News
Batal
KATEGORI
link has been copied
364
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/581edc1adc06bdad208b456c/benarkah-ahok-nistakan-agama--ini-penjelasan-ahli-bahasa
Pernyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Kepulauan Seribu menyinggung surat Al Maidah ayat 51 mengundang kontroversi. Sejumlah pihak mengatakan Ahok tidak melakukan penistaan agama, tetapi banyak juga berkesimpulan pada adanya penistaan. Kata-kata Ahok yang berrujung panjang ini diucapkan ketika berada di Kepualauan Seribu, Jakarta Utara. Memang redaksi kalimat yang disampaikan Ahok seperti apa
Lapor Hansip
06-11-2016 14:30

Benarkah Ahok Nistakan Agama ? Ini Penjelasan Ahli Bahasa

Benarkah Ahok Nistakan Agama ? Ini Penjelasan Ahli Bahasa

Pernyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Kepulauan Seribu menyinggung surat Al Maidah ayat 51 mengundang kontroversi. Sejumlah pihak mengatakan Ahok tidak melakukan penistaan agama, tetapi banyak juga berkesimpulan pada adanya penistaan.

Kata-kata Ahok yang berrujung panjang ini diucapkan ketika berada di Kepualauan Seribu, Jakarta Utara. Memang redaksi kalimat yang disampaikan Ahok seperti apa sih, kok bisa panjang begini urusannya ?

Di Kepulauan Seribu, Ahok mengatakan. “Jadi jangan percaya sama orang. Kan bisa saja dalam hati kecil bapak ibu enggak bisa pilih saya. Karena Dibohongin pakai surat Al Maidah 51 macem-macem gitu lho (orang-orang tertawa). Itu hak bapak ibu, ya.”

Menurut Peneliti Bahasa dari Badan Bahasa Kemendikbud, Yeyen Maryani, kata-kata Ahok ini tidak menjurus pada penistaan agama. Karena secara kaidah kebahasaan, kata “dibohongi” merupakan kalimat pasif.

“Jadi dibohongi itu kan kalimat pasif. Sebetulnya ada subjeknya yang dihilangkan. Di dalam konteks sebelumnya itu adalah bapak ibu gitu ya. Bapak ibu dibohongin itu sebagai predikatnya, pakai surat itu adalah keterangan,” jelas Yeyen Maryani.

“Dalam konteks itu berarti yang dimaksudkan dibohongin dengan menggunakan. Jadi ayat itu dipakai sebagai alat membohongi bapak ibu yang di dalam konteks sebelumnya itu,” kata Yeyen.

Yeyen tegas mengatakan, secara kebahasaan, Ahok tidak bisa dikatakan menghina ayat Al-Qur’an.

“Dibohonginnya tidak mengacu pada ayatnya sebetulnya, tapi ayat itu dipakai sebagai alat untuk membohongi. Permasalahannya apakah yang membuat pernyataan itu, kan tidak menyatakan bahwa surat itu bohong. Tetapi menggunakan alat dengan ayat itu. Jadi memakai ayat itu sebagai alat membohongi orang, kan begitu maksud sintaksisnya,” Yeyen menjelaskan panjang lebar.

Code:
http://www.terasbintang.com/benarkah-ahok-nistakan-agama-penjelasan-ahli-bahasa/
0
Tampilkan isi Thread
icon-close-thread
Thread sudah digembok
Halaman 18 dari 19
Benarkah Ahok Nistakan Agama ? Ini Penjelasan Ahli Bahasa
07-11-2016 07:10
masih aja ngomongin bahasa, orangnya udah diperiksa polisi.. emoticon-Embarrassment
0 0
0
Benarkah Ahok Nistakan Agama ? Ini Penjelasan Ahli Bahasa
07-11-2016 07:21
setuju dengan penjelasan ibu yeyen maryani yang cantik tuh.
0 0
0
Benarkah Ahok Nistakan Agama ? Ini Penjelasan Ahli Bahasa
07-11-2016 07:23
Quote:Original Posted By kalikuto
Apa sih perlunya ahok main kutip ayat suci umat lain di pidato politik die..??nyampain nya lagi depan massa yang pastinyee ada juga kan yee yang bagian tu umat. kalo gue bilang si..RESEH ame BLAGU aje nii politikus, 2 paslon lain aje kagakk pernah main kutip tu ayat suci di pidato politik mereka, la kok ini yang masih pejabat..main api dengan kutip ayat. Jadi bagi GUE ni..ahok lah yang sbenernyee itu PROVOKATOR nyee. Jadi inget dulu si Tukul yang baru syuting ajee tu di tempat yang dianggap keramat di BALI..langsung kan yee si tukull dapat protes keras dari umat di BALI kan yee..hehehheee

Jadi bukan fokus di kata "pakai" atau tidak harusnya pak kapolrii itu berfikirnyaa, ini jelas provokasii ahok dah bikinn keresahan. Menurut gue ya salah die sendirii kagak bisa ngejaga tu mulut. SENSITIF banget dah kalo umat yang tidak pegang dan imani tu kitab suci main kutip tu ayat,trus nyampein di depan umat pengiman kitab suci itu. INI tidak boleh terjadii di Indonesiaa..pejabat silakan pidato politikk, tapi kagak perluu lahh main apii dengan kitab suci umat yang kagak die imani. Yahhhh..kecuali kalo dalam pikiran si koh nii ada pikirann absurd lainnyaa dahh,sampe segitunyaa main kutipp ayat yang kitab sucinya aje die kagak imani.


Silakan gugling.... banyak yg lagi kampanye pake agama sih... mungkin pa ahok ingin noel aja... malah jd panjang.. emang sih mending ga usah pake bawa2 agama segala... tapi sudahlah.. ane mau mandi dulu..
0 0
0
Benarkah Ahok Nistakan Agama ? Ini Penjelasan Ahli Bahasa
07-11-2016 07:25
Kenapa ahok mengutip ayat tersebut?
kemungkinan besar ahok ketakutan kalau orang Islam ga bisa pilih ahok gara2 ayat tersebut,
karena di ayat tersebut sangat jelas dan terang benderang bahwa memilih pemimpin Kafir = HARAM

0 0
0
Benarkah Ahok Nistakan Agama ? Ini Penjelasan Ahli Bahasa
07-11-2016 07:28
Quote:Original Posted By team.nasbung
dibohongi pake surat Al-Maidah ayat 51 itu memang jelas kalimat pasif tapi ingat itu adalah bentuk kalimat pasif intransitif dimana dalam kalimatnya tidak terdapat subjek jadi jangan dipaksakan untuk mengatakan subjeknya disembunyikan atau di hilangkan karna itu sudah jelas bentuk kalimat pasif intransitif yang memang tidak memiliki subjek.

dalam kamus bahasa indonesia bohong memiliki arti tidak sesuai dengan hal yang sebenarnya. sementara dalam kalimat yang ahok katakan, bohong telah ditambah imbuhan di dan i sehingga kata bohong telah berubah menjadi suatu kata kerja yang dapat ditafsirkan menjadi penyampean suatu hal yang tidak sesuai dengan hal yang sebenarnya dimana lanjutan kata selanjutnya memperjelas objek dari kebohongan itu sendiri.

buat gw dan seluruh umat islam sadar maupun tidak sadar akan tetap mengakui Al-Qur'an adalah suatu kitab yang berisi suatu kebenaran dimana tidak ada dusta di dalamnya

sementara jika melihat apa yg ahok katakan sudah sangat jelas terjadi suatu penistaan. jika ada yg bilang "maksud ahok kan bukan kitabnya tapi oknumnya". lah sama saja, entah itu oknum busuk sekalipun atau oknum yg memanfaatkan agama untuk kepentingannya sendiri, ketika dia berkata akan ayat yang ada di dalam Al-qur'an maka dia telah menyampaikan suatu kebenaran entah penyampainya seorang busuk sekalipun


Kalau ada seseorang yang memakai ayat untuk melakukan pembunuhan massal dengan dalih berjihad apakah itu tetap sebuah kebenaran? Yang dimana ayat itu benar2 mengajarkan untuk melakukan pembunuhan?
0 0
0
Benarkah Ahok Nistakan Agama ? Ini Penjelasan Ahli Bahasa
07-11-2016 07:29
Dopost gan emoticon-Angkat Beer
Diubah oleh act182
0 0
0
Benarkah Ahok Nistakan Agama ? Ini Penjelasan Ahli Bahasa
07-11-2016 07:33
Quote:Original Posted By act182


Kalau ada seseorang yang memakai ayat untuk melakukan pembunuhan massal dengan dalih berjihad apakah itu tetap sebuah kebenaran? Yang dimana ayat itu benar2 mengajarkan untuk melakukan pembunuhan?


pembunuhan masal seperti apa? ayo dong yang sedikit jelas kalo berbicara
kalo lo muslim jelas harusnya lo paham sama apa yg lo sendiri tanyakan tapi kalo lo bukan muslim ya perjelas dulu pertanyaanya biar gw bantu jawab

0 0
0
Benarkah Ahok Nistakan Agama ? Ini Penjelasan Ahli Bahasa
07-11-2016 07:36
Quote:Original Posted By act182


Kalau ada seseorang yang memakai ayat untuk melakukan pembunuhan massal dengan dalih berjihad apakah itu tetap sebuah kebenaran? Yang dimana ayat itu benar2 mengajarkan untuk melakukan pembunuhan?


Ayat mana tong yang menyuruh melakukan pembunuhan massal???
0 0
0
Benarkah Ahok Nistakan Agama ? Ini Penjelasan Ahli Bahasa
07-11-2016 07:38
Quote:Original Posted By act182


Kalau ada seseorang yang memakai ayat untuk melakukan pembunuhan massal dengan dalih berjihad apakah itu tetap sebuah kebenaran? Yang dimana ayat itu benar2 mengajarkan untuk melakukan pembunuhan?


Iya. kalo mereka pake tafsirsan scr mentah2, berarti tindakan para teroris jg tdk bisa disalahkan. Coz mereka pake ayat2 jihad sbg dalilny.

Tp kalo ane lebih condong ke motif. Kalo motifny memang busuk, mau pake ayat apapun jg tetep busuk. Wong cuman dijadikan alat buat membodohi n membohongi umatny.

0 0
0
Benarkah Ahok Nistakan Agama ? Ini Penjelasan Ahli Bahasa
07-11-2016 07:41
Namanya jg politik bree
0 0
0
Benarkah Ahok Nistakan Agama ? Ini Penjelasan Ahli Bahasa
07-11-2016 07:42
bocah sd juga tau kok gausah pake ahli bahasa juga , emang otaknya nasbung pada mau ahok dipenjara emoticon-Traveller
0 0
0
Benarkah Ahok Nistakan Agama ? Ini Penjelasan Ahli Bahasa
07-11-2016 07:44
Quote:Original Posted By team.nasbung


pembunuhan masal seperti apa? ayo dong yang sedikit jelas kalo berbicara
kalo lo muslim jelas harusnya lo paham sama apa yg lo sendiri tanyakan tapi kalo lo bukan muslim ya perjelas dulu pertanyaanya biar gw bantu jawab



Sori nih gan, maksud ane bukan massal mungkin, tapi maksud ane pembunuhan yang melibatkan orang banyak(korban).
Kita sama2 tau kok maksudnya apa, iyaa aksi terorisme yang ane maksud
0 0
0
Benarkah Ahok Nistakan Agama ? Ini Penjelasan Ahli Bahasa
07-11-2016 07:45
Soal Terjemahan Awliyâ Sebagai ‘Teman Setia’, Ini Penjelasan Kemenag

Jakarta (Pinmas) --- Pada beberapa edisi terbitan Terjemahan Al-Quran yang beredar saat ini, kata awliya pada QS Al Maidah: 51 diterjemahkan sebagai teman setia. Pgs. Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Quran (LPMQ) Kemenag, Muchlis M Hanafi, menjelaskan bahwa terjemahan Al-Quran tersebut merujuk pada edisi revisi 2002 Terjemahan Al Quran Kementerian Agama yang telah mendapat tanda tashih dari LPMQ.

Hal ini ditegaskan Muchlis menanggapi beredarnya postingan di media sosial tentang terjemahan kata awliya pada QS Al-Maidah: 51 yang disebutkan telah berganti dari 'pemimpin' menjadi 'teman setia'. Postingan itu menyertakan foto halaman terjemah QS Al-Maidah: 51 dengan keterangan yang menyebutnya sebagai 'Al-Quran palsu'.

"Tidak benar kabar yang menyatakan bahwa telah terjadi pengeditan terjemahan Al-Quran belakangan ini. Tuduhan bahwa pengeditan dilakukan atas instruksi Kementerian Agama juga tidak berdasar," tegas Muchlis di Jakarta, Minggu (23/10).

Menurut Muchlis, kata awliya di dalam Al-Quran disebutkan sebanyak 42 kali dan diterjemahkan beragam sesuai konteksnya. Merujuk pada Terjemahan Al-Quran Kementerian Agama edisi revisi 1998 - 2002, pada QS. Ali Imran/3: 28, QS. Al-Nisa/4: 139 dan 144 serta QS. Al-Maidah/5: 57, misalnya, kata awliya diterjemahkan dengan pemimpin. Sedangkan pada QS. Al-Maidah/5: 51 dan QS. Al-Mumtahanah/60: 1 diartikan dengan teman setia.

Pada QS. Al-Taubah/9: 23 dimaknai dengan pelindung, dan pada QS. Al-Nisa/4: 89 diterjemahkan dengan teman-teman, tambahnya.

Terjemahan Al-Quran Kemenag, lanjut Muchlis, pertama kali terbit pada tahun 1965. Pada perkembangannya, terjemahan ini telah mengalami dua kali proses perbaikan dan penyempurnaan, yaitu pada tahun 1989-1990 dan 1998-2002. Proses perbaikan dan penyempurnaan itu dilakukan oleh para ulama dan ahli di bidangnya, sementara Kementerian Agama bertindak sebagai fasilitator.

Penyempurnaan dan perbaikan tersebut meliputi aspek bahasa, konsistensi pilihan kata atau kalimat untuk lafal atau ayat tertentu, substansi yang berkenaan dengan makna dan kandungan ayat, dan aspek transliterasi, terangnya.

Pada terjemahan Kementerian Agama edisi perdana (tahun 1965), kata awliya pada QS. Ali Imran/3: 28 dan QS. Al-Nisa/4: 144 tidak diterjemahkan. Terjemahan QS. Al-Nisa/4: 144, misalnya, berbunyi: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir sebagai wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin.

Pada kata wali diberi catatan kaki: wali jamaknya awliya, berarti teman yang akrab, juga berarti pelindung atau penolong. Catatan kaki untuk kata wali pada QS. Ali Imran/3: 28 berbunyi: wali jamaknya awliya, berarti teman yang akrab, juga berarti pemimpin, pelindung atau penolong, jelas Muchlis.

Terkait penyebutan 'Al-Quran palsu' pada informasi yang beredar di media sosial, Doktor Tafsir Al-Quran lulusan Universitas Al Azhar Mesir ini mengatakan, terjemahan Al-Quran bukanlah Al-Quran. Terjemahan adalah hasil pemahaman seorang penerjemah terhadap Al-Quran. Oleh karenanya, sebagian ulama berkeberatan dengan istilah terjemahan Al-Quran. Mereka lebih senang menyebutnya dengan terjemahan makna Al-Quran.

Tentu tidak seluruh makna Al-Quran terangkut dalam karya terjemahan, sebab Al-Quran dikenal kaya kosa kata dan makna. Seringkali, ungkapan katanya singkat tapi maknanya padat. Oleh sebab itu, wajar terjadi perbedaan antara sebuah karya terjemahan dengan terjemahan lainnya, paparnya.

Terkait kata atau kalimat dalam Al-Quran yang menyedot perhatian masyarakat dan berpotensi menimbulkan perdebatan, Kemenag menyerahkan kepada para ulama Al-Quran untuk kembali membahas dan mendiskusikannya. Saat ini, sebuah tim yang terdiri dari para ulama Al-Quran dan ilmu-ilmu keislaman serta pakar bahasa Indonesia dari Badan Bahasa Kemendikbud, sedang bekerja menelaah terjemahan Al-Quran dari berbagai aspeknya.

Mereka itu, antara lain: Prof. Dr. M. Quraish Shihab, Prof. Dr. Huzaimah T Yanggo, Prof. Dr. M. Yunan Yusuf, Dr. KH. A. Malik Madani, Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad, Dr. Muchlis M Hanafi, Prof. Dr. Rosehan Anwar, Dr. Abdul Ghofur Maemun, Dr. Amir Faesal Fath, Dr. Abbas Mansur Tamam, Dr. Umi Husnul Khotimah, Dr. Abdul Ghaffar Ruskhan, Dr. Dora Amalia, Dr. Sriyanto, dan lainnya.

Teks Al-Quran, seperti kata Sayyiduna Ali, hammalun dzu wujuh, mengandung aneka ragam penafsiran. Oleh karena itu, Kementerian Agama berharap umat Islam menghormati keragaman pemahaman keagamaan, urainya.

Menurut Muchlis, terbitan terjemah Al-Quran dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk memahami isi kandungan ayat suci. Namun, ia mengingatkan, dalam memahami ayat-ayat Al-Quran, hendaknya tidak hanya mengandalkan terjemahan, tetapi juga melalui penjelasan ulama dalam kitab-kitab tafsir dan lainnya. (rilis/mkd/mkd)
0 0
0
Benarkah Ahok Nistakan Agama ? Ini Penjelasan Ahli Bahasa
07-11-2016 07:47
Quote:Original Posted By dckwntrs506


Ayat mana tong yang menyuruh melakukan pembunuhan massal???


Maaf, maksud ane bukan pembunuhan masalah, tapi lebih ke aksi terorisme yang melakukan pembunhan.
Ane gangerti juga ini disuruh atau enggga, tp yang jelas mereka mengatas namakan agama yg didukung oleh ayat2 untuk menyuarkan jihadnya.
0 0
0
Benarkah Ahok Nistakan Agama ? Ini Penjelasan Ahli Bahasa
07-11-2016 07:49
Quote:Original Posted By cummul


Menurut gw, ahok cuma salah menggunakan kata di bohongi, seharusnya dia menggunakan kata di hasut.
Contoh :
Bapak ibu jangan mau di hasut pakai surat al maidah 51,
Jadi ahok sebenarnya gak bermaksud dan gak berniat menistakan agama, itu cuma lidah nya lagi keseleo aja.


jika saya mengatakan HARAM memilih pemimpin kafir terhadap rekan seagama dalam sebuah kajian, saya pakai speaker toa yang besar kemudian ada kaum daari agama lain mendengarkan dan malah menuduh saya dengan pasal SARA https://m.tempo.co/read/news/2016/03...an-hate-speech bisakah saya kena pidana? padahal diakhir pidato saya mengucapkan bagimu agamamu bagiku agamaku. jangan dengar pidato saya hanya sepotong dengarkan semuanya baru anda berkomentar. itu baru saya, seandainya semua masjid dan musholla di jakarta ini menyuarakan hal yang sama bagaimana? ingat gan, jangan dengar pidato saya sepotong tapi dengar semuanya.SEANDAINYA ahok bisa lolos dari jerat hukum, maka WIBAWA hukum sudah LENYAP. hukum negeri ini berat sebelah dan jangan slahkan rakyat yang mencari keadilan sendiri.
0 0
0
Benarkah Ahok Nistakan Agama ? Ini Penjelasan Ahli Bahasa
07-11-2016 07:51
Quote:Original Posted By zul7
bocah sd juga tau kok gausah pake ahli bahasa juga , emang otaknya nasbung pada mau ahok dipenjara emoticon-Traveller

Ane setubuh sama ente gan. Hasil ketja sudah keliatan
Quote:Original Posted By act182
Quote:Original Posted By team.nasbung


pembunuhan masal seperti apa? ayo dong yang sedikit jelas kalo berbicara
kalo lo muslim jelas harusnya lo paham sama apa yg lo sendiri tanyakan tapi kalo lo bukan muslim ya perjelas dulu pertanyaanya biar gw bantu jawab



Sori nih gan, maksud ane bukan massal mungkin, tapi maksud ane pembunuhan yang melibatkan orang banyak(korban).
Kita sama2 tau kok maksudnya apa, iyaa aksi terorisme yang ane maksud
memang gan. Demo kemarin dilihat tujuannya bukan ahox tapi jokowi. Sampe ahmad dhani aja nyari perkara. Mudah2an negara cepat ambil tanggapan buat orang2 yg menghina presiden.
0 0
0
Benarkah Ahok Nistakan Agama ? Ini Penjelasan Ahli Bahasa
07-11-2016 07:52
Quote:Original Posted By tristan99


Iya. kalo mereka pake tafsirsan scr mentah2, berarti tindakan para teroris jg tdk bisa disalahkan. Coz mereka pake ayat2 jihad sbg dalilny.

Tp kalo ane lebih condong ke motif. Kalo motifny memang busuk, mau pake ayat apapun jg tetep busuk. Wong cuman dijadikan alat buat membodohi n membohongi umatny.



Loh dia jelas2 menurut agan kan menafsirkan secara2 mentah2 kok gabisa disalahkan? Jd korbannya pun bisa dibilang "yah gapapa, kan dia salah tafsir"

nah berkaitan dengan kasus dugaan penistaan agama yg dilakukan ahok, menurut agan ini apa motif orang2 yang menyebarkan surat almaidah ini? Lalu apakah mereka membodohi dan membohongi umat?
0 0
0
Benarkah Ahok Nistakan Agama ? Ini Penjelasan Ahli Bahasa
07-11-2016 07:56
gak ush bawa ayat al-quran juga kan emoticon-Blue Guy Bata (L)
0 0
0
Benarkah Ahok Nistakan Agama ? Ini Penjelasan Ahli Bahasa
07-11-2016 07:58
Quote:Original Posted By act182


Maaf, maksud ane bukan pembunuhan masalah, tapi lebih ke aksi terorisme yang melakukan pembunhan.
Ane gangerti juga ini disuruh atau enggga, tp yang jelas mereka mengatas namakan agama yg didukung oleh ayat2 untuk menyuarkan jihadnya.


itulah pentingnya peran ULAMA, tempat kita bertanya dan mencari fatwa. jangan mengambil kesimpulan berdasarkan pemikiran kita sendiri. ada sebuah kalimat yang menyebutkan belajar tanpa guru,maka syaitanlah gurunya.pesan saya, JANGANLAH berbicara sesuatu yang anda tidak tahu ilmunya.
0 0
0
Benarkah Ahok Nistakan Agama ? Ini Penjelasan Ahli Bahasa
07-11-2016 07:58
kasian amat nasbung,

agamanye bisa dibeli ama politik emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
0 0
0
Halaman 18 dari 19
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia