Automotive
Batal
KATEGORI
link has been copied
9998
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/51963782582acfeb0100000b/penggunaan-oli-mobil-pcmo-hdeo-untuk-motor
Selamat datang di Thread admapower64 Join Facebook Page untuk PCMO dan HDEO user di sini Unduh Daftar Pelumas PCMO / HDEO / MCO di sini Composed and Edited by Dee santi Pada kesempatan kali ini, mari kita diskusi salah satu topik yang paling sering kita pertanyakan selama ini, yaitu, bisakah menggunakan pelumas mobil untuk mesin motor kita? Sebelum ada jawaban ya atau tidak, mari kita definisikan
Lapor Hansip
17-05-2013 20:58

Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor

Selamat datang di Thread admapower64


Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor



Composed and Edited by Dee santi


Quote:
Pada kesempatan kali ini, mari kita diskusi salah satu topik yang paling sering kita pertanyakan selama ini, yaitu, bisakah menggunakan pelumas mobil untuk mesin motor kita?

Sebelum ada jawaban ya atau tidak, mari kita definisikan arti pelumas terlebih dahulu. Pelumas adalah zat kimia, yang umumnya adalah cairan, yang diberikan diantara dua benda bergerak untuk mengurangi gaya gesek. Pelumas pada umumnya dibagi ke dalam dua jenis, yaitu mineral dan sintetis. Pelumas mineral berasal dari hasil distilasi minyak bumi, sementara pelumas sintetis berasal dari proses Fischer-Tropsch Process yang menggabungkan Hydrogen dan Carbon. Pelumas Mineral dan Sintetis menurut API atau American Petroleum Institute dibagi ke dalam lima kelompok, diantaranya adalah:
  • API Group I, Base Stock Mineral dengan teknologi proses distilasi fraksi mineral parafin, dengan teknologi tersebut, minyak bumi akan bertambah ketahanan oksidasinya dan juga menyingkirkan zat-zat yang merusak Base Stock tersebut. Proses Distillation dan Solvent Refined tersebut akan meningkatkan VI atau Viscosity Index menjadi 80 – 119, Sulphur > 0.03%, Saturates < 90%.

  • API Group II, Base Stock Mineral dengan teknologi proses sama seperti Group I tetapi ditambahkan dengan Hydrokracked Technology. Dalam hal ini, Base Stock menjadi lebih murni dan lebih mudah untuk ditambahkan additives. Salah satu merek pelumas yang menggunakan Group II Base Stock adalah Shell™ Rotella® dan Pennzoil® PureBase® Perlu diketahui, Royal Dutch Shell adalah pemilik dari Pennzoil dan Quaker State. Dengan teknologi Distillation, Solvent Refined, dan Hydrocraked, maka nilai VI atau Viscosity Index menjadi 80 – 119, Sulphur < 0.03%, Saturates > 90%.

  • API Group III, Base Stock ini digadang-gadangkan menjadi salah satu pelopor pelumas dengan Synthetic Technology yang berasal dari Mineral Oil. Teknologi ini dipakai luas oleh banyak Pabrikan pelumas SuperMajor (British Petroleum, Chevron, ConocoPhillips, ExxonMobil, Royal Dutch Shell, Total), salah satu yang paling terkenal dan fenomenal adalah Base Stock milik Suncor PetroCanada yang menyatakan bahwa pelumas mereka memiliki Base Stock yang murni. Group III sendiri sudah digantikan dengan Group III+ atau VHVI yang merupakan singkatan Very High Enhanced Viscosity Index. Teknologi proses yang digunakan adalah sama dengan Group II tetapi ditambahkan teknologi Hydroisomer, sehingga menjadikan Base Stock dengan 99% Saturasi dan 1% Aromatik. Dengan teknologi Distillation, Solvent Refined, Hyrdokracked, dan Hydroisomer, maka nilai VI atau Viscosity Index menjadi ≥120. Di pasaran dunia, Group III+ dipasarkan dengan nama Fully-Synthetic Lubricant, yang common usernya adalah SuperMajor. Ada perbedaan antara pasaran dunia dan Eropa, pasaran dunia Oli Group III+ dapat disebut sebagai Fully-Synthetic, sementara di Eropa Oli Group III+ hanya boleh disebut Synthetic Technology. Untuk membedakannya, bisa dibuka http://www.total.fr/ dimana oli yang dijual sebagian besar di luar Eropa disebut sebagai Fully-Synthetic, maka di Perancis hanya disebut Lubrifiant technologie de synthèse atau Synthetic Technology Lubricant. Di Eropa hanya Group IV dan Group V yang boleh di label dengan Fully-Synthetic Lubricant.

  • API Group IV, Base Stock ini adalah hasil katalisasi antara Hydrogen dan juga Carbon baik dengan Fischer-Tropsch Process atau proses pembentukan olefin lainnya. Base Stock ini dinamakan PAO atau PolyAlphaOlefin, disebut PAO karena bahan dasarnya adalah Olefin. Pengguna Base Stock ini sangatlah jarang, mereka yang menggunakan Base Stock ini biasanya adalah pelumas dengan kategori Top Tier atau Premium. Salah satu pengguna PAO adalah Amsoil Signature Series, Mobil 1, dan Yacco dengan jajaran pelumas Top Tier Mereka. PAO sangat sulit ditambahkan soluble additives, sehingga additives yang bisa ditambah biasanya adalah logam alkali, alkali tanah, atau logam transisi seperti Molybdenum dan Titanium. Logam alkali ditambahkan adalah supaya menambah retensi pelumas untuk menahan asam yang terbentuk saat pembakaran terjadi. PAO memiliki karakteristik yang paling unik, karena memiliki Titik Beku yang rendah hingga -53 C dan Titik Bakar yang tinggi, hingga 270 C. pelumas ini tidak mengandung sulphur karena dibuat murni dari Hidrogen dan Carbon, dan memiliki Viscosity Index di atas 140.

    PAO ini dikenal sebagai Base Stock ngambekan, alasannya adalah selain pembuatannya sulit, yaitu apabila oli dengan PAO Based akan dibuat maka bahan-bahan seperti additives pack harus dicampur sebelum menjadi oli. Seperti kita membuat cake, apabila kurang atau kelebihan bahan, maka cake tersebut tidak enak dan tidak bisa dimodifikasi. PAO juga sangat rewel apabila bertemu dengan racun sejenis Sulfur dan TEL atau Tetra-Ethyl-Lead, dan dia tidak bisa ditambah dengan post-mixed additives. PAO juga sangat licin apabila ditambahkan additive Boron Nitride sehingga sangat baik untuk mesin-mesin berbahan dasar Aluminum Silicon. Pada BMW disebut Alusil, pada Mercedes Benz disebut SILITEC, atau pada Yamaha disebut DiAsil. PAO dan Boron Nitride akan membentuk lapisan film sangat kuat dan licin, sehingga akan sangat baik untuk menambah performa mesin. Boron Nitride dan PAO tidak akan menyebabkan selip kopling, karena hanya bereaksi dengan logam Aluminum Silicon saja, tidak dengan komposit Kampas Kopling.


  • API Group V, Base Stock ini biasanya diisi oleh Ester, prosesnya sendiri adalah dengan cara katalisasi asam yang dinamakan dibasic Ester, dengan Alkohol atau CH3OH sehingga dibentuklah Ester dari hasil katalisasi tersebut. Ester biasanya digunakan untuk kompetisi karena kemampuannya untuk mempercepat pembakaran dan juga meningkatkan performa mesin, sehingga mesin balap biasanya menggunakan Ester dan atau campuran PAO dan Ester. Ester memiliki ikatan film yang paling kuat, tetapi kelemahannya adalah umur pakainya cukup singkat, sehingga hanya cocok digunakan bagi Anda yang membutuhkan oli kompetisi. Ester juga berguna untuk ditambahkan ke PAO based supaya mudah untuk di campur dengan additives. cara mengetahui adanya Ester dalam pelumas adalah dengan melihat nilai oksidasi dan TAN dari pelumas tersebut. Sifat alami Ester adalah oksidan dan asam, sehingga nilai TAN pasti ada dalam pelumas tersebut. Salah satu yang terkenal antara lain adalah Redline, Motul, dan Maxima



Quote:
Apa perbedaan pelumas untuk mesin mobil dan mesin motor?


Secara fungsi, pelumas memiliki peran yang sama, mesin motor manual memiliki gearbox dan kopling yang menyatu dengan blok mesin, sehingga pelumas untuk mesin motor konvensional harus bisa melumasi mesin tanpa merusak komponen gearbox, terlebih kopling, karena kalau terlalu licin, kopling dapat selip dan mengakibatkan terbakar. Pelumas mobil secara umum tidak dapat melumasi kopling, sehingga sangat tidak cocok digunakan kepada mesin motor konvensional.

Mesin motor matic memiliki gearbox dan kopling terpisah dari blok mesin, sehingga pelumas hanya melumasi mesin saja, tanpa melumasi gearbox dan juga kopling. Hal ini sama dengan karakteristik mesin mobil yang memiliki kopling dan gearbox terpisah.

Perbedaan selanjutnya adalah antar mesin mobil dan mesin motor adalah suhu operasional, putaran mesin operasional, volume mesin dan kapasitas pelumas, serta daya kerja operasional. Secara teoritis, suhu operasional mesin motor lebih tinggi daripada suhu operasional mesin mobil karena absennya pendinginan stabil, atau radiator pada mesin motor, meski beberapa jenis motor sudah mengadopsi radiator, tetapi terkadang hal ini sering dilupakan para pemilik, sehingga fungsinya tidak optimal.

Selanjutnya adalah putaran mesin operasional motor lebih tinggi daripada mobil, tentu saja, mesin mobil memiliki lebih dari 1 silinder dengan kapasitas minimal 250cc per silinder, sehingga untuk menjalankan mobil tidak diperlukan tenaga putaran tinggi. Semakin banyak dan semakin tinggi kapasitas mesin, maka putaran operasionalnya makin rendah. Mobil bisa berjalan 100 Kmh dengan RPM hanya 2,500 RPM, sementara motor membutuhkan lebih dari 5,000 RPM untuk berjalan pada 100 Kmh. Tetapi perlu diperhitungkan, mobil berjalan 2,500 RPM dengan kondisi Long Stroke sementara motor berjalan 5,000 RPM dengan kondisi Short Stroke ingat pelumas bekerja untuk melumasi dinding silinder, piston, crankshaft, dan valve train, meski secara teoritis beban mobil terkesan ringan, tetapi secara volumetrik pelumasan lebih besar mobil berkali-kali lipat. Dan oleh sebab itu bisa dipastikan bahwa oli untuk mobil harus lebih baik daripada oli motor.


Ilustrasi: sebuah mobil dengan kapasitas mesin 3,500cc dan berat 2,200 Kg (1997 BMW E38 735iL) berjalan dengan kecepatan 160 Kmh hanya dengan 4,100 RPM di Tachometer.
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor


Selanjutnya adalah volume mesin dan juga kapasitas pelumas. Dalam mobil berukuran mesin 1,000cc sampai 2,000 cc biasanya menggunakan 4 – 5 liter pelumas, itu berarti untuk dibutuhkan 2.5 mL pelumas untuk setiap cc mesinnya, sementara motor dengan kapasitas 100 cc – 125 cc membutuhkan pelumas 0.8 L, sehingga mesin motor membutuhkan 6.4 mL pelumas untuk setiap cc mesinnya. Hal tersebut tentu saja berpengaruh kepada tingkat retensi terhadap asam yang akan membuat pelumas cepat rusak. Secara rasio, seharusnya oli motor memiliki volumetrik lebih besar, dan itu berarti kerjanya lebih ringan dibandingkan mobil, apabila kita mengabaikan proses pelepasan panas.

Beban kerja sebenarnya tidak relevan apabila kita membandingkan motor dengan mobil, tetapi bisa kita jadikan acuan, bahwa kerja motor tidak seberat yang kita bayangkan.
  • Motor, Beban: 150 Kg | Kapasitas Silinder: 110 cc | Ratio Silinder/Beban = 0.733 (Paling ringan)
  • Mobil, Beban: 2,000 Kg | Kapasitas Silinder: 1,300 cc | Ratio Silinder/Beban = 0.65 (Moderate)
  • Truk, Beban: 20,000 Kg | Kapasitas Silinder: 8,000 cc | Ratio Silinder/Beban = 0.4 (Paling berat)

Asumsi semua kendaraan di atas di hitung termasuk pengemudi dan penumpang penuh, dari hitungan tidak relevan di atas, kita bisa simpulkan truk memiliki ratio paling berat dan motor paling ringan, sementara mobil tidak seberapa berat dibandingkan dengan truk. Ini acuan sederhana saja, sementara hitungan aslinya lebih rumit, tetapi bisa disimpulkan bahwa oli mereka bisa saling digunakan bergantian, ya bisa saling pakai tetapi memiliki limit masing-masing.


Quote:
Bisakah Pelumas Mobil Digunakan untuk Motor?


Secara umum, pelumas mesin mobil akan dapat digunakan untuk mesin motor matic, kalau untuk motor konvensional, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, karena ada karakteristik pelumas mobil yang sangat dilarang digunakan dalam mesin motor konvensional, hal yang perlu diperhatikan adalah:


Ilustrasi: Total Quartz 9000 Future GF-5 5W-30 pelumas Long Drain pertama yang diuji oleh TS hingga 10,000 Km di Honda Vario 110cc, memiliki sertifikasi yang dilarang untuk digunakan pada Motor Kopling Basah.
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor


  • Mitos Jumlah Molybdenum, banyak yang mengatakan pelumas motor konvensional tidak boleh mengandung friction modifier semisal Molybdenum atau Titanium yang bersifat melincinkan dan meningkatkan nilai fuel efficiency yang salah-salah bisa membakar kopling motor kesayangan Anda. Padahal pada kenyataannya bukan Friction Modifier yang membuat kopling motor Anda selip, tetapi Organic Additives semacam Graphite yang membuat kopling Anda selip. Jika tidak percaya, coba lihat Jumlah Molybdenum pada Motul 300V 4T bahkan jauh lebih tinggi daripada Molybdenum pada PCMO sekalipun, tetapi dari user tidak pernah ada yang mengeluh kopling-nya selip. Perlu diketahui, Molybdenum, Boron, atau Titanium hanya bereaksi dengan Logam saja, tidak dengan komposit organic yang mungkin ada di Kopling.

  • API Resources Conserving atau API Energy Conserving, pelumas dengan API Starburst pasti mengacu kepada fuel efficiency, sehingga pasti pelumas akan sangat licin dan tidak dapat melumasi dan melindungi kopling secara bersamaan. API RC/EC biasanya menuntut oli bisa digunakan dalam jangka waktu yg lama dengan state stay-in-grade, sehingga perlu banyak Organic Additives dan tidak cocok dengan komposit kopling.

  • ILSAC GF-5, tidak disarankan digunakan dalam motor konvensional, karena sifatnya sama seperti API RC/EC menjamin oli dapat digunakan dalam waktu yang lama, dan bisa menghemat bahan bakar.

  • German Approval Oil, ya seperti namanya German Approval, mengacu kepada Manufacturer Jerman, seperti BMW, VW, dan Mercedes Benz. pelumas dengan sertifikasi baru mereka tidak cocok dengan motor kopling basah, karena ditakutkan mengakibatkan selip kopling. Terlebih pelumas dari pabrikan mereka menuntut Sustain Release untuk beberapa additives dan itu bisa berdampak kepada motor dengan kopling basah.


Apabila dahulu PCMO hanya bisa digunakan untuk motor matic saja, sementara pelumas HDEO bisa digunakan di motor matic atau motor manual, kini banyak yang menggunakan pelumas PCMO untuk motor dengan kopling basah, salah satu contohnya adalah ADNOC Voyager Silver 10W-40, Pertamina Fastron Techno 10W-40, dan Pertamina Fastron Fully Synthetic 0W-50. Penggunaan pelumas mobil pada motor akan menyebabkan beberapa dampak yang mungkin positif atau negatif tergantung kepada bagaimana Anda menanganinya. Tetapi, sepengalaman saya, penggunaan pelumas mobil lebih banyak efek positif ketimbang negatif-nya. Dan kita kembali ke rumusan awal, baik PCMO, HDEO, dan MCO adalah sama-sama Hydrocarbon Based, sehingga tidak masalah apabila Anda juga mau menggunakan MCO di mobil Anda, hanya saja limitasinya tambah banyak.


Quote:
Mengapa Harus Pelumas Mobil/Diesel (PCMO/HDEO)?


Apa alasan lebih memilih Pelumas Mobil/Diesel dibandingkan Pelumas Motor (MCO)?
  • Longer Drain Interval.
  • Better Performance.
  • Better Protection.
  • Better Fuel Efficiency.
  • Low Evaporation.


Tetapi tidak menutup kemungkinan Pelumas Motor (MCO) juga melakukan tujuan utama dibuatnya thread ini yaitu Resources Saving by Longer Drain Interval Lubricant. Beberapa contoh oli yang bisa digunakan untuk jangka waktu yang lama adalah, Liqui Moly 4T, Royal Purple 4T, dan Elf Campione.


Quote:
Saya sebagai TS tidak berafiliasi dengan Lubricant Manufacturer manapun, posting saya di sini netral dan tidak mendikreditkan suatu merek dan atau jenis pelumas. Pendapat dan teori saya belum tentu benar, sehingga perlu didiskusikan di sini. Saya mengundang para expert disini untuk berdiskusi bersama mengenai penggunaan PCMO dan HDEO untuk mesin motor, berikut ini rules untuk thread ini:
  • Setiap sanggahan terhadap hal teknis dan juga yang berhubungan dengan kondisi dan atau kualitas suatu pelumas dan umur pakai pelumas, harap disertakan dengan bukti empiris yang kongkret, bukan sekedar katanya atau rasanya. Hal tersebut sudah diluar dari teorema dengan tanpa bukti empiris, sehingga sanggahan tidak akan dilanjutkan.
  • Dilarang Junk, SARA, flaming, ataupun nitip lapak disini, karena disini hanya untuk berdiskusi, mohon hargai Kaskuser lainnya.
  • Do at your own risk, penggunaan pelumas PCMO/HDEO pada mesin motor agan mungkin akan berdampak buruk, sehingga sehingga resiko pemakaian pelumas PCMO/HDEO selanjutnya adalah tanggung jawab user, saya hanya menyarankan yang terbaik dari datasheet dan pengalaman.

Polling
1,496 Suara
Berapa Viscosity Grade Pelumas Kendaraan Anda? 
Diubah oleh admapower64
profile-picture
profile-picture
profile-picture
FahmiAm dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Tampilkan isi Thread
icon-close-thread
Thread sudah digembok
Halaman 252 dari 501
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor
20-04-2014 10:25
Quote:Original Posted By bikersantai
Setelah mantau terus trid ini akhirnya ane keracunan..trus pesen deh petro supreme yg linknya pernah dikasi suhu banditz..ga sabar pengen nyoba..tanya ma sellernya sih ga perlu di flush..oli lum sampe motor dah di serpis duluan hehe..ntar deh sekalian serpis cvt


mantap gan, selamat mencoba emoticon-2 Jempol

jgn lupa review dimari stelah pake PCMO gmn rasany gan emoticon-Big Grin
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor
20-04-2014 12:10
ane rider honda tiger gan, dan memakai oli yang tulisan di kemasannya "for cars" yaitu prima xp dan gaada masalah kopling selip atau apapun, artinya masih cocok cocok aja tuh emoticon-Big Grin
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor
20-04-2014 14:50
Quote:Original Posted By animazizelf
baru tau oli mobil dipake dimotor dbhas dmari emoticon-Cape d... (S)

Dulu pernah ane pake oli mobil tanpa sadar. Ceritanya mau touring lupa blm ganti oli, buru2 beli di supermarket B**MA tanpa liat2 langsung aja comot yg SAE 10-40 merk SH**L. Langsung dah ane ganti oli, pas dipake enak banget bro ringan serasa abs service padahal ganti oli doang. Singkat cerita abs touring kurang lebih 2 mingguan dipake motor kok makin berat trus kopling gak enak, akhirnya ane service minta dicek, eh smbahnya bilang kopling abs, trus ane bilang jg ama dia klo kampas kopling blm lama ganti, selidik punya selidik gara2 oli mobil bro emoticon-Ngakak enak di awal gak enak udhnya emoticon-Ngakak


Urang bandung sigana mah, soalnya BORMA ngan aya dibandung, bener teu?
Btw, motor agan sepertinya kopling celup, klo wet clutch ga cocok sama oli yg mengandung aditive friction modifier,jadinya koplingnya slip, beda kalo agan pake matic yg koplingnya kering, ga bakalan kenapa2 emoticon-Smilie
Quote:Original Posted By RedClouth

mantapp.. nambah ilmu lagi.. emoticon-thumbsup
ada pertanyaan lagi gan emoticon-Malu
1. VI tinggi itu gimana ya? kental apa encer?
2. tapi bukannya TBN itu fungsinya buat menetralkan zat2 asam di solar yak? jadi semakin tinggi TBN, bagus buat mesin diesel. cmiiw. kalo di mesin bensin bergunakah kandungan TBN itu? apa gunanya?
3. jadi intinya yang agan bilang, kandungan oli yg berbanding terbalik:
nilai TBN >< nilai VI nya. cmiiw

wahh.. ternyata istilah2 di oli mobil banyak bener yak?? ane masih butuh pencerahan lagi nih di bagian oli mobil emoticon-Embarrassment


1. VI tinggi bukan cerita soal kentel atau encer, tapi soal kestabilan oli terhadap suhu ekstrim panas atau dingin, kalo kentel encer bisa diliat dari SAE-nya, lebih detailnya dari KV (kinematic viscosity)
2. TBN betul buat menetralkan asam, lebih tepatnya menetralkan asam hasil pembakaran (menahan proses oksidasi) baik mesin solar atau bensin,jadi berguna buat kedua2nya
3. Gada istilah berbanding terbalik, intinya oli bagus itu TBN tinggi VI tinggi emoticon-thumbsup
Ini bukan istilah di oli mobil, tapi istilah di semua oli emoticon-Smilie
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor
20-04-2014 14:59
Quote:Original Posted By Rexavio97
ane rider honda tiger gan, dan memakai oli yang tulisan di kemasannya "for cars" yaitu prima xp dan gaada masalah kopling selip atau apapun, artinya masih cocok cocok aja tuh emoticon-Big Grin



Betul gan emoticon-Smilie
Oya, prima xp jasonya MA, baru aja ane tengok di botolnya, jadi ga masalah buat kopling celup emoticon-2 Jempol
Diubah oleh rolexgmt
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor
20-04-2014 19:25
Quote:Original Posted By rolexgmt
Betul gan emoticon-Smilie
Oya, prima xp jasonya MA, baru aja ane tengok di botolnya, jadi ga masalah buat kopling celup emoticon-2 Jempol


emang gan emoticon-Malu (S) om ane pake prima xp di pulsar nya udah lama emoticon-Ngakak (S)
and, dibengkel deket rumah ane jual prima xp juga emoticon-Ngakak (S) ane ditawarin tapi ane nolak gara gara lagi pake duron xl emoticon-Malu (S)
====================================================
sedikit review ahh emoticon-Malu (S)
setelah pemakaian duron xl di jupi burhan ane, km nya udah sekitar 250an, masih enak, dan masih gak buat mesin jadi panas emoticon-Malu (S)
*maklum si baru olinya
pake duron xl topspeed motor ane agak nambah, buat maen rpm tinggi juga asik emoticon-Ngakak (S)
sorry ripiunya singkat banget emoticon-Hammer (S)
Diubah oleh kambingg
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor
20-04-2014 20:41
Quote:Original Posted By sigit3


ketemu lg di sini gan emoticon-Big Grin
kasus filter oli dah ane jawab di sebelah emoticon-Malu
---
oot dikit, komen baris terakir kok kaya komen radit pas suci emoticon-Ngakak (S)


Radit pas suci? apa itu gan?
Gagal paham emoticon-Bingung (S)
wkwkwk

Quote:Original Posted By BaNdiTz93


yup makany ada Oli Fuel Efficiency / Economy gan emoticon-Big Grin

kmrn liat Castrol sama Mobil 1 emoticon-Embarrassment


oh..ternyata memang ngaruh ya..

Gw rasa juga mungkin karena setelah ganti oli, getaran mesin jadi berkurang sehingga timing gear shifting gw lebih bagus jadi secara tidak langsung riding style gw lebih hemat BBM..

sebelumnya gw cepat banget naik ke gear 4..kadang malas turun ke 2, paling ke gigi 3 padahal kecepatan cuma 20-30 KM..soalny dulu nafas titan gw di gear 1 dan 2 pendek banget..getarannya juga gak nyaman pada gigi 2 apalagi gigi 1..emoticon-Cape d... (S) (mungkin karena pengaruh dulu waktu masa kuliah dimanjakan dengan halusnya getaran mesin shogun FL yang ada engine balancer nya emoticon-Malu (S))

sekarang sudah mendingan..sudah enak buat berlama-lama di gigi 2 dan 3..turun ke gigi 1 juga enak..nd kandas atau loncat lagi..


Quote:Original Posted By damar13488


Thanks gan...ane juga gak sampe kosong banget kok. Tapi ane selalu isi setiap sisa satu bar. Terus ane rata2 deh dari hampir 5 minggu ane pake nih oli...asli emang berasa iritnya.


Ya betul gan..
Berasa memang perbedaannya..kalau beda tipis kayak waktu gw coba pertamax masih bisa gw katakan karena faktor sugesti..tp yang kali ini kayaknya sudah bukan sugesti..bedanya lumayan..emoticon-Blue Guy Peace
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor
20-04-2014 21:38
Quote:Original Posted By animazizelf
baru tau oli mobil dipake dimotor dbhas dmari emoticon-Cape d... (S)

Dulu pernah ane pake oli mobil tanpa sadar. Ceritanya mau touring lupa blm ganti oli, buru2 beli di supermarket B**MA tanpa liat2 langsung aja comot yg SAE 10-40 merk SH**L. Langsung dah ane ganti oli, pas dipake enak banget bro ringan serasa abs service padahal ganti oli doang. Singkat cerita abs touring kurang lebih 2 mingguan dipake motor kok makin berat trus kopling gak enak, akhirnya ane service minta dicek, eh smbahnya bilang kopling abs, trus ane bilang jg ama dia klo kampas kopling blm lama ganti, selidik punya selidik gara2 oli mobil bro emoticon-Ngakak enak di awal gak enak udhnya emoticon-Ngakak


Quote:Original Posted By rolexgmt


Urang bandung sigana mah, soalnya BORMA ngan aya dibandung, bener teu?
Btw, motor agan sepertinya kopling celup, klo wet clutch ga cocok sama oli yg mengandung aditive friction modifier,jadinya koplingnya slip, beda kalo agan pake matic yg koplingnya kering, ga bakalan kenapa2 emoticon-Smilie


dah dijelasin agak rolexgmt
pake oli mobil itu syarat dan ketentuan berlaku gan
klo asal, ya risiko tanggung sendiri emoticon-Big Grin

Quote:Original Posted By RedClouth

mantapp.. nambah ilmu lagi.. emoticon-thumbsup
ada pertanyaan lagi gan emoticon-Malu
1. VI tinggi itu gimana ya? kental apa encer?
2. tapi bukannya TBN itu fungsinya buat menetralkan zat2 asam di solar yak? jadi semakin tinggi TBN, bagus buat mesin diesel. cmiiw. kalo di mesin bensin bergunakah kandungan TBN itu? apa gunanya?
3. jadi intinya yang agan bilang, kandungan oli yg berbanding terbalik:
nilai TBN >< nilai VI nya. cmiiw

wahh.. ternyata istilah2 di oli mobil banyak bener yak?? ane masih butuh pencerahan lagi nih di bagian oli mobil emoticon-Embarrassment


Quote:Original Posted By rolexgmt

1. VI tinggi bukan cerita soal kentel atau encer, tapi soal kestabilan oli terhadap suhu ekstrim panas atau dingin, kalo kentel encer bisa diliat dari SAE-nya, lebih detailnya dari KV (kinematic viscosity)
2. TBN betul buat menetralkan asam, lebih tepatnya menetralkan asam hasil pembakaran (menahan proses oksidasi) baik mesin solar atau bensin,jadi berguna buat kedua2nya
3. Gada istilah berbanding terbalik, intinya oli bagus itu TBN tinggi VI tinggi emoticon-thumbsup
Ini bukan istilah di oli mobil, tapi istilah di semua oli emoticon-Smilie


dah dijelasin agan rolexgmt

kita sama2 belajar gan di sini emoticon-shakehand
ane ga bilang VI tinggi pasti tp TBN rendah, atau sebalknya
tp kadang pas mbandingin dua oli, ane nemu yg berkebalikan begitu, bikin bingung milihnya... emoticon-Malu
paling enak y klo nemu oli yg VI tinggi, TBN tinggi emoticon-Big Grin

Quote:Original Posted By Rexavio97
ane rider honda tiger gan, dan memakai oli yang tulisan di kemasannya "for cars" yaitu prima xp dan gaada masalah kopling selip atau apapun, artinya masih cocok cocok aja tuh emoticon-Big Grin


Quote:Original Posted By rolexgmt

Betul gan emoticon-Smilie
Oya, prima xp jasonya MA, baru aja ane tengok di botolnya, jadi ga masalah buat kopling celup emoticon-2 Jempol


yup, Prima XP 20w-50 emang ada JASO MA nya

Quote:Original Posted By coolfx89


Radit pas suci? apa itu gan?
Gagal paham emoticon-Bingung (S)
wkwkwk

oh..ternyata memang ngaruh ya..

Gw rasa juga mungkin karena setelah ganti oli, getaran mesin jadi berkurang sehingga timing gear shifting gw lebih bagus jadi secara tidak langsung riding style gw lebih hemat BBM..

sebelumnya gw cepat banget naik ke gear 4..kadang malas turun ke 2, paling ke gigi 3 padahal kecepatan cuma 20-30 KM..soalny dulu nafas titan gw di gear 1 dan 2 pendek banget..getarannya juga gak nyaman pada gigi 2 apalagi gigi 1..emoticon-Cape d... (S) (mungkin karena pengaruh dulu waktu masa kuliah dimanjakan dengan halusnya getaran mesin shogun FL yang ada engine balancer nya emoticon-Malu (S))

sekarang sudah mendingan..sudah enak buat berlama-lama di gigi 2 dan 3..turun ke gigi 1 juga enak..nd kandas atau loncat lagi..

Ya betul gan..
Berasa memang perbedaannya..kalau beda tipis kayak waktu gw coba pertamax masih bisa gw katakan karena faktor sugesti..tp yang kali ini kayaknya sudah bukan sugesti..bedanya lumayan..emoticon-Blue Guy Peace


oh, enggak, komen baris terakir agan itu mirip si raditya dika klo komen pas jadi juri stand up comedy di kompas tv emoticon-Big Grin

lah, FL diwarisin ke adiknya sekarang emoticon-Bingung (S)
-----
oot dikit emoticon-Malu
Diubah oleh sigit3
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor
21-04-2014 11:20
Quote:Original Posted By kambingg



wah segera beralih ke PCMO/HDEO lah gan emoticon-Malu (S)
ane lagi ngeracunin orang juga di grup fb emoticon-Ngakak (S)

ane pun di grup berhasil ngeracun lumayan banyak orang emoticon-Ngakak

Quote:Original Posted By sigit3


wuih, bore up yak? emoticon-Big Grin



waktu itu ane tanya sis dsanti untuk motor wet clutch
sis bilang, klo diliat dr TBN yg tinggi, bisa lebih dr 5rb km..



Quote:Original Posted By sigit3


maksudnya berbanding terbalik emoticon-Bingung (S)

klo TBN tinggi, di motor apapun bagus, ga cuma di wet clutch
masa pakai oli kan ditentuin nilai TBNnya, cmiiw emoticon-Malu
tp oli dgn VI tinggi kadang TBNnya lbh rendah dibanding oli yg VI ga gitu tinggi
kalo ky gitu, blm tau pilih mana, VI tinggi atau TBN tinggi emoticon-Malu
tp TBN tinggi, olinya jelek, TBN akan cepat turun
sebaliknya, klo TBN ga tinggi, oli bagus, TBN ga akan cepat turun

klo ZDDP biasanya dikaitkan dengan flat tappet arm
ZDDP untuk mencegah wear berlebih pada flat tappet arm

cmiiw, ane ilmunya jg baru segitu..


Quote:Original Posted By animazizelf
baru tau oli mobil dipake dimotor dbhas dmari emoticon-Cape d... (S)

Dulu pernah ane pake oli mobil tanpa sadar. Ceritanya mau touring lupa blm ganti oli, buru2 beli di supermarket B**MA tanpa liat2 langsung aja comot yg SAE 10-40 merk SH**L. Langsung dah ane ganti oli, pas dipake enak banget bro ringan serasa abs service padahal ganti oli doang. Singkat cerita abs touring kurang lebih 2 mingguan dipake motor kok makin berat trus kopling gak enak, akhirnya ane service minta dicek, eh smbahnya bilang kopling abs, trus ane bilang jg ama dia klo kampas kopling blm lama ganti, selidik punya selidik gara2 oli mobil bro emoticon-Ngakak enak di awal gak enak udhnya emoticon-Ngakak


Quote:Original Posted By RedClouth

mantapp.. nambah ilmu lagi.. emoticon-thumbsup
ada pertanyaan lagi gan emoticon-Malu
1. VI tinggi itu gimana ya? kental apa encer?
2. tapi bukannya TBN itu fungsinya buat menetralkan zat2 asam di solar yak? jadi semakin tinggi TBN, bagus buat mesin diesel. cmiiw. kalo di mesin bensin bergunakah kandungan TBN itu? apa gunanya?
3. jadi intinya yang agan bilang, kandungan oli yg berbanding terbalik:
nilai TBN >< nilai VI nya. cmiiw

wahh.. ternyata istilah2 di oli mobil banyak bener yak?? ane masih butuh pencerahan lagi nih di bagian oli mobil emoticon-Embarrassment


Quote:Original Posted By rolexgmt


Urang bandung sigana mah, soalnya BORMA ngan aya dibandung, bener teu?
Btw, motor agan sepertinya kopling celup, klo wet clutch ga cocok sama oli yg mengandung aditive friction modifier,jadinya koplingnya slip, beda kalo agan pake matic yg koplingnya kering, ga bakalan kenapa2 emoticon-Smilie


1. VI tinggi bukan cerita soal kentel atau encer, tapi soal kestabilan oli terhadap suhu ekstrim panas atau dingin, kalo kentel encer bisa diliat dari SAE-nya, lebih detailnya dari KV (kinematic viscosity)
2. TBN betul buat menetralkan asam, lebih tepatnya menetralkan asam hasil pembakaran (menahan proses oksidasi) baik mesin solar atau bensin,jadi berguna buat kedua2nya
3. Gada istilah berbanding terbalik, intinya oli bagus itu TBN tinggi VI tinggi emoticon-thumbsup
Ini bukan istilah di oli mobil, tapi istilah di semua oli emoticon-Smilie


klo menurut ane, VI tinggi berarti oli tersebut memiliki kandungan VI Improver yg tinggi, artinya sifat multigrade oli tersebut dapat bertahan lama.

lalu TBN Tinggi, artinya asam hasil pembakaran bisa dinetralisir dengan baik sehingga mencegah oli cepat rusak, yang pada akhirnya membantu meningkatkan masa pakai oli sekaligus melindungi mesin dari korosi.

TBN Tinggi, VI Tinggi harusnya bisa tahan lama.
tapi terkadang, walaupun TBN Tinggi dan VI Tinggi, klo olinya ga tahan Shear, maka dia akan cepat rusak struktur polymer-nya karena gesekan gearbox terus menerus.

ane perhatikan dari SHell Advance AX7, VI-nya diatas 170, TBN-nya bisa dibilang cukup. tapi saat dipake ga sampe 1500km udah sangat ga enak utk oper gigi dan performa. riset sana sini, ada literature mengatakan kalau nilai HTHS kurang baik, maka oli sebagus apapun tidak akan bertahan lama bila terkena gesekan metal to metal contact di gearbox motor wet clutch. maka dari itu biasanya motor wet-clutch punya formulasi sendiri.


nah yang membuat ane bingung, kalimat yg ane bold diatas, kenyataan dilapangan oli Shell AX7 yg spek-nya cukup tinggi, dipake cuma tahan 1500km doang, habis itu suara mesin jadi sangat kasar, tarikan kayak ga lepas gitu, oper gigi keras mana hitam pekat pula emoticon-Cape d... (S)

sekarang ane lagi make PCMO TQ9K SM 5W_40
VI 172
TBN sekitar 10.

sudah 1200 km masih bening, cuman warnanya merah karena P+
performance so far so good emoticon-Big Grin
di motor ane, oli ini berhasil out perform castrol activ 20W-50 dan top one, klo sampe 1500 masih oke, berarti dia berhasil out perform Shell Advance AX7 emoticon-Big Grin
klo bisa lebih dari 2500km, berarti doi berhasil out perform Motul Multi Power 20W-50
klo bisa diatas 4000 km tetep bening tanpa penurunan performa, berarti nih oli sudah out perform oli Gulf DTS-i 10,000 emoticon-Smilie

klo hipotesa newbie diatas berjalan sesuai rencana, berarti selain nilai VI dan TBN, ada faktor lain yg menentukan oli tersebut bisa bertahan lama di motor wet clutch/kopling celup emoticon-Big Grin
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor
21-04-2014 14:14
Quote:Original Posted By Valkyrjur

ane pun di grup berhasil ngeracun lumayan banyak orang emoticon-Ngakak

klo menurut ane, VI tinggi berarti oli tersebut memiliki kandungan VI Improver yg tinggi, artinya sifat multigrade oli tersebut dapat bertahan lama.

lalu TBN Tinggi, artinya asam hasil pembakaran bisa dinetralisir dengan baik sehingga mencegah oli cepat rusak, yang pada akhirnya membantu meningkatkan masa pakai oli sekaligus melindungi mesin dari korosi.

TBN Tinggi, VI Tinggi harusnya bisa tahan lama.
tapi terkadang, walaupun TBN Tinggi dan VI Tinggi, klo olinya ga tahan Shear, maka dia akan cepat rusak struktur polymer-nya karena gesekan gearbox terus menerus.

ane perhatikan dari SHell Advance AX7, VI-nya diatas 170, TBN-nya bisa dibilang cukup. tapi saat dipake ga sampe 1500km udah sangat ga enak utk oper gigi dan performa. riset sana sini, ada literature mengatakan kalau nilai HTHS kurang baik, maka oli sebagus apapun tidak akan bertahan lama bila terkena gesekan metal to metal contact di gearbox motor wet clutch. maka dari itu biasanya motor wet-clutch punya formulasi sendiri.


nah yang membuat ane bingung, kalimat yg ane bold diatas, kenyataan dilapangan oli Shell AX7 yg spek-nya cukup tinggi, dipake cuma tahan 1500km doang, habis itu suara mesin jadi sangat kasar, tarikan kayak ga lepas gitu, oper gigi keras mana hitam pekat pula emoticon-Cape d... (S)

sekarang ane lagi make PCMO TQ9K SM 5W_40
VI 172
TBN sekitar 10.

sudah 1200 km masih bening, cuman warnanya merah karena P+
performance so far so good emoticon-Big Grin
di motor ane, oli ini berhasil out perform castrol activ 20W-50 dan top one, klo sampe 1500 masih oke, berarti dia berhasil out perform Shell Advance AX7 emoticon-Big Grin
klo bisa lebih dari 2500km, berarti doi berhasil out perform Motul Multi Power 20W-50
klo bisa diatas 4000 km tetep bening tanpa penurunan performa, berarti nih oli sudah out perform oli Gulf DTS-i 10,000 emoticon-Smilie

klo hipotesa newbie diatas berjalan sesuai rencana, berarti selain nilai VI dan TBN, ada faktor lain yg menentukan oli tersebut bisa bertahan lama di motor wet clutch/kopling celup emoticon-Big Grin


gan, nubi minta saran emoticon-Malu
antara VI dgn TBN agan pilih yg mana?
klo ada dua oli, yg satu VI 135, TBN 10 lebih (Fastron Diesel) yg satu lagi VI 150 TBN 8 (Adnoc Silver Voyager)
btw, harga TQ yg agan pake berapaan 1 liternya?
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor
21-04-2014 15:16
gan klo oli dari caltex ini udah ada yg pke blm disni?

skalian ninggalin jejak
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor
21-04-2014 15:37
Quote:Original Posted By sigit3


gan, nubi minta saran emoticon-Malu
antara VI dgn TBN agan pilih yg mana?
klo ada dua oli, yg satu VI 135, TBN 10 lebih (Fastron Diesel) yg satu lagi VI 150 TBN 8 (Adnoc Silver Voyager)
btw, harga TQ yg agan pake berapaan 1 liternya?


gini gan, klo ragu jenis olinya sintetik atau mineral. pilih yg TBN-nya tinggi. karena klo ga salah di posting posting terdahulu, dengan starting TBN lebih tinggi, otomatis kesempatan oli bisa bertahan lebih lama itu lebih besar.

tapi, klo olinya dah full sintetik, ga perlu lah yg starting TBN-nya tinggi, karena TBN-nya biasanya ga cepat turun. cari yg VI-nya tinggi.

gitu aja gan yg newbie tau emoticon-Malu
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor
21-04-2014 16:27
ni kaskus kok ganti halaman suka nyangkut.. emoticon-Cape d... (S)
---
Quote:Original Posted By Valkyrjur


gini gan, klo ragu jenis olinya sintetik atau mineral. pilih yg TBN-nya tinggi. karena klo ga salah di posting posting terdahulu, dengan starting TBN lebih tinggi, otomatis kesempatan oli bisa bertahan lebih lama itu lebih besar.

tapi, klo olinya dah full sintetik, ga perlu lah yg starting TBN-nya tinggi, karena TBN-nya biasanya ga cepat turun. cari yg VI-nya tinggi.

gitu aja gan yg newbie tau emoticon-Malu


gitu ya.. oke deh, thanks sarannya emoticon-shakehand
Diubah oleh sigit3
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor
21-04-2014 16:47
Quote:Original Posted By Valkyrjur


gini gan, klo ragu jenis olinya sintetik atau mineral. pilih yg TBN-nya tinggi. karena klo ga salah di posting posting terdahulu, dengan starting TBN lebih tinggi, otomatis kesempatan oli bisa bertahan lebih lama itu lebih besar.

tapi, klo olinya dah full sintetik, ga perlu lah yg starting TBN-nya tinggi, karena TBN-nya biasanya ga cepat turun. cari yg VI-nya tinggi.

gitu aja gan yg newbie tau emoticon-Malu



VI tinggi.. Eneos Sustina aja emoticon-Embarrassment
200 ke atas tuh ajiib

0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor
21-04-2014 23:59
malem om-om dimari, motor ane tiger kelahiran 2005emoticon-Malu (S), udah hampir setahun ini pake helix kuning, adakah rekomendasi oli yang lain buat motor tua ane? Dan apakah ada disini yang make helix kuning jugaemoticon-Malu (S)
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor
22-04-2014 09:55
halo agan2 semua..ane dirumah ada oli fastron diesel sae 15-40..ane mau tanya apa oli tersebut bisa ane pakaikan ke motor ane tiger revo 2009?
thank agan2 sebelumnya atas jawabannyaemoticon-Malu (S)
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor
22-04-2014 10:26
Quote:Original Posted By fierrr
malem om-om dimari, motor ane tiger kelahiran 2005emoticon-Malu (S), udah hampir setahun ini pake helix kuning, adakah rekomendasi oli yang lain buat motor tua ane? Dan apakah ada disini yang make helix kuning jugaemoticon-Malu (S)


kayanya ga ada yg pake helix kuning di sini
klo kopling celup kebanyakan pake HDEO alias oli diesel
baca2 halaman2 belakang, lg rame dibahas kok

Quote:Original Posted By ocob
halo agan2 semua..ane dirumah ada oli fastron diesel sae 15-40..ane mau tanya apa oli tersebut bisa ane pakaikan ke motor ane tiger revo 2009?
thank agan2 sebelumnya atas jawabannyaemoticon-Malu (S)


bisa emoticon-Big Grin
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor
22-04-2014 10:50
Quote:Original Posted By fierrr
malem om-om dimari, motor ane tiger kelahiran 2005emoticon-Malu (S), udah hampir setahun ini pake helix kuning, adakah rekomendasi oli yang lain buat motor tua ane? Dan apakah ada disini yang make helix kuning jugaemoticon-Malu (S)


Quote:Original Posted By ocob
halo agan2 semua..ane dirumah ada oli fastron diesel sae 15-40..ane mau tanya apa oli tersebut bisa ane pakaikan ke motor ane tiger revo 2009?
thank agan2 sebelumnya atas jawabannyaemoticon-Malu (S)


pakein oli HDEO 15W-40 aja om. misalnya Rimula, Castrol GTX, atau delvac MX.
secara kualitas, lebih bagus itu daripada helix kuning. fastron diesel jg setara kok kualitasnya karena sama sama HDEO. saya pake Rimula R4X di scorpio 2011 saya.
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor
22-04-2014 10:52
agan agan sekalian, bagaimana klo kita bawa group ini ke facebook menjadi HDEO PCMO User Group Indonesia atau Long Drain Interval Fans Indonesia?

biar bisa terdokumentasi lebih baik, lebih lengkap, dan lebih mudah utk komunikasi tentunya.
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor
22-04-2014 11:04
Quote:Original Posted By Valkyrjur
agan agan sekalian, bagaimana klo kita bawa group ini ke facebook menjadi HDEO PCMO User Group Indonesia atau Long Drain Interval Fans Indonesia?

biar bisa terdokumentasi lebih baik, lebih lengkap, dan lebih mudah utk komunikasi tentunya.


ane sih setuju aja emoticon-I Love Kaskus (S)
ga tahu yg lain.. emoticon-Bingung (S)
0 0
0
Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor
22-04-2014 11:39
saya mau menambahkan informasi yg saya peroleh dari riset literatur dalam beberapa pekan belakangan ini, terutama, berkat group ini, saya menjadi pioneer HDEO di grup pulsar 200 NS facebook, jadi secara gak langsung saya terdorong utk memperdalam literatur mengenai oli untuk motor kopling basah (wet clutch).

selain faktor VI dan TBN, kita juga perlu memperhatikan faktor SHEAR pada oli. Shear merupakan tragedi pecahnya molekul oli karena panas yang tercipta akibat gesekan terus menerus. seperti yang kita ketahui, perangkat kopling pada motor merupakan perangkat yang paling tinggi beban dan stress-nya. tingkat gesekan serta panas yg dihasilkan sudah termasuk level ekstrem.

panas dan gesekan ekstrem ini dapat memicu Shear besar besaran pada oli yang menyebabkan viskositas oli menjadi hancur lebur ga keruan. pernah kan kita jumpai oli 20W-50 yang belum berapa lama di gunakan sudah turun viskositasnya jadi 20W-30 ? maka dari itu jgn heran klo banyak oli motor yang tidak dapat bertahan lama walaupun VI dan TBN-nya tinggi, contohnya SHell Advance 4T AX7 VI 170, Castrol Activ 4T 20W-50, Top 1, dll

ASTM D6278 adalah standar pengujian kestabilan viskositas dari shear (Hight Temp High Shear) pada oli. berbekal keterangan ASTM D6278 saya mencoba mencari tahu standar yang digunakan pada pengujian oli mobil. hasilnya sesuai dugaan, mereka semua menggunakan standar baku yang sama.

bolehlah sebuah oli memiliki sertifikasi JASO, GLOBAL DHD, ILSAC, ACEA, API, BMW LL, GM LL, MB, VW, dll. namun pada kenyataannya sertifikasi tersebut tetap mengacu pada standar baku, salah satunya adalah standar baku ASTM D6278 untuk menentukan nilai HTHS oli. Saya menemukan fakta otentik lebih mengejutkan lagi, bahwa kriteria lulus pada JASO MA menggunakan standar test JASO T903 yang mengacu pada standar baku ASTM D6278 adalah sama dengan standar baku yang ditetapkan bagi oli mobil bensin maupun diesel. yaitu oli harus tetap stay in grade setelah 30 kali siklus pengujian pada suhu 100 derajat celcius.

Dan yang lebih menggembirakan lagi, kriteria lulus oli HDEO Diesel adalah 3x lipat lebih besar dari standar yang lain. yaitu harus tetap stabil setelah 90 kali siklus pada suhu 100 derajat celcius.

Tabel properti Psikokimia JASO T903

Tabel Standar Baku kelulusan ASTM D6278



perhatikan baik baik kedua tabel diatas.

dengan ini saya simpulkan, oli HDEO memiliki ketahanan lebih tinggi terhadap Shear dari panas dan gesekan ekstrem di kopling basah motor.

next kita akan bahas tentang Friksi.

mohon diletakkan di pejwan bagi yg ada slot di pejwan emoticon-Malu
0 0
0
Halaman 252 dari 501
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Kendaraan Roda 2
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia