News
Batal
KATEGORI
link has been copied
564
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5115c0a30975b4095a000005/reborn--niccolo-machiavelli-lebih-baik-ditakuti-daripada-dicintai
Thread ini ditunjukkan untuk membahas pemikiran-pemikirannya yg terdengar ekstrim dan radikal tapi itu benar adanya Pemikirannya tersebut seharusnya dijadikan panduan untuk pemimpin negara kita, karen
Lapor Hansip
09-02-2013 10:21

[REBORN] Niccolo Machiavelli: Lebih Baik Ditakuti Daripada Dicintai

Past Hot Thread
Thread ini ditunjukkan untuk membahas pemikiran-pemikirannya yg terdengar ekstrim dan radikal tapi itu benar adanya
Pemikirannya tersebut seharusnya dijadikan panduan untuk pemimpin negara kita, karena fakta berbicara, pemimpin yg hebat seperti yg disebutkan Machiavelli adalah pemimpin yg LEBIH BAIK DITAKUTI DARIPADA DICINTAI. Dan sejarah telah menorehkan banyak kisah pemimpin yg mengikuti nasihat Machiavelli. Hasilnya adalah, negara yg dipimpinnya itu cukup disegani dan ditakuti oleh dunia, meskipun tidak lama kemudian negara itu hancur.


[REBORN] Niccolo Machiavelli: Lebih Baik Ditakuti Daripada Dicintai
[REBORN] Niccolo Machiavelli: Lebih Baik Ditakuti Daripada Dicintai


Quote:
Biografi Singkat

Niccolo Machiavelli (lahir di Florence, Italia, 3 Mei 1469 – meninggal di Florence, Italia, 21 Juni 1527 pada umur 58 tahun) adalah diplomat dan politikus Italia yang juga seorang filsuf. Sebagai ahli teori, Machiavelli adalah figur utama dalam realitas teori politik, ia sangat disegani di Eropa pada masa Renaisans. Dua bukunya yang terkenal, Discorsi sopra la prima deca di Tito Livio (Diskursus tentang Livio) dan Il Principe (Sang Pangeran), awalnya ditulis sebagai harapan untuk memperbaiki kondisi pemerintahan di Italia Utara, kemudian menjadi buku umum dalam berpolitik di masa itu.

Il Principe

Yg membuat nama Niccolo Machiavelli ini tersohor adalah, karya bukunya yg berisi filsafat, pemikiran, dan nasehat cara memimpin suatu negara yg benar. Il Principe (Eng: The Prince, Indo: Sang Pangeran), itulah "buku petunjuk" kepemimpinan ala Machiavelli. Buku ini diterbitkan tahun 1513.



Ternyata, buku ini mendapat banyak cercaan dan kutukan dari banyak pihak. Alasannya, sosok pemimpin ideal versi Machiavelli sangat bertentangan dengan sosok pemimpin ideal versi orang kebanyakan. Jika masyarakat Florence saat itu mendambakan pemimpin yg adil, jujur, bijaksana, baik hati, rendah hati dan pemurah, maka menurut Machiavelli, pemikiran seperti itu adalah keliru.
Machiavelli berpendapat, seorang Pangeran/ Pemimpin harus mengabaikan pertimbangan moral sepenuhnya dan mengandalkan segala sesuatunya atas kekuatan dan kelicikan. Dalam mempertahankan kekuasan, dibutuhkan cara kekerasan untuk mempertahankannya bila perlu.

Baru pada abad ke sembilan belas upaya untuk mengangkat pemikiran dan harapan Machiaveli yang sesungguhnya mulai dilakukan. Sosok pemimpin amoral yg dikatakan Machiavelli adalah bentuk kegundahan dirinya melihat kondisi Italia saat itu. Italia saat itu masih labil karena setiap negara bagiannyanya terpecah-pecah menjadi beberapa bagian, termasuk Florence, tempat kelahirannya. Hal ini diperburuk karena masing-masing negara tersebut saling berebut dominasi atas wilayah suatu negara bagian yang lain. Dan semakin diperparah dengan adanya intervensi/ campur tangan dari negara-negara besar di dekat Italia, seperti Perancis, Jerman, dan Spanyol. Kondisi yang kacau balau ini menggugah Machiavelli sebagai orang yang lahir dan mantan negarawan di Italia menyusun sebuah anjuran cara berpolitik yang ditujukan kepada Medici, sang penguasa Italia. Dari buku Il Principe, Machiavelli menganjurkan agar Medici menjadi seorang pemimpin yang handal dengan perlambang, segarang harimau, secerdik rubah.

Pemimpin yg baik adalah pemimpin yg cerdas dalam bertindak. Melihat Italia terpecah, satu keinginan Machiavelli kepada Medici adalah: Satukan Italia!


Quote:
Beberapa Nasihat Machiavelli dalam Il Principe

Persatuan dan ketertiban harus diperjuangkan dengan cara apa pun, dan cara kekerasan dan pembantaian termasuk cara yg paling diperbolehkan dalam hal ini.
jika kondisi sudah tertib dan bersatu, maka cara kekerasan dan pembantaian disarankan untuk dihindiari oleh pemimpin.

Pemimpin harus bersiap menghadapi dua ancaman yg akan mengganggu stabilitas negaranya. Salah satunya adalah rakyat. Pemimpin sebisa mungkin harus menjaga perasaan rakyatnya. Jika tidak, bersiaplah menghadapi rakyat sendiri sebagai musuh. Lalu yg kedua,adalah ancaman dari negara luar.
Untuk menghadapi ancaman ini, tentu diperlukan tentara. Dan tentara itu haruslah tentara yg murni dari negeri sendiri, atau bahasa kasarnya, pribumi.

Machiavelli menekankan di atas segala-galanya yang terpenting adalah suatu negara mesti dipersenjatai dengan baik. Beliau berpendapat, hanya tentara pribumi saja yang benar-benar dapat dipercaya. Sementara, jika menggantungkan kekuatan pada tentara bayaran, hal itu justru dapat memperlemah negara dan membahayakan negara.

Machiavelli menasihatkan para pemimpin agar mendapat dukungan penduduk, karena kalau tidak, dia tidak punya sumber menghadapi kesulitan. Tentu, Machiavelli maklum bahwa kadangkala seorang penguasa baru, untuk memperkokoh kekuasaannya, harus berbuat sesuatu untuk mengamankan kekuasaannya, terpaksa berbuat yang tidak menyenangkan warganya. Dia mengusulkan, si penguasa mesti mengatur langkah kekejaman sekaligus sehingga tidak perlu mereka (rakyat) alami tiap hari penderitaan yang datang terus menerus sehingga rakyat akan melupakan rasa menderitanya itu pada esoknya.

Machiavelli menyarankan, agar kepemimpinannya langgeng, seorang pemimpin harus dikelilingi oleh menteri-menteri yang mampu dan setia. Beliau melarang keras kepada para pemimpin untuk mendekati para penjilat dan minta pendapat apa yg seharusnya dilakukan. Baginya, hal itu akan menjerumus pemimpin mengambil langkah yg salah.

Dalam bab 17 buku The Prince , Machiavelli memperbincangkan apakah seorang Pangeran itu lebih baik dibenci atau dicintai.

Pendapat Machiavelli: "Jawabannya ialah seorang pemimpin selayaknya bisa ditakuti dan dicintai sekaligus. Tetapi, jika tidak mampu mendapatkan keduanya, lebih baik ditakuti daripada dicintai. Sebabnya, cinta itu diikat oleh kewajiban yang membuat seseorang mementingkan dirinya sendiri, dan ikatan itu akan putus apabila berhadapan dengan kepentingannya. Tetapi, ketakutan didorong oleh kecemasan dijatuhi hukuman..."

Karena rasa takut sungguh cocok dengan tidak adanya rasa benci. Seandainya memang ada alasan untuk menghukum seseorang, ini harus dilakukan hanya kalau ada pembenaran yang wajar dan alasan jelas untuk melakukan hal tersebut. Tetapi lebih-lebih raja harus menjauhkan diri dari harta milik orang lain, karena orang lebih mudah melupakan kematian leluhurnya daripada kehilangan warisan leluhurnya. Memang selalu ada alasan untuk merampas harta seseorang, tetapi seorang raja yang mulai hidup dengan merampok selalu ingin berusaha merebut harta milik orang lain. Sebaliknya, alasan untuk menghukum seseorang lebih sulit ditemukan dan alasan-alasan itupun tidak mudah mendapat dukungan.

Karena orang harus bersikap seperti rubah yg cerdik untuk mengetahui adanya perangkap, dan seperti singa yg menakutkan untuk menakuti srigala. Mereka yang hanya ingin bersikap seperti singa adalah bodoh. Sehingga seorang penguasa yang bijaksana tidak harus memegang janji kalau dengan demikian ia akan merugikan diri sendiri. Pemimpin haruslah menepati janji yg berhubungan dengan kepentingannya.
Dalam hal ini, Machiavelli berkata, "Seorang penguasa yang cermat tidak harus memegang kepercayaannya jika pekerjaan itu berlawanan dengan kepentingannya.". Dia menambahkan, "Karena tidak ada dasar resmi yang menyalahkan seorang Pangeran yang minta maaf karena dia tidak memenuhi janjinya,"

Karena itu, seorang raja tidak perlu memiliki semua sifat baik yang disebutkan diatas, tetapi ia tentu saja harus bersikap seakan-akan memilikinya. Itulah kunci absolutisme suatu kekuasaan.



Sumber:
http://id.shvoong.com/books/1697554-il-prince/
http://iyebraa.blogspot.com/2007/10/...ntuk-para.html
http://media.isnet.org/iptek/100/Machiavelli.html
Dengan penyuntingan seperlunya
THREAD ASLI

CREDIT TO : Agan Thestrategist
Diubah oleh hastaantasena
0
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 27 dari 29
[REBORN] Niccolo Machiavelli: Lebih Baik Ditakuti Daripada Dicintai
19-03-2014 03:47
Quote:Original Posted By vomit666

Saya setuju dengan idealisme ente, tapi ane sedikit kurang setuju apabila ente menyalahkan pahamnya, kinerja seorang negarawan yang baik tidak bisa dikur dari paham yang dianut.


sebenarnya sih untuk bagian ini murni subyektif, pendapat pribadi ane.
kalo menurut ane, kinerja pemerintahan yang buruk memang bukan cerminan paham yang buruk, tapi di sini ane tekankan bahwa machiavellianisme adalah paham yang baik bagi penguasa (iya lah, siapa yang gak mau lama di kursi kekuasaan), tapi buruk bagi rakyat (iya lah, sampai kapan kita mau dibego-begoin penguasa). paham ini mungkin efektif bagi rakyat jika diterapkan dalam lingkup kecil (misalnya keluarga, organisasi, komunitas, dsbnya). tapi untuk lingkup sebesar negara, ini benar-benar buruk bagi rakyat. kita punya riwayat buruk tentang machiavellianisme di tangan Sukarno dan Suharto. itu saja sudah cukup buruk bagi mereka (rakyat) yang mendambakan kebebasan individual dan kebebasan berserikat.

sisi positif machiavellian memang bisa dirasakan, seperti stabilnya roda pemerintahan (hukum, politik, perekonomian, keamanan, dll, tapi agaknya mustahil untuk di zaman sekarang), terlebih jika machiavellian itu adalah protagonis bagi rakyat, sang "satrio piningit" akan membela kepentingan rakyat. tapi siapa yang bisa menjamin dia seorang "satrio piningit"?

selebihnya ane setuju sama ente, concepts are run by man, baik-buruknya paham tergantung manusia yang menjalankan.

Quote:Original Posted By vomit666

Machiavellian modern ini dalam konteks seseorang di masa sekarang ini yang menerapkan prinsip machiavellianism, atau machiavellian model baru yang dilebur dengan konsep lainnya?


machiavellianisme itu fleksibel. bisa disintesiskan dengan konsep apapun, paham manapun.

Quote:Original Posted By vomit666
Jadi peran angkatan militer yang dimiliki oleh seorang penguasa, yang juga merupakan salah satu elemen kuat di paham ini seperti di masa renaissance tersebut, mulai mengalami pergeseran ke arah mass power gitu bro?


bisa jadi. untuk ini ane gak bisa komen banyak, kalo kebanyakan jadinya visionary.

Quote:Original Posted By vomit666

Kalau memang menurut ente Jokowi belum membuahkan kinerja apapun selama ini, itu memang faktor individunya, bukan pahamnya.

Ane percaya apabila paham ini digunakan ditangan seseorang yang tepat (kapabilitas-integritasnya oke), akan berdampak positif bagi konstitusi apapun yang dipimpinnya.


semoga aja begitu, seperti yang ane tulis di atas, concepts are run by man, baik-buruknya paham tergantung manusia yang menjalankan.
tapi kalo ane pribadi sih, ane merasa "sayang" untuk optimistis terhadap politik Indonesia. toh makmur dan majunya suatu negara bukan ditentukan oleh pemerintah satu-satunya.
0 0
0
[REBORN] Niccolo Machiavelli: Lebih Baik Ditakuti Daripada Dicintai
22-04-2014 00:13
ningggalin jejak dulu
penting nih tritemoticon-Smilie
0 0
0
[REBORN] Niccolo Machiavelli: Lebih Baik Ditakuti Daripada Dicintai
26-04-2014 01:32
Kayak pernah lihat buku tentang Machiavelli di perpus..kapan-kapan gaul di perpus dah
0 0
0
[REBORN] Niccolo Machiavelli: Lebih Baik Ditakuti Daripada Dicintai
26-04-2014 08:20
aku suka sama filosofinya,the end justify the means,terkadang bertindak kejam atau licik itu diperlukan,tapi harus jelas tujuannya memang untuk kepentingan yang lebih baik,dan bukan berarti juga orang itu harus menjadi absolut jahat atau malah korup,tapi justru sebaliknya
Diubah oleh Travestron
0 0
0
[REBORN] Niccolo Machiavelli: Lebih Baik Ditakuti Daripada Dicintai
02-05-2014 06:39
Machiavelli jg ajarannya adalah bahwa negara mempunyai power
Bahwa negara adalah segala2nya
Rakyat hrs nurut apapun itu kemauan negara menuju yg baik
0 0
0
[REBORN] Niccolo Machiavelli: Lebih Baik Ditakuti Daripada Dicintai
02-05-2014 11:30
kalo di indonesia itu pemimpin yg hebat adalah pemimpin yg nggak korupsi ahahaha
0 0
0
[REBORN] Niccolo Machiavelli: Lebih Baik Ditakuti Daripada Dicintai
03-06-2014 14:08
Ada benarnya juga nih kata2 dari om machiavelli ini sayangnya ane ga punya bukunya
0 0
0
[REBORN] Niccolo Machiavelli: Lebih Baik Ditakuti Daripada Dicintai
03-06-2014 14:37
gila.... pemikiran yang gila..... semua teori politik Niccolo Machiavelli memang sangat gila.... bahkan menjadi teori praktis yang sering digunakan dalam dunia perpolitikan saat ini emoticon-Takut

ada yang tau gimana nasibnya? apakah dia bernasib seperti socrates yang dibunuh emoticon-Takut
Diubah oleh dicotacheese
0 0
0
[REBORN] Niccolo Machiavelli: Lebih Baik Ditakuti Daripada Dicintai
03-06-2014 21:41
untuk konteks jaman sekarang kira2 Il Principle bisa diterapkan ato tidak ya?

mengingat sekarang dunia sedang dikekang dengan nama "demokrasi"
0 0
0
[REBORN] Niccolo Machiavelli: Lebih Baik Ditakuti Daripada Dicintai
03-06-2014 23:39
biasanya pemimpin tiran digulingkan melalui kudeta berdarah emoticon-Thinking tapi dizaman modern saat ini sepertinya sudah tidak relevan menjalankan pemerintahan dengan kekerasan.
0 0
0
[REBORN] Niccolo Machiavelli: Lebih Baik Ditakuti Daripada Dicintai
17-06-2014 07:11
Quote:Original Posted By Lonelyloner1
Menurutku, filsafat The Prince nya Machiavelli itu paling salah dimengerti banyak orang.

Machiavelli memang menganjurkan agar seorang pemimpin mengambil tindakan apa pun yang diperlukan untuk mencapai tujuan, termasuk tindakan2 yang dianggap tak bermoral atau jahat. Tetapi dia tidak menganjurkan orang untuk menjadi jahat.

Nih aku ulang bagian pentingnya: ...mengambil tindakan apa pun yang diperlukan untuk mencapai tujuan...

Pertimbangan-pertimbangan moral seringkali mengunci tangan dan pikiran seorang pemimpin, membuatnya tidak berkutik dalam kebingungan antara kebaikan pemikirannya dan ketidak-efektifan tindakannya.

Bersikap moral dan baik, itu baik, bagi orang biasa.
Tetapi semakin besar seorang pemimpin, semakin besar tanggung jawab yang dipikul, semakin besarlah resiko yang ditanggung, dan semakin fatal lah akibatnya kalau dia menjadi tidak efektif karena kebingungan moral.

Oleh sebab itulah makanya Machiavelli mengajarkan bahwa seorang pemimpin seharusnya tidak terbelenggu oleh pertimbangan moral (walau pun harus terlihat bahwa dia memang bermoral). Pertimbangan sang pemimpin haruslah sesuatu yang lebih besar, suatu cita cita luhur yang harus dicapainya, dan mungkin hanya bisa dicapai dengan cara meraih dan menggenggam kekuasaan sekuatnya dan selama mungkin.

Sebagai contoh:

Winston Churchill?
Pada waktu Prancis menyerah pada Jerman pada awal PD 2, salah satu kekhawatiran Inggris adalah kalau Angkatan Laut Perancis, jadi jatuh ke tangan Jerman. Hal itu akan sangat membahayakan Inggris.
Maka Churchill pun memberikan perintah pada AL Inggris:
"Jika menemui kapal Prancis, suruh dia menyerah pada Inggris, atau suruh dia menenggelamkan kapal. Kalau menolak, tembaki dan hancurkan kapal prancis itu."
Perintah yang kejam. Dan bagi yang tidak mengerti perintah ini adalah jelas sebuah pengkhianatan. Prancis adalah sekutu Inggris! Inggris ini bukannya membela Prancis, eh malah memaksanya menyerah atau hancur? Apa apa an ini?

Tidak bermoral? Yaa mungkin?
Tetapi pertimbangan Churchill jelas, dia HARUS melindungi Inggris. Melindungi Prancis itu nomer dua.

Lihat kan? Kejam dan ga bermoral? Tetapi tujuan Churchill sebenernya baik. Dia tidak boleh ragu ragu atau buang waktu. Sebab kalau sampai AL perancis jatuh ke tangan Nazi Jerman, bahayanya akan terlalu besar! Bagi Inggris, atau bagi dunia.

Itulah contoh penerapan Il Principe yang baik, yang sebenernya, menurut Machiavelli.
Seorang pemimpin yang baik, yang menggunakan ilmu ilmu The Prince, akan menjadi seorang pemimpin yang efektif, yang memang sanggup melakukan tugas tugas penting, sanggup melindungi negara dan banyak orang.
Melakukan kejahatan kalau perlu, tetapi demi sebuah kebaikan yang lebih besar.



Contoh 2:

Cao Cao, penguasa besar China pada waktu masa jatuhnya Dynasty Han dan bangkitnya 3 Kingdoms?
Pernah suatu waktu dia dan pasukannya sedang berperang melawan musuh.
Dan dalam kerasnya pertempuran yang berkali-kali dan melelahkan, dia salah perhitungan, dan membuat persediaan makanan bagi pasukannya menjadi tidak cukup. Karena tidak ada pilihan, maka pemberian makan bagi pasukan harus dikurangi, dan hal ini membuat para tentara tersebut kesal, moralnya jatuh dan mereka hampir memutuskan untuk memberontak.

Cao Cao harus mengambil tindakan cepat namun efektif untuk membalikkan situasinya.

Apa tindakannya? Dia memanggil kepala gudang persediaannya, dan menuduhnya telah menggelapkan pasokan makanan, dan lalu menghukum mati kepala gudang yang malang itu.
Sesudah itu dia menjelaskan pada pasukannya bahwa sekarang persediaan makanan sudah tidak ada lagi, dan makanya mereka harus menyerang musuh sekuat tenaga, sudah ga ada waktu lagi.
Moral pasukannya bangkit dalam rasa terdesak itu, dan mereka pun menang.

Nah coba kalo pemimpin biasa yang lain?
Kalau memutuskan mundur dari perang ini? Itu berarti musuh menang dan musuh bertambah kuat.
Kalau menjelaskan ke tentaranya bahwa Cao Cao salah perhitungan dan meminta maaf? Cao Cao akan terlihat tidak kompeten dan pasukan tidak akan percaya lagi, mereka akan desersi dan Cao Cao akan kalah. Ga bisa juga kan?
Tetapi Cao Cao mengambil tindakan seperti yang dianjurkan Machiavelli: melimpahkan kesalahannya pada seorang kambing hitam (sebab seorang pemimpin tidak boleh terlihat ga kompeten), menghukum mati kambing hitam itu untuk menunjukkan ketetapan hatinya, dan lalu menggunakan shock effect tersebut untuk menggandakan kekuatan serangannya.

Satu orang yang tidak bersalah, mati.
Tidak adil... tetapi ini dilakukan demi tujuan yang lebih besar, yang lebih penting, yaitu mengalahkan musuh yang kuat.


Sayang sekali, ajaran Machiavelli lalu diselewengkan. Entah oleh para penguasa lama yang takut permainan lama mereka terbongkar, atau oleh para penguasa baru yang bukannya menggunakan ilmu ini untuk kebaikan, melainkan untuk menjadi bejad dan korup, seperti Suharto misalnya.

Atau malah dihujat oleh orang yang berpandangan lain, bahwa "Baik ya baik, jahat yaa jahat. Ga ada itu yang namanya ... kejahatan yang diperlukan untuk kebaikan yang lebih besar."

Gua pribadi tidak setuju pada pandangan sempit seperti itu.
Biar gimana, cepat atau lambat kita akan bertemu musuh yang benar benar ga bisa diajak damai, benar benar soal dia atau kita yang mati.
Kekuatan dan ketegaran hati, sebisa mungkin tidak perlu berbuat jahat, tetapi mampu berbuat jahat kalau perlu, tetapi jangan sampai kehilangan kebaikan diri, menurutku itulah ajaran Machiavelli yang sebenernya.



emoticon-Matabelo agan realis banget..
ane setuju, gak selalu jahat itu berarti jahat dan yang baik itu belum tentu pasti baik..
profile-picture
kaum.surgawi memberi reputasi
1 0
1
[REBORN] Niccolo Machiavelli: Lebih Baik Ditakuti Daripada Dicintai
17-06-2014 11:26
Quote:Original Posted By garrykur
sebenernya pendapat machiavelli ini bener kalau diterapkan orang yg punya integritas, krn pada masa itu pemimpin harus kuat, harus menjadi setir pada pemerintahan, krn pada masa machiavelli rakyat nya belum begitu cerdas dan beradab..

nah pertanyaannya dapatkah pendapat machiavelli diterapkan pada zaman modern seperti sekarang ini ?
tentu saja bisa juga tapi hanya dalam pemerintahan aja dan politik, utk ekonomi sulit dilakukan dgn metode machiavelli. yg sulit itu cari pemimpin yg idealis dan berintegritas..


Italia jaman pertengahan udah beradap kali gan, malah italia paling beradap diantara semua negara eropa jaman itu
0 0
0
[REBORN] Niccolo Machiavelli: Lebih Baik Ditakuti Daripada Dicintai
17-06-2014 21:21
Untuk menyelami pemikirannya kita harus mendalami kondisi sosial politik itali pada jamannya
0 0
0
[REBORN] Niccolo Machiavelli: Lebih Baik Ditakuti Daripada Dicintai
17-06-2014 22:07
Mungkin pilpres kali ini identik dengan pencitraan 'Cao-cao' isme vs pencitraan 'Liu Bei' isme.
0 0
0
[REBORN] Niccolo Machiavelli: Lebih Baik Ditakuti Daripada Dicintai
18-06-2014 08:03
Quote:Original Posted By akmalvosterz
untuk konteks jaman sekarang kira2 Il Principle bisa diterapkan ato tidak ya?

mengingat sekarang dunia sedang dikekang dengan nama "demokrasi"


tetap bisa gan, malah demokrasi membuat machiavellian lebih santai asal konsisten pencitraannya di depan rakyat.
0 0
0
[REBORN] Niccolo Machiavelli: Lebih Baik Ditakuti Daripada Dicintai
18-06-2014 08:43
mantaps
0 0
0
[REBORN] Niccolo Machiavelli: Lebih Baik Ditakuti Daripada Dicintai
18-06-2014 09:27
removed emoticon-Kiss
Diubah oleh widyanpanji
0 0
0
[REBORN] Niccolo Machiavelli: Lebih Baik Ditakuti Daripada Dicintai
18-06-2014 18:37
agan masih punya pdf yang The Prince (sang penguasa), kirimin ane dong gan lewat email widyanabya@gmail.com , please gan link downloadnya mati
0 0
0
[REBORN] Niccolo Machiavelli: Lebih Baik Ditakuti Daripada Dicintai
04-10-2014 21:40
Quote:Original Posted By nauseavomit
strategi "pinjam kepala" cao cao memang legendaris.

Machiavelli, mereka yang paling keras menentang Il Principe-nya, menerapkannya pula


iya tuh, kasian yang kepala perbekalan logistik pasukannya.

"Lebih baik aku mengalahkan dunia, dari pada dunia mengalahkanku." - Cao Cao emoticon-Cape d... (S)
0 0
0
[REBORN] Niccolo Machiavelli: Lebih Baik Ditakuti Daripada Dicintai
05-10-2014 11:37
Quote:Original Posted By widyanpanji
agan masih punya pdf yang The Prince (sang penguasa), kirimin ane dong gan lewat email widyanabya@gmail.com , please gan link downloadnya mati


googling aja "Niccolo Machiavelli - The Prince.pdf" keluar banyak banget emoticon-Ngakak (S)
0 0
0
Halaman 27 dari 29
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia