Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
590
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/576070e11ee5df92078b456b/nabi-muhammad-yg-terhormat-firaun-yg-hina-hubungannya-dengan-perda-ramadhan
Nabi Muhammad SAW insan yg terhormat, Fir'aun makhluk yg hina dan dihinakan mohon maaf semuanya kalau ada komen / pertanyaan / argument / sanggahan yg sebenarnya sudah gw bahas di post 1 & 2 maupun page-page sebelumnya (walau kalimat beda tapi pointnya / maksudnya sama) maka ngga akan gw tanggapin lg soalnya nanti akan sia2 toh sudah gw tulis penjelasannya di post 1 & 2 dan page-page sebelumnya eh
Lapor Hansip
15-06-2016 04:02

Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)

Nabi Muhammad SAW insan yg terhormat, Fir'aun makhluk yg hina dan dihinakan

mohon maaf semuanya sebelum koment mohon baca ini dl ya


Puasa adalah Ujian,
"Apakah manusia mengira bahawa mereka akan dibiarkan mengatakan: Kami telah beriman, sedang mereka belum diuji?" (Q.S. Al-Ankabut: 2)

Menguji seberapa kuat kamu menahan hawa nafsu
Menguji seberapa kuat iman dan taqwamu
Bukan menguji seberapa kuat kamu memaksa agar warung bisa ditutup
Bukan menguji seberapa banyak warung yang bisa kau tutup

Ketika ada yg kalap, lalu bikin meme dengan logika terbalik:
*kalau gitu biarin aja orang jualan narkoba, toh yg beriman tidak akan beli*
*kalau gitu biarin aja pelacuran, toh yg beriman tidak akan kesana*
Dan lain sebagainya
Ketahuilah hal-hal tersebut memang sudah dilarang (diharamkan) bahkan tanpa kau puasa,
apalagi sedang puasa ya semakin ngga boleh dong.

Sementara dalam puasa, dirimu diuji dengan tambahan ujian yg sebelumnya halal (boleh) bagimu
Menggauli istri/suami yg sah, halal untukmu
Makan & minum, halal untukmu

Namun ketika kau berpuasa, apa yg halal untukmu dijadikan ujian bagimu
Ketika kau berpuasa, dirimu dilarang menggauli istrimu
Ketika kau berpuasa, dirimu dilarang makan & minum
Itulah ujian bagimu

Lantas, dengan ujian itu...
Apakah kau menjauhi istri/suami-mu selama berpuasa? Atau cukup hanya dengan tidak menggaulinya?
Apakah kau memaksa tutup warung selama berpuasa? Atau cukup dengan tidak makan & minum?

Kalau kau menjauhi istri/suami-mu, dimana letak ujianmu?
Kalau kau memaksa tutup warung (apalagi dgn amarah), dimana letak ujianmu?

Perlukah selama berpuasa, kau mengurung diri sendirian disuatu tempat terpencil (hutan, gurung, dll) atau ruangan tertentu sampai tiba waktu berbuka?
Demi menghindari istri/suami-mu,
Demi menghindari warung-warung yg terbuka

Kalau seperti itu, dimana letak ujian bagimu?

sehingga ada pertanyaan:
"apa sih fungsi perda menutup warung di bulan ramadhan bagi orang yg bertaqwa?"

jawabannya:
fungsinya *TIDAK ADA SAMA SEKALI*
karena, orang yg bertaqwa tidak akan terpengaruh apakah warung buka ataupun tutup, dia tetap akan berpuasa

sama halnya dengan orang yg tdk bertaqwa,
fungsinya jg *TIDAK ADA SAMA SEKALI*
karena warung buka ataupun tutup, dia tetap TIDAK berpuasa

jd kenapa ribut masalah warung buka atau tutup?
bukan se-simple itu masalahnya...

masalah muncul ketika ada jargon
1. *hormatilah orang yg berpuasa*
lalu muncul jargon tandingan
2. *hormatilah orang yg tidak berpuasa*

jargon tandingan *hormatilah orang yg tidak berpuasa* bukanlah suatu pernyataan yg ingin bilang orang yg tidak berpuasa minta dihormati, TIDAK

toh yg ngomong begitu orang2nya sebenarnya juga pada puasa...
jargon itu muncul sebagai bentuk perlawanan, sarkasme ataupun sindiran terhadap jargon yg pertama *hormatilah orang yg berpuasa*

jargon yg dikeluarkan oleh saudara2 muslim seiman kita *hormatilah orang yg tidak berpuasa* bukanlah untuk melemahkan Islam
justru sebaliknya, itu di dengungkan untuk menjaga kehormatan Islam

yg jd pertanyaan penyebaran jargon *hormatilah orang yg berpuasa*
apakah benar untuk menghormati orang berpuasa? menghormati islam?
ataukah malah mempermalukan islam?

apakah jargon ini murni untuk menegakkan Islam?
atau karena ego minta dihormati semata?
atau dikeluarkan demi menyokong karir politiknya?
atau hanya ikut2an saja karena yg lain juga teriak2 hal yg sama

padahal zaman kami SD-SMP tidak ada tuh perda seperti itu dan tidak ada jargon seperti itu...
toh kami tetap berpuasa walaupun banyak warung-warung yg buka
jd sebenarnya untuk siapa perda itu?

kenapa orang yg berpuasa minta dihormati?
padahal kita diajarkan dalam beribadah itu harus ikhlas karena Allah SWT
lalu kenapa minta dihormati kepada makhluk?

ngga malu?
Puasa kok mau minta dihormatin sama sesama manusia?
apakah nanti pahalanya minta ama manusia?

PUASA ITU MENGENDALIKAN DIRI,
BUKAN MENGENDALIKAN WARTEG

namun ada saja yg ngeles lg dengan pernyataan,
"menutup warung itu bukan untuk menghormati yg puasa tp untuk menghormati bulan ramadhan dan menghormati Islam"

yakin dengan begitu Islam bakalan terhormat?
ataukah dengan begitu kita malah mempermalukan Islam?

Islam merupakan agama yg Rahmatan Lil Alamin
rahmat untuk semesta alam
bukan Rahmatan Lil Muslimin (rahmat hanya untuk kaum muslim)

karena jargon ini bukannya islam tambah dihormati
malah citra islam
citra agama kita makin terpuruk akibat pemaksaan-pemaksaan seperti ini, yg tidak ada dalilnya tentang pemaksaan penutupan warung ini

masa orang yg tidak berpuasa (anak2, wanita haid / hamil, orang tua *uzur*, musafir, non-muslim, pekerja berat, dll dll dll)
kita paksa ikut2an juga untuk berpuasa

dimana dalilnya?
dan dimana lakum dinukum waliyadin-nya
(bagimu agamamu bagiku agamaku)

apakah tidak malu?
agama Islam yg kita cintai jadi seperti ini

apakah tidak malu?
*oh begitu toh islam, agama yg main paksa2-an, bahkan orang yg tak berpuasa bahkan non-muslim juga dipaksa berpuasa*
makin rusak kehormatan islam klo gini caranya ditangan penganutnya sendiri
bukannya malah makin bagus...

kita yg berpuasa, orang lain yg dipaksa ikut2an

"Sesungguhnya diwajibkan atas kamu berpuasa..."
bukan ngurusin orang lain puasa atau tidak, dengan cara merazia dan menutup2 warung2 yg ngasih makan orang yg tidak puasa (anak2, wanita haid / hamil, orang tua *uzur*, musafir, non-muslim, pekerja berat, dll dll dll)

bahkan sampai restoran yg menjual makanan untuk non-muslim yg notabene tak berpuasa pun ikut2an kena razia
(contoh restoran2 yg menjual daging babi yg jelas2 tidak halal, muslim pun tidak mungkin masuk kesana, ngapain di razia juga)

logikanya dia itu jualan babi,
logikanya itu perkampungan non-muslim,
karena mereka non-muslim berarti mereka ngga puasa
karena mereka ngga puasa ya wajar donk mereka makan siang
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)

sehingga logikanya kurang kerjaan muslim makan disitu
apa mereka yg non-muslim harus DIPAKSA ikut puasa juga?
bukannya ada yg berdalih buat ngelindungin muslim supaya ngga makan disana?
loh itu warung babi....
jadi alasan sebenarnya MEMAKSA warung tutup saat puasa apa sih?
minta penghormatan manusia?
apakah nanti pahalanya minta sama manusia juga?

perlukah kita mengemis2 minta penghormatan sampai memaksa2 minta dihormati seperti itu?

tauladan kita siapa?
Nabi Muhammad SAW atau fir'aun?

Nabi Muhammad SAW seorang insan yg mulia,
seorang insan yg terhormat *TANPA PERNAH BELIAU MINTA* apalagi memaksa minta dihormati
beliau memiliki sifat rendah hati, bahkan diantara non-muslim pun banyak yg menghormati beliau apalagi yg muslim yg notabene adalah kewajiban kita...

bandingkan dengan fir'aun,
seorang makhluk yg hina bahkan dihinakan, dia memaksa2 minta dihormati tak tanggung2 semua orang DIPAKSA untuk menghormatinya
apa yg didapatnya? bukan kehormatan...
malah kehinaan,
tak tanggung2 3 agama samawi menghinakan dan menistakaan fir'aun

tidakkah kita belajar dr perbandingan ini?
masih memaksa minta dihormati saat puasa?

kita diajarkan dr kecil untuk berpuasa ikhlas karena ALLAH, bukan untuk minta dihargai oleh manusia...

kalian puasa senin-kamis?
puasa 3 hari setiap tengah bulan?
apakah setiap senin-kamis dan 3 hari tiap tengah bulan juga perlu memaksa warung tutup yg katanya demi islam?
yg katanya demi menghormati orang yg puasa?

kalau menutup warung karena *yg berpuasa ingin dihormati oleh manusia* apalah arti ibadah kita dihadapan Allah?

Namun ada lagi yg ngeles dengan mengatakan:
*Warung itu memfasilitasi kemaksiatan (membatalkan orang puasa) sehingga harus dipaksa tutup*

Kenapa malah dipukul rata semua warung melakukan / memfasilitasi kemaksiatan dengan cara DIPAKSA tutup?
Padahal pada suatu daerah diperbolehkan jualan pada siang hari tp tidak boleh makan ditempat hanya boleh bungkus
(itu lebih terhormat drpd MAKSA TUTUP, MAKSA PUASA MINTA DIHORMATI)

Dan itupun dengan syarat, ditanya macam-macam dl yg makan siapa, beli untuk apa, muslim / non-muslim dan sebagainya, kalau dia udah nanya seperti itu lepaslah sudah kewajibannya,
Dan warung tersebut haruslah ditutup sehingga kalau ada orang yg makan tidak terlihat dari luar.
Kecuali ada muslim yg sedang puasa namun kurang kerjaan nengok ke dalam warung

Padahal masih banyak fungsi warung lainnya, misalnya pedagang tersebut menjual untuk orang2 yg secara syar'i tidak wajib puasa pada saat itu anak2, wanita haid / hamil, orang tua *uzur*, musafir, non-muslim, pekerja berat, dll dll dll

Kalau alasannya hanya karena warung bisa menimbulkan maksiat memfasilitasi orang batal puasa
maka air PDAM pun bisa menjadi fasilitas maksiat
kenapa air PDAM tidak ditutup juga?
(dan ini fakta, saya waktu SMP sering liat kakak2 kelas lg puasa malah minum lewat air kran masjid)

Warung tutup, dirumahnya masing2 ada sedia makanan & minuman di dalam kulkas atau di dalam lemari dapur maupun lemari makanan kenapa tidak di razia juga kalau memakai logika seperti yg kalian sebutkan itu?

Pohon-pohon yg buahnya bisa dimakan pohon pisang, jambu, apel, mangga, belimbing dan lain sebagainya bisa juga dimakan dan BERPOTENSI membatalkan puasa kenapa tidak dirazia juga?

Sedangkan zaman Nabi anak2 diajarin puasa juga, itupun orang2 tetep ada yg jualan buah sebagainya pada siang hari bukankah makan buah jg bisa membatalkan puasa? kenapa tidak dirazia? kenapa tidak dilarang?

Bahkan anak2 diberi mainan dr kapas (sejenis harum manis kalau kita sekarang) sehingga anak2 puasa namun bisa tetap bermain dengan makanan itu tanpa membatalkan puasanya (ada yg jual)
tp diajarin, diberi keterangan, diberi ceramah diberi pemahaman, diberi pengertian bahwa tidak boleh memakan itu sampai waktu berbuka tiba

Begitulah ada pengertian diberikan bahkan kepada anak-anak
Bukannya memaksa menutup warung

Karena dalam puasa, yg dilatih itu iman & taqwa
Bukan melatih bagaimana menutup paksa warung dengan baik dan benar
Karena dalam puasa, yg diuji itu keimanan & ketaqwaan
Bukan menguji seberapa banyak warung yg bisa kau tutup
Karena puasa itu tergantung iman & taqwa
Bukan tergantung dari buka atau tutupnya warung


ngga ada abisnya ngelesnya
dari pertama minta dihormatin, lalu lari ke alasan warung bisa bikin muslim batal (warung babi?), lalu lari lg ke alasan bisa memfasilitasi kemaksiatan (bikin batal), nanti klo udah dijawab lagi itu ada aja lagi larinya juga....

buat yg bilang gw kekeuh banget dengan pendapat gw
lah sama aja situ juga kekeuh banget dengan pendapat situ sampe lari kemana2 alasannya, dari alasan yg satu dikasih argument lari lagi ke alasan yg lain


PUASA ITU MENGENDALIKAN DIRI,
BUKAN MENGENDALIKAN WARTEG


Puasa itu menahan nafsu
Bukan mengumbar hasut
Puasa itu karena Allah
Tidak butuh dihormati
Tidak jg butuh dihargai

Berpuasa kok marah?
marah ke warung buka
marah ke gambar salib
Berpuasa kok ngumbar nafsu?
ngumbar nafsu nuntut dihormati
ngumbar nafsu nuntut dihargai

yg lebih parahnya lg ketika ada yg menjadikan nyepi sebagai perbandingan
kalian bilang saat nyepi toh bandara di bali di tutup
kalian tau bedanya puasa & nyepi dimana?

dalam puasa kalau ada warung buka atau orang makan disamping kita, puasa kita ngga akan batal selama kita ngga ikut makan

sedangkan orang nyepi itu harus full berdiam diri dalam rumah, klo ngga berdiam diri nyepinya batal
udah ngerti bedanya?

warung buka atau tutup tak mempengaruhi ketaqwaan muslim
sedangkan bandara buka atau tutup mempengaruhi nilai ibadah orang hindu di bali sukses atau tidak nyepinya

lain halnya kalau warung buka lalu kita dipaksa makan diwarung itu sehingga puasa kita jd batal
ini ngga kan?
warung buka, klo kita emang niat puasa ya puasa aja buka/tutup warung ngga mempengaruhi puasa kita batal atau ngga

klo bandara, ini terkait masalah keselamatan & kenyamanan konsumen...
sebagian besar karyawan bandaranya nyepi-an

klo yg ngga nyepi masuk kerja yg ngehandle pekerjaan karyawan yg sedang libur siapa?
sanggup?

misal aja karyawan yg kerjanya di ATC setengah aja ruang ATC kosong
pesawat banyak tabrakan gara2nya
mau disalahin?
mending diliburin kan semua?
kecuali ada yg sanggup nge-handle semua pekerjaan karyawan yg libur gara2 nyepi-an

sama halnya ketika hari raya agama lain...
ketika natal, nasrani maupun non-nasrani libur semua kan?
ketika idul fitri / idul adha muslim maupun non-muslim libur semua kan?
begitu juga nyepi hindu maupun non-hindu libur semua...

contoh lg: kalau pengendara motor menerobos lampu merah dia membahayakan jiwa orang lain,
sehingga dibikin aturan FUNGSINYA supaya tidak ada yg celaka supaya tidak membahayakan....

sedangkan warung?
warung buka pada siang hari bulan ramadhan membahayakan siapa??

mengutip dr tulisan Kang Hasan *AGAMA DEFENSIF*

"Kita menutup warung bulan puasa diributkan. Tuh, Bupati Jayawijaya juga melarang orang jualan di hari Minggu. Sama aja, kan?"

Ungkapan seperti itu sebenarnya sering saya dengar dari anak-anak saya yang masih SD. Kalau salah satu disuruh berhenti melakukan sesuatu sementara yang lain masih boleh, maka ia akan protes,"Abang kok boleh?" Artinya, orang-orang yang begitu hanya sosok tubuhnya saja yang dewasa. Mentalnya masih kanak-kanak.

"Two wrongs don't make a right." (2 kesalahan tidak membuat kebenaran) Seharusnya begitu. Hanya karena ada pihak lain melakukan kesalahan yang sama dengan kita, tidak membuat kesalahan kita jadi benar. Tapi ini memang bukan soal salah benar. Ini soal membenarkan diri. Jadi kalau pihak sana melakukan kesalahan, artinya saya juga boleh. Two wrongs make a right. (2 kesalahan membuat kebenaran)

Kita tidak lagi berlomba-lomba melakukan kebaikan, melainkan berlomba-lomba melakukan kesalahan. Yang penting ego terpuaskan. Saya bisa melakukan yang saya mau, karena saya mayoritas yang berkuasa. Kalau kamu bisa melakukan sesuatu, saya juga harus bisa. Kemudian harus ada sesuatu yang hanya saya yang boleh melakukan. Itulah previllege mayoritas, yang tidak boleh dilakukan oleh minoritas.

Orang di daerah mayoritas muslim melarang pendirian gereja, menghalangi kegiatan penginjilan. Orang di daerah mayoritas Kristen melarang pendirian mesjid dan menghambat dakwah Islam. Agama menjadi alat untuk saling menjatuhkan, kemudian saling bunuh.

Bukankah agama seharusnya berdiri di atas fondasi kebenaran? Kalau ada pihak yang melakukan kesalahan seharusnya kita tidak meniru. Kita tetap istiqamah dalam kebenaran. Lucunya kita merasa diperlakukan tidak adil ketika kita dicegah dari kemungkaran, saat ada pihak lain masih melakukan kesalahan. Makna adil pun kita selewengkan. Adil itu basisnya kebenaran, bukan kesamaan.

Karena agama kita menjadi defensif, bertahan mati-matian dalam kesalahan.



Quote:Quote:Original Posted By whimsical
awas hati2 gan. memang di luar sana banyak org yg memutar balikkan kata2
mereka menghina islam dengan seolah-olah membela islam tapi membela dengan ekstrem. agar islam ditertawakan.

warung makan boleh berjualan kok dalam islam
asal dengan syarat,
1. menutup dengan tirai atau sejenisnya agar makanan tidak terlihat dari luar. Toh siapapun yg udah berlangganan makan juga tau kalo itu rumah makan kan. tujuan tidak diperlihatkan agar menghormati org yg berpuasa.
2. menjual dagangan makanan yg halal. jelas harus halal. jika jualan miras jangankan bulan puasa. gak dibulan puasa pun di paksa tutup.
3. alangkah lebih baik berjualan di jam 4 sore ke atas tapi jika tidak ya gpp gk maksa. pahala buat yg berdagan itu ada.

trus gimana soal perda yg membahas soal menutup warung makan pada saat puasa? perda itu cacat! knp cacat? karena perda itu hanya berlaku buat orang2 kecil. buat restoran gimana?? apakah perda itu bisa dilaksanakan?
berarti yg salah ada perda tersebut. dengan kata lain yg membuatnya.
bahkan islam sendiripun ada namanya. agamaku agamaku... agamamu agamamu. dalam surat Al-Kafirun
itu bentuk toleransi islam yg tidak memaksa.



Quote:Original Posted By BANNED.USER
kantin/ warung perlu ditutup mungkin untuk tingkatan sekolah SD aja... karena mereka masih belajar berpuasa...
kalo baru belajar puasa udah disuguhi godaan yg berat kan kasian...

tapi untuk setingkat SMP sampai dewasa udah gak perlu lagi tuh yg seperti itu...
Puasa itu untuk diri sendiri bukan untuk orang lain...

kadang2 peraturan (perda) itu dibuat bukan murni atas dasar niat yg tulus menertibkan rakyat tetapi atas dasar kepentingan politik...


iya kebanyakan untuk kepentingan politik lah dibuat perda *PEMAKSAAN MINTA DIHORMATI* seperti itu...

contohnya aja liat...
berapa banyak pemimpin daerah yg muslim, gubernur-walikota-bupati yg mengeluarkan perda *MEMAKSA* menutup warung agar dihormati seperti itu...
karena mereka sadar berada di wilayah mayoritas muslim
sehingga dengan mengeluarkan perda seperti itu akan *DIHORMATI*
bukan atas dasar iman sepenuhnya

buktinya apa?
toh diantara sekian banyak pemimpin daerah yg mengeluarkan perda itu banyak kan yg ketangkap korupsi...
kalau memang beriman kenapa korupsi?

perda itu dibikin hanya sebagai pasang muka biar dikira menegakkan Islam...
padahal yg ada malah mempermalukan Islam

meneladani fir'aun yg *MEMAKSA* minta dihormati
bukan meneladani Nabi yg rendah hati

Quote:Original Posted By falsenick

Jadi ujian itu cuma buat yang halal, thok? Yang haram bukan ujian?


ngga ngerti atau pura2 ngga ngerti atau gmn sih?

jelas2 kalimatnya...
".............Ketahuilah hal-hal tersebut memang sudah dilarang (diharamkan) bahkan tanpa kau puasa,
apalagi sedang puasa ya semakin ngga boleh dong..........."

artinya yg haram itu memang sudah dilarang duluan bahkan sebelum puasa
sudah menjadi ujian duluan

apalagi klo udah puasa ya semakin ngga boleh
semakin menjadi ujian...

cuma pas puasa ujiannya ada tambahannya ujiannya...

".....Sementara dalam puasa, dirimu diuji dengan tambahan ujian yg ......."

Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)

Quote:Original Posted By ron12ron
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)

ini juga

Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
Diubah oleh beruangbengkak
0
Tampilkan isi Thread
icon-close-thread
Thread sudah digembok
Halaman 7 dari 30
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 13:04
warung tegalemoticon-Cool
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 13:17
Quote:Original Posted By beruangbengkak


yah mau gmn lg ya...
saya sukanya kopi manis kayak gini sih...

klo orang ngga suka ya bikin sendiri aja, ngga usah ikutan nelen harusnya

ini udah tau ngga suka, eh malah ikutan nelen kopi buatan saya...
keselek kan jadinya



beda orang yg ikhlas beribadah karena ALLAH dengan orang yg beribadah karena MINTA DIHORMATI


gan sumpama analogi kopi dsamakan dengan perda daerah gmn gan? daerah lain gak usah ikut2an nelen. toh masyarakat d serang banyak ngerasain manisnya gan.

ane paham dsini yg dbahas fokusnya kmn.

maaf oot, maaf pula ane yg miskin ilmu ini gan. cuman nanya saja. apakah sebanding.
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 13:26
Ippho Santosa adalah seorang penulis, pembicara, motivator dan pengusaha muslim Indonesia. Berikut tulisan dari Ippho Santosa terkait berita yang lagi rame, Perda yang mengatur warung makan di bulan Ramadhan.

Tulisan ini diposting di fbnya (Selasa, 14/6/2016). Selamat menyimak...

Pernah Nyepi di Bali? Keluarga saya pernah. Seperti yang kita tahu, saat Nyepi, hampir semua kegiatan ditiadakan. Contoh, selama Nyepi keluarga pasien di berbagai rumah sakit tidak boleh keluar RS dengan alasan apapun. Stok makanan pun harus disiapkan, mengingat warung di sekitar RS juga tutup.

Selama Nyepi, bandara tutup 1 hari dan ratusan penerbangan ditiadakan. Perbankan tutup sampai 3 hari. Anda mungkin menyebutnya aneh dan rugi. Tapi sebagian pengamat menyebutnya unik dan hemat. Di atas segalanya, itulah tradisi dan keyakinan mereka. Hargai. Akan indah jadinya.

Anda masih protes? Tunggu dulu. Apakah Anda penduduk Bali? Apakah pendapat Anda dianggap penting bagi warga bali? Jika tidak, baiknya Anda diam saja. Hargai. Konon pemilik sebuah toko seluler di Kuta Bali pernah menghina tradisi ini. Yah wajar saja kalau warga merasa geram. Lalu, sebagian mengamuk dan merusak toko itu.

Setiap hari Minggu, di sejumlah kota di Papua, salah satunya Jayawijaya, warga dilarang jualan. Apapun agama mereka. Itu artinya 52 hari dalam setahun. Kalau Ramadhan, cuma 29 atau 30 hari. Saya pribadi pernah berkunjung ke tiga kota di Papua dan saya melihat ini diatur melalui Perda. Anda mau protes? Tunggu dulu. Apakah Anda penduduk Papua? Apakah pendapat Anda penting bagi warga Papua? Jika tidak, baiknya Anda diam saja. Hargai.

Setuju atau tidak, inilah Perda. Selama Ramadhan, rumah makan di beberapa kota, termasuk Serang, diminta untuk tidak beroperasi siang-siang, cukup sore dan malam saja. Di berbagai kota di Sumatera juga begitu, dengan atau tanpa Perda. Anda protes? Tunggu dulu. Apakah Anda penduduk Serang? Apakah pendapat Anda penting bagi warga Serang? Jika tidak, yah diam saja. Hargai.

Di Texas, warga biasa boleh menyimpan senjata api di mobil dan di rumah. Sementara di negara bagian lainnya di AS, tidak boleh. Ini 'Perda' mereka.

Perda berasal dari aspirasi rakyat setempat. Artinya kebiasaan ini sudah berlangsung puluhan tahun bahkan ratusan tahun. Perda walaupun usianya baru sekian tahun atau belasan tahun berusaha mengukuhkan aspirasi ini. Semoga kita bisa memahami dan berhenti menghakimi.

Boleh-boleh saja kita berempati dan berdonasi kepada si ibu-ibu itu. Apalagi setelah digiring dan didramatisir oleh media. Tapi pikirkan juga Perda yang telah ditetapkan di Serang. Coba bayangkan, Anda buka bengkel di Bali ketika Nyepi. Atau buka lapak ketika Hari Minggu di Kabupaten Jayawijaya. Ending-nya juga sama, Anda bakal diciduk.

Saya awalnya juga memprotes penggerebekan dan penertiban rumah makan di Serang itu. Kok disita? Warga Serang merespons, "Untung cuma disita. Kalau menurut Perda, yah denda puluhan juta. Dan Perda ini sudah berlangsung sejak 2010. Mestinya setiap warga sudah paham walaupun buta huruf." Fyi, kalau di Serang, mall juga mematuhi, bukan cuma pedagang kecil. Alhamdulillah, ada TK dan SD Khalifah di Serang, makanya sedikit-banyak saya tahu, hehehe.

Lantas bagaimana dengan mereka yang tidak berpuasa? Non-muslim, musafir, orang sakit, muslimah haid, hamil, dan menyusui. Tenang. Mereka telah mengantisipasi. Aman kok. Terbukti mereka tetap tinggal di sana selama bertahun-tahun. Nggak protes. Kok kita orang luar yang sok tahu dan mau menggurui?

Sebenarnya, dalam pemahaman Yahudi dan Kristen ada juga anjuran untuk menghormati tradisi puasa. Lihat Imamat 23: 29 dan ayat-ayat lainnya. Tentu saja ini tiada kaitan sama sekali dengan dinamika muslim sekarang. Yah sekedar komparasi saja.

Saya pribadi tak pernah menyuruh orang untuk menghargai puasa saya. Toh ini urusan saya dengan Tuhan saya. Tapi saat suatu kota memutuskan sebuah Perda terkait Ramadhan, tak ada salahnya saya dan kita semua turut mengapresiasi. Bagaimanapun itu Perda, itu aspirasi.

Ramadhan tahun lalu saya sempat menemani guru saya non muslim untuk sarapan. Bagi saya nggak masalah. Tak mungkin saya tergoda dengan sarapannya. Btw, ibu saya rutin puasa Senin-Kamis. Ketika saya makan siang, beliau sering menemani saya. Bagi beliau nggak masalah. Itulah 'Perda' di rumah kami. Anda protes? Hehe. Share ya.[]
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 13:33
Quote:Original Posted By beruangbengkak


ngga masalah kok mas bro klo untuk tutup sendiri jika itu kemauan sendiri...

yg jadi masalah disini adalah terjadi *PEMAKSAAN* untuk menutup warung orang

sedangkan dalam beragama *TIDAK ADA* yg namanya *PEMAKSAAN*
apalagi perda ini yg jargonnya *MEMAKSA* untuk *MENGHORMATI ORANG YG BERPUASA*

Islam merupakan agama yg Rahmatan Lil Alamin
rahmat untuk semesta alam
bukan Rahmatan Lil Muslimin (rahmat hanya untuk kaum muslim)

karena jargon ini bukannya islam tambah dihormati
malah citra islam
citra agama kita makin terpuruk akibat pemaksaan-pemaksaan seperti ini, yg tidak ada dalilnya tentang pemaksaan penutupan warung ini

masa orang yg tidak berpuasa (anak2, wanita haid / hamil, orang tua *uzur*, musafir, non-muslim, pekerja berat, dll dll dll)
kita paksa ikut2an juga untuk berpuasa

dimana dalilnya?
dan dimana lakum dinukum waliyadin-nya
(bagimu agamamu bagiku agamaku)

apakah tidak malu?
agama Islam yg kita cintai jadi seperti ini

apakah tidak malu?
*oh begitu toh islam, agama yg main paksa2-an, bahkan orang yg tak berpuasa bahkan non-muslim juga dipaksa berpuasa*
makin rusak kehormatan islam klo gini caranya ditangan penganutnya sendiri
bukannya malah makin bagus...

kita yg berpuasa, orang lain yg dipaksa ikut2an

"Sesungguhnya diwajibkan atas kamu berpuasa..."
bukan ngurusin orang lain puasa atau tidak, dengan cara merazia dan menutup2 warung2 yg ngasih makan orang yg tidak puasa (anak2, wanita haid / hamil, orang tua *uzur*, musafir, non-muslim, pekerja berat, dll dll dll)

bahkan sampai restoran yg menjual makanan untuk non-muslim yg notabene tak berpuasa pun ikut2an kena razia
(contoh restoran2 yg menjual daging babi yg jelas2 tidak halal, muslim pun tidak mungkin masuk kesana, ngapain di razia juga)

perlukah kita mengemis2 minta penghormatan sampai memaksa2 minta dihormati seperti itu?

tauladan kita siapa?
Nabi Muhammad SAW atau fir'aun?

Nabi Muhammad SAW seorang insan yg mulia,
seorang insan yg terhormat *TANPA PERNAH BELIAU MINTA* apalagi memaksa minta dihormati
beliau memiliki sifat rendah hati, bahkan diantara non-muslim pun banyak yg menghormati beliau apalagi yg muslim yg notabene adalah kewajiban kita...

bandingkan dengan fir'aun,
seorang makhluk yg hina bahkan dihinakan, dia memaksa2 minta dihormati tak tanggung2 semua orang DIPAKSA untuk menghormatinya
apa yg didapatnya? bukan kehormatan...
malah kehinaan,
tak tanggung2 3 agama samawi menghinakan dan menistakaan fir'aun

tidakkah kita belajar dr perbandingan ini?
masih memaksa minta dihormati saat puasa?

kita diajarkan dr kecil untuk berpuasa ikhlas karena ALLAH, bukan untuk minta dihargai oleh manusia...


ISLAM memang rahmatan lil Alamin,,itu betul..
100% betul..rahmat bagi semesta Alam,,kenapa dikatakan begitu, krena ISLAM membawa kedamaian bagi semua makhluk.., apakah ada orang islam yang membunuh binatang..? Klo dia memang Islam pasti dia tidak melakukannya, klopun ada yg melakukan itu pasti dia islam ktp..

Apakah ada ajaran islam yg mengajarkan utk membunuh, saling membenci, antara sesama makhluk..? Tidak ada gan, klopun ada pasti dia Islam KTP..

Aapakah islam mengajarkan laki2 & wanita untuk berzina, membuka aurat..?
Klopun ada dia pasti bukan ISLAM, hanya ISLAM jadi2 an..

Kata siapa ISLAM tidak memaksa,,????
BAGI YANG SUDAH MEMELUK ISLAM, MAKA DIA DI PAKSA UNTUK MENJALANKAN SEGALA PERINTAH ALLAH DAN MENJAUHKAN SEGALA LARANGANNYA..

Jadi Jelas bahwa ISLAM itu agama yang memaksa, MEMAKSA ORANG UNTUK MELAKUKAN KEBAIKAN DAN MEMAKSA ORANG UNTUK MENINGGALKAN YANG JAHIL, DAN HARAM..

Justru Islam akan menjadi semakin jelek..klo yng jualan ngakunya muslim, melayani orang yg mengaku muslim juga..
Bukannya kita dilarang buat melakukan keburukan..

Yang Jualan menggunakan atribut yang berbau Islam, tapi ia ragu bahwa dengan tutup di siang hari akan mengurangi rezekinya..

Warung ibu itu cuma tutup disiang hari,,
Tentangga ane punya rumah makan padang tutup selama bulan puasa, dia memberikan kesempatan bagi karyawannya untuk beribadah full dibulan RAMADHAN dan hal ini sudah dilakukan bertahun-tahun lamanya,,
Dan rezekinya luar biasa berlimpah..
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 13:39
ini baru thread berkualitas , tolong komen berkualitas juga ditaruh di pejwan

emoticon-Salaman
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 13:39
Quote:Original Posted By fixedplore


gan sumpama analogi kopi dsamakan dengan perda daerah gmn gan? daerah lain gak usah ikut2an nelen. toh masyarakat d serang banyak ngerasain manisnya gan.

ane paham dsini yg dbahas fokusnya kmn.

maaf oot, maaf pula ane yg miskin ilmu ini gan. cuman nanya saja. apakah sebanding.


Ada 2 hal:

1. Yg jd concern ane bukan daerahnya
Tp agamanya
Agama gw islam
Gw malu agama gw dijadiin komoditi gini
Seakan2 gw sebagai muslim lemah banget imannya
Hanya karena ada warung buka lalu gw ngga bisa puasa gitu???
Hina banget donk iman gw....

Gw diajarin dr kecil untuk beribadah ikhlas
Bukan untuk minta dihormati...

Ini orang2 berpuasa minta dihormati???
Malah merusak kehormatan agama yg gw cintai aja

Penjelasan lebih lengkapnya ada di post 1 udh gw jelasin masalah kehormatan agama disitu

Seharusnya klo emank ente udh baca seluruhnya
Ente ngga nanya lg masalah ini
Kcuali ente baru baca setengah

2. Siapa bilang ini fokus ke serang???
Di daerah ane juga memakai perda ini
Bahkan yg bikin malu luar biasa
Restoran non-muslim yg jualan babi juga ikutan di razia....
Apa ngga bikin malu???
(Baca post 1)

Itu restoran jualan makanan non-halal ngapain dirazia???
Orang muslim juga ogah masuk situ
Aneh banget...
Alasannya apa???
Beribadah minta dihormatin???

Saran saya sebaiknya mas bro baca lg post 1 seluruhnya
Jgn setengah2

Jd ini bukan terletak di serangnya
Kebetulan aja orang2 lg latah masalah serang
Jd dikirain gw ikut2an ngeributim masalah serang

Jauh sebelum masalah serang gw udh sering share keanehan perda ramadhan ini
Keanehan dimana ibadah memaksa minta dihormati ama manusia

Tauladan ente siapa?
NABI MUHAMMAD?
atau fir'aun??

Penjelasannya juga ada di post 1

Baca dulu yak...

Saya tau ini arahnya kemana
Tp sudah saya jelasin juga di post 1
Sepertinya ngga dibaca
Atau ngga paham
Atau baru baca setengah udh koment
Diubah oleh beruangbengkak
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 13:46
Sabar ya lg dijalan males ngebalas koment lewat hape
Enakan lewat kompi...

Btw buat yg bilang
*toh sore udh boleh jualan*

Lohh
Bukannya puasa ampe maghrib???

Jd apa sebenarnya gunanya MEMAKSA warung tutup klo sampai sore doank??
apa fungsinya???
Toh klo sore buka ada orang yg makan sore itu juga
Apa gunanya jdnya MEMAKSA tutup setengah hari???

Kembali lg
Ngga ada gunanya kan???

Fungsinya cuma BERIBADAH MAKSA MINTA DIHORMATI

Puasa kok minta dihormati
Nanti pahalanya minta ama manusia juga ya
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 13:51
Quote:Original Posted By deinzerz
Ippho Santosa adalah seorang penulis, pembicara, motivator dan pengusaha muslim Indonesia. Berikut tulisan dari Ippho Santosa terkait berita yang lagi rame, Perda yang mengatur warung makan di bulan Ramadhan.

Tulisan ini diposting di fbnya (Selasa, 14/6/2016). Selamat menyimak...

Pernah Nyepi di Bali? Keluarga saya pernah. Seperti yang kita tahu, saat Nyepi, hampir semua kegiatan ditiadakan. Contoh, selama Nyepi keluarga pasien di berbagai rumah sakit tidak boleh keluar RS dengan alasan apapun. Stok makanan pun harus disiapkan, mengingat warung di sekitar RS juga tutup.

Selama Nyepi, bandara tutup 1 hari dan ratusan penerbangan ditiadakan. Perbankan tutup sampai 3 hari. Anda mungkin menyebutnya aneh dan rugi. Tapi sebagian pengamat menyebutnya unik dan hemat. Di atas segalanya, itulah tradisi dan keyakinan mereka. Hargai. Akan indah jadinya.

Anda masih protes? Tunggu dulu. Apakah Anda penduduk Bali? Apakah pendapat Anda dianggap penting bagi warga bali? Jika tidak, baiknya Anda diam saja. Hargai. Konon pemilik sebuah toko seluler di Kuta Bali pernah menghina tradisi ini. Yah wajar saja kalau warga merasa geram. Lalu, sebagian mengamuk dan merusak toko itu.

Setiap hari Minggu, di sejumlah kota di Papua, salah satunya Jayawijaya, warga dilarang jualan. Apapun agama mereka. Itu artinya 52 hari dalam setahun. Kalau Ramadhan, cuma 29 atau 30 hari. Saya pribadi pernah berkunjung ke tiga kota di Papua dan saya melihat ini diatur melalui Perda. Anda mau protes? Tunggu dulu. Apakah Anda penduduk Papua? Apakah pendapat Anda penting bagi warga Papua? Jika tidak, baiknya Anda diam saja. Hargai.

Setuju atau tidak, inilah Perda. Selama Ramadhan, rumah makan di beberapa kota, termasuk Serang, diminta untuk tidak beroperasi siang-siang, cukup sore dan malam saja. Di berbagai kota di Sumatera juga begitu, dengan atau tanpa Perda. Anda protes? Tunggu dulu. Apakah Anda penduduk Serang? Apakah pendapat Anda penting bagi warga Serang? Jika tidak, yah diam saja. Hargai.

Di Texas, warga biasa boleh menyimpan senjata api di mobil dan di rumah. Sementara di negara bagian lainnya di AS, tidak boleh. Ini 'Perda' mereka.

Perda berasal dari aspirasi rakyat setempat. Artinya kebiasaan ini sudah berlangsung puluhan tahun bahkan ratusan tahun. Perda walaupun usianya baru sekian tahun atau belasan tahun berusaha mengukuhkan aspirasi ini. Semoga kita bisa memahami dan berhenti menghakimi.

Boleh-boleh saja kita berempati dan berdonasi kepada si ibu-ibu itu. Apalagi setelah digiring dan didramatisir oleh media. Tapi pikirkan juga Perda yang telah ditetapkan di Serang. Coba bayangkan, Anda buka bengkel di Bali ketika Nyepi. Atau buka lapak ketika Hari Minggu di Kabupaten Jayawijaya. Ending-nya juga sama, Anda bakal diciduk.

Saya awalnya juga memprotes penggerebekan dan penertiban rumah makan di Serang itu. Kok disita? Warga Serang merespons, "Untung cuma disita. Kalau menurut Perda, yah denda puluhan juta. Dan Perda ini sudah berlangsung sejak 2010. Mestinya setiap warga sudah paham walaupun buta huruf." Fyi, kalau di Serang, mall juga mematuhi, bukan cuma pedagang kecil. Alhamdulillah, ada TK dan SD Khalifah di Serang, makanya sedikit-banyak saya tahu, hehehe.

Lantas bagaimana dengan mereka yang tidak berpuasa? Non-muslim, musafir, orang sakit, muslimah haid, hamil, dan menyusui. Tenang. Mereka telah mengantisipasi. Aman kok. Terbukti mereka tetap tinggal di sana selama bertahun-tahun. Nggak protes. Kok kita orang luar yang sok tahu dan mau menggurui?

Sebenarnya, dalam pemahaman Yahudi dan Kristen ada juga anjuran untuk menghormati tradisi puasa. Lihat Imamat 23: 29 dan ayat-ayat lainnya. Tentu saja ini tiada kaitan sama sekali dengan dinamika muslim sekarang. Yah sekedar komparasi saja.

Saya pribadi tak pernah menyuruh orang untuk menghargai puasa saya. Toh ini urusan saya dengan Tuhan saya. Tapi saat suatu kota memutuskan sebuah Perda terkait Ramadhan, tak ada salahnya saya dan kita semua turut mengapresiasi. Bagaimanapun itu Perda, itu aspirasi.

Ramadhan tahun lalu saya sempat menemani guru saya non muslim untuk sarapan. Bagi saya nggak masalah. Tak mungkin saya tergoda dengan sarapannya. Btw, ibu saya rutin puasa Senin-Kamis. Ketika saya makan siang, beliau sering menemani saya. Bagi beliau nggak masalah. Itulah 'Perda' di rumah kami. Anda protes? Hehe. Share ya.[]


Lagi2 berlindung lewat masalah nyepi dan papua...

Ente muslim?
Diajarkan dalam Islam untuk tidak membaca setengah2
Diperintahkan untuk membaca / belajar secara menyeluruh

Jd silahkan baca dl post 1 tentang nyepi dan perda papua sebelum koment

Keliatan banget ini baru baca setengah udh gatel pengen koment...

Tauladan ente siapa sih?
Nabi Muhammad atau fir'aun??

Masalah tauladan juga udh dijabarin di pist depan
Baca dl post 1 semuanya ya...
Rugi saya klo copas lg disini masalah nyepi n perda papua...

Kayak kurang kerjaan aja copas2 mulu

Padahal gara2 yg koment ngga baca ampe abis eh buru2 koment

Kebiasaan sih dr zaman dinosasurus gitu

Ada 2 hal:

1. Yg jd concern ane bukan daerahnya
Tp agamanya
Agama gw islam
Gw malu agama gw dijadiin komoditi gini
Seakan2 gw sebagai muslim lemah banget imannya
Hanya karena ada warung buka lalu gw ngga bisa puasa gitu???
Hina banget donk iman gw....

Gw diajarin dr kecil untuk beribadah ikhlas
Bukan untuk minta dihormati...

Ini orang2 berpuasa minta dihormati???
Malah merusak kehormatan agama yg gw cintai aja

Penjelasan lebih lengkapnya ada di post 1 udh gw jelasin masalah kehormatan agama disitu

Seharusnya klo emank ente udh baca seluruhnya
Ente ngga nanya lg masalah ini
Kcuali ente baru baca setengah

2. Siapa bilang ini fokus ke serang???
Di daerah ane juga memakai perda ini
Bahkan yg bikin malu luar biasa
Restoran non-muslim yg jualan babi juga ikutan di razia....
Apa ngga bikin malu???
(Baca post 1)

Itu restoran jualan makanan non-halal ngapain dirazia???
Orang muslim juga ogah masuk situ
Aneh banget...
Alasannya apa???
Beribadah minta dihormatin???

JdAda 2 hal:

1. Yg jd concern ane bukan daerahnya
Tp agamanya
Agama gw islam
Gw malu agama gw dijadiin komoditi gini
Seakan2 gw sebagai muslim lemah banget imannya
Hanya karena ada warung buka lalu gw ngga bisa puasa gitu???
Hina banget donk iman gw....

Gw diajarin dr kecil untuk beribadah ikhlas
Bukan untuk minta dihormati...

Ini orang2 berpuasa minta dihormati???
Malah merusak kehormatan agama yg gw cintai aja

Penjelasan lebih lengkapnya ada di post 1 udh gw jelasin masalah kehormatan agama disitu

Seharusnya klo emank ente udh baca seluruhnya
Ente ngga nanya lg masalah ini
Kcuali ente baru baca setengah

2. Siapa bilang ini fokus ke serang???
Di daerah ane juga memakai perda ini
Bahkan yg bikin malu luar biasa
Restoran non-muslim yg jualan babi juga ikutan di razia....
Apa ngga bikin malu???
(Baca post 1)

Itu restoran jualan makanan non-halal ngapain dirazia???
Orang muslim juga ogah masuk situ
Aneh banget...
Alasannya apa???
Beribadah minta dihormatin???

Saran saya sebaiknya mas bro baca lg post 1 seluruhnya
Jgn setengah2

Tauladan ente siapa?
NABI MUHAMMAD?
atau fir'aun??

Penjelasannya juga ada di post 1

Baca dulu yak... gw tegasin ini bukan masalah serang
Jauh sebelum kasus serang udh sering kok gw tulis tentang keanehan perda ramadhan setiap tahunnya di FB gw

Jd ini bukan terletak di serangnya
Kebetulan aja orang2 lg latah masalah serang
Jd dikirain gw ikut2an ngeributim masalah serang

Saran saya sebaiknya mas bro baca lg post 1 seluruhnya
Jgn setengah2

Tauladan ente siapa?
NABI MUHAMMAD?
atau fir'aun??

Penjelasannya juga ada di post 1

Baca dulu yak...
Diubah oleh beruangbengkak
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 14:04
Quote:Original Posted By ntek
Ya gw doain aja lu dapat jalan yang bener sih.. selalu di gambarkan dengan islam liberal yang selalu memutar balikan fakta.. kemakan ama media dan ditambahkan oleh orang2 yang hanya menyampaikan quote yang bersifat provokasi..

perda dari masing2 daerah adalah otoritas dari pemerintahan masing2 daerah.. kami dipadang juga memberlakukan hal yang sama tapi tidak pernah ada masalah.. karna kami berpegang pada adat malu dan di induksi dengan peraturan daerah.. sehingga semuanya berkesinambunagn.. kalaupun ada yang berjualaan tetap ada tapi dalam keadaan tertutup.. sebenarnya kalau lu muslim.. emang benar iman yang menentukan orang itu akan berpuaasa atau tidak tapi dengan adanya peraturan seperti itu akan membuat orang yang imannya rapuh dapat terjaga.. apalagi anak abg ababil yang sangat gampang adanya godaan. emang semuanya itu kembali ke diri masing2 tapi dengan dibantu dengan peraturan seperti itu akan jadi lebih baik.. toh sore diperbolehkan untuk jualan kan.... seharusnya jika lu muslim lu akan malu untujk mencela.. kalau lu bilang untuk sebagai solidaritas mending lu tolong orang dipalestine..

gw bukan ihwan yang taat, tapi gw berusaha untuk menjadi lebih baik.. bukan membawa orang lain dengan opini ke jalan yang lebih sesat..


Begini nih
Otak2 2D
Dikasih tau yg bener pasti liberal
Ngga jauh2 deh pokoknya setiap orang yg tidak sependapat dengannya selalu dituduh deh, syiah, JIL, liberal, PKI, antek aseng, tafir, antek mamarika, wahyudi, sionis, konsfirasi illuminasi, freemesen sapi, teh botol sosro, kfc, pizza hut, pepsi, coca-cola, fanta, facebook, twitter, instagram, hamburger dan lain sebagainya"

Emank udh baca semua tulisan di post 1???

Atau nafsu aja ngebet gatel pengen langsung koment tanpa baca dl isinya???

Ente muslim?
Dalam agama ente diajarin kan diperintahkan kan buat belajar / baca keseluruhan jangan setengah2

Ente ngga ikutin tuh ajaran agama ente???

Baca post 1
Tauladan ente siapa?
Nabi Muhammad atau fir'aun?
Baca post 1 biar tau siapa tauladan ente

Jgn2 ngaku2 doank muslim tp ternyata tauladan ente fir'aun

Btw buat yg bilang
*toh sore udh boleh jualan*

Lohh
Bukannya puasa ampe maghrib???

Jd apa sebenarnya gunanya MEMAKSA warung tutup klo sampai sore doank??
apa fungsinya???
Toh klo sore buka ada orang yg makan sore itu juga
Apa gunanya jdnya MEMAKSA tutup setengah hari???

Kembali lg
Ngga ada gunanya kan???

Fungsinya cuma BERIBADAH MAKSA MINTA DIHORMATI

Puasa kok minta dihormati
Nanti pahalanya minta ama manusia juga ya
Diubah oleh beruangbengkak
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 14:10
Quote:Original Posted By Rock1d
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)

Agama hanyalah sebuah prinsip..
Kalau ternyata agama itu soal prinsip, kenapa harus risih dengan segala yg berbeda? emoticon-Big Grin


itu kan menurut ente,kalau menurut ane agama itu jauh lebih tinggi derajatnya dibanding "cuma" sekedar prinsip..
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 14:18
Emang ga ada gunanya warung ditutup gan TS
Jangan2 oknum yg puasa, yg minta warung2 ditutup, liat bungkus kfc di tong sampah aja bs muncul niat dia bt batalin puasa..lemah bgt
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 14:21
Ane ga puasa gan
Gegara debat ama atasan ane sampe ane gebrak meja. Untung ga gebrak muka tu orang bisa nyumbang pengangguran ane di negri ini.
Abis itu ane gebrak meja warteg gegara es teh manisnya kurang gula

Intinya puasa bukan cuma nahan makan ama minum.
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 14:22
Quote:Original Posted By beruangbengkak


Lagi2 berlindung lewat masalah nyepi dan papua...

Ente muslim?
Diajarkan dalam Islam untuk tidak membaca setengah2
Diperintahkan untuk membaca / belajar secara menyeluruh

Jd silahkan baca dl post 1 tentang nyepi dan perda papua sebelum koment

Keliatan banget ini baru baca setengah udh gatel pengen koment...

Tauladan ente siapa sih?
Nabi Muhammad atau fir'aun??

Masalah tauladan juga udh dijabarin di pist depan
Baca dl post 1 semuanya ya...
Rugi saya klo copas lg disini masalah nyepi n perda papua...

Kayak kurang kerjaan aja copas2 mulu

Padahal gara2 yg koment ngga baca ampe abis eh buru2 koment

Kebiasaan sih dr zaman dinosasurus gitu

Ada 2 hal:

1. Yg jd concern ane bukan daerahnya
Tp agamanya
Agama gw islam
Gw malu agama gw dijadiin komoditi gini
Seakan2 gw sebagai muslim lemah banget imannya
Hanya karena ada warung buka lalu gw ngga bisa puasa gitu???
Hina banget donk iman gw....

Gw diajarin dr kecil untuk beribadah ikhlas
Bukan untuk minta dihormati...

Ini orang2 berpuasa minta dihormati???
Malah merusak kehormatan agama yg gw cintai aja

Penjelasan lebih lengkapnya ada di post 1 udh gw jelasin masalah kehormatan agama disitu

Seharusnya klo emank ente udh baca seluruhnya
Ente ngga nanya lg masalah ini
Kcuali ente baru baca setengah

2. Siapa bilang ini fokus ke serang???
Di daerah ane juga memakai perda ini
Bahkan yg bikin malu luar biasa
Restoran non-muslim yg jualan babi juga ikutan di razia....
Apa ngga bikin malu???
(Baca post 1)

Itu restoran jualan makanan non-halal ngapain dirazia???
Orang muslim juga ogah masuk situ
Aneh banget...
Alasannya apa???
Beribadah minta dihormatin???

JdAda 2 hal:

1. Yg jd concern ane bukan daerahnya
Tp agamanya
Agama gw islam
Gw malu agama gw dijadiin komoditi gini
Seakan2 gw sebagai muslim lemah banget imannya
Hanya karena ada warung buka lalu gw ngga bisa puasa gitu???
Hina banget donk iman gw....

Gw diajarin dr kecil untuk beribadah ikhlas
Bukan untuk minta dihormati...

Ini orang2 berpuasa minta dihormati???
Malah merusak kehormatan agama yg gw cintai aja

Penjelasan lebih lengkapnya ada di post 1 udh gw jelasin masalah kehormatan agama disitu

Seharusnya klo emank ente udh baca seluruhnya
Ente ngga nanya lg masalah ini
Kcuali ente baru baca setengah

2. Siapa bilang ini fokus ke serang???
Di daerah ane juga memakai perda ini
Bahkan yg bikin malu luar biasa
Restoran non-muslim yg jualan babi juga ikutan di razia....
Apa ngga bikin malu???
(Baca post 1)

Itu restoran jualan makanan non-halal ngapain dirazia???
Orang muslim juga ogah masuk situ
Aneh banget...
Alasannya apa???
Beribadah minta dihormatin???

Saran saya sebaiknya mas bro baca lg post 1 seluruhnya
Jgn setengah2

Tauladan ente siapa?
NABI MUHAMMAD?
atau fir'aun??

Penjelasannya juga ada di post 1

Baca dulu yak... gw tegasin ini bukan masalah serang
Jauh sebelum kasus serang udh sering kok gw tulis tentang keanehan perda ramadhan setiap tahunnya di FB gw

Jd ini bukan terletak di serangnya
Kebetulan aja orang2 lg latah masalah serang
Jd dikirain gw ikut2an ngeributim masalah serang

Saran saya sebaiknya mas bro baca lg post 1 seluruhnya
Jgn setengah2

Tauladan ente siapa?
NABI MUHAMMAD?
atau fir'aun??

Penjelasannya juga ada di post 1

Baca dulu yak...




Ini ane cuma nanya ya gan.....

Masalahnya hormat-menghormati ATAU pengen dihormati kan...................

Kalo misalkan lu tinggal di papua mau jualan, Ibadah minggu & Perda di situ melarangnya warga berjualan

Atau

misalkan lu tinggal dibali mau jalan-jalan keluar, Pada hari raya Nyepi & Perda disitu melarang keluar rumah pd hari itu...

Pertanyaan nya :

Lu mau mau menghormatinya gak?

ATAU,
Lu merasa gak peduli n bodo amat ..
mau dagang ....ya dagang aja......,
keluar,...ya...keluar rumah aja....
(pengen dihormati amat.) ini dari pendapat lu ya gan...

Ditunggu jawabannya ya gan?

0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 14:23
TS ini sangat menjunjung tinggi toleransi kepada orang yg tidak berpuasa tp mengabaikan toleransi kepada orang yg berpuasa,apalagi TS ini sy rasa seorang muslim..hal yg simple boleh disikapi secara simple, hal yg tidak sederhana harus disikapi juga dengan yg sama biar adil..

Hormatilah bulan suci ramadha,karna bulan ini penuh berkah dan banyak pahala.. junjung lah bulan suci ini bukan malah kita sendiri yg muslim malah menodainya, jagalah toleransi sesama tp tetep menjaga harkat sebagai muslim bukan malah merendahkannya.

simple nya untuk case di atas, beradang di bulan ramadhan boleh tp harus pake aturan, misalnya buka warteg nya sudah dekat waktu buka puasa,bukan buka wartegnya sepanjang hari..rizki itu sudah di atur semuanya kita jangn takut kekurangn atau kelebihan.


HORMATILAH BULAN SUCI RAMADHAN bukan menghormati yg tidak berpuasa.
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 14:24
plus 1 di trit nya antek JIL emoticon-Leh Uga
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 14:27
super sekali gan...ane demen ini thread..
emoticon-Leh Uga emoticon-Recommended Seller
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 14:27
Quote:Original Posted By r4madhan


ISLAM memang rahmatan lil Alamin,,itu betul..
100% betul..rahmat bagi semesta Alam,,kenapa dikatakan begitu, krena ISLAM membawa kedamaian bagi semua makhluk.., apakah ada orang islam yang membunuh binatang..? Klo dia memang Islam pasti dia tidak melakukannya, klopun ada yg melakukan itu pasti dia islam ktp..

Apakah ada ajaran islam yg mengajarkan utk membunuh, saling membenci, antara sesama makhluk..? Tidak ada gan, klopun ada pasti dia Islam KTP..

Aapakah islam mengajarkan laki2 & wanita untuk berzina, membuka aurat..?
Klopun ada dia pasti bukan ISLAM, hanya ISLAM jadi2 an..

Kata siapa ISLAM tidak memaksa,,????
BAGI YANG SUDAH MEMELUK ISLAM, MAKA DIA DI PAKSA UNTUK MENJALANKAN SEGALA PERINTAH ALLAH DAN MENJAUHKAN SEGALA LARANGANNYA..

Jadi Jelas bahwa ISLAM itu agama yang memaksa, MEMAKSA ORANG UNTUK MELAKUKAN KEBAIKAN DAN MEMAKSA ORANG UNTUK MENINGGALKAN YANG JAHIL, DAN HARAM..

Justru Islam akan menjadi semakin jelek..klo yng jualan ngakunya muslim, melayani orang yg mengaku muslim juga..
Bukannya kita dilarang buat melakukan keburukan..

Yang Jualan menggunakan atribut yang berbau Islam, tapi ia ragu bahwa dengan tutup di siang hari akan mengurangi rezekinya..

Warung ibu itu cuma tutup disiang hari,,
Tentangga ane punya rumah makan padang tutup selama bulan puasa, dia memberikan kesempatan bagi karyawannya untuk beribadah full dibulan RAMADHAN dan hal ini sudah dilakukan bertahun-tahun lamanya,,
Dan rezekinya luar biasa berlimpah..


Maaf lewat hape
Males balas panjang2

Klo mau dibalesin yg panjang2 lebih berbobot lg silahkan lg quote

Ntar depan kompi gw kasih bahasan sepanjang sabang sampe merauke

Untuk singkatnya...

Fokus fokus fokus

Ini masalah pemaksaan meminta dihormati saat beribadah
Pemaksaan menutup warung orang

Bener Islam emank memaksa
Tp memaksa kepada yg memang muslim

Karena muslim harus mengikuti AL-Qur'an dan Sunnah
Dipaksa klo udh masuk Islam ya harus ikut aturan

(Ini sbenarnya udh diluar konteks ya udah OOT pemaksaan yg gw maksud MEMAKSA ORANG MENUTUP WARUNG MEMAKSA UNTUK MENGHORMATI KITA BERIBADAH)

Bukan memaksa dalam hal aturan islam yg memaksa muslim
Klo aturan islam untuk memaksa muslim ya itu udah suatu keharusan
Aturan dibuat untuk mengikat untuk memaksa sepertinyg ente bilang diatas
Tp please deh jgn keluar konteks

Pahami tulisan gw di post 1
Baca yg bener
Baca semuanya jgn setengah2
Yg gw maksud maksa ini maksa apa???

Loe berpuasa trus loe memaksa orang lain gitu buat menghormati puasa loe???

Ada dalam islam diajarin kayak gitu???

Teladan loe siapa??
Nabi Muhammad apa fir'aun???

Tentang teladan Nabi Muhammad dan fir'aun udh dijelasin juga di post 1
Klo baca dengan bener pasti paham


Trus kembali ke maksa2 menutup warung

Nah untuk yg non-muslim apakah dipaksa juga????

masa orang yg tidak berpuasa (anak2, wanita haid / hamil, orang tua *uzur*, musafir, non-muslim, pekerja berat, dll dll dll)
kita paksa ikut2an juga untuk berpuasa

dimana dalilnya?
dan dimana lakum dinukum waliyadin-nya
(bagimu agamamu bagiku agamaku)

Sekarang fokus ke masalah warung
Dalam hal memaksa untuk beribadah puasa
Maka memaksa menutup warung???
Apa fungsinya????
Fungsi menutup warung apa????

ada pertanyaan:
"apa sih fungsi perda menutup warung di bulan ramadhan bagi orang yg bertaqwa?"

jawabannya:
fungsinya *TIDAK ADA SAMA SEKALI*
karena, orang yg bertaqwa tidak akan terpengaruh apakah warung buka ataupun tutup, dia tetap akan berpuasa

sama halnya dengan orang yg tdk bertaqwa,
fungsinya jg *TIDAK ADA SAMA SEKALI*
karena warung buka ataupun tutup, dia tetap TIDAK berpuasa

apakah tidak malu?
agama Islam yg kita cintai jadi seperti ini

apakah tidak malu?
*oh begitu toh islam, agama yg main paksa2-an, bahkan orang yg tak berpuasa bahkan non-muslim juga dipaksa berpuasa*
makin rusak kehormatan islam klo gini caranya ditangan penganutnya sendiri
bukannya malah makin bagus...

kita yg berpuasa, orang lain yg dipaksa ikut2an

"Sesungguhnya diwajibkan atas kamu berpuasa..."
bukan ngurusin orang lain puasa atau tidak, dengan cara merazia dan menutup2 warung2 yg ngasih makan orang yg tidak puasa (anak2, wanita haid / hamil, orang tua *uzur*, musafir, non-muslim, pekerja berat, dll dll dll)

bahkan sampai restoran yg menjual makanan untuk non-muslim yg notabene tak berpuasa pun ikut2an kena razia
(contoh restoran2 yg menjual daging babi yg jelas2 tidak halal, muslim pun tidak mungkin masuk kesana, ngapain di razia juga)

perlukah kita mengemis2 minta penghormatan sampai memaksa2 minta dihormati seperti itu?

tauladan kita siapa?
Nabi Muhammad SAW atau fir'aun?

Nabi Muhammad SAW seorang insan yg mulia,
seorang insan yg terhormat *TANPA PERNAH BELIAU MINTA* apalagi memaksa minta dihormati
beliau memiliki sifat rendah hati, bahkan diantara non-muslim pun banyak yg menghormati beliau apalagi yg muslim yg notabene adalah kewajiban kita...

bandingkan dengan fir'aun,
seorang makhluk yg hina bahkan dihinakan, dia memaksa2 minta dihormati tak tanggung2 semua orang DIPAKSA untuk menghormatinya
apa yg didapatnya? bukan kehormatan...
malah kehinaan,
tak tanggung2 3 agama samawi menghinakan dan menistakaan fir'aun

tidakkah kita belajar dr perbandingan ini?
masih memaksa minta dihormati saat puasa?
Diubah oleh beruangbengkak
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 14:28
Quote:Original Posted By deinzerz




Ini ane cuma nanya ya gan.....

Masalahnya hormat-menghormati ATAU pengen dihormati kan...................

Kalo misalkan lu tinggal di papua mau jualan, Ibadah minggu & Perda di situ melarangnya warga berjualan

Atau

misalkan lu tinggal dibali mau jalan-jalan keluar, Pada hari raya Nyepi & Perda disitu melarang keluar rumah pd hari itu...

Pertanyaan nya :

Lu mau mau menghormatinya gak?

ATAU,
Lu merasa gak peduli n bodo amat ..
mau dagang ....ya dagang aja......,
keluar,...ya...keluar rumah aja....
(pengen dihormati amat.) ini dari pendapat lu ya gan...

Ditunggu jawabannya ya gan?





Quote:Original Posted By khobar.city
TS ini sangat menjunjung tinggi toleransi kepada orang yg tidak berpuasa tp mengabaikan toleransi kepada orang yg berpuasa,apalagi TS ini sy rasa seorang muslim..hal yg simple boleh disikapi secara simple, hal yg tidak sederhana harus disikapi juga dengan yg sama biar adil..

Hormatilah bulan suci ramadha,karna bulan ini penuh berkah dan banyak pahala.. junjung lah bulan suci ini bukan malah kita sendiri yg muslim malah menodainya, jagalah toleransi sesama tp tetep menjaga harkat sebagai muslim bukan malah merendahkannya.

simple nya untuk case di atas, beradang di bulan ramadhan boleh tp harus pake aturan, misalnya buka warteg nya sudah dekat waktu buka puasa,bukan buka wartegnya sepanjang hari..rizki itu sudah di atur semuanya kita jangn takut kekurangn atau kelebihan.


HORMATILAH BULAN SUCI RAMADHAN bukan menghormati yg tidak berpuasa.


trit nya JIL mah jgn di anggep serius gan, ente mau ngebacot apa juga tetep aja yg salah orang Islam emoticon-Ngakak

itu udh kerjaan nya antek JIL gan
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 14:30
numpang nyimak gan
seru nih
emoticon-Games
0 0
0
Nabi Muhammad yg terhormat, Fir'aun yg hina (hubungannya dengan perda Ramadhan)
15-06-2016 14:31
Quote:Original Posted By deinzerz




Ini ane cuma nanya ya gan.....

Masalahnya hormat-menghormati ATAU pengen dihormati kan...................

Kalo misalkan lu tinggal di papua mau jualan, Ibadah minggu & Perda di situ melarangnya warga berjualan

Atau

misalkan lu tinggal dibali mau jalan-jalan keluar, Pada hari raya Nyepi & Perda disitu melarang keluar rumah pd hari itu...

Pertanyaan nya :

Lu mau mau menghormatinya gak?

ATAU,
Lu merasa gak peduli n bodo amat ..
mau dagang ....ya dagang aja......,
keluar,...ya...keluar rumah aja....
(pengen dihormati amat.) ini dari pendapat lu ya gan...

Ditunggu jawabannya ya gan?



Masih aja gagal paham
Baca lg post 1 seluruhnya jgn setengah2

Kalimat itu dikeluarkan bukan untuk minta dihormati bla bla bla keterusannya ada di post 1
Silahkan baca lg deh post 1

Males gw koment n copas2 klo gagal paham gara2 kurang baca n ngga dipahami dgn bener juga
0 0
0
Halaman 7 dari 30
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia