Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
645
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/54f74380118b46d3488b456f/menjual-diri-di-ibukota
Mudah-mudahan gak repost gan Gak nyangka HT pertama ane :mewek :mewek :mewek Bangga kerja di Jakarta? Udah Dapetin Semua kebahagiaan yang lo cari? Banyak yang bilang kerja di Jakarta itu ind
Lapor Hansip
05-03-2015 00:40

Menjual Diri Di Ibukota

Past Hot Thread

Menjual Diri Di Ibukota

Mudah-mudahan gak repost gan

Gak nyangka HT pertama ane
emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek
Menjual Diri Di Ibukota


Quote:

Menjual Diri Di Ibukota

Bangga kerja di Jakarta? Udah Dapetin Semua kebahagiaan yang lo cari?

Banyak yang bilang kerja di Jakarta itu indah. Semua mimpi yang lo punya bisa diraih di sini. Lo akan menjadi besar ketika lo hidup di Jakarta. Tapi nyatanya? semua itu gak semudah ngebalikin telapak tangan, bahkan gak semudah mencari jarum di tumpukan jerami. Meskipun masih banyak orang yang mempertaruhkan hidupnya, baik itu waktu, masa depan hingga kebahagiaannya. Satu pertanyaan besar, apa yang kita cari di kota sebesar ini? Apakah kita harus menjual diri kita layaknya seorang pelacur yang rela dijamah hanya demi seutas materi?


Quote:
Quote:
Yang Lo Lihat Hanya Materi

Menjual Diri Di Ibukota


Banyak orang yang berfikir materi adalah segalanya agar lo bisa hidup di Jakarta. Lo akan mati dan gak pernah dianggap jika lo gak punya materi. Lo bisa beli kebahagiaan dari materi. Oke, harus kita akui. Ketika sebuah pilihan antara “lo mau bahagia tapi miskin” atau “lo mau bahagia tapi kaya”, mana yang lo pilih? menjadi kaya dan bahagia adalah semua impian orang. Lantas apa yang harus kita lakuin demi “menjadi kaya”? Yup, bekerja dengan keras hingga di luar akal sehat demi mendapatkan materi yang lo inginkan. Namun hanya karena materi, lo membuang waktu lo. Lo jadi lupa apa yang sebenernya lo inginkan, yaitu menjadi bahagia. Sehingga banyak orang yang lupa tujuan awal hidupnya, bahagia.


Quote:
Quote:
Lo Lupa Akan Harta Lo Yang Sesungguhnya, Orang Tercinta

Menjual Diri Di Ibukota


Berangkat gelap, pulang gelap. Seakan-akan jadi rutinitas semua orang yang menjual dirinya ke dunia materi. Demi apa? demi segenggam harta yang terus ingin ditumpuk agar nantinya bisa lo nikmati, dan juga dinikmati oleh orang tercinta lo. Nyatanya rutinitas yang lo lakuin ini gak pernah ada abisnya, bahkan sampe akhir hayat lo. Apa lo yakin ketika lo mendapat posisi tertinggi di perusahaan yang lo pimpin, akan memberikan waktu leluasa lo buat mereka yang selalu sayang sama lo?Waktu demi waktu habis percuma saat lo bekerja, hingga lo kehabisan waktu buat berkumpul, tertawa, bermain hingga menangis bersama mereka. Sungguh menyedihkan saat lo menyadarinya.


Quote:
Quote:
Usaha Lo VS Kapitalisme

Menjual Diri Di Ibukota


Ketika kita berusaha untuk melakukan segala yang terbaik untuk perusahaan, karena lo takut kalo suatu saat lo akan ditendang, dan lo juga takut persaingan yang semakin ketat membuat perusahaan dengan mudah mencari pengganti lo, yang mengantri panjang. Akhirnya lo menurunkan harga kerja keras lo demi menyambung hidup dan bertahan di perusahaan yang lo inginkan. Yup, kita udah menjadi budak kapitalisme di mana kita pun hanya mengangguk apapun yang diinginkan majikan, yaitu perusahaan.


Quote:
Quote:
Gak Punya Keberanian, Terkubur Dengan Zona Aman

Menjual Diri Di Ibukota


Berada di zona aman emang enak. Lo gak perlu ribet dan mengambil resiko yang besar tentunya ketika berada di sana. Lo takut kalah, dan lo takut kehilangan materi yang berujung dengan kehilangan hidup lo. Mengambil resiko terdengar asing oleh beberapa manusia yang takut tenggelam. Kegagalan apa yang akan lo dapatkan nanti tampak terasa menjadi ancaman buat lo. Namun lebih baik gagal karena mencoba dibanding gagal karena hanya diam bukan?


Quote:
Quote:
Apakah Ini Semua Hanya Demi Popularitas Belaka?

Menjual Diri Di Ibukota


Menyedihkan memang, terlebih lo membuang semua waktu lo demi mendapatkan sebuah pengakuan dari orang lain, pesaing lo, rekan lo, bahkan keluarga lo. Diibaratkan media sosial, lo rela meng-upload kehidupan pribadi lo hanya demi puluhan like atau love. Semua orang ingin menjadi selebritis, tapi bukan berarti lo harus menjual diri.


Saatnya kita berpikir kembali apa yang sebenarnya kita inginkan dalam hidup ini, kebahagiaan yang sederhana, di mana kita melihat orang tercinta kita selalu tersenyum dan bahagia, membuat mereka tertawa tanpa harus menyodorkan karung emas di hadapannya, karena gak cuman uang yang bisa membayar kebahagiaan, tetapi juga waktu.

Artikel ini terinspirasi tulisan “Menjadi Tua Di Jakarta” dari Seno Gumira Ajidarma
“Alangkah mengerikannya menjadi tua dengan kenangan masa muda yang hanya berisi kemacetan jalan, ketakutan datang terlambat ke kantor, tugas-tugas rutin yang tidak menggugah semangat, dan kehidupan seperti mesin, yang hanya akan berakhir dengan pensiun tidak seberapa”

SUMUR
Diubah oleh jon.lennon
0
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 14 dari 33
Menjual Diri Di Ibukota
05-03-2015 15:12
nyentil banget gan... 4 tahun ane di jakarta dan kayaknya belum dapet apa yang ane pengen.. emoticon-Berduka (S)
0 0
0
Menjual Diri Di Ibukota
05-03-2015 15:13
ane lahir di jakarta, tinggal di kota sebelahnya (tangerang), kerja di jakarta, kuliah di jakarta.
agak kasar juga sih ya judul trit ente, tapi emang realitanya begitu.
individualis di jakarta tuh kontras banget bray.
tapi ya ane gak terlalu ambil pusing, ane menganggap kota jakarta tuh sebagai tempat mempersiapkan diri, kenapa?
kerasnya jakarta, panasnya, macetnya, bla..bla..bla..nya beuuh, jakarta tuh pantesnya buat tempat menempa mental.
0 0
0
Menjual Diri Di Ibukota
05-03-2015 15:14
bener gan, waktu kita abis buat dijalan klo dijakarta mah. pergi pagi abis subuh, pulang udah tengah mlm trs tidur, besok mesti bangun pagi lagi. gak ada wktu buat keluarga. Skrg ane dah didaerah, ketempat kerja cmn 5 menit,. klo istirahat suka pulng kerumah. Makan siang bareng keluarga. nikmat banget. bener2 kehidupan dah emoticon-Ngakak (S)
0 0
0
Menjual Diri Di Ibukota
05-03-2015 15:14
Lo Lupa Akan Harta Lo Yang Sesungguhnya, Orang Tercinta"

Ini bener banget
0 0
0
Menjual Diri Di Ibukota
05-03-2015 15:16
yang dibilang ama Seno Gumira bener banget gan, jangan sampe kenangan masa muda itu cuma kemacetan, takut telat di kantor, kerja kayak mesin dan nanti ketika pensiun gak seberapa penghasilannya. semoga kita gak akan mengalami itu
0 0
0
Menjual Diri Di Ibukota
05-03-2015 15:16
ane setuju sm TS.

sebenarnya mau dimana saja kerjanya, baik wiraswasta, swasta, pns, yang jelas.. kita tu musti makan kan? musti hidup.. kita butuh duit, duit bisa bikin nggk lapar, nggak kedinginan, nggak kepanasan, nggak gaptek, dll

tapi.. yang kita cari sebenarnya adalah kebahagiaan, nah.. menurut saya, duit nggak bisa bikin kita bahagia

bahagia itu, perasaan yang hanya bisa timbul, dan dirasakan, jika kita dengan orang lain, orang yang kita cintai, orang yang kita kasih i.. mau miskin, kaya, kalian akan tetap bahagia jika menyadari ini.
0 0
0
Menjual Diri Di Ibukota
05-03-2015 15:16
menurut ane kalo mau buka usaha di jakarta susah gan
pesaingnya udah terlalu banyak
mau jd bos susah gan, palingan jd pegawai
0 0
0
Menjual Diri Di Ibukota
05-03-2015 15:17
Diotaknya cuma lembur dan lembur kek gue emoticon-Hammer2
mau gmn lagi namanya juga lagi Usaha
0 0
0
Menjual Diri Di Ibukota
05-03-2015 15:17
bener banget gan.. kalo kata alm kakek ane:
"kalo mau jualan, jualan apa aja yg penting halal n jgn jual diri"
0 0
0
Menjual Diri Di Ibukota
05-03-2015 15:17
Menjual Diri dengan Alasan kurang biaya sih masih bisa diterima, walaupun harusnya bisa kerja.
Tapi menjual Diri dengan Alasan konsumerisme hedonis semata ya sangat ga bisa diterima lah
0 0
0
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 03
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 03
Menjual Diri Di Ibukota
05-03-2015 15:18
Di kota kecil aja yang penting bahagia
0 0
0
Menjual Diri Di Ibukota
05-03-2015 15:18
Quote:Original Posted By the.mata.ikan


Betul jg ente, kanebo kering memang keras. emoticon-Ngakak


hahaha......pmkiran nte istimewe gan..
0 0
0
Menjual Diri Di Ibukota
05-03-2015 15:19
bisa dibilang gw baru di Jakarta, barangkali 3 tahunan deh, gw kerja di mari juga di panggil oleh perusahaan MIGAS, di daerah ane mana ada perusahaan MIGAS sesuai dengan jenjang pendidikan ane. Di Jakarta gw juga bisnis, dan bisnis gw juga lancarnya justru di Jakarta, sebab impor barang paling cepat di Jakarta. Coba bayangkan kalau gw di daerah impor barang? mau nyampe berapa lama?
Client2 gw juga di Jakarta, sekarang kalau mau ngumpat, pemerintahan kita yang pilih kasih melakukan perkembangan di daerah, kenapa semua nya sentralisasi di Jakarta, lu pikir deh? Ekpor barang harus lewat Jakarta, Impor barang lewat Jakarta lagi......................kalau gw mau bikin bisnis MIGAS pun harus lewat Jakarta lagi,ngurusin API aja harus ke Jakarta kenapa tidak bisa didaerah, lu pikir deh....
Diubah oleh budh1
0 0
0
Menjual Diri Di Ibukota
05-03-2015 15:24
ane lebih suka hidup sederhana di kota kecil tempat tinggal ane gan emoticon-Malu (S)
0 0
0
Menjual Diri Di Ibukota
05-03-2015 15:24
setuju gan emoticon-Blue Guy Peace
0 0
0
Menjual Diri Di Ibukota
05-03-2015 15:24
mending kerja didaerah lain aja...
0 0
0
Menjual Diri Di Ibukota
05-03-2015 15:25
Dibawa santai aj gan klo di jkarta... Tp klo mw krja nyambil usaha enak kok di jkt... Konsumtif smua dimari
0 0
0
Menjual Diri Di Ibukota
05-03-2015 15:25
Membuka pikiran nih..
0 0
0
Halaman 14 dari 33
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia