Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
Pengumuman! Ikuti Surveynya, Dapatkan Badge-nya! Klik Disini
485
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/55dc0240c0cb17ff7a8b456e/12-ungkapan-khas-orang-samarinda
:ilovekaskuss Alhamdulillah Nih HT Pertama Kali. Terima Kasih Buat Mimin dan Momod :ilovekaskuss Bahasa adalah identitas. Pembentukan identitas sangat berkaitan dengan bahasa. Karena itu, b
Lapor Hansip
25-08-2015 12:50

12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA

Past Hot Thread
12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA


12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA


emoticon-I Love Kaskus (S)Alhamdulillah Nih HT Pertama Kali. Terima Kasih Buat Mimin dan Momod emoticon-I Love Kaskus (S)

HT nih


12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA


Quote:Bahasa adalah identitas. Pembentukan identitas sangat berkaitan dengan bahasa. Karena itu, bahasa punya pengaruh yang besar terhadap kendali sosial.

Identitas seseorang seringkali bisa dilihat dari bahasa yang digunakan. Selain itu, bahasa juga menjadi konvensi para pengguna dalam kelompoknya untuk menunjukkan identitas masing-masing. Jadi kalo kamu bangga sebagai orang Samarinda, ya gunakanlah celetukan-celetukan khas Samarinda. Menjaga identitas.

Menurut saya, bahasa pergaulan di Samarinda ini keren kok. Sama kayak orang-orang Samarindanya sendiri emoticon-Malu (S) . Coba deh perhatiin, sebenarnya ada banyak orang Samarinda yang keren-keren, tentu dengan kelokalan dan kearifan khas, yang bahkan tidak dimiliki orang-orang kota besar lainnya di Indonesia. Ehem emoticon-Betty (S) , beberapa di antaranya ya ada di sini. Iya… di sini.emoticon-Blue Guy Peace

*cough* Let’s back to the topic.

Kali ini kita akan berbincang soal celetukan khas Samarinda dalam bentuk frasa atau istilah. Dengan deskripsi dari artikel sebelumnya, wajar saja bila frasa khas Kota Tepian didominasi kosakata bahasa Banjar. Jadi, mudah-mudahan penjelasan-penjelasan di bawah ini bisa sedikit mewakili. Jika ada yang keliru, jangan malu dan ragu untuk mengoreksi.


Quote:
1. Uma’ ai…

“Uma’ ai…” bisa digunakan untuk mengekspresikan beberapa kondisi. Bisa berupa kekaguman, menyayangkan, atau menunjukkan respons atas sesuatu yang terkesan berlebihan. Oleh karena itu, istilah ini barangkali bisa disepadankan dengan celetukan “wuidih…” dalam tuturan bahasa Indonesia populer.

Contoh: “Uma’ ai… pina harat banar.” (wuidih… sok banget sih.) emoticon-Blue Guy Peace

2. Apa pang lagi/Bujur-bujur

Nah, kalo frasa ini mungkin bisa diartikan sebagai tanda setuju atau pembenaran dengan penekanan khusus. Semacam mengiyakan pernyataan lawan bicara kamu, seperti yang pernah dijadikan contoh dalam artikel sebelumnya. Kurang lebih serupa dengan celetukan khas Betawi “bener-bener deh…” Meskipun juga bisa disandingkan dengan ungkapan “bujur-bujur.”

Contoh: “Memang inya tuh harat, apa pang lagi.” (memang gitu banget dianya.)

3. Maapkan ai…

Frasa yang satu ini, relatif mudah dipadankan dengan ungkapan “ya maaf…” dalam bahasa Indonesia populer, dan kerap kita temui sebagai bentuk dialog lazim di sinetron, skrip film, dan sejenisnya.

Contoh: “Maapkan ai… ngarannya jua urang sugih.” (ya maaf, namanya juga orang kaya.)

4. Mauk banar!/Mambari muar

Ungkapan ini diutarakan dalam mengekspresikan kekesalan, semacam kayak “ah ribet”, “ah muak”, “ah bete…” Ya pokoknya kalo kita lagi KZL gitu.

Contoh: “Bah ikam tuh, mauk banar!” (ah kamu itu, ribet!)

5. Tau ai…


Kalo frasa yang satu ini bisa disamakan dengan “udah tau kali…” dalam bahasa Indonesia populer.

Contoh: “Tau ai aku, kada usah dipadahi pulang.” (aku udah tau kali… Ndak usah diomongin lagi.)

6. Pina musti!/Peiya-iyanya


Kita bisa menggunakan ungkapan ini untuk menunjukkan sikap sok orang lain, jadi secara garis besar bisa disampaikan dalam emosi negatif atau meledek. Lebih tepat disebut sebagai cibiran. Kendati memiliki makna yang kurang lebih serupa, “peiya-iyanya” juga dapat digunakan sebagai penguat.

Contoh: “Inya tuh pina musti urangnya, peiya-iyanya.” (dia memang sok, kayak bener-benernya aja.) emoticon-Cape d... (S)

7. Lalu ai…

Hmm… Frasa yang ini agak pelik untuk diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Sebab, ungkapan ini menunjukkan bahwa sang lawan bicara, atau orang ketiga, melakukan sesuatu secara tendensius setelah ada penyebabnya. Bisa jadi padanan yang paling mendekati adalah ungkapan “mentang-mentang…”, “dasar…”, atau “langsung deh”.

Contoh: “Di muka bebinian haja pang, lalu ai pina beaksi.” emoticon-Kiss (S) (mentang-mentang di depan cewek, langsung deh bergaya.)

8. Kada jadi baras

Ungkapan ini digunakan untuk menunjukkan kesia-siaan, atau kemubaziran dari ihwal yang tengah dilakukan. Bermakna sama dengan “tidak ada untungnya,” dalam bahasa Indonesia baku. Frasa ini pun kerap dikombinasikan dengan frasa-frasa bahasa Samarinda lainnya, yang bernada sama.

Contoh: “Behapa ikam umpati bubuhannya? Kada jadi baras tau lah.” (ngapain kamu ikuti mereka? Ndak ada untungnya tau ga sih?)

9. Kalonya pang


Celetukan yang satu ini, digunakan untuk segala sesuatu yang mengira-ngira atau dugaan. Hanya saja, kecenderungannya ke arah yang least expected. Apabila ingin dipadankan ke dalam bahasa Indonesia, bisa saja disejajarkan dengan banyak istilah. Seperti “siapa tahu”, “barangkali”, “mana tahu”, “siapa kira”, dan beberapa lainnya yang dirasa pas.

Contoh: “Waninya ikam menukar, kalonya pang barang cuntanan.” (kok kamu berani beli itu, mana tahu itu barang curian.)

10. Dasar waluh!


Boleh dibilang frasa ini adalah celetukan yang autentik dari Samarinda. Bahasa slang asli kota ini, yang entah siapa pencetusnya pertama kali. Sebab berdasarkan pengalaman penulis ketika berkumpul dengan anak muda Banjarmasin, dan Kalimantan Selatan (Kalsel) secara umum, mereka mengartikan “waluh” semata-mata labu. Sementara orang Samarinda sudah menggunakan sebutan ini untuk menghardik orang lain yang dirasa ngawur, ngaco, atau bertindak sembarangan.

Contoh: “Ikam tuh waluh bujuran!” (kamu itu memang ngawur kok.) emoticon-Blue Guy Peace

11. Apa kalo’

Ungkapan ini serupa dengan celetukan “tuh kan” dalam tutur bahasa Indonesia. Bisa juga disamakan dengan ekspresi spontan “kapok!”, atau “rasain!” tapi dalam tataran yang lebih lembut, sebab diutarakan kepada seseorang yang menerima akibat dari sikap “mucil” atau bandel.

Contoh: “Apa kalo’, mucil pang kada kawa dipadahi.” emoticon-Ngakak (S) (tuh kan, ga bisa dibilangin sih.)
12. Bujur jua…

Frasa ini termasuk yang paling mudah kita temui dalam percakapan sehari-hari di Samarinda. Diutarakan sebagai bentuk afirmasi, sepakat atau menyetujui argumentasi orang lain, namun dengan intonasi yang agak dilebih-lebihkan. Itu sebabnya, ada tiga titik yang menandakan alunan intonasi saat mengatakannya.


Quote:Demikianlah 12 frasa celetukan-celetukan khas Samarinda. Bahasa sangat erat kaitannya dengan identitas. Bisa jadi jumlahnya jauh lebih banyak, dan silakan dibagi dalam kolom komentar di bawah ini. Di sisi lain, kalo ada orang-orang di sekitar kamu pake celetukan macam begini, fixed! Dia pasti orang Samarinda. Yah, atau orang sekitar sini lah, hehehe…

Bagi kita yang tinggal dan bergaul di Samarinda, pasti akan sangat akrab dengan frasa-frasa di atasemoticon-Betty (S) . Namun bagi yang sudah melakukan urbanisasi dan harus berurusan dengan orang dengan spektrum latar belakang lebih luas, bisa saja akan menanggalkan semua ini karena dianggap sebagai tanda-tanda kedaerahan yang lumayan memalukan. Apa pun alasannya, tidak bisa dimungkiri, orang Samarinda pasti akan merasa sangat nyaman, bahkan terasa nostalgia, apabila bisa berucap dengan celetukan-celetukan ini.

Dalam “Ethnologue” (2012) disebutkan, terdapat 726 bahasa di Indonesia. Sebagian masih akan berkembang, tapi enggak bisa diingkari bahwa sebagian besar bahasa lainnya dari situ akan punah. Menurut UNESCO, seperti yang ada di dalam “Atlas of the World’s Language in Danger of Disappearing”, Indonesia memiliki lebih dari 640 bahasa daerah (2001: 40), dengan kurang lebih 154 bahasa yang harus diperhatikan. Sebab sekitar 139 bahasa terancam punah, dan bisa-bisa menyusul 15 bahasa lain yang sudah mati sepenuhnya.

Semoga artikel ini juga bisa membantu merekam frasa dari bahasa pidgin di Samarinda, kota dengan beragam suku dan etnis sebagai komposisi penduduknya.
emoticon-I Love Indonesia (S)
sumber: Undas.co Situsnya Urang Samarinda 12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA


12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA


12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA




Meluruskan saja!!

Quote:Original Posted By kurniadykiy
kenapa bahasa di Samarinda banyak mirip bahasa di Banjarmasin? ya karena di Samarinda itu mayoritas sukunya banjar gan. jadi bahasa banjar sudah jadi bahasa sehari hari, pendatang yang dari luar pulau yang berdiam di Samarinda pun mau gak mau ngikut bahasa sana. bedanya bahasa banjar Samarinda gak se-medok bahasa banjar yang ada di Banjarmasin. info TS ini 100% bener.

Salam urang Samarinda!emoticon-Blue Guy Peace

Taroh Di Pejwan gan


========================================

Quote:Original Posted By pandumcfc
Bahasa Banjar Samarinda beda sama bahasa Banjar Kalsel. Contohnya aja akhiran -kan.
Klo bahasa Banjar Samarinda akhiran -kan sama seperti bahasa Indonesia sedangkan bahasa Banjar Kalsel akhiran -kan berubah jdi -akan.

Contoh:

Kiaukan (Samarinda)
Kiau akan (Kalsel)



Diubah oleh idfauzi21
profile-picture
Josecuervo18 memberi reputasi
1
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 9 dari 25
12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA
25-08-2015 21:51
Quote:Original Posted By novarisa
Setelah ane baca kok kebanyakan belakangnya pake kata "Ai " sih artinya apa gan?????
Maklum ane orang jawa dan gak punya teman asal samarinda jaid kagak tahu


ai itu artinya seperti "dong" sist
0 0
0
12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA
25-08-2015 21:52
laluuuu rami thread nyaa, laluuu mauukkk.
naa.. itu ketinggalan, "Lalu Mauk" nya mana Ts nih, mka kd dibuat -__-
bahhh, bearti kd update lg pinanya nah, haha
0 0
0
12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA
25-08-2015 21:52
bhahaha pina yes nya banar wkwk
0 0
0
12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA
25-08-2015 21:53
agak ribet bahasanya gan emoticon-Big Grin
0 0
0
12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA
25-08-2015 21:54
Quote:Original Posted By adietzkt


Bahasa Banjar ada itu gan


agan dari banjarmasinnya?

artinya gan?

emoticon-Betty
0 0
0
12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA
25-08-2015 21:55
baru denger ane akwkwk
0 0
0
12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA
25-08-2015 21:55
Quote:Original Posted By cosebel

Sebujurnya ini bahasa banjar dingsanak ai, kada kawa langsung di stereotype jadi bahasa samarinda.
Mungkin ada dibawa suku banjar nang badiam disana puluhan tahun lalu, tapi tetap aja ini bahasa asli Suku banjar dari Kalimantan Selatan.

Sama kaya di malaysia ada reog, kada kawa disambat jua reog itu khas malaysia. karena aslinya reog tuh kita seberataan tahu haja dari Ponorogo-Indonesia.


hiih gan ae ini asli bahsa banjar, urang banjar disamarinda yg meramikan ini jdi bnyak yg teumpatan bahasanya langsung trend ae.
0 0
0
12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA
25-08-2015 21:56
ini bukannya bahasa banjar ya gan?kalo yang dipedalamannya biasamya kebawa bawa kata kata ini
nb muka ts kaya warik emoticon-Ngakak
0 0
0
12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA
25-08-2015 21:56
khas orang banjar gan..tp kalimantan yang lain jg gan makai dialek begini.... contoh nya ulun nih gan ai pang hehehe
Diubah oleh agegusti
0 0
0
12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA
25-08-2015 21:57
kok hampir mirip bahasa banjarmasin y gan? emoticon-Bingung (S)
0 0
0
12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA
25-08-2015 22:00
yg jelas sih itu bahasa banjar semua, dibawa oleh org2 banjar yg kebetulan merantau sampe ke samarinda dulunya..
0 0
0
12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA
25-08-2015 22:02
bujur banar ikam wal, mantap
0 0
0
12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA
25-08-2015 22:03
Lebih ke bahasa banjar tuh gan ae. nah ulun urang sumatera nih, riau tepatnya, di daerah ane amun bepander kayak gitu. nah macam mana ikam manjalaskan jah?
0 0
0
12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA
25-08-2015 22:04
Disini jarang gan emoticon-Malu (S)
0 0
0
12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA
25-08-2015 22:06
ngomong apaan gan ?? emoticon-Ngakak emoticon-Kaskus Radio
0 0
0
12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA
25-08-2015 22:07
Ya emang bahasa banjar sudah jadi bahasa mayoritas sehari-hari warga samarinda. Ungkapan2 yg biasa mereka ucapkan seperti yg ada di trit ini pun sebenarnya juga dipakai di banjarmasin dan kalsel pada umumnya. Cuma ada beberapa dari ungkapan tsb yg beda2 tipis sama yg diucapkan di banjarmasin, mungkin karna ada pengaruh dari logat kutai jg bugis. (ini hasil pengamatan ane selama hampir kurang lebih 1 tahun netap di samarinda)

Btw, untuk yg "dasar waluh" juga dipake kok di banjarmasin, malah ada beberapa kata tambahan sebagai penegasan, seperti "waluh bajarang", "waluh bujur heh!", dsb. emoticon-Ngakak (S)
Diubah oleh zenmasiv
0 0
0
12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA
25-08-2015 22:07
uuu waluh...dralat ai tu judul n isi nyaa...
krna kd cmn dr samarinda yg memakai bhasa banjar itu...
sebagian kalteng,kaltim memakai bahasa itu..
klo kalsel nyata pank memakai bahasa banjar...
jd biar kd dtitik beratkan yg lain kena urang samarinda...
'bangga jd urang banjar'
(jgn dtawaki bata lah)

ya kah buhan nya???
0 0
0
12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA
25-08-2015 22:10
Ane juga pake dialek itu emoticon-Big Grin
Tapi ane asli Balikpapan gan emoticon-Malu (S)
Itu bukannya dialek banjar ya sebenernya?emoticon-Bingung (S)
Tapi memang di samarinda kan banyak orang banjar nya jadi lebih sering dipakai jd bahasa sehari2 emoticon-Smilie
Cmiiw emoticon-Malu
0 0
0
12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA
25-08-2015 22:10
Sama jua gan ai lawan urang banjar
0 0
0
12 UNGKAPAN KHAS ORANG SAMARINDA
25-08-2015 22:12
Quote:Original Posted By silveria92
berarti tau ini lah bang (sorry agak kasar)
"bangsul"
"kimaknya"
"pujungan"
hahahaha


ini bahasa kutai gan tepatnya anak tenggarong yg biasa gunakan kata2 ini hahaa
0 0
0
Halaman 9 dari 25
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia