Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
404
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/53d7302614088d8e348b4571/12-perbedaan-sistem-pendidikan-indonesia-amp-finlandia--meme-update
:iloveindonesiasTHREAD PERTAMA ANE GAN:iloveindonesias Kualitas pendidikan di Indonesia yang kini kian memprihatinkan, cukup membuat kita sesak dada dan tak habis pikir, apa yang salah sebenarnya dengan sistem pendidikan kita. Mari kita bandingkan dengan Finlandia, negara dengan sistem pendidikan yang jauh lebih baik dari Indonesia. apa sebenarnya yang berbeda? Finlandia : Anak-anak baru bersekola
Lapor Hansip
29-07-2014 12:24

12 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia & Finlandia + MEME [UPDATE]

Quote:
emoticon-I Love Indonesia (S)THREAD PERTAMA ANE GANemoticon-I Love Indonesia (S)


12 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia & Finlandia + MEME [UPDATE]


Quote:
Kata Mutiara

Kualitas pendidikan di Indonesia yang kini kian memprihatinkan, cukup membuat kita sesak dada dan tak habis pikir, apa yang salah sebenarnya dengan sistem pendidikan kita.

Mari kita bandingkan dengan Finlandia, negara dengan sistem pendidikan yang jauh lebih baik dari Indonesia. apa sebenarnya yang berbeda?




Quote:Original Posted By SATU

Finlandia : Anak-anak baru bersekolah setelah mereka berusia 7 tahun.

Indonesia : ada playgroup, TK A, TK B, bahkan sebelum umur 3 tahun pun sudah ada yang ‘menyekolahkan’ anaknya, meskipun memang cuma satu jam dengan tujuan anaknya bersosialisasi. Masalahnya lagi, untuk masuk SD pun sekarang anak-anak DIHARUSKAN sudah bisa membaca. Ada tes masuknya. Jadi ingat percakapan ibu-ibu di commuter line yang curhat soal hal ini. Yang stres bukan cuma anaknya. Orang tuanya lebih lagi.




Quote:Original Posted By DUA

PR


Finlandia : sebelum mencapai usia remaja, anak-anak ini jarang sekali diminta mengerjakan pekerjaan rumah DAN tidak pernah disuruh mengikuti ujian.

Indonesia : TK pun sekarang sudah punya pekerjaan rumah, meskipun cuma sekedar menebalkan garis dan menulis angka.




Quote:Original Posted By TIGA

Finlandia : hanya ada satu tes yang wajib diikuti oleh pelajar, dan saat itu mereka berusia 16 tahun.

Indonesia :like I mentioned before, masuk SD pun ada tesnya. Terutama SD favorit.




Quote:Original Posted By EMPAT

Kemampuan Yang Disamakan


Finlandia : sekolah tidak membedakan anak yang pintar dan kurang pintar. Seluruhnya ditempatkan di dalam ruang kelas yang sama.

Indonesia : ada beberapa sekolah yang memberlakukan pembagian kelas berdasarkan tingkat intelegensia anak. Contoh : peringkat 1-10 masuk ke kelas A, 11-20 kelas B, dst.




Quote:Original Posted By LIMA

Finlandia : Kesenjangan antara murid terpintar dan murid paling tidak pintar di Finlandia adalah yang terkecil di dunia. Artinya, murid paling tidak pintar pun masih terhitung pintar.

Indonesia : kesenjangan begitu terlihat, banyak siswa pintar, yang kurang pun banyak.




Quote:Original Posted By ENAM

Finlandia : Setiap guru hanya menghabiskan waktu 4 jam sehari di kelas dan punya waktu 2 jam per minggu yang didedikasikan untuk ‘professional development’.

Indonesia : para guru di Indonesia yang bisa mengajar mulai jam 7 pagi sampai jam 3 sore non stop. Imagine how tired they are




Quote:Original Posted By TUJUH

Finlandia : Jumlah guru yang dimiliki oleh Finlandia sama dengan jumlah guru di New York, namun jumlah murid yang ditangani jauh lebih sedikit.

Indonesia : Jumlah guru dibandingkan murid sangat jauh, dalam 1 kelas biasa terdapat 35 murid, dan 1 guru.




Quote:Original Posted By DELAPAN

Finlandia : Seluruh sistem pendidikan didanai oleh negara. Gratis total.

Indonesia : meskipun sudah ada beberapa wilayah yang menetapkan pendidikan gratis, masih banyak pungutan2 yg harus dibayar siswa kepada sekolah, seperti uang Lab computer, Lab bahasa, dll.




Quote:Original Posted By SEMBILAN

Finlandia : Seluruh guru harus memiliki gelar Master/S2 yang didanai seluruhnya oleh pemerintah.

Indonesia : guru harus mencari biaya untuk melanjutkan pendidikan sendiri, tak ada bantuan pemerintah kepada semua guru.




Quote:Original Posted By SEPULUH

Finlandia : Kurikulum nasional hanya berlaku umum. Setiap guru (sepertinya) diberikan kebebasan mengembangkan metode pengajarannya.

Indonesia : Guru WAJIB mengikuti kurikulum dari pemerintah yang HAMPIR setiap 5 tahun berubah-ubah.




Quote:Original Posted By SEBELAS

Gelar


Finlandia :yang menjadi guru hanyalah yang merupakan 10 lulusan teratas di universitas.

Indonesia : para lulusan terbaik berprofesi sebagai apa ya? Dokter, pengacara, direktur, investasi dan saham, pegawai Pajak?




Quote:Original Posted By DUA BELAS

Finlandia : Status guru di masyarakat setara dengan status pengacara dan dokter. Katanya, kalau masuk ruang kelas di Finlandia, trus murid-muridnya ditanya, Siapa yang bercita-cita jadi guru? Seperempat nya akan mengangkat tangan.

Indonesia : Status guru ( apalagi non-pns) masih sering diremehkan, & dianggap pekerjaan yang kurang mencukupi kebutuhan hidup.




Quote:

Sudah jelas sekalikan yang jadi pembedanya dan mungkin produk dari pendidikannya. Thread ini dibuat bukan untuk menjelek-jelekan pendidikan di Indonesia, namun hanya sebagai informasi untuk agan bahwa ada yang salah dari sistim kita. Semoga dapat tersampaiakan pada pemerintahan kita yang baru terutama Menteri Pendidikan kita.

Menteri Kita Yang Baru
Yang Lama



Sumber

Penutup Gan


Diubah oleh ka.be.ka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
4iinch dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 16 dari 21
12 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia & Finlandia + MEME [UPDATE]
02-03-2015 19:50
iya betul jga gan. sistem kita yang salah
0 0
0
12 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia & Finlandia + MEME [UPDATE]
02-03-2015 19:55
kapan ya Indonesia isa kayak Finlandia sistem pendidikannya? tapi ane tetep emoticon-I Love Indonesia (S)
0 0
0
12 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia & Finlandia + MEME [UPDATE]
02-03-2015 20:00
kapan ya pendidikan di indo bisa kayak di finlandia emoticon-I Love Indonesia (S)
0 0
0
12 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia & Finlandia + MEME [UPDATE]
02-03-2015 20:03
kalo mau dapet ijazah ya sekolah, tapi kalo mau ilmu di internet sekarang juga banyak gan hehe
0 0
0
12 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia & Finlandia + MEME [UPDATE]
02-03-2015 20:09
ngebandinginnya g seimbang nih...
sm malay ato spore dl lah...
jgn yg jauh2 dl...
0 0
0
12 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia & Finlandia + MEME [UPDATE]
02-03-2015 20:10

Lingkaran Setan

malama gan semua.
Pendidikan kita sudah di Lingakran setan.
case 1.Finlandia : Anak-anak baru bersekolah setelah mereka berusia 7 tahun.
Indonesia : ada playgroup, TK A, TK B, bahkan sebelum umur 3 tahun.
solve : andikan saja para orang tua menyakini dengan penuh bahwa pendidikan keluarga ialah pendidikan paling MUJARAB yakin dah bakalan sepi tuh TK2an.

Case 4 : UN.
solve :keknya memang sengaja digantung permasalahan ini.
yang ini cuma opini ane gan. pasti agan2 sering kan iklan BIMBEL2 didaerah agan , yang isi iklannya "Lulus Un "?
atau jangan2 Bimbel tsbt sudah ada deal -dealan dengan kementrian terkait supaya setoran tetap masuk #eh .. . .

case 7 : jumlah guru.
solve : kita ini masih pemusatan bukan pemerataan , tapi alhamdulillah ada program pak anies Indonesia mengajar walaupun belum maksimal.

case 12 : guru sering di anggap remeh.
solve : tentu agan2 ingat perkataan pimpinan jepang pasca tsunami .?
berapa guru yang tersisa .? , dan sekarang lihat kan betapa majunya jepang.
apresiasi tertinggi kita bukan tertuju pada guru tapi pada profesi lain , bukankah Guru ialah satu2nya profesi didunia yang mampu melahirkan profesi lain.

sekian gan , dari ane mahasiswa keguruan di Lubuklinggau
0 0
0
12 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia & Finlandia + MEME [UPDATE]
02-03-2015 20:15
ane malah masuk SD pas 5 thn emoticon-Stick Out Tongue
0 0
0
12 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia & Finlandia + MEME [UPDATE]
02-03-2015 20:18
Ngapain belajar sampe jam 3 sore
kalo materinya gak nyangkut di otak
mending sedikit demi sedikit emoticon-Big Grin


semua tergantung dah ah gan....
tergantung kita jalaninnya

ente gangerti pelajaran seni budaya? itu bukan bidang ente? sama emoticon-Big Grin
ente gabisa pelajaran ips dan pkn? itu bukan bidang ente? sama emoticon-Big Grin

ngomong apa sih ane emoticon-Bingung
tanggapan yg liat komeng ane
"komen ente gak nyambung sama trit woi emoticon-Blue Guy Bata (L) "
Lupakan emoticon-Big Grin
0 0
0
12 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia & Finlandia + MEME [UPDATE]
02-03-2015 20:31
kenapa harus Indonesia emoticon-Berduka (S)
0 0
0
12 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia & Finlandia + MEME [UPDATE]
02-03-2015 20:36
hahahaha memang beda lah pasti gannn,,bahasanya juga beda.. emoticon-Big Grin
0 0
0
12 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia & Finlandia + MEME [UPDATE]
02-03-2015 20:37
kalo ada anak kecil sudah disuruh ikut les yg macem2, disitu kadang saya sedih
0 0
0
12 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia & Finlandia + MEME [UPDATE]
02-03-2015 20:37
Btw This is Indonesian, just pray emoticon-Sorry
0 0
0
12 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia & Finlandia + MEME [UPDATE]
02-03-2015 20:40
jauh amat gan
0 0
0
12 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia & Finlandia + MEME [UPDATE]
02-03-2015 20:42
payah emang indonesia emoticon-Ngakak
0 0
0
12 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia & Finlandia + MEME [UPDATE]
02-03-2015 20:49
di negara kita kesenjangan dalam hal kemampuan otak sangat jelas terasa gan, sistem recruitment untuk masuk sekolah atau universitas disama ratakan padahal kualitas pendidikan didaerah dan di kota kan belum tentu sama emoticon-Matabelo
0 0
0
12 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia & Finlandia + MEME [UPDATE]
02-03-2015 20:50
emang gan kalo boleh jujur indonesia butuh pendidikan yg bermutu semoga 5 thn kedepan bisa lebih baik ..
emoticon-I Love Indonesia
Dan kalo bisa jangan terlalu dibebankan oleh biaya yang semakin mahal
We wish You all the best
0 0
0
12 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia & Finlandia + MEME [UPDATE]
02-03-2015 20:50
dopost
Diubah oleh manan92
0 0
0
12 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia & Finlandia + MEME [UPDATE]
02-03-2015 21:07
mungkin indonesia sedang berbenah gan makanya kurikulum sering di update juga
0 0
0
12 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia & Finlandia + MEME [UPDATE]
02-03-2015 21:17
Quote:Original Posted By gosvami
selamat malam agan2 semua
selamat malam TS

saya mau ikut urun rembug memberi pendapat. Boleh dibilang, ane ini user paling silent reader gan... Ini adalah comment ane setelah sekian tahun ane ga pernah comment2.
Kebetulan topik yg dibawa TS sesuai dengan bidang ane, sehingga ane tergelitik buat ikut berpendapat. Ada beberapa isu yg ane pingin ikut memberikan pendapat.

Oh iya, ane saat ini juga sedang menyelesaikan pendidikan Pascasarjana di salah satu Univ. negeri di Indonesia, kebetulan ane ambil jurusan yg ada kaitanya dengan pendidikan juga. Jadi, komentar ane dibawah dijamin ga asal jeplak dan bisa ane pertanggungjawabkan secara akademis.

Langsung aja mulai emoticon-Smilie

1. Isu Pertama

Finlandia : Anak-anak baru bersekolah setelah mereka berusia 7 tahun.

Indonesia : ada playgroup, TK A, TK B, bahkan sebelum umur 3 tahun pun sudah ada yang ‘menyekolahkan’ anaknya, meskipun memang cuma satu jam...... dst

Komentar Ane:
Dalam ilmu pembelajaran dan pengajaran, khususnya pembelajaran dan pengajaran bahasa (karena konsentrasi ane di bahasa), idealnya, seorang anak itu mulai belajar pada umur sekitar 6 - 7 tahunan (kelas 1 SD). Mengapa demikian? Karena sebelum umur itu, sistem syaraf anak belum siap untuk mempelajari hal-hal yang kompleks. Hal itu senada dengan teori yg disusun oleh Jean Piaget. Beliau membagi tahap perkembangan anak sebagai berikut:

a. Periode sensorimotor (usia 0–2 tahun)
b. Periode praoperasional (usia 2–7 tahun)
c. Periode operasional konkrit (usia 7–11 tahun)
d. Periode operasional formal (usia 11 tahun sampai dewasa)

seperti yang agan bisa lihat, Periode Operasional Konkrit berada pada tahun ke 7 seorang anak. Periode Operasional Konkrit ini memiliki ciri-ciri berupa penggunaan logika yang memadai. Sehingga anak sudah mampu berpikir dengan baik pada usia ini, sistem syaraf pun sudah siap menerima hal yang kompleks.

Dengan demikian tidak salah kalau di Finlandia anak belajar mulai umur 7 tahun.

Bagaimana dengan di Indonesia??
Ane mau ngasi sedikit klarifikasi. Dengan segala hormat, ane sampaikan bahwa sebenarnya, sistem pendidikan di Indonesia juga memulai pendidikan pada usia yg hampir sama dengan Finlandia. Anak di Indonesia sebenarnya mulai belajar pada umur 6 tahun (SD kelas 1).

Bagaimana dngan playgroup dan TK?
Begini gan, sebenarnya, kalau TK itu menjalankan kurikulum dengan benar, tidak ada anak di TK (apalagi di playgroup) yang belajar membaca, tulis, maupun hitung. Apabila mengikuti kurikulum dengan benar, kegiatan yg ada di TK itu ya cuman bermain saja. Kebetulan ane juga punya pengalaman dalam penyusunan kurikulum gan, jd ane sedikit banyak tau ttg hal ini.
Fenomena baca, tulis, & hitung di TK muncul karena adanya permintaan dari pasar (dalam hal ini orang tua murid) yg menginginkan anaknya bisa baca, tulis, hitung, sejak dini (biar anaknya keliatan pinter). Sehingga, secara diam2, mulai banyak TK yg menyediakan baca, tulis, dan hitung, yang tentunya ada motif ekonomi dibalik semua ini (makanya sekarang bnyk TK yg bayarnya mahal, krn "produk tambahan" yg ditawarkan lebih bnyak.. hehe, mulai dr baca, tulis, hitung, sampai bahasa Inggris).

Mengapa ane katakan diam-diam?? Coba agan perhatikan kalau sedang ada inspeksi, pihak TK akan menutupi kegiatan baca, tulis, dan hitung, dan akan mengajak siswanya bermain. Tapi ketika kegiatan inspeksi selesai, kegiatan baca, tulis, hitung berlanjut.

Padahal kalau menurut kurikulum yg berlaku, tidak demikian. Tk itu fokusnya lebih ke bermain, belum difokuskan untk belajar. Selain itu, sistem syaraf mereka belum siap untuk menerima pelajaran-pelajaran yg kompleks... akibatnya, ya silakan dilihat sendiri, anak2 yg dr kecil otaknya sudah dipenuhi dengan pelajaran2 berat, besarnya kaya apa nanti....

Jd kesimpulanya, pada sistem pendidikan di Indonesia, sebenarnya anak mulai belajar pada umur 6 tahun (kelas 1 SD). Sebelum SD (playgroup dan TK) sebenarnya tidak ada belajar. Namun karena motif ekonomi, persaingan bisnis TK, dan permintaan pasar, mmbuat beberapa, atau mungkin banyak TK, menawarkan jasa "produk tambahan" bagi orang tua yg mau menyekolahkan anaknya di TK tersebut.


2. Isu Kedua
Finlandia : sekolah tidak membedakan anak yang pintar dan kurang pintar. Seluruhnya ditempatkan di dalam ruang kelas yang sama.

Indonesia : ada beberapa sekolah yang memberlakukan pembagian kelas berdasarkan tingkat intelegensia anak. Contoh : peringkat 1-10 masuk ke kelas A, 11-20 kelas B, dst.

Komentar Ane:
Dalam dunia pendidikan, dikenal yg namanya "threshold level". "Threshold Level" ini adalah level kemampuan tiap2 siswa. Dalam dunia pendidikan, sangat impossible apabila tidak memperhatikan level kemampuan tiap2 siswa. Karena tanpa mengetahui threshold level, bahkan kurikulum juga tidak akan bisa disusun. Bagaimana bisa menyusun kurikulum, misal salah satunya menentukan bobot suatu mata pelajaran, kalau tidak mengetahui kemampuan peserta didiknya?

Nah, threshold level ini juga berkaitan dengan isu pembagian kelas di Indonesia spt yg TS tuliskan. Mengapa di Indonesia ada sistem pembagian spt yg di isukan TS? Karena kesenjangan threshold levelnya masih besar. Singkat kata, kesenjangan antara yg pintar dan kurang masih terlihat.
Begini gan, kalau dalam teori ilmu pendidikan, semakin homogen (seragam) suatu kelas, semakin mudah pengajaran pada kelas itu. Namun, kalau semakin heterogen (beragam) kelas itu, pengajaran akan menjadi sangat sulit. Agan boleh bayangkan, mengajar satu kelas 35 orang, dan itu campur aduk siswa yg pinter dan kurang. Mengajar kelas spt itu, mau gurunya pinternya spt apa, kesuksesan kelas tersebut akan sulit. Mengapa? Karena apabila guru memberi soal yg sulit, yg kurang pinter nilanya jatuh, dan apabila memberi soal mudah, golongan yg pinter jadi tidak belajar, karena mereka selalu menerima soal yg mudah, alias yg pinter ga bisa maju2.
Demikian juga dalam proses pengajaran. Metode serta Teknik pengajaran yg digunakan guru untuk mengajar kelas pintar & kurang pintar tentu berbeda. Metode dan Teknik pengajaran untuk kelas pintar apabila diaplikasikan untuk kelas yg kurang pintar, tentunya tidak akan berhasil. Demikian juga sebaliknya. Mengajar itu ada tekniknya juga lho gan, ga sembarangan. Bayangkan kalau semuanya yg pinter dan kurang pinter dicampur jd kelas heterogen, hancur kelas itu gan. Yg kurang pintar ga bisa mengikuti, sedangkan yg pintar ga bisa maju2.
Dan bagaimana juga guru bisa mengajar di kelas spt heterogen itu? masa untuk satu kelas, 2 sampai 3 metode dan teknik digunakan demi mengakomodir semua golongan siswa baik gol pintar maupun gol kurang pintar, padahal gurunya cuma ada satu. Itu sangat tidak mungkin.
Maka daripada itu gan, diterapkanlah pembagian kelas. Supaya yg pinter bisa fokus dipertajam kepinterannya. Sedangkan yg kurang pinter bisa fokus untuk belajar lebih dalam sehingga segera dapat mengejar ketertinggalan.

Bagaimana dengan Finlandia?
Kesenjangan threshold level di sana kecil gan. Singkat kata, kesenjangan antara yg pintar dan kurang pintar di sana kecil, sehingga pembagian kelas ya gak diperlukan di sana... hahahha.


3. Isu Ketiga
Finlandia : Seluruh guru harus memiliki gelar Master/S2 yang didanai seluruhnya oleh pemerintah.

Indonesia : guru harus mencari biaya untuk melanjutkan pendidikan sendiri, tak ada bantuan pemerintah kepada semua guru.

Komentar Ane:
Indonesia sedang berbenah gan.. mulai dr level universitas terlebih dahulu yg menerapkan bahwa dosen minimal S2 dan kemudian harus lanjut belajar ke S3. Tidak menutup kemungkinan, beberapa tahun kedepan, seiring dengan tuntutan yg semakin tinggi, guru pun minimal harus S2. Hanya tinggal masalah waktu saja.

Begini gan, kalau dikatakan "guru harus mencari biaya untuk melanjutkan pendidikan sendiri, tak ada bantuan pemerintah kepada semua guru", ane sangat kurang setuju. Justru sekarang bantuan pemerintah bagi yg mau lanjut kuliah sangat besar. Mulai dr lanjut studi di dalam negeri sampai di luar negeri ada. Terkadang, kita yg males mencari informasi atau males mengurus beasiswa krn ribet.
Untuk dosen saja, sudah ada khusus beasiswa khusus bagi para dosen yg mau studi di dalam dan luar negeri. Beasiswa dosen untuk kuliah di dalam negeri melalui beasiswa BPPDN, untuk yg mau kuliah di luar negeri melalui beasiswa BPPLN. Begitu juga beasiswa untuk tenaga kependidikan, ada macem2 gan.
Namun sayang, jujur banyak yg gak memanfaatkan hal beasiswa2 yg disediakan pemerintah. Ane sering lihat tawaran beasiswa di DIKTI, beasiswanya bagus2, banyak sekali tawaran beasiswa dari universitas di luar negeri. Mereka menawarkan beragam beasiswa untuk mahasiswa indonesia yg mau lanjut studi. Beberapa yg ane tau, ada yg dr australia, china, russia, mexico, india dll. Namun, beasiswa yg spt itu jarang orang kita mau ambil gan... hanya beberapa aja yg mau. Jd tawaran beasiswa keluar negerinya bnyk yg gak kepake. Sayang banget kan?

Bagi agan2 yg mau cari info beasiswa untuk kuliah, silakan sering2 mampir ke website DIKTI, di sana bnyk bngt info mengenai bermacam2 beasiswa. Ane sendiri sedang apply untuk Beasiswa Unggulan. Lumayan gan, penerima Beasiswa Unggulan dapat kesempatan untuk diangkat jd dosen PNS (minimal S2).



Sekian dulu dari ane gan.. kurang lebihnya ane mohon maaf emoticon-Smilie


kasih agan ini cendol emoticon-Cendol (S)
0 0
0
12 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia & Finlandia + MEME [UPDATE]
02-03-2015 21:47
point ENAM gan
mamah ane guru, jam ngajar disekolahnya emang lumayan sekitar 6jam
yang bikin ane miris itu suka begadang buat ngolah nilai muridnya
ane juga jadi kasian kalo guru begitu

point DELAPAN
soal biaya ada sangkutannya dengan fasilitas.
ane sekolah di SMK ada bayar biaya pembangunannya
terus bayar spp bulanan pula
nah jurusan ane kan komputer
mirisnya komputernya kurang
emang sih di kelas ane banyak yg punya laptop termasuk ane
cuma ane bingung aja udah bayar spp, tapi fasilitas masih harus nyediakan sendiri
pinginnya kaya diluar, kalo pelajaran komputer kaga usah bawa laptop
udah disediakan dari sekolah lengkap dan gak kurang
jadi ga usah berat berat kesekolah bawa laptop
kalo diluar biaya gratis, fasilitas oke

point SEMBILAN
emang sih ada beasiswa
tapi ga semua bakalan dapet
bagi murid yang kurang pintar dan keterbatasan biaya tapi ingin melanjutkan ini menjadi masalah
mana kalo guru ngelanjutin biaya sendiri lagi

yah pokoknya masih banyak masalah dengan pendidikan indonesia
0 0
0
Halaman 16 dari 21
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia