News
Batal
KATEGORI
link has been copied
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
154
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/551cf321d675d408088b4567/masih-beloman-agresi-seminggu-belum-mempan-houthi-ledek-saudi-cs
ADEN - Agresi militer Arab Saudi dan koalisi Teluk di Yaman sudah lewat seminggu, namun belum berhasil menguasai Aden yang telah diduduki milisi Houthi. Sebaliknya, kelompok Houthi meledek Saudi dan koalisi Teluk dengan menduduki kediaman Presiden Yaman, Abed Rabbo Mansour Hadi di Aden. Kelompok Houthi justru pamer kekuatan dengan mengerahkan tank-tank tempur ke pusat Aden. ”Kita dapat mengataka
Lapor Hansip
02-04-2015 14:43

[Masih beloman?] Agresi Seminggu Belum Mempan, Houthi Ledek Saudi Cs

[Masih beloman?] Agresi Seminggu Belum Mempan, Houthi Ledek Saudi Cs

ADEN - Agresi militer Arab Saudi dan koalisi Teluk di Yaman sudah lewat seminggu, namun belum berhasil menguasai Aden yang telah diduduki milisi Houthi. Sebaliknya, kelompok Houthi meledek Saudi dan koalisi Teluk dengan menduduki kediaman Presiden Yaman, Abed Rabbo Mansour Hadi di Aden.

Kelompok Houthi justru pamer kekuatan dengan mengerahkan tank-tank tempur ke pusat Aden. ”Kita dapat mengatakan bahwa setelah seminggu pengeboman di Yaman yang dilakukan agresor belum mencapai hasilnya,” kata kata juru bicara Houthi, Mohammad Abdulsalam, yang disiarkan stasiun televisi al-Maseera.

“Kemenangan di Aden hari ini mempermalukan kampanye (serangan koalisi Teluk) ini dan membungkam negara-negara agresor,” lanjut Abdulsalam, seperti seperti dilansir Reuters, Kamis (2/4/2015).

Agresi militer Arab Saudi dan koalisi Teluk dengan dalih menyelamtkan pemerintah sah Yaman di bawah kepemimpinan Presiden Mansour Hadi sudah dimulai sejak 26 Maret 2015. Hari ini, agresi koalisi Teluk telah memasuki minggu kedua, dengan korban tewas selama agresi sudah mencapai puluhan orang, termasuk rakyat sipil.

Perlawanan terhadap agresi koalisi Teluk, kelompok Houthi dibantu oleh pasukan loyalis mantan Presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh. Dengan bantuan itu, Houthi telah mengambil alih Ibu Kota Sanaa sejak enam bulan yang lalu sebelum akhirnya koalisi Teluk meluncurkan agresi militer.

Sementara itu, sejumlah warga Aden mengatakan, bahwa mereka melihat kelompok-kelompok milisi membawa granat roket, empat tank tempur dan tiga kendaraan lapis baja di Distrik Khor Maksar, wilayah yang menghubungkan Aden dengan seluruh kota. Warga juga mengaku melihat delapan jenazah milisi Houthi tergeletak di jalan saat pertempuran pecah.

http://international.sindonews.com/r...-cs-1427946449

Aneh juga ya, houthi saketi juga ternyata emoticon-Matabelo
Sasaran saudi cs malah nyasar kemana2 sih, malah ke pabrik susu segala
Yang disasar malah dudukin rumah presiden emoticon-Matabelo
0
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 7 dari 8
[Masih beloman?] Agresi Seminggu Belum Mempan, Houthi Ledek Saudi Cs
15-04-2015 18:59
Quote:Original Posted By aga377
Embargo PBB pada Houthi, Kemenangan bagi Yaman


PBB




hebat bener ya PBB.. emoticon-Embarrassment

cepet banget ngambil keputusannya.. emoticon-Embarrassment

ada tetangga sebelah yang sama2 pemberontaknya aman2 aja.. emoticon-Embarrassment

udah taunan ga berhasil2 nguasain ibu kotanya.. emoticon-Embarrassment

padahal udah keroyokan.. emoticon-Embarrassment

yang katanya sih sebentar lagi.. dikit lagi.. sekilo lagi... emoticon-Embarrassment

beda ama yang di Yaman.. udah berhasil nguasain ibu kota.. emoticon-Embarrassment

presiden yang katanya jantan malah ngumpet di majikan wahabinya di RIYADH NEJD SI TANDUK SETAN.. emoticon-Embarrassment

ketauan kan bonekanya siapa.. emoticon-Embarrassment
0 0
0
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 03
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 03
[Masih beloman?] Agresi Seminggu Belum Mempan, Houthi Ledek Saudi Cs
15-04-2015 22:51
Quote:Original Posted By cinderellaman.


hebat bener ya PBB.. emoticon-Embarrassment

cepet banget ngambil keputusannya.. emoticon-Embarrassment

ada tetangga sebelah yang sama2 pemberontaknya aman2 aja.. emoticon-Embarrassment

udah taunan ga berhasil2 nguasain ibu kotanya.. emoticon-Embarrassment

padahal udah keroyokan.. emoticon-Embarrassment

yang katanya sih sebentar lagi.. dikit lagi.. sekilo lagi... emoticon-Embarrassment

beda ama yang di Yaman.. udah berhasil nguasain ibu kota.. emoticon-Embarrassment

presiden yang katanya jantan malah ngumpet di majikan wahabinya di RIYADH NEJD SI TANDUK SETAN.. emoticon-Embarrassment

ketauan kan bonekanya siapa.. emoticon-Embarrassment


Presidennya : ai don think abot dat emoticon-Ngakak (S)

Btw, tetangga sebelah tu maksud e sapa? Alqaeda? emoticon-Bingung (S)

Diubah oleh aga377
0 0
0
[Masih beloman?] Agresi Seminggu Belum Mempan, Houthi Ledek Saudi Cs
16-04-2015 14:26
Pemimpin Al-Qaeda di Yaman Tewas Akibat Serangan Pesawat Tak Berawak AS

[Masih beloman?] Agresi Seminggu Belum Mempan, Houthi Ledek Saudi Cs
Ibrahim al-Rubaysh is seen in this undated photo posted to "Rewards for Justice", a US government site.

Sanaa - Militan Al-Qaeda di Yaman mengakui salah satu pemimpinnya tewas akibat serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat. Tokoh senior yang tewas ini merupakan pemimpin ideologi dari militan yang biasa disebut Al-Qaeda in the Arabian Peninsula (AQAP) ini.

Ibrahim al-Rubaish tewas bersama beberapa militan AQAP lainnya dalam serbuan pesawat tak berawak di Yaman pada Senin (13/4) waktu setempat. Demikian disampaikan militan AQAP dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Rabu 15/4/2015).

Pernyataan yang dirilis secara online oleh AQAP ini merujuk pada serangan pesawat tak berawak di Provinsi Hadramawt, Yaman bagian tenggara, yang menewaskan 6 anggota militan setempat yang tengah menumpang satu kendaraan.

AS yang intelijennya menganggap AQAP sebagai salah satu militan paling berbahaya, merupakan satu-satunya negara yang mengoperasikan pesawat tak berawak atau drone di Yaman. Belum ada tanggapan dari AS terkait klaim AQAP ini.

"(Rubaish) Telah menghabiskan dua dekade hidupnya untuk jihad, melawan Amerika dan agen-agennya," demikian pernyataan AQAP.

Rubaish yang seorang warga Arab Saudi ini, berjihad di Afghanistan dan kemudian ditahan di penjara militer Guantanamo selama beberapa tahun, sebelum akhirnya dia bergabung dengan AQAP setelah bebas.

Militan AQAP terbentuk tahun 2009, setelah terjadi penggabungan antara militan Al-Qaeda di Yaman dan Arab Saudi. Ketika Yaman dilanda konflik yang dipicu kelompok pemberontak Houthi, AQAP memanfaatkan situasi untuk memperluas wilayah kekuasaannya.

Akhir-akhir ini, AQAP dilaporkan telah menguasai wilayah Mukalla, Provinsi Hadramawt setelah melakukan penyerbuan di sejumlah wilayah terhadap militer Yaman, yang tengah direpotkan oleh pemberontak Houthi.

Bahkan sebelumnya Menteri Pertahanan AS, Ashton Carter mengakui bahwa AQAP menjadi pihak yang paling diuntungkan dengan adanya konflik di Yaman.

Home > International Al Qaeda Group Says Top Cleric Killed in Yemen

Al Qaeda Sudah Sekarat

http://news.detik.com/read/2015/04/1...tak-berawak-as

0 0
0
[Masih beloman?] Agresi Seminggu Belum Mempan, Houthi Ledek Saudi Cs
16-04-2015 14:29
[B]Saudi Tolak Tuntutan Iran untuk Akhiri Serangan di Yaman[/B]

[Masih beloman?] Agresi Seminggu Belum Mempan, Houthi Ledek Saudi Cs

RIYADH, KOMPAS.com — Arab Saudi, Minggu (12/4/2015), menolak tuntutan Iran agar mengakhiri serangan udara terhadap pemberontak Syiah Huthi, sekutu Iran di negara tetangganya, Yaman.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pekan lalu mengatakan, serangan udara yang diluncurkan koalisi pimpinan Arab Saudi adalah "kejahatan dan genosida".

Namun, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Saud al-Faisal mengatakan, "Kami tidak datang ke Yaman untuk kepentingan kami sendiri. Kami datang ke Yaman untuk membantu pemerintahan yang sah, memulihkan pemerintahan Presiden Yaman Abd-Rabbu Mansour Hadi, yang baru-baru ini melarikan diri ke Arab Saudi sementara kekacauan melanda negaranya yang miskin. Iran tidak bertanggung jawab atas Yaman," ujar Menteri Luar Negeri Arab Saudi itu dalam jumpa pers di Riyadh.

Arab Saudi, yang penduduknya mayoritas Sunni, Sabtu, mengatakan, setidaknya 500 pemberontak Syiah tewas di perbatasan Arab Saudi dan Yaman sejak koalisi pimpinan Arab Saudi meluncurkan serangan udara akhir bulan lalu terhadap pemberontak Huthi yang berusaha menguasai Yaman.

Pernyataan Kementerian Pertahanan Arab Saudi tidak merinci cara penghitungan korban yang tewas. Tetapi, juru bicara koalisi sebelumnya pada hari itu menyatakan, koalisi melancarkan 1.200 serangan udara antara 26 Maret dan Sabtu tengah hari, termasuk serangan mendadak terhadap kota pelabuhan Aden di Yaman selatan, yang menewaskan setidaknya 22 orang.

Sementara itu, kapal perang koalisi menyerang posisi Houthi di luar kota Ataq, Yaman selatan, sedangkan penduduk kota melaporkan serangan-serangan udara terhadap pangkalan militer di sana.

http://internasional.kompas.com/read...angan.di.Yaman

0 0
0
[Masih beloman?] Agresi Seminggu Belum Mempan, Houthi Ledek Saudi Cs
16-04-2015 16:17
Hizbullah Ancam Saudi Soal Serangan ke Yaman

REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT -- Pemimpin Tinggi Kelompok Hizbullah Lebanon, Sheikh Naim Kassem, mengkritik keras serangan Arab Saudi ke kelompok Syiah Houthi di Yaman. Ia mengancam kerajaan Saudi akan membayar mahal atas keterlibatannya tersebut.

"Apa yang terjadi di Yaman adalah kejahatan yang tak dapat diabaikan, Arab Saudi melakukan genosida di Yaman, kita tak bisa diam melihat itu," kata orang nomor dua di Hizbullah tersebut dalam sebuah wawancara dengan The Associated Press.

Kassem menuduh Saudi melakukan genosida dengan melakukan serangan udara. Wakil Kepala militan Syiah tersebut mengatakan, Saudi membuat kesalahan strategis dengan ikut campur tangan dalam urusan internal Yaman.

Kassem bahkan menyamakan serangan udara Saudi itu sama halnya dengan serangan Israel ke Palestina. Ia mendesak Saudi segera menghentikan serangan udaranya, yang menurutnya hanya akan membantu mengembangkan Alqaidah Yaman

"Jadi lebih bijaksana untuk tak ikut campur dalam urusan Yaman dengan cara negatif, jika mau dengan cara positif seperti dialog," kata Kassem.

Hizbullah Lebanon selama ini dikenal luas sebagai pendukung kuat Iran. Namun, Kasem membantah tuduhan yang menyatakan Hizbullah Lebanon telah mengirim pejuang atau penasihat militer mereka ke pemberontak Syiah Houthi.

Sejauh ini, korban tewas akibat konflik Yaman mencapai 643 orang. Sementara itu, sejak kampanye udara Saudi lebih dari 120 ribu orang terlantar dan terpaksa meninggalkan rumah mereka.

http://m.republika.co.id/berita/inte...angan-ke-yaman

0 0
0
[Masih beloman?] Agresi Seminggu Belum Mempan, Houthi Ledek Saudi Cs
17-04-2015 08:52
Al-Qaeda Menguasai Bandara di Yaman

[Masih beloman?] Agresi Seminggu Belum Mempan, Houthi Ledek Saudi Cs
Pasukan Yaman berdiri dekat peluncur roket yang digunakan dalam operasi militer memberantas Al-Qaeda di wilayah selatan negeri itu.



KOMPAS.com - Para milisi kelompok militan Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) menguasai sebuah bandar udara di Yaman selatan. Informasi ini diungkap sejumlah pejabat, dilansir dari BBC, Jumat (17/4/2015).

Pasukan yang menguasai daerah di kota pelabuhan besar Mukalla, di provinsi Hadramaut, telah melarikan diri.

AQAP menggunakan kekacauan di negara itu dengan menyerbu Mukalla pada permulaan bulan ini dan membebaskan para tahanan di penjara. Milisi AQAP juga dilaporkan menguasai sebuah pelabuhan laut dan terminal minyak di Yaman selatan.

AQAP merupakan salah satu dari beberapa faksi yang sedang bertarung untuk mengendalikan Yaman. AQAP yang berakar Islam Sunni merupakan musuh bebuyutan dari kelompok Houthi, yang beraliran Syiah, dan secara luas diyakini telah didukung Iran.

Konflik dan kekacauan di Yaman semakin meluas setelah koalisi pimpinan Saudi mengebom kelompok Houthi, yang bergerak maju untuk menguasai lebih banyak wilayah di negara itu. Meski begitu, koalisi pimpinan Saudi juga berusaha mengendalikan Yaman dan menumpas kelompok AQAP.

Houthi memasuki ibu kota Sanaa pada bulan September lalu. Aksi ini akhirnya memaksa Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi untuk melarikan diri ke luar negeri.
Sementara serangan pihak koalisi berlanjut terhadap kelompok Houthi, Wakil Presiden Yaman, Khaled Bahah, mengatakan pihaknya tidak menginginkan serengan darat pimpinan Saudi.

Memang muncul spekulasi operasi darat akan dilancarkan, karena sampai sejauh ini berbagai aksi tidak berhasil menghentikan para pemberontak.

Sebelumnya dilaporkan Utusan Khusus PBB untuk Yaman, Jamal Benomar, mengundurkan diri dari jabatannya setelah muncul kecaman karena kegagalannya menjadi penengah usaha mengakhiri konflik.

http://internasional.kompas.com/read...ndara.di.Yaman

0 0
0
[Masih beloman?] Agresi Seminggu Belum Mempan, Houthi Ledek Saudi Cs
17-04-2015 08:55
Tersudut, Eks Presiden Yaman Beri Sinyal Khianati Houthi

RIYADH - Serangan udara Koalisi Teluk di Yaman membuat kelompok Houthi dan pasukan loyalis Mantan Presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh, tersudut. Saleh pun mulai memberikan sinyal akan mengkhianati Houthi.

Sinyal itu muncul setelah Saleh mengirim pesan ke Koalisi Teluk untuk memberikan jalan keluar bagi dirinya dan keluarganya agar bisa keluar dari Yaman dengan selamat. Pesan Saleh itu diungkap sumber Pemerintah Yaman kepada Al Jazeera, yang dilansir tengah malam tadi (15/4/2015).

Saleh, yang dipaksa lengser pada 2012 setelah gelombang protes terhadap pemerintahannya, selama ini disebut telah bersekutu dengan Houthi untuk mengkudeta presiden sah Yaman, Abed Rabbo Mansour Hadi, yang telah melarikan diri ke Arab Saudi karena diserbu Houthi.

Pesan Saleh yang minta jalur aman itu telah dibahas para pemimpin Kongres (GPC), termasuk di antaranya mantan Menteri Luar Negeri Yaman, Abu Bakr al-Qirbi. Namun, menurut sumber itu, permintaan Saleh telah ditolak Arab Saudi yang memimpin agresi militer Koalisi Teluk di Yaman sejak 26 Maret 2015 lalu.

”Dalam pesan, Saleh tampaknya telah benar-benar mengatakan kepada para pemimpin Teluk melalui utusannya bahwa dia tidak memiliki hubungan apapun dengan Houthi, dan dia bukan bagian dari perang ini,” demikian laporan jurnalis Al Jazeera, Mohamed Vall, yang melaporkan dari Ibu Kota Saudi, Riyadh.

”Tentu saja ini bertentangan dengan apa yang telah dikatakan sebelumnya, ketika ia mengirim putranya, Ahmed Ali Abdullah Saleh (untuk ikut perang di Yaman) sebelum serangan awal Saudi. Dia mengatakan, bahawa di akan meninggalkan Houthi,” lanjut laporan media Timur Tengah itu.

Kelompok Houthi kini mulai mengalami kesulitan di Yaman. Selain terus dibombardir koalisi Teluk, Dewan Keamanan PBB secara resmi telah menjatuhkan embargo senjata kepada kelompok pemberontak di Yaman ini.

http://international.sindonews.com/r...thi-1429163355

0 0
0
[Masih beloman?] Agresi Seminggu Belum Mempan, Houthi Ledek Saudi Cs
17-04-2015 10:34
“Kemenangan di Aden hari ini mempermalukan kampanye (serangan koalisi Teluk) ini dan membungkam negara-negara agresor,”
0 0
0
[Masih beloman?] Agresi Seminggu Belum Mempan, Houthi Ledek Saudi Cs
17-04-2015 11:16
Quote:Original Posted By MBAHMARIGAN
“Kemenangan di Aden hari ini mempermalukan kampanye (serangan koalisi Teluk) ini dan membungkam negara-negara agresor,”


Iya, itu posisi tgl 2 kemaren gan... skrg sih udah tersudut kayaknya si houthi.
Gudang senjata n segala macem udah diserang saudi.
Bahkan iran udah mengusulkan perundingan emoticon-Big Grin

tapi lom tentu juga sih, scr rusia mencabut pelarangan jual misil ke iran emoticon-Big Grin

0 0
0
[Masih beloman?] Agresi Seminggu Belum Mempan, Houthi Ledek Saudi Cs
17-04-2015 11:21
Putin Jelaskan Alasan Cabut Larangan Jual Misil ke Iran


Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, kesediaan Iran berusaha mencapai kesepakatan program nuklir adalah alasan di balik keputusannya menjual S-300 ke Iran.

Putin berbicara, Kamis, pada acara tanya-jawab langsung di televisi Rusia.
Pada acara itu, ia menerima pertanyaan-pertanyaan langsung dari masyarakat.

Moskow menandatangani kontrak senilai 800 juta dolar pada tahun 2007 untuk menyuplai Teheran lima baterai misil S-300.
Namun Rusia membekukan kontrak itu tiga tahun kemudian setelah Dewan Keamanan PBB memberlakukan sanksi terhadap Iran.

Hari Senin, beberapa jam setelah Moskow mengumumkan keputusan untuk mencabut larangan itu, pemerintahan Obama mengungkapkan keprihatinan akan perkembangan tersebut.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan, pengalihan misil S-300 ke Iran tidak akan melanggar sanksi Dewan Keamanan PBB yang berlaku, namun Amerika yakin ini bukan saatnya melangsungkan penjualan mengingat situasi yang tidak tenang di kawasan itu.

http://m.voaindonesia.com/a/putin-bela-keputusan-jual-misil-ke-iran/2722488.html
0 0
0
[Masih beloman?] Agresi Seminggu Belum Mempan, Houthi Ledek Saudi Cs
17-04-2015 13:11
Quote:Original Posted By aga377


Iya, itu posisi tgl 2 kemaren gan... skrg sih udah tersudut kayaknya si houthi.
Gudang senjata n segala macem udah diserang saudi.
Bahkan iran udah mengusulkan perundingan emoticon-Big Grin

tapi lom tentu juga sih, scr rusia mencabut pelarangan jual misil ke iran emoticon-Big Grin



wah tambah seru nih kalo gini...

indo hanya jadi penontong yg baik ajah
0 0
0
[Masih beloman?] Agresi Seminggu Belum Mempan, Houthi Ledek Saudi Cs
18-04-2015 09:34
4.000 Tentara Pembelot Gabung Kubu Presiden Sah Yaman


SANAA - Sekitar 4.000 tentara pembelot Yaman kini telah bergabung dengan pemerintah presiden sah Yaman, Abed Rabbo Mansour Hadi.  

Ribuan tentara pembelot itu semula loyalis presiden terguling Yaman, Ali Abdullah Saleh, yang bersama pemberontak Houthi memusuhi pasukan pemerintah Yaman pendukung Presiden Hadi. 

Bergabungnya ribuan tentara pembelot ke kubu pasukan Presiden Hadi itu disampaikan Kepala Brigade 135 di kota pesisir Hadhramaut, Letnan Yahya Abu Oja, kepada Al Hadath, jaringan Al Arabiya News, Jumat (17/4/2015). 

Letnan Oja berharap unit militer lain yang telah membelot mengikuti jejak pasukannya untuk bergabung dengan Pemerintah Presiden Hadi dan mengumumkan pembelotannya kepada presiden terguling Ali Abdullah Saleh.

Kepala Brigade 123 di sebelah timur Provinsi Al-Mahrah, Letnan Qassem Abdullah, juga mengumumkan kesetiaan kepada Hadi dan memberikan dukungannya untuk agresi militer Koalisi Teluk pimpinan Arab Saudi yang diberi nama “Operation Decisive Storm”. 

“Selamatkan orang Yaman dan legitimasi konstitusional dari geng dan milisi penjahat,” bunyi surat yang ditulis Letnan Abdullah yang diterima media Timur Tengah itu.

Sementara itu, bentrokan baru kembali pecah antara milisi Houthi dengan pasukan Presiden Hadi dari Brigade 35 di Taiz, sebelah barat daya kota pelabuhan Mocha, Laut Merah. Dalam bentrokan terbaru ini, korban jiwa dilaporkan berjatuhan dari kedua kubu. 

Kubu presiden terguling Yaman, Ali Abdullah Saleh, yang sebelumnya bersekutu dengan Houthi, telah memberikan sinyal untuk mengkhianati Houthi.

Saleh telah mengirim pesan kepada Koalisi Teluk untuk memberikan jalan keluar yang aman bagi dirinya dan keluarganya untuk meninggalkan Yaman. 
Dalam pesannya itu, Saleh mengklaim tidak bersekutu dengan Houthi. Tapi, permintaan Saleh itu telah ditolak Koalisi Teluk.

http://international.sindonews.com/r...man-1429267957


Diubah oleh aga377
0 0
0
[Masih beloman?] Agresi Seminggu Belum Mempan, Houthi Ledek Saudi Cs
20-04-2015 08:32
AS Tuduh Iran Kirim Kapal Bersenjata ke Yaman

WASHINGTON - Para pejabat pertahanan Amerika Serikat (AS) menuduh Iran mengirim tujuh hingga sembilan kapal yang beberapa di antaranya dilengkapi dengan senjata ke Yaman. Mereka khawatir konflik di Yaman akan memicu konfrontasi antara Arab Saudi dan Iran.

Menurut pejabat AS itu, kapal-kapal Iran berpotensi memasok senjata ke pemberontak Houthi Yaman. Laporan dari pejabat AS ini muncul di tengah agresi Koalisi Teluk pimpinan Saudi terhadap Houthi di Yaman yang telah berlangsung tiga minggu.

Menurut IB Times, Sabtu (18/4/2015), belum jelas apakah kapal-kapal Iran itu sampai ke pelabuhan di Yaman atau tidak, mengingat wilayah perairan di sekitar Yaman sudah diblokade Koalisi Teluk.

Juru bicara Komando Pusat AS, Kolonel Pat Ryder, mengatakan, meskipun AS mendukung dan membantu agresi Koalisi Teluk terhadap Houthi di Yaman, namun AS tidak terlibat dalam blokade di Laut Yaman.

Menurutnya, Angkatan Laut AS, pernah memantau kapal berbendera Panama yang berlayar di Laut Merah pada 1 April 2015, yang dicurigai membawa senjata ilegal untuk milisi Houthi Yaman.

Meskipun Saudi menegaskan tidak akan berperang dengan Iran, para pejabat AS tetap khawatir Angkatan Laut Iran dan Arab Saudi bisa terlibat konfrontasi dan kedua negara bisa terlibat perang proxy.

”Kami membantu Saudi untuk melindungi wilayah mereka sendiri dan untuk melakukan operasi yang dirancang untuk memimpin (operasi militer) yang akhirnya membawa penyelesaian konflik Yaman secara politik,” kata Menteri Pertahanan AS, Ashton Carter.

Iran belum menanggapi tuduhan para pejabat AS itu soal pengiriman kapal bersenjata ke arah Yaman. Iran sebelumnya mengerahkan kapal perang yang mendekati perairan Yaman, namun Iran kala itu berdalih misi kapal perang itu untuk menyelamatkan rute kepentingan Iran di Laut Merah dari ancaman perompak.

http://international.sindonews.com/r...man-1429355960

0 0
0
[Masih beloman?] Agresi Seminggu Belum Mempan, Houthi Ledek Saudi Cs
20-04-2015 08:38
Usai Dibombardir, Yaman Dibantu Raja Saudi Rp3 Triliun

RIYADH - Setelah Arab Saudi dan Koalisi Teluk membombardir Yaman untuk memerangi milisi Houthi, kini Raja Saudi, Salman bin Abdulaziz memerintahkan untuk mengirim bantuan kemanusiaan ke Yaman senilai US$ 274 juta atau sekitar Rp3 triliun.

Kantor berita pemerintah Saudi, SPA, Sabtu (18/4/2015) melaporkan, bantuan kemanusiaan itu diperintahkan Raja Salman untuk disalurkan ke Yaman setelah PBB mengajukan bantuan untuk negara sedang kacau itu dibantu.

PBB telah mengajukan bantuan hampir US$275 juta untuk membantu 7,5 juta orang di Yaman selama tiga bulan ke depan. Bantuan itu untuk 18 dari 20 provinsi yang terkena dampak agresi militer.

Badan Kemanusiaan PBB, OCHA, mengutip sumber-sumber lokal di Yaman menyatakan sekitar 150 ribu orang di Yaman telah mengungsi. Angka itu 50 persen lebih banyak dari perkiraan PBB sebelumnya. Badan itu juga melaporkan bahwa sejak 19 Maret hingga 13 April 2015 sebanyak 767 orang tewas.

”Ribuan keluarga sekarang telah meninggalkan rumah mereka akibat pertempuran dan serangan udara," kata koordinator kemanusiaan PBB untuk Yaman, Johannes Van Der Klaauw, dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya.

”Keluarga biasa (sipil) berjuang untuk mengakses layanan kesehatan, air, makanan dan bahan bakar, yang merupakan persyaratan dasar untuk kelangsungan hidup mereka,” lanjut dia.

Menurut OCHA, pertempuran di Yaman telah merusak lima rumah sakit, 15 sekolah, tiga bandara utama, dua jembatan, dua pabrik dan empat masjid, pasar, pembangkit listrik dan fasilitas air dan sanitasi.

http://international.sindonews.com/r...iun-1429345804

0 0
0
[Masih beloman?] Agresi Seminggu Belum Mempan, Houthi Ledek Saudi Cs
20-04-2015 08:59
Pemboman di Yaman Gencar, Al-Qaeda Raih Kemenangan

Serangan udara hebat pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi berlanjut hari Jumat (17/4) di Yaman, sementara Al-Qaeda meraih kemenangan di bagian timur negara itu.

Koalisi pasukan Sunni pimpinan Arab melancarkan pemboman di beberapa kota, termasuk di ibukota Sana’a, kota kedua terbesar Taiz dan kota pelabuhan Aden di bagian selatan Yaman. Pasukan koalisi menarget pemberontak Houthi-Syiah yang diyakini didukung oleh Iran.

Dalam peringatan Hari Angkatan Bersenjata Nasional Iran, Sabtu (18/4), Presiden Hassan Rouhani mengecam keras kampanye udara Arab Saudi dengan mengatakan, “Arab Saudi menanam benih kebencian di jantung warga di kawasan itu dan cepat atau lambat akan memetik hasilnya”.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif hari Jumat menyampaikan rencana perdamaian Yaman kepada PBB. Rencana itu menyerukan diakhirinya seluruh serangan asing, dimulainya kembali perundingan yang dipimpin oleh Yaman dan pembentukan pemerintah nasional bersatu.

Al-Qaeda memanfaatkan kekacauan di Yaman itu dengan memperkuat pertahanannya di Yaman Timur. Para pejuang Al-Qaeda hari Jumat merebut sebuah kamp militer penting di Mukallah, ibukota propinsi Hadramaud. Beberapa pejabat mengatakan mereka merebut tank, peluncur roket dan senjata-senjata ringan.

Presiden Amerika Barack Obama hari Jumat berbicara melalui telfon dengan Raja Arab Saudi Salman. Gedung Putih mengatakan kedua pemimpin sepakat perlunya solusi politik bagi Yaman yang akan difasilitasi oleh PBB.

http://www.voaindonesia.com/content/...n/2724905.html

0 0
0
[Masih beloman?] Agresi Seminggu Belum Mempan, Houthi Ledek Saudi Cs
20-04-2015 09:03
Quote:Original Posted By aga377
AS Tuduh Iran Kirim Kapal Bersenjata ke Yaman

WASHINGTON - Para pejabat pertahanan Amerika Serikat (AS) menuduh Iran mengirim tujuh hingga sembilan kapal yang beberapa di antaranya dilengkapi dengan senjata ke Yaman. Mereka khawatir konflik di Yaman akan memicu konfrontasi antara Arab Saudi dan Iran.

Menurut pejabat AS itu, kapal-kapal Iran berpotensi memasok senjata ke pemberontak Houthi Yaman. Laporan dari pejabat AS ini muncul di tengah agresi Koalisi Teluk pimpinan Saudi terhadap Houthi di Yaman yang telah berlangsung tiga minggu.

Menurut IB Times, Sabtu (18/4/2015), belum jelas apakah kapal-kapal Iran itu sampai ke pelabuhan di Yaman atau tidak, mengingat wilayah perairan di sekitar Yaman sudah diblokade Koalisi Teluk.

Juru bicara Komando Pusat AS, Kolonel Pat Ryder, mengatakan, meskipun AS mendukung dan membantu agresi Koalisi Teluk terhadap Houthi di Yaman, namun AS tidak terlibat dalam blokade di Laut Yaman.

Menurutnya, Angkatan Laut AS, pernah memantau kapal berbendera Panama yang berlayar di Laut Merah pada 1 April 2015, yang dicurigai membawa senjata ilegal untuk milisi Houthi Yaman.

Meskipun Saudi menegaskan tidak akan berperang dengan Iran, para pejabat AS tetap khawatir Angkatan Laut Iran dan Arab Saudi bisa terlibat konfrontasi dan kedua negara bisa terlibat perang proxy.

”Kami membantu Saudi untuk melindungi wilayah mereka sendiri dan untuk melakukan operasi yang dirancang untuk memimpin (operasi militer) yang akhirnya membawa penyelesaian konflik Yaman secara politik,” kata Menteri Pertahanan AS, Ashton Carter.

Iran belum menanggapi tuduhan para pejabat AS itu soal pengiriman kapal bersenjata ke arah Yaman. Iran sebelumnya mengerahkan kapal perang yang mendekati perairan Yaman, namun Iran kala itu berdalih misi kapal perang itu untuk menyelamatkan rute kepentingan Iran di Laut Merah dari ancaman perompak.

http://international.sindonews.com/r...man-1429355960



wah bisa gawat tuh... kedua negara masing2 di backup dgn negara2 tangguh di belakangnya.... Arab Saudi dengan USA dan NATO, lalu Iran dengan Rusia yang nekat.... bisa2 konflik Tim teng ini bisa menjadi pemicu perang yang lebih besar lagi.

0 0
0
[Masih beloman?] Agresi Seminggu Belum Mempan, Houthi Ledek Saudi Cs
20-04-2015 09:12
Quote:Original Posted By calixtahuaca


wah bisa gawat tuh... kedua negara masing2 di backup dgn negara2 tangguh di belakangnya.... Arab Saudi dengan USA dan NATO, lalu Iran dengan Rusia yang nekat.... bisa2 konflik Tim teng ini bisa menjadi pemicu perang yang lebih besar lagi.



yoi, bisa jadi makin seru emoticon-Big Grin
Tapi lom tentu juga, soalnya iran ga terang2an mengakui bantuan ke houthi, dan kecil juga kemungkinan iran mau ngaku... kan kalo dia ngaku malah bisa terang2an perang antar negara emoticon-Big Grin


Diubah oleh aga377
0 0
0
[Masih beloman?] Agresi Seminggu Belum Mempan, Houthi Ledek Saudi Cs
20-04-2015 10:22
Quote:Original Posted By aga377


yoi, bisa jadi makin seru emoticon-Big Grin
Tapi lom tentu juga, soalnya iran ga terang2an mengakui bantuan ke houthi, dan kecil juga kemungkinan iran mau ngaku... kan kalo dia ngaku malah bisa terang2an perang antar negara emoticon-Big Grin




yang jadi masalah kan Iran suka mancing2.. liat aja kapal2 laut mereka terang2ngan pengen masuk ke perairan Yaman.. bahayanya kan ntar kalo armada koalisi Arab ada yang gak sabar ntar tu kapal gak sengaja di rudal kan bisa berabe masalahnya....

0 0
0
Halaman 7 dari 8
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia