Hobby
Batal
KATEGORI
link has been copied
Pengumuman! Mau Saldo GoPay? Yuk ikutan Survei ini GanSis!
9991
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/535711bdbecb1748278b4987/cari-tau-seputar-bpjs-kesehatan
Halo agan dan aganwati.. Kami ingin berbagi informasi seputar BPJS Kesehatan, mulai dari prosedur pendaftaran, pelayanan, hingga pelayanan kesehatan apa saja yang dijamin BPJS Kesehatan untuk seluruh masyarakat yang sudah bergabung menjadi peserta BPJS Kesehatan :iloveindonesia Apabila ada keluhan, kritik, dan saran agar disampaikan secara terbuka agar kami dapat memberi solusi terbaik bagi agan d
Lapor Hansip
23-04-2014 08:05

Cari Tau Seputar BPJS Kesehatan (Yg Mau Nanya BPJS Kesehatan, Silakan Masuk Sini)

Halo agan dan aganwati.. Kami ingin berbagi informasi seputar BPJS Kesehatan, mulai dari prosedur pendaftaran, pelayanan, hingga pelayanan kesehatan apa saja yang dijamin BPJS Kesehatan untuk seluruh masyarakat yang sudah bergabung menjadi peserta BPJS Kesehatan emoticon-I Love Indonesia

Apabila ada keluhan, kritik, dan saran agar disampaikan secara terbuka agar kami dapat memberi solusi terbaik bagi agan dan aganwati, sekaligus meningkatkan pelayanan kami ke depannya emoticon-Shakehand2emoticon-Shakehand2

Oya, kami juga menyediakan informasi lengkap bagi agan dan aganwati yang ingin tau lebih banyak tentang pelayanan kesehatan yang dijamin BPJS Kesehatan, administrasi klaim fasilitas kesehatan ke BPJS Kesehatan, serta regulasi pemerintah terkait pelaksanaan BPJS Kesehatan.

Ingin tahu manual pelaksanaan JKN-BPJS Kesehatan yang sudah sejak awal Januari disusun BPJS Kesehatan? Yuk lihat tautan berikut emoticon-Traveller
http://bpjs-kesehatan.go.id/index.ph...bpjs-kesehatan


Dear agan dan sista, sebelum bertanya, silakan cek FAQ kami dulu ya, untuk menghindari pertanyaan berulang. Terima kasih sebelumnya emoticon-Shakehand2

FAQ 1: Kepesertaan & Pendaftaran
1. Bagaimana cara mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan?
Peserta Mandiri (Perorangan)
Untuk pendaftaran manual, agan bisa mengunjungi Kantor BPJS Kesehatan cabang terdekat di daerah agan. Cukup membawa KTP, Kartu Keluarga, dan pas foto berwarna ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar. Kemudian, isilah daftar isian peserta yang sudah disediakan untuk diproses petugas BPJS Kesehatan. Jika sudah selesai, agan akan mendapat nomor Virtual Account (VA) untuk membayar iuran sebesar kelas yang agan pilih. Pembayaran bisa dilakukan di Bank Mandiri, BRI, atau BNI, melalui teller bank atau ATM.

Jika sudah membayar, agan dapat menyerahkan bukti pembayaran tersebut kepada petugas BPJS Kesehatan untuk dicetakkan Kartu BPJS Kesehatan. Tak perlu khawatir, BPJS Kesehatan menyediakan fasilitas ATM atau bank dekat dengan lokasi pendaftaran, sehingga agan tidak perlu bolak-balik mengurus pembayaran.

Jangan lupa untuk selalu menyimpan nomor Virtual Account agan baik-baik, karena nomor tersebut akan agan gunakan setiap kali melakukan transaksi pembayaran iuran bulanan.

Untuk pendaftaran online, agan dapat mengunjungi website resmi kami di sini: http://bpjs-kesehatan.go.id/index.ph...detail/2014/15
Selanjutnya, agan dapat mengikuti petunjuk yang tercantum di sana.

Pendaftaran Pekerja Penerima Upah (PPU)
PPU itu seperti PNS, karyawan swasta, pegawai badan/lembaga, dan sejenisnya gan.. Pendaftaran PPU ini dilakukan secara kolektif oleh pemberi kerjanya, dalam hal ini pimpinan perusahaan atau kantor tempat mereka bekerja. Tahun depan, seluruh perusahaan sudah harus mendaftarkan seluruh pekerjanya menjadi peserta BPJS Kesehatan. Jika tidak, maka perusahaan atau pemberi kerja tersebut akan dikenai sanksi oleh pemerintah.

Walaupun pemberi kerja sudah mendaftarkan pekerjanya ke asuransi swasta lain, pemberi kerja tetap harus mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta BPJS Kesehatan. Hal ini wajib dilakukan, karena seperti yang tercantum dalam Undang-Undang No. 24 Tahun 2011. Dalam undang-undang tersebut ditegaskan bahwa setiap orang di Indonesia, termasuk warga negara asing yang tinggal minimal 6 bulan di Indonesia, wajib menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Yang otomatis terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan adalah peserta Askes, Jamkesmas, KJS, JPK Jamsostek, pensiunan PNS/TNI/Polri, veteran, dan perintis kemerdekaan, sehingga tidak perlu melakukan pendaftaran peserta.

2. Berapa jumlah anggota keluarga yang ditanggung (khusus bagi PPU)?
Jumlah peserta dan anggota yang ditanggung paling banyak 5 (lima) orang, meliputi satu istri atau suami yang sah dari peserta dan 3 (tiga) anak (anak kandung/anak tiri/anak angkat yang sah) dengan ketentuan belum menikah, belum bekerja, dan belum berusia 21 tahun atau belum berusia 25 tahun jika masih melanjutkan pendidikan formal. Bagi peserta yang memiliki anggota keluarga lebih dari 5 (lima) orang termasuk peserta, maka dapat mengikutsertakan anggota keluarga yang lain dengan membayar iuran tambahan.

3. KTP saya adalah KTP Kota A, tapi saya sekarang tinggal di Kota B. Apa saya bisa membuat Kartu BPJS Kesehatan di Kota B?

Jika mendaftar sebagai peserta mandiri (perorangan), agan bisa mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan di kota manapun. Nantinya, fasilitas kesehatan tingkat pertama agan akan disesuaikan dengan tempat tinggal atau domisili agan di Kota B, bukan disesuaikan dengan domisili KTP.

4. Saya baru masuk kerja / pindah tempat kerja, bagaimana mengurus kepesertaan BPJS Kesehatan saya?
Untuk pengurusan kepesertaan BPJS Kesehatan, agan bisa meminta tolong kepada unit SDM atau HRD atau bagian lainnya yang mengurus pendaftaran karyawan menjadi peserta BPJS Kesehatan, sebab pendaftaran maupun perubahan data bagi pekerja/pegawai/karyawan dan sejenisnya dilakukan secara kolektif oleh tempat kerjanya. Kalau agan sudah punya Kartu BPJS Kesehatan, sertakan fotocopy Kartu BPJS Kesehatan agan saat melapor.

Jika ada mutasi (penambahan atau pengurangan pegawai), maka pihak HRD atau pimpinan tempat kerja tersebut wajib melaporkan secara tertulis kepada BPJS Kesehatan dengan menyebutkan data pegawai yang bertambah atau berkurang saja (tidak menyertakan data semua pegawai). Jika ada pegawai yang keluar tapi tidak dilaporkan secara tertulis, maka pemberi kerja tersebut tetap berkewajiban melakukan pembayaran iuran ke BPJS Kesehatan sebelum ada pemberitahuan resmi.

5. Saya resign/keluar/di-PHK dari tempat kerja saya, apa saya tetap bisa menjadi peserta BPJS Kesehatan?

Sangat bisa. Status kepesertaan BPJS Kesehatan agan tidak serta merta hilang begitu agan keluar dari tempat kerja agan. Untuk mengurusnya, agan tinggal melapor ke Kantor BPJS Kesehatan terdekat dengan membawa surat keterangan yang menyatakan agan sudah tidak bekerja lagi di tempat kerja agan.

Selanjutnya, agan tetap bisa memperoleh jaminan kesehatan dengan cara mandiri. Ilustrasinya begini, perusahaan agan mendaftarkan agan di kelas II. Maka setelah agan keluar dari tempat kerja, maka agan diharapkan segera melapor ke BPJS Kesehatan dan membayar iuran untuk kelas II sendiri, yaitu Rp 42.500,- per orang per bulan. Agan juga bisa naik kelas (tidak bergantung pada kelas dimana agan didaftarkan tempat kerja). Nanti pembayaran iuran bulanannya pun disesuaikan dengan kelas yang agan pilih.

6. Saya mendaftar BPJS Kesehatan secara mandiri dan harus pindah tempat tinggal, lalu harus bagaimana?
Agan cukup melapor ke Kantor BPJS Kesehatan terdekat. Nanti di sana agan akan ditunjukkan fasilitas kesehatan tingkat pertama yang baru, yang lokasinya disesuaikan dengan tempat tinggal baru agan.

7. Bagaimana jika ada perubahan daftar susunan keluarga peserta BPJS Kesehatan, seperti ada penambahan, kelahiran, atau kematian anggota keluarga?

Dalam hal ini, peserta dapat melaporkan perubahan daftar susunan keluarganya kepada pemberi kerja atau langsung kepada BPJS Kesehatan paling lambat 14 hari kerja sejak terjadi perubahan data peserta.

8. Seandainya saya termasuk peserta PBI, bisakah saya mengubah status kepesertaan menjadi peserta non-PBI yang membayar sendiri iuran tiap bulannya?
Perubahan status peserta PBI menjadi non-PBI bisa dilakukan jika taraf hidup peserta PBI telah membaik dan sudah mampu membayar iuran bulanan. Peserta PBI yang ingin berganti status menjadi non-PBI cukup datang ke BPJS Kesehatan untuk membayar iuran pertamanya dan menandatangani surat pernyataan bersedia membayar iuran bulanan dengan biaya sendiri.

Sementara itu, jika ada peserta non-PBI yang berganti status menjadi peserta PBI, pergantian status akan dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pemerintah akan mengevaluasi data peserta PBI setiap 6 bulan sekali untuk memastikan peserta PBI tepat sesuai sasaran. Perubahan status kepesertaan sebagaimana dimaksud, tidak mengakibatkan terputusnya manfaat jaminan kesehatan.

9. Apa saja syarat Penambahan Keluarga bagi Pekerja Penerima Upah (PPU)?
Syaratnya, agan mengurus langsung ke Kantor BPJS Kesehatan cabang terdekat dengan membawa fotocopy KK, fotocopy KTP, dan pasfoto berwarna 2 lembar ukuran 3x4 orang tua/mertua/anak ke-4 dan seterusnya agan; sertakan pula fotocopy slip gaji agan yang telah dilegalisir dan surat keterangan dari instansi agan yang menerangkan bahwa orang tua/mertua/anak ke-4 dan seterusnya agan menjadi tanggungan agan.

10. Kenapa selalu muncul pesan "Periksa Kembali Data yang Anda Masukkan" setiap kali saya mau menambah/mendaftarkan anggota keluarga?
Berikut kami sampaikan alternatif solusi dari mr.smartworker:
Quote:Share cara daftar anggota keluarga
waktu daftar anggota keluarga, sering muncul pesan "periksa kembali data yang anda masukkan"
ane share trik untuk daftarnya, dan uda bbrpa kali ane lakukan dan berhasil

1. Pilih pendaftaran anggota keluarga
2. Masukkan no registrasi kepala keluarga dan email nya
3. Keluar data2 alamat kepala keluarga, selanjutnya
4. pilih pendaftaran baru, perhatikan di no registrasi akan terisi no registrasi kepala keluarga secara otomatis, biarkan aja, selanjutnya
5. input data calon peserta sampai selesai, kemudian
6. klik simpan,
7. tunggu email aktivasi, jika email masuk, perhatikan emailnya akan di tujukan kpd kepala keluarga bahwa ada penambahan anggota keluarga, klik aktivasi, setelah aktif
8. donlot formulir isian, walllahhh.... akan ada data anggota keluarga yg kita daftar tadi, selanjutnya donlot va dan bayar.



FAQ 2: Pembayaran Iuran Bulanan
1. Berapa denda jika terlambat membayar iuran bulanan?
Pembayaran iuran paling lambat tanggal 10 setiap bulannya. Jika melewati waktu yang ditetapkan, peserta BPJS Kesehatan akan dikenai denda sebesar 2% dari total iuran tertunggak. Bagi PPU, jika keterlambatan pembayaran iuran lebih dari 3 bulan, maka pelayanan kesehatan akan dihentikan sementara. Hampir sama, pelayanan kesehatan juga akan dihentikan sementara jika peserta BPJS Kesehatan mandiri (perorangan) terlambat membayar iuran lebih dari 6 bulan.

2. Bisa bayar iuran dimana saja?

Pembayaran iuran bulanan bisa dilakukan melalui bank yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, bisa lewat teller bank, ATM, internet banking, atau autodebet Bank Mandiri, BRI, dan BNI. Hingga kini, BPJS Kesehatan belum bekerjasama dengan bank selain ketiga bank tersebut.

3. Bagaimana jika tagihan iuran berbeda dengan perhitungan saya?
Pastikan agan menyimpan semua bukti pembayaran iuran bulanan yang telah agan lakukan. Jika terdapat kekeliruan dalam tagihan iuran, agan dapat membawa bukti pembayaran ke bank tempat agan melakukan pembayaran. Jika agan menemui kesulitan, agan dapat menghubungi call center kami di 500400 atau Kantor Cabang BPJS Kesehatan terdekat. Jangan lupa sebutkan nomor Kartu BPJS Kesehatan agan atau nomor Virtual Account agan saat melakukan pengaduan.

Contoh kasus: Agan terdaftar di kelas 1, maka iuran bulanan yang ditagihkan adalah Rp 59.500. Namun ternyata pada saat akan membayar, ternyata tagihannya tertera (misalnya) 2x lipat, maka kelebihan iuran yang ditagihkan tersebut, dapat digunakan untuk membayar iuran bulan berikutnya gan.


4. Kenapa saya mendapati jumlah tagihan yang sangat besar saat berusaha membayar tagihan lewat internet banking?
Nah, kemungkinan agan salah mengisi kolom "Jumlah bulan yang dibayar" dengan nominal kelas kepesertaan agan, misalnya "59500" (kelas I). Padahal, seharusnya diisi dengan angka "1", yang artinya agan ingin membayar tagihan untuk 1 bulan.

Penting banget!
- Pembayaran iuran untuk peserta mandiri (perorangan) adalah per orang per bulan. Misalnya, suami, istri, dan 3 orang anak mendaftar sebagai peserta kelas I, maka iurannya adalah Rp 59.500,- x 5 orang = Rp 297.500,- per bulan.

- Pembayaran iuran bulanan berlaku untuk bulan dimana iuran tersebut dibayarkan. Ilustrasinya begini, jika agan mendaftar BPJS Kesehatan pada tanggal 31 Juli 2014, maka iuran tersebut hanya berlaku untuk bulan Juli, bukan berlaku sampai 31 Agustus. Nanti agan harus membayar iuran lagi untuk bulan Agustus pada tanggal 1-10 Agustus.

5. Bagaimana cara mengecek tagihan bulanan saya?
Bisa melalui layanan SMS dengan format:
TAGIHAN (spasi) nomor kartu peserta agan, lalu kirim ke 087775500400

Jika agan tidak memiliki tagihan, maka akan ada balasan "Anda tidak memiliki tunggakan iuran. Terima kasih telah melunasi iuran. Iuran dapat dibayarkan setiap bulan paling lambat tanggal 10."

Jika agan memiliki tagihan, maka akan ada balasan "Tagihan Rp xxx. Denda Rp xxx. Pembayaran maksimal tanggal xx-xx-xxxx melalui BNI: xxx (kode VA agan), BRI: xxx, MDR (mandiri): xxx"

FAQ 3: Seputar Kartu Peserta
1. Apakah Kartu Askes/Jamkesmas/KJS harus diganti dengan Kartu BPJS Kesehatan?
Tidak. Pemegang Kartu Askes, Jamkesmas, dan KJS tidak perlu mengganti kartunya dengan Kartu BPJS Kesehatan. Kartu tersebut masih berlaku sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Tenang gan, kalau ada pemberitahuan kami siap publikasikan di sini emoticon-Big Grin

2. Apa Kartu e-ID BPJS Kesehatan harus ditukar dengan Kartu BPJS Kesehatan yang biasa?
Tidak. Kartu e-ID BPJS Kesehatan adalah kartu yang bisa dicetak sendiri oleh peserta BPJS Kesehatan yang melakukan pendaftaran secara online.

Kartu e-ID sama sahnya, sama validnya, dengan Kartu BPJS Kesehatan yang biasa, bahkan e-ID bisa dicetak dengan tinta hitam putih. Untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun fasilitas kesehatan rujukan, agan cukup menunjukkan e-ID dan identitas diri lainnya seperti KTP.

3. Bagaimana kalau saya belum memiliki NPWP?
Jika tidak memiliki NPWP, maka tidak perlu dicantumkan gan.

4. Bagaimana jika saya belum memiliki KTP?
Agan tetap bisa mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Agan bisa menggunakan NIK yang tercantum di Kartu Keluarga agan.

5. Bagaimana cara mengubah nama/alamat/data lainnya yang salah saat mengisi formulir pendaftaran online?
Pengubahan data hanya dapat dilakukan di Kantor Cabang BPJS Kesehatan terdekat di daerah agan. Oleh karena itu, kami sarankan supaya agan segera melapor dan mengurus perbaikan data agan di sana, sehingga agan dapat memperoleh pelayanan kesehatan sesuai dengan hak agan. Mohon membawa fotocopy KTP, fotocopy Kartu Keluarga, fotocopy buku tabungan (BNI, BRI, atau Bank Mandiri) dan pasfoto ukuran 3×4 dua lembar saat mengunjungi Kantor BPJS Kesehatan cabang terdekat.
Agar tidak terjadi kesalahan dalam pengisian e-ID, kami mengimbau agar agan selalu mengecek ulang data yang dimasukkan, apakah sudah diisi lengkap atau belum.

6. Kenapa PDF berisi e-ID saya kosong?
Terkait hal tersebut, kemungkinan besar terdapat data tentang fasilitas kesehatan yang belum diisi lengkap, seperti lokasi fasilitas kesehatan tingkat pertama, dokter keluarga, dan atau nama dokter gigi (jika agan memilih dokter keluarga sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama). Oleh karenanya, kami sarankan agan segera mengunjungi Kantor BPJS Kesehatan cabang terdekat untuk melengkapi data dan mencetak e-ID agan, sebab seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, perubahan data peserta hanya dapat dilakukan di Kantor Cabang BPJS Kesehatan.

7. Bagaimana jika saya kesulitan mendownload e-ID?

Berikut kami bagikan tips bermanfaat dari agan mandrivian :
Quote:Kalo agan2 sekalian daftar beberapa hari lalu trus link downlad/aktivasinya gak bisa diakses, silahkan ikuti langkah berikut :

- klik link aktivasi yang agan dapat via email
- blok url yg ada di browser yg tidak bisa diakses itu, misalnya:
http://bpjs-kesehatan.go.id:8080/bpj...d06d2007c&kk=1
- paste ke notepad, lalu ubah menjadi seperti berikut:
http://daftar.bpjs-kesehatan.go.id/b...d06d2007c&kk=1
- blok, copy dan paste link yg sudah diedit tersebut ke browser.


8. Kenapa link aktivasi saya di folder spam tidak bisa diklik?
Mohon agar email tersebut agan dipindahkan ke folder inbox terlebih dahulu, kemudian klik refresh, dan klik kembali link tersebut.

9. Kenapa nomor kartu saya di Daftar Isian Peserta tertulis "null"?
Hal itu berarti pendaftaran gagal dilakukan, oleh karena itu mohon agan berkenan mencoba mengulangi pendaftaran beberapa saat lagi.

10. Saya lupa nomor Virtual Account (VA) saya, lalu bagaimana?
Silakan lihat tips dari melkyaje
Quote:Tinggal lihat No. Kartu dan buang 0 (nol) dua di depan
Misal:
nomor kartu yang ada di daftar isian peserta adalah 0001336321686
Maka Nomor Virtual Account nya adalah:
- BNI : 88888 0 1336321686
- BRI : 88888 0 1336321686
- MANDIRI : 89888 0 1336321686

dan ketika melakukan pembayaran di atm
JANGAN menggunakan opsi 'TRANSFER'
tapi gunakan opsi "PEMBAYARAN"


Demi kemudahan dan kelancaran mengurus pendaftaran online dan mencetak e-ID, kami mengimbau agar setiap calon peserta BPJS Kesehatan selalu mengecek ulang data yang dicantumkan dalam formulir pendaftaran online, sebab kesalahan pengisian data dapat menyebabkan kekeliruan e-ID yang akan dicetak. Kartu e-ID bisa dicetak jika agan telah melakukan pembayaran pertama di bank yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, seperti Bank Mandiri, BRI, atau BNI.

11. Kartu saya hilang! Bagaimana mengurusnya?

Pengurusan kartu hilang bisa segera melapor ke Kantor BPJS Kesehatan terdekat dengan membawa surat kehilangan dari polisi dan fotokopi kartu BPJS Kesehatan agan (jika ada). Nanti di sana agan akan dicetakkan kartu BPJS Kesehatan sebagai ganti kartu BPJS Kesehatan agan yang hilang.

12. Bagaimana jika email aktivasi saya hilang/tidak sengaja terhapus?
Berikut tips dari mr.smartworker:
Quote:cara 1

perhatikan pada addreas bar (kotak merah), coba klik tanda panah kebawah di sudut addreas bar, akan terlihat alamat web yg agan pernah kunjungi. agan liat aja yg ada tulisan bpjs ato aktivasi.
ato ketikkan kata bpjs di addreas bar, akan muncul semua halaman web yg berhubungan dgn bpjs, agan tinggal klik link aktivasi yg ditemukan(kotak biru). jika alamatnya benar link tersebut akan mengarah ke halaman aktivasi, silahkan donlot VA, formulir, E-ID.
saran ane copy alamat tersebut ko notepad biar gak ilang lagi
jelasnya liat gambar gan:

Cari Tau Seputar BPJS Kesehatan

cara diatas hanya bisa dilakukan jika history blm terhapus/ di clear.

=========================================================================== ==================
cara 2

menggunakan downloat manager, ane asumsikan pake IDM dan udah pernah donlot formulir, ato VA.
Klik icon IDM ato buka program IDM
akan muncul list file agan donlot
perhatikan file2 bpjs yg udah agan donlot, ditandai dgn nama file berikut

BPJS-REG 1234567890
BPJS-VA00034349349394
BPJS-CARD0006768768797

klik kanan salah satu file diatas, pilih properties, perhatikan tulisan yg berwarna biru, klik tulisan tersebut, enatar akan muncul halaman web link aktivasi, donlot dah yg agan perlukan.

Cari Tau Seputar BPJS Kesehatan

semoga membantu emoticon-I Love Indonesia (S)


Diubah oleh bpjskesehatan
0
Tampilkan isi Thread
icon-close-thread
Thread sudah digembok
Halaman 462 dari 501
Cari Tau Seputar BPJS Kesehatan
16-02-2015 10:46
Quote:Original Posted By bpjskesehatan


Selamat sore..
Menjawab pertanyaan agan yang pertama, sesuai dengan Peraturan BPJS Kesehatan Nomor 4 Tahun 2014, calon peserta harus menyertakan seluruh anggota keluarganya yang tercantum di KK saat melakukan pendaftaran menjadi peserta BPJS Kesehatan gan.. Kedua, jika boleh menyarankan, 1 nomor rekening sebaiknya digunakan oleh 1 KK ya gan, karena nanti ke depannya akan diberlakukan sistem autodebet emoticon-Smilie

Semoga mencerahkan dan sehat selalu emoticon-I Love Indonesia (S)


Aturan harus menyertakan seluruh anggota keluarganya yang tercantum di KK saat melakukan pendaftaran menjadi peserta BPJS Kesehatan, sangat memberatkan kami masyarakat menengah kebawah yang tidak terjangkau bantuan dari pemerintah.
Seharusnya aturan seperti ini harus dievaluasi, BPJS kesehatan seharusnya bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Lihatlah jumlah kk kami 9 orang kalau harus didaftarkan semua setiap bulan kami harus bayar berapa? Sedangkan buat makan dan kontrakan rumah aja pas-pasan (semua kami biayai sendiri tanpa bantuan pemerintah).

Ini namanya orang miskin harus tidak boleh sakitemoticon-Cape d... (S).
0 0
0
Cari Tau Seputar BPJS Kesehatan
16-02-2015 10:51
thanks agan info nya emoticon-Shakehand2
0 0
0
Cari Tau Seputar BPJS Kesehatan
16-02-2015 10:58
Quote:Original Posted By bpjskesehatan
-sudah dijawab via candle.bleed@gmail.com-


sudah saya terima emailnya, terima kasih banyak ya gan. emoticon-shakehand
0 0
0
Cari Tau Seputar BPJS Kesehatan
16-02-2015 11:04
Saya ada keluhan pada mata kanan saya. Tahun 2012 saya pernah cek ke Rumah sakit mata yg di kedoya (JEC). Dan saya di fonis Ablisio Retina. Jalan satu"nya mata saya hrs di operasi yang membutuhkan biaya yang cukup besar. Akhirnya sampai sekarang blm terlaksana karena keterbatasan dana yg lumayan menurut ekonomi saya. Yang saya ingin tanyakan.
Sebelum operasi mata, apakah saya diperbolehkan untuk memeriksa mata di rumah sakit mata tertentu sebagai bahan diagnosa, dengan biaya pribadi. Dan untuk operasinya dengan biaya yang bersumber dari BPJS. Mohon pencerannya ya gan... emoticon-Shakehand2
Diubah oleh arfish
0 0
0
Cari Tau Seputar BPJS Kesehatan
16-02-2015 11:21
Quote:Original Posted By arfish
Saya ada keluhan pada mata kanan saya. Tahun 2012 saya pernah cek ke Rumah sakit mata yg di kedoya (JEC). Dan saya di fonis Ablisio Retina. Jalan satu"nya mata saya hrs di operasi yang membutuhkan biaya yang cukup besar. Akhirnya sampai sekarang blm terlaksana karena keterbatasan dana yg lumayan menurut ekonomi saya. Yang saya ingin tanyakan.
Sebelum operasi mata, apakah saya diperbolehkan untuk memeriksa mata di rumah sakit mata tertentu sebagai bahan diagnosa, dengan biaya pribadi. Dan untuk operasinya dengan biaya yang bersumber dari BPJS. Mohon pencerannya ya gan... emoticon-Shakehand2


heemmm... maksud agan agan perlu second opinion gitu gan, sebagai pembanding.
menurut ane sih boleh2 aja gan, toh agan periksa menggunakan dana pribadi.

emang kenapa gan dgn hasil pemeriksaan sebelumnya ?

saran ane, agan langsung aja ke rs provider bpjs yg bisa menangani mata agan (syarat dan ketentuan berlaku) jadi agan gak ribet kesana kemari.

0 0
0
Cari Tau Seputar BPJS Kesehatan
16-02-2015 12:51

Tanya seputar Kelas Perawatan

Gan, tolong banget banget banget. Lagi bingung nih. Sebenarnya boleh ga sih dalam satu KK tapi tiap anggota kelas perawatannya berbeda-beda? Inti pertanyaannya Boleh atau Tidak? kalau Boleh gmn cara daftar onlinenya? Apa berarti waktu di awal pas centang org yg didaftarinnya, berarti daftar satu-satu dulu.

Soalnya aneh aja, kok dalam satu KK kelasnya harus sama. Apa urgensinya? Mohon petunjuknya Gan...
0 0
0
Cari Tau Seputar BPJS Kesehatan
16-02-2015 13:16
Quote:Original Posted By mr.smartworker
heemmm... maksud agan agan perlu second opinion gitu gan, sebagai pembanding.
menurut ane sih boleh2 aja gan, toh agan periksa menggunakan dana pribadi.

emang kenapa gan dgn hasil pemeriksaan sebelumnya ?

saran ane, agan langsung aja ke rs provider bpjs yg bisa menangani mata agan (syarat dan ketentuan berlaku) jadi agan gak ribet kesana kemari.

dari pemeriksaan sebelomnya mata ane di vonis ablisio gan.. jadi ane langsung aja periksa ke rs provider bpjs aja ya gan.. syarat dan ketentuan yg agan maksud apa ya gan.. ane kurang paham.. ane tinggal di Ciledug Tangerang apa bisa dirujuk ke rscm kirana ga ya.. soalnya temen ane berhasil operasi disono... kasusnya sama kaya ane.
0 0
0
Cari Tau Seputar BPJS Kesehatan
16-02-2015 13:24
Quote:Original Posted By kh43rul
Mau tanya nih gan, kemarin ane mau bawa anak ane berobat ke klinik pakai bpjs, tapi kata petugasnya tidak bisa karena "Data peserta ditangguhkan".
Kronologisnya gini gan, ane dan karyawan yang lainnya didaftarin ke bpjs oleh pt tempat ane kerja, tetapi setelah jadi ternyata ada beberapa kepala keluarga yang terdaftar double dengan nama yang sama tapi mempunyai dua nomor peserta bpjs bukan cuma punya ane dan keluarga, teman2 yang lain juga ada yang double. Ketika perusahaan sudah membayar iuran kemudian ada pemberitahuan bahwa iurannya kurang ternyata gara2 yang double itu semuanya harus dibayar. (bayangin gan kalo misal ada 5 KK double dan masing2 KK ada 4 anggota keluarga dan semuanya harus bayar emoticon-Cape d...), tentu saja perusahaan ane merasa keberatan dan akhirnya melapor ke kantor bpjs tsb untuk menghapus salah satu dari yang double tsb.
Dan kemudian yang terjadi adalah semua data yang double tersebut sekarang malah gak bisa digunakan dengan alasan "Data Peserta di tangguhkan". Perusahaan pun sudah menanyakan hal ini tapi sampai sekarang belum ada penjelasannya gan, mohon bantuannya nih harus bagaimana supaya bisa digunakan bpjs nya. terimakasih.


Admin BPJS, koq pertanyaan ane belum dibales? Mohon pencerahannya. Thanks.
0 0
0
Cari Tau Seputar BPJS Kesehatan
16-02-2015 13:32
Mau nanya gan, kan saya sudah ikut istri yang pns di daftarin BPJS.
Sekarang di kantor ada pendaftaran BPJS kolektif. Apa saya harus tetap ikut?

Terimakasih
0 0
0
Cari Tau Seputar BPJS Kesehatan
16-02-2015 13:38
Quote:Original Posted By pakgurukriting
Mohon bantuan admin E-ID tidak keluar atas nama
1. YUSRINA BATUBARA, NIK: 3275 0508 0474 0011
2. MELODY YOSI, NIK: 3275 0553 0907 0006

email : simingedur@gmail.com

Bukti Transaksi


selamat siang pak admin. saya mau menanyakan kabar kelanjutan kasus saya diatas. mohon segera diselesaikan.
terima kasih atas bantuannya
0 0
0
Cari Tau Seputar BPJS Kesehatan
16-02-2015 15:27
Quote:Original Posted By arfish

dari pemeriksaan sebelomnya mata ane di vonis ablisio gan.. jadi ane langsung aja periksa ke rs provider bpjs aja ya gan.. syarat dan ketentuan yg agan maksud apa ya gan.. ane kurang paham.. ane tinggal di Ciledug Tangerang apa bisa dirujuk ke rscm kirana ga ya.. soalnya temen ane berhasil operasi disono... kasusnya sama kaya ane.


maksud ane ikutin prosedur gan, pake rujukan, dan lainnya
kalo emang fasilitas rs nya ada di rscm kirana, ya agan bisa operasi disana
0 0
0
Cari Tau Seputar BPJS Kesehatan
16-02-2015 15:31
Quote:Original Posted By rithmofnight
Mau nanya gan, kan saya sudah ikut istri yang pns di daftarin BPJS.
Sekarang di kantor ada pendaftaran BPJS kolektif. Apa saya harus tetap ikut?

Terimakasih


agan tinggal lapor aja kalo agan udah tanggungan istri yg pns
0 0
0
Cari Tau Seputar BPJS Kesehatan
16-02-2015 15:39
Quote:Original Posted By mr.smartworker


maksud ane ikutin prosedur gan, pake rujukan, dan lainnya
kalo emang fasilitas rs nya ada di rscm kirana, ya agan bisa operasi disana


Makasih gan atas jawabannya sangat membantu... emoticon-Shakehand2
0 0
0
Cari Tau Seputar BPJS Kesehatan
16-02-2015 15:50
tadi pagi coba daftar via online alhamdulilah sore sdh ada balasan email kalau saya klik aktivasi sekarang pembayarannya sepertinya tanggung apa bisa diaktivasi nya awal bulan ya , apa itu email ada expire nya? trims atas arahannya
0 0
0
Cari Tau Seputar BPJS Kesehatan
16-02-2015 16:01
ane udah mendaftarkan karyawan di perusahaan ane lewat aplikasi e-dabu (ada dua tiket dikirim tgl 15 dan 24 januari 2015) dengan tujuan di aktifkan di februari. tapi sampai sekarang status tiket masih "proses" juga belum selesai. karena ini sudah lewat tgl 10 feb 2015, maka mau tidak mau saya berharap di bulan maret bisa di aktifkan (itu pun jika sudah di approve oleh BPJS pusat). mohon perhatian dari pihak BPJS kesehatan untuk masalah ini. trims

masih belum di approve
Diubah oleh kudoSinichii
0 0
0
Cari Tau Seputar BPJS Kesehatan
16-02-2015 16:16
Quote:Original Posted By mr.smartworker
Mohon bantuan admin E-ID tidak keluar atas nama

1. RATNA SARI. NIK 1207265403810019
2. WAGIYANTO. NIK 1207260507770006
3 NURUDZAHRI. NIK 1271092107790002

bukti bayar


-sudah dijawab via agen.bpjs@gmail.com-
0 0
0
Cari Tau Seputar BPJS Kesehatan
16-02-2015 16:19
Quote:Original Posted By nadine2014
Gan bisa Minta tolong dikirimkan kartu bpjs dengan nomor NIK 3578104707840007 a/n : Ratna Ari Falufi , No virtual account lupa karena kartu hilang kejambret gan... thanks gan
Email : sby_ol@yahoo.com


-sudah dijawab via sby_ol@yahoo.com-
0 0
0
Cari Tau Seputar BPJS Kesehatan
16-02-2015 16:21
Quote:Original Posted By freewill168


Terima kasih kembali atas perhatian, support maupun bantuan yang telah diberikan kepada kami dan yang lainnya di forum kaskus ini jelas sangat terbantu dengan hadirnya staff2 profesional BPJS seperti Anda.
Langsung aja ya min,,
Tadi saya sudah konfirmasi dengan bank bahwa status GAGAL bukan berarti dana di rekening tidak masuk ke BPJS dan pihak bank akan konfirmasi ke BPJS dalam maksimal 14 hari kerja (lama amat) dan pihak bank mengatakan kalau tidak mungkin ada pengembalian dana ke rekening saya (paling tidak mereka bantu menelusuri).
Kasus seperti ini pernah saya alami sebelumnya, kalau dulu setelah statusnya gagal tapi pas bayar tuk ke dua kalinya e-id nya langsung muncul.

Masukan saja buat BPJS mohon jaringan Integrasi BPJS dengan pihak bank lebih dibenahi atau lebih dioptimalkan.
Yth Admin, kalau nanti setelah mak.2 minggu pihak bank mengatakan kalau pembayaran BPJS telah berhasil dan masih belum bisa cetak e-id bagaimana?
Terima kasih sekali lagi atas perhatiannya. emoticon-I Love Indonesia (S)




Selamat sore..
Pertama kami ucapkan terima kasih atas apresiasi dan kepercayaan agan kepada BPJS Kesehatan. Terkait hal tersebut, jika memang pembayaran telah berhasil dilakukan, maka tentunya pihak bank dapat memberikan bukti konfirmasi akan hal tersebut. Agan dapat menyertakan bukti tersebut kepada kami untuk kami teruskan kepada bagian yang berwenang, sehingga e-ID dapat agan terima dalam kesempatan pertama.

Semoga membantu dan sehat selalu emoticon-I Love Indonesia (S)
0 0
0
Cari Tau Seputar BPJS Kesehatan
16-02-2015 16:23
Quote:Original Posted By ptrigunawan


Gan masih belum muncul pdf kartunya atas nama tsb. Atau bisa dikirim ke email saya untuk e-ID nya ke dftrbpjs@gmail.com
Tolong gan di tindak lanjuti ke bagian terkaitnya terima kasih.



Selamat sore..
Mohon maaf sebelumnya gan, kami telah melakukan pengecekan dan masih dalam proses. Kami akan terus melakukan follow up dan segera menginformasikan kepada agan di sini dan by email jika sudah ada jawaban lebih lanjut dari pihak yang berwenang.

Atas perhatian dan pengertian agan, kami ucapkan terima kasih emoticon-I Love Indonesia (S)
0 0
0
Cari Tau Seputar BPJS Kesehatan
16-02-2015 16:26
Quote:Original Posted By .stress
yg ane bold tsb udah ane lakuin jd artinya si bayi tetap membayar premi tiap bulannya gitu yah atau gmn sih tolong dijawab kpd pihak BPJS ?



Selamat sore..
Menjawab pertanyaan agan, untuk bayi yang terdaftar sebagai peserta PBI (karena kedua orangtuanya juga peserta PBI) maka tentu iuran bulanannya akan ditanggung oleh pemerintah. Sementara bagi bayi peserta kelas III, aturan masa berlaku kartu yang 7 hari sejak pembayaran pertama, TIDAK BERLAKU dengan dibuktikan surat keterangan tidak mampu yang dikeluarkan Dinas Sosial.

Itu berarti, pembayaran iuran bulanan ke depannya tetap dilakukan oleh orang tua bayi tersebut gan, karena mendaftar sebagai peserta mandiri di kelas III emoticon-Smilie

Semoga mencerahkan dan sehat selalu emoticon-I Love Indonesia (S)
0 0
0
Halaman 462 dari 501
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Supranatural
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia