News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1252
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/528435c659cb171471000001/warga-rusun-the-green-pramuka-adukan-pengelola-pengembang-ke-dpd-ri
UPDATED 2 MEI 2015 UPDATED 1 Maret 2016 u/ Pemerasan dan Penindasan DAPAT DILIHAT DI POST #4 Perihal warga Apartemen / Apartement Green Pramuka City Warga Green Pramuka Tolak Penaikan Biaya Dekorasi Dan Pemeliharaan Bisnis.com, JAKARTA — Perhimpunan Warga Rumah Susun (PWRS) Green Pramuka menolak penaikan 15 komponen biaya pemasangan dekorasi maupun biaya pemeliharaan yang diduga dilakukan pengel
Lapor Hansip
14-11-2013 09:30

Warga Rusun Apartemen / Apartment “The Green Pramuka City” MENOLAK Ketidakadilan

Past Hot Thread
UPDATED 29 Juni 2016
UPDATED 29 Juni 2016 u/ Pemerasan dan Penindasan DAPAT DILIHAT DI POST #4

Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI
Tq jadi HT, kita masih tetap berjuang bersama-sama


Ada Keributan di Parkiran Apartemen Green Pramuka, 2 Orang Diamankan Polisi

Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI
Jumat 06 May 2016, 11:45 WIB

Jakarta - Dua orang diamankan polisi karena terlibat cekcok saat aksi demonstrasi warga di Apartemen Green Pramuka. Dua orang yang diamankan itu adalah warga apartemen dan petugas parkir apartemen.

Kasie Humas Polsek Cempaka Putih, Aiptu Ruslan, mengatakan, cekcok itu terjadi ketika para warga apartemen melakukan aksi demonstrasi mengenai iuran parkir.

"Ada warga rusak palang pintu terus ada sekuriti tukang parkir memukul mobil warga, keduanya sudah dibawa ke Polsek Cempaka Putih," ucap Ruslan saat ditemui di Apartemen Green Pramuka, Jl Jend Ahmad Yani, Jumat (6/5/2016).

Dia juga menjelaskan cekcok ini dipicu karena warga mengaku sudah membayar iuran bulanan namun saat keluar tetap ditagih. Menurut Ruslan aksi demo waga ini tergolong tertib dan kondusif.

"Intinya kejadian itu karena (warga) enggak mau bayar keluar. Jadi Dia (warga) sudah merasa bayar iuran member parkir Rp 200 ribu perbulan tapi keberatan ke pihak pengelola karena ditagih pas keluar dengan tarif per jam nya Rp 4.000," ucapnya.

Hingga pukul 11.00 WIB, aksi ini masih berlangsung di apartemen Green Pramuka. Petugas kepolisian dan keamanan setempat masih terus berjaga-jaga. Belum ada keterangan dari pihak pengelola soal ini.


(rvk/mad)

SUMBER

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Quote:Original Posted By heaven_spot
Kumpulan berita tentang Green Pramuka City saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi D DPRD DKI
1. Jak TV:

2. Beritasatu TV:
,
http://www.beritasatu.tv/news/warga-...y-ke-dprd-dki/
3. Wawancara DPRD:

4. Kompas.com: http://megapolitan.kompas.com/read/2...du.ke.DPRD.DKI
5. Kompas.com: http://megapolitan.kompas.com/read/2...huni.Apartemen
6. Bisnis.com: http://m.bisnis.com/jakarta/read/201...temui-dprd-dki
7. Bisnis.com: http://m.bisnis.com/properti/read/20...amuka-hari-ini

Follow: https://www.facebook.com/wargagreenpramukacity/ dan Twitter @degreenpramuka


Quote:Original Posted By BlueMystere
Kisruh Parkir Green Pramuka City
Pengelola Terapkan Parkir Per Jam

JAKARTA (6/5/2016) - PT Mitra Investama Perdana selaku Badan Pengelola Green Pramuka City menerapkan tarif parkir per jam bagi penghuni yang parkir di lantai dasar dan basement 1 per Kamis, 6 Mei 2016.

Tarif parkir per jam yang dikenakan oleh perusahaaan yang ditunjuk oleh PT Duta Paramindo Sejahtera selaku pelaku pembangunan Green Pramuka City tersebut adalah sebesar Rp 4.000 / jam untuk mobil dan Rp 2.000 / jam untuk sepeda motor.

Padahal penghuni Green Pramuka City telah membayar Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL) sebesar Rp 18.700 per meter persegi (termasuk PPN) dan biaya langganan parkir sebesar Rp. 200.000 / bulan untuk mobil dan Rp 100.000 / bulan untuk sepeda motor.

Badan Pengelola hanya memperbolehkan penghuni Green Pramuka City memakai lahan parkir di basement 2 apabila tidak ingin dikenakan tarif parkir per jam. Padahal, sebelumnya, penghuni bisa parkir dimana saja tanpa tarif parkir per jam.

Dalam sebulan, penghuni Green Pramuka City bisa mengeluarkan sekitar Rp 900.000 per bulan untuk IPL dan parkir. Hal ini jauh lebih mahal dibandingkan rumah susun atau apartemen setara, misal Salemba Residence, Mangga Dua Court, Graha Cempaka Mas, Casablanca East Residence, Casablanca Mansion. Semetara fasilitas Green Pramuka City tidak sebanding dengan fasilitas rumah susun atau apartemen tersebut.

Apabila diasumsikan sehari parkir selama 10 jam saja, maka dalam satu bulan penghuni yang parkir di lantai dasar dan basement 1 bisa terkena tarif Rp 1 juta lebih hanya untuk parkir.

Pemilik dan penghuni Green Pramuka City berharap pelaku pembangunan dan Badan Pengelola dapat menjaga dan meningkatkan nilai investasi Green Pramuka City dengan membuat aturan yang membuat pemilik dan penghuni tenang dan nyaman tinggal di Green Pramuka City.

Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI

Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI

Quote:Original Posted By conquerora
update 6 mei 2016
kisruh parkir berlanjut
Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI

Quote:Original Posted By conquerora
terjadi kisruh, satpam gebrak mobil, 1 warga ditangkap polisi
Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI

Quote:Original Posted By heaven_spot
Satpam Gebrak Mobil Penghuni Rusun/Apartemen Green Pramuka City




Warga Green Pramuka City debat dgn polisi tentang siapa yg harus dibela & siapa yg harus ditangkap



Pers/wartawan JAK TV diintimidasi saat mau meliput Kekeacauan Rusun/Apartemen Green Pramuka City



Quote:Original Posted By heaven_spot
Green pramuka city masuk harian bisns indonesia gan. Page one jika berkenan
Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI

------------------------------------------------------------------------------------------------------
Quote:Original Posted By conquerora
hot nih !! surat pembaca kompas 7 april 2016
sumber twitter #greenpramuka
Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI

Quote:Original Posted By conquerora
bukti ijin cleaning AC Rp. 33.000 di #TheGreenPramuka #greenpramukacity
Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI

------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tolak Keputusan Pengelola, Warga Apartemen Green Pramuka Akan Gunakan Jalur Hukum
Emanuel B. Caesario Rabu, 30/03/2016 00:00 WIB

Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI

Bisnis.com, JAKARTA - Warga penghuni apartemen Green Pramuka City, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, akan menggugat melalui jalur hukum terhadap pihak pengembang dan pengelola apartemen tersebut bila tetap memaksakan sejumlah kebijakan yang tidak ramah pada warga.

Perwakilan Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) Green Pramuka City Muhadkly Acho mengatakan, kebijakan yang ditetapkan oleh PT Mitra Investama Perdana selaku pengelola sudah sangat keterlaluan sehingga tidak dapat lagi diterima warga.

Sejak Jumat (1/4/2016) mendatang, pengelola menaikan iuran pengelolaan lingkungan (IPL) dari RP13.000/ m2/ bulan menjadi Rp16.500/ m2/ bulan di luar PPN, tergolong mahal dibandingkan rata-rata tarif IPL apartemen lainnya di Jakarta. Pengelola pun tidak menunjukkan laporan keuangan pertanggungjawaban atas kebijakan tersebut.

Selain itu, sejak Selasa (5/4/2016) mendatang, penghuni hanya berhak parkir di basement 2, yang kapasitas totalnya hanya sekitar 600-an mobil. Padahal, seluruh unit di empat menara terbangun Green Pramuka mencapai sekitar 4.000 unit. Apabila penghuni parkir di lantai ground dan basement 1 akan dikenakan tarif per jam, yaitu Rp4.000/ jam untuk mobil dan Rp2.000/ jam untuk sepeda motor.

Selama ini, pengelola juga memberlakukan biaya izin fitting out (renovasi) unit kepada pemilik unit yang merenovasi unitnya dengan menggunakan kontraktor non-rekanan pengembang.

Biaya tersebut antara lain servis AC sebesar Rp30.000, pasang kaca Rp50.000, pasang bracket TV Rp200.000, servis furniture Rp750.000, pasang wallpaper full Rp1,5 juta, pengecatan full Rp1,5 juta, pasang batu keramik Rp4 juta, dan sebagainya.

“Ini sudah keterlaluan. Di lihat dari sisi mana pun kebijakan mereka tidak masuk akal. Sabtu nanti kami akan adakan demo akbar untuk menolak kebijakan ini. Kalau masih dipaksakan, kami rencanakan untuk melalui jalur hukum,” katanya kepada Bisnis, Selasa (29/3/2016).

Hingga saat ini, tuturnya, pihak pengembang pun belum memfasilitasi pembentukan P3SRS, sehingga warga terpaksa berinisiatif membentuk P3SRS sendiri. Seturut ketentuan UU 20/2011, pengembang wajib memfasilitasi pembentukan P3SRS paling lambat setahun sejak penyerahan kepada pemilik dan selama setahun itu wajib mengelola rumah susun.

Akan tetapi, setelah tiga tahun P3SRS bentukan warga tetap tidak diakui. Sementara itu, tuturnya, izin pengelolaan oleh PT Mitra Investama Perdana patut diragukan sebab sudah mengelola lebih dari satu tahun.

“Kami akan minta legalisasi ke PTUN atas P3SRS dan sebaliknya menuntut pengelola sekarang untuk pertanggungjawabkan izin pengelolaannya,” katanya.

Hingga saat ini, warga belum memiliki sertifikat kepemilikan satuan rumah susun, tetapi pihak pengelola sudah memungut Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dari warga tanpa adanya Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) dari Kantor Pelayanan Pajak.

“Banyak sekali yang dilanggar, antara lain UU PBB. Dulu kita juga dijanjikan 80% ruang terbuka, tapi nyatanya tidak ada, artinya dia langgar UU Perlindungan Konsumen. Sekarang kita dipaksa pakai kontraktor mereka untuk fitting out, itu juga langgar UU Anti Monopoli,” katanya.

Editor : Andhika Anggoro Wening

SUMBER

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Perihal warga Apartemen / Apartement Green Pramuka City
Warga Green Pramuka Tolak Penaikan Biaya Dekorasi Dan Pemeliharaan

Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI

Bisnis.com, JAKARTA — Perhimpunan Warga Rumah Susun (PWRS) Green Pramuka menolak penaikan 15 komponen biaya pemasangan dekorasi maupun biaya pemeliharaan yang diduga dilakukan pengelola rusun tersebut secara sepihak, dengan melakukan aksi damai pada hari ini, Sabtu (20/2/2015).

Ketua PWRS Green Pramuka Dion Achilles mengatakan pihaknya menolak penaikan harga yang dilakukan secara semena-mena oleh pihak manajemen dalam komponen biaya dekorasi maupun pemeliharaan. Selain itu, PWRS juga mendesak pengelolaan iuran yang dibayarkan penghuni dilakukan secara terbuka.

Sekitar pukul 09.00, puluhan penghuni melakukan aksi unjuk rasa damai memprotes penaikan biaya untuk melakukan dekorasi unit yang dinaikkan pada Januari 2015. Mereka melakukan orasi secara bergantian, untuk menolak aturan tersebut.

Selain penambahan biaya dekorasi (fitting out), PWRS juga menolak penaikan biaya pengelolaan yang akan dinaikkan pada Maret tersebut. Perhimpunan itu menyatakan pihaknya menolak penaikan biaya semena-mena tanpa melibatkan partisipasi warga.

“Tolak kenaikan iuran,” demikian protes warga dalam aksi tersebut.

Dalam surat bernomor IM.057RI/PM-MIP/I/15, Manajer Properti PT Mitra Investama Perdana Johannes Efaldus mengatakan pengelola gedung memutuskan untuk menaikkan harga sehubungan dengan adanya evaluasi atau penertiban terhadap aktivitas dekorasi. Dalam daftar biaya, sedikitnya terdapat 15 komponen yang rincian harganya berbeda jika kontraktor bekerja sama dengan pihak pengelola dalam per harinya. Harga berbeda diterapkan pada kontraktor lepas atau yang tak memiliki kerja sama dengan pengelola.

Komponen itu adalah pemasangan kertas pelapis tembok, parkit, aplikasi dapur, pemanas air, pengatur suhu, relokasi MATV (sistem siaran multikanal), pemasangan briket TV, kipas angin, cermin, relokasi pendeteksi api, furnitur, pengecatan, instalasi listrik, renovasi dan tenaga kerja. Biaya paling tinggi untuk kontraktor lepas adalah untuk pemasangan perlengkapan dapur yakni Rp2,5 juta per hari. Sedangkan biaya kontraktor yang bermitra adalah Rp350.000

Dalam surat lainnya bernomor 053/MIP-BP/I/2015, PT Mitra Investama Perdana menaikkan biaya pemeliharaan meningkat menjadi Rp13.000/ bulan/meter persegi dari sebelumnya Rp9.000/bulan/meter persegi. Sedangkan dana cadangan untuk perbaikan—sinking fund—Rp500/bulan/meter persegi, tak mengalami perubahan.

Green Pramuka adalah apartemen yang dibangun oleh PT Duta Paramindo Sejahtera. Saat ini sedikitnya sudah terdapat empat bangunan apartemen yang sudah berdiri dan keempatnya sudah didiami. Aksi damai untuk memprotes peraturan manajemen itu dilakukan setiap Sabtu.

SUMBER

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Berlanjut ke POST #3
Diubah oleh Death King
0
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 14 dari 64
Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI
04-04-2015 22:49
Tahu gini beli rumah aja. Gpp jauh dikit asal deket stasiun kereta. Sumpah nyesel bgt beli rusun green pramuka
0 0
0
Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI
04-04-2015 23:17
tetap semangat gan, lawan kesewenang wenangan, dripada apartemen/ rusun klo ane lebih milih landed, kebetulan dpet tipe cluster n bisa kpr, rada ke pinggiran kota sih coz nyari yg di pusat udh ga terjangkau
0 0
0
Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI
04-04-2015 23:48
Udah semua gan. Mereka berani bayar polisi. Tiap kita demo aja satpamnya segambreng gini.

Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI

Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI

Quote:Original Posted By chekydoll
niat amat gan bikin ginian..
aduin kek ke kompas, surat pembaca, ylki, brti, rumah pengaduan, dll.
Diubah oleh heaven_spot
0 0
0
Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI
05-04-2015 00:36
so let me sum it up, in case ada yg mo beli atau udah beli rusun green pramuka, just found out if the list worthed to asked to the salesman, CS atau marketing, tanyain aja hal2 berikut:

1. sertifikat
kapan jadinya? setelah 17 tower selesai, Iyee trus pas tower ke 16 ntar ngaku bangkrut, kabur keluar negeri, 20 taun lagi balik rebut kembali deh tuh rusun, pinteeerr yeee..

2. tarif IPL / maintenance
kok seenak jidat nentuin tarif, naikin tarif, tanpa ada laporan keuangan, tanpa kejelasan kemana duid pergi, ini rumah gw kenapa lu yg ngatur

3. tarif parkir
ngapa gw musti bayar parkir di rumah sendiri? apanya yg dibayar? kan udh masuk IPL! apa? musti bayar 200rb perbulan tp tetep dikenain biaya jam2an di jam 08.00-19.00? cakep.. pinter, semua di duitin gaya preman, rumah2 gw ** SENSOR **!!

4. yg paling aneh, biaya ijin renovasi
mo pasang furniture? mo desain interior? pasang AC, TV, Lemari... urus ijin di pengelola, suruh bayar sejumlah uang per item per pekerjaan per hari!
misal pasang kitchen set 2jt perhari, pasang lemari 1jt perhari, byar ga ribet ambil paket renovasi 30 juta!
ga mau bayar? pakailah mitra interior resmi karna ijin keluar dr mitra interior, bangsaaatt... rumah2 gw kenapa ijinnya dr toko? yg ngelola toko atau pengelola?
jadi ceritanya si pengelola netapin mitra toko interior macam rekanan lah, bayar deposit 200 juta, si mitra juga pengen jaminan supaya penghuni larinya ke mereka, jd dibikin kongkalingkong supaya ijin keluarnya dr mereka.
nekad ga pake ijin? security slalu patroli tiap unit, jika ketauan kerja renov tanpa ijin, barang2 di sita, dirampas! ! tanpa ampun listrik dan aer di matiin!!
mo ngelawan? bakal di jadiin tersangka luh!!
0 0
0
Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI
05-04-2015 09:04
Quote:Original Posted By heaven_spot
Tersandera di rumah sendiri. Nyesel ane. Bener2 nyesel beli rusun di green pramuka.
Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI


Makanya agak kurang tepat nembak pengelola. Mereka kan cuma operator, yang ngatur ya developer. Pengelola sekarang ditunjuk dan bertanggung jawab ke developer kan?
Ada yang tau pengelola sekarang yang punya siapa? Curiga jangan-jangan yang punya orang developer juga.

Masalahnya sekarang tidak ada akses komunikasi bagi warga untuk komunikasi dalam pembentukan P3SRS. Asal masalah ini terpecahkan bisa cepet pembentukan P3SRS buat jadi semacam RT/RW bagi warga.

Berkaca dari kasus apartemen lain, bisa-bisa tau-tau ada P3SRS rekayasa bentukan developer.
0 0
0
Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI
05-04-2015 13:58
Quote:Original Posted By lordlugo
Berkaca dari kasus apartemen lain, bisa-bisa tau-tau ada P3SRS rekayasa bentukan developer.


Itu yg saya takutin. Tiba2 udah kebentuk aja tuh P3SRS tanpa kita tahu proses musyawarahnya kayak gimana. Indikasinya P3SRS aspal: Tarif IPL tetep mahal, parkir tetep mahal, dan pungutan2 lain
0 0
0
Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI
05-04-2015 14:07
Quote:Original Posted By heaven_spot


Itu yg saya takutin. Tiba2 udah kebentuk aja tuh P3SRS tanpa kita tahu proses musyawarahnya kayak gimana. Indikasinya P3SRS aspal: Tarif IPL tetep mahal, parkir tetep mahal, dan pungutan2 lain


dan indikasi lain: bermunculan account2 twitter palsu dan sebelumnya mati suri, tau2 muncul ngaku2 penghuni dan memfitnah orang2 yang protes pengelola/pengembang.
bandingin gaya bahasanya dengan account cs pengelola. dikejar keterkaitannya dengan pengelola/pengembang pada ngelak.
0 0
0
Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI
09-04-2015 19:17
Sama pastiin status tanahnya. Di Green Pramuka tanahnya tuh cuma hak pakai lahan bukan hak milik. Developer gak modal beli lahan. Mereka hanya NYEWA. 50 tahun lagi semua aset ini harus diserahkan ke angkasa pura. Terserah angkasa pura mau dirubuhin atau diapain.

Quote:Original Posted By conquerora
so let me sum it up, in case ada yg mo beli atau udah beli rusun green pramuka, just found out if the list worthed to asked to the salesman, CS atau marketing, tanyain aja hal2 berikut:

1. sertifikat
kapan jadinya? setelah 17 tower selesai, Iyee trus pas tower ke 16 ntar ngaku bangkrut, kabur keluar negeri, 20 taun lagi balik rebut kembali deh tuh rusun, pinteeerr yeee..

2. tarif IPL / maintenance
kok seenak jidat nentuin tarif, naikin tarif, tanpa ada laporan keuangan, tanpa kejelasan kemana duid pergi, ini rumah gw kenapa lu yg ngatur

3. tarif parkir
ngapa gw musti bayar parkir di rumah sendiri? apanya yg dibayar? kan udh masuk IPL! apa? musti bayar 200rb perbulan tp tetep dikenain biaya jam2an di jam 08.00-19.00? cakep.. pinter, semua di duitin gaya preman, rumah2 gw ** SENSOR **!!

4. yg paling aneh, biaya ijin renovasi
mo pasang furniture? mo desain interior? pasang AC, TV, Lemari... urus ijin di pengelola, suruh bayar sejumlah uang per item per pekerjaan per hari!
misal pasang kitchen set 2jt perhari, pasang lemari 1jt perhari, byar ga ribet ambil paket renovasi 30 juta!
ga mau bayar? pakailah mitra interior resmi karna ijin keluar dr mitra interior, bangsaaatt... rumah2 gw kenapa ijinnya dr toko? yg ngelola toko atau pengelola?
jadi ceritanya si pengelola netapin mitra toko interior macam rekanan lah, bayar deposit 200 juta, si mitra juga pengen jaminan supaya penghuni larinya ke mereka, jd dibikin kongkalingkong supaya ijin keluarnya dr mereka.
nekad ga pake ijin? security slalu patroli tiap unit, jika ketauan kerja renov tanpa ijin, barang2 di sita, dirampas! ! tanpa ampun listrik dan aer di matiin!!
mo ngelawan? bakal di jadiin tersangka luh!!
0 0
0
Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI
09-04-2015 19:20
Amiin
0 0
0
Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI
09-04-2015 19:20
Amiin
0 0
0
Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI
09-04-2015 19:26
Permasalahannya udah banyak gan di green pramuka ini..
0 0
0
Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI
09-04-2015 21:33
Wew... sempet naksir berat green pramuka...
untung baca dulu... makasih gan...
emoticon-Angkat Beer
0 0
0
Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI
10-04-2015 19:35
Pantau aja terus gan kalo mau beli properti di sini. Hati2 Quote:Original Posted By ikanebo
Wew... sempet naksir berat green pramuka...
untung baca dulu... makasih gan...
emoticon-Angkat Beer
0 0
0
Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI
12-04-2015 17:10
MENGERIKAAAN!!

4 orang warga kini mendekam di bui, di tahan polisi, luntang lantung keluarga, penghasilan dan pekerjaannya akibat memperjuangkan haknya.

sedih.... shock.. dan takut.. ane pribadi takut banget..

sudahlah.. ane ga bisa berkata2 lagi..
0 0
0
Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI
13-04-2015 15:12
semoga urusan ini bisa segera clear yah emoticon-Embarrassment
0 0
0
Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI
13-04-2015 18:17
up..up..
0 0
0
Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI
14-04-2015 11:08
True story di rusun #greenpramuka
Diubah oleh heaven_spot
0 0
0
Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI
15-04-2015 21:57
gan itu seriusan orang yang protes dijadikan tersangka oleh pengelola?
0 0
0
Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI
16-04-2015 06:53
Quote:Original Posted By kelincikelinci
gan itu seriusan orang yang protes dijadikan tersangka oleh pengelola?


Serius. Bingung kan? Ini kenyataan. Pembelinya sendiri dijadiin tersangka
Diubah oleh heaven_spot
0 0
0
Warga Rusun “The Green Pramuka” Adukan Pengelola/Pengembang Ke DPD RI
16-04-2015 07:18
Bagaimana kelanjutan perjuangan gan?
Diubah oleh heaven_spot
0 0
0
Halaman 14 dari 64
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia