Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
257
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/558eea7494786884668b456a/laki-laki-mah-kudu-finish
Halooo semuanya :Yb Setelah thread ane sebelumnya sempet terbengkalai karena ketauan sama temen di RL ane putusin buat ga ngelanjutin aja Maapin Aim ya :( Sekarang mau cerita lagi, Insya Allah tamat lah ini mah Lanjutan atau bukan ya di simpulkan sendiri saja --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Lapor Hansip
28-06-2015 01:24

Laki-Laki Mah Kudu Finish

Halooo semuanya emoticon-Blue Guy Peace
Setelah thread ane sebelumnya sempet terbengkalai karena ketauan sama temen di RL
ane putusin buat ga ngelanjutin aja
Maapin Aim ya emoticon-Frown
Sekarang mau cerita lagi, Insya Allah tamat lah ini mah
Lanjutan atau bukan ya di simpulkan sendiri saja


----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Laki-Laki Mah Kudu Finish


Ini bukan cerita mengharu biru, bukan pula kisah cinta romantis nan puitis.
Apalagi komedi yang bisa membuat anda sekalian tertawa.
Ini cuma cerita perjalanan anak laki-laki biasa sebut saja Darso biar kayak penyanyi paporit saya.


Tapi da bukan itu nama aslinya mah anjir, ciyus :'(
Pokonya kalo berkenan mah di baca ajalah ya gaeeees.



----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Prolo-gue

Saya anak laki-laki yang telat 2 tahun masuk kuliah. Bukan telat yang lainnya. Suka sekali dengan hal-hal yang berbau mistis, suka juga bawa misting sebagai wadah sangu (tempat nasi) biar ngirit, biar ga jajan di luar. Kata ibu jajan di luar itu bahaya. Apalagi kalo ga pake pengaman. Ah ngomong opoooo toh leeee.

Sangking sukanya sama acara mistis, saya pernah nge-tweet ke acara di tipi yang ada uji nyalinya, pake #TanyaMDL. Wajib. Pertanyaan saya mah gampang sih sebenrnya, tapi gatau kenapa admin akun itu ga pernah bales sampe sekarang. Padahal cuma nanya, "Kang Arif (nama ustadznya) kenapa suka keluar malem ga pake jaket? Kasian ih sampe kedinganan gitu, jadi aja suka kayang embeeem embeeem man :'( "

Dan sampe detik ini juga masih ga di bales sama adminnya. Siyalan.
.
.
.
Menurut MAW Brouwer (Tahunnya saya gatau) "Tuhan menciptakan tanah Priangan tatkala sedang tersenyum". Sedangkan menurut PidiBaiq (sama, gatau tahunnya) "Dan Bandung bagiku bukan cuma masalah Wilayah belaka, lebih jauh dari itu melibatkan Perasaan, yang bersamaku ketika sunyi". Dan menurut saya, Bandung selalu punya cerita. Selalu menyajikan tempat yang hangat untuk kembali pulang. Setiap orang yang pernah tinggal disini selalu merindukan Bandung tatkala telah kembali ke kampung halamannya. Tapi saya mah engga, da rumah saya disini, di Bandung.
Itu mah kalian we para perantau.
Oke maap canda atuh ah.
Atulaaaaaaaahhh.
Halah Apa ini.

Tumbuh dan besar disini menjadikan saya pemuda pribumi sejati. Atau singkat aja P2S, atau PS2, atau PS3, serah kalian aja. Asal jangan PS4, masih mahal. Nge-rental di Dipatiukur aja masih ceban sejam. Seperti mahasiswa lainnya, saya di wajibkan melewati tahap ospek. Tapi tenang aja, cerita ga dimulai disitu, soalnya saya kabur ga ikutan ospek. Sekilas info aja, kampus saya itu kampus kedinasan. Jadi harus pake seragam kalo kuliah. Harus rapih. Pake asrama segala. Rambut ga boleh gondrong. Cepak abri lah harusnya mah. Makanya saya ga ikutan ospek, males potong rambut. Sayang udah mirip Oliver sykes jaman gondrong dulu emoticon-Malu (S)

Sebagai pribumi sejati, saya ga tinggal di asrama. Masih bulak-balik Metro-Dago setiap hari. Jaraknya sekitar 45 menit kalo pake motor. Itu juga kalo ga macet. Kalo macet ya saya markirin, lumayan buat tambahan uang jajan. Iya iya bohong yang itu mah. Waktu pertama baru masuk kelas, semua mata tertuju pada saya. Mungkin mereka ngira saya orang nyasar yang masuk kampus itu.

"Bro.. lo ko gondrong?"
"Kakak tingkat ya bang?"
"Mas...salah masuk kelas apa gimana?"
"Ini anak kamu! Tanggung jawab!!" yang ini mah boong.

Pertanyaan pertama setelah masuk kelas ya kira-kira begitu. Tapi saya selalu inget sama kata-kata Ahmad Dhani, "hadapai dengan senyuman". Jadi semua yang nanya saya jawab dengan senyum. Itung-itung ibadah. Kata bapak saya, ibadah itu wajib. Biar masuk sorga, biar ga nyimpang dulu ke neraka buat di siksa. Yakali pak saya mau nyimpang cuman buat di siksa.


Dan dari sinilah cerita berkelanjutan saya dimulai....





Diubah oleh guemahselow
0
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 12 dari 13
Laki-Laki Mah Kudu Finish
17-12-2015 05:45
Pokokna finish lah ceritana ,,,
0 0
0
Laki-Laki Mah Kudu Finish
17-12-2015 11:37

Masih Nyambung Part Sebelumnya

Quote:Sebenarnya ini masih pengantar dari cerita intinya sih, jadi mohon maap kalo kesannya ga dapet. Soalnya ini ditujukkan buat sekedar kenal dulu sama tokohnya, biar pas cerita utama dimulai ga pada bingung.


Tidak ada yang begitu menarik selama kita di Jakarta, hanya saya yang merasa di marahi oleh om-om galak ketika sedang menyetir. Baru saya tau kalo itu adalah logat khas sana ketika berbicara, seperti marah, padahal tidak jelas Ilham yang membela bapaknya sewaktu saya panggil dengan sebutan om galak.

Begitu juga dengan Wulan, kami sama-sama diam. Tidak mengobrol satu sama lain. Dan hari itu menjadi lebih panjang dari biasanya. Yang saya ingat adalah, ketika subuh2 kami sampai di gerbang tol jakarta (lupa exit tol mana) mobil yang kami kendarai beradengan stupi (gmn nulisnya sih) satu ban mobil berada di atas trotoar yg memisahkan jalur bus way dengan jalan raya, sebelah ban lg di jalan utama. Kebayang? Setelah kejadian itu saya langsung sadar 100% dari pengaruh genjos.

Dan juga satu kejadian lainnya, handphone Wulan yang tergeletak begitu saja saat di pergi ke toilet memunculkan pesan dari si mantan, isinya seperti orang yang sedang manja-manja. Najis mugaladoh anjir hih..

Ekspresi yang saya tangkap dari Wulan ketika membaca pesan itu adalahh senyum-senyum mesum, oke maaf, saya ulangi, senyum-senyum bahagia. Dan bukanlah saya yang membuatnya tersenyum. Sepertinya saya sudah tau harus bagaimana.
Sepertinya...



-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Matahari belum menampakkan diri sama sekali ketika kami kembali dari Jakarta ke Bandung. Saya turun dari mobil lalu mengambil motor dan kemudian pamit pulang kepada Ilham. Wulan cuma terdiam, melihat saya melangkah pergi, dan dia tertidur. Siyalan, hari itu kita sama sekali tidak berbicara bahkan tidak berpamitan. Biarlah saya sudah terlalu lelah hari ini. Lelah nahan ga becandain dia, lelah nahan mau boker, da gimana atuh ya, pengen we gitu sok cool teh :'(

Besok nya sekitar bada ashar, Wulan dan saya sudah janjian akan bertemu. Sebenernya dia minta jemput di temen nya sih, daerah tubagus izroil. Lumayan deket kalo dari Dago. Tapi saya sama sekali gapernah tau kalo dia ada temen di daerah situ, ah positip thinking ajadeh. Asal jgn positip hamil, nanti abang susah :')

Lama saya menungu di sebuah minimarket yang selalu berdampingan, saingan bisnis atau gmn ya ga ngerti, yg jelas kalo ada yg satu, yg satu lagi juga pasti ada. Begitu terus sampe Ariel bikin video baru, hehe.

Hampir setengah jam sampai ketika saya melihat sesosok yang saya kenali keluar dari sebuah gang tidak jauh dari sana, ya, dia Wulan, tetapi bersama mantannya. Setelah salam, mantannya kembali pulang dan Wulan berjalan ke arah saya. Mungkin dia pikir saya tidak melihatnya, tapi mereka kurang proffesional sepertinya.

"Kak, ke kosan ku saja ya"

"Lah emang kita mau kemaa gitu Lan? kan emang mau ke kosan kamu" saya sedikit terheran.

"Hehe iya ka.." dia cuma tersenyum kikuk.

"Kenapa sih ko aneh?" mungkin ini ada hubungan nya dengan kejadian tadi, gumam aku teh. keren ga bahasanya gumam?

"Ada yang pengen aku omongin kak"

Okeh, lagi-lagi kena 'aku mau ngomong' hahaha.
Tapi biar aja deh sekalian saya jg pengen menyudahi ini semua.
Aku sudah tidak ingin kau sakiti hei wanita yang senyuman nya manis tapi terkadang sinis :'(
0 0
0
Laki-Laki Mah Kudu Finish
17-12-2015 23:44
sip di update, lanjutken bray emoticon-Baby Boy 1
0 0
0
Laki-Laki Mah Kudu Finish
18-12-2015 04:39
Eng'ing'eng...

Apakah mereka akan putus sodara"..??

Saksikan setelah kentang" berikut iniiiihh..
*bacanya gaya ka Feny Ros
0 0
0
Laki-Laki Mah Kudu Finish
20-12-2015 09:08
di minta nganter buat ketemu mantan ? ngenessss. hahahahahah
0 0
0
Laki-Laki Mah Kudu Finish
20-12-2015 13:05
kok ngenes ya kang ? itu ati nya teh terbuat dari baja ya ?


gue jadi pingin ikutan bikin cerita juga.. enaknya di kampus kita itu bisa tester harim dari berbagai provinsi.. emoticon-Big Grin

apdet atuh kang..
0 0
0
Laki-Laki Mah Kudu Finish
26-12-2015 10:17
maneh lalaki tangguh mang . omat mang samemeh di putuskeun smekdonan heula emoticon-Big Grin
0 0
0
Laki-Laki Mah Kudu Finish
26-12-2015 10:44
nenda dulu emoticon-Cool lanjut kang emoticon-Sundul Up
0 0
0
Laki-Laki Mah Kudu Finish
26-12-2015 22:04
update kali kang. ane sampe si lalerin neh nungguin.
0 0
0
Laki-Laki Mah Kudu Finish
27-12-2015 14:21
Quote:Original Posted By bigdogridho43
sip di update, lanjutken bray emoticon-Baby Boy 1

hehehe okem braaay
Quote:Original Posted By uridu04
Eng'ing'eng...

Apakah mereka akan putus sodara"..??

Saksikan setelah kentang" berikut iniiiihh..
*bacanya gaya ka Feny Ros

Jangan2 penonton setia silet si agan ini mah...
Quote:Original Posted By gaius
di minta nganter buat ketemu mantan ? ngenessss. hahahahahah

BAHAHAHAHAHHAHAHAHHAHAHAHHAAHABERISIKANJIRHAHAHAHAH emoticon-Frown
Quote:Original Posted By russian.hole
kok ngenes ya kang ? itu ati nya teh terbuat dari baja ya ?


gue jadi pingin ikutan bikin cerita juga.. enaknya di kampus kita itu bisa tester harim dari berbagai provinsi.. emoticon-Big Grin

apdet atuh kang..

baja mah lewat kayaknya kang haha. NAH ITU BANGET EHEHEHEHEHEHE
Quote:Original Posted By jurig69
maneh lalaki tangguh mang . omat mang samemeh di putuskeun smekdonan heula emoticon-Big Grin

SI aduh smekdonan wae euy pikiran na teh samah emul emoticon-Frown
Quote:Original Posted By grave.lord
nenda dulu emoticon-Cool lanjut kang emoticon-Sundul Up

SIap monggo kang
Quote:Original Posted By gaius
update kali kang. ane sampe si lalerin neh nungguin.

Ehehehe yamaap ini mau apdet kok
0 0
0
Laki-Laki Mah Kudu Finish
27-12-2015 14:54

Shit happen!

Ditemani rokok jarum pentul dan sebotol minuman, saya masih bengong ga jelas di salah satu tempat yang biasa dijadiin tempat minum-minum sama pemuda (pemudi) di Bandung. Jadi tempatnya tuh semacam taman gitu, dan banyak banget para pemuda baru beranjak remaja yang nangkring kalo udah lewat jam 9 malem. Minum di pinggir jalan. Jenius sekali para pemuda disini :')

Kalo orang-orang biasanya rame-rame kesana, saya cuma sendiri. Masih ngelamun dan mikirin kejadian beberapa jam kebelakang. Entah bijimana pemikirannya, tapi Wulan sama sekali ga menjelaskan hal yang seharusnya menjadi jelas. Bingung? sama, saya juga.


"Kak... kok saya bisa sayang sama kakak?" menurut saya ini pertanyaan bodoh.

"Lah, kok nanya ke aku? itu mah kamu yg bisa jawab" seperti biasa, saya menghidupkan rokok dan menghisap dalam-dalam.

"Iya kak, saya juga tidak mengerti. Kenapa bisa ya..." dia emang ngomong nya begitu, bukan saya sok formal yee gaeees hahaha.

"Kenapa sih Lan? ada yang ngeganggu pikiran kamu?"

"Hmmm... tidak kak"

Bingung kan? Memang cerita hidup saya mah gini-gini aja, banyak bikin pusing, sebenernya standar kehidupan dunia persilatan (re: percintaan) yang disatu sisi si cewek nya bingung memilih (mungkin) dan satu lagi bingung harus ngapain. Saya masih kurang bisa membawa arah hubungan pada saat itu.

Kosan Wulan juga sepi sekali. Tidak ada tanda-tanda kehidupan. Mungkin para penghuninya sedang asik di kamar masing-masing, entah dah ngapain, yang jelas pada bawa pasangan. Kamar Ilham juga kosong, dia lagi naik gunung dalam artian sebenarnya. Bukan gunung kembar yang selalu di buru pendaki liar bahahahaha.

"Lan... aku.." belum sempet saya bicara, Wulan menutup mulut aa dan langsung melahap nya. Anjir melahap lah. Di kira aku teh semur jengkol gitu? plis deh iyeeeeey.

Yaaa, yang terjadi terjadilah. Walaupun hubungan ini sedang diambang kehancuran, tapi masih saja menawarkan kenikmatan. Sesaat. Karena setelah per-smekdonan, Wulan menangis dan membuat saya semakin kebingungan. Bingung mau ronde ke 2 atau pura-pura tidur. Engga atuh bohong, bingung harus ngapain lebih tepatnya.

"Kenapa Lan?" saya beranikan memeluknya

"Tidak kak, maafkan sayaa." dia masih terisak dalam tangis

"Apa yang harus dimaapin?"

"Saya mau kita jangan berhubungan lagi.."

"Smekdonan maksutnya? kan kamu yang..." lagi-lagi sebelum saya selesai bicara, dia menutup mulut saya.

"Bukan iitu kak bukaaan, ini serius, kakak jangan bercanda terus.."

"Laah pie to Lan, aku ga paham"

"Saya mau kita udahan, jangan lagi kontekan, ketemuan dan lain-lainnya"


BAJIIIING!! baru juga smekdonan langsung di putusin.


"Serius? Kenapa?" aku shock pemirsaaaah...

"Lebih baik kakak pulang sekarang.."


WANJIIING!! udah di putusin di usir pula.


Setelah lama terdiam dan berpikir keras, saya berdiri dan bersiap-siap untuk pergi. Mungkin saya ga akan balik lagi kesitu. Setidaknya hari ini saya tidak menemukan alasan. Kalo emang dia mau balikan sama mantannya sih ya monggo, tinggal ngomong aja apa susahnya. Kebanyakan drama, bikin pusing kepala.

Lanjut lah malam itu saya ditemani beer dan jarum pentul dengan pemadangan para pemuda tanggung yang kalo ngomong aja udah ngelantur. Kasian mereka. Tapi lebih kasian sayaaa..
0 0
0
Laki-Laki Mah Kudu Finish
27-12-2015 22:19
sundaan euy

dicirian hela meh gampang macana emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
0 0
0
Laki-Laki Mah Kudu Finish
28-12-2015 09:14
tuh hooh nya ceuk urang ge samemeh putus teh smekdonan heula sarmang pan ngeunah tah tapi Habis ngeunah terbitlah kanyeuri ajig watir . .
0 0
0
Laki-Laki Mah Kudu Finish
28-12-2015 09:53
nama tokoh cwenya gan mantab
0 0
0
Laki-Laki Mah Kudu Finish
28-12-2015 10:00
lah enak amat, mau putus semekdonan dulu....
0 0
0
Laki-Laki Mah Kudu Finish
29-12-2015 21:04
mungkin inilah yg di sebut "habis sepah manis di buang".
hahahahahah
0 0
0
Laki-Laki Mah Kudu Finish
31-12-2015 17:05
lanjoot..
0 0
0
Laki-Laki Mah Kudu Finish
12-02-2016 08:47
Mang mang kentangna tos baruruk, burukeun update atuh sarmang
0 0
0
Laki-Laki Mah Kudu Finish
16-03-2016 14:16

Dina Latisyah

Quote:Okeeem pemirzaah kembali lagi bersama abang disini, mohon maap sempat lama tidak apdet karena tokoh utama di ceritanya udah keburu marah duluan waktu tau ada cerita ini. Tapi mudah-mudahan dengan cerita ini dia bisa mengerti sudut pandang dan pesan yang ingin disampaikan. Jadi sekali lagi saya tegaskan kalo cerita ini akan di percepat dan banyak di loncatnya ya gaeees.


Jadi kita lanjooooot~


Setelah tidak berhubungan dengan Wulan, saya sempet punya pacar dari Uncir (univesitas cikutra), cuma tidak bertahan lama, tidak sampai 2 bulan. Keegoisan kita yang dulu masih muda dan penuh emosi membuat kita berpisah. Sebut saja dia Mega. Tapi tidak akan saya tulis secara detail tentang bagian Mega. Mari sekarang kita lanjut dengan cerita utama.
.
.
Awal bulan Februari 2012

Hampir setiap hari di bulan Februari hujan turun lebat. Walaupun tidak menentu kapan datangnya, entah pagi, siang, bahkan terkadang turun di saat malam. Untuk sebagian anak kost, moment hujan seperti ini bisa memberikan bantuan tersendiri, hahaha. IYKWIM

Di jaman itu, twitter sedang merajalela. Saya yang awalnya tidak mengerti pun menjadi cukup kecanduan. Tapi masih banyak yang nyampah di timeline twitter dengan tweet-tweet yang apa-sih-ga-jelas-banget-setaaaaan.

Sampai saya melihat tweet seorang junior dengan teman wanitanya. Emang udah dasarnya suka kepengen tau kalo ada yang cantik mah ya di liat aja profil si ceweknya. Suka nge-klik sendiri da kalo udah gitu teh :')

Dina Latisyah, ah I got my eyes on you.
.
.
.

Beberapa hari setelah tau namanya, saya memberanikan diri untuk 'nimbrung' di antara di tweet dia dengan junior saya. Dan ternyata Dina juga satu kampus, satu tahun di bawah saya, yang berarti seangkatan dengan Wulan.

Obrolan kami semakin menarik, Dina dari kota tahu, dan satu SMA dengan Mega mantan saya di Uncar. Dunia kecil sekali untuk wanita-wanita ini sampe masuk radar orang seperti akoooh :'(

Saya sempat mengajak Dina untuk menjadi manager team futsal saya yang akan berkompetisi di turnamen yang di sponsori oleh salah satu rokok, dia tidak menolak, saya makin semangat. HEHEHEHE. Ya walaupun saya ga ikut tanding sih, soalnya saya jadi panitia dan ga boleh merangkap jadi peserta. Berkuranglah kekerenan abang di matamu, dek :')

Di jeda-jeda kepadatan aktifitas sebagai panitia, saya berupaya melancarkan jurus-jurus jitu andalan. Mungkin karena kita sama-sama orang Sunda, jadi bercandaan kita berdua bisa nyambung. Saya ga harus ngomong bahasa Indonesia yang baik dan benar terus-terusan kalo lagi sama dia haha.



Hari itu, seperti kemarinnya. Hujan turun di sore hingga menjelang malam hari. Dina seharian menemani saya menjadi panitia walaupun team nya sedang tidak bertanding. Walaupun hujan masih turun membasahi tanah parahyangan, tidak mengurungkan niat seorang lelaki untuk nge-modus BEHAHAHA

Kita makan di seputaran Dago, saya ingat sekali malam itu setelah dia pulang ke kosan nya dan berganti baju, tampak leging belang motif macan membalut kakinya. Oh my kambiiing, saya mah suka reflek orangnya, jadi langsung saya ledekin aja sampe dia nyubit-nyubit gemes. Gausah di sebutin lah ya saya ledekin apa, ntar di sebut rasis lagi haha.


Malam itu penuh canda tawa.
Lagi enak-enak makan sambil ngobrol, terlihat wajah yang tidak asing buat saya.

"Laaan...?" saya kaget

"Loh, kak lagi ngapain disini?" tanya dia

"......." cuma diem, tadinya mau saya jawab lagi gali kubur, tapi kan dia tau ini tempat makan -_-

"Eh Dina, lagi ngapain?"

"Hallo Lan..."

"Bentar-bentar, kalian kenal?" saya tambah panik.

"Kenal kak, orang kita sekelas..." kata Wulan

"Iya, dan kita lumayan deket juga..." lanjut Dina




HAHAHAHA SEMPIT!!!
Diubah oleh guemahselow
0 0
0
Laki-Laki Mah Kudu Finish
16-03-2016 18:50
Latar kota Tercinta BANDOENG emoticon-Big Grin Keep Update gan!
0 0
0
Halaman 12 dari 13
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
tukang-service-mencari-cinta
Stories from the Heart
jatuh-di-lobang-yang-sama
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Heart to Heart
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia