ini pacar nya Resti ya..?” tanya Bokap Doni.

“iya Om..” jawab gw.

“waduh, Resti nya udah di jodohin sama Doni anak saya..” ucap Bokap Doni “kalau misal nya di batalin, kerugian besar bisa didapat Papa nya Resti..”

“saya akan ganti Rugi Om..” ucap gw.

“waduh..” Bokap Doni sedikit terkejut “kamu ngerti di angka berapa yang sedang saya omongin ini..?”

“saya gak tau Om, tapi sebisa mungkin akan saya Cicil untuk menutupi kerugian itu..”

“ya kalau begitu keputusan nya saya serahkan ke orang tua nya Resti.. saya gak bisa memutuskan perjanjian sepihak, secara kita laki-laki.. kamu ngerti kan, tadi kamu udah ngomong soal janji, dan saya sedikit tertarik karena seperti nya kamu bisa di pegang omongan nya..”

“jangan terlalu di hiraukan pak, masih anak-anak, gak akan ngerti masalah bisnis..”

“ha ha ha ha iya ya ya.” Ucap Bokap Doni “tapi dia pegang omongan looh, saya suka anak muda kaya gini..”

“....”

“sekarang ini saya lihat..” Bokap Doni mulai ngomong ngelantur entah kemana mana “anak muda jaman sekarang itu kreatif-kreatif loh pak, mereka itu bisa melihat pasar lebih baik dari kita yang generasi tua, ya Cuma mereka itu masih butuh nakoda untuk membawa mereka ke jalan nya.. ya kita- kita yang tua ini berperan sebagai nakoda nya..”

Bokap Resti mengangguk dan sedikit memaksakan senyum.

“siapa nama kamu tadi..?” tanya Bokap Doni.

“Deri, om..”

“perjuangan cinta ya..” bokap Doni mengangguk ngangguk “teringat masa muda..”

“....”

“jadi begini nak Deri, saya gak bisa membatalkan pertunangan ini sepihak, kamu minta persetujuan dari orang tua nya Resti.. kalau beliau Ok, saya gak keberatan..”

Bokap Doni berdiri dan berjalan keluar.
“saya pulang dulu pak, selesaikan dulu masalah ini, baru nanti kita lanjut lagi...”

Doni menatap tajam ke gw dan berjalan keluar mengikuti Bokap nya, seteah mereka keluar dan suara mesin Mobil nya terdengar, dari belakang Bokap Resti mencekik gw dan menghantam wajah gw ketembok.

“kamu jangan main-main sama saya..”

Gw berusaha meilirk Bokap Resti.
“maaf Om, lebih baik kita ngomong baik-baik dulu..” ucap gw “sekai lagi saya bilang, saya bukan anak-anak lagi..”

“kamu mau ngancam saya..?” bentak Bokap Resti yang makin erat menekan leher gw dari belakang “kamu udah buat saya Rugi..”

Gw menarik nafas panjang dan dengan sekali sentakan gw dapat melepas cekikan Bokap Resti.
Gw membenarkan baju kemeja gw.
“udah saya bilang saya bukan anak-anak lagi..” ucap gw “jangan coba pakai kekerasan Om..”

“niat saya baik kesini..” ucap gw “saya harap Om juga bisa berlaku baik..”

Bokap Resti terus menatap gw dengan penuh emosi.

“kasihan Resti, Om Cuma jadiin dia perjanjian untuk bisnis.. apa Cuma uang yang ada di pikiran Om, apa Om sadar, Om udah serin g kali melukai hati nya Resti.. dia itu darah daging Om, gak sepantas nya dia di jadiin perjanjian yang semata-mata hanya untuk uang..” ucap gw.

“maaf kalau saya lancang, kalau kita tidak pernah bersyukur, mau uang Om gak habis-habis juga Om gak akan pernah bahagia..”

Gw melangkah keluar dari rumah Resti tanpa mengantongi Restu dari orang tua nya.. sekarang gw hanya bisa berharap hati Bokap nya Resti bisa sedikit melunak..
Diubah oleh justhaloo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Epot014 dan 15 lainnya memberi reputasi
15 1
14
Returning Sunset [TAMAT]
25-11-2016 18:47
waw udh update bg deri. mau nntn timnas, mmpir dlu sini, eh beneran update hehheeh

jadi kaga sabar nunggu part 2 nya hha

#teteptimresti emoticon-Ultah

eh ternyata mega update ya #edit
Diubah oleh estermac
0 0
0
Returning Sunset [TAMAT]
25-11-2016 19:00
Bokapnya doni keren euy. Semoga aja aslinya emang gitu emoticon-Matabelo

Doi jadi inget perjuangan cintanya yg dulu. Which means dia bakal lbh menghargai deri yg lagi ada di posisinya dulu

emoticon-Belo
Diubah oleh 7hellgate
profile-picture
zebaoth17 memberi reputasi
1 0
1
Halaman 312 dari 387
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
sebuah-kota-banyak-cerita
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
B-Log Collections
Stories from the Heart
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia