Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
Pengumuman! Segera Daftarkan Komunitas Kalian Disini
405
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56aa5af4162ec20a408b4569/habis-datangi-tempat-pak-tawan-dokter-saraf-ini-pastikan-tangan-robot-itu-hoax
WELCOME TO MY THREAD*thread yang sederhana, bebas dari banner sindikat HT hunter* Usai Datangi Tempat Tawan 'Iron Man' Hari Ini, Doktor Sistim Saraf: Tangan Robot Tawan Hoax Kecanggihan tangan robot karya Wayan Sumardana alias Tawan (31), semakin diragukan Pasalnya, robot tersebut tak mungkin digerakkan menggunakan sensor otak dari barang rongsokan. Seorang ahli sistim saraf pada otak menyebut kar
Lapor Hansip
29-01-2016 01:16

Habis datangi tempat Pak Tawan, dokter Saraf ini pastikan tangan robot itu Hoax

WELCOME TO MY THREAD
*thread yang sederhana, bebas dari banner sindikat HT hunter*


Usai Datangi Tempat Tawan 'Iron Man' Hari Ini, Doktor Sistim Saraf: Tangan Robot Tawan Hoax

Habis datangi tempat Pak Tawan, dokter Saraf ini pastikan tangan robot itu Hoax


Kecanggihan tangan robot karya Wayan Sumardana alias Tawan (31), semakin diragukan

Pasalnya, robot tersebut tak mungkin digerakkan menggunakan sensor otak dari barang rongsokan.

Seorang ahli sistim saraf pada otak menyebut karya lulusan SMK tersebut hanya hoax alias bohong.[baca juga Sarjana Elektro Unhas Pastikan ‘Iron Man’ Bali Bohong, Ini Penjelasannya]

Dia adalah Director Neuroscience Center pada Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka, dr Rizki Edmi Edison PhD.[baca profil dr Rizki selengkapnya]

Pada Kamis (28/1/2016) hari ini, doktor alumnus Jichi Medical University, Jepang tersebut, mengunjungi tempat tawan di Desa Nyuhtebel, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali.

Di sana, dia menelaah karya Tawan yang kini dijuluki “Iron Man” dan Manusia Robot.

Setelah itu, dia menyimpulkan hoax.

Habis datangi tempat Pak Tawan, dokter Saraf ini pastikan tangan robot itu Hoax

Mengapa?

“Sayang sekali, setelah melihat langsung “elektroda” yang ditempatkan di kepala dan “tangan robot”, saya bisa pastikan keseluruhannya hanyalah hoax semata,”demikian ditulis dr Rizki melalui akunnya pada , beberapa jam lalu.

“Saya bukanlah ahli di bidang elektronika ataupun mekanika, namun cukup paham dengan instrumen pencitraan otak. Oleh sebab itu, fokus saya hanyalah pada otak beserta “elektroda” di kepalanya.”

“Setelah saya amati dengan seksama, terdapat keanehan pada peletakan “elektroda” di kepala Tawan, yang menurutnya menghantarkan perintah dari otak ke “mesin”, sehingga “tangan robot”nya bisa digerakkan,” tulisnya mantan mahasiswa berprestasi pada Universitas Andalas ini.

Menurut dia, sebenarnya, ‘kebohongan’ ini dapat dipercaya begitu mudah oleh masyarakat karena pengaruh media massa mainstream.

Jurnalis meliput begitu saja tanpa melakukan investigasi atas adanya sejumlah kejanggalan.

Berikut tulisan dr Rizki selengkapnya sebagaimana dikutip dari akunnya pada .

Quote:Akhirnya saya memutuskan untuk melihat langsung seperti apa “tangan robot” Tawan “Iron Man” pada hari ini di Bali, tepatnya di Banjar Tauman.

Banyaknya informasi tentangnya membuat saya tidak terlalu sulit menemukan bengkel tempat ia membuat “Tangan Robot” tersebut.

Sayang sekali, setelah melihat langsung “elektroda” yang ditempatkan di kepala dan “tangan robot”, saya bisa pastikan keseluruhannya hanyalah hoax semata..

Sekilas saat pertama sekali melihat sosoknya di 9gag.com, jujur saja saya langsung terpukau.

Maklum, selama beberapa tahun menjalani pendidikan bedah saraf di Jepang, Brain Machine Interface merupakan salah satu topik yang digarap di sana.

Jelas bukan perkara mudah. Namun, Tawan bisa membuatnya di bengkel sederhana miliknya meski hanya mengeyam pendidikan hingga STM.

Akan tetapi, keterpukauan saya semakin berkurang seiring banyaknya pemberitaan dan foto-fotonya saat menggunakan “tangan robot” tersebut.

Saya bukanlah ahli di bidang elektronika ataupun mekanika, namun cukup paham dengan instrumen pencitraan otak.

Oleh sebab itu, fokus saya hanyalah pada otak beserta “elektroda” di kepalanya.

Setelah saya amati dengan seksama, terdapat keanehan pada peletakan “elektroda” di kepala Tawan, yang menurutnya menghantarkan perintah dari otak ke “mesin”, sehingga “tangan robot”nya bisa digerakkan.

Otak di dalam kepala manusia memiliki beberapa bagian yang berfungsi secara spesifik.

Bagian otak yang bertugas “memberi perintah” agar tubuh bergerak berasal dari lobus frontalis (otak bagian depan), tepatnya di daerah precentral gyrus.

Secara kasar, jika teman-teman membuat garis lurus dari lubang telinga ke puncak kepala, sepanjang itulah letak bagian otak yang bertugas “memberi perintah”.

Kebetulan salah satu riset saya di Jepang adalah melihat perubahan kadar OxyHb menggunakan fNIRS (functional near-infrared spectroscopy) pada saat responden di beri perintah untuk membuat gerakan menggenggam dengan tangan secara periodik.

Optoda fNIRS kami letakkan di daerah yang dari kulit kepala diperkirakan akan mengenai inverted omega (area pada Brain MRI yang berdasarkan homoculus cerebri merupakan tempat di mana tangaan akan membuat gerakan menggenggam).

Bagi para dokter bedah saraf, jika melakukan motor evoked potential pada saat pengangkatan tumor otak, elektroda pun akan diletakkan langsung di cerebral cortex, tepatnya di daerah inverted omega tersebut. Seharunya elektroda diletakkan di tempat tersebut.

Kalaulah hendak dikatakan “tangan robot” digerakkan dengan pikiran, maka elektroda harus diletakkan persis sekitar dua cm di atas alis, bukan mendekati dahi sebagaimana yang selama ini digunakan oleh Tawan.

Dari satu penjelasan ini saja, secara teori dan praktik, apa yang terjadi pada “tangan robot” Tawan sangatlah tidak masuk akal.

Di berbagai macam media disebutkan bahwa Tawan mengidap stroke sejak enam bulan lalu?

Benarkah? Umur Tawan barulah 31 tahun.

Boleh dikata hampir tidak pernah saya temui seorang dewasa muda yang masih berumur 30-an tahun mengidap penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah di otak.

Karena penasaran, saya tanya langsung kepada istrinya (saya sekali Tawan tidak berada di tempat pada saat saya berada di sana tadi pagi) tentang siapa yang memberi tahu bahwa Tawan mengidap stroke.

Jawabannya amat sangat sungguh mengejutkan. Tidak satupun dokter yang pernah berkata bahwa Tawan mengidap stroke.

Para dokter yang memeriksanya – menurut pengakuan sang istri – malah berkata tawan tidak mengidap menyakit apapun.

“Diagnosis” stroke hanyalah diungkapkan oleh Tawan dan istrinya sendiri karena mereka tidak tahu apa nama penyakitnya.

“Ya kalau bukan stroke apa donk kalau tangan lemas begitu..?” kata sang istri dengan polos. Jujur, saya seketika tidak lagi berminat untuk bertanya lebih jauh.

Saat saya mencoba mengangkat “tangan robot” tersebut, memang cukup terasa berat alatnya.

Wajar jika di salah satu media massa Tawan berkata terasa letih setelah memakainya. Semakin aneh, bagaimana mungkin orang yang “mengidap” lemah sebelah tangan mampun menahan beban berat “tangan robot” tersebut.

Secara pribadi, saya harus akui “kreativitas” Tawan patutlah diapresiasi.

Keinginannya untuk membuat karya berbekal ilmu dan belajar otodidak jelas membuat saya angkat topi pada Tawan.

Bombastisnya pemberitaan Tawan “Iron Man” juga sama sekali bukanlah salah Tawan.

Toh, bukan dia yang meminta atau mengatur agar media mau meliput dirinya.

Yang sangat saya sesalkan adalah, mengapa media massa, sekalipun sangat besar medianya, tidak melakukan investigasi terlebih dahulu dengan melibatkan para ahli yang sesuai dengan bidangnya sebelum memberitakan secara besar-besaran seperti saat ini?

Bahkan sampai orang dengan jabatan menteri pun bisa “terpukau”.

Kita memang membutuhkan berita-berita yang membanggakan.

Namun, sepertinya bukan dengan seperti ini cara yang ditempuh..

Tanggapan Tawan

Ketika ditanya terkait orang-orang yang menuduhnya berbohong, Tawan mengatakan tak mempermasalahkan.

Demikian dikutip dari BBC Indonesia.

"Bagi yang tidak percaya kalau begini silahkan datang kemari. Nanti saya tunjukin cara kerjanya begini, begini. Sebenarnya sangat sederhana sekali, tidak begitu canggih.”

Pada akhirnya, bagi Tawan, seorang tukang las di sebuah desa di Karangasem, hidup akan kembali normal setelah keriuhan ini.

Dia mengatakan ingin terus bekerja dan menyekolahkan anaknya agar masa depan lebih terjamin.

Tawan mengaku tak ingin menjadi terkenal, namun “mudah-mudahan (kisah saya bisa) menjadi motivasi untuk orang lain. Yang mengalami lumpuh, kayak saya, dan enggak bisa jalan. Biar dia tetap semangat menjalani hidup Hidup itu sulit, kalau mati gampang,” katanya.

sumber: http://makassar.tribunnews.com/2016/...an-hoax?page=9


mau hoax atau bukan, yang penting tetap semangat ya Pak Tawan emoticon-I Love Indonesia (S)
Diubah oleh semprot.crooot
0
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 4 dari 22
Habis datangi tempat Pak Tawan, dokter Saraf ini pastikan tangan robot itu Hoax
29-01-2016 11:49
Quote:Original Posted By Freakycrot
Yang bergelar profesor kesel, cuma bisa berteori gak bisa prakteknya. Kalah sama lulusan SMK.
Tetap semangat Pak Tawan!!! Kelihatan begonya yang profesor, udah sekolah tinggi2 gak ada hasil. emoticon-Ngakak (S)
Apa sumbangsih nya yang profesor itu buat penderita strok? Hebat Pak Tawan bisa bangkit sendiri.



mantab gan, pokoknya positive thinking terhadap pak Tawan, apapun itu faktanya emoticon-Ngakak (S)
0 0
0
Habis datangi tempat Pak Tawan, dokter Saraf ini pastikan tangan robot itu Hoax
29-01-2016 11:59
Dari pertama tenar media masa udah jelas kelihatan kalo hoax cuman cosplay doank emoticon-Big Grin
0 0
0
Habis datangi tempat Pak Tawan, dokter Saraf ini pastikan tangan robot itu Hoax
29-01-2016 12:18
Itu cuma sensi aja profesornya...

Secara si profesor kan udah kuliah2 lama, belajar cape2, eh cuma dibandingin sama lulusan SMK, mana dibilang ciptakan tangan robot lagi, apa ga kebanting si profesor dibilang gtu...

Makanya dia bilang itu hoax, ya secara teori mungkin hoax, tetapi secara praktek kan ternyata ada dan bisa digunakan, ya itu ga masalah sih, lagian si Tawan ciptakan itu bukan buat dipamerin atau buat sombong2 tapi memang buat bantu dia kerja dan kerja buat dia cari makan...

Harusnya profesor itu bijak lah, ciptakanlah sesuatu, atau apalah dibanding cuma komen gtu..
0 0
0
Habis datangi tempat Pak Tawan, dokter Saraf ini pastikan tangan robot itu Hoax
29-01-2016 12:20
Masih berlanjut nih emoticon-Big Grin
0 0
0
Habis datangi tempat Pak Tawan, dokter Saraf ini pastikan tangan robot itu Hoax
29-01-2016 12:21
oh hoax
0 0
0
Habis datangi tempat Pak Tawan, dokter Saraf ini pastikan tangan robot itu Hoax
29-01-2016 12:25
indonesia terobsesi masyarakatnya menjadi penemu sesuatu
0 0
0
Habis datangi tempat Pak Tawan, dokter Saraf ini pastikan tangan robot itu Hoax
29-01-2016 12:27
mungkin harus dibantu dengan kekuatan jin gan emoticon-Cool
0 0
0
Habis datangi tempat Pak Tawan, dokter Saraf ini pastikan tangan robot itu Hoax
29-01-2016 12:36
Quote:Original Posted By hell.new.world
dasar manusia2 kenttod kalo hoax yauda gausa dibully kale namanya jg org susah ga sengaja ke blowup media. Keliatan bgt indonesia masih byk org kampung. Masalah yg ga ada untungnya selalu dibahas emoticon-fuck2


Setuju bener bray.. Balik lagi semua karena CEMBURU . tawan yg hanya kang las, bisa merakit alat khayalan. Lah kang bully yg ngaku smart ??? Copoo bsanya cocot baee..karya ? 0

Habis datangi tempat Pak Tawan, dokter Saraf ini pastikan tangan robot itu Hoax
Diubah oleh doeeng46
0 0
0
Habis datangi tempat Pak Tawan, dokter Saraf ini pastikan tangan robot itu Hoax
29-01-2016 12:36
Quote:Original Posted By bluehc


berarti kuliah teknik dibubarin aja ya kalau gitu, mending SMK aja, hemat umur, hemat waktu. emoticon-I Love Indonesia (S)





ngomong ngomong, saya kuliah di politeknik per hari 7 jam juga


Salah, harusnya kuliah tehnik hanya untuk anak smk dengan meneruskan ilmu tehnik skala advance / penerapan ilmu.
# menciptakan produk
# meneliti produk
# menerapkan produk dilapangan
# kerjasama dengan perusahaan pengadaan teknologi


Jadi bukan skala belajar lagi tpi penerapan ilmu. Seperti skrng fk harus dari sma IPA. ips n smk gak bisa.
0 0
0
Habis datangi tempat Pak Tawan, dokter Saraf ini pastikan tangan robot itu Hoax
29-01-2016 12:37
gw bukan kesel sama hasil karyanya. gw cuma kesel sama orang yg sok sokan bikin argument kalo karya wayan itu beneran... pake nyanggah pertanyaan yg udah jelas kenyataannya... taik. mampus buat lu yg percaya dan mati matian ngebelain si wayan
0 0
0
Habis datangi tempat Pak Tawan, dokter Saraf ini pastikan tangan robot itu Hoax
29-01-2016 12:39
pak tawan saya akui emang josss
0 0
0
Habis datangi tempat Pak Tawan, dokter Saraf ini pastikan tangan robot itu Hoax
29-01-2016 12:42
Bener kan akhirnya ketahuan, ini yang masih bela si tawan bener2 pikiran nya di mana emoticon-Ngakak (S) udah ga bisa mikir mana yang bener mana yang salah , udah kaya teroris yang di cuci otak nya emoticon-Betty (S)

Media salah? sapa yang cerita palsu ke media? sapa yang ngomong ini pake teknik EEG ternyata bukan? sapa yang cerita berbangga diri membuat kebohongan?
0 0
0
Habis datangi tempat Pak Tawan, dokter Saraf ini pastikan tangan robot itu Hoax
29-01-2016 12:44
Quote:Original Posted By neososialisme

Inget gan, Bill gates cuma lulusan sma !!!


Bedanya, Bill Gates gak suka ngibul emoticon-Ngakak (S)
Diubah oleh waeke2008
0 0
0
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 03
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 03
Habis datangi tempat Pak Tawan, dokter Saraf ini pastikan tangan robot itu Hoax
29-01-2016 12:49
Quote:Original Posted By waeke2008


Bedanya, Bill Gates gak suka ngibul emoticon-Ngakak (S)


Setuju gan

Bill gates menciptakan produk yang dapat di gunakan sama semua orang
Bill gates menjual produk yang berfungsi
Bill gates menjual software yang berguna untuk umum
Bill gates membuat produk yang beneran berfungsi

Semua orang jenius dan terkenal yang drop out / lulusan SMA itu punya 1 kesamaan : "Mereka menciptakan produk yang bener2 bekerja dan dapat di pakai di masyarakat luas serta memang berguna dan sesuai dengan cara kerja sains, bukan alat cosplay dan jadi artis dadakan"
0 0
0
Habis datangi tempat Pak Tawan, dokter Saraf ini pastikan tangan robot itu Hoax
29-01-2016 12:52
ea trus gmana tuh kelanjutanya emoticon-Amazed
0 0
0
Habis datangi tempat Pak Tawan, dokter Saraf ini pastikan tangan robot itu Hoax
29-01-2016 12:54
Semoga bisa berkreasi lagi
0 0
0
Habis datangi tempat Pak Tawan, dokter Saraf ini pastikan tangan robot itu Hoax
29-01-2016 12:54
Tapi Gayanya Keren juga gan emoticon-Matabelo yg ngeyakinin orang pake sistem kerja Otak emoticon-Ngakak

salut lah walaupun terkadang Kebenaran itu menyakitkan emoticon-Mewek
0 0
0
Habis datangi tempat Pak Tawan, dokter Saraf ini pastikan tangan robot itu Hoax
29-01-2016 12:56
kt ane sih mendingan ada org yg coba bikin tangan robot pake resepnya tawan
biar g ada pro kontra lg

Quote:Original Posted By neososialisme


Inget gan, Bill gates cuma lulusan sma !!!





Betul gan. Di kuliah, dia di DO




0 0
0
Halaman 4 dari 22
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia