Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
180
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56a30031e05227ca2d8b456d/10-keanehan-tangan-robot-tawan-yang-tidak-aneh
10 Keanehan Tangan Robot Milik Tawan Si Iron Man Bali BALI – Tawan sempat membuat kehebohan karena berhasil membuat tangan robot untuk dirinya. Pria asal Bali itu tak hanya mencengangkan warga Indonesia, tetapi juga publik dunia. Namun, tangan robot milik pria yang dijuluki Iron Man Bali itu kini mengundang kontroversi. Adalah blogger I Wayan Sutawan yang menaruh curiga terhadap tangan robot Taw
Lapor Hansip
23-01-2016 11:23

10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh



10 Keanehan Tangan Robot Milik Tawan Si Iron Man Bali

10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh


BALI – Tawan sempat membuat kehebohan karena berhasil membuat tangan robot untuk dirinya. Pria asal Bali itu tak hanya mencengangkan warga Indonesia, tetapi juga publik dunia.

Namun, tangan robot milik pria yang dijuluki Iron Man Bali itu kini mengundang kontroversi. Adalah blogger I Wayan Sutawan yang menaruh curiga terhadap tangan robot Tawan..

Pemilik situs KOPiAPP.com itu tak yakin tangan robot yang dibuat Tawan asli.

Dalam laman yang dikelola Muhammad Akram tersebut ditulis sepuluh argumen untuk memastikan bahwa tangan robot dan sistem sensor yang dibuat Tawan masih perlu dipertanyakan lagi.

Berikut argumentasinya:

1. Persendian lengannya masih bisa dibilang longgar, keliatan waktu dia lagi masang lengannya, tapi lucunya respon ke pergerakan tangannya cepat + pasti (ga salah2 gerak). Ini ga mungkin. Ibarat tarikan motor yang rantainya kendor sama yang pas. Pasti ngertilah maksud saya.

terlihat longgar tapi mampu menggerakkan ring gear secara sempurna , bukannya ini suatu modif pergerakan yang lebih fleksibel yah?


2. Gear nya banyak di luar, bisa dibongkar pasang. Ajaib, gerakannya cepat + leluasa. Yang lebih ajaib lagi, gear nya ga lepas.

terus apa yang aneh jika nyatanya ring gear dapat bergerak sempurna?

10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh

justru pergerakan dinamis lengan robot tawan ini harus di apresiasi karena hampir sama fleksibelnya dengan pergerakan baju zirah robot di film edge of tommorow


3. Pergerakan tangannya terlalu biologis. Sedangkan dimana2 yang namanya benda mekanis itu gerakannya masih kaku. Banyak jeda pergerakan walaupun cuma beberapa milidetik. Bahkan asimo yang didevelop langsung oleh orang2 ahli dengan sarana mendukung pun, gerakannya juga masih bener2 terasa kayak robot kan? Nah dia saya lihat di bagian2 akhir video, gerakannya leluasa banget persis tangan asli.

beda konsep robot artificial intelligence ASIMO dengan menggerakkan mekanik dengan perintah sinyal otak yang di olah EEG menjadi sebuah perintah penggerak


4. Sensor otak? HAHAHA bahkan perusahaan2 teknologi besar aja, dengan sarana yang benar2 mendukung untuk riset ke teknologi ini, masih belum mampu. Bahkan untuk teknologi sensor-sensoran kaya gini ini ruang lingkupnya udah nanotech. Ga bakalan bisa dibikin secara DIY. Gak akan pernah bisa… Apalagi pake rongsokan.

wow! bahkan dengan teknologi EEG jangankan gerakkan mekanik , menggerakakkan permainan komputer pun sudah dilakukan riset dan eksperimennya , silahkan lihat video dibawah ini:



5. Dan ngomong masalah sensor, sensor yang udah ada di seluruh smartphone sekarang: accelerometer, masih butuh waktu untuk baca sinyal bhwa hpnya dipake secara landscape (dari sebelumnya: portrait). Padahal ini sensor sederhana, ga pake sinyal2 frekuensi tertentu. Asli sensor untuk baca fenomena alam, masih butuh waktu beberapa mili detik untuk ganti mode ke landscape setelah hapenya diputar. Bahkan teknologi ini pun udah dikembangkan langsung sama ahlinya, sarananya mendukung, duitnya mendukung. Lah ini duit ga ada, sarana ga ada, pengetahuan mendalam tentang ini juga ga ada. Eh udah bisa nangkep “sinyal otak” tanpa lag? Inilah Bukti kalo “Iron Man Indonesia”di Bali adalah HOAX

soal nangkep sinyal tanpa lag? ini mungkin masih jadi rahasia tapi saya berpandangan merubah sinyal menjadi sebuah kode untuk penggerak hardware mekanik nampaknya lebih ringkas alur kerjanya dan tidak perlu melalui proces berliku lewat interface software to software to visualisasi seperti konsep gaming menggunakan EEG non invasif atau disebut juga neurogaming




6. Itu katanya tangannya lumpuh dari lengan atas. Berarti seharusnya gear2 nya udah dimulai dari bahu. Dan disana kayanya hampir ga ada gear persendian sama sekali. Padahal di sana bagian paling vital. Persendian di bahu ke lengan atas itu perputarannya hampir 180 derjat secara 3D (ga cuma 2 arah). Lah, kok dia di bagian sana kosong? Ga keliatan ada susunan gear yang rumit? Padahal lengan atasnya leluasa banget lho itu…




bukannya di video terlihat jelas alat diatas bahunya tawan prinsip kerjanya mirip sistem kerja setang piston yang menggerakkan keseluruhan gerak lengannya


7. Ini bisa dibilang exoskeleton. Tapi ga ada batang besi/logam bener kuat yang menopang lengan atas + lengan bawah dengan kuat yang berfungsi sebagai tulang seperti namanya.


tulang lengan wayankan masih ada jadi buat apa menopang tulang lengan jika yang dibutuhkan penggerak lengan , ok ini saya beri contoh "tulang" exosleton yang memang harus digunakan karena kebutuhannya untuk kaki bukan lengan.

10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh


8. Ternyata jarinya juga bisa gerak! Bisa genggam batang logam! Tapi masih ga ditemukan tulang2 mekanis buat diikat ke jari2nya. Malah cuma ada sarung tangan longgar yang ga tau itu dalamnya kayak apa.

untuk poin ini memang harus dibuktikan ada tulang mekaniskah di jari jempol dan jari telunjuk dikarenakan 2 jari itu yang berfungsi untuk mencengkram dan dibungkus tawan oleh sarung

10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh


9. Kayaknya ga ada baterai atau semacamnya. Anggap deh “sinyal otak” ini beneran berfungsi, tapi itu cuma buat kontrol, bukan sebagai power supply. Nah itu kok bisa hidup? Bisa gerak? Dispenser yang fungsi nya buat panasin air aja masih harus dicolok ke listrik kan?

tawan sudah jelaskan dia memakai power supply di alat egg yang ada dikepalanya


10. Saya bukannya gak mendukung kreatifitss, saya cuma nggak mau terbawa eforia tapi ternyata semu. Ini beda sama mobil listrik kmrn, yang itu dia emang punya ilmu di bidang itu, karya nya pun sesuai sama siapa dia sebenernya. Tapi ini terlalu banyak kejanggalan. Lagian teknologi kayak gini udah banyak di luar negeri kok. Tapi kalo ga salah sumber sensornya ke saraf, bukan ke otak.

yah boleh kritis tapi usahakan jangan terlalu meremehkan , lebih baik orang model tawan ini diajak diskusi tentang alatnya agar kita bisa tau lebih detail seperti apakah teknologi yang digunakan tawan dan apakah benar benar berkerja dengan baik atau tidak , kita juga jangan lihat tampilan luarnya yang amburadul karena ada penelitian dan eksperimen penggunaan EEG sudah merambah masuk dunia gaming dan juga sebagai penggerak kursi roda



Gimanapun juga, lengan “robot” ini terlalu fantasi untuk jadi realita. Bahkan kalo boleh jujur, JARVIS nya Iron Man terasa jauh lebih masuk akal, karena JARVIS itu basic teknologinya AI, armor ironman pun berfungsi berdasarkan gerakan tangan si Stark, sensor gerakan di setiap kaki sama tangan untuk nambah kekuatan + daya tahan, tapi roket laser, missile dan segalanya itu emang masih jauh dari logika hahaha

sumber berita 10 Keanehan Tangan Robot Milik Tawan Si Iron Man Bali diambil dari : http://m.jpnn.com/read/2016/01/23/35....php?id=352274

================================================

Quote:Original Posted By kalsiddon
Dosen Teknik Mesin Universitas Udayana Uji Coba Tangan Robot Tawan
Sabtu, 23 Januari 2016 | 19:50 WIB

10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh


DENPASAR, KOMPAS.com - Beberapa akademisi dari Universitas Udayana (Unud), Bali, datang ke kediaman I Wayan Sumardana (31) alias Sutawan/Tawan, pembuat tangan robot sehingga dijuluki "Iron Man dari Bali".

Salah satunya adalah Dr. I Dewa Gede Ary Subagya, dosen Jurusan Teknik Mesin Unud. Ia pun mencoba tangan robot di bengkel las Tawan di Banjar Tauman, Desa Nyuhtebel, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali.

”Saya tadi sempat mencoba. Memang ada power pada alat itu, cuma saya belum bisa mengerakkan alat itu,” jelas Gede Ary saat ditemui di kediaman Sutawan, Jumat (22/1/2016).

Ia mengatakan, di alat tersebut ada alat perekam atau penyimpan data. Juga ada beberapa jenis sensor elektronika.

Dari hasil uji coba yang dilakukan, Gede Ary belum bisa memastikan apakah tangan robot rancangan I Wayan Sumardana memang bekerja sesuai klaim yang disampaikan Tawan sebelumnya. (Baca: Ini Cara Kerja Tangan Robot Buatan Tawan)

"Berdasarkan pengamatan saya, lengan robot yang dibuat oleh Sutawan tersebut, jika dilihat dari prinsip kerja robot, hal tersebut masuk akal," ujar I Wayan Widiada, ST, MSc, PhD yang juga dosen Jurusan Teknik Mesin Unud seperti dilaporkan Tribun Bali.

Menurut dia, meskipun desain lengan robot tersebut sangat sederhana karena menggunakan barang-barang bekas, secara struktur sudah memenuhi prinsip kerja robot.

Berdasarkan pengamatannya, ban kepala yang dipakai Tawan mungkin menggunakan komponen EEG yang fungsinya untuk mendeteksi sinyal elektris di otak. Lalu sinyal kemudian diubah menjadi bentuk gelombang yang akan dikirim ke micro controller.

"Ada kok micro controller-nya meski agak tertutup, tapi saya sempat lihat," katanya.

Dari micro controller ini akan dikirim sinyal menuju motor. Kemudian, output yang dihasilkan berupa respon yakni gerakan atau torsi. Ada dua motor penggerak di bagian persendian lengan robot itu.

"Yang perlu diketahui bagaimana sistem programnya, apa yang menjadi setting command-nya," ujarnya.

Ia akan kembali mengunjungi Tawan untuk mempelajari lebih lanjut cara kerja lengan robot tersebut.

Menurutnya, prinsip kerja lengan robot milik Tawan adalah kreasi yang masuk akal, tetapi harus ada pengujian lebih mendalam. Pengujian ini bertujuan untuk menganalisis sistem kerja dan hal lainnya.

"Perlu pengujian di kampus untuk melihat seberapa tingkat error yang dihasilkan alat ini," kata dia.

http://regional.kompas.com/read/2016...an.Robot.Tawan

yang sudah berani sebut hoax sebelum nguji coba sendiri lengan mekanik EEGnya tawan emang otaknya udah kayak pantat ayam emoticon-fuck



===============================================

Quote:Original Posted By kalsiddon
news update dulu yuk mastah dan sistah :

Minggu 24 Jan 2016, 14:17 WIB
Lengan Robot Tawan, Kursi Roda 'Otak' dan Misi Kemanusiaan

10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh


Jakarta - Teknologi berbasis sinyal otak sedang menjadi buah bibir di Tanah Air. Beberapa anak bangsa membuatnya, dalam kondisi terpaksa atau sengaja. Tujuannya, sama-sama baik.

I Wayan Sumardana alias Tawan menjadi fenomena karena merangkai lengan robot yang dikendalikan sinyal otak. Komponen alat buatan Tawan mulai dari besi penopang, tabung hidrolis, hingga beberapa kabel terlihat bekas. Sumardana merancang, merakit dan menyambung sendiri seluruh item tersebut.

Tak hanya itu, Tawan itu juga menggunakan CPU komputer, dinamo, tuning potensio, sensor ultasonik, sensor infra merah dan sensor jumlah putaran dinamo. Tuning potensio merupakan rangkaian pengolah input dan output mikrokontroler. Tawan memasang satu unit CPU komputer di bagian belakang tubuhnya yang berfungsi sebagai penggerak dari sensor di kepala.


"Lalu ada drone, elektroda dan lainnya. Posisinya ditempel di kepala sebagai penangkap sinyal, alpa, delta, beta dan teta," jelas Tawan yang ditemui detikcom di bengkelnya di Desa Nyuhtebel, Karangasem, Bali, Rabu-Kamis (20-21/1/2016) lalu.

Satu komponen kunci, yakni sensor EEG (Electro Encephalo Graphi) dibelinya online dari Amerika Serikat (AS) senilai Rp 4,7 juta. Ia menjelaskan, alat ini berfungsi melalui sensor otak yang dipasang di kepala yang mengendalikan arah gerak ke tangan kirinya melalui alat yang dipasang di punggung dan tangan kirinya.

Tawan dan lengan robotnya
(Putri Akmal/detikcom)


Lagi-lagi dengan tampang polos dan lengan kiri yang lunglai berwarna pucat ia coba menjelaskan sebuah skema penggunaan alat robotik hasil kreasinya. Ia menguraikan jika alat EEG yang terpasang di kepalanya ada power supply. Power supply sebagai penangkap dan pembagi kekuatan.

"Inframerah, sensor ultrasonik, dan sensor jumlah putaran dinamo ini adalah rangkaian penguat power. Ada pula EEG. Semuanya tersambung ke dinamo agar dapat bekerja secara maksimal," jelas Tawan yang oleh media mendapat julukan "Iron Man dari Bali" itu.

Sebagai lulusan SMK, Tawan mengakui bahwa lengan robotnya sangat jauh dari sempurna. Tangan cyborg-nya tersebut masih membutuhkan banyak penyempurnaan. Mulai dari sensor bionik, mikro kontroler, aktuator. Ini untuk menyempurnakan gerak tangan dan jari. Penggunaan Electro Encephalo Graphic (EEG) membuat pria yang biasa dipanggil Tawan ini, membuat mual dan muntah. Ini dikarenakan radiasi dan elektromagnetik EEG yang diletakkan di kepala.

"Makanya saya ingin mengganti EEG ini dengan sensor bionik. Tapi nggak tahu berapa harganya," tambah Tawan.

Selain itu, tambah Tawan, selain menggerakkan tangan, dirinya juga ingin membuat alat yang bisa menggerakkan 5 jari kirinya. Itu juga membutuhkan alat tambahan alat aktuator sekitar 12 unit lagi. Aktuator adalah alat sensor, gear dan dinamo untuk menggerakkan tangan.

"Satu aktuator yang paling bagus Rp3 juta. Kalau butuh 12 tinggal mengalikan. Itu hanya untuk jari," jelas dia.

Kursi Roda Sinyal Otak

Bila Tawan membuat lengan robot karena terpaksa, lain lagi dengan dua mahasiswa Bina Nusantara ini, Jennifer Santoso (21) dan Ivan Halim Parmonangan (21). Mereka mengembangkan kursi roda dengan kendali otak ini untuk proyek skripsinya. Tujuannya, menolong orang lain.

Jennifer Santoso dan Ivan Halim Parmonangan (Foto: Lintang/detikcom)


"Banyak yang tangannya patah, cacat seluruh tubuh, lumpuh dari leher ke bawah. Kami ingin membuat sistem yang menolong orang lain," tutur Jennifer kala ditemui di Binus Kampus Jalan KH Syahdan, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (22/1/2016).

Dari observasi penyandang disabilitas di sekitar mereka, ternyata, banyak disabilitas itu otak dan pikirannya masih sehat. Sehingga, Jennifer dan Ivan mengembangkan kursi roda dengan kendali otak. Penelitian ini sebenarnya melanjutkan dan mengembangkan penelitian kakak kelas mereka.

(Baca juga: Begini Video Cara Kerja Kursi Roda yang Dikendalikan dari Otak)

Maka, komponen-komponen utamanya adalah kursi roda dan alat bernama neuroheadset. Neuroheadset adalah alat yang bisa menangkap gelombang listrik otak dan memperkuatnya dalam skala ribuan kali. Neuroheadset ini terhubung ke aplikasi software yang mereka buat di dalam CPU. Neuroheadset yang mereka pakai bermerek Emotiv Epoc buatan Australia yang dibeli dengan harga Rp1,5 juta.

Ivan memperagakan menjalankan kursi roda memakai neuroheadset dengan sinyal otak (Foto: Lintang/detikcom)


"Aplikasi kami akan mengolah sinyal yang diterima dari neuroheadset, lalu difilter untuk mengambil gelombang alfa dan beta, yang kemudian ditransformasi dengan algoritma Fast Fourier Transformation, yang kemudian jadi input untuk mesin," jelas Jennifer.

Aplikasi yang dibuatnya kemudian akan meneruskan sinyal yang sedang diproses ke Arduino Uno yakni papan mikrokontroler, dan diteruskan ke motor driver yang akan digunakan untuk menggerakkan kedua motor DC, motor listrik yang bekerja menggunakan sumber tegangan DC.

Cara kerja kursi roda ini memakai 2 data, dengan electro encephalo graphi (EEG) alias sinyal otak untuk disabilitas yang lehernya tidak bisa bergerak dan dengan gyroskop untuk menangkap sensor gerak, bagi penderita yang masih bisa menggerakkan leher.

Ivan menjalankan kursi roda dengan sinyal otak (Foto: Lintang/detikcom)


Sedangkan dosen pembimbing skripsi Jennifer dan Ivan, Dr Widodo Budiharto, SSi, MKom menjelaskan bahwa kursi roda yang diteliti bersama anak didiknya ini memiliki beberapa keunggulan, yakni bisa mengoptimalkan hanya 2 saluran dari 14 saluran di neuroheadset yang menangkap sinyal otak dari beberapa bagian otak. Kedua, dari segi kebaruan, maka riset kursi roda berbasis kendali otak ini paling baru.

"Kursi roda ini sudah sangat baik karena sudah sangat cepat dalam pengklasifikasiannya (sinyal otak-red). Karena hanya menggunakan 2 channel dari 14 channel yang digunakan," tutur Widodo ditemui di tempat yang sama.

Namun ke depan, penyempurnaan akan dilakukan untuk memperbaiki beberapa kelemahan. Pertama, akan diperbaiki dari sisi kontroler seefisien mungkin.

"Sistem catu dayanya agar mampu mensuplai tegangan ke kursi roda selama mungkin. Kemudian mengoptimalkan filtering sistem yang ada karena mau tidak mau kita masih berhadapan dengan noise yang muncul dari sistem tubuh manusia yang mengganggu pembacaan sensor EEG tersebut," paparnya.

Misi Kemanusiaan

Tawan yang merangkai lengan robot dari barang-barang bekas ini terpaksa karena tangan kirinya yang lumpuh. Lengan robot itu dia buat untuk meringankan bebannya, untuk lebih mudah melakukan pekerjaannya sebagai tukang las.

Dia merangkai lengan robot itu dengan tujuan sederhana, hanya untuk menolong dirinya sendiri, alih-alih merepotkan apalagi merugikan sesiapapun. Tawan sendiri mengakui sejatinya dia tak ingin memakai alat itu dan ingin sehat. Namun, bila dia memiliki uang, dia lebih memilih menggunakannya untuk kebutuhan anak-anaknya daripada memikirkan kesehatannya sendiri.

Bagi Tawan lengannya bisa berfungsi sedikit untuk membantunya mencari nafkah, itu saja sudah cukup. Maka, dia tak ingin alat rangkaiannya yang ilmunya dipelajari dari internet itu dibesar-besarkan lagi.

Lain lagi dengan mahasiswa Binus, mereka mengembangkan kursi roda dengan sinyal otak dengan tujuan membantu orang lain. Bahkan sudah ada yang meminta dibuatkan kursi roda itu. Namun sayang, belum bisa dipenuhi karena kursi roda ini masih disempurnakan. Harapannya, kursi roda ini bisa diproduksi massal sehingga bisa membantu bagi mereka yang membutuhkan.

Baik Tawan dan dua mahasiswa Binus itu bermaksud baik. Bila Tawan merangkai lengan robot untuk membantu dirinya sendiri dan menghidupi istri dan tiga anaknya, maka dua mahasiswa Binus itu membuatnya untuk membantu orang lain.

Maka, niat mulia dan kehendak berkreasi mereka semua patut diapresiasi tinggi.


http://news.detik.com/berita/3125732...si-kemanusiaan



================================================

Quote:Original Posted By kalsiddon


sebagai pemandu wa dalam mengarahkan kritikus kritikus di kaskus agar bisa bijaksana dalam melihat kreasi tawan dan tidak terus ocehin hoax tanpa bukti akurat , maka wa coba share nih video dari daun net kali aja himbauan dia di video bisa lebih buat kaskuser keritikus dimari ademin kekeselannya ataupun rasa eneknya lihat sosok TS yang emang sering dimaki maki karena gaya kritik profesionalnya yang sangat vulgar dan blak blakan dalam berdebat di BP emoticon-Betty (S)




btw, untuk para silent rider harap kiranya ikut beri komentar yah di thread ini dan juga ikut partisiopasinya dalam ngerate thread ini , wa juga ga butuh di cendolin karena dah tekor banyak nih cendol wa gegara bikin thread ini tapi tolong wa cuma minta ratenya kalau berkenan atas adanya thread ini emoticon-Smilie



================================================


emoticon-2 Jempol diharapkan mastah dan sistah tinggalkan jejak dengan komentar komentar termantabnya yah emoticon-2 Jempol
10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh
Diubah oleh kalsiddon
0
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 4 dari 9
10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh
23-01-2016 14:18
hebad deh klo itu bukan hoax... hahah
0 0
0
10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh
23-01-2016 14:19
Super sekali Cosplay tangan robotnya emoticon-Wakaka
Doa in aja semoga cepat sadar, dan segera bertobat
ati ati lho mas Tawan pembohongan terhadap publik bisa di penjara emoticon-I Love Indonesia (S)
0 0
0
10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh
23-01-2016 15:09
Quote:Original Posted By kalsiddon


beda gan , coba baca keseluruhan trid wa , semua hasil pemikiran langsung kebetulan wa salah satu orang antusias lihat perkembangan neurogaming makanya pas ada berita yang sebut teknologi eeg penggerak tangan mekanik tawan hoax sebelum dilakukan tes , wa jadi kepikir mau bantahin berita bantahan apa yang dibuat tawan emoticon-Smilie



Oiya gan, beda ni trit bantahan
Sori sori ane terlalu baper ama trit repsol
Xixixixi
Tp btw mnurut ane tu bkan hoax c tp kreatifitas cma trlalu berlebihan pnjelasan teknologi nya, soalnya tu asal2an aja
0 0
0
10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh
23-01-2016 15:15
Quote:Original Posted By yudizilisti
Sudahlah...
Jangan dijelek-jelekan. Dibilang tidak asli, sudah biasa, diliput gila-gilaan dan semacamnya...
Bayangkan saja agan punya saudara, tangannya lumpuh, trus dia bikin alat yang membantu dia bekerja..
Apa agan akan komen "alatnya biasa saja, sudah umum, dan sebangsanya?"
Ane malah salut... peduli amat itu originil idea atau bukan..

Ane kadang berpikir, beruntunglah Louis Braille hidup bukan di zaman ini. Kalau tidak, ane yakin orang orang zaman kini mungkin merasa penemuannya biasa biasa saja. Padahal idenya menulis titik titik di kertas telah membantu jutaan orang sepertinya...

Semoga alat Tawan akan bermanfaat bagi yang membutuhkan.


Louis Braille penemuannya g meragukan emoticon-Big Grin
0 0
0
10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh
23-01-2016 15:25
Udah, jangan diberitakan lg, ntar takut boongnya ketahuan.
0 0
0
10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh
23-01-2016 15:28
kok jdulnya aneh keanehan yg tidak aneh..trus yg aneh dri tidak anehnya yg mana...

kyaknya mas tawan sdah menggegerkan dnia nih
0 0
0
10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh
23-01-2016 15:30
Hargailah karya orang lain...kita tetaplah terus berkarya dgn hal yang lain
0 0
0
10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh
23-01-2016 17:51
Quote:Original Posted By harrymuter
udh fix hoax duk

http://m.inilah.com/news/detail/2269...na-ide-brilian

Di sela-sela perbincangannya, sebagai seorang ahli robot, Nur Khakim mencermati "tangan robot" buatan Tawan dan ternyata terdapat kejanggalan serta kelemahan diantaranya desain persendian tangan yang tidak memenuhi syarat mekatronika sebuah lengan robot karena persendian lengannya longgar. "Kelihatan waktu dia sedang memasang lengannya. Tapi anehnya respon ke pergerakan tangannya cepat dan pasti tanpa ada kesalahan gerak. Gear Box "tangan robot" Tawan tidak terkunci, bisa dibongkar pasang, bahkan dengan kecepatan putar tertentu bisa lompat dan lepas. Gerakannya cepat, mulus dan biologis tidak menampakkan gerakan robotic mekanik," analisisnya. Nur Khakim menilai sensor EEG yang diklaim Tawan bisa mengendalikan pergerakan tangan robotnya tidak lebih dari sebuah mainboard CDROM bekas yang ditempel dibagian belakang kepala Tawan. Mainboard yang diklaim sebagai pusat kendali utama adalah mainboard bekas MP3 player dan mouse bekas dan masih banyak kejanggalan lain yang tidak perlu dikupasnya saat ini. Sayangnya, akibat ketenarannya, Tawan kini justru menjadi bulan-bulanan dibully di media sosial karena belakangan diketahui "tangan robot" buatan Tawan yang dirakit dari beberapa barang rongsokan ternyata hanya aksesories menyerupai tangan robot. Publik belakangan tahu bahwa Sensor EEG yang diklaim Tawan bisa mengendalikan pergerakan tangan robotnya tidak lebih dari sebuah mainboard CDROM bekas yang ditempel dibagian belakang kepala Tawan. Mainboard yang diklaim sebagai pusat kendali utama adalah mainboard bekas MP3 player dan mouse bekas.


ini si nur hakim apa sudah melihat langsung dan mencobanya atau hanya berdasarkan pantauan dia di layar TV??

harusnya jika kita belum yakin produk tawan sebelum di uji coba ke orang lain , kita juga jangan langsung percaya sama omongan para pengkritik yang sifatnya hanya sekedar memantau apa yang dilihat lewat layar TV karena yang dikritik ini sebuah benda yang belum di uji coba dulu fungsinya sama orang lain emoticon-Smilie

kalau soal modif pakai macem macem alat , nah di trid wa ini sudah wa kasih link orang luar ngemodif headset menjadi alat EEG

Quote:Original Posted By kaskuseraktif
Ooo... Gitu ya gan
Ngeri kali klo emang hoax
Banyak yg malu nih ntar emoticon-Ngakak


kalaupun hoax harus di babar lewat pengujian juga gan , jangan dibiarkan suatu yang hoax di biarkan tanpa pengujian karena itu demi kebaikan semua orang demi mengetahui sesuatu inovasi yang hoax itu kayak gimana sih dan inget dulu batu ponari sudah dijelaskan bolak balik batu itu tidak berkhasiat tetap saja banyak orang nelan hoax batu itu mentah mentah emoticon-Smilie

Quote:Original Posted By ulatbulugatal


dalam kasus tv tua agan diatas agan ada menjelaskan kalau diadakan penggantian ic,tapi dalam kasus tawan jelas di pcb yang sekarang terekspos tidak terlihat penggantian ic (karena tidak ada solderan baru)kalo tawan hanya mau ambil V nya saja saya rasa dengan kondisi pcb seperti itu sangat sangat tidak mungkin ada arus V yang keluar dr pcb itu.


gan , di dunia restorasi barang elektronik tua sangat banyak keadaan PCB yang sudah berkarat dan bentuknya sudah seperti ga layak pakai tetapi setelah ada komponen yang diganti elektronik itu tetap hidup walau tetap gunakan PCB lama , jadi wa rasa kita jangan judge komponen yang digunakan tawan hoax dan tidak berfungsi sebelum ada tes uji coba emoticon-Smilie

jika yang dibutuhkan keluaran nilai V nya wa rasa masih bisa dimaklumi dengan keadan seperti itu seperti contoh artikel yang wa lihatin ke lu , ada bagian komponen headset yang di cabut untuk memodif headset menjadi alat eeg , dan di dunia overclock komputer jaman prosesor amd jadul untuk bisa overclock ada beberapa bagian yang di short emoticon-Smilie

10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh
tanda x merah itu yang harus dihilangkan
0 0
0
10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh
23-01-2016 17:54
Hadeeehh emoticon-Cape d...
0 0
0
10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh
23-01-2016 18:16
Quote:Original Posted By yudizilisti
Sudahlah...
Jangan dijelek-jelekan. Dibilang tidak asli, sudah biasa, diliput gila-gilaan dan semacamnya...
Bayangkan saja agan punya saudara, tangannya lumpuh, trus dia bikin alat yang membantu dia bekerja..
Apa agan akan komen "alatnya biasa saja, sudah umum, dan sebangsanya?"
Ane malah salut... peduli amat itu originil idea atau bukan..

Ane kadang berpikir, beruntunglah Louis Braille hidup bukan di zaman ini. Kalau tidak, ane yakin orang orang zaman kini mungkin merasa penemuannya biasa biasa saja. Padahal idenya menulis titik titik di kertas telah membantu jutaan orang sepertinya...

Semoga alat Tawan akan bermanfaat bagi yang membutuhkan.


mantap gan sangat menginspirasi komentarnya emoticon-Jempol

Quote:Original Posted By Fuske347
hebad deh klo itu bukan hoax... hahah


kalau alat tawan ini beneran berfungsi sebagaimana yang diberitakan , harus di kasihanin otak netizen yang sudah bilang hoax dulu sebelum alat tawan ini di tes uji coba emoticon-Ngakak (S)

Quote:Original Posted By Master.Sasori
Super sekali Cosplay tangan robotnya emoticon-Wakaka
Doa in aja semoga cepat sadar, dan segera bertobat
ati ati lho mas Tawan pembohongan terhadap publik bisa di penjara emoticon-I Love Indonesia (S)


jangan terburu buru menjudge apa yang dibuat tawan suatu yang hoax gan , ntar kalau beneran berfungsi seperti yang diberitakan apakah yang sudah caci maki tawan mau minta maaf secara massal ke tawan?

Quote:Original Posted By HPP2


Oiya gan, beda ni trit bantahan
Sori sori ane terlalu baper ama trit repsol
Xixixixi
Tp btw mnurut ane tu bkan hoax c tp kreatifitas cma trlalu berlebihan pnjelasan teknologi nya, soalnya tu asal2an aja


gpp gan emang banyak ngundang trid kontroversi "ironman" tawan emoticon-Shakehand2

nah itu yang harus di uji coba dulu jangan sampai kita judge hoax duluan inovasi anak bangsa sebelum dilakukan tes uji coba emoticon-Smilie
0 0
0
10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh
23-01-2016 18:16
coba mamrika suruh dateng ke bali buat ngecek
dan pemerintah siapin dana 1 milyar buat datengin CERN atau NASA atau agen rahasia USA ke indo untuk proyek ini emoticon-Cool
siapa tau dia di ajak ke proyek rahasia di amerika untuk membuat ironman menjadi kenyataan emoticon-Cool
kan dia ngerti tu sensor sensoran , siapa tau bisa di kembangkan
kalo dia ga berani atau alesan ini itu ga mau di ajak ke amerika sementara pemerintah undah mengeluarkan APBN 1 milyar berarti hoax
dan kalo hoax harus di bui 50tahun + denda 1 milyar
emoticon-Ngakak
0 0
0
10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh
23-01-2016 18:18
Tempelin panci panas ke tangannya aja. Liat loncat nggak.. Gitu aja repot. emoticon-No Hope
0 0
0
10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh
23-01-2016 18:24
Quote:Original Posted By cyanogenmod13
coba mamrika suruh dateng ke bali buat ngecek
dan pemerintah siapin dana 1 milyar buat datengin CERN atau NASA atau agen rahasia USA ke indo untuk proyek ini emoticon-Cool
siapa tau dia di ajak ke proyek rahasia di amerika untuk membuat ironman menjadi kenyataan emoticon-Cool
kan dia ngerti tu sensor sensoran , siapa tau bisa di kembangkan
kalo dia ga berani atau alesan ini itu ga mau di ajak ke amerika sementara pemerintah undah mengeluarkan APBN 1 milyar berarti hoax
dan kalo hoax harus di bui 50tahun + denda 1 milyar
emoticon-Ngakak


inovasi eeg yang diklaim sudah dibuat tawan bukan teknologi baru gan , tapi inovasi eeg non invasif tawan ini bisa jadi istimewa jika pemakaiannya sangat mudah dan plug and play , penjelasan detailnya bisa dilihat quote dibawah ini :

Quote:Original Posted By adoeka


kalau wa sih percaya dengan teknologi EEG dapat menghasilkan pergerakan yang halus tapi terus terang lihat alat yang dipakai wayan untuk mendeteksi 4 gelombang otak : Beta – Alfa – Teta – Delta dengan komponen ala kadarnya dan dapat menangkap jelas gelombang tersebut secara baik dan optimal dan merubahnya sebagai sinyal penggerak mekanik lengan buatannya maka itulah kelebihan dari apa yang sudah diciptakan wayan , selebihnya apa yang diciptakan wayan bukanlah teknologi yang baru

10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh



sekedar untuk diketahui ada artikel menarik yang wa kutip dari google yang telah ditranslate lewat gogogle juga ke bahasa indonesia emoticon-Malu (S)


Electroencaphalogram (EEG) yang digunakan untuk mengukur sinyal-sinyal listrik di otak menggunakan banyak elektroda yang dipasang di kening sehingga untuk sekali pemeriksaan saja membutuhkan waktu lama.
Selain itu, pengukuran dengan alat tersebut membutuhkan gel yang harus dioleskan ke kulit kepala agar elektroda tersebut dapat digunakan. Inilah bentuk yang sedang diperbaiki Thorpe sehingga pengukuran gelombang otak dapat dilakukan dengan praktis.
Menggerakkan Benda dengan Gelombang Otak
Benda-benda digerakkan oleh gelombang otak, tak lagi mustahil. Percobaan ilmiah sudah berhasil membuktikan. Pada tahap awal penerapan prinsip kerja gelombang pikiran sebagai penggerak benda-benda, sistem antarmuka (interface) komputer-otak kini semakin dapat diterapkan. Menurut laporan LiveScience, riset sinyal saraf itu telah mencapai kemajuan yang berarti. Tak heran, penelitian itu menjadi yang paling menarik di bidang rekayasa biomedis.
Awal tahun ini, para peneliti melatih empat penderita epilepsi untuk menggerakkan kursor komputer dengan kekuatan pikiran mereka. Para pasien itu tengah menunggu operasi bedah otak. Beberapa lembar tipis elektroda pendeteksi sinyal dipasang pada permukaan otak mereka.
Mereka kemudian diminta untuk mengerjakan beberapa tugas, seperti membuka dan menutup telapak tangan serta menjulurkan lidah. Pada saat yang sama, para ilmuwan menilai apakah sinyal-sinyal otak berkaitan dengan gerakan-gerakan itu.
Sinyal-sinyal dari gerakan-gerakan tersebut kemudian diselaraskan dengan gerakan kursor di monitor. Misalnya, ketika otak memerintahkan pasien membuka tangan kanan, maka kursor bergerak ke kanan.
Pasien juga diminta untuk menggerakkan kursor dari satu titik ke titik lain di monitor. Caranya, dia hanya berpikir tentang pemindahan kursor tersebut. Awalnya, keempat pasien itu merasa kesulitan. Namun, mereka akhirnya mampu mengendalikan kursor dengan pikiran. Setelah beberapa menit, mereka melakukannya dengan tingkat akurasi lebih dari 70 persen.
Bahkan, seorang pasien mampu menggerakkan kursor melalui pikirannya dengan tingkat akurasi 100 persen pada akhir percobaan.
”Semua peserta percobaan kami dapat mengendalikan kursor komputer dengan menggunakan sinyal-sinyal otak,” kata Daniel Moran dari Washington University. Penelitian itu membuktikan, sensor-sensor yang ditempatkan di permukaan otak ternyata lebih efektif ketimbang ditanam di jaringan otak atau dikenakan seperti topi.
Cara penempatan di permukaan otak itu membuat mereka dapat menerima sinyal lebih stabil dan kuat ketimbang ditanam di jaringan otak atau dikenakan seperti topi. Hanya sedikit riset melibatkan penderita lumpuh total sebagai partisipan penelitian. Salah satunya adalah penelitian di Brown University dan Cyberkinetics Neurotechnology Systems Inc. Studi itu sedang mengembangkan sistem yang disebut BrainGate.
Dalam studi ini, sebuah sensor ditanamkan di lapisan luar saraf pemicu gerak primer (tempat otak merespons gerakan). Ukuran alat sensor itu lebih kecil dari uang koin. Sensor tersebut memiliki elektroda setipis rambut yang dimasukkan sekitar satu milimeter di bawah tempurung kepala. Alat itu dapat menangkap sinyal-sinyal elektrik dari saraf-saraf yang memicu gerakan.(livescience-ben-25)

===================

nah si wayan ini menggunakan teknologi EEG non invasif dgn interface sederhana walau hanya memakai komponen ala pengepul barbek elektronik , jadi jika pemerintah mau melihat apa yang terlah diciptakan wayan jangan fokus ke lengannya tapi fokus ke teknologi EEG non invasif yang telah diciptakan wayan apakah benar benar bekerja secara baik atau tidak, karena jika memang bekerja dengan baik maka jangankan gerakin lengan buatan , lu pada mau ngebokep sambil coli pakai tangan kiri ga perlu repot lagi tangan kanan lu pegangin mouse karena semua itu cukup digerakin pake sinyal otak saat mau di klik film bokep yang lu mau dan untuk nulis website porno lainnya juga ga perlu ketak ketik pake keyboard lagi karena sinyal otak bisa lakukan itu semua , ini baru mantap jika pemerintah mau serius bedah teknologi yang digunakan wayan.



0 0
0
10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh
23-01-2016 18:24
ga berani ngejudge dl emoticon-Blue Guy Peace
tp yg agak aneh kok jari2nya lancar ya gerakannya tp ga ada bantuan alat ke jari2nya
0 0
0
10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh
23-01-2016 18:51
update berita :

Ini Cara Kerja Tangan Robot Milik Tawan (2)
Kamis, 21 Januari 2016 | 11:17 WIB



KARANGASEM, KOMPAS.com — Stroke yang mengakibatkan tangan kirinya lumpuh tak membuat I Wayan Sumardana alias Wayan Sitawan langsung patah semangat. Dia memutar otaknya untuk menemukan cara agar dia bisa kembali bekerja sebagai tukang las seperti biasanya.

Berbekal informasi dari internet dan ilmu yang diperolehnya selama bersekolah, dia mulai merakit tangan robot sejak empat bulan lalu (Stroke, Alasan Tawan Membuat Tangan Robot dari Barang Bekas (1).

***

Pria yang kerap disapa Tawan ini lalu menunjukkan bagaimana tangan robotnya bekerja. Rakitan mekanis atau robot yang dipasang di tangan kirinya terkoneksi dengan rangkaian elektrik yang melingkar di kepalanya.

"Cara menggerakkannya sesuai perintah pikiran sendiri kalau mau angkat, mau belok kanan atau kiri," ujar Tawan saat ditemui di bengkelnya di Banjar Tauman, Desa Nyuhtebel, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali, Rabu (20/1/2016) siang.

Menurut pria berusia 31 tahun ini, tangan robotnya tidak bisa dipakai orang lain karena khusus dirancang sesuai dengan kebutuhan dan keinginannya.

Tawan menuturkan, dia merancang alat ini dengan sistem electroencephalography (EEG). Dia mengaku sudah pernah mendengar nama sistem ini, hingga kemudian ketika terkena stroke, dia berburu informasi di internet.

Menurut Kamus Oxford, EEG adalah suatu teknik untuk merekam aktivitas listrik di bagian yang berbeda di otak dan mengubah informasi ini menjadi suatu pola atau gambaran, baik secara digital maupun dicatat di atas kertas yang dinamakan sebagai electroencephalogram.

Dalam kasus Tawan, untuk membantu tangan kirinya, maka yang dipindai oleh alat di kepalanya adalah aktivitas di otak kanannya.

Tujuh kali percobaan

Dengan informasi yang diperolehnya di internet dan pengetahuan yang didapat selama bersekolah di jurusan Elektro Sekolah Teknik Menengah (STM) Rekayasa, Denpasar, hingga tahun 2002, Tawan memberanikan diri untuk bereksperimen.

"Kalau saya menyebutnya, tangan yang saya gunakan ini menggunakan sistem EEG. Sudah tujuh kali saya ganti program," kata Tawan.

Percobaan pertamanya menggunakan remote control pemancar. Namun, ide ini gugur karena dinilai kurang fleksibel.

Percobaan kedua dengan menggunakan Bluetooth. Namun, dia kurang puas karena ternyata kinerja tangan robotnya terganggu jika ada orang yang mengaktifkan Bluetooth telepon seluler di dekatnya.

Percobaan ketiga menggunakan layar sentuh ponsel Android. Sayangnya, ini membuat alatnya tidak berfungsi maksimal dan cepat error atau hang.

"Katanya saja Android pintar, tetapi ya gitu, dipakai sistem ini malah gerak terus kayak mau mukul gitu. Cepat hang," tambahnya.

Cara lain yang pernah dicoba adalah menggunakan motor akselerator. Tawan mengatakan, tangan robotnya bekerja, tetapi pinggangnya jadi sakit. Ide ini hanya bertahan satu minggu.

Tawan lalu mengungkapkan bahwa dirinya sempat tertarik dengan satu sistem lain yang dinilainya bagus untuk diterapkan. Namanya brain computer interface (BCI). Namun, alat dan komponennya, menurut dia, cukup mahal.

Sistem lain yang dicobanya adalah menggunakan program numerik. Ternyata program numerik juga mahal karena membutuhkan sejumlah peralatan, seperti printer 3D, yang harganya mahal. Selain itu, lanjut Tawan, bahasa programnya sulit dimengerti dan beberapa komponen pendukung lainnya juga mahal.

Menolak disebut pintar

Sejauh ini, Tawan melanjutkan, robot yang dipakainya dengan sistem EEG adalah yang paling cocok dengan kemampuan dan kebutuhannya. Namun, dia mengaku belum mengetahui efek sampingnya. Dia menargetkan untuk mengevaluasi kinerja alat ini dalam enam bulan. Kini, waktu yang tersisa tinggal dua bulan.

"Kalau pakai EEG, sebenarnya pengendalinya bukan otak (sepenuhnya). Cuma, kita berpikir apa, baru bereaksi. Kalau dikendalikan otak, mungkin saya sudah sakit kepala. Ini tidak, cuma lelah saja," ujarnya.

Tawan mengaku bahwa banyak orang bisa membuat tangan robot seperti yang dia gunakan. Oleh karena itu, dia menolak untuk disebut "pintar".

Dia malah menduga bahwa sebagian orang akan menilai hasil karyanya "kuno" alias ketinggalan zaman, apalagi bahan yang digunakannya kebanyakan barang bekas.

http://regional.kompas.com/read/2016...Milik.Tawan.2.
0 0
0
10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh
23-01-2016 19:53
udh 2 org nyoba gak ada yg berhasil gerakin
0 0
0
10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh
23-01-2016 20:19
Quote:Original Posted By sthepcurry
udh 2 org nyoba gak ada yg berhasil gerakin


siapa gan 2 orang itu??

kalau dosen nguji coba nih robot dan berniat pelajarin apa yang dibuat tawan kira2 gimana tuh gan emoticon-Malu (S)

Quote:Original Posted By kalsiddon
Dosen Teknik Mesin Universitas Udayana Uji Coba Tangan Robot Tawan
Sabtu, 23 Januari 2016 | 19:50 WIB

10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh


DENPASAR, KOMPAS.com - Beberapa akademisi dari Universitas Udayana (Unud), Bali, datang ke kediaman I Wayan Sumardana (31) alias Sutawan/Tawan, pembuat tangan robot sehingga dijuluki "Iron Man dari Bali".

Salah satunya adalah Dr. I Dewa Gede Ary Subagya, dosen Jurusan Teknik Mesin Unud. Ia pun mencoba tangan robot di bengkel las Tawan di Banjar Tauman, Desa Nyuhtebel, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali.

”Saya tadi sempat mencoba. Memang ada power pada alat itu, cuma saya belum bisa mengerakkan alat itu,” jelas Gede Ary saat ditemui di kediaman Sutawan, Jumat (22/1/2016).

Ia mengatakan, di alat tersebut ada alat perekam atau penyimpan data. Juga ada beberapa jenis sensor elektronika.

Dari hasil uji coba yang dilakukan, Gede Ary belum bisa memastikan apakah tangan robot rancangan I Wayan Sumardana memang bekerja sesuai klaim yang disampaikan Tawan sebelumnya. (Baca: Ini Cara Kerja Tangan Robot Buatan Tawan)

"Berdasarkan pengamatan saya, lengan robot yang dibuat oleh Sutawan tersebut, jika dilihat dari prinsip kerja robot, hal tersebut masuk akal," ujar I Wayan Widiada, ST, MSc, PhD yang juga dosen Jurusan Teknik Mesin Unud seperti dilaporkan Tribun Bali.

Menurut dia, meskipun desain lengan robot tersebut sangat sederhana karena menggunakan barang-barang bekas, secara struktur sudah memenuhi prinsip kerja robot.

Berdasarkan pengamatannya, ban kepala yang dipakai Tawan mungkin menggunakan komponen EEG yang fungsinya untuk mendeteksi sinyal elektris di otak. Lalu sinyal kemudian diubah menjadi bentuk gelombang yang akan dikirim ke micro controller.

"Ada kok micro controller-nya meski agak tertutup, tapi saya sempat lihat," katanya.

Dari micro controller ini akan dikirim sinyal menuju motor. Kemudian, output yang dihasilkan berupa respon yakni gerakan atau torsi. Ada dua motor penggerak di bagian persendian lengan robot itu.

"Yang perlu diketahui bagaimana sistem programnya, apa yang menjadi setting command-nya," ujarnya.

Ia akan kembali mengunjungi Tawan untuk mempelajari lebih lanjut cara kerja lengan robot tersebut.

Menurutnya, prinsip kerja lengan robot milik Tawan adalah kreasi yang masuk akal, tetapi harus ada pengujian lebih mendalam. Pengujian ini bertujuan untuk menganalisis sistem kerja dan hal lainnya.

"Perlu pengujian di kampus untuk melihat seberapa tingkat error yang dihasilkan alat ini," kata dia.

http://regional.kompas.com/read/2016...an.Robot.Tawan





0 0
0
10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh
23-01-2016 20:24
Gue ngga komen soal teknis ya. Gue bukan orang pinter, ngga ada kompetensi dan background soal teknik eksakta macam gituan.

Gue cukup menyesalkan bahwa benda kreasi pak Tawan itu hanya berguna utk dirinya sendiri. Ibarat orang berilmu tinggi, tapi ngga bermanfaat utk siapa2. Sayang sekali. Apalagi, manusia tuh kan makhluk sosial, alias membutuhkan sesamanya. Ngga usah rumit2 , kita mau liat punggung sendiri aja, ngga bisa.

Gue inget cerita temen gue yg sama2 kuliah dua dekade yg lalu, dia di jurusan IT, gue ngorok di kelas financial auditing emoticon-Big Grin
Kata dia, berhasil coding lantas compiling lantas .... (Ah, ngga ngerti lah gue, ..... Lupa persisnya) , itu lega rasanya. Tapi, lega begitu jg bukan berarti gembira, kalo ternyata tu program cuman jalan di PC dia. Game jadul macam King's Quest 1 aja ada testernya kok emoticon-Big Grin. Microsoft pun kerapkali mencari beta tester dari khalayak umum.

Uniknya, pak Tawan mengaku bahwa kreasinya only works with him, because it can only understands him and he is the only one who can control it. So, that makes him what ? A very unique, super-duper rare, special breed of human species ??
Mungkin mirip dgn Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo (dont start the flame war, pls) , spesial bgt dah kedua pemain tsb. Tapi, bedanya, itu dua pemain memberikan berbagai manfaat lho buat banyak orang.

Atau, gini aja deh. Gue yakin usul cupu gue ini udah ada yg mengusulkan juga. Pak Tawan bikin skema jaringan kreasinya, atau minimal ngajarin orang lain utk rakit hal serupa.

Atas kesalahan gue, my sincere apology to all of you.
0 0
0
10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh
23-01-2016 20:43
Quote:Original Posted By adrifebri
Gue ngga komen soal teknis ya. Gue bukan orang pinter, ngga ada kompetensi dan background soal teknik eksakta macam gituan.

Gue cukup menyesalkan bahwa benda kreasi pak Tawan itu hanya berguna utk dirinya sendiri. Ibarat orang berilmu tinggi, tapi ngga bermanfaat utk siapa2. Sayang sekali. Apalagi, manusia tuh kan makhluk sosial, alias membutuhkan sesamanya. Ngga usah rumit2 , kita mau liat punggung sendiri aja, ngga bisa.

Gue inget cerita temen gue yg sama2 kuliah dua dekade yg lalu, dia di jurusan IT, gue ngorok di kelas financial auditing emoticon-Big Grin
Kata dia, berhasil coding lantas compiling lantas .... (Ah, ngga ngerti lah gue, ..... Lupa persisnya) , itu lega rasanya. Tapi, lega begitu jg bukan berarti gembira, kalo ternyata tu program cuman jalan di PC dia. Game jadul macam King's Quest 1 aja ada testernya kok emoticon-Big Grin. Microsoft pun kerapkali mencari beta tester dari khalayak umum.

Uniknya, pak Tawan mengaku bahwa kreasinya only works with him, because it can only understands him and he is the only one who can control it. So, that makes him what ? A very unique, super-duper rare, special breed of human species ??
Mungkin mirip dgn Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo (dont start the flame war, pls) , spesial bgt dah kedua pemain tsb. Tapi, bedanya, itu dua pemain memberikan berbagai manfaat lho buat banyak orang.

Atau, gini aja deh. Gue yakin usul cupu gue ini udah ada yg mengusulkan juga. Pak Tawan bikin skema jaringan kreasinya, atau minimal ngajarin orang lain utk rakit hal serupa.

Atas kesalahan gue, my sincere apology to all of you.


kalau wa sih cuma bisa kasih penjelasan bodohnya begini gan : bisa saja alat eeg nya terbatas membaca ritme sinyal gelombang otaknya tawan , seperti diketahui otak manusia mempunyai 4 sinyal gelombang

10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh
0 0
0
10 Keanehan Tangan Robot Tawan Yang Tidak Aneh
23-01-2016 20:59
bantu rate dong gan emoticon-Sundul Up
0 0
0
Halaman 4 dari 9
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia