News
Batal
KATEGORI
link has been copied
Pengumuman! Proses Penukaran Koin Kreator Ada Perubahan Cek Infonya di Sini Gan!
192
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56c1bb64de2cf2a8628b456a/protes-pemerintah-warga-bali-buka-warung-100-persen-haram
Merdeka.com - Kebijakan pemerintah dalam menyongsong Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015, disalahartikan oleh sejumlah usaha kecil di Kabupaten Buleleng, Bali. Mereka ramai-ramai memasang label haram pada usahanya, terutama mereka yang menjual produk makanan bahan daging babi. Kasus ini mencuat ketika Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Buleleng mewajibkan setiap usaha makanan harus mengantong
Lapor Hansip
15-02-2016 18:49

Protes pemerintah, warga bali buka warung 100 persen haram

Merdeka.com - Kebijakan pemerintah dalam menyongsong Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015, disalahartikan oleh sejumlah usaha kecil di Kabupaten Buleleng, Bali. Mereka ramai-ramai memasang label haram pada usahanya, terutama mereka yang menjual produk makanan bahan daging babi.

Kasus ini mencuat ketika Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Buleleng mewajibkan setiap usaha makanan harus mengantongi sertifikasi yang dikeluarkan oleh BPOM Bali dan MUI. Ini disampaikan tanpa mengurangi maksud dan tujuan serta jenis produk apa saja yang dikategorikan untuk aturan tersebut.

Dampaknya sejumlah makanan Babi Guling, Lawar Bali, Siobak dan bakso babi memasang label nyeleneh, salah satunya dengan tulisan; Ini makanan Haram. Ada juga yang menulis 100 Persen Haram, dan sebagainya.

Menyikapi ini, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian Dan Perdagangan Kab. Buleleng Made Arnika mengatakan, pihaknya, tidak menampik bahwa para UKM yang menggunakan atau menghasilkan produk berbahan dasar babi memang tidak bisa masuk dalam Pasar MEA secara global.

"Ya, memang sertifikasi kehalalan itu dikeluarkan oleh MUI. Tapi, bukan berarti produk mereka tidak bisa berjalan. Tetap bisa jalan, tapi hanya sebatas pasar lokal saja, dan untuk masuk pasar modern itu tidak akan bisa," kata Arnika melalui telepon seluler, Rabu (5/11).

Lebih jauh Arnika juga menjelaskan, produk-produk yang berhak mendapatkan sertifikasi kehalalan, hanyalah produk di luar berbahan dasar Babi. Jadi, lanjut Arnika menerangkan, khusus untuk para UKM yang menggunakan atau menghasilkan produk berbahan dasar babi jangan takut untuk ikut bersaing dalam MEA nanti, walaupun hanya dalam lingkup lokal.

"Jangan takut untuk ikut bersaing dengan pengusaha-pengusaha luar yang lebih modern dan sudah mendapat pengakuan kehalalan, walaupun itu tidak bisa masuk dalam pasar modern. Usaha mereka harus tetap berjalan seperti biasa," tandas Arnika.

Salah seorang pengusaha krupuk babi di Buleleng saat dimintai tanggapannya terkait hal ini merasa terkejut. Pasalnya, produk yang dihasilkannya tersebut merupakan produk yang berbahan dasar babi, sehingga untuk lebih mudah memasarkan produk tersebut saat menghadapi MEA, dirinya mengaku pasti mengalami kesulitan.

"Masak sih pak kayak gitu?, padahal produk saya ini kan berbahan dasar babi, gimana cara saya nanti untuk memperoleh sertifikasi kehalalan. Padahal, saya sangat ingin hasil produk saya bisa dikenal masyarakat luas, dan bisa masuk ke pasar modern," ujar Widiana.
Sumber http://m.merdeka.com/peristiwa/protes-pemerintah-warga-bali-buka-warung-100-persen-haram.html

Ini orang2 disana gak takut msk neraka kali ya...spt nya pengurusan label halal disana hrs promo besar2an supaya laku
0
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 4 dari 10
Protes pemerintah, warga bali buka warung 100 persen haram
16-02-2016 05:24
Quote:Original Posted By salonPlusPluss
kebangetan banget ini
kalau ada kerupuk kulit babi yg mau dieksport ke Vietnam jd gak bisa?
padahal disana laku keras

Yg ga mau terima vietnam nya. Demi perlindungan konsumen negara mereka. Trus gimana..???
Udah pasar lokal aja
Lupakan pasar MEA yg lebih besar emoticon-Big Grin


Protes pemerintah, warga bali buka warung 100 persen haram
0 0
0
Protes pemerintah, warga bali buka warung 100 persen haram
16-02-2016 05:43
Quote:Original Posted By Dazara

Yg ga mau terima vietnam nya. Demi perlindungan konsumen negara mereka. Trus gimana..???
Udah pasar lokal aja
Lupakan pasar MEA yg lebih besar emoticon-Big Grin


Protes pemerintah, warga bali buka warung 100 persen haram


Beritanya donk gan, kalo masyarakat vietnam pengennya barang2 harus ada stempel halalnya?
0 0
0
Protes pemerintah, warga bali buka warung 100 persen haram
16-02-2016 05:56
Quote:Original Posted By sorrel
MUI itu sbenernya apa sih?
Departemen kah?
Organisasikah?


ormas yang dianggap (menganggap dirinya) perangkat negara.
0 0
0
Protes pemerintah, warga bali buka warung 100 persen haram
16-02-2016 05:58
Ya elahhh bagus dong dikasi label HARAM

drpd jualan bakso labeh HALAL tp pake babi

Hadehhhhhhhhhhh

MEA walau pasar lokal ttp lakulah rejeki udah ada yg atur, gak usah takut pak/bu

Nyang penting JUJUR

Diubah oleh perfectshine
0 0
0
Protes pemerintah, warga bali buka warung 100 persen haram
16-02-2016 06:30
Quote:Original Posted By megalomman79
Merdeka.com - Kebijakan pemerintah dalam menyongsong Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015, disalahartikan oleh sejumlah usaha kecil di Kabupaten Buleleng, Bali. Mereka ramai-ramai memasang label haram pada usahanya, terutama mereka yang menjual produk makanan bahan daging babi.

Kasus ini mencuat ketika Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Buleleng mewajibkan setiap usaha makanan harus mengantongi sertifikasi yang dikeluarkan oleh BPOM Bali dan MUI. Ini disampaikan tanpa mengurangi maksud dan tujuan serta jenis produk apa saja yang dikategorikan untuk aturan tersebut.

Dampaknya sejumlah makanan Babi Guling, Lawar Bali, Siobak dan bakso babi memasang label nyeleneh, salah satunya dengan tulisan; Ini makanan Haram. Ada juga yang menulis 100 Persen Haram, dan sebagainya.

Menyikapi ini, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian Dan Perdagangan Kab. Buleleng Made Arnika mengatakan, pihaknya, tidak menampik bahwa para UKM yang menggunakan atau menghasilkan produk berbahan dasar babi memang tidak bisa masuk dalam Pasar MEA secara global.

"Ya, memang sertifikasi kehalalan itu dikeluarkan oleh MUI. Tapi, bukan berarti produk mereka tidak bisa berjalan. Tetap bisa jalan, tapi hanya sebatas pasar lokal saja, dan untuk masuk pasar modern itu tidak akan bisa," kata Arnika melalui telepon seluler, Rabu (5/11).

Lebih jauh Arnika juga menjelaskan, produk-produk yang berhak mendapatkan sertifikasi kehalalan, hanyalah produk di luar berbahan dasar Babi. Jadi, lanjut Arnika menerangkan, khusus untuk para UKM yang menggunakan atau menghasilkan produk berbahan dasar babi jangan takut untuk ikut bersaing dalam MEA nanti, walaupun hanya dalam lingkup lokal.

"Jangan takut untuk ikut bersaing dengan pengusaha-pengusaha luar yang lebih modern dan sudah mendapat pengakuan kehalalan, walaupun itu tidak bisa masuk dalam pasar modern. Usaha mereka harus tetap berjalan seperti biasa," tandas Arnika.

Salah seorang pengusaha krupuk babi di Buleleng saat dimintai tanggapannya terkait hal ini merasa terkejut. Pasalnya, produk yang dihasilkannya tersebut merupakan produk yang berbahan dasar babi, sehingga untuk lebih mudah memasarkan produk tersebut saat menghadapi MEA, dirinya mengaku pasti mengalami kesulitan.

"Masak sih pak kayak gitu?, padahal produk saya ini kan berbahan dasar babi, gimana cara saya nanti untuk memperoleh sertifikasi kehalalan. Padahal, saya sangat ingin hasil produk saya bisa dikenal masyarakat luas, dan bisa masuk ke pasar modern," ujar Widiana.
Sumber http://m.merdeka.com/peristiwa/protes-pemerintah-warga-bali-buka-warung-100-persen-haram.html

Ini orang2 disana gak takut msk neraka kali ya...spt nya pengurusan label halal disana hrs promo besar2an supaya laku


Orang bali itu terkenal dengan toleransi dan hormatnya dia ke orang lain kok gan. Di bali, semua daging sapi dan daging ayam dipotong dengan cara halal, dan orang bali yg berjualan memastikan itu. Jadi sebenernya bukan hal sulit untuk ngasih label halal kalau mui mau bantu. Masalahnya, hal2 yg membuat sulit adalah berita2 blow up macam gini dan pandangan agan2 yg gak berwawasan terhadap orang bali, yang menganggap mereka cuek dengan kehalalal dagangan mereka. Tolong deh kalau beropini, selalu lakukan riset terlebih dahulu.

Fyi ane muslim yg pernah tinggal di bali lho.
0 0
0
Protes pemerintah, warga bali buka warung 100 persen haram
16-02-2016 06:43
Quote:Original Posted By Horny Pope
Asean gan..
10 negara asean make persyaratan sertifikat halal untuk perlindungan konsumen mereka.
Vietnam, singapura, thailand mereka konsen melindungi warga muslim disana dari serbuan produk asing ga jelas emoticon-Big Grin produk yg masuk harus ada sertifikat halal emoticon-Big Grin

Secara tidak langsung melindungi produk haram dalam negeri emoticon-Big Grin
Jadi di Bali produk haram dsono aman ga perlu berkompetisi dgn produk haram negara asean yg laen.. emoticon-Big Grin



ngarang.... emoticon-DP

bawa sini aturan perjanjian MEA kalo produk makanan antar MEA harus hallal !

anyone? emoticon-Cape d...

janganmengaranggombal
Diubah oleh kakekserbatahu
0 0
0
Protes pemerintah, warga bali buka warung 100 persen haram
16-02-2016 06:48
Gak usah ngarang goblok luh emoticon-Blue Guy Bata (L)


AVA’S ON-GOING EFFORTS
IN DIVERSIFYING PORK SOURCES

As part of on-going efforts to diversify sources, AVA accredited
Sarawak (East Malaysia) and Austria for the import of frozen pork.

In 2014, Singaporeans consumed about 54,000 tonnes of frozen pork. About 65 percent of this quantity came from Brazil, the Netherlands, and United States.

AVA recently approved Sarawak (East Malaysia) and Austria to export frozen pork to Singapore. Diversification of sources is a core strategy in ensuring food supply resilience. AVA constantly seeks out different countries and establishments to bring in food from. These countries are assessed for their capabilities in meeting AVA’s food safety and animal health standards. Only countries and their establishments that meet our requirements are allowed to export meat to Singapore.

The pig farming area in Sarawak has met all of AVA's requirements.

Safe Pork from Sarawak (East Malaysia)

In 1999, AVA suspended the import of live pigs and raw pork from Malaysia due to an outbreak of Nipah virus. Nipah virus infection causes severe disease in both animals and humans. Since then, only heat-processed pork products from Malaysia are allowed into Singapore.

In 2010, Sarawak, East Malaysia was assessed to be a possible new source of pork for us. AVA conducted a thorough evaluation, as well as an assessment of the state’s animal and veterinary public health programmes. In addition, inspections were conducted at the pig farming area and abattoir in Sarawak to ensure their bio-security control measures and hygiene standards meet our requirements. During the inspections, AVA officers pointed out areas for improvement that the abattoir subsequently rectified.

AVA granted approval for the abattoir to export frozen pork to Singapore in late 2014. The first commercial consignment totalling 11.8 tonnes of frozen pork arrived in Singapore in February 2015. Sarawak may well become a significant source of frozen pork due to its proximity to Singapore.



jaman internet kok mau nipu emoticon-fuck
0 0
0
Protes pemerintah, warga bali buka warung 100 persen haram
16-02-2016 06:50
Quote:Original Posted By mr.hebring
ormas yang dianggap (menganggap dirinya) perangkat negara.



dan enggan diganti perannya oleh negara. emoticon-Embarrassment
Diubah oleh kakekserbatahu
0 0
0
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 12
Protes pemerintah, warga bali buka warung 100 persen haram
16-02-2016 07:21
haram ato halal ???

jangan generalisasi

buat gua, makanan dari daging babi Halal
rw....halal
kucing...halal

itu buat gua
buat lu ya terserah lu...
0 0
0
Protes pemerintah, warga bali buka warung 100 persen haram
16-02-2016 07:27
kalo mnrt ente haram yh terserah, tp jgn maksain org utk ikutan haram juga....emoticon-Angkat Beer
0 0
0
Protes pemerintah, warga bali buka warung 100 persen haram
16-02-2016 07:30
Parah tu gan.
0 0
0
Protes pemerintah, warga bali buka warung 100 persen haram
16-02-2016 07:40
kasian babi dimana mana kok di masalahin terus....mbok biar mereka tenang dialamnyaemoticon-Turut Berduka
0 0
0
Protes pemerintah, warga bali buka warung 100 persen haram
16-02-2016 08:06
Quote:Original Posted By Dazara
Yg ga mau terima vietnam nya. Demi perlindungan konsumen negara mereka. Trus gimana..???
Udah pasar lokal aja
Lupakan pasar MEA yg lebih besar emoticon-Big Grin


Protes pemerintah, warga bali buka warung 100 persen haram


Mana ada ceritanya vietnam hanya mau terima barang yg ada cap halal nya aja ... emoticon-Big Grin

Malaysia aja doyan ... emoticon-Ngakak
0 0
0
Protes pemerintah, warga bali buka warung 100 persen haram
16-02-2016 08:11
gila cara protes yg anti meinstreamemoticon-Matabelo
0 0
0
Protes pemerintah, warga bali buka warung 100 persen haram
16-02-2016 09:21
apa dasarnya kehalalan harus disertifikat, emoticon-Betty (S)
0 0
0
Protes pemerintah, warga bali buka warung 100 persen haram
16-02-2016 09:23
lah ni bagus, jadi jelas keharamannya
0 0
0
Protes pemerintah, warga bali buka warung 100 persen haram
16-02-2016 09:25
asal ada peringatanya ga masalah emoticon-Big Grin
0 0
0
Protes pemerintah, warga bali buka warung 100 persen haram
16-02-2016 09:26
Quote:Original Posted By megalomman79

"Ya, memang sertifikasi kehalalan itu dikeluarkan oleh MUI. Tapi, bukan berarti produk mereka tidak bisa berjalan. Tetap bisa jalan, tapi hanya sebatas pasar lokal saja, dan untuk masuk pasar modern itu tidak akan bisa," kata Arnika melalui telepon seluler, Rabu (5/11).


Perasaan sih, yang rewel masalah sertifikasi halal cuma tiga negara ASEAN.
Yang tujuh lainnya gak mempermasalahkan ....................................................................... emoticon-Ngacir

0 0
0
Protes pemerintah, warga bali buka warung 100 persen haram
16-02-2016 09:33
Quote:Original Posted By Dazara

Yg ga mau terima vietnam nya. Demi perlindungan konsumen negara mereka. Trus gimana..???
Udah pasar lokal aja
Lupakan pasar MEA yg lebih besar emoticon-Big Grin


Protes pemerintah, warga bali buka warung 100 persen haram


Itu sih bukan pemerintah Vietnam tapi importirnya yang minta ... soalnya mau dijual ke produsen makanan yang diekspor ke negara yang minta ada sertifikat halalnya.

Tapi yang gak berbisnis di bidang tersebut ya diterima masuk saja, gak pake sertifikat halal.

0 0
0
Halaman 4 dari 10
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia