Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
3425
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/568db7561a9975c6738b4568/sebenarnya-cinta
Selama tiga tahun menjalani status sebagai anak SMA, Arkan sebenarnya cukup populer terutama di kalangan lawan jenis. Bahkan Arkan mendapat julukan sendiri dari kalangan lawan jenis di sekolahnya yaitu cute nerdy guy alias kutu buku lucu.
Lapor Hansip
07-01-2016 07:54

Sebenarnya cinta

Past Hot Thread
Hallo penghuni SFTH, ketemu sama ane lagi nih, penulis amatir yang kadang lupa dengan tulisannya sendiri hehehe...emoticon-Peace
berhubung thread sebelumnya udah di delete karena draft cerita yang ane bikin sebelumnya hilang jadi ijinkan ane untuk berbagi cerita (imanjinasi) lagi ya. Mudah-mudahan gak negbosenin. Selamat membaca... emoticon-Smilie






Sebenarnya Cinta





Sebenarnya cinta

Cover by agan riski.jahat

Sebenarnya cinta

Cover by agan neopo



Ku tak tau, Harus bagaimana untuk
Raba mimpi atau Nyata dan bedakan Rasa dan suasana
Dalam rangka Sayang atau cinta
Yang sebenarnya



Letto - Sebenarnya Cinta




Tokoh-tokoh cerita



Fathir Arkana (arkan), Cowok pendiam yang mempunyai dua sisi kepribadian. Di lingkungan teman-teman sekolahnya arkan dikenal culun dan kutu buku, namun hal tersebut berbeda jauh dengan sifatnya jika berada diluar lingkungan sekolah, pecicilan, sedikit keras kepala dan mempunyai ego yang cukup besar. Arkan merupakan anak tertua di keluarganya. Dari segi fisik arkan cukup enak dipandang terutama bagi lawan jenis, mempunyai darah arab dari ayahnya di gabung dengan kecantikan khas melayu dari bundanya cukup membuat arkan mendapatkan julukan “si kutu buku imut” dari teman-teman sekolahnya.

Tinggi badan : 184 cm (agak jangkung)
Saudara kandung : Mayang
Zodiak : Sagitarius
Kulit : Coklat Khas Indonesia
Ciri khas : Alis tebal dan pandangan mata coklatnya yang tajam, kutu buku.
Plus : Rupawan, jago main gitar, body kekar, diam-diam,perhatian, sangat menyanyangi adik dan bundanya, dan selalu menghindar untuk mencampuri urusan orang lain.
Minus: Cuek, pecicilan, egois, pendiam, gampang bosan, pemalu.



Mayang Fathira (mayang), Cewek imut, manja dan sedikit cerewet ini adalah adik kandung dari arkan yang beda dua tahun dengan abangnya. Mayang sendiri sangat dekat dengan abangnya apalagi setelah ayahnya meninggal. Dari segi fisik mayang juga tak kalah menarik dibandingkan abangnya, putih, tinggi, alis tebal, rambut hitam ditambah dengan sifat manja yang kadang lumayan sering membuat abangnya jengkel.

Tinggi badan : 167 cm
Saudara kandung : Arkan
Zodiak : Libra
Kulit : Putih
Ciri khas : Alis tebal (persis kayak abangnya), pendangan teduh, lesung pipit.
Plus : Manis, perhatian terutama dengan saudara kandungnya, jago nyanyi, setia dalam hal apa saja, terbuka, periang, rajin dan cerdas.
Minus : Manja, pecicilan, cerewet.



Muhammad Fadil (fadil), Merupakan sahabat dekat arkan, mereka kenal dari kelas satu SMP. Disekolahnya fadil sedikit lebih populer dibandingkan sahabatnya ini, karena dia merupakan kapten tim basket, aktif di berbagai macam ekstrakulikuler dan sedikit dikenal sebagai playboy karena gampang terpengaruh dengan pandangan pertama. Meskipun begitu fadil sedikit menaruh rasa terhadap mayang yang merupakan adik sahabatnya sendiri, namun rasa tersebut dipendamnya dalam-dalam karena takut bakal merusak persahabatan mereka berdua.

Tinggi badan : 175 cm
Sahabat : Arkan
Wanita favorit : Mayang (karena gampang digombalin) dan Fika (pacarnya)
Musik favorit : Dangdut dan metal
Kulit : Hitam manis
Status : Belum menikah (masih pacaran)
Ciri khas : Suaranya gampang dikenal (cempreng)
Plus : Setia kawan, periang, agak cerewet untuk ukuran cowok, gampang diomogin terutama oleh sahabatnya, arkan.
Minus : terlalu mudah mengalah, nekad, dan punya masalah lambung mulai dari diare sampai asam lambung.



Kanaya Azita (naya), Adalah teman satu angkatannya arkan dan fadil, namun berbeda kelas. Di sekolahnya naya tidak hanya dikenal karena paras cantik dan pembawaannya yang sedikit kalem, namun juga dikenal berkat prestasinya di bidang akedemik dan ekstrakulikuler. Kecantikannya juga ditambah dengan sifatnya yang supel, perhatian dan setia kawan. Rambut kuncir, postur tubuh seksi, senyuman mematikan benar-benar membuatnya menjadi siswi yang paling sering dikejar oleh teman-teman satu angkatannya fadil dan arkan. Bahkan arkan sendiri diam-diam juga sedikit mengagumi sosok naya.

Tinggi badan : 165 cm
Sahabat : Riska
Kulit : Putih mulus (kayak jalan baru)
Ciri khas : Bibir tipi manis, rambut kuncir, senyuman mematikan.
Plus : Anggun, cantik, tutur kata lembut, perhatian, enak diajak ngobrol, easy going, supel
Minus : Kurang teguh pendirian, sifat yang sering berubah-ubah dan tak terduga, terlalu bergantung dnegan perhatian dari orang lain dan sedikit rapuh kalau berdiri sendiri.



Riskika larasati (riska), Merupakan sahabat dekatnya naya. Sedikit cerewet, namun gampang bergaul dengan siapa saja. Disekolahnya riska terkenal dengan sifatnya yang periang, suka bercanda, dan sedikit jahil. Berkulit hitam manis dan berbadan tinggi. Riska bisa dikategorikan sebagai lady rocker karena aktif di ekskul musik dan lumayan sering diajak manggung sebagai gitaris oleh teman-teman seangkatannya bahkan juga sering manggung di klub malam dan café-café.

Tinggi badan : 170 cm
Sahabat : Naya
Kulit : Hitam manis
Ciri khas : Tomboy, sekilas terlihat seperti seorang lady rocker, tahi lalat di bawah bibir, rambut bergelombang berantakan namun seksi.
Hobby : Combaling arkan dan naya.
Plus : Periang, jago main gitar dan piano, gampang bergaul, seksi, berkarakter.
Minus : Kurang terbuka dan sering menyimpan apa yang sebanarnya dirasakan.




Donna feliciana (Donna), Teman sekelasnya arkan dan fadil dari SMP, namun tidak terlalu dekat dengan mereka berdua. Dulunya waktu SMP donna terkenal tomboy bahkan sering dipanggil dengan nama doni oleh teman-temannya. Dari segi fisik sebenarnya donna cukup menonjol karena dilahirkan di keluarga campuran indo-italy. Selama di SMA sosok donna cukup populer karena wajahnya yang sedikit indo namun masih sedikit kalah saing dengan naya dan riska karena donna mempunyai sifat yang hampir sama dengan arkan, pendiam, kutu buku, dan tidak terlalu bergantung dengan perhatian orang lain alias cuek.

Tinggi badan : 168 cm
Kulit : Kuning langsat
Fakta menarik : Transformasi dari tomboy menjadi anggun bagaikan bidadari (lebai)
Ciri khas : Mata biru, rambut yang sering berubah-ubah warna, bibir seksi, hidung mancung, kadang berkacamata.
Plus: Jujur, sabar, penyayang, perhatian, tidak terlalu memikirkan bentuk fisik, modis.
Minus : Terlalu sering menyalahkan diri sendiri, kurang percaya diri, sedikit pemalu.




Aninditha adesya ardani (Ditha/ditong), Teman satu kampusnya arkan yang dikenalnya waktu ospek. Cewek manis, behelan, berlesung pipit ini kenal dengan arkan karena hampir kena hukum waktu ospek namun diselamatkan dengan aksi absurdnya si arkan. Ditha/ditong orangnya easy going, gampang nurut, agak cuek dengan dirinya sendiri namun perhatian dengan orang yang ada disekitarnya. Dari segi fisik, ditha sebenarnya terlihat manis, cantik khas Indonesia banget, dan juga terlihat kalem meskipun kalau udah kenal jauh dari kata kalem. Sedikit menyimpan rasa dengan arkan karena aksi absurd si arkan pas ospek cukup berkesan bagi ditha.

Tinggi badan : 164 cm
Kulit : Sawo matang
Fakta menarik : cewek pertama yang membuat arkan rela sedikit berkorban secara spontan.
Ciri khas : Behelan, lesung pipit, rambut hitam legam, kalem.
Sahabat : Novan dan bayu
Plus : Easy going, perhatian dengan orang disekelilingnya, keibuan, kalem, anggun khas wanita jawa, manis.
Minus : Kalem yang kadang jadi senjata makan tuan, terlalu mudah dipengaruhi meskipun sebenarnya punya pendirian teguh.




Novan arianto (Novan), Teman satu kampusnya arkan yang juga dikenal waktu ospek. Merupakan sahabat dari ditha sejak kecil karena masih ada hubungan keluarga meskipun jauh. Sudah dianggap sebagai abangnya sendiri oleh ditha meskipun sering cekcok. Dari segi fisik novan jauh lebih unggul di bandingkan arkan untuk ukuran badan dan otot karena sejak SMA novan memang rajin fitness, namun untuk urusan tinggi novan kalah jauh bahkan sedikit lebih pendek kalau berdiri disamping ditha. Berpikiran dewasa meskipun berbadan sedikit pendek, pendengar yang baik namun penasehat yang buruk. Disamping itu semua, setia kawan.


Tinggi Badan : 160 cm
Kulit : Sawo matang
Fakta menarik : Sepupunya ditha
Sahabat : Ditha dan bayu
Ciri khas : Rambut ikal, badan kekar, suka pake baju ketat.
Plus : Setia kawan, pendengar yang baik, berpikiran dewasa.
Minus : Penasehat yang buruk, pikiran dewasanya kadang melewati batas



Bayu anggara (Bayu), Teman satu SMA ditha dan novan yang kenal dengan arkan karena sering fitness bareng. Bayu dan arkan sebanarnya sama-sama seimbang dalam segi fisik, sama-sama mempunyai postur tinggi namun dari segi sifat bayu jauh lebih dewasa dan mandiri. Bayu sendiri memilih untuk tidak kuliah karena mempunyai prinsip sendiri. Meskipun gak kuliah bayu sibuk mengurusi bisnis kecil-kecilan mulai dari warung kecil dan penyewaan sound system.

Tinggi badan : 182 cm
Kulit : Putih bersih
Sahabat : Ditha dan novan
Fakta menarik : Pengusaha muda, tidak kuliah.
Ciri khas : Postur jangkung, berkacamata, rapi.
Plus : Mandiri, cerdas, berkarakter, berani mengambil resiko, tampang kayak artis.
Minus : Rada-rada songong, sama kayak arkan kadang tampang menarik justru menjadi halangan untuk mendapatkan cinta.



Kamila Faranisa (Mila), Cewek perfeksionis, sedikit jutek dan independen. Hal tersebut terlihat dari kerjaannya yang di percaya mengurusi bisnis yang cukup besar oleh bos nya meskipun masih kuliah. Pernah menjadi model karena mempunyai postur bagus untuk ukuran cewek Indonesia. Sama seperti arkan kamila tidak terlalu memikirkan masalah yang berhubungan dengan hati, tapi kalau sudah mulai terkena virus cinta, kamila bisa bingung dengan dirinya sendiri.

Tinggi badan : 172
Kulit : Putih, bening enak dipandang.
Fakta menarik : Pernah jadi model, manajer distro.
Sahabat : Jenny dan ade.
Ciri khas : Wajah sedikit mirip artis korea, modis, pandangan teduh, sibuk, nada suara seksi, suka pakai topi.
Plus : Cakep dan manis dicampur jadi satu, mandiri, pinter cari duit sendiri, postur vbak super model, senyuman mematikan, pintar memanfaatkan keadaan.
Minus : Kurang terbuka, gak mau diusik, gila kerja, kurang santai dan sedikit butuh perhatian meskipun diluarnya terlihat kuat.



Alif firmansyah (Alif) salah satu mahasiswa tingkat akhir di sebuah kampus di kota semarang yang akhirnya sedikit beruntung mendapatkan cintanya donna meskipun sempat hubungan mereka sempat digoyahkan oleh sifat liar arkan. Alif merupakan seorang mahasiwa mandiri yang mampu membayai kuliahnya berkat hasil kerja sampingan. Sedikit alim meskipun kadang sering tergoda dengan pesona sosok donna. Berpikiran dewasa, pemaaf dan pengertian.

Tinggi badan : 170 cm
Kulit : Hitam manis
Pacar : Donna
Fakta menarik : Jago komputer, gamer dan teknisi.
Ciri khas : Berkacamata, pakian rapi.
Plus : dewasa, bertanggung jawab, mandiri, tidak menyerah dengan keadaan, pemaaf, rajin ibadah, jago ngaji, bisa menjadi diri sendiri.
Minus : Kurang percaya diri.



Aulia ashifa (shifa), adik angkatannya arkan di kampus, cewek manis yang mempunyai gigi gingsul yang justru membuatnya terlihat menarik, kadang memakai jilbab kadang berpakaian seksi, mungkin masih mencari jati diri. Shifa sangat aktif di organisasi kampus bahkan saking aktifnya dia dekat dengan orang-orang yang berkerja di kantor jurusan yang dimanfaatkannya untuk menggali informasi tentang kakak angkatan favoritnya, arkan. Bertubuh mungil namun imut, agak lucu dan sedikit menggemaskan.

Tinggi badan : 165 cm
Kulit : Kuning langsat
Sahabat : Gadis
Kakak angkatan favorit : Arkan
Fakta menarik : Jago taekwondo, pernah ikut kejuaraan tingkat kabupaten dan sekarang sedang mendalami muay thai.
Ciri khas : Berkacamata frame tebal, rambut hitam lurus yang dikuncir kuda meskipun kadang tidak terlihat kalau sedang memakai jilbab.
Plus : Manis, cakep apalagi kalau sedang memakai jilbab, pintar, mahasiswa unggulan, aktif dikampus, rajin ibadah, pintar dandan.
Minus : Terlalu gampang jatuh cinta, suka terburu-buru dalam menentukan pilihan.



Maaf kalau tokohnya kebanyakan hehehe emoticon-Peace
Polling

Poll ini sudah ditutup - 360 Suara

Siapakah dari 12 tokoh utama favorit agan/aganwati dalam cerita ini? 
22.5%
Arkan/Fahtir (Fathir Arkana)
11.67%
Mayang (Mayang Fathira)
3.06%
Fadil (Muhammad Fadil)
17.22%
Naya (Kanaya Azita)
4.17%
Riska (Riskika Larasati)
7.78%
Donna (Donna feliciana)
12.5%
Ditha/Ditong (Aninditha Adesya A)
1.94%
Novan (Novan Arianto)
1.67%
Bayu (Bayu Anggara)
3.06%
Mila (Kamila Faranisa)
11.39%
Shifa (Aulia Ashifa)
2.78%
Alif ( Alif Firmansyah)
Diubah oleh menyingsing90
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kyukyunana dan 38 lainnya memberi reputasi
39
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 23 dari 171
Sebenarnya cinta
25-04-2016 12:03

Part 50 Home sweet home


Didalam pesawat jogja-jakarta, gantian mila yang terlihat asik menyandarkan kepalanya di bahu arkan. Lumayan dapat tempat nyender yang cukup lebar dan bidang. Tak lama kemudian pesawat yang mereka tumpang sudah berada di landasan pacu dan bersiap untuk take off.



“Nanti balik ke jogja lagi kapan tir?” Tanya kamila setelah lampu sabuk pengaman dimatikan.

“Belum tau mil… kamu kapan?”

“Belum tau juga… nanti kabarin ya kalau mau balik, biar bisa bareng lagi hehehe… “

“Kamu kok senangnya nebeng sih kalau jalan jauh?”

“Ya biar ada temen tir, kan asik bisa cerita… “

“Ntar mas mu cemburu lho…”

“Mas yang mana?”

“Itu yang selama bulan puasa sering jemput kamu… “

“Ih… males banget sama dia… “



Selanjutnya manajer dan pegawai gudang ini nyenyak ketiduran karena sama-sama capek meskipun mereka berdua gak puasa. Sejam diatas awan akhirnya pesawat pun mendarat di Jakarta. Arkan langsung bangun dari tidurnya dan melihat kamila yang masik asik bersandar di bahunya sambil menutup wajah dengan topi yang tadi dipakainya.



“Mil… udah nyampe… bangun… “ Arkan mengambil topi yang menutupi wajah kamila dan mendapati si manajer sedang menjelurkan lidah ke arahnya, gemesin sih tapi Cuma sebatas teman.

“Buset… jelek banget… emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)

“Hehehe… aku udah bangun dari tadi tir emoticon-Stick Out Tongue … kita ntar aja turunnya ya…” Ujar mila yang masih betah bersandar di bahu arkan.

“Iya… “



Setelah hampir semua penumpang turun barulah arkan dan kamila bangkit dari kursinya dan berjalan ke arah gedung terminal. Mereka berdua berhenti sejenak di lorong yang memisahkan penumpang yang transit dan yang gak transit.



“Udah… sampai disini dulu… “ Ujar arkan kembali memasang jaketnya.

“Iya fathir… makasih ya, udah mau pulang bareng aku… “

“Iya mil, sama-sama… salam sama keluarga ya… “

“Aku juga… mohon maaf lahir batin ya tir, sampe ketemu lagi… “ Mila menjabat tangan fathir.

“Maaf lahir batin juga mil… kamu udah ada yang jemput?”

“Udah… ada mama diluar… “



Kamila berdiri diam didepan arkan, gak tau harus ngapain, pamit udah, jabat tangan udah, mohon maaf lahir batin udah, namun kayak masih ada yang kurang. Tak lama kemudian kamila merasakan kedua bahunya ditarik ke dalam sebuah dekapan. Dekapan hangat, dekapan seorang teman namun bisa diartikan lebih. Seperti seorang yang sedang terhipnotis kamila membalas dekapan tersebut dan menyandarkan dagunya di bahu arkan. Cukup lama mereka berdua saling menikmati suasana hangat ditengah kerumunan orang yang berlalu lalang di gedung terminal. Arkan kemudian melepas dekapannya dan memberikan senyuman sambil melambaikan tangan ke arah kamila. Mila sendiri hanya bisa tersenyum sambil membalas lambaian tersebut, kali ini senyum sedikit berbeda dari biasanya, sebuah senyuman yang murni keluar dari hati.



Kamila langsung mengambil bagasinya dan berjalan keluar sambil senyum-senyum sendiri karena rasa yang tadi sebelum berangkat sempat menghilang sekarang kembali bergejolak namun lebih terasa. Di hanphonenya mila mengecek foto yang tadi di post di facebook sebelum berangkat, fotonya dengan arkan di ruang tunggu bandara jogja. Ade dan jenny muncul di komentar paling atas di foto yang tadi di post. Cukup banyak teman-teman fb nya kamila memberikan like ke foto tersebut sampai-sampai ada yang menyangka cowok yang ada dialam foto tersebtu adalah pacarnya kamila. Sementara sang pemilik foto tersebut hanya bisa tersenyum malu sambil dalam hati meng”amini” komentar-komentar dari temannya. Sejenak dia ingat dengan perkataan jenny yang mengatakan kalau arkan bukan pilihan yang jelek untuk dijadikan pacar, dan kata-kata jenny tersebut mulai diresapi dengan senyuman oleh kamila.



Jam lima sore di bandara padang, dokter sarah dan anak gadisnya mayang terlihat asik menunggu kedatangan arkan. Tak lama kemudian senyum mereka berdua mengembang ketika melihat satu-satunya laki-laki di keluarga kecil mereka berjalan mendekat. Arkan langsung mencium dan menyalami tangan bundanya dan mencium kening adik satu-satunya. Mereka bertiga kemudian akhirnya buka puasa di salah satu tempat makan yang ada di bandara sekalian sholat maghrib.



“Besok kita sholat dimana bun? bukittinggi apa di padang?” Tanya arkan ke bundanya.

“Di padang aja bang… nanti habis sholat baru kita ke bukit tinggi… “

“Oke deh… “

“Oh iya bang… nanti sampai dirumah di coba ya baju batik yang di pesen bunda buat kita pake besok…” Ujar mayang.

“Lho… ada baju seragamnya juga?”

“Ada dong… motif nya mayang yang pilih bang… nanti habis sholat kita foto bareng, soalnya kemaren mayang di beliin kamera baru sama bunda…”

“Serius bun?”

“Iya bang… gapaplah biar adik mu ada hobi baru dari pada keluyuran terus… “

“Emang ini anak sering keluyuran bun?”

“Ya lumayan, maklum lah bang, lagi liar-liar nya…”

“Hati-hati dek… ntar abang laporin ke galih lho… hehehe… emoticon-Big Grin

“Laporin aja, toh kita berdua cuma temen deket doang… “

“Yakin? Hehehe… “

“Oh iya bang… tadi bunda nanya nih pas mayang buka fb abang, itu cewek yang foto berdua sama abang itu siapa?” Mayang menanyakan sosok kamila.

“Beneran bun?” Arkan sedikit gak yakin dengan perkataan adiknya.

“Iya bang… bunda kan cuma nanya aja… kalau aban gak mau ngasih tau dia itu siapa ke bunda sama adik juga gapapa kok… “

“Haduh bun… bunda kayaknya mulai ketularan mayang deh… dia itu kamila bun, manajer distro tempat abang kerja… “

“Hmnnn kamila ya… namanya bagus, mirip kanaya… “ Ujar bundanya.

“Kayaknya abang gak bisa lepas dari cewek yang namanya ada huruf “K” ya bun, kanaya dan kamila… “ Adiknya ikut berkomentar gak jelas.

“Udah lah… jangan komen yang enggak-enggak… ntar gak ada oleh-oleh lho buat kamu dek…”

“Lho abang bawa oleh-oleh buat mayang? Apa bang?”

“Ada… ini… “ Arkan membuka tasnya dan memberikan sebuah kotak kecil yang berisi ipod.

“Aduh… makasih bang… ini keluaran yang paling baru ya? Mahal banget pasti… “ mayang tiba-tiba kegirangan karena di bawakan oleh-oleh.

“Mahal banget dek, sampe-sampe abang harus kerja dan telat mudik ngumpulin duit buat beli itu…emoticon-Nohope

“Masa?” Tanya mayang.

“Hahaha enggak kok… ini kan abang mudik tiketnya gratis, nah duit tiket yang udah abang siapin abang pake buat beli itu… gimana? Kamu suka?”

“Banget bang… makasih banyak ya bang… mayang gak ungkit-ungkit kanaya sama kamila lagi deh… “ Mayang mencium lembut pipi abangnya.

“Bagsulah kalau gitu…emoticon-thumbsup




Didalama mobil, mayang yang duduk di kursi belakang langsung sibuk dengan ipod yang dibelikan abangnya. Sementara arkan yang ada didepan bareng bundanya juga asik cerita-cerita.



“Bunda… maaf ya, abang belum bisa ngasih hadiah apa-apa buat bunda… “ Ujar arkan sambil melihat bundanya.

“Gapapa bang… bunda justru senang liat abang bisa ngasih hadiah buak dek mayang, ini hadiah tersendiri bagi bunda… abang yang perhatian dengan adeknya… itu udah cukup banget bagi bunda, ngeliat kalian saling perhatian satu sama lain… bunda bangga sama abang… “

“Makasih bun… “

“Dari kemaren dia sibuk nanyain kamu bang… katanya abang kok lama banget pulangnya, jangan-jangan dia lupa sama kita bun… “ Bundanya menirukan perkataan mayang.

“Masa bun?”

“Iya bang… gitu-gitu adikmu itu perhatian banget sama kamu… rindu banget kalau kamu telat pulang… bunda kadang sedih juga liat dia sering banget buka fb sam twit abang sekedar untuk tahu apa kesibukan abang disana… “

“Gapapalah bun, yang penting sekarang abang kan udah sampe di padang… “




“Abang… kamar abang yang lama udah mayang bersihin jadi abang bisa tidur disana lagi…” Mayang tiba-tiba muncul diantara abang dan bundanya.

“Serius… emang kamu balik ke kamar yang lama?”

“Iya… soalnya dulu abang bilang kamarnya gak boleh di cat ulang, makanya mayan pindah ke bawah lagi, lagian biar bunda ada temennya di bawah… “

“Baguslah kalau gitu… “




“Oh iya bang… itu si kamila manajernya abang orang mana emang?”

“Aslinya sih orang jogja atau solo abang juga gak tau, tapi tinggal di Jakarta… makanya tadi mudik bareng… “

“Pacarin aja bang… “ Usul mayang.

“Abang mikirnya belum kesana dek… abang lebih asik kerja dari pada pacaran… “

“Wow… baguslah kalau gitu… tapi inget bang, kuliahnya jangan terbengkalai… “ Bundanya mengingatkan.

“Tenang aja bun… abang kayaknya lulus kuliah tepat waktu kok, abis itu baru santai sambil cari calon hehehe… “

“Baguslah kalau gitu… nanti kalau udah selesai kan enak, abang mau nganggur dulu juga gapapa, atau mau bantu-bantu di apotik bunda juga boleh… atau mau ngolah lahan-lahan ayah yang masih kosong juga boleh… soalnya nanti cuma abang yang bakal jagain adek, kalau bisa biayain dia kuliah… “

“Insya allah bun… “



Sampai di rumah, arkan langsung masuk ke kamarnya, sementara bunda dan adiknya sibuk didapur melanjutkan kagiatan masak-masak kue yang tadi sempat terhenti karena menjemput arkan di bandara, bunda dan adiknya di bantu oleh beberpaa tetangga yang datang ke rumah arkan yang juga merupakan pegawai yang berkerja di paotik milik bundanya. Didalam kamarnya arkan yang langsung tidur-tiduran terlihat asik membaca sms yang cukup banyak masuk di inboxnya, mulai dari fadil, naya, riska, rere,adik-adik kelas dan teman-temannya dikampus yang mengirimkan berbagai jenis ucapan selamat lebaran, mulai dari pantun sampai kata-kata mutiara. Malas balas sms satu-satu akhirnya arkan mengedit sms yang dikirimkan oleh fadil dan mengirimkan sms tersebut ke semua teman-temannya. Tak lama kemudian ada telpon masuk, dari mbak manajer.



“Hallo fahir…”

“Iya, kenapa mil?”

“Udah nyampe di rumah?”

“Udah… barusan aja… “

“Tadi siapa yang jemput di bandara?”

“Bunda sama adik ku… kamu lagi ngapain mil? Tumben nelpon? Gak takbiran?”

“Males tir… ini lagi tidur-tiduran aja di kamar, capek soalnya… kamu lagi apa?”

“Lagi ditelpon sama kamu mil… “

“Hahaha ya udah kalau gitu… aku cuma pengen mastiin kamu sampe di rumah…”

“Hahaha iya mil, makasih lho… “

“Sama-sama fathir… ya udah kalau gitu, selamat menikmati waktu bareng keluarga ya…”

“Kamu juga mil… “

“Bye fathir…”

“Bye…”



Agak aneh juga si kamila tiba-tiba nelpon cuma buat mastiin fathir udah sampai dirumah apa belum. Bosan di kamar fathir kemudian mamatikan handphone, komputer, laptop dan langsung turun ke bawah, saatnya menikmati waktu bareng keluarga kecilnya tampa gangguan dari luar.
2 0
2
Sebenarnya cinta
25-04-2016 12:56
pas buka pas baru update emoticon-2 Jempol
0 0
0
Sebenarnya cinta
25-04-2016 20:55
Aduuuuh mayang makin kangennn dehh sama karakter iniii emoticon-Peluk
0 0
0
Sebenarnya cinta
25-04-2016 22:49
Kamila dan kanaya ...emoticon-Kiss (S)
Tidak terlepas dari huruf "k"
emoticon-Ngacir
0 0
0
Sebenarnya cinta
26-04-2016 01:32
part 50.. bookmark..
0 0
0
Sebenarnya cinta
26-04-2016 13:37
Quote:Original Posted By jorzgeorge
pas buka pas baru update emoticon-2 Jempol


Kebetulan gan hehhe


Quote:Original Posted By rukicharlo
Aduuuuh mayang makin kangennn dehh sama karakter iniii emoticon-Peluk


Manja-manja ngeselin, tapi imut sih.


Quote:Original Posted By dederada
Kamila dan kanaya ...emoticon-Kiss (S)
Tidak terlepas dari huruf "k"
emoticon-Ngacir


padahal huruf "k" akrab dengan benda sakral laki-laki gan emoticon-Hammer (S)

0 0
0
Sebenarnya cinta
27-04-2016 00:02
Ditunggu kelanjutannya bang
Makin penasaran ..
0 0
0
Sebenarnya cinta
27-04-2016 00:30
Wuih udh update hheemoticon-Big Grin
Kamila Kanaya Karudi Kaseto wuidih emoticon-Wowcantik whahahaha emoticon-Ngakak
0 0
0
Sebenarnya cinta
28-04-2016 01:04
gan ko ga update update sih ?
0 0
0
Sebenarnya cinta
28-04-2016 14:34

Part 51 Hantu fakultas

Pagi lebaran di keluarga kecilnya arkan, mayang dan bundanya terlihat cantik menggunakan busana muslim yang serasi dengan baju batik yang di pakai oleh arkan. Meskipun hanya bertiga, suasana di rumah tetap meriah dengan toples kue yang ada di mana-mana. Setelah mengunci gerbang rumah arkan, mayang dan bundanya berjalan kaki dan bergabung dengan warga sekitar komplek rumah untuk melaksanakan sholat idul fitri di mesjid besar yang ada di luar komplek perumahan. Arkan berjalan berdampingan dengan bundanya mengikuti mayang yang terlihat asik jalan didepan dengan teman-temannya.



“Ini lebaran kelima kita gak bareng ayah ya bun?” Tanya arkan.

“Iya sayang… nanti habis sholat kita pulang sebentar abis itu kita ke makam ayah ya, bunda rindu…”

“Abang juga bun… “



Selesai sholat dan mampir bentar ke makam ayahnya, arkan dan mayang langsung pulang ke rumah, mereka berdua duduk di karpet ruang tamu mengahadap bundanya yang sedang duduk di kursi. Arkan yang merupakan anak paling tua langsung menundukkan kepala dan mencium lembut tangan bundanya.



“Mohon maaf lahir dan batin bunda, abang minta maaf kalau selama ini banyak salah sama bunda… “

“Iya sayang… bunda maafkan… bunda juga minta maaf sama abang kalau selama membesarkan abang bunda pasti juga gak luput dari kesalahan… sini cium bunda… “ Dokter sarah menarik lembut wajah anak laki-lakinya ini dan kemudian mencium lembut keningnya.

“Mayang juga minta maaf ya bunda… mayang selama ini sering bandel kalau di nasehatin sama bunda… “ Mayang mencium tangan bundanya.

“Iya dek… bunda juga minta maaf ya… semua keasalahan kalian berdua udah bunda maafkan dari jauh-jauh hari, bunda harap kalian berdua juga kayak gitu… “

“Pastinya bun… “

“Ya udah, kalian duduk disini samping bunda, ngapain duduk di karpet… “

“Hehehe asik bun… oh iya bentar, mayang ambil kamera sama tripod dulu… “ Mayang langsung buru-buru masuk ke kamarnya.

“Maaf ya bang, kalau lebaran tahun ini rumah kita sepi… soalnya kakek sama nenek udah gak kuat lagi jalan jauh… datuk (kakek) di jambi juga gak mungkin kan di suruh kesini… “

“Gapapa bun… tapi habis ini kita langsung ke bukit tinggi kan?”

“Iya… nanti sore ya, soalnya pagi ini bunda banyak tamu… abang juga pasti nanti juga ada tamu… tuh, baru aja bunda omongin udah datang satu… “ Tunjuk bundanya ke fadil yang sudah ada dihalaman depan rumah. “Oh iya, adek belum maaf lahir batin sama abang… “ Bundanya mengingatkan.

“Hehehe iya bun… abang, mayang minta maaf ya kalau selama ini mayang banyak salah sama abang, mulai dari kepoin abang, ngerjain abang sama mbak ditha, trus cuek sama abang, untuk itu mayang minta maaf… “ Mayang mencium lembut tangan abangnya.

“Hahaha iya dek, gak usah disebutin juga kali dek emoticon-Nohope … abang juga minta maaf ya… “ Arkan memeluk adiknya. Dan tiba-tiba fadil yang baru masuk ke dalam rumah langsung memeluk mereka berdua.

“Eeiiitttsss… sana, bang fadil peluk abang aja… jangan peluk mayang, nanti mayang laporin sama mbak fika… “ Mayang langsung menghindar.

“Hehehe emoticon-Big Grin … maaf lahir batin ya dek, bro… semoga panjang umur… “ Ujar fadil gak jelas sambil memeluk sahabatnya ini.

“Sama-sama dil, bundo mana?” Tanya arkan.

“Bundo naik mobil bareng naya sama riska, bentar lagi paling nyampe disini….”



***




Tiga hari berlalu, dijalan bukittinggi-padang arkan memacu mobil sedan milik bundanya dengan kecepatan tinggi. Hari ini dia memang berencana pulang ke padang lebih cepat sementara bunda dan adiknya yang masih betah di bukitinggi, karena ada janji yang harus ditepati ke alif yang jadwalnya sore ini mendarat di padang. Alif memang berencana pergi ke pekanbaru untuk memberi kejutan ke pacarnya dan terlebih dahulu mampir ke padang kemudian dilanjutkan perjalanan darat sambil ditemani oleh arkan.


Arkan sedikit risih mendengar lagu-lagu cinta yang di putar melalui flashdisk mayang yang tertancap di audio mobil. Dengan sedikit keras arkan mencabut flashdisk tersebut dan mulai lebih dalam menginjakkan kaki ke pedal gas, berharap mesin bertenaga 431 hp menunjukkan tajinya, dan M4 series dari bmw terlihat melesat kencang membelah jalanan yang siang ini tidak terlalu ramai.



Jam satu siang arkan sudah berada di depan pintu kedatangan.



“Mohon maaf lahir dan batin tir… “ Ujar alif yang baru saja keluar dari pintu kedatangan.

“Mohon maaf lahir batin juga mas… selamat datang di padang, gimana tadi flight nya, gak delay kan?”

“Enggak, Alhamdulillah… tadi sempat bingung tir pas transit di Jakarta, maklum lah baru pertama kali naik pesawat hehehe… “

“Hahaha… yang penting sampean udah nyampe mas… gimana? Mau langsung jalan?”

“Ke pekanbaru?”

“Iya… “

“Mangan sek tir… ngelih soale… “

“Siap mas… ayo, cabut… “



Mereka berdua berjalan menuju parkiran, sampai disana alif sedikit kaget melihat tunggangan arkan.


“Buset… ini mobilmu?” Tanya alif.

“Bukan mas… mobilnya bundaku… aku mana bisa beli mobil kayak gini… “

“Yo sama aja tir… kok gak di bawa ke jogja?”

“Males mas… enakan naik motor… “

“Kita pake mobil ini ke pekanbaru?”

“Iya mas… biar cepet hehehe… “



Jam empat sore setelah makan siang di padang panjang, arkan dan alif sudah berada di daerah kelok Sembilan. Alif terlihat bersemangat karena besok bakal ketemu dengan pacarnya, sementara arkan yang cuma jadi sopir hanya bisa tersenyum melihat alif yang dari tadi sibuk melihat akun twitter dan facebooknya donna.



“Enak gak sih mas punya pacar?” Tanya arkan sambil menyalakan sebatang rokok dan mematikan ac mobil.

“Ada enak dan ada gak enaknya tir… enaknya ada yang merhatiin, ada yang bikin semangat, ada yang bikin rindu… gak enaknya ya kita harus belajar menerima, berbagi, saling mengalah dan memaklumi sifat buruk satu sama lain… kamu belum ada yang nyantol kah?” Tanya alif.

“Gak ada mas… “

“Wah, masa gak ada… katanya donna kamu dulu di SMA populer banget… “

“Hahaha populer kan bukan tolak ukur relevan mas…emoticon-Ngakak (S)

“Iya sih… mungkin kamu masih terlalu berhati-hati dalam menilai mungkin tir… “

“Maksudnya mas?”

“Maksud ku gini, mungkin kamu masih terlalu takut untuk menilai seseorang, takutnya penilaian yang kamu berikan ke seseorang itu salah dari apa yang kamu harapkan… wajar sih seseorang harus menilai sebelum memilih… “ Kata-kata alif mengingatkannya terhadap kata yang mirip yang keluar dari mulutnya beberapa waktu lalu terhadap seseorang, sebelum drama rintik hujan.

“Aku pernah ngomong kayak gitu ke seseorang mas…emoticon-Malu

“Kanaya ya?” Tebakan si alif akurat.

“Iya mas… “ Arkan tertawa berat. “ Si donna yang cerita ya?”

“Siapa lagi tir kalau bukan dia hahaha… “



***




Lirik-lirik lagu “cinta bersabarlah” Dari letto terus terdengar dari headset yang tertempel di telinga di balik rambut ikalnya shifa. Lagu tersebut mulai terdengar seperti suara mengejek terhadap apa yang dia rasakan saat ini. Cinta bersabarlah, dua kata yang tidak jelas kebenarannya menurut logika ashifa, dia sudah cukup lama bersabar dengan apa yang dia rasakan. Rasa suka terhadap arkan memang sudah timbul sejak hari pertama kuliah, shifa yang saat itu datang sebagai mahasiswa baru punya alasan lebih untuk lebih bersemangat ke kampus berkat kakak angkatannya ini. Dia hampir hafal seluruh kegiatan arkan dikampus, masuk kelas, kemudian ke kantin saat kelas selesai duduk bareng ditha dan novan dan kalau sedang senggang arkan terlihat sering duduk sendirian di pojok ruang perpustakaan sambil membaca buku-buku yang berhubungan dengan materi kuliah. Shifa hampir menghafal semua kegiatan kakak kelas favoritnya ini, namun hanya di saat rapat panitia makrab lah dia baru benar-benar bisa berbicara langsung dengan arkan yang dikampus lebih dikenal sebagai “hantu fakultas” karena kadang menghilang tampa jejak, kadang terlihat namun hanya sedikit yang bisa menyadari kehadirannya, seenggaknya itu lah julukan yang di berikan ashifa terhadap kakak angkatannya ini.



“Hey neng… udah ngucapin selamat lebaran belum ke hantu fakultas… “ Sebuah pesan singkat masuk ke handphone shifa, terlihat pesan tersebut dikirim oleh sahabat dekatnya, gadis.

"Udah dis... cuma sebatas maaf lahir batin doang... menyedihkan ya?" Balas shifa sambil tersenyum.

“Aduh shif… mau sampai kapan kamu kayak gini?”

“Sampai sosoknya benar-benar nyata dis…” Balas shifa singkat kemudian mematikan handphone nya, berusaha menjauh dari pikiran-pikiran yang berhubungan dengan arkan. Namun apa boleh buat, bagaikan arwah yang sedang bergentayangan, banyangan wajah arkan selalu terngiang di kepala ashifa.



Sebagian kecil dari analogi ashifa dalam menggambarkan kakak angkatannya ini seperti “hantu” mungkin ada benarnya. Sebuah sosok astral yang kadang menghilang tampa alasan yang jelas, seakan menutup dirinya dari dunia luar. Atau sang sosok astral masih terlalu takut menunjukkan wujudnya aslinya dengan atas nama cinta. *Mulai gak jelas


2 0
2
Sebenarnya cinta
28-04-2016 15:59
barangkali seperti ini yang dipikirkan shifa tentang arkan:

Kamu seperti hantu
Terus menghantuiku
Kemana pun tubuhku pergi
Kau terus membayangi aku

Salahku biarkan kamu
Bermain dengan hatiku
aku tak bisa memusnahkan
Kau dari pikiranku.. ini..
1 0
1
Sebenarnya cinta
28-04-2016 18:49
Hahahaha, aduuhh julukannya ga enak amat "hantu fakultas" ..
Ini Arkan saking sering ilang2an kah ? emoticon-Ngakak (S)


Wahh semoga ajaa Alif nggak dapet kejutan yaa .. emoticon-Big Grin
1 0
1
Sebenarnya cinta
29-04-2016 10:29

Part 52 Belladonna


Sore di daerah persawahan yang ada di pinggiran kota bukittinggi mayang dan fadil terlihat asik berjalan-jalan di pematang sawah yang ada didepan rumah kakeknya arkan sambil foto-foto, fadil sendiri setelah mengantar bundo nya ke payakumbuh memang menyempatkan untuk mampir ke rumah kakek sahabatnya ini. Sekalian bertemu dengan mayang, wanita favorit dan cinta matinya fadil. Entah benar cinta mati atau enggak mengingat fadil sudah punya fika dan mayang sedang dekat dengan sahabatnya waktu SD, galih. Namun rasa kekeluargaan lah yang mungkin membuat fadil rela singgah mumpung masih suasana lebaran.



“Abangmu ke pekanbaru tadi jam berapa dek?” Tanya fadil sambil memotret mayang.

“Tadi jam 12 dia pamit ke padang buat jemput mas alif… kayaknya sehabis itu dia langsung cabut ke pekan… abang kok gak ikut?”

“Tadi pagi abang diajakin… tapi abang mau ngantar-ngantar bundo, jadi gak bisa ikut, ini nanti malam udah jemput lagi ke payakumbuh, makanya abang mampir kesini, malas kalau langsung ke padang…”

“Oh iya bang… sebenarnya bang arkan itu sukanya sama siapa sih?” Tanya mayang. “Soalnya selama ini sehabis ditolak sama kak naya dia kayaknya gak pernah lagi nunjukin tanda-tanda jatuh cinta sama seseorang… “ Jelas mayang.

“Kayaknya abangmu itu masih belum bisa lepas dari kak naya dek… “

“Masa?”

“Kalau abang liat sih kayak gitu dek… meskipun diluarnya di berusaha sebisa mungkin untuk jaga jarak sama naya… makanya akhir-akhir ini dia cari kesibukan mungkin biar bisa lepas dari itu semua… “

“Kok kak naya bisa nolak bang arkan sih? Kayaknya dulu itu kak naya perhatian banget sama dia, bahkan pernah berduaan dirumah… “

“Iya abang tau… di jogja sebelum kak naya kenal dengan mario, dia juga nunjukin kalau dia suka sama abangmu, tapi abangmu kayaknya terlalu cuek… kak naya itu orangnya bergantung dengan perhatian dek, makanya mario bisa masuk, dan pas abangmu ngungkapin semua yang dia rasain selama ini udah terlambat… “

“Trus bang arkan sekarang agak jadi jauh gitu sama kak naya?… kemaren aja pas lebaran pertama waktu kita ngumpul di rumah, sehabis salaman, kak naya di diemin habis-habisan sama bang arkan… “

“Ya biasalah… namanya juga arkan, kamu kayak gak kenal sama abangmu aja… “ Fadil kembali mengabadikan senyum manis adik sahabatnya ini di dalam kamera. “ Menurut kamu sendiri bang arkan bakal jatuh cinta sama siapa?”

“Kalau mayang lihat sih, kayaknya kak ditha… atau bisa jadi manajer distro tempat dia kerja kemaren… “

“Kayaknya si ditha itu bukan pilihan yang buruk buat abangmu… “



***




Pagi ini di jendela lantai dua sebuah rumah megah terlihat sesosok wajah manis terlihat sedang menulis sesuatu di buku diary nya sambil ditemani secangkir cokelat hangat. Donna tersenyum manis setelah membaca kembali tentang apa yang dia tulis, sebuah pengalaman indah selama kuliah di semarang, kota yang mempertemukannya dengan pacarnya saat ini, alif. Donna kemudian melamun mengingat dulu waktu SMA dia sempat menaruh rasa terhadap arkan, seorang teman dari SMP yang sering menggodanya namun godaan riang dan sifat usil nya menghilang semenjak mereka mulai masuk SMA, donna sebenarnya sedikit merindukan candaan riang arkan akan terus berlanjut di SMA, namun yang dilihat oleh donna hanyalah seorang sosok kutu buku yang tidak terlalu banyak bicara, sebuah perubahan drastis setelah ditinggal oleh almarhum ayahnya.


Hingga pada akhirnya dengan apa yang telah dilalui selama ini, rasa kagum tersebut bukan lagi rasa tertarik antara lawan jenis, melainkan rasa kagum terhadap sosok saudara laki-laki. Dia sudah memutuskan arkan lebih cocok dijadikan sahabat dan kakak. Dan hatinya sekarang sudah sepenuhnya milik alif.


Lamunan donna sedikit terusik ketika melihat sebuah sedan hitam berhenti persis didepan gerbang rumahnya. Siapa pagi-pagi gini datang kerumah, mama sama papa sedang ada keprluan di medan. Donna kemudian turun ke bawah dan mengikuti pembantunya yang sudah membuka kan pintu depan.



“Siapa kak didepan?” Tanya donna.

“Gak tau dek… kakak belum pernah lihat… kayaknya teman dek felice deh… “ Jawab pembantunya dengan menyebut panggilan akrab donna kalau sedang dirumah. Donna ikut berdiri didepan pintu dan senyuman langsung mengembang setelah melihat cowok berkacamata turun dari mobil sambil ditemani seorang cowok jangkung yang kayaknya baru bangun tidur, agak kusut. “Iya kak… mereka berdua teman baikku…emoticon-Smilie “ Jawab donna sambil tersenyum kemudian berlari mengahampiri alif dan memeluknya. Donna terlihat girang dan tidak menyangkan kalau candaan nya untuk menantang alif supaya datang ke pekanbaru dianggap serius oleh sang pacar, sampai-sampai matanya mulai berkaca-kaca.

“Kamu jahat mas, kok gak ngabarin dedek kalau mau kesini? emoticon-Belo ” Tanya donna melepas pelukannya dan mengibas matanya yang mulai basah.

“Kan biar surprise dek, mas kan pernah bilang kalau mas gak bercanda… “ Ujar alif mengusap lembut rambut pacarnya. “Udah, jangan cengeng, gini aja kok nangis… senyum dong..” Alif mencubit lembut pipi mulus donna.



Kemudian pandangan donna menatap tajam ke arah arkan yang dari tadi nahan senyum.



“Ini kerjaan mu ya? emoticon-Metal ” Tanya donna.

“Ampun buk… sumpah aku gak terlibat apa-apa… “ Arkan mengangkat kedua tangannya.

“Jahat kamu tir… bawa-bawa cowokku sampai jauh-jauh kemari… “ Donna merangkul teman lamanya.

“Gapapa don… ini ide nya mas alif kok, dan aku dengan senang hati ngantar dia ke pekan… “

“Kalian berangkat kapan dari padang?”

“Kemaren… “

“Trus semalem tidur dimana?”

“Pom bensin… emoticon-Hammer (S)

“Beneran mas? emoticon-Belo ” Tanya donna sedikit gak percaya ke pacarnya.

“Iya… lagian nyenyak kok dek… tenang aja, kita gak berdua bisa isitirahat kok… ya gak tir?”

“Iyap… “ Arkan mengacungkan jempolnya.

“Dasar… kamu lama-lama nanti bisa ketularan aneh mas kalau bergaul sama fathir… ya udah masuk dulu, mandi, sarapan, ganti baju… “ Donna menarik kedua tamunya untuk masuk kedalam rumah.




Arkan dan alif sedikit terpukau dengan rumah megah milik keluarga donna, terlebih alif yang hanya merupakan anak petani sederhana dari desa pinggiran kota temanggung yang berhasil mempunyai pacar kaya raya, sedikit bule dan cantik gak karu-karuan. Arkan yang baru selesai mandi sedikit terpukau di dapur melihat lemari kaca tinggi yang berisi minuman dan koleksi wine-wine milik papa nya donna. Kemudian dia bergabung dengan alif dan donna yang sudah ada di meja makan, dihadapan mereka sudah ada Spaghetti Bolognese buatan donna dan pembantunya.



“Dek felice… ini temannya mau sekalian pake wine gak?” Tanya pembantunya. Raut wajah arkan pun langsung terlihat senang.

“Satu aja kak, buat fathir… aku sama mas alif gak usah… kamu mau sarapan pake wine tir?” Tanya donna.

“Jelas…emoticon-Big Grin “ Jawab arkan singkat padat jelas.



Selesai sarapan, arkan dan alif terlihat asik duduk di ruang tengah . Sementara donna terlihat asik menelpon seseorang di handphone nya.



“Hari ini kita keliling bentar ya… mas alif mau kan keliling pekan?” Tanya donna.

“Mau banget dek… “

“Kamu gimana tir? Mau ikut atau istirahat di rumah?”

“Dirumah aja deh dari pada jadi obat nyamuk kalian berdua… “

“Hehehe… tenang aja tir, bentar lagi temenku datang, biar kamu ada yang nemenin, kayaknya dia tipe kamu banget kok… “

“Siapa emang don?”

“Liat aja ntar… “



Lima menit kemudian teman yang dimaksud oleh donna pun datang. Cewek brunette seksi yang ternyata adalah sepupunya donna. Gila, sepupuan cantik kayak gini semua, gumam arkan. Sekilas mirip kate beckinsale. Rambut warna brunette sebahu, kemeja putih seksi sedikit tembus pandang, jeans hitam dan boot cokelat. Sempoa.



“Fathir… kenalin ini bella, sepupu ku… bella, kenalin ini fahtir teman SMA dan ini mas alif, cowokku… “ Donna mengenalkan sepupunya.

“Hallo mas alif… felice sering banget cerita tentang kamu…. “Bella menyalami alif. “Dan ini fathir ya, yang kutu buku itu… “ Bella menyalami fathir.

“Kutu buku? Felice? emoticon-Bingung (S) ” Arkan dan alif bingung.

“Ohhh… aku kalau dirumah panggilannya felice mas… bukan donna hehehe… dan fathir, aku pernah cerita ke bella kalau kamu itu kutu buku soalnya waktu SMA kemana-mana selalu bawa buku hehehe… “

“Oh iya, hari ini kita kemana?” Tanya bella.

“Muter-muter aja bel… sekalian ke butik mama, aku mau make over ini cowok berdua… “ Ujar donna.

“Buset… kita berdua mau diapain?”

“Tenang aja tir… aku cuma pengen bikin kamu dan mas alif keliatan lebih menarik… dan satu lagi, nanti malam kalian berdua temanin aku sama bella ke acara ulang tahun temanku ya, kebetulan kita berdua gak ada temen”



Arkan dan alif hanya bisa manut. Manggut-manggut gak jelas. Alif gugup karena jadi tamu di rumah pacarnya, sementara arkan gugup karena kemeja putih bella sedikit tembus pandang dan mata tajam arkan menangkap jelas bayangan bra hitam yang dipakai oleh sepupu donna.

profile-picture
profile-picture
phntm.7 dan triyan95 memberi reputasi
3 0
3
Sebenarnya cinta
29-04-2016 10:54
Bakulan kenthang iki.... Sambi ngopi sik dab
0 0
0
Sebenarnya cinta
29-04-2016 11:48
ayeee update lagi
0 0
0
Sebenarnya cinta
29-04-2016 12:07
part 52.. bookmark..
bagus update 2 sekaligus..
sering update ya bang.. hehhee
0 0
0
Sebenarnya cinta
29-04-2016 20:37
Ayyyeee kayanya bella the next korban yg bakal klemer2 sama arkan nih emoticon-Matabelo
0 0
0
Sebenarnya cinta
30-04-2016 00:12
omes si arkan euyyy.. auto fokus matanya emoticon-Wakaka
0 0
0
Sebenarnya cinta
30-04-2016 20:26
Quote:Original Posted By sr.kambuhan
barangkali seperti ini yang dipikirkan shifa tentang arkan:

Kamu seperti hantu
Terus menghantuiku
Kemana pun tubuhku pergi
Kau terus membayangi aku

Salahku biarkan kamu
Bermain dengan hatiku
aku tak bisa memusnahkan
Kau dari pikiranku.. ini..



Hahaha dewa 19, kayaknya pas banget sama ashifa.


Quote:Original Posted By chumchumcuit
Hahahaha, aduuhh julukannya ga enak amat "hantu fakultas" ..
Ini Arkan saking sering ilang2an kah ? emoticon-Ngakak (S)


Wahh semoga ajaa Alif nggak dapet kejutan yaa .. emoticon-Big Grin


Hahaha gak ada lagi kejutan sist..

arkan mungkin terlalu menikmati kesendirian, soalnya stok banyak hehehe, nanti kalau udah pada jadian semua baru deh bingung trus mulai liar.

Quote:Original Posted By kelikndan
Bakulan kenthang iki.... Sambi ngopi sik dab


Kebetulan kemaren panen gan


Quote:Original Posted By cowoalay
part 52.. bookmark..
bagus update 2 sekaligus..
sering update ya bang.. hehhee


Insya allah, ane usahain


Quote:Original Posted By rukicharlo
Ayyyeee kayanya bella the next korban yg bakal klemer2 sama arkan nih emoticon-Matabelo


bella kayaknya enggak gan, soalnya gak aman, doi sepupuan sama donna emoticon-Hammer (S)


Quote:Original Posted By v1masku
omes si arkan euyyy.. auto fokus matanya emoticon-Wakaka


Saking tajamnya, itu kemeja putih seakan-akan gak ada hehehe emoticon-Big Grin

0 0
0
Sebenarnya cinta
30-04-2016 20:29
Berapa part nih update malem ini gan? Lumayan nih nemein bacaan sampe pagi emoticon-Cool
0 0
0
Halaman 23 dari 171
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
accidentally-you
Stories from the Heart
senandung-black-n-blue
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia