alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
4.4 stars - based on 20 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/56e6207f9e740443368b456f/ribuan-pengemudi-angkutan-umum-di-unjuk-rasa-demonstrasi-hari-ini
Lapor Hansip
14-03-2016 09:22
Ribuan Pengemudi Angkutan Umum di Unjuk Rasa Demonstrasi Hari Ini
Past Hot Thread
Di pagi yang cerah ini, ribuan massa pengemudi angkutan umum yang ada di daerah Jabodetabek mengadakan aksi Unjuk Rasa untuk menuntut kepada pemerintah agar menutup keberadaan angkutan ilegal yang menggunakan plat hitam. Dalam aksi ini sekitar 2000 anggota Persatuan Pengemudi Angkatan Darat turun ke depan Istana, Balai Kota Jakarta dan beberapa titik lainnya lagi.

Ribuan Pengemudi Angkutan Umum di Unjuk Rasa Demonstrasi Hari Ini


Quote:Jakarta - Ratusan supir taksi yang tergabung dalam Persatuan Pengemudi Angkutan Darat (PPAD) berdemonstrasi depan Balai Kota DKI Jakarta, Senin,14 Maret 2016. Mereka menuntut agar pemerintah menutup keberadaan angkutan ilegal menggunakan plat hitam yang difasilitasi oleh perusahaan jasa aplikasi. Mereka menganggap kehadiran aplikasi tersebut tidak memiliki izin usaha dan telah merugikan supir taksi resmi.

"Kami meminta kepada petugas dan pejabat yang berwenang untuk menegakkan aturan. Pada hakikatnya Uber dan Grab Car menyerobot beberapa izin. Termasuk merampok mata pencaharian kami," kata Sodikin, koordinator lapangan demonstrasi, di depan Balai Kota.

Para supir taksi juga memprotes karena perusahaan aplikasi transportasi online dianggap sebagai penghubung perusahaan asing yang ada di Indonesia. Perusahan-perusahaan itu telah melanggar Undang-undang Lalu Lintas No. 2 Tahun 2009 tentang angkutan umum dan jalan raya.

"Mereka tidak ada uji kir, tidak ada izin usaha. Kami tidak punya satu izin saja dilarang. STNK bukan tanda legal suatu usaha, tapi surat tanda nomor kendaraan. Bukan izin legal," kata Sodikin.

PPAD meminta kepada pejabat berwenang, seperti Presiden, Gubernur DKI Jakarta, atau Kementeriam Komunikasi dan Informatika untuk menutup aplikasi Uber dan Grab Car. "Mereka telah merampas hak kami sebagai angkutan umum yang telah berjuang bertahun-tahun melayani masyarakat dengan baik. Mereka menghancurkan sistem transportasi yang ada di Jakarta terutama," kata dia.

Massa juga mendesak pemerintah untuk mengeluarkan segera Perpres atau Inpres yang mengatur persoalan transportasi. Selain itu, mereka meminta untuk melakukan audensi dengan pihak pemerintah di Istana Negara.

Aksi rencananya akan dilakukan serempak di wilayah Jabodetabek dalam bentuk pemasangan kain hitam dilengan kiri yang menandakan matinya transportasi di Indonesia. PPAD akan bergerak ke beberapa titik pusat kota, yaitu Balai Kota DKI Jakarta, Istana Negara, dan Kemenkominfo.


Bukan hanya pengemudi taksi, para pengemudi Bus Kota juga turut ikut turun ke jalan untuk melakukan aksi demonstrasi ini dalam menolak keberadaan Kendaraan Umum berbasis aplikasi ini.

Ribuan Pengemudi Angkutan Umum di Unjuk Rasa Demonstrasi Hari Ini

Quote:Jakarta - Ribuan sopir taksi dan bus kota akan menggelar unjuk rasa di Istana hari ini. Massa yang diperkirakan berjumlah 2 ribu orang ini akan memulai demonstrasi pada pukul 08.00 WIB.

"Rencana unjuk rasa dari Persatuan Pengemudi Angkutan Darat (PPAD) pada hari Senin 14 Maret 2026 pukul 08.00 WIB," kata Kasubdit Bin Gakum Ditlantas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Budiyanto dalam keterangan tertulisnya, Minggu 13 Maret 2016.

Budiyanto menjelaskan, sasaran unjuk rasa ini antara lain Balai Kota DKI Jakarta, Istana Negara, dan kantor Kemenkominfo. Para pengunjuk rasa ini terdiri dari pengemudi angkutan taxi 800 orang, pengemudi angkutan bus kecil 200 orang.

"Dan pengemudi angkutan lingkungan 800 orang, serta pengemudi bus kota 200 orang," sambung dia.

Menurut Budiyanto, para sopir ini datang dari berbagai wilayah di Ibu Kota. Antara lain dari Kali Deres, Kampung Melayu, dan Duren Sawit.

"Pukul 09.00 WIB massa berkumpul di titik kumpul IRTI. Kendaraan bus, Metro Mini, Kopaja diparkir di IRTI dan Monas. Massa bergerak menuju Balai Kota DKI Jakarta, setibanya di Balai Kota DKI Jakarta," kata dia.

Budiyanto menyebutkan, perwakilan massa juga sudah dipersiapkan 15 orang yang akan menemui Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Mereka akan menolak apabila diterima oleh Kadishub DKI.

"Perwakilan akan menyampaikan aspirasi terkait Revisi Perda No 5 Tahun 2014 tentang usia kendaraan (peremajaan)," ujar dia.

Pada pukul 12.00 WIB, kata Budiyanto, rencana massa bergerak ke Istana, disepakati melalui pintu Monas barat daya atau patung kuda. Perwakilan juga sudah dipersiapkan 15 orang untuk menemui Presiden Joko Widodo atau Mensesneg Pratikno.

Aspirasi yang akan disampaikan, lanjut Budiyanto, terkait keberadaan angkutan ilegal menggunakan pelat hitam yang difasilitasi perusahaan jasa aplikasi.

Lalu, mendesak pemerintah untuk mengeluarkan segera Perpres atau Inpres, yang mengatur persoalan transportasi yang sebelumnya diatur oleh UU No 2 Tahun 2009 tentang lalu lintas.

"Aksi juga dilakukan serempak di wilayah Jabodetrabek, dalam bentuk pemasangan kain hitam di lengan kiri, yang menandakan matinya transportasi di Indonesia. Alat peraga yang akan dibawa spaduk, poster," papar dia.

Selama mediasi dan audensi berlangsung, Budiyanto menambahkan, kordinator lapangan akan membagi tugas, agar masa di luar tidak melakukan tindakan anarkis.


Karena adanya kendaraan umum berbasis aplikasi ini, para pengemudi angkutan umum di Jabodetabek merasa pihak mereka dirugikan dan menurunnya penghasilan serta keuntungan mereka.

Ribuan Pengemudi Angkutan Umum di Unjuk Rasa Demonstrasi Hari Ini


Quote:Jakarta - Ribuan sopir taksi dan bajaj berkumpul di Lapangan Monumen Nasional. Mereka membawa spanduk dengan berbagai tulisan spanduk agar transportasi berbasis layanan aplikasi dihentikan.

Dari pantauan, jumlah sopir yang datang semakin banyak. Sejak pukul 07.40 WIB. Hingga pukul 08.25 WIB, diperkirakan jumlah sopir taksi mencapai 2 ribu orang. Mereka masuk ke lapangan Monas setiap tiga atau empat sopir dengan menggunakan satu unit taksi.

Begitu pun dengan sopir bajaj yang jumlahnya diperkirakan lebih dari 500 sopir. Baik sopir taksi dan bajaj, mereka mengaku dari wilayah Jabodetabek.

Berbagai tulisan ditempel di setiap kendaraan. Misalnya 'Bubarkan Grab, Uber Ilegal' dan 'Pikirkan Nasib Supir Taksi yang Resmi'.

"Kita mau menuntut keadilan saja. Kita yang resmi ini, itu rugi besar. Jujur, banyak banget Grab, Uber. Yang legal kan kita, tapi jadi rugi," kata sopir bajaj, Sunar di lapangan Barat Monas, Jakarta Pusat, Senin (14/3/2016).

Hal senada dikatakan sopir taksi Blue Bird, Suryadi. Dia menginginkan agar sistem aplikasi yang sifatnya ilegal dihapus. Menurutnya, bukan berkurang justru taksi aplikasi online ini justru makin bertambah.

"Ini kita yang resmi tolong dipikirkan. Dulu belum ada aplikasi begini, kita bisa bawa Rp 350 ribu. Sekarang bawa Rp 100 ribu sehari saja sudah untung," sebut Supriyadi.

Sejauh ini, jumlah sopir taksi dan bajaj terus meningkat. Rencananya mereka masih menunggu rekan-rekannya. Bila sudah cukup, maka para sopir ini akan menyampaikan aspirasi protesnya ke gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika serta depan Istana.


Semoga aja kedepannya makin baik pengelolaan dari angkutan umum ini. Dan juga antara angkutan umum dan kendaraan umum berbasis aplikasi bisa saling berkesinambungan dan saling bahu membahu membangun transportasi di negara ini. Dan juga semoga aksi unjuk rasa ini tidak akan mengganggu aktivitas masyarakat yang di mana saja. Mudah-mudahan aja sih sore nanti udah selesai demonstrasinya, jadinya masyarakat bisa pulang pakai angkutan umum ini.


Sumuurrrr

Sumuurrrrrrr 2

Sumsumsum sumuurrrr 3
Diubah oleh jujui
0
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 23 dari 41
14-03-2016 14:23
lah taxi" kan banyak ikutan grab taxi kan kenapa jdi demo? bukn nya lbh nyaman pake online nyari pelanggang jg cepet ada dimana muter" jdi kurang?

yah klo grab car ini yg abu" mnrt ane karena gunain via "rental" toh rental mobil jg Plat item kan cuma saja skrg itungan nya perkilo.klo merugikan tentu untuk taxi karena harga nua flat buat grabcar...
0
14-03-2016 14:23
Quote:Original Posted By mafiosos
komen disini emg lebih cerdas daripada di web" beritaemoticon-Nohope

bukannya gw nolak inovasi yaa... tapi emang semua pihak gak ada yang bener...

UBER & GRAB
(+): Murah, bersih, dan nyaman (karena kebanyakan masih baru)
(-): Tidak ada uji kelayakan, tidak ada kewajiban buat servis rutin, tidak ada bayar pajak perusahaan, TIDAK ADA ASURANSI PERJALANAN... Ini gw tekankan, soalnya kalo misalkan di jalan kena kecelakaan, yg rugi masyarakat itu sendiri kan?
mungkin kita serasa untung di dompet kalo naik "Taxi" model gini, tapi yg rugi? Pemerintah, karena gk dapet pemasukan dari pajak... dan kalo pemerintah gak dapet pemasukan, yang rugi yaa kita juga toh? biaya pembangunan jadi berkurang
Saran: mending uber dan grab tunduk deh sama aturan, mrek ibarat HP BM, murah tapi gak ada garansi... Klo aturannya belom ada, yaa demo lah ke pemerintah... gak mau kan jadi buronan dishub mulu?

Express & Bluebird
(+): Kelayakan jalan dan legalitas terjamin. Asuransi sudah termasuk biaya jalan
(-): banyak oknum yg nyetir sembrono, ada juga yang kabinnya gak nyaman, sopirnya bau, dan sengaja naikin tarif. Mahal (Karena pajak & uji kelayakan rutin)
Saran: bwt supir (kalo misalkan ada yg baca), introspeksi diri lah kalo misalkan pelayanan nya buruk, emang sih gak semua sopir kyk gitu... kadang gw naik taksi aja ada kok sopir yg baik (malah selama gw naik taksi, gw gk merasa ada yg sembrono, paling kalo di jalan aja baru deh ugal"an). ingetin juga sesama sopir taksi yg lain biar berbenah
bwt manajemen taksi, dengerin tuh aspirasi konsumen... kalo misalkan ada laporan tetang sopir, segera tindak dan kasih bukti kalo sudah di tindak... konsumen banyak yg kecewa mkny kapok naik taksi perusahaan u

Pemerintah salahnya tuh gak sigap menghadapi perubahan zaman, kayak di negara" spt brazil gitu... karena gak ada aturan seputar "Ride sharing", mkny UBER & GRAB ngambil kesempatan dalam kesempitan

Masyarakat kalo asal dukung UBER & GRAB hanya karena murah & nyaman juga salah! Inget alesan kenapa murah, karena mreka gak bayar apa" bwt nih negara! mereka kan hanya perusahaan asing, masa bodo lah ama nih negara, yg penting mereka untung besar, titik!



Btw, angkot ngapain demo? emoticon-Hammer


ini kena bener ini emoticon-Sundul

pengalaman pribadi, naek si taxi putih dr BINTARO ke SOETA lewat rute yg gak wajar Aka di puterin (lewat lingkar utara sana)
untung nya aja wktu itu kantor yg bayar,jadi yaa gak terlalu berat dikantong juga, cuma nyinggung supirnya doank

jadi yaa kebanyakan buat para yg gak tau jalan ke tujuan ati ati aja kalo diputerin jalan nya. sebisa mungkin kita ngingetin kalo emng jalurnya mulai gak wajar
0
14-03-2016 14:23
Inilah akibat pemerintah gak tegas
Terkesan lebih mementingkan citra/ reward dari kalangan Netizen
Daripada menegakan peraturan UU
Ya ane akui mayoritas angkutan umum kita tidak layak dan kurang nyaman
Tapi UU tetaplah UU emoticon-Smilie

Ayo pak ahok yang selama ini terkenal mendewakan Undan Undang emoticon-Cool
0
14-03-2016 14:24
perasaan di negara lain legal kok, indon emang negara miskin yang gak akan pernah maju

camkan kata2 gw, GAK AKAN MAJU SELAMANYA

emoticon-Angkat Beer emoticon-Angkat Beer emoticon-Angkat Beer
0
14-03-2016 14:24
klo mau demo hrus sadar diri dulu.. udah bagus belum pelayanan angkutan umum yg mereka berikan ke penumpang?
0
14-03-2016 14:24
demo ke yg punya perushaan aja suruh buatin aplikasi juga biar ga kalah, sama demo jg anak yg punya perusahaan jgn updet di instagram mulu ama barang barang mahal dan cekrek cekrek ama pepita, hihihih emoticon-Wink emoticon-Wink emoticon-Ngacir emoticon-Ngacir
0
14-03-2016 14:25
Halah taksi mahal
0
14-03-2016 14:26
Quote:Original Posted By ifanyasa
grab taxi kasih harga murah itu karena mereka gak uji kir izin usaha gan
Dan sampai sekarang belum tercantum dalam undang-2 yang mengatakan mereka angkutan umum resmi
Jangan standar janda gan jika selama ini koar-2 taati UU tapi masalah ini malah menyalahi UU itu sendiri emoticon-Smilie
Di luar negeri layanan macam grab taxi juga dilarang koq



klo grab taxi kn itungan nya kongsi" sama perushaan taxi yg ada jdi mereka penyedia jasa aja kan gk usah pake izin an gk utan umum? atau gmn?
0
14-03-2016 14:27
Quote:Original Posted By daimond25

Hong Kong
On August 11, 2015, Hong Kong Police raided Uber's office after arresting 5 drivers in a sting operation aimed at combating illegal taxis.[66][67] 2 more drivers were arrested on the next day.

However, it was noted that on its website the Hong Kong government investment agency, InvestHK, had been endorsing Uber as one of its “success stories” , this now has been removed, as the mobile car booking application cannot meet legal requirements in Hong Kong.[68]

India
Hyderabad
The Hyderabad road transport authority banned Uber cabs a day after the Indian Ministry of Home Affairs advised all states to stop the operation of web-based taxi services. A spokesman for the authority said that Uber did not hold a license to operate in the city, and asked the public to cease using Uber cab services.[69]

Karnataka
The state government of Karnataka was reported to have banned Uber on the morning of December 11, 2014. The decision occurred after Home Minister Rajnath Singh announced in Parliament on December 9, 2014, that he had advised all states and Union territories to ban unregistered and unlicensed cab services. The state's transport department was expected to issue the notification imposing the ban during the afternoon of December 11.[70][71]

New Delhi
In December 2014, following allegations of rape against an Uber driver in New Delhi, India,[72] Uber was banned from New Delhi for not following the city's compulsory police verification procedure.[73] The driver had been charged, then acquitted, of a prior sexual assault in 2011.[72] Within two days of the rape incident, almost 7,000 people signed a petition calling on Uber to conduct mandatory seven-year background checks on drivers, in line with its U.S. operations.[74] Delhi's transport department banned Uber from all activities related to the provision of any type of transport service in the city.[75] Uber issued a statement stating that it would work with the Indian government "to establish clear background checks currently absent in their commercial transportation licensing programs."[76]

In banning Uber, Delhi's transport department cited a number of rules that Uber had broken. According to New Delhi's Radio Taxi Scheme, 2006, all taxi licensees must be either a company under the Companies Act, 2013 (or the 1956 Act), or a society under the Societies Registration Act, 1860. Furthermore, taxi services must provide adequate parking space for all taxis, as well as sufficiently sized office space to accommodate the control room, the maintenance of a minimum fleet size per license (500 vehicles), and all vehicles must be fitted with GPS/GPRS tracking systems (to be in constant communication with the control room while on duty). The rules also stipulate that the taxi licensee is responsible for ensuring the quality of drivers, including police verifications, supervision, and employee behaviour.[76]

Italy
On May 25, 2015, Italian judge dott. Claudio Marangoni banned the UberPop app for unfair competition practices.[77]


Spain
On December 9, 2014, a judge ordered Uber to cease all activities in Spain. Since its arrival in Spain, the company had been the target of a series of protests by the Madrid Taxi Association, which considers the app to be unfair competition. In a statement after the ruling, the Spanish court stated that drivers "lack the administrative authorisation to carry out the job, and the activity they carry out constitutes unfair competition."[78] The company suspended its operations in Spain on December 30, 2014.[105]

Taiwan
As of December 6, 2014, Uber Taiwan had received over NT$ $1,000,000 in fines for operating illegally, including a cease and desist of the app, on December 5, 2014. Issues included failure to insure vehicles, operating like a business without a business license, metered fares unknown to passengers, metered fares not inspected by the Ministry of Transportation and Communication, and failure to report income and pay taxes. Many drivers had their licenses suspended for violations.[106] In December 2014 the Ministry of Transportation and Communications announced that the company was operating unlicensed taxis in violation of national law, and that the government was considering blocking the service.[107]


nah ini dia orang organda emoticon-Big Grin
0
14-03-2016 14:29
Harusnya solusinya bukan di tutup tapi bagaimana caranya pemerintah mengikuti teknologi yg terus berjalan.
Krn bagaimanapun kita tidak bisa menolak adanya perkembangan teknologi yg terus maju pesat.
Uu perhubungan juga mestinya segera di update
Diubah oleh pandji43
0
14-03-2016 14:30
Quote:Original Posted By r12k7
beginilah indonesia gak bisa bersaing demo, nah sekarang kalo MEA udah jalan tenaga asing dilegalin kita klo males dan takut bersaing mau gimana? mau suruh pemerintah nutup tuh negara asing kaya china, filipin, vietnam yang tenaganya masih relatif murah tapi kerjanya kebangetan hard work.
ya cari solusi dong harus nya yang punya taxi, bus, dll nyadar kenapa pada lari ke uber dan grab, ente tuh udah kemahalan banget



setuju gan
emoticon-Recommended Seller
0
14-03-2016 14:31
ane pake angkot aja dah emoticon-Ngakak
0
14-03-2016 14:33
Persaingan yg sangat ketat semenjak munculnya ojek dan taksi yg memakai aplikasiemoticon-Ngacir2
0
14-03-2016 14:34
bakal bikin macet di jalan nih gan
0
14-03-2016 14:35
Quote:Original Posted By ifanyasa
Inilah akibat pemerintah gak tegas
Terkesan lebih mementingkan citra/ reward dari kalangan Netizen
Daripada menegakan peraturan UU
Ya ane akui mayoritas angkutan umum kita tidak layak dan kurang nyaman
Tapi UU tetaplah UU emoticon-Smilie

Ayo pak ahok yang selama ini terkenal mendewakan Undan Undang emoticon-Cool



Jahahahahahhahahahahahaha


Ini ane suka!
0
14-03-2016 14:35
disaat PPAD berdemo ria..uber dan grebek nyayur emoticon-Big Grin
0
14-03-2016 14:36
baru grab, uber. kalo MRT lancar aksesnya dan luas bisa2 minta dihancurin juga emoticon-Big Grin
0
14-03-2016 14:36
Romania
In May 2015, the Romanian Parliament adopted a law which banned transport services by unauthorized drivers, effectively making Uber illegal.
0
14-03-2016 14:37
kalo ane sih naik taksi masih tetep pake si biru karena resmi sehingga jika terjadi sesuatu yg tidak diinginkan bisa tau lapor kemana, kalo yg aplikasi ktnya murah tapi seram aja emoticon-Big Grin
0
14-03-2016 14:37
kasian juga sih sebenernya sama supir taksi tapi gmna mending supir taksi jadi uber aja semua katanya bisa 20 juta per bulan
0
Halaman 23 dari 41
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.