News
Pencarian Tidak Ditemukan
KOMUNITAS
link has been copied
666
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/54bb562f14088df7178b4575/lebih-teknis-tata-cara-eksekusi-pidana-mati-peraturan-kapolri-no-12-tahun-2010
STK #2002 :rate5ke atas dulu gan, buat:rate5 HT KE #11 ANE (20 JANUARI 2015) :kisssTERIMA KASIH MIMIN, MOMOD, TEMAN2 ENTHUSIAST DAN PARA KASKUSER:kisss Foto Eksekusi Hukuman Mati Dr Soumokil, Pi
Lapor Hansip
18-01-2015 13:43

LEBIH TEKNIS Mengenai Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)

LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
STK #2002

LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
emoticon-Rate 5 Starke atas dulu gan, buatemoticon-Rate 5 Star

Quote:
Quote:
HT KE #11 ANE (20 JANUARI 2015)

emoticon-Kiss (S)TERIMA KASIH MIMIN, MOMOD, TEMAN2 ENTHUSIAST DAN PARA KASKUSERemoticon-Kiss (S)

HT KE #11 ANE GAN

LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
Quote:
LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
Foto Eksekusi Hukuman Mati Dr Soumokil, Pimpinan RMS Tahun 1960-an

Jaksa Agung Prasetyo memastikan eksekusi terhadap 6 terpidana mati sudah dilakukan. Regu tembak melakukan eksekusi pukul 00.30 WIB, dan pukul 00.40 WIB sudah dipastikan meninggal.

Di Indonesia, Tata Cara Pelaksanaan Pidana Mati siatur dalam Undang Undang No 2/Pnps/1964, yaitu Penpres Nomor 2 Tahun 1964 (LN 1964 No 38) yang ditetapkan menjadi undang-undang dengan UU No 5 Tahun 1969.

TAHUKAH ANDA ??? Pengaturan yang lebih teknis mengenai eksekusi pidana mati dalam Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010 TENTANG TATA CARA PELAKSANAAN PIDANA MATI. Berikut tahapan Tata Cara Pelaksanaan Pidana Mati mulai dari Persiapan, Pengorganisasian, Pelaksanaan dan Pengakhiran. Untuk Taca Cara yang umum menurut Undang Undang silahkan baca di Tata Cara Pelaksanaan Pidana Mati Menurut Undang Undang

LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
Quote:
Quote:
Persiapan

Persiapan dilakukan setelah adanya permintaan tertulis dari Kejaksaan kepada Kapolda, sesuai dengan daerah hukum pengadilan yang menjatuhkan putusan. Setelah menerima permintaan tertulis Kapolda memerintahkan kepada Kepala Satuan Brimob Daerah (Kasat Brimobda) untuk menyiapkan pelaksanaan pidana mati. Dalam hal penentuan waktu dan tempat pelaksanaan pidana mati di luar wilayah hukum pengadilan yang menjatuhkan putusan, Kapolda dan Kejaksaan setempat berkoordinasi dengan Kapolda dan Kejaksaan yang menjadi tempat
pelaksanaan pidana mati.

Persiapan pelaksanaan pidana mati meliputi:
  1. Personel memenuhi persyaratan sebagai berikut:
    • sehat jasmani dan rohani melalui pemeriksaan kesehatan jiwa dan psikotes;
    • mempunyai mental baik;
    • tidak ada hubungan sedarah, keluarga, dan pertemanan/permusuhan dengan terpidana mati; dan
    • kemampuan menembak paling rendah kelas 2 (dua).

  2. meteriil berupa:
    • persenjataan dan amunisi;
    • kendaraan roda 2, roda 4, atau roda 6; dan
    • perlengkapan lain yang dibutuhkan.

  3. pelatihan dilakukan dengan kegiatan:
    • menembak dasar;
    • enembak jarak 10 (sepuluh) sampai dengan 15 (lima belas) meter pada siang dan malam hari;
    • menembak secara serentak atau salvo sikap berdiri; dan
    • gladi pelaksanaan penembakan pidana mati.



LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)

Quote:
Quote:
Pengorganisasian

Pengorganisasian dalam pelaksanaan pidana mati terdiri dari regu penembak dan regu pendukung yang berasal dari anggota Brimob Polri.
Quote:Regu penembak berjumlah 14 (empat belas) orang terdiri dari:
a. 1 (satu) orang Komandan Pelaksana berpangkat Inspektur Polisi;
b. 1 (satu) orang Komandan Regu berpangkat Brigadir atau Brigadir Polisi
Kepala (Bripka); dan
c. 12 (dua belas) orang anggota berpangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda) atau
Brigadir Polisi Satu (Briptu).

Regu penembak bertugas:
a. mengecek tempat/lokasi pelaksanaan pidana mati;
b. menyiapkan dan mengecek senjata api dan amunisinya serta peralatan
lainnya yang akan digunakan dalam pelaksanaan pidana mati;
c. mengatur posisi/formasi personel regu penembak; dan
d. menyiapkan fisik dan mental seluruh personel regu penembak.

Regu pendukung masing-masing berjumlah 10 orang yang mempunyai tugas masing-masing, terdiri dari Tim survei dan perlengkapan, Pengawalan terpidana, Pengawalan pejabat, Penyesatan route; dan Pengamanan area. Dalam hal dibutuhkan perkuatan, jumlah regu dapat disesuaikan dengan perkembangan situasi.

LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
Quote:
Quote:
Pelaksanaan

Pelaksanaan Pidana Mati meliputi kegiatan sebagai berikut:
a. terpidana diberikan pakaian yang bersih, sederhana, dan berwarna putih sebelum dibawa ke tempat atau lokasi pelaksanaan pidana mati;
b. pada saat dibawa ke tempat atau lokasi pelaksanaan pidana mati, terpidana dapat didampingi oleh seorang rohaniawan;
c. regu pendukung telah siap di tempat yang telah ditentukan, 2 (dua) jam sebelum waktu pelaksanaan pidana mati;
d. regu penembak telah siap di lokasi pelaksanaan pidana mati, 1 (satu) jam sebelum pelaksanaan dan berkumpul di daerah persiapan;
e. regu penembak mengatur posisi dan meletakkan 12 (dua belas) pucuk senjata api laras panjang di depan posisi tiang pelaksanaan pidana mati pada jarak 5 (lima) meter sampai dengan 10 (sepuluh) meter dan kembali ke daerah persiapan;
f. Komandan Pelaksana melaporkan kesiapan regunya kepada Jaksa Eksekutor dengan ucapan ”LAPOR, PELAKSANAAN PIDANA MATI SIAP”;
g. Jaksa Eksekutor mengadakan pemeriksaan terakhir terhadap terpidana mati dan persenjataan yang digunakan untuk pelaksanaan pidana mati;
h. setelah pemeriksaan selesai, Jaksa Eksekutor kembali ke tempat semula dan memerintahkan kepada Komandan Pelaksana dengan ucapan ”LAKSANAKAN” kemudian Komandan Pelaksana mengulangi dengan ucapan ”LAKSANAKAN”;
i. Komandan Pelaksana memerintahkan Komandan Regu penembak untuk mengisi amunisi dan mengunci senjata ke dalam 12 (dua belas) pucuk senjata api laras panjang dengan 3 (tiga) butir peluru tajam dan 9 (sembilan) butir peluru hampa yang masing-masing senjata api berisi 1 (satu) butir peluru, disaksikan oleh Jaksa Eksekutor;
j. Jaksa Eksekutor memerintahkan Komandan Regu 2 dengan anggota regunya untuk membawa terpidana ke posisi penembakan dan melepaskan borgol lalu mengikat kedua tangan dan kaki terpidana ke tiang penyangga pelaksanaan pidana mati dengan posisi berdiri, duduk, atau berlutut, kecuali ditentukan lain oleh Jaksa;
k. terpidana diberi kesempatan terakhir untuk menenangkan diri paling lama 3 (tiga) menit dengan didampingi seorang rohaniawan;
l. Komandan Regu 2 menutup mata terpidana dengan kain hitam, kecuali jika terpidana menolak;
m. Dokter memberi tanda berwarna hitam pada baju terpidana tepat pada posisi jantung sebagai sasaran penembakan, kemudian Dokter dan Regu 2
menjauhkan diri dari terpidana;
n. Komandan Regu 2 melaporkan kepada Jaksa Eksekutor bahwa terpidana telah siap untuk dilaksanakan pidana mati;
o. Jaksa Eksekutor memberikan tanda/isyarat kepada Komandan Pelaksana untuk segera dilaksanakan penembakan terhadap terpidana;
p. Komandan Pelaksana memberikan tanda/isyarat kepada Komandan Regu penembak untuk membawa regu penembak mengambil posisi dan mengambil senjata dengan posisi depan senjata dan menghadap ke arah terpidana;
q. Komandan Pelaksana mengambil tempat di samping kanan depan regu
penembak dengan menghadap ke arah serong kiri regu penembak; dan mengambil sikap istirahat di tempat;
r. pada saat Komandan Pelaksana mengambil sikap sempurna, regu penembak mengambil sikap salvo ke atas;
s. Komandan Pelaksana menghunus pedang sebagai isyarat bagi regu penembak untuk membidik sasaran ke arah jantung terpidana;
t. Komandan Pelaksana mengacungkan pedang ke depan setinggi dagu sebagai isyarat kepada Regu penembak untuk membuka kunci senjata;
u. Komandan Pelaksana menghentakkan pedang ke bawah pada posisi hormat pedang sebagai isyarat kepada regu penembak untuk melakukan penembakan secara serentak;
v. setelah penembakan selesai, Komandan Pelaksana menyarungkan pedang sebagai isyarat kepada regu penembak mengambil sikap depan senjata;
w. Komandan Pelaksana, Jaksa Eksekutor, dan Dokter memeriksa kondisi
terpidana dan apabila menurut Dokter bahwa terpidana masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan, Jaksa Eksekutor memerintahkan Komandan Pelaksana melakukan penembakan pengakhir;
x. Komandan Pelaksana memerintahkan komandan regu penembak untuk melakukan penembakan pengakhir dengan menempelkan ujung laras senjata genggam pada pelipis terpidana tepat di atas telinga;
y. penembakan pengakhir ini dapat diulangi, apabila menurut keterangan Dokter masih ada tanda-tanda kehidupan;
z. pelaksanaan pidana mati dinyatakan selesai, apabila dokter sudah menyatakan bahwa tidak ada lagi tanda-tanda kehidupan pada terpidana;
aa. selesai pelaksanaan penembakan, Komandan regu penembak memerintahkan anggotanya untuk melepas magasin dan mengosongkan senjatanya; dan
bb. Komandan Pelaksana melaporkan hasil penembakan kepada Jaksa Eksekutor dengan ucapan ”PELAKSANAAN PIDANA MATI SELESAI”.

LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
Quote:
Quote:
Pengakhiran

Setelah pelaksanaan pidana mati selesai, Komandan Pelaksana memerintahkan Komandan Regu penembak membawa regu penembak keluar dari lokasi penembakan untuk konsolidasi. Jaksa Eksekutor memerintahkan Komandan Regu 2 dengan anggota regunya untuk membawa dan mengawal jenazah bersama tim medis menuju rumah sakit serta pengawalan sampai dengan proses pemakaman jenazah. Regu 1 mengumpulkan peralatan dan perlengkapan yang digunakan untuk pelaksanaan pidana mati dan membersihkan lokasi penembakan, dan Semua regu melaksanakan konsolidasi yang dipimpin oleh Komandan regu masing-masing.

LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
Quote:
Quote:
UPDATE !!! Peralatan dan Perlengkapan

Peralatan dan perlengkapan yang digunakan oleh regu penembak, terdiri dari:
Quote:
a. 1 (satu) pucuk senjata genggam dan sebilah pedang untuk Komandan Pelaksana;
Biasanya Perwira di Kewilayahan lebih memilih Senjata Genggam yang ini CPP Cal.38 Spesial karena bentuknya yang ramping dan kecil.

Penampakan Revolver CPP Call.38

Quote:b. 1 (satu) pucuk senjata genggam untuk Komandan regu penembak;
Untuk Komandan Regu di kewilayahan bbiasanya menggunakan Revolver Smith & Wesson call 38 laras 4" ada juga yang Pindad atau Taurus

Penampakan Revolver Smith & Wesson .Call 38 pesial

Smith & Wesson Call 38 Spesial laras 4"

Quote:c. 12 (dua belas) senjata api laras panjang untuk anggota regu penembak;
Untuk senjata api laras panjang di kewilayahan kemungkinan besar yg digunakan adalah SS 1 Pindan, krn untuk AK 101 masih sangat jarang.

Penampakan SS 1 V1 Pindad

Quote:d. 12 (dua belas) magasin untuk anggota regu penembak;
Penampakan Mag SS 1

Quote:e. 3 (tiga) butir peluru tajam kaliber 5,56 mm;
Penampakan Peluru Tajam kaliber 5,56 mm

Quote:f. 9 (sembilan) butir peluru hampa kaliber 5,56 mm;
Penampakan Peluru Hampa kaliber 5,56 mm

Quote:g. 12 (dua belas) butir peluru senjata genggam; dan
Penampakan Peluru Kaliber 38

Quote:h. pakaian PDL 3 Brimob Polri.
Penampakan Pakaian PDL 3

LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)

LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010
LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)

LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)

LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
Maaf di Forpol ga boleh minta Cendol,
langsung siram aja yaks emoticon-Big Grin

LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
Quote:
Quote:
Terima Kasih Cendol dan Abu Gosoknya emoticon-Blue Guy Cendol (L)

Cendol dan Abu Gosok kiriman Kaskuser


Quote:

MAMPIR JUGA KE TRIT HT ANE YANG LAINNYA

Udah Tau Kalung Dog Tag (Military ID-Tag)? Gimana Sih Asal-Usulnya?#HT ke-24
Mengenal Lebih Dekat Tim Pemburu Preman POLRES JAKARTA BARAT #HT ke-23
7 Alasan Mengapa Anda Harus Membawa Senter Taktis untuk Beladiri #HT ke-22
Kerajinan Alat Musik Terbuat dari Rongsokan Senjata dan Bagian bagiannya #HT ke-20
Daerah - Daerah ini Naikan Pamor Batu Akik #HT ke-19
MENGENAL LEBIH DEKAT, RESINTELMOB (RESERSE INTELEJEN MOBILE) BRIMOB POLRI #HT ke-18
MISS INDONESIA 2015, MARIA HARFANTI - D.I. YOGYAKARTA #HT ke-17
MENGENAL SUBDIT CYBER CRIME POLRI #HT ke-16
Aceh Punya Museum Batu Giok Pertama di Dunia #HT ke-15
Mengenal Unit KBR (Kimia Biologi dan Radio Aktif) Brimob Polri #HT ke-14
Mengenal Berbagai Jenis Batu dari Tiap Provinsi Seluruh Indonesia #HT ke-13
Kisah Kasih di Sekolah #HT ke-12
Teknis Tata Cara Eksekusi Pidana Mati #HT ke-11
Beragam Sandi Untuk Menyebut UANG / DUIT dalam Transaksi Korupsi #HT ke-10
Polisi Gelar Operasi Tematik, Ini 25 Titik Operasi Tematik di Jakarta (Jan-Feb 2015) #HT ke-9
Mengenal Lebih Dekat NCB - INTERPOL INDONESIA #HT ke-8
Mengenal Misi Internasional Polri, POLICE ADVISER PBB #HT ke-7
Mengenal Lebih Dekat Disaster Victim Investigation (DVI) #HT ke-6
Mengenal Lebih Dekat Misi Internasional Polri, FPU GARUDA BHAYANGKARA #HT ke-5
Ini Jadwal Buka Tutup Jalur Puncak Jelang Pergantian Tahun Baru 2015 #HT ke-4
Mengenal Lebih Dekat Serba Serbi Tilang #HT ke-3
Macam-macam Minuman Oplosan dan Bahayanya #HT ke-2
Mengenal Ragam Corak Batik Tiap Propinsi di Indonesia #HT ke-1


Setiap saran, opini dan masukan yang saya tulis adalah murni Pendapat Pribadi.
Tidak mencerminkan pendapat resmi dari Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Gunakan untuk memperoleh "second opinion" untuk masalah Anda.
Kebijaksanaan dari para pembaca sangat disarankan.
Diubah oleh danielldt
0
Tampilkan isi Thread
icon-close-thread
Thread sudah digembok
kepolisian
Kepolisian
343 Anggota • 3.6K Threads
Halaman 30 dari 34
LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
21-01-2015 10:18
Ngeri amat prosesnya..
0 0
0
LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
21-01-2015 10:18

eksekusi

Wih seremmm and hororr
0 0
0
LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
21-01-2015 10:19
ane sebagai orang umum melihat kalau hukuman mati itu sebeneranya cukup kejam karena "dipaksa" mengambil/menghilangkan nyawa seseorang dengan apapun alasanya itu emoticon-Sorry
0 0
0
LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
21-01-2015 10:19
Quote:Original Posted By the.gunner
serem juga denger kata eksekusi mati.. tp mau gmn lagi.. hukum di indonesia legal, makanya jgn coba2 maen2 ama tindak kejahatan...


hukum indonesia hanya mitos
koruptor yg jelas jelas ngerugiin rakyat belum pernah ada yg di dor
0 0
0
LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
21-01-2015 10:20
emoticon-Takutgan mau nanya nih. .kenapa hukuman matinya gk dipenggal aja gan?? kalo di tembak kayanya malah mati secara perlahan gan. .emoticon-Takut
0 0
0
LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
21-01-2015 10:23
serem denger kata eksekusi mati emoticon-Matabelo

mudah2an jadi kifarat
0 0
0
LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
21-01-2015 10:23
Merinding juga baca thread ini.... emoticon-Takut
Nice share gan
0 0
0
LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
21-01-2015 10:26
Apalagi pas bayangin 3 menit buat nenangin diri, setelah itu.... emoticon-Takut emoticon-Takut emoticon-Takut
0 0
0
LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
21-01-2015 10:27
melek dah lu semua emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)
0 0
0
LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
21-01-2015 10:28
Quote:Original Posted By bhaz2
emoticon-Takutgan mau nanya nih. .kenapa hukuman matinya gk dipenggal aja gan?? kalo di tembak kayanya malah mati secara perlahan gan. .emoticon-Takut


bener juga si gan ,,,, emoticon-Bingung (S) emoticon-Bingung (S) emoticon-Bingung (S)
0 0
0
LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
21-01-2015 10:29
wow
persiapan nya matang juga
0 0
0
LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
21-01-2015 10:30
laksanakan pada koruptor juga!

karena korban narkoba tidak sebanyak korban korupsi!
0 0
0
LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
21-01-2015 10:32
Quote:Original Posted By scoutgard
tentunya pidana mati ini dilaksanakan setelah semua hak2 terpidana terpenuhi kan?


pastinya donk gan......diberikan kesempatan untuk mengajukan PK atau banding dan grasi......kalau ditolak ya terpaksa hukuman mati.

tentunya banyak hal yang dipertimbangkan saat penolakan PK, Banding, atau pun Grasi.....

itu karena masih ada rasa kemanusiaan......jadi tak maen hukum mati aja...

emoticon-Ngakak
0 0
0
LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
21-01-2015 10:40
Nice thread gan, baru tau ane gan cara eksekusi pidana mati kayak gitu
Thanks gan udah berbagi ilmu
0 0
0
LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
21-01-2015 10:45
wuih
kira kira bagian tubuh mayatnya bakal di donorin kagak?
0 0
0
LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
21-01-2015 10:45
beuh... serem
ngebacanya aja sampe kebayang di posisi terpidana didoremoticon-Berduka (S)
0 0
0
LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
21-01-2015 10:46
ASLIII Ngeriii banget ngebayanginnya gan..... emoticon-Takut
0 0
0
LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
21-01-2015 10:47
serem om emoticon-Takut
0 0
0
LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
21-01-2015 10:52
Ane jd paham ttg eks mati ini.. emoticon-Takut Harusnya para trsangka tindak pidana pembunuhan jg d hukum mati.. Biar dy rasain jg gmna rasanya nyawa dihilangkan secara paksa..
Btw, nice share gan.. emoticon-Shakehand2
0 0
0
LEBIH TEKNIS Tata Cara Eksekusi Pidana Mati (Peraturan Kapolri No. 12 Tahun 2010)
21-01-2015 10:57
Anjir serem bgt baca penjelasan dr bro daniel + garandman :v
Tp membuka wawasan bgt, edan! Gw yg awam si awalnya kira semua senpi sama2 aja, ternyata ada itung2an jarak dll nya hhahaha
Nice thread nice post! \m/
0 0
0
Halaman 30 dari 34
icon-hot-thread
Hot Threads
Copyright © 2023, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia