News
Batal
KATEGORI
link has been copied
280
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/555690e8d44f9ff3658b4568/komik-indonesia-best-seller-di-negeri-sendiri-ngalahin-komik-jepang
Komik asli buatan orang tasikmalaya jadi best seller di gramedia.com pekan ini ngalahin komik Jepang! Komiknya sudah ada di seluruh gramedia di pulau Jawa dan Bali, luar pulau Jawa dan Bali nyusul 20 Mei. Pesan online di Gramedia.com Komik Tiap Detik karya Voyager289 mencatat fenomena tersendiri. Sehari menjelang komik ini dirilis, ternyata komik ini sudah banyak dipesan para pembaca sejak pre-ord
Lapor Hansip
16-05-2015 07:35

Komik Indonesia Best Seller di negeri sendiri, ngalahin komik Jepang!

Komik asli buatan orang tasikmalaya jadi best seller di gramedia.com pekan ini ngalahin komik Jepang!

Komiknya sudah ada di seluruh gramedia di pulau Jawa dan Bali, luar pulau Jawa dan Bali nyusul 20 Mei. Pesan online di Gramedia.com

Quote:

Komik Indonesia Best Seller di negeri sendiri, ngalahin komik Jepang!

Komik Tiap Detik karya Voyager289 mencatat fenomena tersendiri. Sehari menjelang komik ini dirilis, ternyata komik ini sudah banyak dipesan para pembaca sejak pre-order terhadap komik ini dibuka beberapa waktu yang lalu. Hal ini diumumkan langsung oleh penerbit m&c! melalui akun Facebooknya.

Komik Indonesia Best Seller di negeri sendiri, ngalahin komik Jepang!

Tiap Detik adalah cerita ringan tentang cinta masa remaja yang penuh dengan reaksi spontan dan kesalahpahaman. Sebelumnya komik ini dipublikasikan secara online melalui situs Ngomik.com. Berikut adalah sinopsis cerita dari komik ini:

Cinta…

Semua orang pasti pernah mengalaminya…

Katanya membuat gelisah.
Katanya membuat bahagia.

Kini semua itu bukan sebatas ucapan orang lain lagi…

Kalau jatuh cinta, mikirin si dia itu akan tiap jam? Tiap menit? Atau…
TIAP DETIK?

Inilah kisah Teo yang jatuh cinta dengan Riya Melati. Apa daya, gayung bersambut bukannya dari Riya, malah dari Erina, si “ratu es” sekolah.

Demi mendapatkan cinta orang yang tiap detik dipikirkan Teo, ia harus memberi kesan yang bagus di hadapan Riya, sekaligus gesti kabur dari Erina!

Komik Indonesia Best Seller di negeri sendiri, ngalahin komik Jepang!

Akan hadir juga dalam bentuk stiker LINE

Dengan tebal sebanyak 200 halaman, komik ini akan dibanderol dengan harga sebesar 38.000 Rupiah. Selain komik, Tiap Detik direncanakan juga akan hadir dalam bentuk stiker LINE.

Jika tidak ada halangan, maka Tiap Detik akan segera diterbitkan oleh penerbit KOLONI pada 13 Mei 2015.

KAORI Newsline



Sumur : Sumur Link
Quote:Original Posted By Renmach
Wogh update!

ternyata yg buat komik ini bikin video juga di youtube



ama yg terbaru



emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)



Ini namanya mengalahkan lawan dengan senjata mereka emoticon-I Love Indonesia (S)

perasaan baru kemaren ane baca komiknya di kaskus komik & illustrasi emoticon-Ngakak (S)

Komen keren
Quote:Original Posted By alan.widjaja
Saya bingung kalau bilang niru-niru style manga, manga jepang kan juga style gambarnya bervariasi dari gaya ozamu tezuka (astro boy) sampai takehiko inoue (slamdunk), kalau mau punya style sendiri, bikin sendiri komikmu dong, tunjukin. Jangan cuma merendahkan mangaka yang sudah berkarya aja. emoticon-Big Grin

Pokoknya selamat buat Voyager289 ya emoticon-I Love Indonesia (S)



Quote:Original Posted By revolutionary


Gpp x punya style mirip/ikut dengan yg sudah ada. One Piece dan Fairy Tail itu beda mangaka tapi style mirip abis.
Yang penting dari sebuah komik itu karakter dan cerita. Kritikan 'kok style manga' itu mah kritikan amatir, cuekin aja.

Cuma kalau bisa, budayanya lebih disesuaikan, faktor 'seksi' dikurangin (itu susunya terlalu menonjol) emoticon-Big Grin


Quote:Original Posted By negosiasiman


bener gan. gue aja baru tau itu dapat award dan googling taunya bener

ya masalahnya tiap ada benih, belum juga jadi pohon udah di pangkas melulu, kapan mau berkembangnya?

justru kalau ada muncul begini ya dukung....Di mana-mana juga gak langsung gede, Jepang juga dulu gak langsung segede ini, coba bayangin kalau dulu baru muncul warga Jepangnya pada rese dan ngebash karya mereka sendiri, mana ada anime-anime sekarang.

untungnya warga Jepang gak rese dan ngasih full support ke karya-karya lokal mereka

jadi buat apa saling ngadu karya lokal sendiri? Mending support semuanya. Avengers gak bakal ada kalau dulu para komikus amrik gak bersatu jadi Marvel dan malah saling ngejatuhin


Quote:Original Posted By mony372an


Karena cuma dijual di sini yang bikin harganya mahal. Cetaknya jumlah sedikit. ini masalah yang sama juga di industri animasi kita dalam bersaing dengan animasi luar.
Itu juga belum tentu laku semua. bisa karena mutu komiknya sendiri (art+story), bisa juga krn marketing yang gak komit oleh pihak terkait.

Untuk marketing,
Silakan cek ke gramedia atau toko2 buku mainstream lainnya. Lihat perlakuan marketing mereka antara komik lokal dan import (jepang-eropa). Komkk lokal biasanya "diumpetin", gak dipampang dengan benar dan stok terbatas. Gw sering bngt nemu itu komik indonesia, ngampar di rak paling belakang, mojok dan bahkan ada yang disimpen di lemari bawahnya itu rak (gak di display). Gw gak tau kenapa bisa begitu.

Soal style gambar, ini udah jadi perdebatan lama di kalangan komikus itu sendiri. Angkatan tua yang masih saklek agak nyinyir dengan komikus indonesia berstyle manga atau marvel (generalisasi style komik barat), sedangkan angkatan muda gak peduli itu, buat mereka apapun gaya gambarnya selama itu hasil karya orang Indonesia ya style Indonesia.
lucu juga sebenarnya.
Lihat saja, mau gaya macam komik silat indonesia jaman jadul, itu juga gak orisinil. Gaya gambar itu serupa dengan gaya gambar realis-semi realis utk komik di eropa dan amerika pada tahun yang sama. Silakan cek komik2 lama marvel dan DC. Style gambarnya sama. Hanya seragam superheronya saja yg bikin beda (walau akhirnha komikus kita masa itu jg ngikutin, jadilah gundala, dkk). Style barat ini juga banyak macamnya. Bisa seperti Madureira, Rosellito, Sejic, dll. gaya mereka beda2, cm disebut lebih ke realis drpada manga (penyederhanaan)
Mau gaya manga, sama aja. manga yang kayak apa? karena gaya manga sebenarnya juga macam2 sekali.
Manga yang kayak Osamu Tezuka di Astroboynya atau gaya manga yg lebih realis sperti karya Takehiko Inoue dgn slamdunknya?
perdebatan soal gaya gambar gak bakal ada habisnya. Krn intinya cuma 2: menyerupai atau menyederhanakan. Realis atau simbolis.

Gimana dengan gaya korea? khas gitu?
Itu stylenya Manga jepang. Cuma diambil sama mereka dan"dihajar" kasih istilah mereka aja jadi Manhwa. Padahal mah sama aja modelnya, mengarah ke manga.
cuma orang korea gak mempermasalahkan itu. Bodo amat mereka. Biarpun gayanya niru jepang, yg bikin manusia asli korea, ya style korea, Manhwa.



page fbnya : https://www.facebook.com/Kertaskecilvoyager289

P.s orang tasik sekarang namanya keren-keren ya, Renato emoticon-Bingung (S)
Diubah oleh Renmach
0
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 11 dari 15
Komik Indonesia Best Seller di negeri sendiri, ngalahin komik Jepang!
17-05-2015 09:00
nie komik udah nongol di mangareader blm?
0 0
0
Komik Indonesia Best Seller di negeri sendiri, ngalahin komik Jepang!
17-05-2015 09:15
Quote:Original Posted By negosiasiman


iya orang Tasik asli komikusnya dulu ane pernah ketemu emoticon-Ngakak (S)
pernah nanya juga kok namanya ajaib emoticon-Malu (S)

(nama asli sendiri ajaib padahal)

Wah ane sebagai orang Ciamis (tetangganya Tasik) jadi merasa bangga emoticon-thumbsup
Mudah2an kedepannya makin banyak anak daerah yang jago ngomik emoticon-Big Grin
0 0
0
Komik Indonesia Best Seller di negeri sendiri, ngalahin komik Jepang!
17-05-2015 09:26
Quote:Original Posted By socializedshit
komik kok ceritanya tentang ngentoot emoticon-Tai
makin banyak bocah SMA ngentoot emoticon-Tai


Komentar yang super
0 0
0
Komik Indonesia Best Seller di negeri sendiri, ngalahin komik Jepang!
17-05-2015 09:33
Gw nunggu orang indo bisa bikin komik macem feng shen ji lah mangcap
0 0
0
Komik Indonesia Best Seller di negeri sendiri, ngalahin komik Jepang!
17-05-2015 09:33
Tapi gambar2 pemeran komiknya masih made in jepang gan. Klo bisa sesuai dgn anak2 sma indonesia. Jangan cuma seragamnya doank.
0 0
0
Komik Indonesia Best Seller di negeri sendiri, ngalahin komik Jepang!
17-05-2015 10:23
Quote:Original Posted By tole_90


udah mainstream gan, sama aja jatuhnya nanti ceritanya kayak wayang. bosen juga. pasti kostum tokoh2 sama alur cerita pasti ke arah mainstream, kayak kostum orangnya pakek vest, ada sekte2 sesat, penjahat, kemudian jurus jurus kekuatan tenaga dalam, adegan silat, ilmu kebal, ilmu menghilang, agak liar dikit idenya kayak nusantararanger ceritanya udah terlalu mainstream banget.

kalo dari genre sejarah sih, mending ambil sejarah jaman era pergerakan pemuda, dimulai dari jamannya Dr Soetomo, Dr Wahidin Sudirohusodo, Panglima Sudirman, Sukarni, Tan Malaka. (gpp lah wong bikin ide liar kayak nusantararanger aja bisa kok masak bikin komik tema sejarah pergerakan gak bisa sih. emoticon-Big Grin).

kalo terlalu berat ya ambil ide dari lingkungan sekitar aja. kayak anak jalanan, tukang parkir, supir angkot, satpam sekolahan. (jepang aja bisa kok bikin cerita manga satpam sederhana macam Kochikame, sampe dibikin dramanya pulak emoticon-Cape d... (S) ).


Untuk mengangkat tema yang macam sejarah, itu cukup sulit, gan. Butuh riset yang biaya dan waktunya gak sebentar. ini cukup sulit krn selain profesi komikus ini belum lah masuk ke kategori "profesi" (belum terbentuk industrinya), jadi pendapatannya juga antah berantah sekali, minim juga data2 tentang sejarah kita tidak terlalu komplit di sini. Agak sulit ditemui juga.
memang akan selalu ada argumen "kalau mau usaha mah bisa!", ya silahkan lihat kondisi masing2 komikus itu sendiri, punya biaya gak utk dy riset 1 bulan lebih tnp diganggu urusan nyari duit buat makan, bayar tagihan, dst,. dst..? komikus jepang, US, dan negara2 yg komiknya udh berkembang, begitu udah PRO, dituntut ini itu entah oleh editor, si komikus tinggal bilang: saya butub riset ini itu, ke tempat ini itu selama sekian waktu. Dan si editor atau pihak yg terkait itu bakal kasih biaya utk melakukan riset itu.

di sini?
Penerbit nuntutnya: tolong buatin komik tentang cinta2an yang kayak di film korea itu ya. Yang bagus, yang cantik. Pokoknya kayak yg korea itu deh. Gak usah ribet, disamain aja kayak gitu. Lagi tren sekarang biar laku. Oh ya, seminggu bisa kelar gak 1 buku?
Komikus: oh.. yahh.. nanti saya pikir dku, mbak. tapi komik saya ceritany tentang kerusuhan mei sembi..
penerbit: ah gak usah gitu. Ribet ntar. Gak bakal laku. Udah, yang cinta remaja aja. Kan gampang tuh
komikus: .......

Kebanyakan seperti itu endingnya. Bikin komikus sini alergi, akhirnya milih buat bikinin komik buat orang luar aja. Gak pake ribet. Lo minta data biar bisa gambarin secara akurat, klien yang minta hampir wajib buat ngasih bantuan data itu.
orang kita gak peduli gituan, klo udah klien, maunya terima jadi, ngebantu kagak, bayarnya minta murah, waktunya minta cepet. GILA!

Makanya komikus kita banyakan ambil tema mainstream dan gaya penceritaan mainstream semua.
beberapa saja yg mulai bisa eksplor lebih.

contoh yang mulai eksplor lebih:
Yg panjang dan agak serius macam, Tawur, Setan Jalanan, 17+
yg ringan2 tapi unik macam, galauman, eri-chan, garudaboi

Sbenarnya di ngomik.com banyak sih yg keren2. Karya Irzaqi juga keren tuh. Lupa judulnya apa.
0 0
0
Komik Indonesia Best Seller di negeri sendiri, ngalahin komik Jepang!
17-05-2015 10:25
Quote:Original Posted By tole_90


udah mainstream gan, sama aja jatuhnya nanti ceritanya kayak wayang. bosen juga. pasti kostum tokoh2 sama alur cerita pasti ke arah mainstream, kayak kostum orangnya pakek vest, ada sekte2 sesat, penjahat, kemudian jurus jurus kekuatan tenaga dalam, adegan silat, ilmu kebal, ilmu menghilang, agak liar dikit idenya kayak nusantararanger ceritanya udah terlalu mainstream banget.

kalo dari genre sejarah sih, mending ambil sejarah jaman era pergerakan pemuda, dimulai dari jamannya Dr Soetomo, Dr Wahidin Sudirohusodo, Panglima Sudirman, Sukarni, Tan Malaka. (gpp lah wong bikin ide liar kayak nusantararanger aja bisa kok masak bikin komik tema sejarah pergerakan gak bisa sih. emoticon-Big Grin).

kalo terlalu berat ya ambil ide dari lingkungan sekitar aja. kayak anak jalanan, tukang parkir, supir angkot, satpam sekolahan. (jepang aja bisa kok bikin cerita manga satpam sederhana macam Kochikame, sampe dibikin dramanya pulak emoticon-Cape d... (S) ).


Untuk mengangkat tema yang macam sejarah, itu cukup sulit, gan. Butuh riset yang biaya dan waktunya gak sebentar. ini cukup sulit krn selain profesi komikus ini belum lah masuk ke kategori "profesi" (belum terbentuk industrinya), jadi pendapatannya juga antah berantah sekali, minim juga data2 tentang sejarah kita tidak terlalu komplit di sini. Agak sulit ditemui juga.
memang akan selalu ada argumen "kalau mau usaha mah bisa!", ya silahkan lihat kondisi masing2 komikus itu sendiri, punya biaya gak utk dy riset 1 bulan lebih tnp diganggu urusan nyari duit buat makan, bayar tagihan, dst,. dst..? komikus jepang, US, dan negara2 yg komiknya udh berkembang, begitu udah PRO, dituntut ini itu entah oleh editor, si komikus tinggal bilang: saya butub riset ini itu, ke tempat ini itu selama sekian waktu. Dan si editor atau pihak yg terkait itu bakal kasih biaya utk melakukan riset itu.

di sini?
Penerbit nuntutnya: tolong buatin komik tentang cinta2an yang kayak di film korea itu ya. Yang bagus, yang cantik. Pokoknya kayak yg korea itu deh. Gak usah ribet, disamain aja kayak gitu. Lagi tren sekarang biar laku. Oh ya, seminggu bisa kelar gak 1 buku?
Komikus: oh.. yahh.. nanti saya pikir dku, mbak. tapi komik saya ceritany tentang kerusuhan mei sembi..
penerbit: ah gak usah gitu. Ribet ntar. Gak bakal laku. Udah, yang cinta remaja aja. Kan gampang tuh
komikus: .......

Kebanyakan seperti itu endingnya. Bikin komikus sini alergi, akhirnya milih buat bikinin komik buat orang luar aja. Gak pake ribet. Lo minta data biar bisa gambarin secara akurat, klien yang minta hampir wajib buat ngasih bantuan data itu.
orang kita gak peduli gituan, klo udah klien, maunya terima jadi, ngebantu kagak, bayarnya minta murah, waktunya minta cepet. GILA!

Makanya komikus kita banyakan ambil tema mainstream dan gaya penceritaan mainstream semua.
beberapa saja yg mulai bisa eksplor lebih.

contoh yang mulai eksplor lebih:
Yg panjang dan agak serius macam, Tawur, Setan Jalanan, 17+
yg ringan2 tapi unik macam, galauman, eri-chan, garudaboi

Sbenarnya di ngomik.com banyak sih yg keren2. Karya Irzaqi juga keren tuh. Lupa judulnya apa.
0 0
0
Komik Indonesia Best Seller di negeri sendiri, ngalahin komik Jepang!
17-05-2015 10:27
Quote:Original Posted By mony372an


Untuk mengangkat tema yang macam sejarah, itu cukup sulit, gan. Butuh riset yang biaya dan waktunya gak sebentar. ini cukup sulit krn selain profesi komikus ini belum lah masuk ke kategori "profesi" (belum terbentuk industrinya), jadi pendapatannya juga antah berantah sekali, minim juga data2 tentang sejarah kita tidak terlalu komplit di sini. Agak sulit ditemui juga.
memang akan selalu ada argumen "kalau mau usaha mah bisa!", ya silahkan lihat kondisi masing2 komikus itu sendiri, punya biaya gak utk dy riset 1 bulan lebih tnp diganggu urusan nyari duit buat makan, bayar tagihan, dst,. dst..? komikus jepang, US, dan negara2 yg komiknya udh berkembang, begitu udah PRO, dituntut ini itu entah oleh editor, si komikus tinggal bilang: saya butub riset ini itu, ke tempat ini itu selama sekian waktu. Dan si editor atau pihak yg terkait itu bakal kasih biaya utk melakukan riset itu.

di sini?
Penerbit nuntutnya: tolong buatin komik tentang cinta2an yang kayak di film korea itu ya. Yang bagus, yang cantik. Pokoknya kayak yg korea itu deh. Gak usah ribet, disamain aja kayak gitu. Lagi tren sekarang biar laku. Oh ya, seminggu bisa kelar gak 1 buku?
Komikus: oh.. yahh.. nanti saya pikir dku, mbak. tapi komik saya ceritany tentang kerusuhan mei sembi..
penerbit: ah gak usah gitu. Ribet ntar. Gak bakal laku. Udah, yang cinta remaja aja. Kan gampang tuh
komikus: .......

Kebanyakan seperti itu endingnya. Bikin komikus sini alergi, akhirnya milih buat bikinin komik buat orang luar aja. Gak pake ribet. Lo minta data biar bisa gambarin secara akurat, klien yang minta hampir wajib buat ngasih bantuan data itu.
orang kita gak peduli gituan, klo udah klien, maunya terima jadi, ngebantu kagak, bayarnya minta murah, waktunya minta cepet. GILA!

Makanya komikus kita banyakan ambil tema mainstream dan gaya penceritaan mainstream semua.
beberapa saja yg mulai bisa eksplor lebih.

contoh yang mulai eksplor lebih:
Yg panjang dan agak serius macam, Tawur, Setan Jalanan, 17+
yg ringan2 tapi unik macam, galauman, eri-chan, garudaboi

Sbenarnya di ngomik.com banyak sih yg keren2. Karya Irzaqi juga keren tuh. Lupa judulnya apa.


ada benernya ada salahnya

Komik cinta-cintaan itu banyak, banyaaaak sekali di online dan yang cetak sendiri, juga yang di submit ke penerbit

tapi yang resmi di terbitkan itu malah cuman satu dua aja, lebih banyak komik Indonesia yag terbit itu komik fantasy, berantem, edukasi, komik strip dan slice of life

jadi kalau di bilang penerbitnya malah nyari komik cinta itu salah besar. salah satunya cek aja list komik dari penerbit m&c koloni, yang cinta dikit http://www.mnc-comics.com/comic/cate...LONI-Indonesia
0 0
0
Komik Indonesia Best Seller di negeri sendiri, ngalahin komik Jepang!
17-05-2015 10:32
Kalau art niru itukan karna sesuai dgn market..ada segmentnya lah..yg penting karakter, cerita, costume karakter tentu ada hakinya..orisinil, terinspirasi juga boleh asal jgn klaim hasil pikiran sendiri..

Lagipula buat apa buat sesuatu yg gak mau dibaca org?
Jgn paksakan ideal selagi manusia masih punya preferensi masing2
0 0
0
Komik Indonesia Best Seller di negeri sendiri, ngalahin komik Jepang!
17-05-2015 10:37
manusia yg ga ad hubgan darah aj ad yg mirip.
yg penting jln cerita nyambung, obrolan asyik, ga bertele2
0 0
0
Komik Indonesia Best Seller di negeri sendiri, ngalahin komik Jepang!
17-05-2015 10:48
mantap lanjut emoticon-Recommended Seller
0 0
0
Komik Indonesia Best Seller di negeri sendiri, ngalahin komik Jepang!
17-05-2015 11:11
Quote:Original Posted By brokdj
nie komik udah nongol di mangareader blm?


ada di ngomik.com gan emoticon-I Love Indonesia (S)
0 0
0
Komik Indonesia Best Seller di negeri sendiri, ngalahin komik Jepang!
17-05-2015 11:42
kayaknya cerita lokal (komik/novel fiksi) yg bagus menurut ane karyanya makmur hendrik: tikam samurai
tikam samurai

sempat dibuatkan versi trailernya
Komik Indonesia Best Seller di negeri sendiri, ngalahin komik Jepang!
0 0
0
Komik Indonesia Best Seller di negeri sendiri, ngalahin komik Jepang!
17-05-2015 14:07
Quote:Original Posted By Renmach


ada di ngomik.com gan emoticon-I Love Indonesia (S)


menuju tkp
0 0
0
Komik Indonesia Best Seller di negeri sendiri, ngalahin komik Jepang!
17-05-2015 14:16
bah gambarny bikin eneg emoticon-Busa..tp ane tetep salut krn buatan indo..maju terus komik indonesia :beer
0 0
0
Komik Indonesia Best Seller di negeri sendiri, ngalahin komik Jepang!
17-05-2015 14:21
Macam plagiat gitu ya emoticon-Ngacir
0 0
0
Komik Indonesia Best Seller di negeri sendiri, ngalahin komik Jepang!
17-05-2015 15:52
emoticon-Shakehand2emoticon-Shakehand2emoticon-Shakehand2emoticon-Shakehand2
Diubah oleh nalasyah
0 0
0
Komik Indonesia Best Seller di negeri sendiri, ngalahin komik Jepang!
17-05-2015 16:37
coba ane ke tkp dl bt review gan emoticon-Traveller
0 0
0
Komik Indonesia Best Seller di negeri sendiri, ngalahin komik Jepang!
17-05-2015 18:52
Selamat ya atas penghargaannya.....
Tp lain kali kalo cerita anak smu tlg disesuaikan dgn kondisi disini, krn ane kaga yakin anak smu boleh rambut pirang, baju ketat, dan rok mini. Kalo udah ga pake seragam ok lah, ane jg demen liat yg "lebih2" gitu emoticon-Big Grin
0 0
0
Komik Indonesia Best Seller di negeri sendiri, ngalahin komik Jepang!
17-05-2015 19:54
Ane dah megang
mayan bikin ngakak emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)

lanjutanya ada ga?
Komik Indonesia Best Seller di negeri sendiri, ngalahin komik Jepang!
0 0
0
Halaman 11 dari 15
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia