News
Batal
KATEGORI
link has been copied
2464
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/535e82c48f07e7223f8b456a/diskusi-apakah-ujian-nasional-dihapus-saja
Kenapa UN Sistem pendidikan nasional sudah di undangkan sejak tahun 2003 yang dijabarkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah diubah
Lapor Hansip
28-04-2014 23:33

[DISKUSI] APAKAH UJIAN NASIONAL DIHAPUS SAJA

Past Hot Thread
[DISKUSI] APAKAH UJIAN NASIONAL DIHAPUS SAJA


Kenapa UN
Sistem pendidikan nasional sudah di undangkan sejak tahun 2003 yang dijabarkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
Secara bertahap SNP (standar pendidikan nasional) di terapkan di semua jenjang pendidikan di indonesia salah satunya adalah Standar kompetensi kelulusan sehingga untuk mengetahui sampai dimana penerapan SNP di sekolah salah satunya adalah dengan penyelenggaraan UN

Perubahan mainset sistem pendidikan
Sejak diberlakukan KTSP (kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) sekolah diberi wewenang penuh untuk membuat kurikulum sendiri dengan rambu rambu SNP yang di kontrol oleh Dinas Pendidikan setempat yang seharusnya sekolah sebagai tempat "pendidikan berbasis proses" mulai bergeser menjadi pendidikan berbasis nilai dengan munculnya KKM ( kriteria ketuntasan minimal ) disini sekolah mulai kedodoran karena dinas pendidikan setempat lebih senang mengontrol nilai bukan proses apalagi pemerintah daerah tidak mampu melengkapi standar proses dalam bentuk kelengkapan sarana dan prasarana sehingga berakibat
  • Banyak sekolah yang tidak memenuhi syarat sesuai dengan SNP
  • Munculnya lembaga lembaga bimbingan belajar yang berbasis nilai
  • Kemampuan siswa sudah tidak wajarlagi karena untuk memenuhi KKM guru dipacu untuk menyelesaikan kurikulum dengan keterbatasan waktu sehingga lebih mementingkan pendidikan berbasis nilai. Bukan lagi berbasis proses apalagi tanpa sarana yang mendukungnya.


Perkembangan Ujian di Indonesia
  1. Tahun 1965-1971
    Pada tahun itu, sistem ujian dinamakan sebagai Ujian Negara. Hampir berlaku untuk semua mata pelajaran, semua jenjang yang ada di Indonesia, yang berada pada satu kebijakan pemerintah pusat.
  2. Tahun 1972-1979
    Pada tahun itu, Ujian Negara ditiadakan, lalu dirubahmenjadi Ujian sekolah. Sehingga, sekolah lah yang menyelenggarakan ujian sendiri. Semuanya diserahkan kepada sekolah, sedangkan pemerintah pusat hanya membuat kebijakan-kebijakan umum terkait dengan ujian yang akan dilaksanakan oleh pihak sekolah.
  3. Tahun 1980-2000
    Pada tahun itu, untuk mengendalikan, mengevaluasi, dan mengembangkan mutu pendidikan, Ujian sekolah diganti lagi menjadi Evaluasi Belajat Tahap Akhir Nasional (EBTANAS). Dalam EBTANAS ini, dikembangkan perangkat ujian paralale untuk setiap mata pelajaran yang diujikan. Sedangkan yang menyelenggarakan dan monitoring soal dilaksanakan oleh daerah masing-masing.
  4. Tahun 2001-2004
    Pada tahun itu, EBTANAS diganti lagi menjadi Ujian Akhir Nasional (UNAS). Hal yang menonjol dalam peralihan dari EBTANAS menjadi UNAS adalah dalam penentuan kelulusan siswa, yaitu ketika masih menganut sistem Ebtanas kelulusan berdasarkan nilai 2 semester raport terakhir dan nilai EBTANAS murni, sedangkan dalam kelulusan UNAS ditentukan oleh mata pelajaran secara individual.
  5. Tahun 2005-2009
    Terjadi perubahan sistem yaitu pada target wajib belajar pendidikan (SD/MI/SD-LB/MTs/SMP/SMP-LB/SMA/MA/SMK/SMA-LB) sehingga nilai kelulusan ada target minimal.
  6. Tahun 2010-Sekarang
    UNAS diganti menjadi Ujian Nasional (UN). Untuk UN tahun 2012, ada ujian susulan bagi siswa yang tidak lulus UN tahap pertama. Dengan target, siswa yang melaksanakan UN dapat mencapai nilai standar minimal UN sehingga mendapatkan lulusan UN dengan baik ini berlaku sampai sekarang

Terlihat bahwa pendidikan di sekolah mulai bergeser tahun 2005 diberlakukan target kelulusan minimal disini sekolah mulai terganggu yang seharusnya pendidikan berbasis proses secara perlahan menjadi pendidikan berbasis nilai
Lembar Kerja Siswa yang seharusnya menitik beratkan pada pendidikan berbasis proses semakin menjamur (kebijakan dinas pendidikan daerah)dan beralih menjadi pendidikan berbasis nilai. Isi LKS bukan lagi lembar Praktek berganti menjadi ringkasan materi dan soal soal latihan yang lebih parah lagi Isi LKS menjadi aneh aneh dan lagi lagi yang disalahkan adalah Kemendiknas.

Seiring dengan perubahan mainset pendidikan berbasis proses menjadi berbasis nilai maka setiap akan ada penyelenggaraan UN maka yang dipersiapkan adalah:
  1. bimbingan belajar, try out yang berkali kali, kerja sama dengan lembaga bimbingan belajar yang semuanya adalah untuk mengejar nilai terbaik bahkan pendidikan berbasis proses semakin dijauhkan dari siswa apa lagi kelas akhir.
  2. kecurangan secara masif
  3. menaikkan nilai siswa

semua keadaan ini sepertinya didukung oleh pemerintah daerah, sekolah dan orang tua siswa karena harapannya adalah hasil kelulusan 100% dengan nilai yang baik

[DISKUSI] APAKAH UJIAN NASIONAL DIHAPUS SAJA


Upaya Pemerintah ( kemendiknas )
  1. pengamanan yang ketat dengan cara kerja sama dengan kepolisian untuk pengamanan soal. sebenarnya disinilah kebocoran soal bisa terlacak karena soal milai dari pusat sampai ke sekolah fihak kepolisian selalu mendampinginya
  2. membuat paket soal yang beragaman
  3. meminimalkan peran UN pada proses kelulusan maksudnya kelulusan siswa tidak hanya faktor UN saja


kesimpulan awal bahwa Ujian Nasional adalah perlu untuk mengukur SNP sampai dimana perkembang sekolah itu untuk memenuhi SNP. oleh karena perubahan mainset dari berbasis proses menjadi berbasis nilai maka "pelaksanaan" UN menjadi kedodoran terus menerus

diambil dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi

ane coba untuk diklasifikasikan semua pendapat sampai masa HT trit ini habis dan nanti kita diskusikan lagi emoticon-Shakehand2

jawaban setuju dengan penghapusan UN dengan alasan :
1. Proyek untuk di korupsi
2. merasa tidak meratanya pendidikan di Indonesia
3. banyak kecurangan baik oleh siswa atau pelaksana UN
4. Soal sulit tidak sesuai dengan SKL ( standar kompetensi kelulusan )
5. dicobanya soal dengan standar PISA
6. UN satu satu satu penentu kelulusan
7. UN ikut menentukan kelulusan
8. yang nentukan kelulusan itu hanya gurunya
9. negara maju tidak melaksanakan UN
10. tanpa alasan emoticon-Big Grin

jawaban yang tidak setuju UN dihapus dengan alasan :
1. benahi sistemnya saja karena UN perlu
2. UN untuk menilai kemampuan siswa
3. UN sebagai alat evaluasi perkembangan pendidikan di Indonesia
4. UN sebagai standar minimal kemampuan siswa atau sekolah
5. Kegagalan UN bukan karena substansi UNnya tapi pada pelaksanan UNnya jadi tinggal benahi cara pelaksanaannya
6. siswanya yang gak bisa kok UNnya harus dihapus
7. sementara ini dulu mari kita diskusikan masalah ini demi kemajuan dunia pendidikan di Indonesia

Quote:Original Posted By malfasih45
Klo kata saya selaku anak senior class juga mendingan jangan dihapus bro Nanti standar kita di negara itu bisa terlihat Contoh Nanti ada saudara dateng ke rumah sambil nanya " Nem kamu brp " Dari contoh di atas bisa dilihat berarti Nem itu standar negara kita Juga bisa dibandingi dengan org lain Bukan bermaksud menjelekkan org lain juga tentunya Page one boleh kali bro

Diubah oleh aviep
0
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 101 dari 125
[DISKUSI] APAKAH UJIAN NASIONAL DIHAPUS SAJA
07-05-2014 16:35
baru balik, ada temen yang mau pergi ditambah kemaren gw sakit emoticon-Hammer (S)

Quote:Original Posted By aviep


kalo sontek sana sontek sini kemedikbud sudah mengantisipasi dengan jumlah paket gan......... tapi bocornya jawaban itulah yang menjijikkan karena berakibat fatal bagi mental siswa, siswa jadi "enteng" masalah UN bahkan, enteng juga masalah pendidikannya. kenyataannya situasi di daerah sepertinya menutup mata tentang bocornya soal ini orang tua siswa, guru, pengawas, sekolah bahkan dinas pendidikan setempat karena alasannya siswa harus lulus 100%.
pernah 2 tahun lalu ada sekolah daerah yang 50% nilai murni UNnya rata rata 10 ( benar semua ) masuk berita koran satu hari dan anehnya berita koran berikutnya sekolah tersebut tidak termasuk sekolah peringkat terbaik malah peringkat 1 UN nasionalnya saja jumlah nilainya rata rata kurang dari 10.

kalau seperti ini hasilnya UN apa masih bermanfaat gan ?


menolak keberadaan UN dengan alasan ada pelanggaran sama aja lu ngelarang orang main bola karena di sepak bola ada yang ngelakuin pelanggaran emoticon-Hammer (S)

Quote:Original Posted By mikunee


serius boleh lah,
tapi kalo sampek nyeriusin komen gw "argumen si anu ga sama dengan gw" itu udah nonsense banget dah emoticon-Nohope

argumentum ad nauseam
yang lo lakukan cuma mengulang ulang masalah standardsasi, padahal gw udah jawab sebelumnya, bahkan udah gw masukin di post pertama gw UN masih tetap diadakan, bukan sebagai penentu kelulusan namun sebagai pemetaan pendidikan, dan juga sebagai salah satu pertimbangan pabrik, tapi kalau pabrik pingin bikin test sendiri ya terserah emoticon-shakehand:


munafik banget sih,
nangkep gak sih maksud gw? UN __ kalo tidak digunakan sebagai penentu kelulusan, kualitas lulusan SMA nanti standarnya gak jelas you dense m******* dari kemaren kagak ngerti juga pa ya? Alesan yang lu keluarin itu lagi, alesan gw kagak dibantah emoticon-Nohope kalo buntu ngaku aja

dibilangin ini bener kagak nangkep UN diadakan biar lulusan SMA ada standarnya, biar pabrik gak perlu ngeluarin biaya tambahan buat ngadain tes sendiri lu ngasih wewenang ke pabrik, ya pabrik mikir-mikir lagi itu biaya rekrutmen yang harusnya bisa dihindari. Pabrik bingung kalo ngadain tes, mereka keluar duit. Kalo gak ngadain tes, karyawan mereka nanti kerjanya gak keruan karna gak ada standar emoticon-Nohope

serasa ngomong ama orang t**** gw dari kemaren

0 0
0
[DISKUSI] APAKAH UJIAN NASIONAL DIHAPUS SAJA
07-05-2014 16:45
Quote:Original Posted By chandra931
kalau ane sih setuju" aja kalau UN itu dihapuskan tapi sekolah di negeri ni harus bisa jamin kualitas anak didik nya berkualitas dan bisa bersaing kaga sama negeri lain.


ini memang rencana yang ada di kurikulum 2013 yang nantinya UN hanya sebagai standar kemampuan individu dalam menyelesaikan tingkatan pendidikan serta sebagai pemetaan skala nasional tentang pelulusan adalah hak sekolah. jika sekolah sudah bisa memenuhi standar nasional pendidikan

Quote:Original Posted By FeikunaHayate
baru balik, ada temen yang mau pergi ditambah kemaren gw sakit emoticon-Hammer (S)




menolak keberadaan UN dengan alasan ada pelanggaran sama aja lu ngelarang orang main bola karena di sepak bola ada yang ngelakuin pelanggaran emoticon-Hammer (S)


ane nggak ada niatan untuk ikut mengusulkan UN dihapus, tapi yang ane lihat kenyataan yang ada kecurangan kecurangan itu seperinya masiv dan terencana makanya yang ane tanyakan manfaat UN saat ini apa masih bermanfaat ? emoticon-Smilie
0 0
0
[DISKUSI] APAKAH UJIAN NASIONAL DIHAPUS SAJA
07-05-2014 17:07
UN ga dihapus ga masalah, yg penting itu adalah pemerataan pendidikan sampai ke pelosok2 negeri

===========================================================================
asal njeplak nih emoticon-linux2
0 0
0
[DISKUSI] APAKAH UJIAN NASIONAL DIHAPUS SAJA
08-05-2014 03:05
Quote:Original Posted By FeikunaHayate
munafik banget sih,
nangkep gak sih maksud gw? UN __ kalo tidak digunakan sebagai penentu kelulusan, kualitas lulusan SMA nanti standarnya gak jelas you dense m******* dari kemaren kagak ngerti juga pa ya? Alesan yang lu keluarin itu lagi, alesan gw kagak dibantah emoticon-Nohope kalo buntu ngaku aja

dibilangin ini bener kagak nangkep UN diadakan biar lulusan SMA ada standarnya, biar pabrik gak perlu ngeluarin biaya tambahan buat ngadain tes sendiri lu ngasih wewenang ke pabrik, ya pabrik mikir-mikir lagi itu biaya rekrutmen yang harusnya bisa dihindari. Pabrik bingung kalo ngadain tes, mereka keluar duit. Kalo gak ngadain tes, karyawan mereka nanti kerjanya gak keruan karna gak ada standar emoticon-Nohope

serasa ngomong ama orang t**** gw dari kemaren


munafik itu apa sih ??
ada 3 ciri orang munafik yaitu ...... ?? menurut KBBI munafik yaitu ........ ??

ya karna itu pabrik boleh pakai nilai UN, kalau mau nanti dipublikasikan nilai rata2 UNnya dan target reratanya, ya kalau anak yang dilulusin itu rata2 UN 2,00 setiap ulangan remidi terus, tapi sekolah tetep ngotot lulusin ya jangan salah taun depan ga ada yang daftar disitu emoticon-Smilie

argumentum ad nauseam, argumentum ad hominem
bahkan gw yang dari DC aja tau gimana harus bersikap di subforum lain
0 0
0
[DISKUSI] APAKAH UJIAN NASIONAL DIHAPUS SAJA
08-05-2014 18:54
Quote:Original Posted By deepwang
UN ga dihapus ga masalah, yg penting itu adalah pemerataan pendidikan sampai ke pelosok2 negeri

===========================================================================
asal njeplak nih emoticon-linux2



@ bolt emoticon-Ngakak
0 0
0
[DISKUSI] APAKAH UJIAN NASIONAL DIHAPUS SAJA
08-05-2014 22:04
yang distandarkan proses pembelajarannya dulu yg mencakup kualitas guru, fasilitas, pengelolaannya, dll. Baru kemudian disanakan ujiannya!
0 0
0
[DISKUSI] APAKAH UJIAN NASIONAL DIHAPUS SAJA
09-05-2014 08:50

Hapuskan UAS SD!!!

السلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Selamat datang di thread pertama saya
Kali ini akan membagikan status seorang Dosen Psikologi di UIN Maliki Malang
berikut status beliau tentang UAS SD

Quote:
Mengamati pengalaman anak SD kelas enam yang ditry-out bertubi-tubi, dijajal kemampuan kognitifnya melalui berbagai uji-coba dari lembaga sana-sini, seolah tak punya kesempatan untuk berbicara bahwa "Aku muak dengan try-out itu", tapi apa dayalah, anak SD tidak berani berbicara. Guru ketakutanemoticon-Bingung (S)kalau-kalau anak-anaknya tidak lolos standarisasi nilai......Loh, guru yang takut kok siswa dipaksa agar membuktikan agar ketakutan guru tidak benar"........
Padahal dalam UU Pendidikanemoticon-I Love Indonesia (S), wajib belajar sembilan tahun tidak semestinya anak kelas enam SD dipleter ujian layaknya anak SMA dengan UNAS...Otomatis anak SD kelas enam akan langsung bisa lanjut ke kelas tujuhemoticon-Cendol (S) kan.......
Dengan mesin try-out, bakat dan minat atau keistimewaan anak disingkirkan oleh obsesi yang menerobos undang-undang. Tidakkah ini melanggar undang-undang ?
Sampai2 anak yang bakat bikin puisi, ujian praktik bahasa Indonesiapun dilarang buat puisi sendiriemoticon-Berduka (S), bahkan guru bahasa Indonesia menganjurkan anak yang bakat bikin puisi mencari di googleemoticon-Cape d... (S)
Sungguh saya menjadi bingung dengan pendidikan ini. Demi sebuah angka dan gengsi sekolah, anak dikorbankan.........


Padahal jika bakat anak-anak diarahkan ke yang positive bukankah lebih luar biasa? emoticon-2 Jempol
post FB Beliau


Mohon dikoreksi dari semua segi (judul dll) agan-agan semua

Terima kasih sudah menyimak
Maaf jika banyak kekurangannya (newbie detected)

Akhirulkalam
وَ السلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
0 0
0
[DISKUSI] APAKAH UJIAN NASIONAL DIHAPUS SAJA
09-05-2014 11:35
yang perlu di hapus itu Kementerian PENDIDIKAN-nya gan itu saja TITIK
0 0
0
[DISKUSI] APAKAH UJIAN NASIONAL DIHAPUS SAJA
09-05-2014 14:14
UN sebenarnya penting, buat mengetahui sejauh mana kemampuan siswa menguasai materi, namun yg disayangkan adalah materi yg terdapat pd soal UN banyak yg blm dipelajari. ini sekolah yg lelet? guru yg ga bs ngajar? atau kurikulumnya yg lebay?
dibilang sekolah yg lelet, guru ga bs ngajar jg ga bs karena emg anaknya blm paham betul. apa mungkin kemampuan anak indonesia sebegitu rendahnya? menurut ane ga koq, bnyk org indo yg pinter tp kembali lg pd lingkungan baik keluarga maupun masyarakat yg msh bnyk berpikiran primitif sehingga anak ga terpacu semangatnya wat belajar.

guru, jg perlu menjadi bhn kajian karena bnyk yg tdk sesuaibdgn standar kompetensi yg harus dimiliki sesuai dgn UU guru dan dosen thn 2003.

pemerintah, perlu menjadi bhn kajian agar tak menimbulkan lahan korupsi yg lbh luas

semua berasal dr mainset yg tak beraturan, hukum yg tak tegas dan kesulitan kesulitan lainnya yg terjadi di indonesia, bencana ekonomi, globalisasi, dan budaya yg perlahan mengubah niat baik manusia indonesia.

pendidikan berkaitan erat dgn ekonomi dan hukum. jd menurut ane semua mesti diperbaiki agar ga ada lg anak indo yg ga bs menguasai materi. belajar jg kan bth ketenangan lahir n batin.
cmiiw emoticon-Kiss (S)
0 0
0
[DISKUSI] APAKAH UJIAN NASIONAL DIHAPUS SAJA
11-05-2014 01:17
Quote:Original Posted By mikunee


munafik itu apa sih ??
ada 3 ciri orang munafik yaitu ...... ?? menurut KBBI munafik yaitu ........ ??

ya karna itu pabrik boleh pakai nilai UN, kalau mau nanti dipublikasikan nilai rata2 UNnya dan target reratanya, ya kalau anak yang dilulusin itu rata2 UN 2,00 setiap ulangan remidi terus, tapi sekolah tetep ngotot lulusin ya jangan salah taun depan ga ada yang daftar disitu emoticon-Smilie

argumentum ad nauseam, argumentum ad hominem
bahkan gw yang dari DC aja tau gimana harus bersikap di subforum lain


orang Indones semua sama aja

gini deh, Logikanya dari mana pabrik bakalan mau pake nilai UN sebagai acuan yang padahal standarnya sudah gak jelas?
1. Pabrik gak bakal mau pake nilai UN karena standarnya gak jelas
2. karena nilai UN gak bisa dipake standar, otomatis pabrik harus ngelaksanain tes penerimaan yang makan biaya tambahan. "Untuk menghindari biaya, ngapain juga cari SDM di Indonesia, bikin pabrik saja lah kami di luar negri" #nahlo

soal argumen lu
sama aja dong kalo lulusan SMA nantinya diliat dari nilai UN-nya soal dia bagus apa enggak? Ngapain diubah-ubah kalo gitu UN yang sekarang?
bedanyaa cuma setelah ikut UN tu anak tetep lulus kan? Buat sebagian orang dengan passion di bidang non mata ujian UN seperti seni dan olahraga, mungkin bukan perkara mudah buat mencari karir setelah lulus kalo begitu. Nah yang enggak?

Ada masalah lain selain itu tapi gw simpen dulu

Quote:Original Posted By aviep

ane nggak ada niatan untuk ikut mengusulkan UN dihapus, tapi yang ane lihat kenyataan yang ada kecurangan kecurangan itu seperinya masiv dan terencana makanya yang ane tanyakan manfaat UN saat ini apa masih bermanfaat ? emoticon-Smilie

masih, ini upaya standardisasi dari pemerintah gan.


Alnitak Alnilam Mintaka
0 0
0
[DISKUSI] APAKAH UJIAN NASIONAL DIHAPUS SAJA
11-05-2014 11:23

[Pikir Lagi Gan] Ujian Nasional: Setan atau Malaikat?

[DISKUSI] APAKAH UJIAN NASIONAL DIHAPUS SAJA

Kalau kita ibaratkan, pendidikan itu seperti mata air. Ia adalah sumber kehidupan dari peradaban. Dari mata air segar pegunungan itu, aliran air akan melewati sungai-sungai, mengisi waduk dan subak. Ia akan memberi hidup pada manusia, pada tanaman dan pertanian, hingga nanti bermuara di samudera.

Tugas kitalah untuk menjaga mata air itu agar tetap bersih, bebas dari kepentingan. Jangan sampai mata air dikotori, apalagi sengaja diracuni. Bisa habis kehidupan di sepanjang sungai, mati sampai ikan dan nelayan di muara pantai.

Masalahnya, apakah mata air pendidikan kita sudah terjaga?
Entahlah!

* * *

Sampai detik ini aku masih yakin. Terlepas dari segala kekurangan yang mengiringi perjalanannya, aku yakin bahwa Ujian Nasional berangkat dengan niat dan komitmen yang baik dari pemerintah, khusunya Kementerian Pendidikan Nasional. Perlu ada sebuah standar yang gunanya mengukur, bagaimana sih keadaan mata air pendidikan kita.

Rakyat Indonesia menitipkan amanat untuk mendidik bangsa pada Kemendiknas, maka Kemendiknas wajib mempertanggungjawabkan kembali apa-apa saja yang telah mereka lakukan. Perlu diukur seberapa efektif kebijakan pendidikannya, tenaga pendidik juga perlu diukur sejauh mana efektivitas pengajaran yang telah mereka berikan pada siswa. Dua hal penting: program pendidikan dari pemerintah dan proses pengajaran dari pendidik. Bukankah logika mudah akan berkata, bahwa semakin efektifnya kedua hal itu, maka semakin tinggi pula angka kelulusan?

Nah, dari semangat itu lahirlah 'Ujian Nasional' yang berperan menjadi sebuah standar. Lewat standar itu, banyak hal menyangkut pendidikan dapat dievaluasi, umpamanya:
Quote:Menteri Pendidikan Nasional bisa bergumam, "Ternyata Bali mencapai persentase kelulusan lebih tinggi dari Nusa Tenggara Timur. Kebijakan apa yang salah? Atau sarana dan tenaga pendidik kurang, mungkin? Baiklah, akan kami jadikan dasar perbaikan tahun depan."

Quote:"Coba panggil semua kepala sekolah," cetus Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten A, "SMANSA lulus 100%, bagus. Ia bisa membagi ilmu dan metode mereka pada kepala sekolah yang lain."

Quote:Anggota DPR dari Propinsi X mengetahui persentase kelulusan di dapilnya lebih rendah dari Yogyakarta. Ia bisa menjalankan fungsi pengawasannya, "Ini sebagai pengingat untuk Kemendiknas, bahwa kualitas dan fasilitas pendidikan kita belum merata. Dan harus diratakan!"

... masih banyak contoh lain. Silakan sebut sendiri.

Dengan begini, Ujian Nasional berwujud "Malaikat Cantik". Ia menjadi cermin yang memperlihatkan bagaimana sih wajah pendidikan negara kita.
Jadi UN bukan semata evaluasi pada siswa. Ia adalah evaluasi atas penyelenggara pendidikan.

Itulah seharusnya wajah Ujian Nasional sekarang. Cantik! Sayangnya, masih banyak yang memandang UN dengan wajahnya yang terdahulu. Ya, beberapa tahun lalu, wajah Ujian Nasional bukanlah "Malaikat Cantik", melainkan "Setan Kejam"! Buktinya, televisi selalu menyiarkan kegiatan wajib dalam menghadapi UN, dimana mendadak banyak digelar doa bersama, bukannya belajar bersama. Mirip ngusir setan, kan?
[DISKUSI] APAKAH UJIAN NASIONAL DIHAPUS SAJA
"... UN bukan lagi Ujian Nasional, tapi Ujian Kehidupan."


Beberapa tahun lalu, UN adalah satu-satunya indikator kelulusan siswa. Bayangkan seorang anak SMP di pelosok Indonesia yang hidup tanpa jalan aspal apalagi toko buku, berangkat ke sekolah jauhnya belasan kilometer, dan sepulang sekolah masih harus menggembala babi. Entah bagaimana caranya belajar. Sementara ia harus memperoleh nilai sama dengan seorang anak Jakarta yang kaya literatur, internet, dan diiringi bimbel-bimbel. Kalau nilai UN-nya tidak minimal sama, ya si penggembala babi tidak lulus SMP.
Kejam memang, untuk sebuah negara yang pembangunannya belum merata, tapi syarat lulus-tidaknya seorang siswa sudah disama-ratakan.

Tapi itu dulu.

Tingginya angka ketidaklulusan di tahun-tahun itu akhirnya menjadi bahan intospeksi bagi pemerintah. Diputuskanlah bahwa UN bukan lagi satu-satunya penentu kelulusan siswa. Lega, harusnya! Keputusan pemerintah ini menjawab keresahan guru, dan keresahan semua orang yang galau, takut tidak lulus sekolah gara-gara tidak lulus setan kejam bernama UN.

Nah! Kini UN bukan lagi palu tunggal yang memvonis kelulusan siswa. Ia kini adalah cermin yang menampilkan wajah pendidikan kita. Semoga kita bukan manusia-manusia tidak jujur, yang membelah cermin karena menampilkan wajah kita yang buruk.

Masalah selesai? Tunggu dulu.

Masih hal lain yang mengancam mata air. Masalah itu bernama... lagi-lagi: Politik dan pencitraan!

Kita kini tengah menganut sistem politik baru: 'Politik Narsis' namanya. Pemegang kekuasaan politik adalah mereka yang punya citra baik, meski belum baik pokoknya harus kelihatan baik dulu. Caranya? Entah dengan menebar senyuman di sepanjang jalan lewat baliho raksasa, pura-pura menjadi kernet metromini via reality show biar merakyat, sampai memanipulasi data agar kelihatan indah.

Yah... hal yang terakhir terjadi. Benar-benar terjadi.

Bupati A yang membuat program 'pendidikan gratis' tak mau programnya diejek koran karena banyak yang tidak lulus. Bupati B apalagi, ia tak mau disentil rakyat macam, "Sudah bayar, kok yang ndak lulusnya lebih banyak dari kabupaten A yang sekolahnya gratis!" Sementara Gubernur C ingin angka kelulusan di wilayahnya tertinggi di Indonesia. Kepala dinas yang takut ditendang dari jabatannya balik menekan kepala sekolah. Kepala sekolah bersama guru-guru akhirnya malah jadi 'tim sukses' UN. Kasak-kusuk di kalangan siswa sering kita dengar, bahwa jawaban UN banyak berseliweran.

Benarkah itu terjadi? Tanya diri kita, seberapa sering siswa kemampuan 'menengah' takjub dengan nilai UN-nya sendiri yang mendadak tertinggi di kabupaten, sementara siswa yang biasanya berprestasi malah nilai UN-nya biasa saja?

* * *


Menghapus Ujian Nasional kupikir adalah tindakan yang emosional. Toh lulus sekolah kini tak lagi semata diukur dari nilai UN, tapi juga berdasarkan keputusan sekolah yang bersangkutan sebagai pihak yang paling tahu keadaan siswa.

Ujian Nasional hanyalah sebuah kertas. Kitalah yang menentukan kertas itu akan jadi setan atau malaikat. Jangan sampai sesuatu yang diamanatkan untuk menjadi 'pengendali mutu' pendidikan malah berubah jadi dagelan, drama pura-pura skala nasional cuma agar kelihatan bagus dan 'biar ndak malu-maluin'.

Semoga saja itu tidak benar.

Bila itu benar, berarti sadar atau tidak, kita sedang berusaha mencongkel alat pengukur kejernihan mata air kita (karena takut pada kenyataan airnya tak jernih?) sekaligus sedang menabur racun pada pada mata air kita sendiri.

Semoga Tuhan mengampuni kita yang penuh kemunafikan ini.

sumbernya gan: http://www.kulkulbali.co/post.php?a=..._atau_malaikat
Diubah oleh dewarock
0 0
0
[DISKUSI] APAKAH UJIAN NASIONAL DIHAPUS SAJA
11-05-2014 11:29

meminta sharing pengalaman deadlines beasiswa yg mepet

permisi,, perkenalkan,

nama saya erwin fajar dari bekasi. saya sedang melamar study master di wageningen university. topik yg hendak saya ambil adalah usaha peningkatan produksi pangan, terutama peningkatan produksi tanaman padi.

di Wageningen sendiri saya sudah menemukan staff peneliti disana dgn minat keilmuan yg mirip seperti saya, sayangnya beliau hanya mau membimbing saya lebih jauh setelah saya tiba di wageningen.. saya sudah mendapatkan LOA dari wageningen university untuk program study master di major plant science summer intake 2014 dengan deadline kelengkapan payment 1 july. Dan confirmation deadline 15 mey. emoticon-Mewek

saya sedang kebingungan terkait dgn pembiayaan study saya karena sepertinya saya tidak lolos seleksi pada beasiswa sampoerna foundation dan bakrie foundation. adakah mas/mbak disini bisa berbagi pengalaman dan informasi,,

alternatif apakah yg saya punya agar saya bisa berstudy di wageningen pada pertengahan tahun ini.??

Atau adakah informasi beasiswa yg kemungkinan bisa saya akses sesuai dgn kondisi ini yg barangkali teman2 di sini ketahui..

saya ingin meminta pendapat teman2 barangkali mas/mbak tahu, adakah bantuan pembiayaan lain yang mungkin bisa saya akses sesuai dengan kondisi saya ini dan deadline yang saya miliki.??

ataukah ada alternatif lain yg tersedia shg saya bisa bsekolah di wageningen university..

dengan penuh rasa trima kasih.

erwin fajar.
email ;erwinfajar@gmail.com
phone ; +628567844334
address : Bulak Macan Permai Intan I street, C/91 Harapan Jaya, Bekasi,
postal code : 17124,
West Java Province, Indonesia.
0 0
0
[DISKUSI] APAKAH UJIAN NASIONAL DIHAPUS SAJA
11-05-2014 12:37
Ane g setuju UN dihapus karena :
1. UN merupakn tolak ukur pemerintah pusat utk melihat kelebihan dan kekurangan pendidikan tiap daerah secara nasional.jadi hasilnya dpt dijadikan acuan peningkatan di tahun berikutnya.
2.Sebagai bank data utk merumuskan kurikulum nasional.

Tapi yg ane ga setuju UN sebagai ancuan lulus atau tidak lulusnya seorang siswa agar dpt melanjutkan ke jenjang selnjutnya.
Karena bertentangan dgn Semboyan “Tut wuri handayani”, atau aslinya: ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani. Arti dari semboyan ini adalah: tut wuri handayani (dari belakang seorang guru harus bisa memberikan dorongan dan arahan), ing madya mangun karsa (di tengah atau di antara murid, guru harus menciptakan prakarsa dan ide), dan ing ngarsa sung tulada (di depan, seorang pendidik harus memberi teladan atau contoh tindakan yang baik).
Jadi tugas pendidik bukan menentukkan lulus atau tidak lulusnya seorang siswa, tp harus menjadi seorang sahabat yg mampu mengarahkan siswa sesuai dgn cita2 yg mereka inginkan.
cmiiw
Good Job


0 0
0
[DISKUSI] APAKAH UJIAN NASIONAL DIHAPUS SAJA
12-05-2014 17:00
Quote:Original Posted By ari gledeg
Ane g setuju UN dihapus karena :
1. UN merupakn tolak ukur pemerintah pusat utk melihat kelebihan dan kekurangan pendidikan tiap daerah secara nasional.jadi hasilnya dpt dijadikan acuan peningkatan di tahun berikutnya.
2.Sebagai bank data utk merumuskan kurikulum nasional.

Tapi yg ane ga setuju UN sebagai ancuan lulus atau tidak lulusnya seorang siswa agar dpt melanjutkan ke jenjang selnjutnya.
Karena bertentangan dgn Semboyan “Tut wuri handayani”, atau aslinya: ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani. Arti dari semboyan ini adalah: tut wuri handayani (dari belakang seorang guru harus bisa memberikan dorongan dan arahan), ing madya mangun karsa (di tengah atau di antara murid, guru harus menciptakan prakarsa dan ide), dan ing ngarsa sung tulada (di depan, seorang pendidik harus memberi teladan atau contoh tindakan yang baik).
Jadi tugas pendidik bukan menentukkan lulus atau tidak lulusnya seorang siswa, tp harus menjadi seorang sahabat yg mampu mengarahkan siswa sesuai dgn cita2 yg mereka inginkan.
cmiiw
Good Job


kan yang menentukan kelulusan siswa tidak hanya UN gan emoticon-Big Grin
0 0
0
[DISKUSI] APAKAH UJIAN NASIONAL DIHAPUS SAJA
14-05-2014 05:37
iya gan UN hapusin aja bikin stress anak2 skolah

untung jamannya ane masih ebtanas

emoticon-Sorry
0 0
0
[DISKUSI] APAKAH UJIAN NASIONAL DIHAPUS SAJA
14-05-2014 15:14
jangan dihapus
0 0
0
[DISKUSI] APAKAH UJIAN NASIONAL DIHAPUS SAJA
18-05-2014 19:33
mending gag pake UN buang duit
0 0
0
[DISKUSI] APAKAH UJIAN NASIONAL DIHAPUS SAJA
19-05-2014 01:02
Quote:Original Posted By nashruddinrm
mending gag pake UN buang duit


terus pake apa gan emoticon-Bingung
0 0
0
[DISKUSI] APAKAH UJIAN NASIONAL DIHAPUS SAJA
21-05-2014 20:23
halo gan , ane peserta UN 2014

Saya sudah mengikuti 3 kali ujian nasional ,
dan sekarang saya sudah dinyatakan lulus SMA.

Tapi memang seperti yang dikatakan teman2 seperjuangan,
UN tahun ini memiliki soal yang menantang, dan tentunya kami
semua tidak menganggap enteng ujian nasional .Kita sudah belajar
selama 3 tahun , berbagai persiapan pun sudah kami lakukan ,
mulai dari 3x TO sekolah , 3x TO Kota, membeli buku paket2 UN , simulasi UN , dll.

Dengan PD dan tenang saya masuk ruang ujian dan mengerjakan soal , seperti yang saya lakukan 3 tahun lalu. Namun ternyata soal UN berhasil membuat saya kaget, hmm sejenak saya berpikir , mungkin saja saya masih kurang belajar .. karena jujur saja , saya bukan anak yang pintar dari sononya , saya cenderung membutuhkan waktu lebih lama untuk mencerna dan mengerti pelajaran ..


Soal yang menurut saya paling melenceng dari SKL adalah soal Kimia .
kimia adalah pelajaran yang saya sukai, dan setelah saya amati dari 6 tahun terakhir soal UN kimia memang terdapat banyak sekali perbedaan soal,
bukannya soal tidak boleh beda, namun soal yang diberikan bersifat hafalan
dan bukan konsep hitungan , akhirnya soal yang tersisa dengan feeling.

untuk matematika, kesulitan soal dan waktu kurang balance, karena ada soal yang konsepnya susah dan angkanya jelek , sehingga membutuhkan waktu lebih untuk saya hitung , sedangkan waktu yang diberikan adalah 3 menit per soal .

alhasil nilai UN yang saya terima tidak sesuai ekspektasi saya ,
namun sebagai pelajar saya harus berpedoman bahwa tidak ada belajar yang sia- sia, saya hanya memberikan pendapat agar tidak terjadi hal yang sama dengan adik2 kelas saya .


Banyak sekali kecurangan terjadi di sana sini , mungkin ini terjadi karena UN menentukan banyak parameter, seperti masuk universitas negeri, akreditasi sekolah, survei tingkat pendidikan di berbagai daerah dan syarat kelulusan.

Saya tinggal di kota dengan berbagai fasilitas yang tersedia, saya hanya miris bagaimana nasib teman2 saya yang ada di luar sana , yang bersekolah dengan atap bocor dan menyeberang sungai untuk sampai ke sekolahnya .
Saya rasa ini kurang adil , karena UN menentukan banyak hal .

Tidak menutup kemungkinan bahwa anak akan mengalami stress dan bunuh diri, jika lingkungannya tidak mensupport. Kalau sudah begini apakah kita hanya bisa menutup mata dan berkata "ya sudahlah ", siapakah yang bertanggung jawab ?


saran saya :
-perbaikil soal UN agar tidak terjadi kesenjangan nilai antara pencontek dan yang benar2 belajar. (Ragam yang banyak menyebabkan siswa menjawab soal hanya dengan hoki2an , karena bobot yang tidak sama )

-SBMPTN lah yang menjadi tes masuk perguruan tinggi .
-UN+US menentukan kelulusan sudah merupakan metode yang bagus.

TETAP BERSEMANGATemoticon-I Love Indonesia (S)



0 0
0
[DISKUSI] APAKAH UJIAN NASIONAL DIHAPUS SAJA
26-05-2014 12:20
kalo soal standar soal yang di tingkatkan bukan alasan untuk penghapusan UN atuh emoticon-Hammer2

yang jadi permasalahan disini adalah banyaknya kecurangan dan dijadikannya lahan korupsi.

kalau 2 masalah di atas clear,menurut gw adanya UN sah2 aja emoticon-Ngacir
0 0
0
Halaman 101 dari 125
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia