News
Batal
KATEGORI
link has been copied
649
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56948764902cfe834a8b456f/prof-yohanes-surya-carikan-saya-anak-paling-bodoh
https://www.maxmanroe.com/prof-yohan...ing-bodoh.html Quote: Anak kelas 2 SD dari Papua yang sudah tinggal kelas 4 kali, jadi Juara matematika tingkat nasional, dan juara membuat robot! Prof. Yohanes Surya PhD. yang lahir di Jakarta 6 Nopember 1963 ini, tidak asing lagi bagi telinga kita karena telah melahirkan segudang prestasi ditingkat internasional. Profesor lulusan College of William and Mary
Lapor Hansip
12-01-2016 11:56

Prof. Yohanes Surya: Carikan saya anak paling bodoh

Past Hot Thread
https://www.maxmanroe.com/prof-yohan...ing-bodoh.html

Prof. Yohanes Surya: Carikan saya anak paling bodoh
Quote:
Anak kelas 2 SD dari Papua yang sudah tinggal kelas 4 kali, jadi Juara matematika tingkat nasional, dan juara membuat robot!

Prof. Yohanes Surya PhD. yang lahir di Jakarta 6 Nopember 1963 ini, tidak asing lagi bagi telinga kita karena telah melahirkan segudang prestasi ditingkat internasional. Profesor lulusan College of William and Mary, Jurusan Fisika dari USA, dibawah bimbingan beliau, pelajar dari Indonesia telah mmapu berbicara di tingkat dunia. 54 medali emas, 33 medali perak dan 43 medali perunggu telah diraih pelajar indonesia di dalam berbagai lomba olimpiade tingkat internasional. Bahkan pada tahun 2006, Pelajar Indonesia menjadi juara dunia, mengalahkan 86 negara.

Hari ini beliau banyak berbincang dengan anggota PPI Kyoto, di Universitas Kyoto, Jepang. Beliau bercerita rahasia resepnya untuk menjadi seorang pengajar yang luar biasa. Mengapa luar biasa? Tentu saja karena sudah membuat pelajar Indonesia menjadi Juara Dunia di bidang Fisika.




Tetapi yang menarik buat saya adalah, beliau mengatakan bahwa orang Indonesia itu cerdas, jika diberi kesempatan dan dilatih dengan baik. Beliau mengatakan, ”tidak ada anak yang bodoh, yang ada hanya anak yang tidak mendapat kesempatan belajar dari guru yang baik dan metode yang benar.” Untuk membuktikan pendapatnya ini, maka beliau pergi ke Papua untuk mencari murid yang paling bodoh, yang paling sering tinggal kelas, yang tidak bisa menjumlahkan, pokoknya yang bodohnya tak ketulunganlah kata orang Jakarta.

Mereka dibawa ke Jakarta, dalam tempo 6 bulan anak anak itu sudah menguasai pelajaran kelas 1 sampai kelas 6 SD. Ada satu orang anak yang sudah 4 tahun tinggal kelas di kelas 2 SD, dilatih kemudian menjadi juara nasional untuk olimpiade matematika, dan juga menjadi juara lomba membuat robot tingkat nasional. Banyak dari antara anak-anak papua yang paling bodoh itu, yang kampungnya paling terpencil, dimana semua orang masih pakai koteka, setelah di latih oleh guru yang baik dan metode yang benar, setelah diberi kesempatan, maka pada tahun 2011, anak-anak itu menjadi juara Olimpiade Sains dan Matematika Asia. Mereka merebut medali emas, perak dan perunggu.

Masih sungguh banyak prestasi yang dicapai Sang Guru ini, yang tak mungkin saya ceritakan dalam tulisan singkat ini. Tetapi cukuplah mewakili bahwa dengan memberi kesempatan bagi anak-anak dari desa terpencil di Indonesia, mereka bisa menjadi Juara Dunia.

Prof. Yohanes Surya PhD, setelah menyelesaikan studinya di USA, beliau sempat kerja di sana dan ditawari berbagai hal menarik supaya tetap di Amerika. Tetapi beliau memilih untuk pulang ke Indonesia untuk berbuat sesuatu untuk negeri-nya. Beliau punya mimpi, 15 tahun ke depan untuk mendidik anak-anak Indonesia yang paling tertinggal di berbagai daerah, sehingga mereka menjadi Doktor (PhD), 30000 doktor, yang disebar di seluruh pelosok negeri. Jika ini terwujud, maka Indonesia akan bisa berbicara di Tingkat Internasional, bahkan kita akan bisa bertanding dengan negara maju seperti Amerika.

Jika anak-anak Papua bisa menjadi juara olimpeade fisika, juara olimpiade matematika, Juara membuat robot, maka semua anak-anak Indonesia yang dianggap paling bodoh sekalipun di seluruh nusantara, jika diberi kesempatan dan dibimbing dengan metode yang benar, maka sangat mungkin menciptakan 30000 doktor yang tersebar diseluruh Indonesia. Dan ketika itu terjadi maka kemajuan negeri kita akan sama dengan Amerika, bahkan seperti pelajar Indonesia yang juara Olipiade Fisika, maka kita bisa jadi juara dunia, semua mungkin jika kita berusaha. Mestakung, kata beliau, semesta akan mendukung jika kita berusaha.

Apa rahasianya menjadi guru yang baik? Guru yang baik adalah guru yang bisa menginspirasi para muridnya, guru yang baik adalah guru yang bisa mengajarkan muridnya dengan mudah, ceria, dan senang. Metode yang diyakininya ini ternyata telah berhasil dengan luar biasa. Selain menjadi Juara Dunia di bidang Fisika dan Matematika, sudah banyak anak didiknya menjadi ilmuwan dan PhD terkemuka di dunia. Satu lagi, kita sudah menjadi lawan yang tangguh di bidang matematika dan fisika. Seumpamanya ini adalah pertandingan sepak bola, maka kita adalah Brazil atau Jerman. Tim yang sudah diakui dan ditakuti lawan sedunia.




Dan ini undangan resmi dari Prof yohanes

https://www.facebook.com/YS.OFFICIAL...08711659178348
Quote:
Impian Jokowi dan mahir berhitung GASING

Salah satu dari 7 impian Presiden Joko Widodo yang dimasukan dalam Kapsul Waktu adalah agar manusia Indonesia lebih cerdas dari bangsa-bangsa lain.

Apakah bisa?

Saya yakin bisa!!

Kita mulai dng langkah sederhana: Anak Indonesia mahir berhitung (kali, bagi, tambah, kurang, pecahan dan decimal)!

Dari pengalaman mengajar anak-anak daerah, mereka yang sudah mahir berhitung, lebih mudah belajar matematika, fisika, kimia dsb dan lebih percaya diri. Mereka seperti tanah yang subur, mau ditanami apa saja akan tumbuh besar. Beberapa juara matematika dari daerah dimulai dengan mahir berhitung.

Jan/Feb 2016 Surya Institute akan melatih 10 guru dari Jambi dan 10 guru dari Yapen (Papua). Uniknya tiap guru akan bawa 1 anak yang paling “bodoh” di daerahnya. Mereka akan dilatih selama 1-3 bulan. Setelah mahir, mereka akan kembali ke daerahnya menularkan metode belajar berhitung GASING (GAmpang aSIk menyenaNGkan). Goalnya dalam 2-3 tahun anak-anak didaerah mereka mahir berhitung.

Pemda/Yayasan/Lembaga pendidikan/bimbel/Sekolah yg tertarik mempercepat impian jokowi ini silakan kontak verlin.vitriana@surya.ac.id . Syaratnya tiap guru yang akan dilatih harus bawa 1 anak yang dianggap paling “bodoh”.

Semoga impian Jokowi (impian bangsa Indonesia) lebih cepat terwujud!!!

Selamat Tahun baru 2016. Tahun yang lebih penuh harapan!!!


Banyak kaskuser yang tanya, kenapa ngga jadi menteri. Ane udah pernah kasih artikel, bahwa dia ga mau.

http://nasional.tempo.co/read/news/2...apa-saya-mampu
Quote:
Dia mengatakan lebih baik berada di luar sistem dan siap berkontribusi membangun bangsa. Namun Yohannes berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk masuk bursa menteri. Menurut dia, pengembangan riset di Indonesia tak hanya aplikasi, tapi juga yang fundamental, yaitu budaya riset.


Terima kasih buat mimin yang udah bikin thread ane HT

"komentar kaskuser"

Diubah oleh prd0002
0
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 17 dari 34
Prof. Yohanes Surya: Carikan saya anak paling bodoh
14-01-2016 01:25
Quote:Original Posted By Kr0n0s


Kalau ingat persis kejadian nya ditertawain teman sekelas sampai berkecil hati karna malu, sampai berpuluh tahun lamanya masih ingat kejadian itu, apa itu bukan trauma namanya? Apakah begini tindakan guru yg bijaksana?

Gak lah sampai berkecil hati dan trauma gans, jarang lah kejadian kayak gitu. Belum pernah saya temuin yang sampai dampaknya seperti itu. Saya termasuk yang juga beberapa kali kena hukuman potong rambut gak pernah merasa seperti itu.

Kena potong rambut karena melanggar aturan sekolah itu suatu yang wajar, hukuman yang umum di banyak sekolah. Bukan aib bukan sesuatu yang sangat memalukan apalagi menciptakan trauma.

Kalau ada murid yang sampai trauma hanya karena dihukum potong rambut, menurut saya justru anaknya terlalu manja atau mungkin ada masalah psikologis (anxiety atau semacamnya). Kalau memang ada masalah psikologis seperti ini solusinya minta surat keterangan saja dari dokter, kemungkinan guru juga beri kelonggaran.

Justru guru bakal dicap tidak bijak dalam mendidik siswanya jika membarkan murid berprilaku tidak disiplin dan melanggar aturan.
Diubah oleh friendlybuddy
0 0
0
Prof. Yohanes Surya: Carikan saya anak paling bodoh
14-01-2016 01:27
Mungkiiin, ane punya sedikit pendapat berbeda dengan TS. Gini:

Ini :
Quote:Tetapi yang menarik buat saya adalah, beliau mengatakan bahwa orang Indonesia itu cerdas, jika diberi kesempatan dan dilatih dengan baik.


Berbeda dengan ini :
Quote:Beliau mengatakan, ”tidak ada anak yang bodoh, yang ada hanya anak yang tidak mendapat kesempatan belajar dari guru yang baik dan metode yang benar.”


Pertama, jika pendapat TS bahwa "orang Indonesia itu cerdas", ane sangat tidak setuju. Karena pada kenyataannya tidak. Kecuali, agan menambahkan kata "bisa" atau "mungkin menjadi" sebelumnya. Lalu, jika merujuk pada statement Yohanes Putra, dia gak bilang orang Indonesia itu cerdas. Mungkin lebih tepatnya (kalau benar, berarti ane satu pemikiran sama Yohanes), tidak ada manusia yg bodoh di dunia ini, kecuali karna handicap atau lebih tepatnya syndrome.

Kedua, jangan terlalu condong sama PhD atau gelar2 lainnya. Ane yakin betul, Yohanes mendapatkan ide dalam mendidik, tidak berhubungan sama pendidikan yg dia lalui. Melainkan dari kesadaran dan motivasi ego yg ia miliki. Sudah sangat banyak orang2 bertitle "berpendidikan" namun perilaku tidak mendidik. Karna substansinya buka disitu. Menurut ane, yg menjadi poin utama dalam memahami kerja Yohanes, adalah metode mengajarnya. Tidak perlu negeri ini dipenuhi sesak oleh doktor2 dan semacamnya, apabila gelarnya itu hanya dia makan sendiri, atau malah jadi modal untuk cari duit, tapi tak memberi manfaat apapun.

Ketiga, maaf sebelumnya, ane tidak bermaksud offense. Karna ane dari SMA juga udah sering diskusi ama guru2 yg deket ama ane, dan menyarankan belajar Matematika, Fisika, dan Kimia pake gambar aja (komik/kartun/dsb). Dan ane juga termasuk orang yg suka sama Yohanes Putra karna setelah mengenalnya, ane tau kalo ane ada kesamaan pandangan ama dia dalam hal mendidik. Oh ya, ane masih kuliah, dan sama sekali tidak pernah jadi guru. Ane cuma "korban" pendidikan buruk negeri tercinta ini. Dan kelak jika ane ada kesempatan, bakal ane rombak abis. Jadi, ane cuma memberikan masukan buat TS dan agan2 yg masuk thread ini. Semoga bermanfaat.
0 0
0
Prof. Yohanes Surya: Carikan saya anak paling bodoh
14-01-2016 01:27
pada dasarnya gak ada org bodoh, hanya ada yg mau belajar dan trs menggali..
maju trs indonesiaku,..
0 0
0
Prof. Yohanes Surya: Carikan saya anak paling bodoh
14-01-2016 01:28
tinggalin jejak dulu
0 0
0
Prof. Yohanes Surya: Carikan saya anak paling bodoh
14-01-2016 01:32
Ninggal jejak ulud
0 0
0
Prof. Yohanes Surya: Carikan saya anak paling bodoh
14-01-2016 01:34
mantapp prof, lanjutkan ... emoticon-Shakehand2
0 0
0
Prof. Yohanes Surya: Carikan saya anak paling bodoh
14-01-2016 01:36
hanya kualitas pendidikan di Indonesia itu yang belum sesuai, paling hanya beberapa institusi atau bidang pendidikan yang bermutu baik dari ilmu pengajaran nya maupun fasilitasnya, dan kalau ada yang pasti itu MAHAL
0 0
0
Prof. Yohanes Surya: Carikan saya anak paling bodoh
14-01-2016 01:45
lebih baik berada di luar sistem... this is super nice thing to say... and Prof Surya proved it! in another word there is still something wrong in our system. emoticon-I Love Indonesia
0 0
0
Prof. Yohanes Surya: Carikan saya anak paling bodoh
14-01-2016 01:47
Merubah kebiasaaan itu yg paling berat
0 0
0
Prof. Yohanes Surya: Carikan saya anak paling bodoh
14-01-2016 01:50
Quote:Original Posted By friendlybuddy

Gak lah sampai berkecil hati dan trauma gans, jarang lah kejadian kayak gitu. Belum pernah saya temuin yang sampai dampaknya seperti itu. Saya termasuk yang juga beberapa kali kena hukuman potong rambut gak pernah merasa seperti itu.

Kena potong rambut karena melanggar aturan sekolah itu suatu yang wajar, hukuman yang umum di banyak sekolah. Bukan aib bukan sesuatu yang sangat memalukan dan menciptakan trauma.

Kalau ada murid yang sampai trauma hanya karena dihukum potong rambut, menurut saya justru anaknya terlalu manja atau mungkin ada masalah psikologis (anxiety atau semacamnya). Kalau memang ada masalah psikologis seperti ini solusinya minta surat keterangan saja dari dokter, kemungkinan guru juga beri kelonggaran.

Justru guru bakal dicap tidak bijak dalam mendidik siswanya jika membarkan murid berprilaku tidak disiplin dan melanggar aturan.


Nah, dengan ketidaktahuan guru, apakah siswa/anak yg bersangkutan ada masalah psikologis atau tidak, berarti tindakan sembarang potong rambut siswa/anak itu adalah suatu tindakan keliru/kurang tepat, karna pada umum nya anak yg masih tahap wajib belajar 9tahun itu emosi nya masih labil, dan perasaan nya sangat sensitif

Bukankah lebih baik dan bijaksana dengan cara peringatan khusus ke siswa/anak bersangkutan (dengan cara lisan atau tulisan ke orang tua)
Dan masih banyak lagi cara-cara yg bijaksana untuk mendisiplinkan peraturan sekolah.... Daripada tindakan semena-mena...
0 0
0
Prof. Yohanes Surya: Carikan saya anak paling bodoh
14-01-2016 01:53
di indo mah orang pinter kaya ginian gak bakal di hargain gan.. negara lain nyari orang begini susah payah. sedangkan di indo ada yang kaya gini ya di sia-siain dah emoticon-Cape d... (S)
0 0
0
Prof. Yohanes Surya: Carikan saya anak paling bodoh
14-01-2016 01:57
bahagianya dalam.kehidupan pelayanan... puluhan anak papua sekarang dalam binaannya,
0 0
0
Prof. Yohanes Surya: Carikan saya anak paling bodoh
14-01-2016 02:11
Saya juga yakin, semua orang itu cerdas, cerdas sesuai kemampuan dan bakatnya, tapi pendidikan di Indonesia tidaklah demikian, anak cerdas ya yg akademisnya top (dan mengesampingkan bahwa ada yg namanya potensi non akademis)..
0 0
0
Prof. Yohanes Surya: Carikan saya anak paling bodoh
14-01-2016 02:21
oh gitu ya
0 0
0
Prof. Yohanes Surya: Carikan saya anak paling bodoh
14-01-2016 02:32
Quote:Original Posted By liberte.
Prof. Yohanes pasti ga bisa mendidik PANASBUNG ini:

Prof. Yohanes Surya: Carikan saya anak paling bodoh

Prof. Yohanes Surya: Carikan saya anak paling bodoh

emoticon-Ngakak



yg beginian mah tanem aja ditanah trus uruk dan bangun apartemen diatasnya

emoticon-Traveller
0 0
0
Prof. Yohanes Surya: Carikan saya anak paling bodoh
14-01-2016 02:36
Beneran ada org kyk begini?? emoticon-Mewek

Luar biasa...

Coba dulu guru fisika ane kyk beliau emoticon-Ngakak
0 0
0
Prof. Yohanes Surya: Carikan saya anak paling bodoh
14-01-2016 02:37
Quote:Original Posted By Kr0n0s


Nah, dengan ketidaktahuan guru, apakah siswa/anak yg bersangkutan ada masalah psikologis atau tidak, berarti tindakan sembarang potong rambut siswa/anak itu adalah suatu tindakan keliru/kurang tepat, karna pada umum nya anak yg masih tahap wajib belajar 9tahun itu emosi nya masih labil, dan perasaan nya sangat sensitif

Bukankah lebih baik dan bijaksana dengan cara peringatan khusus ke siswa/anak bersangkutan (dengan cara lisan atau tulisan ke orang tua)
Dan masih banyak lagi cara-cara yg bijaksana untuk mendisiplinkan peraturan sekolah.... Daripada tindakan semena-mena...


Begini gans, normalnya murid tidak akan trauma cuma gara-gara kena hukuman potong rambut. Nah kalau memang murid yang bersangkutan punya masalah seperti ini (masalah psikologis) sebaiknya orang tua dari awal memberi tahu sehingga perlu penanganan khusus.

Namun tentu sekolah tidak perlu merubah aturan secara umum hanya karena ada satu dari ratusan/ribuan anak yang perlu perlakuan khusus.

Aturan di sekolah itu kan gak muncul secara tiba-tiba. Pastilah semua murid sedari awal sudah tahu aturan dan sangsi apa saja yang berlaku di sekolah tempat dia belajar. Guru juga pastilah mengingatkan sebelumnya.

Semena-mena? gak lah gans, masa cuma potong rambut doang semena-mena. Sangat jaranglah saya dengar ada yang bilang hukuman potong rambut itu semena-mena. Saya pribadi baru mendengar yang kemaren itu, yang orang tuanya ngamuk2.

Saya dulu berkali-kali kena hukuman potong rambut, gak merasa itu hukuman semena-mena karena dari awal saya tahu aturan dan sangsinya memang seperti itu. Dan selama saya sekolah mungkin ada ratusan murid yang pernah terkena hukuman yang sama, belum pernah dengar ada murid yang sampai trauma gans. Kasus langka itu kalau sampai ada.

Jengkel sih pasti ada, lah obat ganteng kok dipotong emoticon-Big Grin tapi ya sesaat saja dan gak sampai trauma. Masa hukuman ringan doang sampai trauma, manja amat.

Sekarang saya menganggap hukuman-hukuman yang pernah saya terima di sekolah dulu bagian dari pengalaman hidup untuk melatih disiplin, taat aturan dan ikhlas menerima hukuman. Terimakasih bapak dan ibu guru emoticon-shakehand

Diubah oleh friendlybuddy
0 0
0
Prof. Yohanes Surya: Carikan saya anak paling bodoh
14-01-2016 02:38
Prof ajarin dong guru2 yg sok pinter padahal sebenernya otak udang yg bisanya nyalahin anak muridnya . Padahal karna dia tolol makanya jadi guru .
0 0
0
Prof. Yohanes Surya: Carikan saya anak paling bodoh
14-01-2016 02:39
ini baru namanya guru emoticon-Matabelo
0 0
0
Prof. Yohanes Surya: Carikan saya anak paling bodoh
14-01-2016 02:49
anak alay tukang ngelem hobi bongkar motor sama doyan pacaran bisa pak?

emoticon-Ngakak
0 0
0
Halaman 17 dari 34
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia