Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
6027
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/55fd9b6c92523396208b4568/one-more-hour
Gue tidak pernah mengira bahwa keputusan spontan untuk menjadi seorang translator dadakan di sebuah acara akan merubah peruntungan gue di masa depan.
Lapor Hansip
20-09-2015 00:29

One More Hour

Past Hot Thread
One More Hour







Cerita ini kupersembahkan untukmu.
Hanya untuk dirimu.


Much Love,

-B-


emoticon-Matahari
Polling

Poll ini sudah ditutup - 477 Suara

Siapakah yang akan menjadi pasangan hidup Bayu? 
6.29%
Muthia
27.88%
Sita
54.3%
Alexy
11.53%
Wanita lain selain pilihan-pilihan di atas
profile-picture
profile-picture
profile-picture
taqiayahya dan 30 lainnya memberi reputasi
29
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 157 dari 300
One More Hour
29-04-2016 21:08

73.

Three Point
One More Hour



"Mau pulang ya mas?"

"Eh..." Gue melepas lipatan tangan pada dada, lalu gue menoleh ke belakang dan tersenyum kepadanya sambil menghiraukan rintik hujan yang sedang turun pada lobi di depan sana. "Iya nih Lev, mumpung lagi bisa pulang cepet, bosen di kantor terus." Gue terkekeh.

"Emm, mas? Temenin aku makan malem yuk?" Ajaknya. Lalu sebelum gue sempat berkata apa-apa, Levana pun langsung melanjutkan perkataannya itu. "Tapi kalo misalkan mas Bayu ada acara, ga apa-apa kok, aku sendirian aja mas..."

"Waduh, maaf ya Lev." Gue menggaruk tengkuk. "Bukannya aku mau nolak ajakan kamu, tapi malem ini aku udah ada acara. Ngedadak banget lagi acaranya..." Ujar gue.

"Yaudah deh, ga apa-apa kok mas, aku makan malem sendiri juga gak pa-pa kok..." Levana berkata dengan lesu sambil sedikit menundukkan kepalanya.

"Mau tau ga acara aku malem ini tuh apa?"

"Apa?"

Gue kemudian mengangkat dagunya dengan menggunakan telunjuk, lalu gue menatap kedua mata Levana dalam-dalam dan tersenyum kepadanya. "Makan malem sama kamu Lev."

Seketika saja Levana tersipu seraya menyunggingkan sebuah senyuman tipis pada bibirnya.

***


Gue menatap kosong kepada layar hitam Blackberry yang sedang gue pegang, lalu gue menggenggamnya erat-erat seraya menggeleng pelan karena menyesal sudah tidak mengisi baterainya terlebih dahulu di kantor yang membuat gue tidak dapat mengontak Alexy dan memberinya kabar gue pada saat ini. Gue pun kemudian berjalan menuju pembatas kaca seraya memasukkan Blackberry ke dalam saku celana, lalu gue menyandarkan lengan di atasnya dan menyapu pandangan ke seluruh isi dari pusat perbelanjaan ini sambil menunggu Levana yang sedang berada di dalam toilet.

Entah sudah berapa lama gue melamun sambil mengamati orang-orang yang sedang berlalu lalang pada koridor di bawah sana, tetapi sesaat kemudian, pandangan gue langsung tertuju kepada seorang wanita yang sedang berpegangan tangan dengan pacarnya, seorang wanita yang sangat gue kenali sekali, dan untungnya saja wanita itu sedang tidak menoleh kepada gue dan dia langsung menghilang ketika mereka berdua masuk ke dalam salah satu tenant yang menjual beragam fashion wanita.

Shit!

Kenapa Muthia harus ada di sini, di tempat ini, saat ini, ketika gue sedang berdua dengan Levana?

"Yuk mas..." Ujar sebuah suara.

Gue pun membalikkan badan secara perlahan, lalu gue tersenyum dengan kecut kepada Levana yang kini sedang berdiri tepat di depan badan gue, bersama seluruh dandanannya yang kembali terlihat rapi seperti tadi pagi dan kini dia juga terlihat lebih...

Cantik...

"Umm, beneran kita mau makan malem disini Lev?" Tanya gue kemudian.

"Iya." Levana mengangguk. "Kenapa emangnya mas?"

"Ah, enggak, yuk kita langsung kesana aja sekarang." Gue pun kemudian memberikan sebuah senyuman tipis kepada Levana dan mencoba untuk terlihat se-natural mungkin agar dia tidak mencurigai tentang rasa gugup gue terhadap Muthia tadi.

Restoran yang memiliki jarak hanya beberapa puluh meter saja kini terasa sangat jauh sekali. Selama berjalan, tidak jarang gue memperhatikan keadaan dan melihat wajah dari orang-orang yang berlalu lalang di sekitar sini untuk memastikan bahwa Muthia tidak berada pada lantai yang sama dengan kami berdua, walaupun kemungkinan bahwa Muthia akan berada di sini itu masih tetap ada.

"Kenapa mas?" Tanya Levana tiba-tiba. "Kok dari tadi kayak yang ga nyaman gitu keliatannya?"

"Engg, enggak..." Gue menggaruk pelipis dan menggeleng pelan. "Laper aja kali ya makanya aku pengen cepet ke sana?"

"Ah, aneh deh mas Bayu ini..." Levana tertawa.

Restoran yang jaraknya terasa sangat jauh itu kini sudah berada di depan gue. Kami berdua pun kemudian berjalan memasuki restoran tersebut dan duduk pada salah satu meja yang lokasinya agak tidak terlihat dari jendela agar Muthia tidak dapat melihat kami berdua jika dia melintas di depan sana. Lalu setelah kami berdua memesan makanan, hening pun menghinggapi gue dan Levana.

Gue hanya bisa menatap Levana dengan sebuah tatapan yang tidak terlalu fokus karena pikiran yang bercabang, sementara Levana balik menatap gue sambil sedikit memiringkan kepala yang membuat rambut hitam mengkilapnya itu menjuntai ke samping.

"Capek ya mas?" Tanya Levana.

Gue pun tersenyum tipis, lalu gue menunduk dan tertawa kecil. "Aneh ya Lev..."

"Hah? Aneh? Aneh gimana?"

"Yaaa... Aneh aja." Gue menoleh kepadanya, lalu gue menghela nafas panjang seraya melipat tangan di atas meja. "Oh iya, udah denger gosip tentang rolling itu Lev?"

"Udah mas, aku kayaknya ga akan di rolling kali ya? Aku kan masih anak baru di sini." Ujarnya sambil menopang dagu dengan sebelah tangan.

"Mungkin bisa juga di rolling, eh, tapi kamu sekarang belum punya partner selain satu team sama aku tentang proyek ini kan?"

"Iya mas, aku belum punya partner kerja selain sama mas Bayu, tapi kadang-kadang aku juga suka bantuin mas Fazri kok, kasian kerjaan dia banyak terus."

"Hati-hati lho, gitu-gitu juga si Fazri tuh mantannya tersebar di Indonesia."

"Hahaha..." Levana tertawa. "Tapi enggak deh kayaknya mas, dia bukan tipe aku banget soalnya."

"Emangnya..." Gue mencondongkan badan, lalu gue menatap kedua matanya lekat-lekat sambil tersenyum. "Cowok yang 'tipe Levana banget' itu kayak gimana sih?"

Levana pun kemudian menunduk dan memainkan jemari tangannya di atas meja, lalu dia berkata sesuatu dengan lirih. "Cowok yang kayak mas Bayu..."

"Hah? Apa Lev?"

"Eh, enggak mas, enggak...!" Levana langsung menggeleng dengan cepat. "Maksud aku, emm, cowok yang tipe aku tuh cowok yang berwibawa, berkharisma, cowok yang baik, care, sama sayang sama aku. Iya! Itu cowok tipe aku mas!" Ujarnya.

"Ooh, kirain..." Gue membulatkan bibir seraya mengangguk pelan.

Pesanan kami berdua pun pada akhirnya tiba. Gue dan Levana kemudian memakan hidangan-hidangan yang tersaji di atas meja itu tanpa mengeluarkan suara apapun. Tidak mengobrol, tidak berbicara mengenai apa-apa, hanya terdengar suara-suara dari peralatan makanan yang saling beradu, obrolan selintas dari para pelanggan yang ada di dalam sini, serta musik khas restoran yang sayup-sayup terdengar dari speaker di sudut langit-langit sana.

Lalu sebelum sempat gue menghabiskan seluruh makanan yang ada, ujung dari penglihatan gue menangkap sesosok wanita yang sebelumnya sedang berada pada satu lantai di bawah gue, namun kini dia sedang berjalan memasuki pintu restoran ini sambil bergandengan mesra bersama pacarnya, dan kemudian dia langsung melambaikan tangannya ketika dia menyadari kehadiran gue di sini.

Oh no, double shit...

***


Waktu kini hampir menunjukkan pukul sebelas malam. Setelah gue mengantar Levana pulang ke rumahnya tadi, gue sengaja berlama-lama di jalan dan lebih memilih jalan memutar untuk sampai ke kostan. Gue sama sekali tidak berniat untuk pulang ke sana. Gue ingin lebih memiliki waktu untuk sendirian ketimbang harus kembali diganggu oleh Sita bersama ocehan-ocehannya. Namun setelah beberapa lama gue berkendara, gue pun pada akhirnya memutuskan untuk pulang karena besok pagi gue masih harus menghadiri meeting bersama pak Wisnu dan beberapa orang atasan lainnya.

Dengan langkah yang gontai gue menaiki satu persatu dari anak tangga hingga pada akhirnya gue tiba di lantai dua yang sepi. Dari kejauhan, gue dapat melihat kamar Sita yang tertutup rapat dan lampu di dalamnya pun terlihat tidak menyala. Gue kemudian menghela nafas panjang sambil memejamkan mata erat-erat, lalu gue kembali berjalan menuju pintu kamar dan membukanya.

Gue menyimpan tas di samping meja duduk di depan televisi, lalu gue merogoh saku celana untuk mengambil Blackberry kesayangan dan mengisi ulang baterainya. Sambil menunggu loading screen pada handphone, gue kemudian melepaskan dasi serta satu per satu dari kancing kemeja dan melemparnya ke dalam keranjang di samping kamar mandi.

Drrr...rrr...rrrt...

Untuk sesaat gue terdiam sejenak ketika mendengar Blackberry gue yang disimpan di atas meja bergetar berkali-kali. Handphone gue bergetar bukan karena panggilan telepon, melainkan bergetar karena berbagai notifikasi chat serta SMS yang baru saja masuk ke dalamnya setelah sekian jam handphone gue itu tidak menyala, dan gue juga yakin bahwa itu semua berasal dari Alexy.

Benar saja.

Kini gue hanya bisa terduduk lemas di atas tempat tidur sambil tetap memandangi layar handphone yang menampilkan empat buah kata yang terasa sangat dingin sekali, empat buah kata, yang membuat pikiran gue semakin kalut.

'Have fun sama Levananya : )'




Let the sky fall
When it crumbles
We will stand tall
Face it all together

Adele - Skyfall
profile-picture
profile-picture
adorazoelev dan fatqurr memberi reputasi
2 0
2
One More Hour
29-04-2016 21:13
Skak mat emoticon-Mewek

#SaveMbakSita
profile-picture
adorazoelev memberi reputasi
1 0
1
One More Hour
29-04-2016 21:25
Hahahaha. emoticon-Big Grin
Bayu keren ya emoticon-Ngakak (S) Dia khawatir alexy bakal di apa2in, makan bareng, kerja bareng, kondisi gx bisa nolak a.k.a terpaksa. Eh malah Bayunya yg ngapa2in. pake pegang2 dagu segala, BBnya pake mati segala lagi. emoticon-thumbsup

Mutia lapor ke lexy, lexy coba konfirm, BB mati, lexy pasti nganggep bayu gx mau diganggu dsb. Nah, bahayanya ini kalo sampe Lexy 'down', Dion bisa manfaatin kesempatan ini. Yg berujung kekhawatiran Bayu jadi nyata. emoticon-Frown

Tapi keknya gx seperti itu deng. Berantem2 dikitlah gx papa. Masa iya mau mesra2an terus emoticon-Stick Out Tongue emoticon-Peace
Diubah oleh NgisupGue
profile-picture
profile-picture
antyesmanis dan adorazoelev memberi reputasi
2 0
2
One More Hour
29-04-2016 21:33
wah,,om bey udah mulai coba2 maen api nih.. awas kebakar loh om bey.. emoticon-Big Grin
baru ditinggal bntar tuh ama neng lexy padahal
profile-picture
adorazoelev memberi reputasi
1 0
1
One More Hour
29-04-2016 21:37
Quote:Original Posted By NgisupGue
Hahahaha. emoticon-Big Grin
Bayu keren ya emoticon-Ngakak (S) Dia khawatir alexy bakal di apa2in, makan bareng, kerja bareng, kondisi gx bisa nolak a.k.a terpaksa. Eh malah Bayunya yg ngapa2in. pake pegang2 dagu segala, BBnya pake mati segala lagi. emoticon-thumbsup

Mutia lapor ke lexy, lexy coba konfirm, BB mati, lexy pasti nganggep bayu gx mau diganggu dsb. Nah, bahayanya ini kalo sampe Lexy 'down', Dion bisa manfaatin kesempatan ini. Yg berujung kekhawatiran Bayu jadi nyata. emoticon-Frown

Tapi keknya gx seperti itu deng. Berantem2 dikitlah gx papa. Masa iya mau mesra2an terus emoticon-Stick Out Tongue emoticon-Peace

ayok om,,keluarkan jurus analisa mu dimari.. apa yg bakal terjadi selanjutnye.. ky nya klo lu yg prediksiin bakaln tepat deh.. emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
adorazoelev memberi reputasi
1 0
1
One More Hour
29-04-2016 21:54
and bayu's mind that time like, *ERROR* 404 Mind not found. Skak mat dah, bisa-bisa diputusin sama alexy terus pas balik alexy jadian ama dion terus si bayu jadi ngenes ngoahahaha
profile-picture
adorazoelev memberi reputasi
1 0
1
One More Hour
29-04-2016 22:11
Yeahh dion saatnya elo beraksi emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)
Biar makin nyoss penderitaan si bayu emoticon-army
Cowok memang begitu, selagi ada kesempatan kenapa enggak? emoticon-Hammer
profile-picture
adorazoelev memberi reputasi
1 0
1
One More Hour
29-04-2016 22:20
Yakkkk mati kutu dah bayu... Main api emang seru Bey tapi ati2...Meleng dikitt elo yang kebakaremoticon-Ngakak (S)
Ditunggu lah om opal next update nyaemoticon-Big Grin
profile-picture
adorazoelev memberi reputasi
1 0
1
One More Hour
29-04-2016 22:48
ah.... ehmmm.... gw gak bisa komen deh tentang yg ini....

gw cuma mau bilang...

You are the man, brooo....
profile-picture
adorazoelev memberi reputasi
1 0
1
One More Hour
29-04-2016 23:00
Akhirnya kelar juga baca dari part pertama sampe part terakhir. Ditunggu update partnya uhuy
profile-picture
adorazoelev memberi reputasi
1 0
1
One More Hour
29-04-2016 23:09
Untung lagunya bukan yg someone like you nya adelle
profile-picture
adorazoelev memberi reputasi
1 0
1
One More Hour
29-04-2016 23:39
Wkwkwkqk mamam noh maa bayu emoticon-Ngakak (S)
Bener dah perkiraan dari awal yg harus di waspadain itu mas bayu bkan mba alexynya emoticon-Ngakak (S)
#havefuncanbefun #ngawur emoticon-army
profile-picture
adorazoelev memberi reputasi
1 0
1
One More Hour
30-04-2016 00:01
kwkkwkwkw mampus dah si bayu emoticon-Ngakak
profile-picture
adorazoelev memberi reputasi
1 0
1
One More Hour
30-04-2016 00:09
haiiizzzz
jgn sampe broohh dion curi2 kesempatan..

wah gak ridho dunia akhirat lahh..

#savealexy...
profile-picture
adorazoelev memberi reputasi
1 0
1
One More Hour
30-04-2016 00:13
Mampos lu bey WKWKWKWKWK
lagian macem-macem si emoticon-Ngakak


#TeamAlexy
0 0
0
One More Hour
30-04-2016 00:21
buka tendaaaaa....
profile-picture
adorazoelev memberi reputasi
1 0
1
One More Hour
30-04-2016 00:43
mayday..!! mayday..!! mayday..!!
kapal oleng kapten emoticon-Takut

akankah hubungan mas bey dan mbak alexy berakhir sampai disini..??
atau mungkin berakhir di januari seperti glenn fredly..??

saksikan kisahnya setelah kentang-kentang berikut ini.. emoticon-Cool
profile-picture
adorazoelev memberi reputasi
1 0
1
One More Hour
30-04-2016 01:14
Laki laki emang begitu emoticon-Big Grin.
Kasian lexy. emoticon-Frown
profile-picture
adorazoelev memberi reputasi
1 0
1
One More Hour
30-04-2016 01:45
duh asalnya ane mikir alexy yg mungkin tergoda. ternyata bayu toh emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) kacaaauu
profile-picture
adorazoelev memberi reputasi
1 0
1
One More Hour
30-04-2016 03:57
Upppppsssssss emoticon-Wkwkwk Ciah gila, inget masbay bertahun tahun alexy rela jomblo demi menunggu sang buah hati, eh maksudnya sang pujaan hati emoticon-Betty
profile-picture
adorazoelev memberi reputasi
1 0
1
Halaman 157 dari 300
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
dendam
Stories from the Heart
cerpen-horor-hangit
Stories from the Heart
indigo-bukan
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Stories from the Heart
pengusaha-muda
Stories from the Heart
dendam-arwah-dari-masa-lalu
Stories from the Heart
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia