Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
590
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/576070e11ee5df92078b456b/nabi-muhammad-yg-terhormat-firaun-yg-hina-hubungannya-dengan-perda-ramadhan
Nabi Muhammad SAW insan yg terhormat, Fir'aun makhluk yg hina dan dihinakan mohon maaf semuanya kalau ada komen / pertanyaan / argument / sanggahan yg sebenarnya sudah gw bahas di post 1 & 2 maupun page-page sebelumnya (walau kalimat beda tapi pointnya / maksudnya sama) maka ngga akan gw tanggapin lg soalnya nanti akan sia2 toh sudah gw tulis penjelasannya di post 1 & 2 dan page-page sebelumnya eh
Lapor Hansip
15-06-2016 04:02

Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)

Nabi Muhammad SAW insan yg terhormat, Fir'aun makhluk yg hina dan dihinakan

mohon maaf semuanya sebelum koment mohon baca ini dl ya


Puasa adalah Ujian,
"Apakah manusia mengira bahawa mereka akan dibiarkan mengatakan: Kami telah beriman, sedang mereka belum diuji?" (Q.S. Al-Ankabut: 2)

Menguji seberapa kuat kamu menahan hawa nafsu
Menguji seberapa kuat iman dan taqwamu
Bukan menguji seberapa kuat kamu memaksa agar warung bisa ditutup
Bukan menguji seberapa banyak warung yang bisa kau tutup

Ketika ada yg kalap, lalu bikin meme dengan logika terbalik:
*kalau gitu biarin aja orang jualan narkoba, toh yg beriman tidak akan beli*
*kalau gitu biarin aja pelacuran, toh yg beriman tidak akan kesana*
Dan lain sebagainya
Ketahuilah hal-hal tersebut memang sudah dilarang (diharamkan) bahkan tanpa kau puasa,
apalagi sedang puasa ya semakin ngga boleh dong.

Sementara dalam puasa, dirimu diuji dengan tambahan ujian yg sebelumnya halal (boleh) bagimu
Menggauli istri/suami yg sah, halal untukmu
Makan & minum, halal untukmu

Namun ketika kau berpuasa, apa yg halal untukmu dijadikan ujian bagimu
Ketika kau berpuasa, dirimu dilarang menggauli istrimu
Ketika kau berpuasa, dirimu dilarang makan & minum
Itulah ujian bagimu

Lantas, dengan ujian itu...
Apakah kau menjauhi istri/suami-mu selama berpuasa? Atau cukup hanya dengan tidak menggaulinya?
Apakah kau memaksa tutup warung selama berpuasa? Atau cukup dengan tidak makan & minum?

Kalau kau menjauhi istri/suami-mu, dimana letak ujianmu?
Kalau kau memaksa tutup warung (apalagi dgn amarah), dimana letak ujianmu?

Perlukah selama berpuasa, kau mengurung diri sendirian disuatu tempat terpencil (hutan, gurung, dll) atau ruangan tertentu sampai tiba waktu berbuka?
Demi menghindari istri/suami-mu,
Demi menghindari warung-warung yg terbuka

Kalau seperti itu, dimana letak ujian bagimu?

sehingga ada pertanyaan:
"apa sih fungsi perda menutup warung di bulan ramadhan bagi orang yg bertaqwa?"

jawabannya:
fungsinya *TIDAK ADA SAMA SEKALI*
karena, orang yg bertaqwa tidak akan terpengaruh apakah warung buka ataupun tutup, dia tetap akan berpuasa

sama halnya dengan orang yg tdk bertaqwa,
fungsinya jg *TIDAK ADA SAMA SEKALI*
karena warung buka ataupun tutup, dia tetap TIDAK berpuasa

jd kenapa ribut masalah warung buka atau tutup?
bukan se-simple itu masalahnya...

masalah muncul ketika ada jargon
1. *hormatilah orang yg berpuasa*
lalu muncul jargon tandingan
2. *hormatilah orang yg tidak berpuasa*

jargon tandingan *hormatilah orang yg tidak berpuasa* bukanlah suatu pernyataan yg ingin bilang orang yg tidak berpuasa minta dihormati, TIDAK

toh yg ngomong begitu orang2nya sebenarnya juga pada puasa...
jargon itu muncul sebagai bentuk perlawanan, sarkasme ataupun sindiran terhadap jargon yg pertama *hormatilah orang yg berpuasa*

jargon yg dikeluarkan oleh saudara2 muslim seiman kita *hormatilah orang yg tidak berpuasa* bukanlah untuk melemahkan Islam
justru sebaliknya, itu di dengungkan untuk menjaga kehormatan Islam

yg jd pertanyaan penyebaran jargon *hormatilah orang yg berpuasa*
apakah benar untuk menghormati orang berpuasa? menghormati islam?
ataukah malah mempermalukan islam?

apakah jargon ini murni untuk menegakkan Islam?
atau karena ego minta dihormati semata?
atau dikeluarkan demi menyokong karir politiknya?
atau hanya ikut2an saja karena yg lain juga teriak2 hal yg sama

padahal zaman kami SD-SMP tidak ada tuh perda seperti itu dan tidak ada jargon seperti itu...
toh kami tetap berpuasa walaupun banyak warung-warung yg buka
jd sebenarnya untuk siapa perda itu?

kenapa orang yg berpuasa minta dihormati?
padahal kita diajarkan dalam beribadah itu harus ikhlas karena Allah SWT
lalu kenapa minta dihormati kepada makhluk?

ngga malu?
Puasa kok mau minta dihormatin sama sesama manusia?
apakah nanti pahalanya minta ama manusia?

PUASA ITU MENGENDALIKAN DIRI,
BUKAN MENGENDALIKAN WARTEG

namun ada saja yg ngeles lg dengan pernyataan,
"menutup warung itu bukan untuk menghormati yg puasa tp untuk menghormati bulan ramadhan dan menghormati Islam"

yakin dengan begitu Islam bakalan terhormat?
ataukah dengan begitu kita malah mempermalukan Islam?

Islam merupakan agama yg Rahmatan Lil Alamin
rahmat untuk semesta alam
bukan Rahmatan Lil Muslimin (rahmat hanya untuk kaum muslim)

karena jargon ini bukannya islam tambah dihormati
malah citra islam
citra agama kita makin terpuruk akibat pemaksaan-pemaksaan seperti ini, yg tidak ada dalilnya tentang pemaksaan penutupan warung ini

masa orang yg tidak berpuasa (anak2, wanita haid / hamil, orang tua *uzur*, musafir, non-muslim, pekerja berat, dll dll dll)
kita paksa ikut2an juga untuk berpuasa

dimana dalilnya?
dan dimana lakum dinukum waliyadin-nya
(bagimu agamamu bagiku agamaku)

apakah tidak malu?
agama Islam yg kita cintai jadi seperti ini

apakah tidak malu?
*oh begitu toh islam, agama yg main paksa2-an, bahkan orang yg tak berpuasa bahkan non-muslim juga dipaksa berpuasa*
makin rusak kehormatan islam klo gini caranya ditangan penganutnya sendiri
bukannya malah makin bagus...

kita yg berpuasa, orang lain yg dipaksa ikut2an

"Sesungguhnya diwajibkan atas kamu berpuasa..."
bukan ngurusin orang lain puasa atau tidak, dengan cara merazia dan menutup2 warung2 yg ngasih makan orang yg tidak puasa (anak2, wanita haid / hamil, orang tua *uzur*, musafir, non-muslim, pekerja berat, dll dll dll)

bahkan sampai restoran yg menjual makanan untuk non-muslim yg notabene tak berpuasa pun ikut2an kena razia
(contoh restoran2 yg menjual daging babi yg jelas2 tidak halal, muslim pun tidak mungkin masuk kesana, ngapain di razia juga)

logikanya dia itu jualan babi,
logikanya itu perkampungan non-muslim,
karena mereka non-muslim berarti mereka ngga puasa
karena mereka ngga puasa ya wajar donk mereka makan siang
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)

sehingga logikanya kurang kerjaan muslim makan disitu
apa mereka yg non-muslim harus DIPAKSA ikut puasa juga?
bukannya ada yg berdalih buat ngelindungin muslim supaya ngga makan disana?
loh itu warung babi....
jadi alasan sebenarnya MEMAKSA warung tutup saat puasa apa sih?
minta penghormatan manusia?
apakah nanti pahalanya minta sama manusia juga?

perlukah kita mengemis2 minta penghormatan sampai memaksa2 minta dihormati seperti itu?

tauladan kita siapa?
Nabi Muhammad SAW atau fir'aun?

Nabi Muhammad SAW seorang insan yg mulia,
seorang insan yg terhormat *TANPA PERNAH BELIAU MINTA* apalagi memaksa minta dihormati
beliau memiliki sifat rendah hati, bahkan diantara non-muslim pun banyak yg menghormati beliau apalagi yg muslim yg notabene adalah kewajiban kita...

bandingkan dengan fir'aun,
seorang makhluk yg hina bahkan dihinakan, dia memaksa2 minta dihormati tak tanggung2 semua orang DIPAKSA untuk menghormatinya
apa yg didapatnya? bukan kehormatan...
malah kehinaan,
tak tanggung2 3 agama samawi menghinakan dan menistakaan fir'aun

tidakkah kita belajar dr perbandingan ini?
masih memaksa minta dihormati saat puasa?

kita diajarkan dr kecil untuk berpuasa ikhlas karena ALLAH, bukan untuk minta dihargai oleh manusia...

kalian puasa senin-kamis?
puasa 3 hari setiap tengah bulan?
apakah setiap senin-kamis dan 3 hari tiap tengah bulan juga perlu memaksa warung tutup yg katanya demi islam?
yg katanya demi menghormati orang yg puasa?

kalau menutup warung karena *yg berpuasa ingin dihormati oleh manusia* apalah arti ibadah kita dihadapan Allah?

Namun ada lagi yg ngeles dengan mengatakan:
*Warung itu memfasilitasi kemaksiatan (membatalkan orang puasa) sehingga harus dipaksa tutup*

Kenapa malah dipukul rata semua warung melakukan / memfasilitasi kemaksiatan dengan cara DIPAKSA tutup?
Padahal pada suatu daerah diperbolehkan jualan pada siang hari tp tidak boleh makan ditempat hanya boleh bungkus
(itu lebih terhormat drpd MAKSA TUTUP, MAKSA PUASA MINTA DIHORMATI)

Dan itupun dengan syarat, ditanya macam-macam dl yg makan siapa, beli untuk apa, muslim / non-muslim dan sebagainya, kalau dia udah nanya seperti itu lepaslah sudah kewajibannya,
Dan warung tersebut haruslah ditutup sehingga kalau ada orang yg makan tidak terlihat dari luar.
Kecuali ada muslim yg sedang puasa namun kurang kerjaan nengok ke dalam warung

Padahal masih banyak fungsi warung lainnya, misalnya pedagang tersebut menjual untuk orang2 yg secara syar'i tidak wajib puasa pada saat itu anak2, wanita haid / hamil, orang tua *uzur*, musafir, non-muslim, pekerja berat, dll dll dll

Kalau alasannya hanya karena warung bisa menimbulkan maksiat memfasilitasi orang batal puasa
maka air PDAM pun bisa menjadi fasilitas maksiat
kenapa air PDAM tidak ditutup juga?
(dan ini fakta, saya waktu SMP sering liat kakak2 kelas lg puasa malah minum lewat air kran masjid)

Warung tutup, dirumahnya masing2 ada sedia makanan & minuman di dalam kulkas atau di dalam lemari dapur maupun lemari makanan kenapa tidak di razia juga kalau memakai logika seperti yg kalian sebutkan itu?

Pohon-pohon yg buahnya bisa dimakan pohon pisang, jambu, apel, mangga, belimbing dan lain sebagainya bisa juga dimakan dan BERPOTENSI membatalkan puasa kenapa tidak dirazia juga?

Sedangkan zaman Nabi anak2 diajarin puasa juga, itupun orang2 tetep ada yg jualan buah sebagainya pada siang hari bukankah makan buah jg bisa membatalkan puasa? kenapa tidak dirazia? kenapa tidak dilarang?

Bahkan anak2 diberi mainan dr kapas (sejenis harum manis kalau kita sekarang) sehingga anak2 puasa namun bisa tetap bermain dengan makanan itu tanpa membatalkan puasanya (ada yg jual)
tp diajarin, diberi keterangan, diberi ceramah diberi pemahaman, diberi pengertian bahwa tidak boleh memakan itu sampai waktu berbuka tiba

Begitulah ada pengertian diberikan bahkan kepada anak-anak
Bukannya memaksa menutup warung

Karena dalam puasa, yg dilatih itu iman & taqwa
Bukan melatih bagaimana menutup paksa warung dengan baik dan benar
Karena dalam puasa, yg diuji itu keimanan & ketaqwaan
Bukan menguji seberapa banyak warung yg bisa kau tutup
Karena puasa itu tergantung iman & taqwa
Bukan tergantung dari buka atau tutupnya warung


ngga ada abisnya ngelesnya
dari pertama minta dihormatin, lalu lari ke alasan warung bisa bikin muslim batal (warung babi?), lalu lari lg ke alasan bisa memfasilitasi kemaksiatan (bikin batal), nanti klo udah dijawab lagi itu ada aja lagi larinya juga....

buat yg bilang gw kekeuh banget dengan pendapat gw
lah sama aja situ juga kekeuh banget dengan pendapat situ sampe lari kemana2 alasannya, dari alasan yg satu dikasih argument lari lagi ke alasan yg lain


PUASA ITU MENGENDALIKAN DIRI,
BUKAN MENGENDALIKAN WARTEG


Puasa itu menahan nafsu
Bukan mengumbar hasut
Puasa itu karena Allah
Tidak butuh dihormati
Tidak jg butuh dihargai

Berpuasa kok marah?
marah ke warung buka
marah ke gambar salib
Berpuasa kok ngumbar nafsu?
ngumbar nafsu nuntut dihormati
ngumbar nafsu nuntut dihargai

yg lebih parahnya lg ketika ada yg menjadikan nyepi sebagai perbandingan
kalian bilang saat nyepi toh bandara di bali di tutup
kalian tau bedanya puasa & nyepi dimana?

dalam puasa kalau ada warung buka atau orang makan disamping kita, puasa kita ngga akan batal selama kita ngga ikut makan

sedangkan orang nyepi itu harus full berdiam diri dalam rumah, klo ngga berdiam diri nyepinya batal
udah ngerti bedanya?

warung buka atau tutup tak mempengaruhi ketaqwaan muslim
sedangkan bandara buka atau tutup mempengaruhi nilai ibadah orang hindu di bali sukses atau tidak nyepinya

lain halnya kalau warung buka lalu kita dipaksa makan diwarung itu sehingga puasa kita jd batal
ini ngga kan?
warung buka, klo kita emang niat puasa ya puasa aja buka/tutup warung ngga mempengaruhi puasa kita batal atau ngga

klo bandara, ini terkait masalah keselamatan & kenyamanan konsumen...
sebagian besar karyawan bandaranya nyepi-an

klo yg ngga nyepi masuk kerja yg ngehandle pekerjaan karyawan yg sedang libur siapa?
sanggup?

misal aja karyawan yg kerjanya di ATC setengah aja ruang ATC kosong
pesawat banyak tabrakan gara2nya
mau disalahin?
mending diliburin kan semua?
kecuali ada yg sanggup nge-handle semua pekerjaan karyawan yg libur gara2 nyepi-an

sama halnya ketika hari raya agama lain...
ketika natal, nasrani maupun non-nasrani libur semua kan?
ketika idul fitri / idul adha muslim maupun non-muslim libur semua kan?
begitu juga nyepi hindu maupun non-hindu libur semua...

contoh lg: kalau pengendara motor menerobos lampu merah dia membahayakan jiwa orang lain,
sehingga dibikin aturan FUNGSINYA supaya tidak ada yg celaka supaya tidak membahayakan....

sedangkan warung?
warung buka pada siang hari bulan ramadhan membahayakan siapa??

mengutip dr tulisan Kang Hasan *AGAMA DEFENSIF*

"Kita menutup warung bulan puasa diributkan. Tuh, Bupati Jayawijaya juga melarang orang jualan di hari Minggu. Sama aja, kan?"

Ungkapan seperti itu sebenarnya sering saya dengar dari anak-anak saya yang masih SD. Kalau salah satu disuruh berhenti melakukan sesuatu sementara yang lain masih boleh, maka ia akan protes,"Abang kok boleh?" Artinya, orang-orang yang begitu hanya sosok tubuhnya saja yang dewasa. Mentalnya masih kanak-kanak.

"Two wrongs don't make a right." (2 kesalahan tidak membuat kebenaran) Seharusnya begitu. Hanya karena ada pihak lain melakukan kesalahan yang sama dengan kita, tidak membuat kesalahan kita jadi benar. Tapi ini memang bukan soal salah benar. Ini soal membenarkan diri. Jadi kalau pihak sana melakukan kesalahan, artinya saya juga boleh. Two wrongs make a right. (2 kesalahan membuat kebenaran)

Kita tidak lagi berlomba-lomba melakukan kebaikan, melainkan berlomba-lomba melakukan kesalahan. Yang penting ego terpuaskan. Saya bisa melakukan yang saya mau, karena saya mayoritas yang berkuasa. Kalau kamu bisa melakukan sesuatu, saya juga harus bisa. Kemudian harus ada sesuatu yang hanya saya yang boleh melakukan. Itulah previllege mayoritas, yang tidak boleh dilakukan oleh minoritas.

Orang di daerah mayoritas muslim melarang pendirian gereja, menghalangi kegiatan penginjilan. Orang di daerah mayoritas Kristen melarang pendirian mesjid dan menghambat dakwah Islam. Agama menjadi alat untuk saling menjatuhkan, kemudian saling bunuh.

Bukankah agama seharusnya berdiri di atas fondasi kebenaran? Kalau ada pihak yang melakukan kesalahan seharusnya kita tidak meniru. Kita tetap istiqamah dalam kebenaran. Lucunya kita merasa diperlakukan tidak adil ketika kita dicegah dari kemungkaran, saat ada pihak lain masih melakukan kesalahan. Makna adil pun kita selewengkan. Adil itu basisnya kebenaran, bukan kesamaan.

Karena agama kita menjadi defensif, bertahan mati-matian dalam kesalahan.



Quote:Quote:Original Posted By whimsical
awas hati2 gan. memang di luar sana banyak org yg memutar balikkan kata2
mereka menghina islam dengan seolah-olah membela islam tapi membela dengan ekstrem. agar islam ditertawakan.

warung makan boleh berjualan kok dalam islam
asal dengan syarat,
1. menutup dengan tirai atau sejenisnya agar makanan tidak terlihat dari luar. Toh siapapun yg udah berlangganan makan juga tau kalo itu rumah makan kan. tujuan tidak diperlihatkan agar menghormati org yg berpuasa.
2. menjual dagangan makanan yg halal. jelas harus halal. jika jualan miras jangankan bulan puasa. gak dibulan puasa pun di paksa tutup.
3. alangkah lebih baik berjualan di jam 4 sore ke atas tapi jika tidak ya gpp gk maksa. pahala buat yg berdagan itu ada.

trus gimana soal perda yg membahas soal menutup warung makan pada saat puasa? perda itu cacat! knp cacat? karena perda itu hanya berlaku buat orang2 kecil. buat restoran gimana?? apakah perda itu bisa dilaksanakan?
berarti yg salah ada perda tersebut. dengan kata lain yg membuatnya.
bahkan islam sendiripun ada namanya. agamaku agamaku... agamamu agamamu. dalam surat Al-Kafirun
itu bentuk toleransi islam yg tidak memaksa.



Quote:Original Posted By BANNED.USER
kantin/ warung perlu ditutup mungkin untuk tingkatan sekolah SD aja... karena mereka masih belajar berpuasa...
kalo baru belajar puasa udah disuguhi godaan yg berat kan kasian...

tapi untuk setingkat SMP sampai dewasa udah gak perlu lagi tuh yg seperti itu...
Puasa itu untuk diri sendiri bukan untuk orang lain...

kadang2 peraturan (perda) itu dibuat bukan murni atas dasar niat yg tulus menertibkan rakyat tetapi atas dasar kepentingan politik...


iya kebanyakan untuk kepentingan politik lah dibuat perda *PEMAKSAAN MINTA DIHORMATI* seperti itu...

contohnya aja liat...
berapa banyak pemimpin daerah yg muslim, gubernur-walikota-bupati yg mengeluarkan perda *MEMAKSA* menutup warung agar dihormati seperti itu...
karena mereka sadar berada di wilayah mayoritas muslim
sehingga dengan mengeluarkan perda seperti itu akan *DIHORMATI*
bukan atas dasar iman sepenuhnya

buktinya apa?
toh diantara sekian banyak pemimpin daerah yg mengeluarkan perda itu banyak kan yg ketangkap korupsi...
kalau memang beriman kenapa korupsi?

perda itu dibikin hanya sebagai pasang muka biar dikira menegakkan Islam...
padahal yg ada malah mempermalukan Islam

meneladani fir'aun yg *MEMAKSA* minta dihormati
bukan meneladani Nabi yg rendah hati

Quote:Original Posted By falsenick

Jadi ujian itu cuma buat yang halal, thok? Yang haram bukan ujian?


ngga ngerti atau pura2 ngga ngerti atau gmn sih?

jelas2 kalimatnya...
".............Ketahuilah hal-hal tersebut memang sudah dilarang (diharamkan) bahkan tanpa kau puasa,
apalagi sedang puasa ya semakin ngga boleh dong..........."

artinya yg haram itu memang sudah dilarang duluan bahkan sebelum puasa
sudah menjadi ujian duluan

apalagi klo udah puasa ya semakin ngga boleh
semakin menjadi ujian...

cuma pas puasa ujiannya ada tambahannya ujiannya...

".....Sementara dalam puasa, dirimu diuji dengan tambahan ujian yg ......."

Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)

Quote:Original Posted By ron12ron
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)

ini juga

Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
Diubah oleh beruangbengkak
0
Tampilkan isi Thread
icon-close-thread
Thread sudah digembok
Halaman 9 dari 30
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 15:36
Quote:Original Posted By deinzerz




Ini ane cuma nanya ya gan.....

Masalahnya hormat-menghormati ATAU pengen dihormati kan...................

Kalo misalkan lu tinggal di papua mau jualan, Ibadah minggu & Perda di situ melarangnya warga berjualan

Atau

misalkan lu tinggal dibali mau jalan-jalan keluar, Pada hari raya Nyepi & Perda disitu melarang keluar rumah pd hari itu...

Pertanyaan nya :

Lu mau mau menghormatinya gak?

ATAU,
Lu merasa gak peduli n bodo amat ..
mau dagang ....ya dagang aja......,
keluar,...ya...keluar rumah aja....
(pengen dihormati amat.) ini dari pendapat lu ya gan...

Ditunggu jawabannya ya gan?



masih nanya berarti ente belum baca post 1
di post 1 udah ada kok penjelasan gw tentang NYEPI dan PAPUA
ngapain gw tulis disini lg??
baca aja di post 1 tuh udah gw tulis semua disono tentang NYEPI & PAPUA

kok maksa sih??

kayak orang2 diluar sana aja yg suka maksa2 kali beribada puasa aja *MAKSA* minta dihormatin oleh manusia

nanti pahalanya minta ama manusia juga ya
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 15:39
Quote:Original Posted By r4madhan

Lagian yang memaksa untuk menghormati dan dihargai siapa..? Gak ada yang maksa koq,,yang ada WARTEG2 DIPAKSA TUTUP PADA SIANG HARI, DAN BOLEH BUKA KEMBALI MENJELANG JAM BERBUKA..CUMA DIPAKSA TUTUP SIANG HARI...
dan lagian bukannya memang semua orang harusnya saling menghormati dan menghargai..



Quote:Original Posted By cokelat.lezat
emoticon-Hammer2

Bikin kalimat benerin dulu blok!

Jangan kontraDICKshit!



biarin aja bro
mungkin dia mulai lapar gara2 gak kuat ngeliat warung pada buka
makanya MEMAKSA WARUNG DITUTUP

gmn mau jihad ke palestina
ngeliat warung aja gak kuat
ckwaockwaockwaocwakcoawkcoawckoawckaowckwaockawocawkcoawkcowackawockawockawocawkcoawkcaowckawocwakcoawkcaowc
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 15:40
Sekedar sharing aja, waktu gue masih kecil, taon 1982, gue waktu itu belon puasa. Walhasil, gue masih makan siang di bulan Ramadan. Pas gue makan, gue disuruh ngumpet oleh mbak pengasuh gue, karena rumah gue kedatangan teman2 abang gue yg udah pada puasa.

Padahal, ketika i get older dan udah berpuasa, gue totally fine2 aja ngeliat orang makan ketika gue lagi puasa.

Bibitnya udh salah. Pemahaman yg di"doktrin" dari dulu udah "salah kaprah". Entah dulu siapa yg memulai. Harusnya, dari duluuuu juga kalo orang mau makan minum di bulan Ramadan ya silakan aja, ngga ada beda dgn di bulan non Ramadan. Toh, kalo pada puasa sunnah atau wanita yg bayar puasa, kan pada menjalaninya di luar Ramadan.

Gue pernah buka puasa di rumah kawan gue yg non muslim. Soalnya janjian mau berangkat bareng nonton konser Green Day di JCC. Gue sih udh bawa air kemasan dan cemilan. Tapi, menjelang maghrib, justru nyokap kawan gue ini yg sibuk di dapur bikinin minuman dan nyiapin bukaan buat gue seorang.

Toleransi itu indah. Di bulan Ramadan, yg mau puasa ya silakan, yg ngga puasa ya monggo.
Toh yg mendorong kita puasa kan keimanan kita.
Makanya ayatnya diawali dgn kalimat, yaa ayyuhalladziina aamanuu, bukan yaa ayyuhalladziina muslimiin
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 15:42
Quote:Original Posted By deinzerz


pertanyaan gw blm dijawab coy....? ngeles aje ...!!


yg ngeles siapa?

udah dibilang jawabannya ada di post 1 kok
ente aja yg ngga mau baca....

kok nge-fitnah gw ngeles sih
jelas2 gw bilang jawabannya ada di post 1 tinggal ente aja mau baca apa kagak???

ente puasa gak??

puasa kok nge fitnah orang sih

ajaran siapa yg ente ikutin???
ajaran Nabi Muhammad apa fir'aun???

jelas2 gw tulis *jawabannya ada di post 1 silahkan baca*
malah ngefitnah gw ngeles....

ckckckckckckckckckkcck
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 15:43


Quote:Original Posted By beruangbengkak


masih nanya berarti ente belum baca post 1
di post 1 udah ada kok penjelasan gw tentang NYEPI dan PAPUA
ngapain gw tulis disini lg??
baca aja di post 1 tuh udah gw tulis semua disono tentang NYEPI & PAPUA

kok maksa sih??

kayak orang2 diluar sana aja yg suka maksa2 kali beribada puasa aja *MAKSA* minta dihormatin oleh manusia

nanti pahalanya minta ama manusia juga ya


Hadeuh..!!!! BERUANG BENGKAAAAK..!!!

0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 15:45
Quote:Original Posted By beruangbengkak


cwawowkowkcoawckaockcoakcaowkcwockacowakcwaockwocakcowackacoakcowk

satpolPP nya aja ngga sanggup mas bro ngabisin semua makanan yg disitanya...
banyak banget ampe tumpah2
yuk kita bantu abisin


makanya mubazir banget itu gan, bisa buat makan berapa keluarga ya ? wkwkwk emoticon-Wakaka
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 15:47
Ketika orang yang beribadah menghormati orang yang tidak beribadah . Oohh aneh nya negriku :/
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 15:48
Quote:Original Posted By yougabr


makanya mubazir banget itu gan, bisa buat makan berapa keluarga ya ? wkwkwk emoticon-Wakaka


udah kenyang bro barusan gw makan beramai2 bareng om om satpol PP
cukup td gw bawa sekampung makan kenyang semua

alhamdulillah rezeki hari ini dapat makanan gratis dari satpol PP
ternyata satpol PP baik2 ya
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 15:51
Quote:Original Posted By waifar10n
Ketika orang yang beribadah menghormati orang yang tidak beribadah . Oohh aneh nya negriku :/


silahkan baca lg post 1 seluruhnya yaa
jgn setengah2 bacanya

jelas2 ngga ada yg nyuruh orang beribadah untuk MENGHORMATI orang yg tidak beribadah kok

mana kalimatnya gw nyuruh orang beribadah untuk MENGHORMATI orang tidak beribadah??

ente muslim bukan??
klo bukan ya sudah rapopo

tapi klo muslim ya sebagai sesama muslim gw ngingetin aja
dalam Islam diajarkan untuk tidak belajar / membaca setengah2 tp bacalah / belajarlah secara menyeluruh
agar pemahamanmu tidak setengah2 juga

itu ajaran Islam loh

sekarang ente ngikutin ajaran siapa???

baca gih lagi yg bener di post 1
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 15:52
Quote:Original Posted By beruangbengkak


udah kenyang bro barusan gw makan beramai2 bareng om om satpol PP
cukup td gw bawa sekampung makan kenyang semua

alhamdulillah rezeki hari ini dapat makanan gratis dari satpol PP
ternyata satpol PP baik2 ya


Top banget emg satpol PP negara ini gan emoticon-Wow emoticon-2 Jempol
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 15:57
Quote:Original Posted By yougabr


Top banget emg satpol PP negara ini gan emoticon-Wow emoticon-2 Jempol


iya bro, cuma di Indonesia loh satpol PPnya baik banget kayak gini
bagi2 makanan gratis di siang bolong bulan ramadhan

coba deh cari aja di negara2 mayoritas muslim lain,
mana ada satpol PP baik kayak disini

yg ada semua warung jual makanannya siang2 kita mesti bayar ngga ada yg gratis

disini mah gratiss coooyyyy
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 16:01
Islam di negeri ini hancur bukan karna agama lain, tapi karena umatt islam itu sendiri yang terprovokasi.

Aneh, ente ente semua bicara toleransi, namun ketika ada perbedaan pendapat ente ente tdk bisa saling menghargai.

Ini hanya masalah pendapat aja, mau warung buka atau warung tutup, gak ada masalah, gak akan membuat puasa batal, di Rukun Puasa tidak ada istilah "warung".

Gak ada yg salah, Yang salah adalah ketika ente terprovokasi sama Media. Ini bukan hal baru lagi, kayak ente baru lahir aja.
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 16:03
Ketika agama dijadikan kepentingan pribadi, politik harta wanita , agama itu adalah landasan pribadi keimanan seseorang dengan penciptanya,
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 16:08
emoticon-Jempol emoticon-Jempol emoticon-Cool emoticon-Salaman
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 16:08
Quote:Original Posted By digicsoft
Islam di negeri ini hancur bukan karna agama lain, tapi karena umatt islam itu sendiri yang terprovokasi.

Aneh, ente ente semua bicara toleransi, namun ketika ada perbedaan pendapat ente ente tdk bisa saling menghargai.

Ini hanya masalah pendapat aja, mau warung buka atau warung tutup, gak ada masalah, gak akan membuat puasa batal, di Rukun Puasa tidak ada istilah "warung".

Gak ada yg salah, Yang salah adalah ketika ente terprovokasi sama Media. Ini bukan hal baru lagi, kayak ente baru lahir aja.


Nah ini komen yang ane demen, Kadang kita menganggap Pendapat Kita PALING BENAR. Sampai dibela habis-habisan. Padahal mau warungnya buka atau tutup gak menyalahi aturan Puasa, yang menyalahi kalau agan makan di warung tsb.


0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 16:09
Quote:Original Posted By beruangbengkak


Ada 2 hal:

1. Yg jd concern ane bukan daerahnya
Tp agamanya
Agama gw islam
Gw malu agama gw dijadiin komoditi gini
Seakan2 gw sebagai muslim lemah banget imannya
Hanya karena ada warung buka lalu gw ngga bisa puasa gitu???
Hina banget donk iman gw....

Gw diajarin dr kecil untuk beribadah ikhlas
Bukan untuk minta dihormati...

Ini orang2 berpuasa minta dihormati???
Malah merusak kehormatan agama yg gw cintai aja

Penjelasan lebih lengkapnya ada di post 1 udh gw jelasin masalah kehormatan agama disitu

Seharusnya klo emank ente udh baca seluruhnya
Ente ngga nanya lg masalah ini
Kcuali ente baru baca setengah

2. Siapa bilang ini fokus ke serang???
Di daerah ane juga memakai perda ini
Bahkan yg bikin malu luar biasa
Restoran non-muslim yg jualan babi juga ikutan di razia....
Apa ngga bikin malu???
(Baca post 1)

Itu restoran jualan makanan non-halal ngapain dirazia???
Orang muslim juga ogah masuk situ
Aneh banget...
Alasannya apa???
Beribadah minta dihormatin???

Saran saya sebaiknya mas bro baca lg post 1 seluruhnya
Jgn setengah2

Jd ini bukan terletak di serangnya
Kebetulan aja orang2 lg latah masalah serang
Jd dikirain gw ikut2an ngeributim masalah serang

Jauh sebelum masalah serang gw udh sering share keanehan perda ramadhan ini
Keanehan dimana ibadah memaksa minta dihormati ama manusia

Tauladan ente siapa?
NABI MUHAMMAD?
atau fir'aun??

Penjelasannya juga ada di post 1

Baca dulu yak...

Saya tau ini arahnya kemana
Tp sudah saya jelasin juga di post 1
Sepertinya ngga dibaca
Atau ngga paham
Atau baru baca setengah udh koment


gaan.. saya cuman tanya sebanding/tidak. saya juga sudah minta maaf sumpama OOT (mungkin oot k masalah serang)
sebelum komen saya jg sudah baca sampai komen2 gan.

masalah agama d poin 1 yg ente jabarin.. ane cuman kasih saran. hilangkan ke akuan mu, fokus ke yg lain. klo manusia ya k yg muslim dulu baru non muslim. iman org gak sama dgn iman agan. lagi pula ane gak bilang gitu gan. ane gak bilang trus ente gak bisa puasa. ane percaya ente imannya kuat.
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 16:10
Salut gan. Sama pemikiran ente sama ane. Puasa adalah hablu minallah. Bukan hablu minannas. Jadi ibadahnya hanya pada Allah semata.
Tiada keindahan tanpa perjuangan. Perjuangannya ya memandang warteg2. Kalo warteg nya gak ada, dimana perjuangannya.
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 16:11
Quote:Original Posted By digicsoft
Islam di negeri ini hancur bukan karna agama lain, tapi karena umatt islam itu sendiri yang terprovokasi.

Aneh, ente ente semua bicara toleransi, namun ketika ada perbedaan pendapat ente ente tdk bisa saling menghargai.

Ini hanya masalah pendapat aja, mau warung buka atau warung tutup, gak ada masalah, gak akan membuat puasa batal, di Rukun Puasa tidak ada istilah "warung".

Gak ada yg salah, Yang salah adalah ketika ente terprovokasi sama Media. Ini bukan hal baru lagi, kayak ente baru lahir aja.


pada makan umpan sih
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 16:14
Quote:Original Posted By beruangbengkak


iya bro, cuma di Indonesia loh satpol PPnya baik banget kayak gini
bagi2 makanan gratis di siang bolong bulan ramadhan

coba deh cari aja di negara2 mayoritas muslim lain,
mana ada satpol PP baik kayak disini

yg ada semua warung jual makanannya siang2 kita mesti bayar ngga ada yg gratis

disini mah gratiss coooyyyy


Satpol PP panutan qu emoticon-Betty
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 16:18
Ora Urus, Yang penting Puasa Ane lancar Tahun iniemoticon-Cool
emoticon-Traveller emoticon-Traveller emoticon-Traveller
0 0
0
Halaman 9 dari 30
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia