News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1447
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000011276656/96581758-1769-tanya-jawab-seputar-hukum-ketenagakerjaan-indonesia-1769-17589668
Segala yg berkaitan dengan ketenagakerjaan mari kita share disini. dalam hukum Indonesia, ketenagakerjaan diatur dalam : UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NO.13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN Undang - Undang Terkait : *yg punya linknya boleh di tambahain ya, segala undang" yg berkaitan dgn ketenagakerjaan Trit yg berkaitan, dsb : Perpanjangan dan pembaharuan perjanjian karyawan kontrak Min
Lapor Hansip
02-11-2011 13:02

►۞ ۩ Tanya Jawab Seputar Hukum Ketenagakerjaan Indonesia ۩ ۞◄

Segala yg berkaitan dengan ketenagakerjaan mari kita share disini.

dalam hukum Indonesia, ketenagakerjaan diatur dalam :

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NO.13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN

Undang - Undang Terkait :
*yg punya linknya boleh di tambahain ya, segala undang" yg berkaitan dgn ketenagakerjaan

Trit yg berkaitan, dsb :
Perpanjangan dan pembaharuan perjanjian karyawan kontrak
Minta info tentang peraturan pemotongan gaji dan hukum-hukumnya

F.A.Q
#1
#2




RULES
profile-picture
profile-picture
nona212 dan tata604 memberi reputasi
3
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 54 dari 72
►۞ ۩ Tanya Jawab Seputar Hukum Ketenagakerjaan Indonesia ۩ ۞◄
03-04-2016 12:07
Saya sebelumnya bekerja di perusahaan yang bisa dibilang tidak terlalu besar, saya merasakan beberapa kecurangan:
1. Beberapa bulan terakhir sebelum saya mengundurkan diri perusahaan ini sudah terlambat membayarkan gaji, keterlambatnya pernah hampir 2 minggu kerja sehingga cashflow saya berantakan dan tidak bisa membayarkan cicilan ke bank dan akhirnya terkena denda. Disini pihak perusahaan kadang tidak memberikan info sama sekali soal keterlambatan jika karyawan tidak menanyakan hal tersebut.
2. Lalu pertanggal 15 Februari 2016 saya telah secara resmi mengundurkan diri, namun hingga hari ini saya belum menerima pembayaran gaji terakhir dan saya mendapat info kalau karyawan yang masih bekerja disana sudah mendapat pembayaran gaji mereka meskipun telat, tapi saya tidak. Saya kontak pemiliknya pun via chat kadang tidak di balas, dan si pemilik tidak ada informasi sama sekali soal gaji saya jika tidak saya tanyakan.
3. Sebelumnya pun saat interview saya dijanjikan uang allowance 200.000 / hari saat keluar kota, namun 6 bulan saya diluar kota saya hanya mendapat 100.000 / hari dengan alasan masih "junior", tapi anggota team lain mendapat allowance 200.000 / hari.
4. Asuransi kesehatan pun yang dari awal sudah dijanjikan tidak diberikan hingga hari terakhir saya kerja disana.
Dari 4 point yang sudah saya tuliskan diatas apa ada yang bisa menginformasikan UU Ketenagakerjaan yang mengatur hal hal tersebut?
Dan jika saya ingin melapor ke Depnaker bagaimana prosesnya ya?
Terima kasih.
Diubah oleh DeathRaiser
0 0
0
►۞ ۩ Tanya Jawab Seputar Hukum Ketenagakerjaan Indonesia ۩ ۞◄
06-04-2016 07:41
Quote:Original Posted By ghargantuar


unpaid leave itu padanannya yang cocok menurut hukum kita adalah cuti diluar tanggungan.

cuti jenis ini tidak diatur dalam UU Ketenagakerjaan dan turunannya, tidak normatip, lebih merupakan kesepakatan dan konsensus antara pekerja dng perusahaan, yg biasanya dituangkan dalam Peraturan perusahaan ataupun di PKB, karena itu sifatnya tidak wajib diberikan ataupun didapat emoticon-Big Grin

umumnya diatur kalau jenis cuti ini diambil dan diizinkan yah berlaku no work no pay, dan posisi yang lowong gimana? banyak yg nagtur gak ada jaminan dan ada yg mengatur dapat kerja kembali emoticon-Big Grin

biasanya juga Cuti diluar tanggungan hanya diberikan kepada karyawan yang hak cutinya telah habis namun harus meninggalkan pekerjaan karena misalnya sekolah atas inisiatip sendiri, terpilih jadi caleg emoticon-Big Grin keluarga sakit atau keperluan lain yg penting dan tidak dapat ditunda.

formalnya tetap Cuti diluar tanggungan harus melalui proses administrasi yang baik, disertai dengan surat permohonan dan surat persetujuan. kalau hal ini gak ada, bisa dianggap mangkir dan paling buruk dianggap risain.

kasus fenomenal yg pernah terjadi dulu adalah tentang pramugari yg apabila hamil dan melahirkan diwajibkan untuk mengambil jenis cuti ini selama 3 tahun dan tidak ada jaminan diterima kembali, yang diatur dalam aturan maskapai tersebut emoticon-Big Grin

daam kasus teman agan, jelas gak ada persetujuan dari perusahaan, so itu bukan unpaid leave, itu mangkir, mangkir yah upahnya gak dibayar, bukan upah dipotong ya, beda upah gak dibayar dan upah tidak dipotong emoticon-Big Grin yang pasti kalau gak ada, gak mungkin dipotong emoticon-Big Grin

semoga jelas ya gan





Ok om, jejak dulu ya

Kelupaan ngenyotnya emoticon-Big Grin
0 0
0
►۞ ۩ Tanya Jawab Seputar Hukum Ketenagakerjaan Indonesia ۩ ۞◄
10-04-2016 21:11
Quote:Original Posted By DeathRaiser
Saya sebelumnya bekerja di perusahaan yang bisa dibilang tidak terlalu besar, saya merasakan beberapa kecurangan:
1. Beberapa bulan terakhir sebelum saya mengundurkan diri perusahaan ini sudah terlambat membayarkan gaji, keterlambatnya pernah hampir 2 minggu kerja sehingga cashflow saya berantakan dan tidak bisa membayarkan cicilan ke bank dan akhirnya terkena denda. Disini pihak perusahaan kadang tidak memberikan info sama sekali soal keterlambatan jika karyawan tidak menanyakan hal tersebut.
2. Lalu pertanggal 15 Februari 2016 saya telah secara resmi mengundurkan diri, namun hingga hari ini saya belum menerima pembayaran gaji terakhir dan saya mendapat info kalau karyawan yang masih bekerja disana sudah mendapat pembayaran gaji mereka meskipun telat, tapi saya tidak. Saya kontak pemiliknya pun via chat kadang tidak di balas, dan si pemilik tidak ada informasi sama sekali soal gaji saya jika tidak saya tanyakan.
3. Sebelumnya pun saat interview saya dijanjikan uang allowance 200.000 / hari saat keluar kota, namun 6 bulan saya diluar kota saya hanya mendapat 100.000 / hari dengan alasan masih "junior", tapi anggota team lain mendapat allowance 200.000 / hari.
4. Asuransi kesehatan pun yang dari awal sudah dijanjikan tidak diberikan hingga hari terakhir saya kerja disana.
Dari 4 point yang sudah saya tuliskan diatas apa ada yang bisa menginformasikan UU Ketenagakerjaan yang mengatur hal hal tersebut?
Dan jika saya ingin melapor ke Depnaker bagaimana prosesnya ya?
Terima kasih.


langsung ke bagian pengawas di disnaker setempat.
bawa buktinya juga.

0 0
0
►۞ ۩ Tanya Jawab Seputar Hukum Ketenagakerjaan Indonesia ۩ ۞◄
11-04-2016 07:41
Quote:Original Posted By gorbezz
permisi agan ane butuh pencerahan, tolong ane gan emoticon-Sorry

Ane menjadi salah satu karyawan tetap di perusahaan swasta sejak 4 maret 2013 hingga 7 maret 2016 (3tahun 3hari) resmi mengundurkan diri

Dengan gaji pokok ane adalah Rp, 2.085.000 dan yang di bayar kan oleh perusahaan hanya Rp, 820.000. Ane gajian setiap tanggal 25 dimana perhitungan nya dari tanggal 15 ke tanggal 15.

Yang jadi pertanyaan adalah apakah sudah sesuai yang ane terima setelah 3tahun bekerja di perusahaan swasta Multi Nasional

*Sebelum resign ane sudah menanyakan perihal prosedur pengunduran diri, apakah harus di ajukan 30hari sebelum resign, di jawan sama atasan ane : gpp itu hanya notice saja, kalau mau resigm sekarang gpp.

Quote:Original Posted By gorbezz


udah ane konfirmasi langsung ke hrd nya di jelaskannya bahwa kalau untuk gaji perhitungan dari tgl 1 ke tgl 1 yg di bayarkan pada tgl 25 dan untuk uang makan perhitungan dari tgl 15 sampai ke tgl 15......jadi di kalkulasikan ane cuma dapat 820rb......habis itu dia cuma diam, setelah ane tanya hak2 saya yg lain bagaimana pak?, baru di kalkulasikan nya bahwa saya cuma berhak dapat sisa cuti dan gratifikasi dengan total 1.563rb....bonus ane yg untuk th 2015 hangus gan...uang pisah juga Rp, 0....karna di surat resign ame bikit tgl 7 maret...jadi tidak sampai 30hari, padahal ane sudah konfirmasi ke menejer ane pengen resign sesuai prosedur, ktanya g masalah resign sekarang itu cuma notice aja

apakah ane bisa untuk melaporkan masalah ini ke depnaker gan?



untuk risain hanya dapat uang pisah yg diatur dalam Peraturan perusahaan atau PKB, check berapa besarannya. plus uang pengganti hak sebesar 15 % dari seandainya dapat pesangon

uang bonus gak bisa hangus, tetap harus diberikan.

bisalah laporkan ke disnaker.

0 0
0
►۞ ۩ Tanya Jawab Seputar Hukum Ketenagakerjaan Indonesia ۩ ۞◄
11-04-2016 12:08
bang ane mo nanya nee, ane kerja disebuah perusahaan udah 2 tahun, waktu melamar ane mnta ditempatkan sebagai sales, dan selama 2 tahun ane kerja belum pernah sekalipun dikasih surat perjanjian kerja oleh pihak kantor. dan tiba2 ane diminta untuk pindah ke bagian gudang sebagai kuli gudang, klo ane tidak mau maka ane disuruh mengundurkan diri. disini ane mo menanyakan bisakah ane mnta di phk oleh perusahaan, karena mereka telah melanggar janji lisan awal bahwa saya hanya akan ditempatkan sebagai sales dan tidak akan di pindah dan bagaimana dasar hukum serta tindakan yg mesti ane ambil dalam menyelesaikan masalah ini? thanks atas bantuan nya.
0 0
0
►۞ ۩ Tanya Jawab Seputar Hukum Ketenagakerjaan Indonesia ۩ ۞◄
11-04-2016 12:49
Quote:Original Posted By mini.minion
bang ane mo nanya nee, ane kerja disebuah perusahaan udah 2 tahun, waktu melamar ane mnta ditempatkan sebagai sales, dan selama 2 tahun ane kerja belum pernah sekalipun dikasih surat perjanjian kerja oleh pihak kantor. dan tiba2 ane diminta untuk pindah ke bagian gudang sebagai kuli gudang, klo ane tidak mau maka ane disuruh mengundurkan diri. disini ane mo menanyakan bisakah ane mnta di phk oleh perusahaan, karena mereka telah melanggar janji lisan awal bahwa saya hanya akan ditempatkan sebagai sales dan tidak akan di pindah dan bagaimana dasar hukum serta tindakan yg mesti ane ambil dalam menyelesaikan masalah ini? thanks atas bantuan nya.


gapapa gak ada pengangkatan, untuk membuktikan hubungan kerja itu gak cuma pengangkatan itu, pemberian upah, NIK, absensi dllsb. kalau selama itu sudah bekerja berarti agan sudah karyawan tetap.

kalau sudah jadi karyawan tetap terikat dengan peraturan perusahaan. mutasi atau rotasi pekerja adalah hak perusahaan. agan gak bisa menolaknya.

kalau menolak sudah pasti agan akan diberikan SP sampai dipecat.


0 0
0
►۞ ۩ Tanya Jawab Seputar Hukum Ketenagakerjaan Indonesia ۩ ۞◄
11-04-2016 12:55
Quote:Original Posted By ghargantuar
gapapa gak ada pengangkatan, untuk membuktikan hubungan kerja itu gak cuma pengangkatan itu, pemberian upah, NIK, absensi dllsb. kalau selama itu sudah bekerja berarti agan sudah karyawan tetap.

kalau sudah jadi karyawan tetap terikat dengan peraturan perusahaan. mutasi atau rotasi pekerja adalah hak perusahaan. agan gak bisa menolaknya.

kalau menolak sudah pasti agan akan diberikan SP sampai dipecat.



klo dipecat apakah ane berhak mendapatkan pesangon gan? masalah nya dari kmrn bos menyuruh ane mengundurkan diri tp ane lebih memilih di phk. soal nya klo mengundurkan diri mereka blang ane nga dapat apa2.
0 0
0
►۞ ۩ Tanya Jawab Seputar Hukum Ketenagakerjaan Indonesia ۩ ۞◄
11-04-2016 16:34
Quote:Original Posted By mini.minion



klo dipecat apakah ane berhak mendapatkan pesangon gan? masalah nya dari kmrn bos menyuruh ane mengundurkan diri tp ane lebih memilih di phk. soal nya klo mengundurkan diri mereka blang ane nga dapat apa2.


dapat 1 X ketentuan uu naker
dan upah proses selama perkaramu di proses.

risain dapat uang pisah, kalau ada diatur dalam aturan perusahaan.

jadi pilih sendiri ya, risain ada nama baik uangnya dikit, kalau di phk pasti kesannya jelek uangnya agak banyak emoticon-Big Grin
0 0
0
►۞ ۩ Tanya Jawab Seputar Hukum Ketenagakerjaan Indonesia ۩ ۞◄
14-04-2016 23:38

Perihal perjanjian kerja

solved. tq kaskus
Diubah oleh ben ben
0 0
0
►۞ ۩ Tanya Jawab Seputar Hukum Ketenagakerjaan Indonesia ۩ ۞◄
15-04-2016 09:35
Nanya dong Gan,

Kalau perusahaan sudah ikut BPJS kesehatan dan tenaga kerja (lengkap JHT, JKK, JKM, JPN)
Nanti pada saat masuk usia pensiun, karyawan masih berhak untuk dapat uang pensiun seperti UU tenaga kerja 2003 nggak ? (uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, dan uang penggantian hak, yang totalnya bisa sekian kali gaji kita, tergantung masa kerja kita)

Jadi pensiun dapat 2 porsi ya, dari BPJS dan perusahaan ya ?

thanks agan semua..emoticon-Wowcantik
0 0
0
►۞ ۩ Tanya Jawab Seputar Hukum Ketenagakerjaan Indonesia ۩ ۞◄
15-04-2016 10:45
Quote:Original Posted By kutu1199
Nanya dong Gan,

Kalau perusahaan sudah ikut BPJS kesehatan dan tenaga kerja (lengkap JHT, JKK, JKM, JPN)
Nanti pada saat masuk usia pensiun, karyawan masih berhak untuk dapat uang pensiun seperti UU tenaga kerja 2003 nggak ? (uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, dan uang penggantian hak, yang totalnya bisa sekian kali gaji kita, tergantung masa kerja kita)

Jadi pensiun dapat 2 porsi ya, dari BPJS dan perusahaan ya ?

thanks agan semua..emoticon-Wowcantik


kan sudah dari dulu begitu.
simpanan agan di jamsostek dulu jhtnya kan cair dan agan juga dapat pensiun dari perusahaan.

hanya sedikit perubahan saja dari jamsostek ke bpjs ketenagakerjaan.

demikian gan
0 0
0
►۞ ۩ Tanya Jawab Seputar Hukum Ketenagakerjaan Indonesia ۩ ۞◄
15-04-2016 11:39
ok gan, soalnya skrg kan BPJS ada Jaminan Pensiun juga (JPN). dulu kagak ada.. jadi agak bingung gitu.

sip deh gan. thank you...emoticon-Angkat Beer
0 0
0
►۞ ۩ Tanya Jawab Seputar Hukum Ketenagakerjaan Indonesia ۩ ۞◄
26-04-2016 13:47
gan, ane mau nanya.

Ane kebetulan kerja kontrak di salah satu BUMN. Nah ane mau resign berhubung ane mau lanjut S2 (sebenarnya ada faktor ga betah nya sih).
nah, ane udah ngajuin resign (1 month notice), dan sudah disetujui permohonan resign-nya.
Saat menjelang tanggal resign, ane diberitahukan kalo ane kena denda ganti rugi sebanyak sisa bulan kontrak x gaji, yang harus dibayarkan saat resign efektif.
Sebenarnya peraturan denda itu emang tertulis di penjanjian kontrak kerja (sudah di ttd atas materai).

Nah, ane sadar akan konsekuensi ini,bayar mah mau, cuman ane belum ada duit segitu untuk bayar (kalo bayar pun masih bekal tabungan selama kerja, dan belum cukup menutupi denda). Apakah ada kesempatan untuk ane untuk minta keringanan jumlah denda tsb ya (ga sesuai kesepkatan) ? kalo tidak, apakah ane bisa minta penundaan pembayaran hingga ane dapet kerja lagi ?
orang tua ane ga ada duit juga, dan ane juga ngambil S2 yg beasiswa nya ini gan.

Makasih ya gan emoticon-Smilie
Diubah oleh bonesolehe
0 0
0
►۞ ۩ Tanya Jawab Seputar Hukum Ketenagakerjaan Indonesia ۩ ۞◄
26-04-2016 18:57
Quote:Original Posted By bonesolehe
gan, ane mau nanya.

Ane kebetulan kerja kontrak di salah satu BUMN. Nah ane mau resign berhubung ane mau lanjut S2 (sebenarnya ada faktor ga betah nya sih).
nah, ane udah ngajuin resign (1 month notice), dan sudah disetujui permohonan resign-nya.
Saat menjelang tanggal resign, ane diberitahukan kalo ane kena denda ganti rugi sebanyak sisa bulan kontrak x gaji, yang harus dibayarkan saat resign efektif.
Sebenarnya peraturan denda itu emang tertulis di penjanjian kontrak kerja (sudah di ttd atas materai).

Nah, ane sadar akan konsekuensi ini,bayar mah mau, cuman ane belum ada duit segitu untuk bayar (kalo bayar pun masih bekal tabungan selama kerja, dan belum cukup menutupi denda). Apakah ada kesempatan untuk ane untuk minta keringanan jumlah denda tsb ya (ga sesuai kesepkatan) ? kalo tidak, apakah ane bisa minta penundaan pembayaran hingga ane dapet kerja lagi ?
orang tua ane ga ada duit juga, dan ane juga ngambil S2 yg beasiswa nya ini gan.

Makasih ya gan emoticon-Smilie


hukumnya memang harus bayar.

negosiasikanlah. kalau mereka mau.
0 0
0
►۞ ۩ Tanya Jawab Seputar Hukum Ketenagakerjaan Indonesia ۩ ۞◄
29-04-2016 10:20
halo agan2 yang ganteng, mau nanya donk:
- Untuk karyawan yang ingin menikah padahal masa kerjanya belum 1 tahun (masih masa percobaan) apakah termasuk dalam ijin keperluan khusus (3 hari).
- wajib lapor ketenagakerjaan, apakah disini sudah ada yang pernah dipidanakan? karena jika melihat UU denda hanyalah 1 juta. mohon informasinya
0 0
0
►۞ ۩ Tanya Jawab Seputar Hukum Ketenagakerjaan Indonesia ۩ ۞◄
02-05-2016 12:08

mohon pencerahannya gann

ronologinya
1. PKWT 1 :5 Mei 2014 - 5 Agustus 2014
2. PKWT 2 :5 Agusutus 2014 - 5 Agustus 2015
3. PKWT 3: 5 Agustus 2015 - 31 Desember 2015

Dari akhir Desember Sampai sekarang tidak ada kejelasan tentang PKWT saya dari perusahaan ( Pernah saya tanyakan ke pihak HRD tapi jawabannya selalu " nanti ya pak sedang di urus"

pada tanggal 29 april 2016 kemarin, saya di panggil pihak HRD yang menyatakan bahwa kontrak saya berakhir tggl 5 mei 2016

Pertanyaan saya
1 apakah Surat Pemutusan Tersebut SAH Mengingat PKWT yang habis dan Belum ada perpanjangan kontrak?
2.apakah saya berhak atas pesangon atau uang jasa ?
Terima Kasih
0 0
0
►۞ ۩ Tanya Jawab Seputar Hukum Ketenagakerjaan Indonesia ۩ ۞◄
03-05-2016 10:56
mohon pencerahan perihal masalah ane gann
0 0
0
►۞ ۩ Tanya Jawab Seputar Hukum Ketenagakerjaan Indonesia ۩ ۞◄
04-05-2016 10:09
Quote:Original Posted By hariomanggala
ronologinya
1. PKWT 1 :5 Mei 2014 - 5 Agustus 2014
2. PKWT 2 :5 Agusutus 2014 - 5 Agustus 2015
3. PKWT 3: 5 Agustus 2015 - 31 Desember 2015

Dari akhir Desember Sampai sekarang tidak ada kejelasan tentang PKWT saya dari perusahaan ( Pernah saya tanyakan ke pihak HRD tapi jawabannya selalu " nanti ya pak sedang di urus"

pada tanggal 29 april 2016 kemarin, saya di panggil pihak HRD yang menyatakan bahwa kontrak saya berakhir tggl 5 mei 2016

Pertanyaan saya
1 apakah Surat Pemutusan Tersebut SAH Mengingat PKWT yang habis dan Belum ada perpanjangan kontrak?
2.apakah saya berhak atas pesangon atau uang jasa ?
Terima Kasih


Saya coba bantu ya.

1. PKWT 1 :5 Mei 2014 - 5 Agustus 2014
2. PKWT 2 :5 Agusutus 2014 - 5 Agustus 2015
3. PKWT 3: 5 Agustus 2015 - 31 Desember 2015

"Perjanjian kerja waktu tertentu yang didasarkan atas jangka waktu tertentu dapat
diadakan untuk paling lama 2 (dua) tahun dan hanya boleh diperpanjang 1 (satu)
kali
untuk jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun." - Pasal 59 ayat (4), UU no 13 tahun 2003.

"Pembaruan perjanjian kerja waktu tertentu hanya dapat diadakan setelah melebihi
masa tenggang waktu 30 (tiga puluh) hari berakhirnya perjanjian kerja waktu
tertentu yang lama, pembaruan perjanjian kerja waktu tertentu ini hanya boleh
dilakukan 1 (satu) kali dan paling lama 2 (dua) tahun." - Pasal 59 ayat (6), UU no 13 tahun 2003.

"Perjanjian kerja untuk waktu tertentu yang tidak memenuhi ketentuan sebagaimana
dimaksud pada ayat (1), ayat (2), ayat (4), ayat (5), dan ayat (6) maka demi hukum
menjadi perjanjian kerja waktu tidak tertentu
." - Pasal 59 ayat (7), UU no 13 tahun 2003.

Jadi dari tanggal 5 agustus 2015 sebenarnya hubungan kerja anda, demi hukum, sudah menjadi perjanjian kerja waktu tidak tertentu.

Untuk referensi anda bisa baca lagi lebih rinci Kep.100/Men/VI/2004 tentang KETENTUAN PELAKSANAAN PERJANJIAN KERJA WAKTU TERTENTU
___________________________________________________________________

2.apakah saya berhak atas pesangon atau uang jasa ?

Untuk pertanyaan ini, saya belum tahu pasti...hehe

mohon koreksi dan masukan lagi

0 0
0
►۞ ۩ Tanya Jawab Seputar Hukum Ketenagakerjaan Indonesia ۩ ۞◄
04-05-2016 11:57
puh, saya mau nanya. kebetulan tanggal 9 Juni nanti adalah lastday saya di kantor lama dan saya akan pindah ke kantor baru. sesuai permenaker 2016 apakah saya berhak mendapat THR? saya sudah bertanya ke teman saya yang handle payroll tapi katanya masih menjadi perdebatan emoticon-Hammer2

Diubah oleh grandreve
0 0
0
►۞ ۩ Tanya Jawab Seputar Hukum Ketenagakerjaan Indonesia ۩ ۞◄
04-05-2016 13:04
Quote:Original Posted By grandreve
puh, saya mau nanya. kebetulan tanggal 9 Juni nanti adalah lastday saya di kantor lama dan saya akan pindah ke kantor baru. sesuai permenaker 2016 apakah saya berhak mendapat THR? saya sudah bertanya ke teman saya yang handle payroll tapi katanya masih menjadi perdebatan emoticon-Hammer2



Dari permenaker yang saudar berikan ,apa bila saudara baca dari pasal 2 akan jelas.

Permenaker nomor 6 tahun 2016

Pasal 2 :
(1)Pengusaha wajib memberikan THR Keagamaan kepada Pekerja/Buruh yang telah mempunyai masa kerja 1 (satu) bulan secara terus menerus atau lebih.
(2) THR Keagamaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan kepada Pekerja/Buruh yang mempunyai hubungan kerja dengan Pengusaha berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu atau perjanjian kerja waktu tertentu.

Pasal 7 :
(1) Pekerja/buruh yang hubungan kerjanya berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu dan mengalami pemutusan hubungan kerja terhitung sejak 30 (tiga puluh) hari sebelum Hari Raya Keagamaan, berhak atas THR Keagamaan.
(2) THR Keagamaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlaku untuk tahun berjalan pada saat terjadinya pemutusan hubungan kerja oleh Pengusaha.
(3) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak berlaku bagi Pekerja/Buruh yang hubungan kerjanya berdasarkan perjanjian kerja waktu tertentu, yang berakhir sebelum Hari Raya Keagamaan.

Nah, kembali pada anda, anda adalah pekerja dengan perjanjian kerja waktu tertentu atau perjanjian kerja waktu tidak tertentu ?


0 0
0
Halaman 54 dari 72
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia