News
Batal
KATEGORI
link has been copied
510
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56374e0b96bde6427c8b456a/ramai-di-path-rumah-deni-di-bintaro-ini-dikurung-tembok-oleh-sekelompok-orang
Senin 02 Nov 2015, 15:34 WIB Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang Jabbar Ramdhani, - detikNews Foto: Jabbar/detikcom Jakarta - Ada yang ramai tersebar di media sosial path. Sebuah rumah di Perumahan Bukit Mas Bintaro, Jaksel, ditembok persis di depan pintu gerbangnya. Tembok itu mengelilingi rumah dan hanya menyisakan satu lubang kecil seukuran satu orang.
Lapor Hansip
02-11-2015 18:50

Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang

Quote:Senin 02 Nov 2015, 15:34 WIB
Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang
Jabbar Ramdhani, - detikNews

Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang
Foto: Jabbar/detikcom

Jakarta - Ada yang ramai tersebar di media sosial path. Sebuah rumah di Perumahan Bukit Mas Bintaro, Jaksel, ditembok persis di depan pintu gerbangnya. Tembok itu mengelilingi rumah dan hanya menyisakan satu lubang kecil seukuran satu orang.

detikcom pada Senin (2/11/2015) menelusuri keterangan perihal rumah itu. Rumah itu milik Deni Akung. Ditemui di rumahnya, Deni yang didampingi pengacaranya Ronny Talapessy, menyampaikan bahwa penembokan terjadi pada Juni lalu.

"Saya juga sudah bicara kepada warga (yang kompleks yang menembok-red). Saya bertanya, kenapa harus sampai rumah saya ditembok? Dan bagaimana penyelesaiannya? Tapi jawaban yang didapatkan dari warga tersebut, saya diminta untuk bersabar. Sampai kapan saya harus bersabar? Penembokan ini sudah terjadi dari bulan Juni. Selama 5 bulan kasus ini masih saja ada," jelas Deni.

"Saya cuma ingin bisa merdeka tinggal di rumah. Dalam waktu selama ini saya dan istri dirugikan. Karena kami sulit untuk bekerja," tambah Deni.

Deni mengaku menempati rumah tersebut berdasarkan legalitas pemerintah. Dia sudah membayar pajak dan IMB. Deni bertutur, penembokan yang dilakukan sekelompok orang itu terkait urusan jual beli dengan pihak pengembang. Dia membeli tanah dari penjual terdahulu, dan tidak ada lagi urusan dengan pengembang atau warga kompleks.

"Bagaimana mungkin, saya beli rumah tapi ada uang permintaan di luar harga tanah dan bangunan. Kalau memang akan dilakukan pembongkaran tembok, saya harap yang melakukan adalah pihak pemda (P2B). Bukan dari penjual, warga ataupun saya sebagai pemilik rumah. Agar ke depannya tidak ada lagi masalah. Karena yang membongkar pihak pemda, berarti sudah ada wewenang langsung dari pemerintah," urai dia.

Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang

Soal penembokan ini memang masih belum clear benar. Deni menyebut karena urusan uang jual beli, tapi ada juga kabar yang menyebut karena urusan internal warga.

Pengacara Deni, Ronny, berharap agar kliennya bisa segera memanfaatkan gerbang depan rumahnya yang terhalang tembok.

"Saya sebagai pengacara klien, cuma menginginkan hak untuk tinggal. Kenyataannya sampai hari ini sudah dilakukan penembokan. Sementara orang yang ada di dalam cuma dikasih akses keluar satu orang. Mobil dan motor tidak bisa keluar," tutur Ronny. Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan dari pihak warga yang melakukan penembokan.
(dra/dra)


http://news.detik.com/berita/3059775...kelompok-orang

ente beli tanah dari warga kampung tapi bikin rumah pake akses cluster pengembang ya wajar ente ditembokin, uda bagus dikasih akses masuk emoticon-Big Grin

Quote:Original Posted By Clunki
Udah ada fakta lebih lengkap di detik.com nih Gan...

http://news.detik.com/berita/3060816...ingga-november

Emang itu rumah di luar kompleks. Punya akses jalan ke jalanan yg berada di luar cluster. Tetapi kebetulan batas belakang tanah-nya ke tembok komplek yang terus dia jebol. Kebetulan tembok komplek tersebut gak ada rumah di dalam cluster, langsung jalanan. WELEH WELEH.. SAMA SEKALI TIDAK ETIS. Wajar warga di dalam kompleks protes.

Di artikel detik.com di atas, bahkan ada foto kronologis nya. Ketika rumah tersebut masih belum jebol tembok belakang-nya (yg akhirnya jadi tembok depan). Pas di tembok belakang tsb ada pos satpam. Kemudian rumah tersebut berbalik arah, jebol tembok belakang ke arah kompleks, dan pos satpam yg di pojokan dipindah ke tengah jalan. WELEH WELEH WELEH...

Buat TS, tolong artikel detik.com nya taruh di page-one biar keliatan kronologis nya.


Quote:Selasa 03 Nov 2015, 15:16 WIB
Momen Kisruh Penembokan Rumah Deni di Bintaro Sejak Juni Hingga November
Aditya Mardiastuti, - detikNews
95
SHARES
1382045
Momen Kisruh Penembokan Rumah Deni di Bintaro Sejak Juni Hingga November
Foto: dok.Warga/rumah Deni di titik E

Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang

Jakarta - Juni lalu, sekelompok warga Bukit Mas menembok di depan gerbang kediaman Deni Akung di Bintaro. Tak ada jalan keluar bagi Deni, kecuali sebuah lubang yang hanya cukup untuk satu orang keluar masuk.

Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang
saat pos satpam belum dipindahkan

Deni bersandar pada argumen kuat, IMB dan segala macam surat dia miliki, jadi tidak ada masalah. Dia pun siap bermusyawarah dengan warga yang menolak dengan menembok di depan gerbang rumahnya.

"Belakang rumah ini kan jalan Mawar, tadinya rumah ini menghadap jalan itu. Kemudian tembok ini ditutup, pos satpam itu mepet di pintu gerbangnya terus dipindah, tadinya ukurannya 1,5 kali. Pos satpam itu dipindahin ke tengah jalan. Ini tembok pembatas perumahan (nunjukin batas-batas rumah). Dia mau ngadep Jl. Mawar silakan tapi jangan masuk kompleks. Tanah kompleks itu tanah warga," jelas Penny Firmansyah (58), warga Bukit Mas yang ditemui di depan rumah Deni, Selasa (3/11/2015).

Pertengahan Oktober, tembok rumah dibongkar oleh Deni dengan disaksikan Ketua RT 01 dan Ketua RW 015 yang menaungi Perumahan Bukit Mas. Namun akhir Oktober, warga kembali menembok rumah Deni.

Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang
saat tembok dibongkar

"Kita beli rumah mahal bandingin di sebelah tembok beda harga. Pihak developer kita sudah nggak aktif semua sudah diserahkan ke warga," terang Penny.

Penny juga mengaku dalam denah peta komplek, nomor rumah Deni tidak terdaftar. Bila dihitung sebenarnya masuk area Fasos, karenanya Penny dan warga lainnya merasa heran mengapa bisa keluar izin. Belum lagi saat membangun rumah pos satpam digeser.

Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang
kondisi saat ini warga menembok kembali

"Kita warga ini sudah keluar biaya pribadi masing-masing untuk kelestarian lingkungan kita, untuk kenyamanan kita bersama," tutup dia.
(dra/dra)


http://news.detik.com/berita/3060816...ingga-november
Diubah oleh najwa.mata
0
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 21 dari 26
Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang
05-11-2015 12:44
Orang KAMPUNG sok sok an tinggal dikomplek..
0 0
0
Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang
05-11-2015 12:47
kayaknya mulai ada yg ngeri ni dri pihak Pemda yg ngeluarin IMB-nya. kok bisa ada ijin menghadap jl cakra padahal itu jln cakra ada tembok pemisah komplek n tanah kampung.

mestinya sertifikat tanahnya batas depan jalan mawar, batas belakang tembok kompleks, gmn ceritanya jadi batas belakang jl cakra? kecuali itu tembok komplek bediri di atas tanah heru (yg rasanya gk mungkin)

0 0
0
Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang
05-11-2015 12:50
Quote:Original Posted By peyotpetot


wong sama sekali gak tepat kok dipaksakan .. kok ditepat-tepat kan ...

si heru BUKAN beli dari developer, dia minta izin ke pemda.
kenapa pemda?

Karena tahun 2000 tuh developer sudah almarhum.
tahun 2013, yang punya kuasa di sana adalah pemda
dan heru sudah minta dan sudah dapat izin dari pemda

loe baca lagi kronologinya sebelum bikin analogi ngawur ..................................... emoticon-Ngacir



Terserah Agan...
Penguasa bisa bikin apa-pun atas nama hukum, apalagi kalo sudah duit yg bermain. Yg ilegal bisa jadi legal, walaupun tidak etis. Fasum dan Fasos di dalam komplek manapun yg sudah diserahkan ke pemda, memang pemda berhak ngapain aja. Ngerobohin tembok pun juga boleh karena itu udah jadi milik Pemda. Tapi tetap aja namanya PENEROBOS. Dari sisi etika, tindakan ini sudah tidak benar. Dari sisi Legal, bisa dipelintir tergantung tingkat kemahiran pengacara dan ahli hukum.

Makanya jangan heran, tanah terlantar yang sudah didiamin oleh orang bertahun2, tiba2 bisa timbul sertifikat dan orang tersebut digusur. Tanah milik adat (tentu saja tidak bersertifikat), tiba2 bisa muncul sertifikat atas nama orang lain. Sim salabim...

Anyway, selamat untuk Deni...



0 0
0
Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang
05-11-2015 12:51
fasum/fasos yang diserahkan ke pemda cuma jalan/taman, sisanya biasanya jadi tanggung jawab lingkungan aja. tembok yang mau dirobohkan itu bukan bangunan tapi tanda/pembatas kepemilikan lahan.
penyerahan juga nggak otomatis karena menyangkut asal usul kepemilikan. nggak ada cerita perusahaan bangkrut tiba2 tanahnya jadi milik pemerintah.
karena status yang nggak jelas tersebut jadi nggak bisa serta merta itu tembok dijebol. pemda izinkan tembok dijebol? memang itu tanah dia? ada sertifikatnya?
IMB bolehkan rumah hadap mana aja, tapi nggak ada di IMB tulisan boleh robohkan tembok sebelah karena itu di luar yuridiksi IMB.
tembok itu pemiliknya nggak jelas, status quo, jadi nggak boleh dirobohkan.
0 0
0
Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang
05-11-2015 12:55
Quote:Original Posted By Clunki


Terserah Agan...
Penguasa bisa bikin apa-pun atas nama hukum, apalagi kalo sudah duit yg bermain. Yg ilegal bisa jadi legal, walaupun tidak etis. Fasum dan Fasos di dalam komplek manapun yg sudah diserahkan ke pemda, memang pemda berhak ngapain aja. Ngerobohin tembok pun juga boleh karena itu udah jadi milik Pemda. Tapi tetap aja namanya PENEROBOS. Dari sisi etika, tindakan ini sudah tidak benar. Dari sisi Legal, bisa dipelintir tergantung tingkat kemahiran pengacara dan ahli hukum.

Makanya jangan heran, tanah terlantar yang sudah didiamin oleh orang bertahun2, tiba2 bisa timbul sertifikat dan orang tersebut digusur. Tanah milik adat (tentu saja tidak bersertifikat), tiba2 bisa muncul sertifikat atas nama orang lain. Sim salabim...

Anyway, selamat untuk Deni...





sudah diizinkan yang punya
belum diizinkan yang "punya" emoticon-Stick Out Tongue


selamat coli ..................................................... emoticon-Ngacir
0 0
0
Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang
05-11-2015 18:58
Gatel juga pengen komen

tadinya saya pikir deni akung ini yang kampret setelah baca berita dari rt dan lurahnya saya balik 180 derajat bilang WPPBM yang kampret

itu WPPBM mirip mirip ormas yang suka menolak rumah ibadah yang berdiri resmi ijin lengkap

rumah itu resmi ada ijinnya, pa rt rw nya juga mendukung deni akung, kenapa WPPBM usil

ok bisa saja itu rt rw serta ijin ijin bisa dibeli dengan uang yah kalau gitu WPPBM ajukan ke pengadilan keleus. Dan juga kenapa sebelum rumah itu jadi dipermasalahkan Itu rumah kan butuh 1 bulanan paling cepat berdirinya kenapa lu diem aja pas lagi dibangun?

Saya duga WPPBM ini enggan cari masalah dengan heru karena mungkin heru ini tokoh masyarakat atau penhuni asli sana sedangkan WPPBM pendatang. Pas sudah dibeli deni akung baru deh WPPBM usil deni akung kan pendatang baru






0 0
0
Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang
05-11-2015 19:14
Quote:Original Posted By Clunki


Terserah Agan...
Penguasa bisa bikin apa-pun atas nama hukum, apalagi kalo sudah duit yg bermain. Yg ilegal bisa jadi legal, walaupun tidak etis. Fasum dan Fasos di dalam komplek manapun yg sudah diserahkan ke pemda, memang pemda berhak ngapain aja. Ngerobohin tembok pun juga boleh karena itu udah jadi milik Pemda. Tapi tetap aja namanya PENEROBOS. Dari sisi etika, tindakan ini sudah tidak benar. Dari sisi Legal, bisa dipelintir tergantung tingkat kemahiran pengacara dan ahli hukum.

Makanya jangan heran, tanah terlantar yang sudah didiamin oleh orang bertahun2, tiba2 bisa timbul sertifikat dan orang tersebut digusur. Tanah milik adat (tentu saja tidak bersertifikat), tiba2 bisa muncul sertifikat atas nama orang lain. Sim salabim...

Anyway, selamat untuk Deni...





wong tanah bersertifikat aja, krn didiamkan pemiliknya bertahun2,krn pemiliknya jauh diluar daerah, bisa ada sertifikat ganda dan ssudah dipecah2 pula, lalu bisa dibangun beberapa rumah diatasnya.. pas pemiliknya balik, bingung tanahnya sudah dibangun bbrp rumah.

knp bisa begitu?? krn banyak notariat yg asal stampel, banyak ppat yg asal tandatangan tanpa ngecek tanahnya
0 0
0
Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang
05-11-2015 19:17
Quote:Original Posted By antek.money.gem
Gatel juga pengen komen

tadinya saya pikir deni akung ini yang kampret setelah baca berita dari rt dan lurahnya saya balik 180 derajat bilang WPPBM yang kampret

itu WPPBM mirip mirip ormas yang suka menolak rumah ibadah yang berdiri resmi ijin lengkap

rumah itu resmi ada ijinnya, pa rt rw nya juga mendukung deni akung, kenapa WPPBM usil

ok bisa saja itu rt rw serta ijin ijin bisa dibeli dengan uang yah kalau gitu WPPBM ajukan ke pengadilan keleus. Dan juga kenapa sebelum rumah itu jadi dipermasalahkan Itu rumah kan butuh 1 bulanan paling cepat berdirinya kenapa lu diem aja pas lagi dibangun?

Saya duga WPPBM ini enggan cari masalah dengan heru karena mungkin heru ini tokoh masyarakat atau penhuni asli sana sedangkan WPPBM pendatang. Pas sudah dibeli deni akung baru deh WPPBM usil deni akung kan pendatang baru








Dari sisi aspek legal formal, setuju dengan Agan. Cuma ini preseden sangat buruk untuk hukum positif. Hukum yang bisa dibeli dengan uang dan hanya berdasarkan legal formal. Sebaiknya memang jalan damai saja. Apalagi kalo memang benar Pak Deni nya sudah mau nyumbang 200jt. Lumayan utk nombokin IPL bayar satpam depan.
0 0
0
Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang
06-11-2015 05:59
Quote:Original Posted By alter


yang di bold = kayanya ini masalahnya. pemda ngijinin buka tembok dan ngadep ke komplek, sementara warga di dalam komplek tidak terima.

gw juga bingung sih yang bener pihak yang mana emoticon-Bingung (S) kayanya sih tak bisa kalau komplek perumahan bangun fasilitas, keamanan segala macem, terus warga jebol tembok rumahnya yang nempel di perbatasan karena 'udah diijinin sama pemda' (ga yakin apakah pemda boleh begini, tapi gw juga ga yakin kalau komplek perumahan posisinya lebih tinggi dari pemda = emoticon-Bingung (S) emoticon-Bingung (S))



kayaknya denny yg bener dan punya kekuatan legal standing, karna dia punya surat dan imb yg sah kalau rumahnya beralamat dijalan cakranegara , karna ternyata pengembang sudah menyerahkan kepada pemda dan pemda sudah menerbitkan imb

Dia pun mengungkapkan, ketika pengembang perumahan pailit tahun 2000, pihak pengembang memberikan kewenangan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta dan hak tembok kepada warga.

"Benar, pengembang sudah pailit. Jalan dan gorong-gorong diserahkan kepada Pemda . Tembok pembatas diserahkan kepada warga," ujar Rena.

Tembok yang sudah lama berdiri di sana dianggap sebagai pembatas antara kompleks perumahan dengan perkampungan di belakangnya.

Ketika ada yang merobohkan tembok itu, Rena dan kelompoknya merasa keamanan mereka terancam.

Rena juga merasa tembok harus tetap berdiri karena warga sudah diberi hak oleh pengembang terhadap tembok itu.

"Ini tidak benar. Kami merasa kami yang diusik. Kami beli dengan harga kompleks. Jangan ada spekulan tanah, bongkar tanah di sudut kompleks kami, sekonyong-konyong jadi warga kompleks," ucap dia.

http://megapolitan.kompas.com/read/2....Bicara?page=2

JAKARTA, KOMPAS.com — Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi sampai saat ini masih heran dengan sikap sekelompok orang yang menamakan diri sebagai Warga Peduli Bukit Mas (WPBM). WPBM menembok rumah salah seorang warga di Perumahan Bukit Mas Bintaro, Denny (41), saat dia dan keluarganya sedang tidur, Minggu (1/11/2015) lalu.

Tembok tersebut menutup seluruh bagian depan rumah Denny dengan tinggi dua meter. WPBM hanya menyisakan celah kecil untuk akses keluar-masuk satu orang. Akibatnya, Denny dan keluarganya tidak bisa bekerja dan beraktivitas seperti biasa. Kendaraannya pun tidak bisa dikeluarkan.

"Pertanyaan saya, Denny lengkap lho izinnya itu, kenapa ditutup, alasannya apa? Sepuluh orang di WPBM itu mewakili warga lainnya enggak? Itu saja," kata Tri saat dihubungi Kompas.com, Kamis (5/11/2015) sore.

Tri mengungkapkan, berdasarkan informasi yang ia peroleh, kelompok WPBM digerakkan oleh seorang bernama Rena Mulyana. Rena adalah mantan Ketua RW 15, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Peristiwa penembokan itu pun dinilai Tri sarat dengan kepentingan kelompok tertentu. (Baca: Penembok Rumah Denny Salahkan Pengurus RT hingga Camat)

"Ada kepentingan orang-orang di situ, makanya sudah malas saya. Mohon maaf, itu kepentingan Rena," tutur Tri.

Salah satu alasan penembokan terhadap rumah Denny adalah faktor keamanan. WPBM menganggap dengan menghadapnya rumah Denny ke jalan kompleks mengancam keamanan warga kompleks karena membuka akses dari perkampungan di belakang perumahan.

Menanggapi hal itu, Tri kembali heran. Dia tidak paham apa yang dimaksud dengan mengancam keamanan. Menurut Tri, kawasan di sana sudah cukup aman. Berubahnya arah rumah Denny menghadap jalan kompleks dinilai tidak berhubungan dengan faktor keamanan yang dimaksud WPBM. (Baca: Pemkot Jaksel Pastikan Akan Bongkar Tembok yang Tutup Rumah Denny)

http://megapolitan.kompas.com/read/2...napa.Ditembok.
0 0
0
Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang
06-11-2015 06:04
Quote:Original Posted By antek.money.gem
Gatel juga pengen komen

tadinya saya pikir deni akung ini yang kampret setelah baca berita dari rt dan lurahnya saya balik 180 derajat bilang WPPBM yang kampret

itu WPPBM mirip mirip ormas yang suka menolak rumah ibadah yang berdiri resmi ijin lengkap

rumah itu resmi ada ijinnya, pa rt rw nya juga mendukung deni akung, kenapa WPPBM usil

ok bisa saja itu rt rw serta ijin ijin bisa dibeli dengan uang yah kalau gitu WPPBM ajukan ke pengadilan keleus. Dan juga kenapa sebelum rumah itu jadi dipermasalahkan Itu rumah kan butuh 1 bulanan paling cepat berdirinya kenapa lu diem aja pas lagi dibangun?

Saya duga WPPBM ini enggan cari masalah dengan heru karena mungkin heru ini tokoh masyarakat atau penhuni asli sana sedangkan WPPBM pendatang. Pas sudah dibeli deni akung baru deh WPPBM usil deni akung kan pendatang baru








yg pasti dan jelas surat rumah denny sudah beralamat dijalan cakra negara ini bukan cuma imb doang yg mengahdap kemana , berarti denny sudah sah jd penduduk perumahan sana dan askes jalan yg diributin kan jg jelas sudah diserahkan oleh pengembang kepemda
0 0
0
Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang
06-11-2015 10:50
kalo gua jadi Deni gua jual lg tuh rumah. buat apa kalo misalkan emang dia menang di pengadilan tp kena sangsi sosial dari warga cluster. Kalo ga ya silahkan Deni bangun fasilitas di dalam cluster tsb dan mohon terbuka berapa harga tanah yg dia beli dari heru. Harga tsb harus di sesuaikan dengan harga cluster. Emang negara ini odong2, pemda nya ngaco sampe bisa sengketa gini
0 0
0
Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang
06-11-2015 11:30
ini mah orang2 sempak isinya..udah bagus ditawarin 200jt..
kejadian sama di kompleks ane, sama2 pengelolanya bangkrut, ada beberapa yg bikin rumah di batas kompleks tapi aksesnya masuk ke kompleks, warga kompleks ane setuju2 aja selama pemilik rumah mau ngikutin peraturan kompleks ane termasuk bayar iuran bulanan (kebersihan, security, dll)
0 0
0
Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang
06-11-2015 11:33
http://megapolitan.kompas.com/read/2015/11/05/14445071/Warga.yang.Menembok.Rumah.Denny.Angkat.Bicara?page=all
Biar berimbang baca penjelasan warga di atas.
- Pas pembangunan tembok pembatas tetap ada, masuk material via jalan kampung.
- Selesai pembangunan karena merasa sesuai IMB hasil main mata dengan oknum pejabat, bongkar tembok pembatas arah kompleks. padahal kalau IMB didapat dengan benar, ada survey, nggak mungkin pejabat keluarkan izin tersebut.
- Saat tembok dibangun lagi, siang2, diketok nggak mau keluar rumah. Ini kalau di bahasa hukum: itikad tidak baik. Yang ketok padahal calon tetangga dia.
Di Jkt yang merupakan kota pendatang banyak orang nggak mau buat KTP setempat, jadi warga RT/RW di sana. Itu sebabnya di banyak kompleks selain ada RT/RW yang jadi perpanjangan tangan pemerintah, ada perhimpunan penghuni. Kalau RT/RW kan legal formal berbasis KTP setempat, kalau perhimpunan penghuni basisnya sertifikat kepemilikan atau surat kontrak tanpa lihat dia pegang KTP mana.
Kalau urusan kependudukan, nyoblos pemilu, maka bisa pakai RT/RW. Tapi kalau soal fasilitas perumahan, iuran, dst basisnya lebih ke perhimpunan penghuni karena kalau pakai RT/RW yang bukan KTP setempat nggak bisa ditagih atau diminta partisipasi.
Sebetulnya secara aspek RT/RW pun aneh karena sebelumnya rumah yang bermasalah itu masuk RT/RW lain. Agak mengherankan kalau tiba2 RT/RW kompleks diminta persetujuan.
Saya tinggal & punya properti atas nama saya di Jkt, namun nggak mau buat KTP Jkt karena bakal repot urus semua surat2 yang pakai KTP sekarang macam SIM, bayar pajak kendaraan, dst dst. Tapi saya aktif di perhimpunan penghuni & nggak pernah peduli dengan RT/RW. Orang macam saya banyak. RT/RW yang saya tau di tempat saya cuma urus KTP atau KK, tapi kalau soal lingkungan cuma perhimpunan penghuni yang berfungsi.
Diubah oleh billyns
0 0
0
Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang
06-11-2015 14:54
pak deni sekarang kalo kirim paket, cantumin alamat mana? alamat kampung atau alamat komplek?
Karena di komplek seharusnya rumah pak deni ga terdaftar di RT/RW setempat.

kejadian persis di komplek saya. ada yang beli tanah kampung dan jebol pagar. jadinya repot gan
1. setiap pertemuan RT/RW tidak pernah diundang,
2. harus menyediakan satpam sendiri
3. sampah tidak diangkut oleh oleh petugas kebersihan yg melayani RT tersebut.
4. ga punya alamat komplek. adanya alamat kampung. setiap orang yg antar barang/taxi pasti susah carinya.
kenapa ga sampe dapet penolakan keras seperti di bintaro? pengennya warga begitu, karena menjadi contoh buruk, udah diatur baik-baik ada pagar, seenaknya dibongkar demi kepentingan pribadi. tapi yang punya tanah konon camat situ..
0 0
0
Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang
06-11-2015 14:58
Quote:Original Posted By antek.money.gem
Gatel juga pengen komen

tadinya saya pikir deni akung ini yang kampret setelah baca berita dari rt dan lurahnya saya balik 180 derajat bilang WPPBM yang kampret

itu WPPBM mirip mirip ormas yang suka menolak rumah ibadah yang berdiri resmi ijin lengkap

rumah itu resmi ada ijinnya, pa rt rw nya juga mendukung deni akung, kenapa WPPBM usil

ok bisa saja itu rt rw serta ijin ijin bisa dibeli dengan uang yah kalau gitu WPPBM ajukan ke pengadilan keleus. Dan juga kenapa sebelum rumah itu jadi dipermasalahkan Itu rumah kan butuh 1 bulanan paling cepat berdirinya kenapa lu diem aja pas lagi dibangun?

Saya duga WPPBM ini enggan cari masalah dengan heru karena mungkin heru ini tokoh masyarakat atau penhuni asli sana sedangkan WPPBM pendatang. Pas sudah dibeli deni akung baru deh WPPBM usil deni akung kan pendatang baru








heru disini siapa lagi om?
0 0
0
Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang
06-11-2015 15:00
Quote:Original Posted By eyak
kalo gua jadi Deni gua jual lg tuh rumah. buat apa kalo misalkan emang dia menang di pengadilan tp kena sangsi sosial dari warga cluster. Kalo ga ya silahkan Deni bangun fasilitas di dalam cluster tsb dan mohon terbuka berapa harga tanah yg dia beli dari heru. Harga tsb harus di sesuaikan dengan harga cluster. Emang negara ini odong2, pemda nya ngaco sampe bisa sengketa gini


sapa mau beli tanah udah kasus kayak gini?
mo jual murah apa?
0 0
0
Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang
06-11-2015 15:12
Quote:Original Posted By zachi99
pak deni sekarang kalo kirim paket, cantumin alamat mana? alamat kampung atau alamat komplek?
Karena di komplek seharusnya rumah pak deni ga terdaftar di RT/RW setempat.

kejadian persis di komplek saya. ada yang beli tanah kampung dan jebol pagar. jadinya repot gan
1. setiap pertemuan RT/RW tidak pernah diundang,
2. harus menyediakan satpam sendiri
3. sampah tidak diangkut oleh oleh petugas kebersihan yg melayani RT tersebut.
4. ga punya alamat komplek. adanya alamat kampung. setiap orang yg antar barang/taxi pasti susah carinya.
kenapa ga sampe dapet penolakan keras seperti di bintaro? pengennya warga begitu, karena menjadi contoh buruk, udah diatur baik-baik ada pagar, seenaknya dibongkar demi kepentingan pribadi. tapi yang punya tanah konon camat situ..


sesuai imb dan surat yg dia pegang alamatnya sudah dijalan cakranegara gan , jd sebenarnya denny sudah sah jd warga komplek ketua rw kompleknya sendiri sudah ngakuin kok , cuma ini ada sekelompok orang yg masih ngga terima

Metrotvnews.com. Jakarta: Konflik warga Perumahan Bukit Mas Bintaro dengan Denny Akung berawal dari kesalahpahaman. Ketua RW setempat menyebut posisi rumah Denny tidak menyalahi aturan.

"Izin mendirikan bangunan dan sertifikat sudah keluar," kata Ketua RW 15 Perumahan Bukit Mas Bintaro, Lutfi Nahar, Kamis (5/11/2015).

Lutfi mengakui, sesuai sertifikat, rumah Denny tidak menghadap komplek. Namun, semuanya berubah setelah diurus Heru, pemilik rumah sebelumnya. Atas dasar itu, Lutfi memberi izin Denny membangun rumah menghadap komplek.

Sementara, Denny mengaku seluruh administrasi bangunan miliknya sudah terpenuhi. Dia heran dengan sikap warga yang menurutnya sepihak mendirikan tembok di depan rumahnya.

"Tanah ini sudah resmi. Tertulis di Jalan Cakranegara Blok E No.7 RT001 RW015 Bintaro. Mereka tidak tahu legal standing saya, kesannya saya cuma nempel komplek," ujar Denny


http://news.metrotvnews.com/read/201...a-salah-pahamd

ini orang udah punya surat surat resminya dan ane ngelihatnya sidenny ini justru jd korban yg teraniaya oleh kelompok yg menamakan diri WPPBM develover sudah menyerahkan jalannya kepemda , sedangkan pihak WPPBM sendiri punya hak dan atas dasar apa main nembok jalan yg sudah diserahkan kepemda
0 0
0
Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang
06-11-2015 15:14
Keluarin duit buat bayar akses jalan pasti masalah si deni kelar.
0 0
0
Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang
06-11-2015 15:38
Kalo gak salah Bukit Mas ini daerah Rempoa , yang dulunya rumah almarhum Uje.. Yang ane tangkep, dia beli rumah di daerah kampung nya yang berbatesan sama komplek, posisi depan rumah tadinya mengarah ke kampung, belakang rumahnya tembok yang berbatesan sama komplek Bukit Mas, trus tembok nya dijebol, dan arah nya skarang dibalik muka rumah jadi menghadap masuk ke komplek, jadi dia pake fasilitas komplek Bukit Mas, dengan hanya membeli tanah dari kampung itu.. Warga komplek nggak setuju, akhirnya di bikin tembok lagi sebagai tanda batas komplek dan kampung tersebut.. Bagaimanapun warga komplek mungkin risih juga temboknya dijebol, otomatis kan lobang itu bisa jadi jalan keluar masuk orang gak dikenal, gak melewati gate utama, yang memungkinkan keamanannya jadi diragukan emoticon-Hammer (S)

Biasanya oknum2 yang mainin kaya gini gan, biar bisa jual lebih mahal tanahnya maka calon pembeli di iming2in sesuatu itu, bisa jadi penjual yang urusin semua biar bisa masuk jalur komplek, dengan cara perpanjangan tangan pejabat setempat (saudara atau rekan), harusnya kalau warga bisa bikin petisi kalau tidak setuju tanah dia masuk komplek, IMB harusnya gak bakal keluar, tapi kalau dilakukan belakangan, bangun rumah dulu baru jebol tembok, ya agak ribet, udah terlanjur dibangun, terlanjur sogok sana sini, eh gakditerima warga.. Jadi agak ribet.. Secara hukum mungkin Deny bisa menang, tapi sanksi sosial lebih gak enak gan.. Itu rumah kalo punya acara gak bakal cukup buat tempat parkir atau tenda dsb.. Kalo warga gak setuju, gak bakal dikasih numpang parkir dsb.. Belom jadi bahan omongan warga, sampe anak cucu juga bakalan jadi ansos emoticon-Hammer (S)
Diubah oleh capcayster
0 0
0
Ramai di Path, Rumah Deni di Bintaro ini Dikurung Tembok Oleh Sekelompok Orang
06-11-2015 16:14
Quote:Original Posted By Clunki


Dari sisi aspek legal formal, setuju dengan Agan. Cuma ini preseden sangat buruk untuk hukum positif. Hukum yang bisa dibeli dengan uang dan hanya berdasarkan legal formal. Sebaiknya memang jalan damai saja. Apalagi kalo memang benar Pak Deni nya sudah mau nyumbang 200jt. Lumayan utk nombokin IPL bayar satpam depan.

lha kenyataannya hukum bisa dibeli kok lihat aja bedanya koruptor sama maling ayam kalau lagi diperiksa, grasi juga bisa beda jauh.



Quote:Original Posted By darkthinker


yg pasti dan jelas surat rumah denny sudah beralamat dijalan cakra negara ini bukan cuma imb doang yg mengahdap kemana , berarti denny sudah sah jd penduduk perumahan sana dan askes jalan yg diributin kan jg jelas sudah diserahkan oleh pengembang kepemda

Iya bos saya juga dukung deni akung karena surat suratnya benar kok, dulu saya anggapnya deni akung ubah jalan masuk rumahnya ternyata memang sudah diubah di surat suratnya oleh heru sebelum tanahnya dibeli deni akung



Quote:Original Posted By kyokushinkarate


heru disini siapa lagi om?


Heru yang punya tanah itu.
Jadi ceritanya tanah itu memang masuknya ke perumahan bukit mas cuma belum dibeli oleh developernya/ belum dijual oleh herunya.

Setelah devolernya bangkrut heru ubah imbnya jadi yang tadinya jalan masuk dari kampung sekarang pindah ke komplek itu, surat resmi dari pemda sudah keluar (entah bisa juga nyogok ke oknum pemdanya) bangunan sudah jadi dijual ke deni akung. Nah deni akung yang kebagian getahnya karena perkumpulan warga tidak setuju

0 0
0
Halaman 21 dari 26
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia