Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
672
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/573d35dbdc06bdd3428b456e/true-story--semua-yang-disembunyikan-pengalaman-kerja-di-hotel
Cerita ini pengalaman ane sendiri dan beberapa cerita teman se-kerjaan. Tahun kejadian sekitar 3-4 tahun lalu. Semua yang bersangkutan dengan Hotel akan ane sembunyikan dan ane pastikan tidak akan memperburuk citra Hotel tersebut. Quote: INDEX #1 - Something That We Cannot See With Our Eyes #2 - Dead People (Friend's Story) #3 - Dead Body Inside Bed (Friend's Story) #4 - I
Lapor Hansip
19-05-2016 10:41

TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)

Past Hot Thread
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
Source: Google


Intro

Cerita ini pengalaman ane sendiri dan beberapa cerita teman se-kerjaan. Tahun kejadian sekitar 3-4 tahun lalu. Semua yang bersangkutan dengan Hotel akan ane sembunyikan dan ane pastikan tidak akan memperburuk citra Hotel tersebut.

Quote:
INDEX

#1 - Something That We Cannot See With Our Eyes
#2 - Dead People (Friend's Story)
#3 - Dead Body Inside Bed (Friend's Story)
#4 - Is It Clean Enough?
#5 - Two-way Mirror
#6 - Tony (Friend's Story)
Hotel Dekat Daerah Dago (Kaskuser's Story)
By: 69away69 (Kaskuser's Story)
By: nextreme.. (Kaskuser's Story)
By: ufoterbang (Kaskuser's Story)
By: Dachun (Kaskuser's Story)
By: rizky14 (Kaskuser's Story)
By: verysatan (Kaskuser's Story)
By: juan.juancok (Kaskuser's Story)
By: gustifelix (Kaskuser's Story)
By: suroglogok (Kaskuser's Story)
By: darkside.moon (Kaskuser's Story)
By: eomma (Kaskuser's Story)
By: mariobesiway (Kaskuser's Story)
By: dhanndy (Kaskuser's Story)
By: fafary (Kaskuser's Story)
By: ninche (Kaskuser's Story)
By: sakamekmek (Kaskuser's Story)
By: xaichai (Kaskuser's Story)
By: tummy (Kaskuser's Story)
By: boyzenberry (Kaskuser's Story)
By: apsmegabutt (Kaskuser's Story)
By: be2kz (Kaskuser's Story)
By: andregunawan99 (Kaskuser's Story)
By: appolia (Kaskuser's Story)
By: blazer17147 (Kaskuser's Story)
By: mistergingin (Kaskuser's Story)
By: faizrazak (Kaskuser's Story)
By: tipatria (Kaskuser's Story)
By: finozang (Kaskuser's Story)
By: kolaksendal (Kaskuser's Story)
By: FREIA (Kaskuser's Story)
#7 - Emma Stone. Not Horror. LOL
#8 - Is It Clean Enough Pt.2


Diubah oleh adrian42
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ramlanid dan 27 lainnya memberi reputasi
24
icon-close-thread
Thread sudah digembok
Halaman 1 dari 34
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
19-05-2016 11:01
Wah penasaran nih.. Nitip helm Gan..
0 0
0
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
19-05-2016 11:09
nitip helm
0 0
0
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
19-05-2016 11:19
bagus nih kayaknya , nitip helm gan
profile-picture
Meleagants memberi reputasi
1 1
0
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
19-05-2016 11:22
Amankan dulu
1 0
1
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
19-05-2016 11:31

#1 - Something That We Cannot See With Our Eyes

Saat itu masih baru beberapa hari ane bekerja di salah satu Hotel yang ada di New York. Tempatnya sangat teramat strategis dan gak jauh dari Time Square. Ane kerja sebagai CCTV Security yang udah dapat pelatihan selama tujuh hari berturut-turut. Pekerjaan ane sendiri gak terlalu berat karena ane cuman harus duduk di depan sepuluh monitor real-time. Pekerjaannya sendiri makan waktu gak lebih dari setengah hari. Shift dibagi dari jam 00.00-08.00, 08.00-16.00, 16.00-24.00.

Pertama kali ane dapat pelatihan itu ane di tuntun sama cowok yang udah pengalaman kerja. Walaupun posisinya sama-sama CCTV Security, tapi pangkatnya lebih tinggi. Dia botak tingginya sekitar 180 dan badannya sangat besar. Ane juga bisa dapat pekerjaan ini karena bantuan paman ane atau kata lainnya pakai bantuan orang dalam. Gak di Indo gak di sini, sama aja susah cari kerja walaupun udah tamat kuliah.

Hari pertama pelatihan ane diantar sama paman ane ke Hotel. Kami masuk dari pintu belakang khusus pekerja. Setelah di kenalin sama hotel manager dan cowok botak itu, paman ane langsung ngelepas ane sendirian. Ane lalu dituntun masuk ke dalam sebuah ruangan yang dipenuhi oleh monitor-monitor. Di dalam ruangan itu ada seorang cowok lainnya sedang duduk dengan kopi di tangannya. Pas ane masuk dia lekas ngeliat ane dan langsung ngajak salaman.

"This's Walter, he's also new in here" Ucap pria botak yang ane belum tahu namanya itu.

"Hey"

"Hey i'm Adrian, just call me ad" Balas ane

Setelah chit-chat yang lumayan panjang karena mereka berdua secara teknis sedang menjelaskan ini itu, akhirnya ane ditinggal berdua dengan Walter. Ane dikasi arahan cara menjalankan CCTV, zoom-in, zoom-out, dll. Suasana di dalam ruangan itu bisa ane bilang sangat nyaman karena semuanya sudah lengkap. Ada toilet, dispenser, alat untuk buat kopi, dll.

Yah, kerjaan yang sangat santai. Ane cuman duduk sambil mantau monitor. Ane gak tau kenapa Walter dari tadi sibuk bongkar-bongkar kardus yang ada di dalam lemari penyimpanan yang ada di belakang ane. Dia lalu datang dan nunjukin sebuah kaset rekaman.

"Do you believe ghost?" Matanya natap fokus ke ane, ujung bibirnya terangkat sedikit seperti dia berharap ane akan menjawab 'no'

"I don't know. Why are you asking that question?"

"Here, let me show you something"

Dia lalu memasukkan kaset rekaman itu ke dalam sesuatu yang ane yakini adalah DVD Player. Tak lama disalah satu layar yang berada ditengah mulai memulai isi dari kaset rekaman itu.

"Don't ask, just Watch" Tegasnya sambil menyedu kopi

Yang ane lihat cuman tampilan Lobby hotel, koridor, pintu masuk, pintu belakang dan berbagai koridor/lorong dari tiga lantai lainnya. Semuanya terus menampilkan tampilan yang berbeda tiap lima detik. Tidak ada suara, hanya rekaman. Dimenit pertama ane gak bisa menyimpulkan apa yang ane lihat karena semuanya berlalu sangat cepat dan ane juga gak bisa fokus dalam satu tampilan dalam lima detik.

Menit kedua dia men-stop lalu nanya ke ane "Did you see something weird?"

"No"

Dia kembali memutar ulang rekaman tadi lalu memberhentikannya tepat di detik 40-an "See?"

"No" Ane terus mencoba mencari apa yang salah di rekaman itu.

Yang bisa ane lihat cuman koridor di lantai dua. Seperti biasa, hanya pintu-pintu yang saling berhadapan dan hal biasa lainnya.

"Look closely" Ucapnya

Jujur, ane terkejut bukan main. Di situ tepat di belakang pot bunga ane ngeliat kepala yang mencoba menutupi diri dari pandangan kamera, tapi bisa dilihat dari selip-selip daun. Ane cuma bisa lihat kepala dan badan yang seperti sedang menyandar di dinding. Memang menyandar, tapi kakinya sama sekali gak bisa ane liat.

"I know right?" ucapnya

Dia terus melanjutkan dengan mempercepat rekaman hingga ke menit lima. Yang ane lihat koridor di lantai tiga. Yang ane lihat masih sama kaya apa yang ane lihat tadi, hanya koridor biasa.

"See this" katanya kepada ane

Ane lihat anak perempuan sedang lari-lari di koridor dan sesekali meloncat.

"You'll get used to it"

Detik itu juga pandangan ane dengan Hotel tak lagi sama.

Diubah oleh adrian42
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Suminten. dan 17 lainnya memberi reputasi
16 2
14
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
19-05-2016 11:35
Baru intronya doang ya gan emoticon-Malu
0 0
0
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
19-05-2016 11:53
kayanya manteb nih gan......
0 0
0
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
19-05-2016 12:01

#2 - Dead People (Friend's Story)

My Friend's POV


Saat itu aku masih harus ngerapiin beberapa kamar lagi karena besok kamar akan digunakan untuk tamu lainnya. Tengah malam adalah saat yang paling nyaman untuk merapikan kamar yang baru check-out. Entahlah, aku merasa nyaman saja berkeja saat orang-orang sedang tidur. Aku sudah membersihkan tiga kamar dan jatahku tinggal beberapa kamar lagi. Setelah itu aku tinggal sign dan bisa pulang untuk beristirahat.

Beberapa kamar lainnya itu berada di lantai paling atas. Aku harus menggunakan tangga khusus pekerja untuk sampai disana. Setelah aku sampai di lantai tiga, aku mulai masuk ke kamar pertama dan mulai membersihkan semuanya. Kamar pertama itu bernomor 61. Setelah kamar pertama selesai, aku melanjutkan ke kamar kedua. Tak banyak yang bisa aku harapkan dari membersihkan kamar. Walaupun ada sesuatu yang tertinggal milik tamu, kami sudah pasti harus mengembalikannya, namun ada juga beberapa temanku yang terkadang mengambil dan menyimpannya, meski itu illegal dan dilarang oleh pihak Hotel.

Ku kumpulkan tenaga untuk yang terakhir "Ini kamar terakhir" Ucapku dalam hati. Setelah aku menggesekkan kartu untuk membuka pintu dan pintu terbuka. Aku langsung mencium bau yang sangat aneh dan keras. Perlahan aku membuka pintu dan melihat seseorang menggantung dirinya tepat di dalam kamar hotel dengan seutas tali.

Aku tidak berteriak dan mencoba tidak panik. Disini kami ada peraturan tak tertulis dimana kami harus bersikap tenang jika sesuatu yang tak diinginkan terjadi. Jika aku berteriak dan panik, aku sudah pasti akan membuat tamu lainnya menjadi sadar akan apa yang terjadi di kamar sebelah mereka. Kami tidak ingin membuat mereka pergi meninggalkan hotel dan memberikan review buruk nantinya.

Dengan jantung yang berdebar-debar aku kembali menutup pintu dan turun ke lantai bawah untuk memberitahukan apa yang terjadi di lantai atas. Manejer hotel lekas menelfon polisi. Percayalah, setiap hotel pasti punya koneksi yang sangat kuat dengan pihak kepolisian.

Setelah menunggu beberapa menit lalu polisi datang dari pintu belakang dengan non-pakaian polisi. Manejer memberitahukanku sebelumnya jika tamu sampai tahu polisi ada di Hotel, pasti sesuatu yang buruk sedang terjadi. Dua orang polisi berpakaian biasa.

Aku dan dua polisi itu kemudian naik ke lantai tiga. Aku menunjukkan kamar itu. Kami bertiga masuk ke dalam kamar dan menutup pintu serapat mungkin. Salah satu polisi itu lalu mengeluarkan body-bag dari tasnya.

"Turn on the TV, please" Ucap polisi itu. Tapi kenapa?

"Make it loud" Sambung polisi satunya

Aku hanya bisa menurut lalu menyalakan TV dan mengeraskan suaranya. Mereka mulai memotong tali dan menurunkan mayat itu. Astaga, wajahnya sangat putih. Bau kamar ini juga tercium sangat aneh. Ketika tali terpotong, mayat itu langsung terjatuh ke lantai bawah dan suara tulang yang terbentur lantai sangat keras. Kini aku mengerti kenapa mereka ingin aku menyalakan TV. Setelah mayat dimasukkan ke dalam body-bag mereka menemukan satu tas berisi cocaine yang berada di dalam lemari. Saat itu mereka memberitahukanku kalau dia membunuh dirinya karena stress akan sesuatu atau dia sedang di incar oleh seseorang. Mereka belum bisa memastikan.

Tak lama akhirnya ambulance datang. Dan lagi, mereka mengenakan pakaian biasa.

Hotel manapun tidak akan mau memberitahukan jika dikamar itu pernah ada seseorang yang mati atau dibunuh. Hanya pihak Hotel dan Polisi yang tahu. Segala pihak terkait sudah pasti akan menyembunyikannya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aansatrianii dan 18 lainnya memberi reputasi
19 0
19
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
19-05-2016 12:12
nitip motor ya gan, ntr ane ambil sambil baca update-an emoticon-Smilie
0 0
0
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
19-05-2016 12:17
izin bookmark, kek nya seru nih,
profile-picture
takerumada memberi reputasi
0 1
-1
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
19-05-2016 12:19
keren gan, hahaha...

seru nih, keep update gan,

btw agan uda gk kerja disana lagi ya?
0 1
-1
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
19-05-2016 12:20
nitip kolor emoticon-Ngakak
0 0
0
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
19-05-2016 12:26

#3 - Dead Body Inside Bed (Friend's Story)

Saat itu tahun 2007, kejadian bukan di hotel dimana ane bekerja. Teman ane cerita jika saat itu dia pernah diceritakan oleh seseorang yang merupakan temannya. Temannya sendiri merupakan Housekeeping dari hotel tersebut. Sebut saja namanya A.

Saat itu dua orang sedang berbulan madu di salah satu Hotel yang ada di Florida. Mereka menginap disalah satu Hotel yang tidak terlalu mahal. Di kamar hanya ada satu kamar tidur dengan kualitas yang sangat buruk, untungnya sprei bisa menutupinya. Seperti pasangan baru lainnya, mereka melakukan sesuatu yang sudah seharusnya untuk dilakukan malam itu.

Keesokan paginya mereka berdua mengeluh kepada resepsionis karena ranjang mereka terasa sangat keras dan tidak beraturan. Karena terlalu bersikeras untuk dipindahkan ke kamar lain, akhrinya mereka bisa dipindahkan ke kamar lain. Setelah mendapat perintah, si A lalu mendatangi kamar itu untuk memastikan apakah benar kasur itu sudah rusak atau mereka hanya bermain-main saja. Si A lalu masuk dan merasakan semuanya. Dia sadar tempat tidur itu memang agak sedikit kasar dan aneh.

Si A lalu kembali ke bawah untuk memberitahukan.

Singkat cerita, si A dan beberapa orang lainnya disuru untuk mengeluarkan kasur itu dan mengganti yang baru. Jumlahnya ada empat orang. Ketika mereka mencoba mengangkat kasur, rasanya terlalu berat untuk ukuran sebuah tempat tidur. Mereka mencoba mencari sesuat yang membuat kasur itu terasa berat. Namun mereka tetap tidak bisa menemukannya.

Karena dikejar waktu, mereka lalu mengankat kasur itu sebisa mungkin dan meletakkannya di belakang Hotel yang nantinya akan di angkut untuk di buang. Setelah meletakkan kasur ke belakang, mereka mengambil segala yang masih bisa digunakan, sprei dan lain-lain. Saat itu mereka di awasi oleh menejer hotel.

"What is this?" Menejer itu melihat sesuatu yang aneh di permukaan kasur, seperti bekas jahitan.

Setelah itu semua housekeeping dipanggil untuk ditanyakan tentang bekas jahitan itu, termasuk si A. Semua dari mereka mengira kasur itu memang berbentuk seperti itu. Jahitan itu memang tertata sangat rapi. Menejer lalu menyatakan jika kasur itu tidak dibeli dengan jahiran diatasnya. Ke-empat orang yang mengangkat kasur tadi lekas terkejut. Menejer itu menyuru salah satu dari keempat orang itu untuk menyobek dan melihat apa yang membuat kasur itu sangat berat.

TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)

Mereka terkejut dan langsung memanggil pihak polisi. Yang lebih parahnya, seseorang telah bercinta di atas orang mati.

Teman ane bilang kalau cerita seperti ini sudah seperti urban legend yang bisa dipercaya atau tidak. Dia juga bilang kejadian itu dialami temannya sendiri, si A. Dan dia juga bilang kalau pelaku sudah ditemukan. Entahlah, hard to believe, isn't it?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Suminten. dan 12 lainnya memberi reputasi
13 0
13
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
19-05-2016 12:40

#4 - Is It Clean Enough?

Ane sudah pernah bekerja di Hotel dan ane juga berteman dengan para pekerja Hotel lainnya.

"Terkadang kami tidak pernah mengganti selimut"

"Kami juga jarang sekali mengganti sprai"

"Jika kasur basah, biasanya kami hanya menjemurnya lalu memasukkannya kembali"

"Jika bisa mengganti covernya, kenapa kita harus mengganti bantalnya"

Memang saat kita tidur di Hotel itu rasanya sangat nyaman. Tapi ane gak tau pasti gimana dengan Hotel lain, ini adalah keterangan yang ane dapat dari teman ane dimana ane bekerja.

Kita gak tau berapa orang yang sudah tiduran di atas kasur itu dan berapa banyak kotoran yang sudah hinggap. Jika kalian tamu dan kalian mendapati kasur atau sprai yang tidak nyaman atau bagaimana. Lebih baik minta pihak hotel untuk menggantinya, mereka pasti mau.

Teman ane pernah cerita saat itu dia mendapatkan kamar untuk dibersihakan karena tamu baru saja check-out. Setelah dia masuk ke dalam kamar dia melihat sprei sudah basar, lalu teman ane sadar kalau kasur itu baru saja kena ompol. Dia sadar jika yang mengompol pasti anak dari tamu itu sendiri. Dan satu kamar menjadi bau pesing.

Teman ane lalu mengambil sprei yang terkena ompol dan meletakkannya di keranjang yang nantinya bakal di bawanya untuk di cuci. Setelah itu, dia menyemprot bekas ompol dengan cairan pengharus pakaian sebanyak mungkin lalu membalikkan kasur itu sehingga yang terkena ompol menempel ke bawah. Teman ane lalu memberi kasur itu dengan sprei baru dan tak lupa beberapa semprotan lainnya agar kasur menjadi harum.

Dan jangan lupa untuk mencuci tangan setelah memegang remot saat di hotel. Remot adalah salah satu benda paling jorok yang ada di kamar hotel.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Suminten. dan 10 lainnya memberi reputasi
11 0
11
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
19-05-2016 12:58
Ayo om update lagi
0 0
0
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
19-05-2016 12:58
Quote:Original Posted By jolbaret
keren gan, hahaha...

seru nih, keep update gan,

btw agan uda gk kerja disana lagi ya?


Engga gan, udah gak sanggup emoticon-Big Grin
0 0
0
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
19-05-2016 13:07
Nice inpoh gan..lanjutt terus yak
0 0
0
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
19-05-2016 13:22
bikin kupi dulu gan
profile-picture
karpetmagic memberi reputasi
1 0
1
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
19-05-2016 13:30
Unik ceritanya gan..
Ninggal jejak dulu
0 0
0
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
19-05-2016 13:43
emoticon-Paw ninggalin jejak dulu seru nih gan ceritanya

0 0
0
Halaman 1 dari 34
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
bukan-cinta-buta
Stories from the Heart
perjuangan-cinta-dion
Stories from the Heart
kompilasi-misteri-4-in-1
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Heart to Heart
Stories from the Heart
aku-masih-cinta-dia
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia