Ketua DPR Bertemu PM Jepang Bahas Pembelian Amfibi, Ini Kata Menhan
Jumat, 13 November 2015 | 19:56 WIB
TRIBUN NEWS / DANY PERMANA

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). TRIBUN NEWS / DANY PERMANA
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu tidak mau ambil pusing soal pertemuan Ketua DPR RI Setya Novanto dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe membahas pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista).
Saat Kompas.com menanyakan perihal kenapa pembahasan pembelian alutsista itu malah dilakukan Novanto, Ryamizard menanggapi dengan santai.
"Ya dia (Setya Novanto) pengen saja kali," ujar Ryamizard di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (13/11/2015).
Yang jelas, lanjut mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat tersebut, pemerintah memang berencana membeli salah satu jenis alutsista dari Jepang.
Saat ditanya apakah jenis yang ingin dibeli adalah kendaraan Amfibi US2, dia membenarkannya.
"Mungkin akan ya. Tapi (saat ini) belum," ujar Ryamizard.
Dikutip dari Tribunnews.com, pemerintah Jepang memberikan lampu hijau terhadap penjualan kendaraan Amphibi US2 besutan Shin Maywa kepada Indonesia.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga dalam jumpa pers, Kamis (12/11/2015).
"Tadi PM Jepang bertemu dengan Ketua DPR Indonesia dan salah satu pembicaraannya mengenai jual beli persenjataan militer kepada Indonesia," ujar Suga.