- Beranda
- The Lounge
Premium Gak Jadi Dihapus Sama Pemerintah
...
TS
fajarbupati
Premium Gak Jadi Dihapus Sama Pemerintah
halo atgan-agan, rupanya ada berita menarik lagi ini....
terutama bagi yg suka premium (yang sdh pake Pertamax kayak ane santai aja gan)
rupanya pemerintah gak jadi hapus premium. soalnya masih dibutuhkan rakyat miskin, meskipun penjualannya terus menurun. Dulu gan premium cuma bisa distok untuk 18 hari saja.... eh... skrg sudah bisa 22 hari karena konsumsinya sudah menurun gan...
Kabar baik atau buruik sih buat agan? (yang pake pertamax jangan komen ya)...
Nah itu dia makanya kalian pengguna pemium silahkan tertawa dan suka ria karena berita ini gan....

Bensin Premium Tak Dihapus oleh Pemerintah
Rencana untuk menghapus bensin Premium pernah muncul. Jika tak ada aral melintang, bahan bakar minyak (BBM) penugasan itu akan dihapus pada tahun 2019.
Namun Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyatakan pemerintah belum bisa mewujudkan rencana penghapusan Premium. Padahal masyarakat mulai beralih dari Premium ke Pertalite dan Pertamax. Kini kebijakan penghapusan Premium menunggu kesiapan kilang-kilang pengolahan minyak milik PT Pertamina (Persero).
“Roadmap-nya kami sesuaikan dengan kemampuan revitalisasi kilang pada 2021,” kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi IGN Wiratmaja Puja.
Berdasarkan data Pertamina, konsumsi Premium terus turun sejak muncul produk Pertalite. Bensin dengan kandungan RON 88 mulai dipernalkan sejak 2015. Pada Juli 2016, konsumsi Premium 64,6 ribu kiloliter per hari. Pada Agustus 2016, angka itu turun menjadi 55,4 ribu kiloliter per hari. Kini tinggal 50,5 ribu kiloliter per hari pada September 2016.
“Sebelumnya konsumsi Premium rata-rata itu mencapai 75 ribu kiloliter per hari. Trennya terus menurun,” kata juru bicara Pertamina, Wianda A. Pusponegoro.
Menurut Wianda, penurunan konsumsi Premium dipicu oleh keberadaan Pertalite. Sejak dilincurkan pada Juni 2015, konsumsi Pertalite terus menanjak. Awalnya, Pertamina hanya menargetkan Pertalite tersedia di 1.200 stasiun pengisian bahan bakar umum. Namun, kini Pertalite tersebar di 4.341 SPBU di seluruh Indonesia.
“Tidak hanya konsumen yang ingin Pertalite. Pengusaha SPBU juga meminta ada penambahan Pertalite,” kata Wianda.
Pada Juli 2016, konsumsi nasional Pertalite baru menyentuh angka 14,7 ribu kiloliter per hari. Jumlahnya naik terus menjadi 19,2 ribu kiloliter per hari pada Agustus dan pada September sudah menyentuh angka 25,2 ribu kiloliter per hari.
Kementerian Energi menyambut baik tren tersebut. Menurut Direktur Jenderal Minyak dan Gas I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja, tren itu sejalan dengan rencana pemerintah menerapkan standar emisi gas buang Euro 4 buat konsumsi bahan bakar minyak. “Terutama di kota-kota besar,” kata Wiratmaja.
Pemerintah telah mencanangkan standar emisi Euro 4 dengan penggunaan BBM minimal RON 95. Sampai saat ini, sebagian kendaraan masih menggunakan BBM jenis Premium dengan RON 88. Oktan untuk Pertalite masih 90. Pertamina sempat memasarkan produk Pertamax Plus dengan RON 95 namun telah diganti dengan Pertamax Turbo RON 98.
Bensin Premium
Menurut Wianda, kendati konsumsi Premium terus turun, perseroan tidak berhak untuk menghapus produk itu. Bahkan ketika pemerintah daerah memintanya. Sebelumnya, Provinsi DKI Jakarta sempat meminta agar Premium dihilangkan dari Ibu Kota. “Kami masih mempertahankan stok Premium,” kata Wianda.
Dengan menurunnya konsumsi Premium, stok Premium di Pertamina berlimpah. Sebelumnya, stok Premium hanya 17 hari dan kini menjadi 22 hari. Menurut Wianda, penurunan konsumsi Premium dan kenaikan konsumsi Pertalite terjadi merata di seluruh daerah, tidak hanya kota-kota besar di Jawa. “Di Papua dan Papua Barat juga telah menyediakan Pertalite,” ujar Wianda.
Kota-kota besar di Jawa bagian barat masih mendominasi konsumsi Pertalite. Terdapat 1.200 SPBU yang menyediakan Pertalite di Jawa bagian barat. Sementara di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara, Pertalite sudah tersedia di 926 SPBU. Konsumsi Pertalite tercatat paling rendah di Papua, Papua Barat, dan Maluku di mana baru 74 SPBU yang menyediakan Pertalite.
0
1.6K
17
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•1Anggota
Urutkan
Terlama
Thread Digembok